from : www.drfabian.com
www.drfabian.com

Persepsi merupakan suatu proses pemaknaan yang telah tertanam dalam otak bawah sadar kita terhadap apa saja yang dapat dirasakan Indra kita, untuk lebih jelas cek di wiki. Kualitas lebih mengarah ke pembuktian dan kesesuaian antara yang harapan dengan Kenyataan, untuk lebih jelas cek di wiki. Banyak Orang berpendapat pertempuran between perception and Quality dapat menghadirkan Quality sebagai Juara Baru menjungkalkan Perception yang telah dibangun lama, tentu jika persepsi lama tidak mengalami evaluasi dan update sehingga sesuai dengan pola kekinian dan kedisinian Konsumen.

Dahulu, IMHO Honda (AHM) Leluasa Hidup dengan Presepsi harga jual kembali yang tinggi dan irit.Akan tetapi kini, seperti mendapat tantangan berat. . . karena apa? Kompetitor semacam Yamaha dan Suzuki getol mengupdate produknya sehingga memiliki Kualitas yang sama dengan Presepsi lama yang dibawa Honda ini. Nah saat Kualitas Produk Yamaha (dan bisa jadi merk-merk lain seperti Suzuki dan Kawasaki) sudah mencapai suatu level yang sama atau beda-beda tipis dengan Presepsi kualitas Produk Honda . . .ย  saat itulah Honda akan merasa under pressure dan menghadapi tantangan berat, Karena selain nggak bisa bergantung lagi dengan persepsi irit dan harga jual kembali yang tinggi, Ia juga harus berjibaku dengan persepsi Positif Kompetitornya.

Nah itu jika kita melihat dari sudut pandang AHM (Honda) bagaimana jika kita melihat dari sudutpandang Kompetitornya Honda (Yamaha, Suzuki, Kawasaki dll) . . . ya sama aja. Misalnya Yamaha Punya Persepsi Motor yang Inovatif,kenceng (performa) dll cmiiw . Saya Yakin KOmpetitornya semacam Honda, Suzuki dkk akan berusaha membuat produkya memiliki kualitas seperti persepsi orang terhadap Motor yamaha

Adalah berita baik, Jika AHM sudah mulai bangun dan mencoba mengupdate sisi lain kualitas dan penampilan Produk barunya. Nahย  inilah (info update produk) yang seharusnya terusย  menjadi issue Utama kampanye mereka plus dikombinasikan dengan persepsi yang sudah ada tentunya, sehingga Konsumen tahu selain persepsi irit dan harga jual, Honda juga telah mengupdate jajaran produknya dengan parameter baru misalnya performa, fitur, dan kecanggihan (penggunaan spedo digital, bentuk yang futuristis misalnya).

Artikel ini hanya merupakan analisa pribadi saja kok, bisa jadi nggak tepat . . .silahkan ditanggapi bro ๐Ÿ™‚

89 COMMENTS

  1. Dulu waktu honda keluarin supra dgn bintang iklan madra seakan2 produknya berada diatas angin cuma suzuki shogun kebo nya yg bsa mengimbangi sdangkan yamaha masih berkutat di crypton yg suaranya bgaikan mesin jahit skarang keadaanya berubah drastis shogun bsa diumpamakan mati segan matipun enggan yamaha dgn jupiter seriesnya terus merong2 singgahsana supra dan honda sendiri mulai tersadarkan dri tdur lamanya bahwa kata irit dan harga jual kembali tak bsa menjamin konsumen untuk memilihnya apalagi yamaha pintar dlm contra adversing dlm iklan dgn kata perbedaanya cuma sesendok 2 sendok

    Guest
  2. Seperti jual makanan, dulu pembeli cukup dengan ikan bakar dan lalapan. Pernah merasakan sambel yang enak di warung lain, kemudian menuntut warung langganannya supaya menyediakan sambel juga…

    Guest
  3. antara harapan dan kenyataan…
    khusus untuk motor laki, kalau AHM mau mempertahankan imej motor irit mesti ada perubahan mesin… misal memakai karburator vakum, intake manifold dikasih alur swirl, pengapian diperbaiki dsb…
    bisa saja tetap memakai mesin 2 katup seperti sekarang, tapi efisiensi ditingkatkan… belajarlah dari honda india, bajaj/tvs… karena di sana motor boros gak laku, bensin mahal…

    Guest
  4. pertanyaannya…
    apakah AHM bisa kembali berjaya dalam beberapa generasi kedepan dengan produk yang semakin canggih? tentu saja bisa, asal mau mengedepankan kebutuhan konsumen (selera&fungsional) dikolaborasikan dengan kelebihannya (irit&canggih). karena sampai saat ini saya memandang motor honda masih lebih irit daripada motor lain (namun untuk naked bikenya, tentu masih saya anggap pulsar lebih baik).

    Guest
  5. salah satu alasan sy meninggalkan ahm (no offense), pada saat itu mereka seperti pada “status quo”, sedangkan ada konsumen bosenan. walopun ga tiap produk baru trus pasti dibeli konsumen, tp itu sangat mempengaruhi paradigma n keputusan kedepan bagi tiap2 konsumen. tapi saat ini ahm patut mendapat acungan jempol karena sudah mulai membuat gebrakan2 yg positif.

    Guest
  6. persepsi dan image telah bergeser…
    dahulu ada jargon sepeda motor adalah honda..
    sekarang jaman telah berubah seiring lahirnya generasi baru…
    pabrikan harus dinamis..kalau gak mau ditinggal konsumen

    Guest
  7. Agak bingung mau komen apa..
    Dulu memang AHM begitu, tapi terobosan2 AHM akhir2 ini cukup lumayan lah
    ๐Ÿ˜€

    Masih menunggu terobosannya di segmen sportbike

    Guest
  8. motor ahm jelek = jadul, malah ada yg over price, ada yg jadi spesies mutasi, ada yg picek, ——–> ada aja yg beli ?!

    Guest
  9. menurutku nilai positif dari beli honda kemarin-kemarin itu karena komponennya banyak tersedia, dari kualitas A sampai D ada, karena Honda banyak yang memakai. Mungkin karena mesinnya yang gak ganti-ganti secara frontal ya?

    Guest
  10. Kelangsungan Produk AHM yang terlalu cepat diganti, membuat ke khawatiran di konsumen…
    -Stelah Fit hilang diganti dengan revo yang umurnya cuman sebentar karena segera diganti dengan absolute Revo
    -Tiger yang akhir2 ini terlalu sering diupdate
    – CS1 & Blade yang mulai enggak jelas nasibnya.
    Hal tersebutlah yang membuat konsumen lebih selektif memilih produk AHM. Jika AHM terlalu jor-joran mengeluarkan produk, tentu berdampak tidak baik bagi konsumen.

    Guest
  11. @Erte,
    ane dikit bingung nih, perasaan AHM paling lambat ngeluarin produk inovasinya deh. kahalayak udah banyak tahu kalo produk AHM lebih sering berganti baju daripada berganti teknology. liat aja si macan tiger, yang ganti cuma batok kepala doang, yang lain mah ganti baju doang. begitu juga dengan megapro, sami mawon sementara harganya mendekati kompetitot dengan teknology yang berada diatasnya.

    mungkin khalayak sekarang mulai sadar kali ya bahwa nama besar dan kualitas produk tidak selalu berhubungan.

    maaf kalo kurang berkenan.

    Guest
  12. Lagi lagi honda yang di omongin, sampai heran ane kok honda kaya gak punya suatu produk yang bisa ‘membungkam” omongan yang beredar. Piye honda ? mana tim riset mu?

    Guest
  13. betul mas . . .
    semua engine sekarang udah 4 tak dan konsumsi bbm nya hanya beda tipis sekali, yang seharusnya diperhatikan adalah fitur tambahan dan desain yang enak dilihat.
    juga pricing strategy ( minjem istilahnya Gus Tri ) juga mesti jangan overprice .
    memang benar AHM bila tidak segera berbenah maka pasti akan lengser keprabon.

    keep brotherhood,

    salam,

    Guest
  14. dengan adanya underpressure dari atpm lain maka ahm akan lebih berinovasi dlm mengeluarkan produknya. sama seperti beberapa operator selular yang bersaing competitif didalam memasarkan produknya. semakin kompetitif pasar maka produk yang akan dihasilkan semakin inovatif dan bermutu.

    Guest
  15. Semoga saja semua produsen berhasil membangun persepsi yang benar akan produknya … karena kesalahan strategi komunikasi akan membuyarkan prsepsi yang dibangun

    Guest
  16. sebetulnya cuma image aja bung opik honda menaruh image dalam dalam ke konsumen dari desa sampe ke kota ,,, itulah kemenangan honda ,,, biar bagaimanapun honda lebih unggul bung opik ….. tapi ngomong ngomong vixinya siapa itu merah punya bung opik ya ,,,

    Guest
  17. @ 18. Iksa..
    betul be…(babe)… banyaknya iklan yang mencoba mengangkat brand image atas produknya yang dinilai terlalu berlebihan sangat dikhawatirkan akan membangun persepsi yang salah. misalkan ada produk A yang mengiklankan tenaganya sekian, atau produk B yang mengklaim BBMnya paling irit bisa 1L sekian KM. ujung2nya konsumen akan merasa di bohongi. jadi strategi komunikasinya atau peng-iklanannya juga harus jujur biar persepsi yang terbangun, image yang melekat pada konsumen benar2 atas dasar kepuasan bukan karena pengaruh nama besar atau asumsi dari lingkungan sekitar.

    Guest
  18. memang kalau selalu berada di puncak bisa membuat siapa saja jadi lupa diri. begitu diingatkan bahwa kompetitor sudah membayangi di belakang bahkan telah melampaui, dan memang demikian kenyataannya, sang incumbent masih saja tidak percaya dan tenang-tenang saja. sikap reaktif buru-buru diambil ketika peringatan semakin banyak dan bertubi-tubi memberitahukan bahwa keadaan sudah berubah dan masyarakat menginginkan perubahan. nyambung gak sih mas taufik? hehehe….. sorry nih “mengotori” blog-nya mas. hihihi…

    Guest
  19. @pak erte
    Iya jg sih,produk2 na ahm terlalu cepat berubah,ga seperti ymh ato suzi,bayangin aja mx ja tlah berumur hampir 5 th,suzy fu ga terlalu banyak perubahan hampir 4thn…

    Guest
  20. @tedi
    soale disini banyak salesnya… ๐Ÿ™‚

    absolute revo + blade : totally new engine
    vario : totally new engine
    vario techno : combi brake
    beat : totally new engine
    cs1 : totally new engine (sport tulen, bukan sport banci)

    banyak gitu dibilang ndak ada ????

    Guest
  21. @22 beng2 lg…
    kebalik..ya…FU lebih lama loh…khan nongol duluan 2004…
    MX thn 2005 cmiiw….
    hehehehehehehehe….

    @All..
    sependapat pak eRTe…1001nick….arif rakhman…
    R&D -nya harus refresh juga tuh…

    peace all..

    Guest
  22. lg sakit gigi nih saya..
    gak bisa mikir..

    maunya tidur aja..

    yah..mestinya sih ahm bukan kumpulan org bodoh…
    mungkin cuma kepala batu..he he

    Guest
  23. banyak pegawai ahm yg mengerti pasar real dan tau honda harus kyak gamana strateginya kedepan, tapi dasar para orang petinggi alias bos-bos besar honda yg kepala batu dan sok ngerti apa yg dibutuhkan padahal merekalah yg terbuai laporan kertas tapi gak ngerti situasi persaingan ditingkat konsumen, kepala batu dan egois adalah penyakit lama para bos ahm..,

    Guest
  24. image hemat dan irit justru mengarahkan penjualan produk honda ke kalangan konservatif dan para pembeli berumur uzur yg hanya tinggal segelintir, bahkan di kampung jauh seperti dipapua sana ((sorri…)) vixion lebih ramai dijalan ketimbang tiger bahkan megapro sekalipun… konsumen udah cerdas bro..;

    Guest
  25. apakah ada harga ada barang masih berlaku om?

    dengan gencarnya produk dari banyak produsen. memaksa masing masing mengeluarkan produk yang bener bener bangus dengan harga yang kompetitif. hukum pasar kah?

    paling akan kembali ke posisi yang lebih ideal.., artinya sebuah produk akan mendapatkan harga yang sewajarnya yakni tidak dimahalkan dan tidak dimurahkan..

    karena selama ini mungkin salah satu produsen mencari untung besar dengan menjual image ataupun brand yang ternyata akhirnya terbaca kemahalan setelah produsen lain kok bisa bisanya menjual dengan harga lebih murah tapi kwalitas sama bahkan lebih bagus.

    Guest
  26. @ 28. iwansa – Oktober 7, 2009

    apakah ada harga ada barang masih berlaku om?
    ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
    sepertinya masih bro, bisa di lihat dari mulai tergerusnya pasar sport AH* yang mulai beralih ke motor sport baru yang pake delta box.
    mungki sekarang para pengguna Megi atw Tigi, sedikit demi sedikit mulai merasakan ketimpangan harga yang keterlaluan dari AH*, dengan harga yang menyentuh langit namun spesifikasi mesin yang kurang adanya perubahan yang berarti. memang bodi Tigi bagus IMO besar dan berotor minus shock depan yang masih menggunakan 30 masih terlihat lebih kecil di banding vixy yang sudah mengadopsi shock 33. selain mungkin juga pertimbangan prestige bagi pengguna Tirev, namun sebaliknya bagi pengguna Megi sama sekali tidak ada yang bisa dibanggakan selain embel2 irit dan nama besar H***A.
    gak salah seandainya konsumen beralih ke motor sport berdelta box, jadi kesimpulannya pertanyaanbro iwansa diatas bener2 terjawab oleh pasar motor sport saat ini.

    Guest
  27. Dept. R & D dan Marketingnya harus direfresh….
    Perusahaan Global seharusnya jadi First Mover……bukan follower….bukan contra strategy terus….
    mbok ya jadi pionir..gitu..lho….

    Guest
  28. Tiger jgn di disconti.. Ckp megi aj,co megi th skr lg skrt.. Wlpn dy merias diri scntik apapun tp msh kalah m vixi yg polos it.. Kehadiran megi skr biar d trusin Tiger yg ckup mewakili mtr mesin jadul yg sport’y udh melegenda.. Tp ahm jg hrus kluarin produk2 br yg bner2 fres,co konsumen skr dgn sdkt uang udh brni plih2 produk,bgi konsumen skr kbykn g tlalu mkir bensin,. Inovasi m model yg mreka cari,jd dtggu sport’y yg bner2 br,jgn bnyakan bebek’y yg d telorin,.

    Guest
  29. yak stuju saat ini ahm memang dalam tekanan.. di segmen mongtor laki..
    prinsipal kan biasanya menuntut angka..

    2007 tertekan di bebek.. akhirnya lolos dgn bebek transisi revo, 2008-2009 nelor blade dan revo baru..
    utk bebek kondisinya normal dan aman..
    masalahnya skrg ahm tertekan di segmen motor laki..
    2007-2008 aman angkanya..
    2009 ini terlindas vixion..
    kita tonton aja apa yg dilakukan ahm.. ngikutin pasar apa ndak..
    diskutik malah kebalik, ahm yg ngudak, ymki yg tertekan..
    kita liat juga apa yg bisa dimainkan ymki..

    hayo ahm dan ymki pinter2 ngemas jualannya..

    Guest
  30. Susah bro….honda sudah keburu turun imagenya karena terpengaruh pesaing-pesaing dari negeri China, terbukti honda mengeluarkan produk seperti Honda Legenda (jempol dibalik).

    Sementara Honda Tiger dengan suara khas dari rantai tetap mewarnai produk-produknya, bahkan banyak orang yang tidak suka terhadap headlamp-nya, seperti buta sebelah (orang jawa bilang “picek”).

    speedo digital tidak akan menambah ketertarikan seseorang untuk membeli produk Honda.

    Yamaha yang sepertinya nanggung dalam mengeluarkan produknya masih memiliki citra “customable”, Yamaha mio yg bisa didongkrak jadi 250cc, MX yang bisa setara V-ixion, dimana yamaha-pun mengeluarkan parts-nya secara legal.

    Honda CS-1 yang notabene hanya model yang terlihat eye catching, ternyata mesin Honda Nouva, tidak memberikan arti dimana MX dan V-ixion berani memberikan mesin yang punya teknologi seperti motor balap.

    Lagi-lagi Tiger dengan badan gedenya, masih kalah dengan Scorpio, belum lagi keluarnya Ninja 250R membuat pemilik Tiger menjadi gerah, ingin jadi Tigernya monoshock, Delta Box, pasang fairing, dsb

    dalam Iklannya Honda Beat bisa mencetak 1 liter = 73 km, hmmm…itu sih kata Chincha Lawra kaleeeee….emang dia bisa apa ngitungnya? dimana orang di Jakarta sekalipun yang jalanannya macet ingin motonya kueennnnceng larinya, nah kalo 1 ltr = 73 km dgn kapasitas mesin yg sama, pastilah larinya dibawah Mio.

    Suzuki dengan Skywave dan Skydrive mampu menaklukkan dari segi mesin 125cc, sementara Vario dengan body gede masih 110cc, bgmn dengan Mio? tenang kan yamaha “customable” dijual kok part-nya secara legal oleh YMKI..

    Honda Revo bagaimana? itu mah mesin lama….

    Honda Blade bagaimana? boleh deh di test ama jupiter Z, walau Blade lebih ai kecing (eye catching)

    Tarikan dan tenaga Shogun 125 lebih bagus daripada Supra X 125

    itu aja kali yeee…

    Guest
  31. oh ya tambahan lagi, megapro bodynya ga center, cek deh…

    dulu kalo di malang (jawa timur), kalo anak-anak pada main bola atau main apa aja di jalanan komplek, pas ada motor lewat, mereka berkata/berteriak “awas onok honda lewat” (awas ada honda lewat), yah…walau skrng mungkin image itu masih ada, namun itu tidak menjadikan Honda lebih baik.

    di motoGP, terbukti Yamaha dan Ducati memimpin, sampai-sampai nicky hayden pindah team ke Ducati hehehehehe…, itu menjadi pengaruh terhadap penjualan motor honda di tanah air

    Guest
  32. Untuk itu konsumen harus pinter utk buka mata dan telinga dalam memilih produk….apa yg ingin dicari dari sebuah kendaraan ..

    Harga murah, Irit bahan bakar, tampilan keren, mesin tangguh atau nilai jual tinggi…?

    Itupun harus berani disediakan oleh perusahaan motor di Indonesia apapun merk nya ….masa mau beli cash aja dipersulit malah disuruh kredit…..ampun….ampunnn..

    Guest
  33. Yaaaaaaaaa… kita liat saja nanti… Kl kata ndoro Tri… Time will tell laaaaggghhhhh… ๐Ÿ˜›
    @JA
    makanya otak jgn dipake yg ngeres2 mulu… biar lebih cerdas lu… huahahahahahahaaaa… :mrgreen:

    Sniff… sniff…

    Guest
  34. @JA….
    sanggule nggo semek bokong wae…ben ra kabotan sirah…ngarahi ra iso mikir…xixixixixixixixixixixixixixixi………….

    Guest
  35. Desainer nya honda tu yg hrs d rombak liat aja cs 1 tu tlalu radikal, lampu blkg blade jlx padahal pnampilan dah sporty

    Truz blade kan mnyasar yg anak muda yg sporty stidaknya ad versi kopling dunkz, rombak btuk lampu blkg, turunin d area balap jd anak muda mkn tmehek2
    Masukin cbr, cb300, xr300, Megipret d rombak jd btuk streetfihter, ky ducati strt fghtr, rangka trelis, monoshock, velg 3,50, ban 130 blkg, mesin pake cs1 bore up 150,
    Tiger baru jd cb300 u penggemar touring fighter (touring street fighter),
    Xr 300 utk versi trail, CL300 u versi scrmblr, phantom 300 u neo classic touring wkwkwk lgkp bgt ya

    Guest
  36. @ guspur+yahonsuwakanja…
    walah kok podo nyerang JA mesakne, dewekke nembe rampung nggawe omah anyar, pasti ijik kesel. ojo kon mikir neh, ben leren ndisik kesele nembe serang rame2…..
    mbah Gus…arep melok slametan nyang ngomah anyare JA ora, suguhane sate konde karo botok kocomripat….

    Guest
  37. Saya sendiri bingung dengan berbagai pendapat rekan-rekan.
    Ada yang berharap AHM segera bertelor lagi…
    Ada yang mengatakan jangan keseringan bertelor…
    namun ada juga yang kadang kesini kadang kesitu…
    kalo gak bertelor dikatakan siap-siap aja digeser,
    kalo kebanyakan bertelor nanti bisa merusak harga jual kembali. dan ada lagi yang bilang beli motor kok buat dijual lagi?

    Secara pribadi tetap beranggapan bahwa AHM banyak mengeluarkan produk baru adalah suatu langkah yang tepat. hanya saja tidak diikuti degnan comunication strategi yang baik. Marketing strateginya kurang mengena. dinilah letak kesalhan AHM dia berusaha meutupi kekalahanya dengan ymki di persepsi teknologi dan inovasi dengan banyak bertelor, tapi komuniksinya kurang mengena. yang kedua bagaimanapun sebagian besar konsumen AHM adalah orang-orang konvensional. Jadi tidak mungkin AHM meninggalkan begitu saja segmen ini.
    Prinsip saya. strategi kita memang hebat tapi bisa jadi strategi lawan lebih hebat. tetap wasapada dan hati-hati. bisnis bukan hal yang mudah salah langkah resikonya kehilangan modal dengan 0 yang banyak. ga seperti kita yang tinggal komen tanpa resiko berarti. nerapinnya jauh lebih sulit.

    Guest
  38. kmaren jalan2 k dealer h*nda ,.penasaran ama knalpotnya blade,..
    pAs diliat ,.anjretnya trnyta knalpotnya ‘rakitan’ ya,.kalo ujungnya yg warna silver dilepas abis dah tu knalpot yg kyknya keren trnyata bntuk aslinya kyk ‘pisang’ molen..
    wakaka…
    truz liat juga knalpotnya cs1 kayak anus kena wasir..
    wakakakak…

    Guest
  39. @j.a ,wah tobaaat,saiki warunge pak taufik isine serius teruss,melu2 puyeng mo komentar opo ki…
    @50,klo sampeyan ragu,nanya aja ama Yutaka pas ada OMR Honda..klo urusan knalpot katanya garansi 1tahun,mau jebol,patah,bocor,nglothok langsung wae diklaim…

    Guest
  40. Itulah resiko kalo orang bangun kesiangan… Lawan sudah lima meter di belakang, AHM baru sibuk pake spatu. Bisa mempertahankan posisi sekarang saja masih bagus. Kembali jaya seperti masa lalu??? Kayaknya cuma mimipi kale ye!!!

    Guest
  41. Menurut gw saat ini image honda agak berkurang karena keras-kepalanya managemen AHM yg lama. dan harus diingat untuk membangun image tidaklah gampang. Seberapapun canggihnya produk tidak bakalan langsung mengkatrol image itu. Klo kita lihat produk2 AHM yg baru udah diatas kompetitor baik dari segi desain, teknologi, maupun fitur.

    Guest
  42. “Kalau konsumen sudah bisa membandingkan value dan price itu baru ancaman (buat AHM)โ€œ. Masih ingat kalimat ini??? Kalimat ini diucapkan oleh Sigit Kumala (petinggi AHM) tahun 2008 kemarin. Artinya sampai tahun 2008 kemarin AHM tu masih tidur. Puleeeees banget. Karena dia nganggap bukan cuma lawannya masih tidur, tapi semua konsumen juga masih tidur (bodoh, maksudnya!).

    Guest
  43. […] Under Pressurenya AHM . . . Mungkinkah karena Kalahnya Persepsi atas Kualitas? Persepsi merupakan suatu proses pemaknaan yang telah tertanam dalam otak bawah sadar kita terhadap apa saja yang dapat dirasakan Indra kita, untuk lebih jelas cek di wiki. Kualitas lebih mengarah ke pembuktian dan kesesuaian antara yang harapan dengan Kenyataan, untuk lebih jelas cek di wiki. Banyak Orang berpendapat pertempuran between perception and Quality dapat […] AKPC_IDS += "11616,";Popularity: unranked [?] […]

    Guest
  44. salut ama bro taufik, tetep netral ama pabrikan motor manapun. ga kaya blogger laennya….. maju terus bang ๐Ÿ™‚

    Guest
  45. ” Nah inilah (info update produk) yang seharusnya terus menjadi issue Utama kampanye mereka plus dikombinasikan dengan persepsi yang sudah ada tentunya, sehingga Konsumen tahu selain persepsi irit dan harga jual, ”
    ————————————–
    Jangan jadikan berita produksi CBR sebagai janji kampanye ya.

    Guest
  46. 36. Adhitya Ramadian ,
    dah tau jeroannya belum…
    mesin revo pan pengembangan dari mesin beat…
    monggo dilihat spek teknisnya, mana yg baru, mana yg lama..
    teliti sebelum menulis.

    Guest
  47. ngomong kualitas..
    kemaren iseng nongkrong di pangkalan ojek, iseng perhatiin cover pelindung panas knalpot yupiter 110. platingan sebelah luar masih bagus, tapi yg sebelah dalam pada karatan.
    dan ternyata ga satu dua. lihat punya tetangga sebelah, sama, karatan di sebelah dalamnya, padahal umur motornya belum genap 2 tahun.
    tanya kenapa…

    Guest
  48. Bukan kualitas deh, soalnya masih lebih tinggi honda. Ada nouvo z ’05 & karisma x ’04 di rumah utk perbandingan. Honda hanya kalah bodi yg getar, tapi yg lain2 masih masih menang jauh. Soal kecepatan, cs1 yg cuma 125cc 2 katup gampang ngasepin mx yg 135cc 4 katup. Lebih ke masalah persepsi, buktinya banyak jupi z dan vega yang berani nantangin cs1. Walau nggak mendidik, iklannya mengena. Maaf utk sales Yamaha, pembeli adalah raja…

    Guest
  49. @ 58. panda_loecoe..
    sangat setuju bro… saya sudah keliling kewarung2 yang lain, puluhan warung saya kunjungi. meski yang empunya rumah bilang netral namun kita bisa lihat dari segi bahasa, penekanan kalimat ataupun gaya bicara ataupun ulasan2 yang dikemukakan yang yah untuk orang awan seperti sayapun yang tidak mengerti tentang ilmu psikologi bisa menebak kemana arah pembicaraannya. namun terlepas dari semua itu yang penting informasinya tidak njomplang aja dari pakem wajarlah setiap individu pasti punya pilihan, sah2 saja toh semua harus memilih. kang taufik juga saya yakin punya pilihan hanya saja mungkin kang taufik ini lebih pandai menyembunyikan pilihannya, bukan untuk diumbar namun bener2 untuk kepentingan pribadi saja.
    hayo kang taufik teruskan perjuangan netralmu…
    go green go K******I… hayo klo itu arahnya kemana?
    (kompor mode: on)

    Guest
  50. yup setuju mas bro taufik.
    saya masih ingat dulu, pas saya baru beli suzuki raider. pas parkir di pinggir jalan ditanya orang ” mas motor ini honda “?padahal jelas2 ada tulisannya suzuki. di daerah saya sebagian orang menyebut 4tak dengan istilah honda dan 2 tak dengan yamaha.

    Guest
  51. Saya sangat suka sekali dengan tulisan bro Taufik ini, karena menulis itu melihat semua aspek (semuat ATPM) jadi terkesan adil. nah blogger macam mas taufuk (eh taufik) patut di tiru dan di acungi jempol, nggak seperti punya tetangga sebelah. jalan terus bro….

    Guest
  52. @bro taufik
    Hahahahahahahahaaaa… mas bro mulai bisa “ngimbangin” ke-gendheng-an BTN… hahahahahahahaaaaa… Selamat!!… ๐Ÿ˜€

    Sniff… sniff…

    Guest
  53. Wah kalo pendapat ane sih, setiap bloger memiliki ciri khas masing-masing.
    Ada yang bergaya santai dengan alur cerita yang mengalir, sedikit nyrempet-nyrempet kalo dah terbawa arus BTN, bahasa mudah dicerna dan aga gaul tapi bukan berarti tanpa isi, dibumbui sedikit humor dan beberapa kompor (bagi ATPM dan komentator) untuk memancing artikel istilahnya bro JA smart talker. seperti mas Tri. Idealisme yang saya tangkap dari beliau adalah ingin agar konsumen semakin smart dalam mengambil keputusan. seperti orang tua yang berusaha mencegah anaknya membeli pilihan yang salah. dan statement baik tidaknya pilihan itulah yang dapat menimbulkan subjektifitas walaupun sudah dipaparkan data dan faktanya (berusaha objektif).
    Ada yang dewasa dalam cara penuturan, sehingga menjadi tempat curhat, pintar dalam mengeluarkan wacana sehingga memicu masing-masing komentator mengeluarkan pandangannya. dan berusaha proporsional dalam mengetengahkan berita. Beliau memandang bahwa sebagian besar komentator sudah cukup dewasa dan Allhamdulillah sampai sekarang belum terserempet virus BTN he.. he… seperti Mas Taufik. Pertahankan Mas… (peace to Guspur).
    Ada yang benar-benar dalam dalam masalah marketing dan banyak chanel dg orang dalam seperti Mind genesis (komeng) salut deh kalo dah bicara marketing ilmunya dalem banget. cuma sayang produktivitasnya kurang. semoga di tingkatkan.
    Ada yang sesat tapi tidak menyesatkan hee..hee.. bro arie slight aka bang Thoyib aka tiger hitam diseberang lautan sana. sayangnya kurang rame padahal bagus.
    Itu pandangan ane dengan 4 blog favorit ane setahun belakangan, ada baiknya membaca lagi tulisan bro taufik
    http://ninja250r.wordpress.com/2009/10/04/nge-blog-itu-asyik-jangan-takut-ngeblog-karena-blog-itu-unik-katanya/
    setiap orang punya cara sendiri-sendiri dalam menulis. dan adalah wajar bloger senang jika banyak komentar di tulisan yang ia buat dan berusaha menulis yang dapat memancing hal itu. terakhir janga suudzan dan berikanlah nasihat dengan cara yang baik.
    silahkan baca lagi tulisan bro Taufik yang dulu http://ninja250r.wordpress.com/2009/09/08/blog-kayak-kurusetra-ayooo-sabaarrr/

    Guest
  54. @ Kang Taufik…
    Ditunggu artikel “blog kurusetra” squel nih jilid II
    @ Guspur …
    ndi dombane kang, mending di sembelih gawe domba guling… nyammi…..

    Guest
  55. @all
    Masih aja ada yg mau mengadu blogger dengan bahasa
    halus. Mbok kalo ndak suka dengan masakannya…..
    ndak usah datang ke warung yg nggak kamu sukai.
    Beres kan???

    @all
    Semoga kita diberi umur panjang….
    paling tidak 10 – 20 tahun ke depan, sehingga, siapapun
    yg punya pendapat dan menulis komรฉn disini akan menjadi
    saksi, siapa yg masih tetap “menggenggam” dunia
    . H*nda
    ataukah Yama*a. Begitu juga di Indonesia….!!!

    Guest
  56. @ 80. ashley…
    diakan blogger juga ataw domba juga…
    klo blogger lha wong tulisan artikel ama komennya aja gak ada yang nyambung ki…. paling blogger kenthir…(diluar kategori. xixixixiiiiii…….)
    klo domba… embuh ra eruh…
    xixixixixiiiiii

    Guest
  57. @ 80. ashley…
    diakan blogger juga ataw domba juga…
    klo blogger lha wong tulisan artikel ama komennya aja gak ada yang nyambung ki…. paling blogger kenthir…(diluar kategori. xixixixiiiiii…….)
    klo domba… embuh ra eruh…
    xixixixixiiiiii

    Guest
  58. @ 81. Dani Ramadian ….
    santai bro… inget kolestrol naik… mending dibawa ketawa kayak artikelnya mas 3…. bhuahahahahaaaaa… enak tho, asyik tho…. gak usah dibikin pusing lha ATPM2nya aja adem ayem kok, bloger-blogernya juga adem ayem. pingin lebih adem mampir ke blognya mbokdhe Jomblo pasti adem… udah… gak usah kepancing emosi tar darahnya naik strook deh…..

    Guest
  59. @ 81. Dani Ramadian ….
    santai bro… inget kolestrol naik… mending dibawa ketawa kayak artikelnya mas 3…. bhuahahahahaaaaa… enak tho, asyik tho…. gak usah dibikin pusing lha ATPM2nya aja adem ayem kok, bloger-blogernya juga adem ayem. pingin lebih adem mampir ke blognya mbokdhe Jomblo pasti adem… udah… gak usah kepancing emosi tar darahnya naik strook deh…..

    Guest
  60. Honda sebenarnya – meski agak kesiangan – udah mulai BANGUN. Citra jadulnya sudah mulai hilang dikit-dikit dengan hadirnya CS1, Blade atau Vario Techno. Jangan sampe gelagat bagus ini dirusak dengan iklan yang “mengecoh” konsumen seperti iklan iritnya Honda Beat yang katanya 1l = 72 km. Kalo gak salah jarak segitu ditempuh kalo lari motornya rata 25km/jam. (apalagi setelah dihidupin trus didorong pasti lebih dari 100 km). Mending naik sepeda ya… Tapi kalo motornya dibetot rata-rata 60 km/jam seperti ditest oleh Tabloid Otomotif, 1l ternyata hanya bisa nempuh jarak 33-35 km saja tuh (kurang lebih sama ama Mio). Atau paling jauh 45 km/1l kalo rata-rata kecptan motor 50 km/jam.
    Nah iklan yang “mengecoh” konsumen seperti ini (karena ngebet ingin nge’beat’ kompetitor) bisa jadi bumerang buat Honda. Imbasnya Beat bisa ditinggalin… dan kacaunya si Afgan dan Cinca Lawwwra bisa dilempar telor busuk saat manggung tuh ! Kan kecian….

    Guest
  61. Saya pemilik motor honda megapro. saya merasa kecewa dg AHM.
    Produknya semakin tidak berkualitas. Cepatan karatan, pengerjaannya tidak rapi. Jujur jika masih diproduksi saya mending milih atrea prima atau gl 100. Selain mesin nya bandel, dinaikin juga lebih mantap. naik motor sekarang sama kaya naik krupuk. rasanya “ampang” kalau orang jawa bilang. Saya jadi semakin yakin HONDA tidaklah sama AHM. Ada berita sekarang part nya di monopoli oleh bos2 AHM sendiri. jadi yakin bakalan makin kaya krupuk motor2 skg. Gampang gegrek-gampang nieng/nai.
    Survei2 dri pihak Ahm cendurung mengarahkan untuk memuji produk mereka. tanpa melihat keadaan yg nyata.Bahkan kolom kritik dan saran pun tidak ada. Saya lebih memilih membuang kertas angket daripada mengirimkan ke pihak AHM.
    Semoga mereka bukan golongan yang ingin menggali kuburnya sendiri.
    Matur nuwun.tengkyu..

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here