Trend desain body Motor Terlihat menuju ke arah yang semakin futuristis. Salah satu ciri khas yang menempel pada trend ini ada pada garis desain body yang cenderung menampilkan ketajaman alias lancip-lancip. Akan tetapi Motor Modern dengan sentuhan desain klasik/retro bukannya tidak ada. Line Up Motor HD dan Triump adalah dua contoh pabrikan yang masih memproduksi motor-motor dengan desain Retro. Bahkan bila bro sekalian intip detail motor Triump . . . woow kental sekali garis-garis klasiknya, Ducati juga merilis Ducati Classic bermesin Desmo

πŸ™„ Ducati SportClassic

πŸ™„ cb 223 dan Suzy TU 250

πŸ™„ The World’s Greatest Motorcycle (versi apa ya, lupa aku)

Gimana Pabrikan Jepang sendiri? Di Jepang Masih diproduksi motor seperti Suzuki TU250, Honda CB223, Super Cub, dan CB1000 yang memiliki garis desain Cafe racer Klasik. Di Thailand ada Yamaha Fino, Honda Scoopy, dan Suzuki Jelato sebagai Skutik Modern dengan sentuhan akhir desain retro. Desainnya bulat-bulat dan . . .hmmm . . . semok tentunya he he he he Gimana Di Indonesia sendiri? Faktanya, Nggak Banyak motor modern berdesain retro klasik dirilis oleh pabrikan-pabrikan Jepang.

πŸ™„ jelato custom

Hmmm kenapa Yah? Mungkin Pabrikan-pabrikan besar di sini sudah meriset keinginan konsumen terhadap motor dengan desain retro Klasik ini. Jawabannya sudah tentu hanya untuk konsumsi internal pabrikan untuk keperluan produksi. Nah kali ini kita main di tataran konsumen aja dulu, saya ingin kita semua share pendapat tentang kenapa kira-kira motor dengan desain retro tidak banyak beredar di sini? Share your Knowledge Bro
Taufik of BuitenZorg

1 COMMENT

  1. Suwer…dulu rx special temen ada yg dibikin sperti gambar pling atas…
    Secara dudukan shock nempel ke single seater…
    Buntutnya sexy puool…

    Guest
  2. @ Mas Taufik,
    klo scoopy-i yg dibikin di thailand itu menggantikan scoopy 50cc untuk pasar global itu atau emang varian sendiri khusus thailand?

    Guest
  3. Orang indonesia banyakan mau motornya keliatan bisa ngebut kenceng…

    motor retro = jadul = gak bisa lari

    Gak mikirin keamanan, kenyamanan dan kecocokan gaya berkendara
    Motor orang indonesia yang penting berisik& keliatan paling cepet sedunia& akherat

    mirip2 dah sama gaya pejabat

    Guest
  4. Tuh kan… Performa…
    Mo ngebut? Naek pakuan ekspress aja bro
    Hehe, bcanda

    Gw sebagai orang indonesia, juga gemar ngebut (orientasi nasionalisme yang aneh)

    Guest
  5. @auah
    yup scoopy 50 adalah produk skuter yg banyak bertebaran di berbagai belakan dunia dengan kode CHF50 . . .sepanjang yg kutau, belum denger berita rencana scoppy-i baru ingin di ekspor ke luar Thai seperti PCX 125 . . . atau aku doang yg nggak tau xixixiixxii πŸ™‚

    @Deede
    nah ducati sport classic, Triumph Thruxton atau yang ini nih :

    Administrator
  6. 20 besar πŸ™‚
    Hidup Caferacer..xixixi…
    Lbih tertarik cb233 tuh..keren, mungkin kl nongol dmari gelatik mas topik bisa ikutan pensiun jd cb233..hehehe
    Kl bwat skutik retro siapa brojol duluan..dia yg bakal dapet pasar..kecuali jelato, rada aneh klasiknya..cmiiw

    Guest
  7. kan sektorx udh sempit nh, sbaikx dcoba atpm th dtgkan scr cbu dl motor2 brgy klasik at retro it. tetap pst ada yg beli skalian edukasi pasar dan akhrx jg tau sampai mana penerimaan pasar, tp dsisi bsnis pstlh ini spt sbuah ‘perjudian’ :-). hny sbuah pndpt pribadi yg mgkn bnr at slh.

    Guest
  8. desain retro clasic tetep ada penggemarnya kok… ga akan ada matinya… kayak band deep purple aja tetap ada penggemarnya padahal masa keemasannya udah lewat… tinggal yg penting performa mesin yg mumpuni n desain retro clasic nan ciamic siapa yg ga mau jd penggemarnya, dg harga terjangkau tentunya… betul ga….. kayaknya sih gitu…..

    Guest
  9. saya sebagai orang ndesa. banyak bergaul dengan orang desa,orang kelas bawah, menyimpulkan,desain kayak Fino,Scoopy kayaknya kurang diterima masyarakat.
    Masyarakat sini selalu menginginkan kesan yang modern, yang suka klasik hanya segelintir.
    Kenapa hape qwerty laris manis walaupun cuma wannabe dan produk lokal? Karena terlihat modern, walaupun fiturnya biasa.
    Motor juga, kenapa ada produk wannabe yang laris manis, karena tampilannya modern. Kenapa warna sein kuning dicaci maki? Karena itu jadulisme

    Guest
  10. kalau kasusnya misal: motor retro clasic model c70 tp performa mesin macam fu dibandrol 15jt… bakal laku ga tuh… yakin deh lariz maniz tu…..

    Guest
  11. setelah saya amati.. Akhirnya nongol juga artikel.. Motor classic dg tekhno terkini.. Salah satu aliran modifikasi..

    Rombak lagiii, modifan supermoto gw..

    Ijin copas gambar2nya, GAN..

    Guest
  12. Kayaknya asyik juga ya…udah bosen dengan yang runcing-runcing, model retro menurutku menggambarkan kebersahajaan, model boleh jadul tapi performa mesin sangar punya….

    Guest
  13. kalo diperhatiin ternyata desain retro manis juga. saya pernah lihat yamaha fino (atau fino wannabe) ternyata aslinya lebih cakep dari gambarnya.

    Guest
  14. Jadi iri dengan negara tetangga… Andai para pengusaha di negri ini engga memikirkan keuntungan semata. Tetapi juga memikirkan kepuasan “batin” para bikers tanah air…..!!

    Guest
  15. sepertinya berat jualan yang retro di mari mas ,
    kue terbesarnya ada di metic ama bebek, apa mau atpm bikin produk yang susah ngejualnya . . . kalaupun terjual ndak nutup biaya risetnya . lha wong pasar maunya metic kok dikasih model c70.
    ya. . . ibarat di kutub ya jangan jualan es cendol tapi jualanlah wedang jahe dijamin laris. . .

    keep brotherhood,

    salam,

    Guest
  16. Mending pilih motor modern,,, tapi tenaga jadul kalo buat harian… Tapi laen lagi klo buat balapan,,, motor modern dengan fitur luar biasa modern juga!!! Ada yang mau ngasih nga yach ( Ngarep mode : on)

    Guest
  17. Mayoritas konsumen indonesia menggunakan mongtor untuk keperluan sehari-hari, sehingga untuk mass production pasti hanya merilis produk yg paling banyak diminati karena harga satuannya jadi mangkin terjangkau. Nggak usah CC gede deh, untuk contoh skutik mio. Yang model classicnya Fino, YMKI gak menjadikannya sbg line up product, karena kalau diproduksi disini bisa jadi tidak kompetitif harganya karena penyuka model classic terbatas. Lain di negera yg daya belinya tinggi, semua model tersedia. Disini, yang pengen Finopun harus rela beli “bajunya” doang dan dipasangkan ke mio ato beli BU dengan harga lebih dari 2 x mio. Selamat buat Honda yg berkiprah di KOBOI, Tetap Kaizen….!!

    OOT. Ada temen mesen Tiger New Eyes… kata Dealernya, Tiger dan Megapro masih laris tuh…. padahal disini banyak yg (-) comment…:), kenafa ya….

    Guest
  18. kita kan gak ada uang cuma bisa komen aja… πŸ˜€
    semakin kosong semakin nyaring..
    blethak..brum…ngacir…

    Guest
  19. @38
    makin nyaring makin bagus..
    biar warung rame,cakar-cakaran no problem..
    emang pejabat saja yang bisa cakar-cakaran!!

    Guest
  20. kalau suka motor2 retro cafe racer takan tahan kalau liat norton commando 961 apalagi fersi 2010 dah pke upside down sok blakang ohlins tabung rem full set brembo….dan dah pkek injeksi…hem… ngiler mode on…

    Guest
  21. knp di mari tak produksi retro karena masih banyak motor retro bkeliaran, bede di manca motor di atas 7 th biasanya udah dimodif atau ngangkrak di garasi atau sudah diancurin. jd dimari kurang ada rasa rindu ama retro sedna di manca rindu retro karena tak ada lg retro mejng

    Guest
  22. cb series is still better, with a small cc, and even with a big cc.

    @48 aseen
    bagus donk, biar kita bisa kreasi dan motor kita jadi motor unik diantara motor lain. hehehe….

    Guest
  23. IMHO, kebanyakan dari kita beli motor kan karena kebutuhan. Syarat utamanya yang penting nggak jalan kaki ke mana-mana, nomor 2 harga, nomor 3 baru designnya. Kalo design bagus, tapi harga mahal, kan mending beli mobil. Muat banyak, ada AC-nya. Begitu kira-kira…

    Guest
  24. IMHO, kebanyakan dari kita beli motor kan karena kebutuhan. Syarat utamanya yang penting nggak jalan kaki ke mana-mana, nomor 2 harga, nomor 3 baru designnya. Kalo design bagus, tapi harga mahal, kan mending beli mobil. Muat banyak, ada AC-nya. Begitu kira-kira…

    Guest
  25. Konsumen motor Indonesia kayaknya kangen juga dengan motor2 ber desain klasik..fenomena ini terlihat pada banyaknya modifikator yang membangun motor2 dengan basis motor lama
    Dan ternyata saat dijual kembali,,motor motor ini cukup banyak peminatnya.
    Termasuk saya juga lagi suka hunting motor2 modifikasi berbasis klasik(CB cs),terutama aliran JAP style.
    So minat konsumen tidak sedikit juga sepertinya…

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here