jump to navigation

Ngaji di Blog . . . Pilih Perusahaan Pembiayaan Konvensional atau Syariah? Februari 5, 2010

Posted by Taufik in Ngaji di Blog.
trackback

Nah, mudah-mudahan artikel ini yang paling pas buat menggabungkan 2 common interest Motor dan religi. Buat yang masih keberatan untuk membeli motor dengan Harga Cash, tentu lebih memilih opsi untuk mencicil atau Kredit. Nah ada dua tipe Perusahaan pembiayaan yang dapat membantu bro semua untuk merealisasikan hal ini yaitu Perusahaan Pembiayaan Konvensional dan Perusahaan pembiayaan Syariah yang notabenenya mengaplikasikan sistem perekonomian Islam. Pembiayaan Konvensional menggunakan sistem Bunga sedangkan Pola pembiayaan Pada sistem Syariah menggunakan sistem jual beli (al-murabahah) atau bagi hasil (mudharabah).

Paket Pembiayaan Syariah Kendaraan bermotor biasanya menggunakan sistem jual beli (al-murabahah), sehingga ijab kabul akad jual-beli sudah ditetapkan di muka dan disetujui kedua belah pihak. Kongkrite gimana? Misalnya bro ingin membeli Motor seharga Rp 12 Juta, Pihak perusahaan pembiayaan akan menalangi pembelian motor tersebut dan secara transparan memberitahukan pada nasabah bahwa perusahaan menjual motor tersebut dengan harga 15 juta untuk di angsur selama 3 tahun. Sehingga Nasabah akan mengangsurnya dengan fixed, bukan Floating. Segalanya diakadkan dimuka dengan transparan termasuk Margin (keuntungan) yang diperoleh fihak Perusahaan pembiayaan.

Apakah Pembiayaan ini hanya dikhususkan bagi muslim, kayaknya nggak deh, cmiiw . . . bro yang non-muslim pun masih dapat memilih opsi pembiayaan syariah ini. Komentar, saran, masukan bro terhadap tulisan ini sangat diharapkan, cmiiw, semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

foto paling atas dan appendix : diambil dari situs www.ekonomisyariah.net

AL MURABAHAH (Jual Beli dengan Pembayaran Tangguh)
Al Murabahah adalah jual-beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati dengan ketentuan penjual harus memberitahu harga produk yang ia beli dan menentukan suatu tingkat keuntungan (margin) sebagai tambahannya.

Dalam transaksi Al Murabahah harus dipenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

1. Penjual memberitahu biaya modal kepada nasabah;
2. Kontrak pertama harus sah sesuai dengan rukun yang telah ditetapkan;
3. Kontrak harus bebas dari riba (bunga);
4. Penjual harus menjelaskan kepada pembeli jika terjadi cacat atas barang setelah pembelian;
5. Penjual harus menyampaikan semua hal yang berkaitan dengan pembelian.

Aplikasi Al Murabahah pada Lembaga Keuangan Syariah adalah untuk pembiayaan pembelian barang-barang investasi. Al Murabahah adalah kontrak untuk sekali akad (one short deal), sehingga kurang tepat jika digunakan untuk pembiayaan modal kerja.

:roll: foto contoh perhitungan suatu threat di Forum kaskus. Maap aku nggak bisa kasih link sumbernya, takut disangka promosi :) kalo bro minta silahkan request by email

Komentar»

1. Haikal - Februari 5, 2010

Pilih yg syariah j dh lebih halal dan menguntungkan..hehehe
Kl sy c pgnny cash.. :-)
Tuk no.4 apakh bs diterapkan oleh penjual? Msh ragu

2. Maskur - Februari 5, 2010

Aku seringnyapernahnya minjem duit ke BMT. Memang apa2 sudah ditentukan dari awal.

Btw mbak di foto itu manis ya. :evil: :twisted:
Knp ga dipake yang laki2 aja

3. penerjemah a.k.a arif rakhman - Februari 5, 2010

mudah2an masih podium…..

4. penerjemah a.k.a arif rakhman - Februari 5, 2010

kalo menurut saya, sistem pembiayaan syariah adalah tentang kejujuran… jadi di awal udah dikasih tau, segini lo totalnya yang harus Anda bayar…. mau gak? jadinya gak kagetan lagi pas tau koq ternyata aku bayar mahal ya…… CMIIW….

5. anddeep adadisini - Februari 5, 2010

Tumben msh sepi dan bsa KEDUAXXX..
apa karna artikelnya ngaji ya ?semoga tidak.

6. Rotama - Februari 5, 2010

Setuju bro. Pgen yg syari’ah aja neh

7. j.a. - Februari 5, 2010

Yang syariah kurang populer, karena komisinya kecil kali… :mrgreen:

8. godphrase - Februari 5, 2010

saya buka tabungan syariah karena disuruh..
ditanya manfaatnya, sampai hari ini belum tau tuh..

tapi yg seru tiap kita selesai ngambil uang di ATM selalu ditawarin “mau ber sedekah/infaq ?” biasanya 1000 perak

i like that

godphrase.wordpress

9. Dani Ramadian - Februari 5, 2010

Yes… Syariah…
Kalo beli² nyicil tapi nggak paké bunga énak ya?
“Bbrp” barangku, ku dapat dgn cara begitu…
Insya Allah lebih enak…
:)

10. ANDUK - Februari 5, 2010

Iya pilih syariah. Ny merupakan sunah?
Jadi skalian dapet pahala dh.

11. xxl123 - Februari 5, 2010

@kang taufik
yg syariah apakah benar2 halal? soalnya Ribanya ituloh yg bikin takut, kemarin denger kotbah jumatan dosa riba 36 kali lebih besar dr dosa Zina, Naudzubillah
mohon pencerahan

12. xxl123 - Februari 5, 2010

@8
tabungan Syariah bank mana bro? pengen juga punya Rek syariah

13. Bonsai Bakal - Februari 5, 2010

Wah Yang punya warung ketularan Mbokde JA style, kikikikikk
“skawan”
suka nampilin gambar perawan
kabuuuuurrrrrrrrrr

14. pengamat InSOMNIA - Februari 5, 2010

setelah saya amati.. Suasana bank syariah seperti suasana di madrasah sudah 5thn ane jadi nasabah dibank syariah mandiri bekasi..
Nyaman n islami bgt suasananya..

Pembiayaan syariah kadang gak tepat sasaran, beruntunglah konsumen yang mendapatkan pembiayaan syariah.. Teman gw yg nonmuslim dapet dana pinjaman 1milyar tuk koperasi perusahaannya, dana tersebut setelah dipinjamkan kepada anggota koperasinya (muslim dan non) cuma habis 700jt, sisa 300 jt dipake sendiri buat usaha (gile! 300jt dipake sendiri buat usaha? Gw jg mau bgt, yg penting cicilan kebayar.. Penghasilan bertambah!!!)..

Menurut gw pinjaman diutamakan buat jama’ah muslim dulu.. Dimudahkan prosesnya.. Agar muslim dimari bisa makmur dan kuat..

15. Taufik - Februari 5, 2010

@Aseen_bonsai
husss . . .maksute bukan begitu he he he :D

@XXL
Insya Allah bro Halal bro
kan di akad jual beli dimuka transaksi semua nya jelas
pendekatannya adalah jual beli
segini lhoh harga motor
saya ambil untung segini
sampeyan tinggal cicil
[(harga + margin + asurasnsi)- DP] / jumlah bulan

@pengamat
makasih komentarnya . .. mantebb..panjang lebar :)

16. E.T - Februari 5, 2010

ooh buat nonmuslim bisa jg yah
tq info ya mas ^^

17. Puwi - Februari 5, 2010

Dosa riba setara dengan berzina dengan ibu kandung, demikian dalam sebuah hadits Nabi. Na’udzubillah. CMIIW.

Riba di jaman modern ini memang susah dihindari. Kata Nabi minimal pasti kena ‘debu’nya. Lha, mata uang rupiah aja adalah produk ribawi, dan kita ‘terpaksa’ menggunakannya.
Tapi bukan berarti kita ga berupaya menghindarinya sebisa mungkin. Salah satunya dengan menggunakan jasa keuangan berlandaskan Syariah.

Kemarin ane tanya ke Bank Muamalat, punya tabungan Dinar nggak. Jawabnya: nggak. Lha koq piye to???
Dari dulu ibadah haji biayanya segitu-gitu aja (secara Dinar) … rupiah kitanya aja yang jeblok.

18. apdri - Februari 5, 2010

pernah iseng2 nanya ke bank syariah mandiri, apa ada KPR syariah untuk rumah, meskipun bukan rumah baru…
jawabnya ada, dan bank menanggung maksimal 70% dari harga rumah, tapi rumahnya tidak boleh masuk gang karena tidak bisa ditanggung asuransi kebakaran…

19. Taufik - Februari 5, 2010

@Puwi
thats right . . .
kayaknya menarik niy kapan2 ngomongin emas dan dinar . . .sipp bro
you’re the inspiration :)
aku sendiri sudah mulai ngelirik emas dan dinar soale :)

@apdri
woh githu ya . . .bari tahu saya
nice info bro :)

20. urban - Februari 5, 2010

Ane juga ngambil kpr syariah, alhamdulillah cicilannya fixed selama 10 tahun, lebih menentramkan, beda ama konvensional. Go syariah..go!

21. wakwaww - Februari 5, 2010

Apakah Pembiayaan ini hanya dikhususkan bagi muslimgak lah, gak ada persyaratan agama tuh

gak sekalian aja sebutin dimana aja yg ngelayanin pembiayaan syariah dan gimana prosesnya?

22. arie slight - Februari 5, 2010

thx artikelnya mas Taufik..dulu pernah denger nih beginian modelnya, beda di perjanjiannya doang ya..
baru tau juga rumah boleh kredit model gitu
wah bisa toh…

23. Taufik - Februari 5, 2010

@slight
yup bro . .. model pembiayaan buat rumah pun mirip . .. cuma cicilan bisa lebih lama cmiiw

@All
Rapublika hari iniada artikel menarik yang menyangkut transaksi murabahah
ternyata pajak ganda dari regulator masih mengganjal penetrasi sistem ini, sehingga ssedang diusahakan proses netralisasi pajak pada transaksi murabahah . . . lebih lanjut baca disini

24. A Seen - Februari 5, 2010

ada bebrapa bank yang menerapkan Syariah, secara tampilan semua nampak iskami, pakai peci kerudung, dll
pengalaman saya dengan bank-2 ini
maksud hati mereka saya yakin baik semua, tapi secara pelayanan terkadang kurang profesiaonal, mungkin karena bank baru.
banyak data yang kurang lengkap sehingga menimbulkan beberapa kesalahan.
contoh ketika sya mencoba pinjem 20 jt dengan perjanjian bla …2, dengan jaminan …..
dengan sistem angsuran autudebet ke rekening saya
diangsur 715 ribu perbulan setelah lunas, jaminan saya ambil, ternyata rekening saya masih dipotong angsuran, saya protes dibalikin, eh temen sya ternyata sudah berkali2 sipotong setelah lunas, dia marah2 karena setiap bulan harus pdotes biar uangnya balik. Bahkan dia ancam tu basnk akan di kirim ke mass media sebagai penipuan. Lumayan banknya kalang kabut, tapi kasusnya belim terselesaikan juga.
saran saya ambil bank syariah yang induknya sudah mapan, biasanya administrasinya lebih teratur.
yang jelas kita husnudzan aja maksud mereka baik tapi belim profesional, maklim pendarang baru.

25. Taufik - Februari 5, 2010

@aseen
makasih info dan tambahannya

26. mig29 - Februari 5, 2010

pling aman dunia akerat ya yang sariah
tpi blum paham bener aturannya :(

27. elsabarto - Februari 5, 2010

absen bang..
terima kasih untuk pencerahannya :)

28. Rindu - Februari 5, 2010

saya baru menyelesaikan thesis saya mengenai syariah, dan sejauh ini memang inilah cara ekonomi islami yang mengangkat derajat si miskin yang kerap terjerat hutang karena ekonomi liberal :)

yok. mulai syariah…

29. Taufik - Februari 5, 2010

@rindu
finally nongol juga akhirnya setelah beberapa lama :)
btw . ..boleh juga tuh di share abstraksi desertasinya ;)

@elsa
sama-sama mas . . . share info aja :)

30. a'lilin - Februari 5, 2010

mas taufik, emang lembaga pembiayaan apa yang menggunakan system syariah?. saya cukup berminat nih, cuman setau saya didaerah saya tinggal – cikarang – gak ada. saya males berurusan dengan leasing karena hitungannya gak transparant, akhirnya pinjem kebank buat beli motor, riba juga sih cuman hitungannya lebih jelas.

31. nadi - Februari 5, 2010

Waduh, aku terlanjur kredit konvensional nih. Bisa nggak ya dipindahtangankan ke sistem syariah?

32. adul - Februari 5, 2010

Si embak Biji jagung, berjilbab tapi hijabnya nanggung :p

33. Onthel - Februari 5, 2010

Bagus banget nih kredit syariah, fair…
beda sm reksadana syariah, kayaknya sama aja bo’ong deh

34. coke - Februari 5, 2010

owowowowowo

aye mendingan syariah aje deh!!!

35. aye - Februari 5, 2010

owowowowowo
aye mendingan syariah aje deh!!!

36. ocecoco - Februari 5, 2010

Kalo pake bank syariah apakah perlu aplikasi yg lengkap layaknya leasing ?

37. vozy hankook - Februari 5, 2010

nabung ach…tp nabung apa yah gk punya duiiit…

38. iip albanjary - Februari 5, 2010

saya pilih syariah juga lo

39. Dani Ramadian - Februari 5, 2010

@37 vozy hankook
President AHM kan banyak duit
masak gak nabung?

*wakakakaka

40. nurdi - Februari 5, 2010

(promosi ) salah satu bank syariah yakni bank mandiri syariah, kantor cabang, capem, kls seluruhnya udah lebih dari 300 di seluruh indonesia, cikarang juga ada,

41. ash - Februari 5, 2010

wah kayanya myulain bulan depan klo ada uang lebih mending transfer ke bank syariah neh……

42. Elektra/PLN - Februari 5, 2010

Alhamdulilah….
Mas taufik mau membahas tentang ini…(riba…)
Untuk pencerahan kita semua…
AMIN…

43. Deede - Februari 5, 2010

Alhamdulillah… kesadaran bersyariah lambat laun semakin maningkat. Syariah memang solusi hidup. Trnyata tidak hanya bermanfaat buat muslim. Non muslimpun merasakanya.. Selamat hidup di dunia bahagia diakhirat… Amien…

44. Deede - Februari 5, 2010

Alhamdulillah…. kesadaran bersyariah semakin hari makin meningkat.. Syariah memang solusi hidup. Bermanfaat tidak hanya bagi muslim. Non muslimpun merasakanya….
Sy nasabah Muamalah, kalau setor sering ketemu ama engkong cina..
Trims mas Taufik… moga tercerahkan buat yang baca….

45. atlet - Februari 5, 2010

Terima kasih ulasannya mas. Saya emang dah menghindar dari bank knvnsional, takut dosa ribanya. Minimal sy sendiri ga buka akun d bnk knvnsnal. Mslh asuransi gmn mas? Kan ada yg blng boleh ada yg ga.
Memang kalau mengikuti syariah ada yg bilang ‘repot skali hdp km, ini itu g boleh’ tapi ini hub dgn prtggung jwban d akhirat bahwa kita bnr2 menaati aturan hala-hrm dr Allah swt.

46. Nyengateroez - Februari 5, 2010

Very2 nice info :D

47. xsal - Februari 6, 2010

motor gw dulu beli secara syariah…. seperti yg ditulis diatas…. rasanya beda…. lebih nyaman…. motornya pun masih awet sampe sekarang….

48. hadiyanta - Februari 6, 2010

kalau dipikir2 kadang hanya permainan kata-kata

49. masdikin - Februari 6, 2010

@hadiyanta
betul bro,…emang seperti permainan kata kata aja.
Tapi hanya dengan kata-kata itu saja bisa membedakan halal haramnya suatu hal. Ga percaya…? Contoh sederhana hanya dengan berkata “saya terima nikahnya si anu binti anu dengan mas kawin bla bla bla….” sah??? saaaahhhh…..!! Lha kalo dah berkata demikian, yang tadinya haram bisa jadi halal…. betul tidak? (AA Gym mode : on)

50. Röndö Ndùgal - Februari 6, 2010

Mas Fik suka lagunya chicago ya…? Hikhikhik

51. Taufik - Februari 6, 2010

@Ndugal
wah kok tau . .. tau dari mana?

52. yanuarto - Februari 6, 2010

Saya save mas.

Mas Taufik.. Kalau Asuransi itu menurut hukum islam gimana ya ?? Secara ane kerja di perush. Asuransi.

Tolong bahas juga dong mas tentang Dinar dan Dirham.

Makasih Mas Taufik

53. jendelakatatiti - Februari 6, 2010

Kalau aku pilih syariah, lebih nyaman dunia akhirat, Insya Allah. Mas Taufik salut deh kalau nulis artikel selalu yang komen banyak…banget. Di wordpress blog Mas Taufik masuk 5 besar terus! Pengen deh seperti Blog ini, kapan ya…? Salam jendelakatatiti.wordpress.com.

54. Umar - Februari 11, 2010

Mas Taufik.

Saya mau beli ninin 250 nih tapi pake syariah, gmn caranya yah?
Thanks

55. abu muhammad naufal zaki - Juni 12, 2010

Sebenarnya lo menurut Islam, akad yg dilakukan oleh Bank Syariah tsb adalah batal dan terlarang krn dia menjual barang yg belum jadi miliknya. dan ini sekedar untuk mengelabui Syariat… bisa dibaca di fatawa ulama dalam hal ini… Yg benar harusnya pihak Bank syariah telah membeli motor tsb sebelum melakukan akad dg nasabah (masalah motornya laku atau tidak itu adalah resiko)…. Krn jika dia hanya seolah2 membeli cash lalu nasabah membeli kepada si Bank maka tentunya motor itu sudah dia miliki dahulu (spt dealer)….
Sayangnya. . kaidah jual beli ini tdk mereka fahami

56. Muhammad Rizky Putra - Juli 10, 2010

Ass..Nama Muhammad Rizky usia 22 th.jakarta pusat mau bertanya
klau mau beli rumah tp cicilannya murah dengan cara islam bagai mana sich….tp maunya saya tinggal bayar kerdit nya aja langsung tanpa uang muka,,,,kalau bisa uang mukanya dah termasuk cicilan,, mohon bantuannya
Ass..
02192226177


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.329 pengikut lainnya.