jump to navigation

Ngaji Di Blog . . . . Tawakal apaan siy? Oktober 23, 2009

Posted by Taufik in Ngaji di Blog.
trackback

“Udah . . . , kau telah lakukan apa yang terbaik, sekarang tinggal bertawakal dan berdoa”

Sering kita dengar kalimat nasehat seperti di atas. TAWAKAL, sebuah bahasa arab yang memiliki asal kata WAKIL. Seperti kata Wakil yang telah diserap ke Bahasa Indonesia, misalnya Bila seorang Presiden tidak sempat dalam melakukan suatu pekerjaan (contoh wawancara) maka ia akan meminta Wakil Presiden untuk mewakilinya. Nah apakah saat kita BERTAWAKAL kepada Allah, artinya Allah sebagai Wakil Kita? Bukan begitu Dab !! BERTAWAKAL kepada Allah bermakna Kita menyerahkan (mewakilkan) Hal-Hal yang sudah berada di luar kemampuan kita kepada Allah SWT

Prilaku Korupsi adalah Prilaku Yang Nggak Bertawakal !!

Kenapa? Karena Rezeki seseorang itu sudah ada ketentuannya dan takarannya. Nggak akan berlebih dan nggak akan kurang dari Takaran tersebut. Cuma Uniknya, Allah mendesain sedemikia rupa kehidupan ini sehingga Manusia harus berikhtiar (berusaha) untuk mencapai rezeki tersebut. Bila habis jatah rezeki seorang Manusia, Matilah Ia sesuai dengan Takdir. Cuma Kadang Manusia suka khawatir akan kehidupan masa depannya, gimana ia bisa memberi makan anak istrinya, bagaimana nanti sekolah anak-anaknya, Ia tidak berserah diri Kepada sebaik-baiknya WAKIL ( Allah SWT) setelah segala ikhtiar positif yang dapat ia lakukan. Nah bila Khawatir ini berlebihan maka bisa jadi manusia akan mencari jalan negatif untuk mencari rezeki tersebut . . . maka lahirlah Budaya Korupsi.

Contoh Perang Khandaq

Perang Khandaq adalah Contoh Ke-Tawakalan Tinggi rasulullah dan Sahabatnya. Saat itu Pasukan Muslim terkepung oleh pasukan musuh. Pasukan musuh yang terdiri dari kabilah-kabilah hijaz itu mencapai jumlah 10.000 pasukan jumlah yang lebih banyak daripada seluruh penduduk Madinah tempat Rasul dan Sahabat berdawah saat itu. Saat itu perang nggak kayak sekarang, musuh akan meminta konfirmasi dulu apakah Rasul siap-atau nggak baru deh perang. Merasa inferior dari segi jumlah salah satu sahabat Salman Al-farisi dalam majelis musyawarah mengajukan usul pembuatan PaRIT sebagai wujud ikhtiar untuk membendung pasukan musuh.

Lalu dibuatlah parit. Pembuatan Parit ini dilakukan dengan segala keterbatasan logistik termasuk makanan. Diceritakan saat itu rasul dan sahabat sampai mengganjal perut mereka dengan batu. Pasukan Muslim yang waktu itu hanya berkekuatan kurang dari sepertiga dari pasukan musuh setelah berikhtiar membuat Khandaq/ Parit berusaha sekuat tenaga agar pasukan musuh tidak sampai dapat melewati parit tersebut. Setelah berkhtiar barulah mereka berserah diri / bertawakal kepada Allah. Dan akhirnya datang lah pertolongan berupa Angin Taufan yang menyerang perkemahan pasukan musuh, dan diceritakan pula akhirnya pasukan musuh pun pulang balik ke Makkah dan perangpun nggak terjadi !! . Semoga Berguna

Taufik of BuitenZorg

Komentar»

1. denbagusengarso - Oktober 23, 2009

Mantaaab…pertamax bos…

2. az147r - Oktober 23, 2009

crt penggugah dan mengingat kembali di pagi hari.

3. 1001nickname = Jarwo - Oktober 23, 2009

Terkadang juga terjadi pada tidak sedikit para suami&ayah baru (sprti) saya yang selalu merasa khawatir apakah saya bisa membahagiakan anak dan istriku, khawatir akan masa depan anak, pendidikan mereka, kesejahteraan mereka. gak jarang putus asa terkadang berselang saat badai2 kecil rumah tangga datang…
namun mudah2an dengan berbekal iman dan taqwa, serta bertawakal kepada_Nya semua bisa teratasi.
satu lagi ilmu TAWAKAL…, mudah2an mampu untuk menerapkannya.
hatur nuhun kang ilmunya di pagi ini…. forum yang selalu saya tunggu2.. maaf ya kang jdi seringnya curhat kalo anda ngeluarin artikel ngaji…
@ xxl123…
sajak’e bocah ki nesu, gak ketok meneh nggowo pertamax ki….
clingak clinguk langsung kabuuuuurrrrr….. :roll:

4. gasFuel - Oktober 23, 2009

back to zero.

5. xxl123 - Oktober 23, 2009

@3
eyong ngak nesu ..! pertamaknya di artikel terbaru hari ini :D

6. xxl123 - Oktober 23, 2009

tengkyu maz taufik atas pencerahan nya..
ngak rugi nongkrong di warung ini menu2nya dunia akhirat..!

7. apdri - Oktober 23, 2009

doa usaha iman tawakal (duit)…

8. j.a. - Oktober 23, 2009

Absen liqo mas

9. nick69 - Oktober 23, 2009

Hadir
*nyimak

10. cemen - Oktober 23, 2009

Nambah ilmu lagi,,,,

11. evan si tigerider - Oktober 23, 2009

semoga jadi ilmu yang bermanfaat bagi saya.. thanks om taufik…

12. Puwi - Oktober 23, 2009

Hadir, kang…

13. xanteria - Oktober 23, 2009

bacaan sehat di pagi hari…:)

14. Plat_R - Oktober 23, 2009

absen

15. a121e - Oktober 23, 2009

matur thanx kang.simple tapi kena ke ati
mugi2 barokah…..
salam kenal kang taufik

16. elsabarto - Oktober 23, 2009

hadir

17. madix - Oktober 23, 2009

tawakal…
dalem bgt mas….

18. Bang Sat - Oktober 24, 2009

mas Taufik, di bahas juga dong amal makruf nahi mungkar ( udah 2 kali dalam 2 bln sendal saya hilang jamaah di masjid)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.329 pengikut lainnya.