Brothers, pada gelaran Djarum Black Innovation Award, diantara 20 karya anak bangsa terdapat dua produk khusus untuk para biker yaitu PARKEY dan TASENDEN. Langsung saja Informasi mengenai keduanya saya Copy-paste dari web site www.blackinnovationawards.com , semoga berguna :

PARKEY ; innovator : Armada Pandu

Parkey diciptakan sebagai solusi kerapihan parkir bagi kendaraan roda dua. Seperti penyangga, alat ini membantu motor untuk berdiri dengan stabil, mudah diputar, dan digeser. Dengan demikian, sang pemilik tidak kesulitan mengatur posisi parkir. Parkey dilengkapi dengan kunci pada bagian rodanya untuk menjaga keamanan kendaraan.

TASENDEN ; innovator : Dony Arsetyasmoro

Membonceng motor jarak jauh berpotensi mengundang kantuk yang membahayakan nyawa. Tasenden menjaga Anda tetap aman kendati terlelap di boncengan motor. Terbuat dari bahan dacron yang empuk seperti bantal, Tasenden dilengkapi frame penyangga helm/kepala, celah untuk meletakkan tangan serta sabuk pengikat yang mendukung posisi pembonceng untuk terus menempel pada pengemudi sehingga menghindari resiko jatuh. Saat dipakai sendiri, Tasenden berubah menjadi ransel yang bisa dilepas.

17 COMMENTS

  1. Untuk “Parkey” kayaknya masih diawang-awang deh, pengelola parkir kalau sudah menyediakan “tudung” buat tempat parkir motor aja sudah “Alhamdulillah” banget gitu bro. Tapi kalo kunci untuk kedua roda seh udah ane terapin dari 3 tahun lalu di rumah (pake rante yang dicor ke tanah & gembok, yang paling gede).
    Untuk “Tasenden”, ini pernah dibahas di milis YVC. Pembahasannya seputar “mudik pake motor dan safety riding” . Kesimpulannya : tas ini “tidak direkomendasikan”, sebab apabila boncenger tertidur, maka akan membebani “rider”, sehingga konsentrasinya tergangu, ini jelas sangat berbahaya, apalagi untuk jarak jauh.

    thks testimony nya bro..
    emang paleng enak… single riding yah ..kagak ruepoot

    Guest
  2. ^
    betul bro..mangkanya kebanyakan kalo
    ada kecelakaan motor yg boncenger biasanya yg lebih parah
    soale kurang waspada…jadi ga bisa antisipasi…

    Guest
  3. bos, pada dasarnya baik boncenger dan ridernya ya nggak boleh tidur pas naik motor kalo nggak bisa jatuh dong….hehhehe… tapi menurut ane Tasenden itu cukup menarik idenya karena membantu boncenger utk tetap tegak walau tertidur… kalaupun dianggap membebani ridernya ya tinggal berhenti dan istirahat aja di pinggir jalan. ingatloh sekejap tertidur nyawa taruhannya…

    piss

    Guest
  4. Tasenden mungkin bisa digunakan jika pengendara lebih besar daripada boncenger dan kurang efektif jika boncenger lebih besar daripada pengemudi.. 😀

    Guest
  5. gue sempat pake cara ala tasenden, bedanya yang dibonceng anak gue, gue ikat pake selendang. tiap beberapa meter anak gue udah miring. gimana kalo orang dewasa?

    kalo menurut gue nih mending boncengernya ikat di motor, jangan di pengemudi he he he. ( tapi kalo kecelakaan ya dijamin 90% boncenger dipanggil Tuhan duluan )

    kesimpulannya : kalo ngantuk ya berhenti. susah amat

    anyway, nice idea meski susah dipraktikin

    Guest
  6. ok juga parkey ….mau tanya aja kalo parkir biasa rp 1000 terus belum tambah titip helm Rp 2000 itupun gak mesti selamat juga dari maling ……?! untuk parkey berapa ?
    nb: maaf itu sekali parkir di surabaya rata-rata
    maaf lagi UMR saya abis buat bayar parkir
    kalo bisa semuanya gratis ,aman kan udah bayar pajak kalo bisa….hehehe

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here