sistem CBS Honda PCX 125

Kenapasih Scorpio Z 225, Tiger generasi awal, Thunder 250 yang bertenaga Besar rem Belakangnya masih tromol? kenapa sih PCX 125 yang harganya 32 juta rupiah,  ban belakangnya juga masih tromol? Rem jenis Tromol dimata bikers umunya memiliki mindset yang lebih inferior dibanding rem cakram . . . yup memang secara teknologi . . . Rem cakram memiliki tingkat kecanggihan di atas rem Tromol karena menggunakan sistem hidrolik yang notabenenya lebih high cost . . . Tapi apa pabrikan mengorbankan keselamatan konsumen dengan memasang rem tromol di roda belakang?

Kupikir tidak bro . . . semua pabrikan tentu telah memikirkan masak-masak hal ini. Pabrikan yang baik pasti telah memperhitungkan tingkat kepakeman rem belakang walaupun menggunakan tromol. Honda PCX 125, dan hampir semua skutik, mayoritas motor bebek, Tiger awal, scorpio, thunder 250 rembelakangnya masih tromol karena pabrikan pembuatnya telah melakukan uji kelayakan bahwa power yang dihasilkan mesin dan disalurkan ke ban akan dapat ditangani oleh ini rem drum/ tomol . . . real biker pasti sudah paham hal ini !!

Apakah Rem belakang tromol identik dengan tidak pakem dan tidak safety? kupikir nggak juga . . . ini bisa di jawab dengan bercermin pada balap road-race bebek . . . matoritas rem belakangnya masih . ..  tromol. Penggunaan rem cakram di roda belakang juga pasti nggak asal-asalan, harus sesuai dengan proporsi pengereman yang safety. . ..  itulah kenapa Honda hanya menyematkan kaliper satu piston pada rem belakang Honda Tiger yang diproduksinya , begitu juga rem belakang pada shogun SP. Kalau ditanya . ..  soo . ..  apa alasan Taufik pasang rem cakram di roda belakang Si Marun V-Ixion . . . jujur saya nggak komplain dengan kualitas rem tromolnya . ..  ini lebih dikarenakan masalah beautification . . . bagian belakag simarun terlihat lebih gagah dengan adanya Rem Cakram. . . dan juga tetep safety tentunya . . . so mudah-mudahan bisa meredam kontrapresepsi. Silahkan share komentar bro semua . . . semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

616 COMMENTS

  1. kalo bagian kaki-kaki kayak ban udah di gedein ada baiknya upgrade di sektor pengereman. apalagi bawanya suka di atas rata-rata cara bawa orang biasa.

    upgrade pengereman gak ada salahnya. lebih baik mencegah daripada mengobati 😀

    Guest
  2. Sependapat kang taufik…
    rem cakram belakang untuk lebih berfungsi sbg asesoris…
    motor yg pake rem cakram depan belakang kelihatan sangat gagah.
    bisa dibandingin kok antara tiger vs scorpio, dgn cakram belakangnya tiger kelihatan jauh lebih gagah dan mewah ketimbang scorpio.
    vixy yg masih pake rem tromol akan kelihatan culun klo dibandingkan dgn vixy yg udah dipakein rem cakram belakang.
    maka gak heran, modif sederhana yg selalu dilakukan pemakai motor yamaha ya dgn pemasangan rem cakram belakang…

    Guest
  3. Gara-gara beberapa komen di artikel mengenal PCX nih. . .:D
    Bang Taufik ulas juga dong cara pengereman yang baik saat berkendara khususnya sepeda motor.

    Guest
  4. Pengalamanku kalo rem belakang terlalu pakem malah bikin ngesot, ini pengalaman saat awal menunggang satria 120r. Jadi rem belakang tromol menurut saya udah cukup. Tapi kalo roda depan sebaiknya diskbrake.

    Guest
  5. Selain untuk menambah keren motor, rem cakram juga lebih hemat perawatan…
    biasanya kampas rem cakram lebih awet ketimbang tromol…

    Guest
  6. wowowowowoowow….
    tromol memang mantap…i like tromol tromol peseeks seperti tromol yamaha……..

    Guest
  7. Kalo berkaca pada keindahan… Harusnya pcx yg termasuk premium skutik menggunakan rem cakram dong..
    wah mas taufik pro rem tromol pcx nih.. Kayaknya mau beli pcx ya mas?

    Guest
  8. Mungkin sebagai tambahan juga Mas Taufik,
    Pada kendaraan “kelas berat”, semacam bus ataupun truck,
    bahkan untuk yg level “Lux” sekalipun ky Volvo atw Mercy, yang digunakan adalah rem drum/ tromol
    IMHO, karena konstruksi tromol lebih kuat untuk menangani
    beban berat & panas ekstrem saat bekerja
    Beda dgn cakram yg rentan melengkung apabila udah overheat
    CMIIW

    Guest
  9. jangan sampe pcx nya juragan warung dikata-katain sama fby..hihihi.. Jadi nya pilih warna apa kang, kapan nangkring di garasi .. :mrgreen:

    Guest
  10. Konsep cakram blk 1 piston lebih tdk pakem dari 2 piston? Minta penjelasannya bro. Secara sekarang lbh byk motor yg mengaplikasikan cakram dpn 1 piston.

    Guest
  11. Imto, nyang namanya konsumen pasti pengen value yang lebih dari pihak produsen mas taufik, seperti halnya rem tromol ini yang pastinya punya kasta lebih rendah di banding rem cakram ( di mata konsumen tentunya……. ) buktinya….ya td sampeyan ngaku sendiri ( pada si marun ), merasa kurang safety lah, kurang beautiful lah, kurang gagah lah, kurang matching lah, dan lah ;;lah yang lain. cmiiw………….

    Guest
  12. salah satu pertimbangannya adalah harga,lebih murah teromol.jadi,kalo ada pabrikan yg sama sekali anti rem cakram belakang,berarti efisiensi produksinya cukup tinggi.dan harusnya lebih murah dari kompetitor yg memakai rem cakram belakang pada model yg selevel.kalopun ada motor mahal yg nekat make tromol,pasti itu dilakukan untuk menekan harga agar tidak lebih tinggi lagi.

    Guest
  13. kalo nambah masang rem cakram belakang (yang tadinya tromol), berapa duit yang harus dikeluarin ya???

    Guest
  14. rem cakram cakram harus rajin dirawat, karena pistonnya kalipernya cepat karatan, sedangkan tromol minim perawatan, paling melumasi di tuasnya

    Guest
  15. @ 24 (BK)
    Kembali ke jaman sekolahan bro,
    Ga masalah mau pake 1, 2, 4, 6, atau brp piston sekalipun
    Gaya kerja rem dipengaruhi oleh “luas bidang kontak/ jepit” dan “material” yg digunakan
    1 piston bisa saja LEBIH PAKEM, jika bidang jepit nya lebih luas dari 2 piston tp kecil2
    Bahkan, dgn memperbanyak piston, malah sistem kerja jadi lebih rumit,
    karena membagi tekanan hidrolik ke tiap2 piston
    Otomatis cost produksi juga lebih tinggi
    CMIIW

    Guest
  16. Nah…. ngomongin mengapa masih dipertahankannya penggunaan rem tromol pada gelaran balap bebek di tanah air, ini ( imto ya ……) berhubungan dengan karakter sirkuit yang ada di negara kita. Penjelasannya begini………* mikir sebentar mode : on ………………….Pengereman ni motor bebek pada tikungan yang yang tentunya sudah kita tau bersama kebanyakan masih menggunakan lintasan jenis pasar senggol, dengan lebar lintasan yang relatif sempit, dengan tikungan yang juga sempit…..dengan pembatas sirkuit dengan karung dan penonton …..jelas jelas tidak safety ( meski ada beberapa gelaran yang di selenggarakan pada sirkuit permanen ). nah ketika para pembalap bebek mengerem di tikungan pd sirkuit pasar senggol, kalo secara rem cakram pastinya akan ( terlalu ) pakem dan menimbulkan efek mengunci pada roda belakang. tentu ini bisa berakibat fatal pada pihak pembalap itu sendiri. nah….ketika motor pembalap kita td tetep pake rem tromol ( yang pasti sudah mengalami modifikasi ) gejala ini tidak akan ditemui lagi…. cmiiw

    Guest
  17. Maaf sedikit oot mas taufik….untuk xxl123, maaf ya, enyong dudu wong Dampyak jon …enyong asline sih wong desa Karanganyar Kec. Dukuhturi Kab. Tegal , tapi saiki numpang urip nang desa Kemantran, Kec. Kramat Kab. Tegal ….:-)

    Guest
  18. Betul_betul…eniwe bg yang ngatain kaliper rem yamaha sbg ‘gak berMERK’ sebenarnya ga perlu trjadi kalo srg ke padock motocross..dsana akan liat merk beken yg sama dipake ymh..makanya kaliper ymh doblpiston satu2nya yg mirip punya SE ..liat lagi logo yg ada di kaliper yg mirip simbol radioaktif itu..lalu liat yg ini.:
    http://www.oemgz.com/en/images/data/AKEBONO-1.jpg
    dan trima kazih..:d

    Guest
  19. Lah kok bnyx komentar yg memojokkan Juragan warung sih….
    Tamu sdh pada kelewatan sm Tuan rumah ya!

    Guest
  20. absen kang…
    Tromol belakang cukuplah u/ pemakaian sehari-hari…
    Tp klo pingin gagah-gagahan sekaligus safety jg, ya ganti cakram solusix…
    :mrgreen:

    Guest
  21. saya numpang lewat soal tromol ya…
    yang penting jgn ngunci soal pake rem, soal nambah panjang jarak rem kalo ngunci itu bukan soal penting bagi kita , itu soal buat debat , konon…’pakar tertentu’…

    rem ngunci membuat sodara dan saya gak bisa ngendaliin roda….hasilnya bisa kecelakaan…………

    salam tromol pcx yg sama safety kayak rem tromol scouzy…

    Guest
  22. @22 eqien
    yah benar sekali sodara…..semua mtr ymh yg masih pake tromol di belakang itu safety semua…hnd mengakuinya dgn bukti pcx, sodara…he hehe

    Guest
  23. Serbah salah ane
    ‘KOMENTAR’ disini!
    @Nando:
    Ane bukan FBY atau FBH Gan!
    @Anti Tromol:
    Terserah apa katamu!

    Guest
  24. Secara fungsi memang gak begitu pengaruh, tp secara style untuk motor sport kayaknya wajib hukumnya..!!
    klo lihat dijalanan hampir semua yg beli vixy dan scorpio rem tromolnya udah diganti dgn rem cakram spt kang taufik lakuin.
    bukan karena rem tromolnya gak berfungsi, tp lebih kearah style.
    gak asik aja masak motor sport kok masih tromol…
    ya kan kang taufik???

    Guest
  25. he he he . . . bukan karena saya mau beli apa2 . . . baik Xeon, pcx maupun SKywave kan roda belakangnya masih pakek tromol . . .bahkan si pinky Vario saya masih mempertahankan pake tromol
    sekedar meluruskan presepsi, bahwa baik tromol maupun cakram . . semuanya pasti sudah diperhitungkan baik-baik sama yang buat motor . .. thats All

    Administrator
  26. apa alasan Taufik pasang rem cakram di roda belakang Si Marun V-Ixion . . . jujur saya nggak komplain dengan kualitas rem tromolnya . .. ini lebih dikarenakan masalah beautification . . . bagian belakag simarun terlihat lebih gagah dengan adanya Rem Cakram. . .
    ===
    kalo ini alasannya….itu baru real dan apa adanya…

    Guest
  27. yah…kalau fungsinya sih sama saja…untuk menahan laju kendaraan…tapi kalau di lihat dari sisi desain orang awampun pasti bilang cakepan yg pake cakram….hehehe

    Guest
  28. @tiyo 2010

    ok jon mengko agustus ketemu neng bakso rudal kemantran 😀

    kopdar kecil2an xixixixixixixixixi

    Guest
  29. mas bro … kalau saya sependapat .
    gak apa2 kan
    saya pikir pemasangan cakram di ban belakang berguna bgt. diabnading gak pasang cakram . tapi semua kembali pada pabrikan .
    seperti apa pembagian kekuatan cakramnya.
    kalau yang depan nya 60% maka tenaga beolakang cuma 40%
    kos kalau ngesot bahaya , beda lagi ceritanya kalau cakram bekang sudah ABS (yang berfungsi optimal tentunya)

    tapi saya setuju sama cakram belakang walau saya gak punya motor bercakram belakang.

    Guest
  30. h aha haha…real biker paham kalo tromol sdh diperhitungkan utk safety…..
    para sales yg BC yg belum paham2 soalsafety tromol…..jadi di BC-kan….
    tapi hnd TAHU sales BC tadi keliru, makanya keluar pcx dgn tromol di belakangnya…ha hahaha
    hnd sependapat dgn ymh soal rem yg safety…ha hahaha…

    Guest
  31. data menunjukkan, di soal mbl sih…..baik yang make abs maupun tidak ….mirip2 jumlah kecelakaannya…

    soal bagaimana make rem (abs dan non-abs) itu yg penting…artinya mesti pake otak kalo mau safety..

    rem kalo ngunci, sdh gak bisa kendaliin roda…..bukan soal jarak pengereman lho (itu hanya buat pakar tertentu)…krn kalo ada sesuatu di depan yah tinggal tabrakan yg terjadi….

    Guest
  32. logika gw,
    kalo fby lagi bangga2in tromol(sebagian), karena motor Y lagi ga ada yg pake cakram belakang. kdg2 nyari kelemahan kalo ada rem cakram belakang pabrikan H.
    nah, di bangga2in dah tuh.
    gw yakin, kalo SEANDAINYA Y pake rem cakram belakang, pasti mereka ngoment nya beda lagi..

    😀

    *Maaf aje bang kalo komen gw jelek,, hahaa

    Guest
  33. Kalau disuruh utk milih, motor yg sama tapi beda rem belakang, satu tromol satu cakram, tetap pilih yg cakram kan? Itu namanya menghargai keinginan konsumen.

    Kalau aku sih alasannya biar nggak sering bongkar tromol dan ganti kampas rem. Gaya itu cuma bonus.

    Guest
  34. rem tromol untuk mengejar cost produksi paling murah, terbukti motor2 varian termurah biasa menggunakan tromol depan belakang & velg jari2 seperti pada smash titan http://www.suzuki.co.id/motors_product_titan_115.htm

    *Suzuki Smashkin didepan – om Giri

    Guest
  35. Lagipula penggunaan tromol terutama utk menekan ongkos produksi, alias lebih murah. Yg aneh, pakai yg murah kok sombongnya ngalahin yg mahal.

    Guest
  36. Untuk xxl123, ta tunggu ya jon, enyong umahe perek ka ( dekat )karo pasar Kemantran, goleti bae toko ” EFI MEBEL” , nang lor pasar Kemantran, pasti ketemu, OK…………………..:-)

    Guest
  37. Menurut pengalaman sy berurusan dg tromol dan cakram, cakram setidaknya memiliki 3 keunggulan (terlepas dari masalah tampilan) yaitu: 1. Lebih mudah utk mengetahui keausan kampas rem. Ketebalan kampas rem dpt dilihat langsung; 2. Lebih mudah memasang kampas rem. pada rem cakram,penggantian kampas rem tdk perlu mencopot roda. Cukup copot kaliper. Prosesnya sangat cepat. Tdk sampai 2 menit, rem siap digunakan; 3. Harga kampas rem cakram lebih murah daripada kampas tromol. Sy masih ingat, kampas rem dpn tiger 2000 waktu itu harganya 16 rb, sedangkan kampas dpn astrea grand dah 20 rb. Dua2nya beli di ahass..secara teknis, rem blkg jg nggak begitu besar bebannya, liat aja motogp, cakram belakangnya imut-imut dibandingkan dg cakram depan yg dobel disk

    Guest
  38. Ini cerita lama tentang fungsi dan prestise/tampilan, berdasarkan fungsi utamanya pengereman roda belakang hanya secukupnya saja (kekuatan dan keperluan) karena untuk menurunkan kecepatan cukup dengan pengereman mesin (engine brake). Jenis rem disesuaikan dengan kapasitas,tenaga dan kecepatan yang mungkin dicapai.

    Guest
  39. yang ga ngehhh sampe sekarang adalah HSx 125 yg pake cakram belakang…mohon pencerahann :))

    Guest
  40. “jujur saya nggak komplain dengan kualitas rem tromolnya . .. ini lebih dikarenakan masalah beautification”
    =====================
    itu bener banget untuk roda belakang apalagi motor under 250cc ,secara kasat mata ruas permukaan kampas tromol lebih gedhe dari kampas cakram kebanyakan… 😀 efisiensinya dapet yg pke cakram sehhhh….

    Guest
  41. ^HSx 125 pake cakram belakang ya biar lebih stylish aja……..kala masalah pakem ga nya ….yo mbuuuh…….

    Guest
  42. Kang taufik
    ……ini lebih dikarenakan masalah beautification . . . bagian belakag simarun terlihat lebih gagah dengan adanya Rem Cakram. . . dan juga tetep safety tentunya . . .
    ========================================
    Setuju banget.
    Itulah makanya, PCX kuarang perlu pakai rem cakram, karena aspek penampilannya kuang maksimal.Tidak eye catching gitu.
    Sekarang kalau Scorpio gimana? Motor batangan, 225cc, cruiser, sport touring, tenaga besar. Pokoknya bernuansa macho semua. Lho, giliran rem belakangnya kok tromol, jadi banci dong. Apa mungkin pertimbangnnya karena Scorpio ambles, sehingga kalau dipasang disk belakang akan kurang maksimal unsur eye catch nya. Tanya saja pada YMKI.

    Guest
  43. @all
    polling kecil2an kalau di suruh milih satu type motor yang satu pake tromol dan yang satu pake cakram pilih mana bro?????????

    Guest
  44. @ 42. Nando..
    jangan pakai “Si” ah sepertinya di baca kurang sreg, gak sopan…
    maaf yah… cuma pingin terlihat adem aja warung ijo is the best…

    Guest
  45. Untuk dingin nya kita simpulkan komen bro2 yg benar2 menjurus ke artikel..
    Contoh komen bro wyzex saya sangat setuju..dngn 3 kemudahan yg di simpulkan..
    Tapi kalo saya menilai mtr 150cc hingga 225cc hkususnya mtr sport minimal ya pake cakram.. Karena rata mtr sport yg make rata2 berbobot bongsor.kalopun ada yg beradan sedang hanya mengikuti trand saja..jadi membutuh kan daya cengkram yg mumpuni..
    Kalo yg 125cc ke bawah dengan mengesampingkan penampilan menurut saya agak mubajir..ga terkecuali fu..

    Guest
  46. jadi inget ke taun 1969 dulu…waktu pertama kalinya cikal bakal superbike, Honda CB750 lahir ke dunia…CB750 adalah motor pertama yg menggunakan rem cakram…tapi pengeremannya masih lebih baik rem tromol…
    terus siapa bilang cost untuk rem tromol lebih murah??pabrikan Royal Einfield yg bikin motor klassik, pas ditanya knapa motornya gak pake tromol aja biar aura klassiknya makin kentara..trus dijawab..cost untuk bikin rem tromol lebih mahal daripada rem cakram..
    so, hidup rem tromol!! 😀

    Guest
  47. Yg jelas sih untuk motor sport pemasangan rem cakram belakang wajib hukumnya…
    jd kelihatan culun aja klo lihat motor sport masih pake rem tromol…
    jd inget motor jadul… 🙂

    Guest
  48. Bro-bro semua, pasti mengakui, langsung atau sembunyi-sembunyi, bahwa cakram lebih gagah, dan secara penampilan lebih menarik. Masalah pakem (perlu penjelasan apa artinya) bisa sama antara tomol dan cakram. Tapi kalau safeti saya yakin cakram punya kelebihan. Indikatornya mudah, motor balap tidak ada yang pakai tromol.
    Untuk motor harian, saya setuju dengan 80 scnk. Tapi untuk yang 125, anggap cakrap sebagai tambahan penampilan, lebih safeti, lebih durable, dan tentunya JELAS lebih BERKELAS.Monggo mau pilih yang mana.
    Klau dari sisi ATPM, tomol jelas bisa menekan biaya produksi, Sehingga produk bisa lebih murah walau akan jadi tampak murahan.

    Guest
  49. mnrtku sih d ajang Road Race msh pake tromol karena tujuan mereka untuk mengurangi sedikit kecepatan sehingga ketika masuk tikungan kecepatan mereka gak berkurang drastis dan power mesin masih ada,kalo pake cakram bisa2 kehilangan power,wong motornya aja masih bebek.Kecuali sekelas Superbike ato MotoGP yg butuh rem cakram untuk mengurangi kecepatan secara drastis.

    Guest
  50. oke.. rem cakram lebih pakem dari tromol.. contoh bebeknya yamaha, cakram depan lebih pakem dibanding tromol belakang.. :mrgreen:

    bebeknya honda juga, cakram depan lebih pakem dari tromol belakang.. :mrgreen:

    bebek honda sama yamaha, cakram depan yamaha lebih pakem dari honda.. tromol belakang yamaha lebih pakem dari cakram belakang honda.. :mrgreen:

    kalo motor2 yamaha depan-belakang pake cakram yang terkenal pakemnya diatas kompetitor, ya ngepott donk.. makanya cukup tromol saza, pake tromol pun masih lebih pakem.. gitu lho.. :mrgreen:

    Guest
  51. ya udah lah…kita gak perlu ngritik Y ato H..terserah mereka mau kasih Tromol ato Cakram…kita harus terima apa adanya…ibarat konsumen tuh Budak dan Y & H tuh pemberi makan…kalo Y kasih mkanan A n H ksh mkanan B…ya kita gak usah ngeluh ato ngritik..toh mereka gak butuh kita…tp kita yg butuh mereka……..

    Guest
  52. nice artikel mang taufiq…..

    semua pabrikan apapun…kalo barangnya udah di produksi masal, pasti udah melewati berbagai tahap pengetesan…jadi waktu udah di tangan konsumen udah bener2 bagus…

    kalo yg komen2 negative sih, biasaya sirik…
    sirik liat penjualan tetangganya lebih subur….hwekeke

    Guest
  53. artikel ini gara2 komentar guspur ya yang ngebahas kalo up grade sendiri itu biayanya besar dst. mantap lah lanjutken btw numpang iklan yah kang http://lordubay.wordpress.com/2010/07/05/beli-helm-di-prj/

    Guest
  54. Belom pernah ngerasain motor bercakram belakang… Ane kira motor2 harian tromol udah sangat memadai…

    Guest
  55. ujutes sama mas Opik..wong Jepun (pabrikan Y,K,H,S) dll…sudah merencanakan matang2 produk, nggak asal..pake riset bro..
    jadi gak asal jeplak..ah si H jadul pake teromol, si Y kuno belom pake cakram dst…
    kalo yang komen mencela kayak gitu, ganti aja ndiri pake cakram..beres toh??

    Guest
  56. Jaos
    Tromol PCX sama dengan Scorpio
    Yang beda, kalau PCX tidak bisa nungging, sehingga tak terlalu kelihatan
    Kalau scorpio, SEMAKIN NUNGGING, SEMAKIN JAUH ……..KELIHATAN TROMOLNYA.

    Guest
  57. siapa blog terbaik di indomotoblog ? temukan jawabannya di sini :
    http://motorek.wordpress.com/2010/07/04/siapa-blog-terbaik-di-indomotoblog/

    Guest
  58. Halahh….intinya cakram lebih pakem lebih keren lebih mudah perawatanya dari tromol titik tanpa koma
    ..
    ga ada yg bisa bantah ga terkecuaili yg punya warung..sekali lagi titik..
    Gituuaajaakokpeeyoot

    hehehehe..berlagakngotot.com

    Guest
  59. Mau Tromol, mau Cakram…
    sak karepmu sing penting isuk2 nggrogoti celengan eh cakram…
    wkwkwkwkkkkk…

    Guest
  60. Kalau menurut Gus Pur, yang kemarin-kemarin, nanti akan ada ATPM yang hanya jualan mesin dan kerangka doang. Kelengkapan lain silakan beli di toko asesoris. Hahahaha
    Nah sekarang ini secara tidak langsung, sudah ada yang jualan motor sport tanpa rem belakang, silakan rem belakang beli sendiri, bebas mau pilih merk. Jadinya, Ya kayak kang taufik itu. Beli motor kok gak ada rem belakangnya. Pasang sendiri ….. Hihihihihihi
    Salam tromol scouzy: SEMAKIN NUNGGING SEMAKIN JELAS KELIHATAN, TROMOLNYA.

    Guest
  61. ➡ hadir!

    yang jelas, pabrikan sudah melakukan serangkaian uji coba sebelum produknya mass pro…

    Guest
  62. @ 101. nhd – Juli 5, 2010..
    wkwkwkwkkkkk…
    ada gak yang jualan motor tapi jualan SPG_nya ajah…
    kaboooooorrrrrr…….

    Guest
  63. Rem tromol penyakitnya ‘tromol ngantong”, obatnya harus ganti tromol untuk tipe jari-jari “spoke wheel”, sedangkan pada castwheel sama saja disuruh ganti pelek. ongkos perawatan jadi besar.
    rem cakram penyakitnya lebih banyak, piringan oleng, keep rem ngelos, rem masuk angin. kog penyakitnya lebih banyak rem cakram seh, berarti resiko keluar uang buat perawatan rem cakram lebih besar duong????? kepriwe kiye?

    Guest
  64. jujur aza, memang kalau ada pilihan dari produk tsb double cakram paztinya bro2x lebih zuka dan pazti pilih (tanpa mengesampingkan budget ya).

    dan jujur saza bahwa memang double cakram lebih pakem dan lebih gagah / stylist dari tromol. mazalah teknik pengereman kembali berpulang kpd bikers

    kalau pakai tromol bro2x zemua pazti tau bahwa kadang kalau ngerem pazti teraza kopong aliaz kozong. zemua khan berpulang zama biaya yg pada akhirnya akan menaikkan harga jual. coba bayangkan berapa lagi cost yg tambah.

    Guest
  65. salam tromol PCX,
    semakin canggih perangkat komputernya dan semakin njelimet piranti penarik tuasnya… canggihe rek… !
    tapi tromolnya lupa diganti… he he he

    Guest
  66. tromol belakang..less cost…less maintenance …. emang mau lari berape seh…? :)… kacuali kalo duit udah bukan urusan lagi ….

    Guest
  67. @mas Taufik
    Udah dibikinin artikel dan dibahas jg gak ngaruh kan???… lha wong itu sudah jadi “menu wajib” para penghobi bakar2an… 🙂

    Calm down aaahhh…

    Sniff… sniff…

    Guest
  68. bener kang taufik…..
    contohnya : tromol rem belakang vegaR 102cc lama lebih kecil ukurannya dibanding dengan NewVegaR 110cc. tentunya hal ini telah diperhitungkan oleh pabrikan….

    Guest
  69. gw sebel banget ngeliat belanda vs brazil….belanda kaya banci..kesenggol dikit pada jatoh..eh trus menang lagi….capedeh..duch acting nya gak banget…jadi brazil maen hati2…hik..hik….gw kalah taruhan..jd babu 2 hari deh…..kalo german vs argentina…gw dua2nya suka….mana stoner gak mau nyalip pedrosa lagi…erggh….lengkap sudah….bad week end deh….

    Guest
  70. @ guspur
    keun we gus, SCNK mah budak ngora,
    teuing ngora keur jaman jepang mereunan….
    ngan ngaku2 ngora, hayang neyangan nu ngora paling oge….

    Guest
  71. 106 1001nickname
    ada gak yang jualan motor tapi jualan SPG_nya ajah…
    kaboooooorrrrrr…….
    =======================================
    Ada tuh, yang di PRJ, banyak yang gak nglirik motornya, tapi nglirik SPG nya. Klau itu yang kurang ajar ya yang nglirik. hehehehe

    Guest
  72. tromol itu safety…tromol scouzy saya sangat pakem, jadi perlu hati2 kalo sampe ngunci, gak tahu kalo tromol pcx sepakem apa…tapi kayaknya pakem soalnya dibantu langsung sama cakram depannya…

    soal dana bila rusak, tromol lebih murah….

    soal rem terkunci kalo panik, tinggal pilih mau jatuh bagaimana..soal jarak pengereman terkunci…gak usah pusing soalnya itu pekerjaan shrewd pakar tertentu…

    Guest
  73. Sepakat ma juragan Topik

    sebelum dilempar ke pasaran saya rasa pabrikan udah uji coba dan bermacam2 test dilakukan terhadap motor tersebut. so kondisi standar saya rasa OK OK saja…
    (tapi gak tau kalo merek Min**** dan mocin2 lainnya ya … pake diuji coba dulu gak produknya… 😀 )…

    Guest
  74. dah rame ya . . . . pagi-pagi karo ngopi mbahas cakram belakang . . . .

    kalau aku simple aja kayak mas Taufik, mustahil pabrikan membenamkan fitur safety tanpa uji coba . . . . .
    hendaknya kita jangan mengorbankan keselamatan kita hanya untuk tampilan aja. . . .
    inget keluarga kita nunggu dirumah. . . .

    keep brotherhood,

    salam,

    Guest
  75. hsx saya, masih pake tromol di belakangnya….gak pakem…
    cakram depan masih kurang….
    jadi saya berikan ‘salut’ saya sama pemakai hsx yg ngebut2 dijalan walau rem kurang pakem…..terrible-la..

    kapanpun rider hnd ngebut di jalan, smbl selap selip….saya harus (terpaksa) ‘kagum’…..tidak bisa tidak….soalnya remnya itu lho….

    Guest
  76. serius ah..
    masih soal rem, tapi yg CBS…
    menurut pendapat saia, CBS ini akan menimbulkan masalah di belakang hari,, kalo bilang motor baru bisa ngerem dg porsi 60% depan dan 40% belakang itu wajar dan bagus…
    tapi, jika motor dipake harian selama bbrp lama, keausan kampas rem depan dan belakang tidak akan sama, dan porsi pengereman tidak akan bisa standar lg, makanya (IMHO) jika misalnya kampas rem depan sdh hampir habis tp kampas belakang msh bagus, tekanan CBS ke kedua roda tdk bekerja maksimal lagi, gak bisa 60-40 lagi deh,, malah bisa bahaya tuh, belum lagi ketemu jalan licin atau berpasir…

    komponen yg mempengaruhi jg bukan cuma kampas aja, ada setelan juga di mechanic CBS nya, bisa di setel levelnya.
    nagh, bagi pemilik motor yg rajin service di beres, pastinya akan ada tuning ulang,, ini yg saia msh abu2, bagaimana para mechanic di ahass mengukur porsi pengereman 60-40 ini, apa pake feeling?
    atau ada alat khusus.
    kalau ada alat khusus itu kira2 kerjanya gimana ya ?

    ini serius, bukan bcanda buat bakar2 gitu deh… (lg insaf.. )

    Guest
  77. kalo soal ginian baca literatur bro
    “kinerja rem tromol terhadap kinerja rem cakram kendaraan roda dua pada pengujian stasioner oleh Ian Hardianto Siahaan, Hoo Yung Sen, dosen jurusan teknik mesin universitas kristen petra surabaya (2008)”
    …cari di google dengan key word rem tromol… ada di urutan pertama…buka dgn preview cepat

    ternyata kesimpulannya:
    ” rem cakram lebih pakem daripada rem tromol pada kecepatan tinggi”..
    dalam laporannya terlihat perbedaan jelas kepakeman rem cakram ketika mau 100 kpj

    jadi yang seneng ngebut pake cakram..
    yang gak suka ngebut, cukup pake tromol…

    Guest
  78. Setujuuuuuuu……
    Semua sudah diperhitungkan, termasuk cakram belakang tidak dibuat sama tingkat penguncianya dengan cakram depan. Biar gak mudah ngesot, atau bahkan jungkir. Gitu, loh. Cakrap tetap jelas lebih berkelas.

    Guest
  79. @ SCNK…
    saya FBY tapi motor dirumah semua Honda, hanya satu yang Yamaha itu juga bukan YMKI.
    lha gimana nih….

    Guest
  80. 131 Jaos
    hsx saya, masih pake tromol di belakangnya….
    ============================
    Bro-bro semua……Itilah contoh bahasa klonengannya SBY

    Guest
  81. @scnk
    sama lebarnya tuh bro, kurang tau nih kenapa dibikin gini..
    bukan cuma rk-cool, dulu di raider 125 malah kelihatan sekilas malah lebih lebar piringan belakang..
    kayaknya di satria RU double disk juga seperti itu deh, piringan belakang sama lebar ama piringan depan..

    Guest
  82. @ 133. nhd – Juli 5, 2010..
    cakram_mu udah kelas berapa sekarang??
    http://www.nyambungnyambungin.com

    Guest
  83. saya kutip lagi nih dari literatur itu lagi

    “berdasarkan kajian pustaka di atas dapat dijelaskan kelemahan dan keunggulan dari rem cakram terhadap rem tromol. namun kriteria dinamikanya yang dibahas pada penelitian ini belum ditampilkan —maksudnya baru tinjauan bahan dan konstruksi. hasil dinamikanya pada posting terdahulu—

    kajian pustaka — rem cakram terhadap rem tromol
    tempetature — lebih mudah panas
    keausan material — lebih mudah aus
    proses pendinginan — lebih mudah proses pendinginnya
    maintenance –lebih mudah perawatannya
    up date teknologi — lebih banyak dikembangkan, inovasi”

    …silaken direnungkan…..

    Guest
  84. @Asley 116
    Yes.. Brasil Tersingkir !! Belanda mantap strateginya… Roben sengaja giring bola terus gak diumpan-umpan… biar ditekel !!
    hasilnya… ada yang kena kartu kuning, kartu merah dan kartu gaskin
    :mrgreen:

    Guest
  85. Apakah setelah treat ini ada yg masih meng-agung2 kan rem cakram dan men-njadul2 kan rem tromol…..
    dari tahun dal….masih susah belajar ya….

    Guest
  86. 141 roemang
    Mari merenung….
    Kesimpualannya, kita harus selalu bergerak maju dalam tenologi, jangan sampai teknologi bergerak mundur. Lihat motor-motor perang dunia II sampai 60an, motor-motor gede seperti Norton, BSA, Matchles, dsb semua menggunakan drum/tomol. Tentu saja gede-gede gitu. Silakan kalau ada yang masih ngeyel mempertahankan, yang jalas dari banyak aspek, cakram tetap lebih unggul. Minimal ada upaya berubah dari keterkungkungan sistem lama.

    Guest
  87. Moto GP aja rem depannya 2 biji, kiri-kanan berdiameter besar, triple kapiler piston per cakram, kok rem belakangnya walau cakram diameternya cuma segede mio?

    Lha kalau di bebek 125cc cakram depan diameternya cuma setengah cakram depan moto gp dan cuma 1 buah di sisi kanan saja, rem belakangnya pantesnya cakram yang diameternya segede cakram depan atau pake tromol cukup?

    Guest
  88. bagaimanapun juga cakram lebih bagus, baik segi manfaat dan gaya.. terlebih dimotor gede… mau 225, monoshock, injeksi, deltabox.. tapi pas liat rem belakangnya jadi miris… wkwkwk

    Guest
  89. @GUSPUR
    Yoi . . . artikel ini sebenarnya adalah upaya/ikhtiar saya untuk meredam saling ejek antara sesama biker soal tromal-tromol ini. Yo wes yang penting aku udah memberitahukan yang sesungguhnya . . .

    Administrator
  90. Kalo ngomongin tromol dan cakram jd inget Harley Davidson,
    ngga tau HD type apa tp seingat gua ada yg msh pake tromol diroda belakangnya dan yg depan aja pake single cakram.
    Pdhl moge cc seceng loh…..
    Mungkin krn bentuknya kali ya, beda sm moge Sport umumnya yg pake double cakram diroda dpn dan single cakram diblkng.

    Guest
  91. Hmm….. Masih hangat aja nih urusan ciiittt… 🙂
    IMHO, pembagian porsi pengereman bisa “disetting” dr berbagai cara,
    ex: luas penampang gesek, daya tekan hidrolik, diameter cakram, dsb
    Intinya, penerapan cbs ga mesti bakal “bermasalah” di kemudian hari. Porsinya tetap aja sperti yg sudah ditentukan.
    Nah, urusan yg mana yg duluan habis/ aus, itu kembali lg ke kebiasaan pemakainya. Makanya peranan rider juga tetap penting.
    Analoginya, ban depan-blkg juga SELALU tidak aus secara bersamaan kan? Tp, selama ban tsb masih “layak pakai” dan dalam toleransi, daya cengkeramnya pasti ga jauh beda
    Perlu digarisbawahi pula, settingan respon rem depan-belakang (yang terletak di tangan & kaki) juga beda koq
    Keep brotherhood 🙂

    Guest
  92. Penggunaan rem cakram di roda belakang juga pasti nggak asal-asalan, harus sesuai dengan proporsi pengereman yang safety. . .. itulah kenapa Honda hanya menyematkan kaliper satu piston pada rem belakang Honda Tiger yang diproduksinya ,
    ===
    nah … mesti gak boleh ‘lebih pakem’ dari rem cakram depannya…

    Guest
  93. Semua ini masalah mindset.Dan, sesuatu yang sulit untuk mengubah mindset. Para ilmuwan jaman dulu banyak yng harus ke penjara, atau bahkan ke tiang gantungan demi ide barunya.
    Filosofi awalnya, teknologi diciptakan untuk memberi nilai tambah. Tetntunya tetap mendasarkan fungsi awal.
    Saat awal muncul teknologi CDI, bagaimana resitensi masyarakat terhadap CDI, tentunya dengan berbagai argumennya. Baik yang ngawur maupun yang nalar. Bagaimana sulitnya AHM mengedukasi sistem injeksi kpd konsumen, nah sekarang, diam-diam ada yang ikut menggunakan. Tapi karena dua kubu sudah memakai, yang adem-adem saja.
    Intinya, mengubah mindset/pembaruan itu sesuatu yang sulit, karena:
    -Siafat dasar orang yang cenderung defensip terhadap yang baru.
    -Ego/harga diri yang terlalu tinggi, sehingga suli menerima sesuatu dari orang lain.
    Untuk Kang taufik, Apapun yang Anda tulis tetap mengandung edukasi bagi banyak orang. Tetunya yang mau berubah untuk maju.
    Maju terus……..

    Guest
  94. @143 Onthel :

    hanya meluruskan saja,…
    yang saya tahu setiap penggantian kampas belakang untuk cbs tidak perlu dilakukan tuning cbs nya,..

    karena setelan rem belakang tetap ada dibelakang,..
    jadi bisa dilakukan penyetelan dengan mudah.

    nah kalo ganti kampas depan juga sama ngga perlu penyetelan cbs,..

    penyetelan cbs hanya perlu dilakukan saat pergantian minyal rem.
    itu yang saya tau yahh cmiiw

    Guest
  95. topiknya bagus sih,…
    cuma kenapa jadi bakar2an yahhh

    analogi pakem kan tergantung pribadi masing2
    seperti yang sudah saya post di trit sebelah

    terlalu pakem sama tidak safety nya dengan yang tidak pakem,..

    proporsi pengereman kan memang seharusnya 70-30
    jadi tidak menyebabkan sliding…
    kalo pernah ikutan safety riding pasti ngerti lahhh

    Guest
  96. Kalau seandainya, si Jaos, eqien, dan thle, serta konconya adalah penguasa jaman dulu, saya yakin orang yang pakai motor dengan remcakram belakang akan digantung semua. Pertimbangan rasional sama sekali tidak dipakai di alam seperti itu. Nah karena ini jaman modern, dan yang jelas mereka bukan penguasa, maka yang bisa dilakukan ya hanya kalimat-kalimat tanpa nalar seperti itu. Memang apa yang yang mau dinalar. Dinalar dengan logika plygrup saja, ya tromol tetap inferior dibanding cakram. Salam TROMOLscouzy, SEMAKIN NUNGGING SEMAKIN JAUH KELIHATAN…TROMOLNYA.

    Guest
  97. @172 nhd
    please, kalo ngelantur jgn terlalu kentara gitu dong….he he he
    belajar dlu sama pur…

    salam ciluk baaaa…..tromol cuy…

    Guest
  98. safety riding….kalo yg ngadakan bukan dari atpm, saya percaya itu bisa jadi ‘murni’ bagusnya…
    tapi kalo yg ngadakan atpm, yah itunamanya sedang melakukan penjualan-la….sdg ber-iklan….

    kalo fbh yg ngomong soal safety rem, sama juga, sedang ber-iklan…
    kalo fby yg ngomong soal safety rem, itu berarti sedang menjelaskan sesuatu yg mudah tapi sukar dipahami fbh….he he he

    Guest
  99. ^
    betul.. CBS sutekno free maintenance.. :mrgreen:

    *info aza.. kalo dari pengakuan yang punya, (trit vario cbs) rata2 banyak yang ngeluh CBS nya kurang pakem, baru bener2 gigit kalo handle rem kanan juga ditarik.. nah lho.. :mrgreen:

    Guest
  100. @ 172. nhd – Juli 5, 2010//
    semakin nungging semakin mantap nembaknya…

    ++++
    kenalpot mode: on…

    Guest
  101. kalo pakar rem disuruh bos atpm sebuah merk utk menjelaskan soal jarak pengereman, maka dia sedang ber-iklan penjualan fitur rem….bisa jadi ada tricky statement…

    tapi kalo organisasi/org yg independent yg jelaskan, bisa lebih ‘safety’ penjelasannya, tapi itupun mesti dikritisi, biar pun yg menjelaskan itu seorang pakar…

    pake otak membuat kita safety…

    Guest
  102. @jaos: saya rasa atpm ataupun bukan,.. jika materi yang diberikan baik saya rasa boleh di cerna tuch

    “panjahat yang mengatakan hal yang baik adalah baik lho”

    jadi ngga tergantung dari mana asalnya, judulnya bagus adalah bagus bro,…

    coba tanya aja bro opik yang mempunyai semua motor,..
    apakah beliau akan menolak kalau di undang oleh atpm tertentu.

    cobalah bro untuk buka pandangan lebih ke depan,
    jangan sempit gitu,..
    toh bukan atpm yang ngasih kita makan,,
    tapi karena kemampuan kita sendiri.
    jadi buat apa belain atpm.

    always look at the bright side laghhh

    Guest
  103. ah tunggu sbntr, baru off..
    @newbie
    bukan soal siapa diundang siapa….ya.
    tapi kita harus selalu ingat yg namanya atpm bisa jadi ada tricky statement soal safety….
    itu hal baik kalo kita selalu menguji hal yg baik…berbahaya kalo cuma iya aja pada org/organisasi krn ada label2 pakar/gelar2/merk2 tertentu…

    “panjahat yang mengatakan hal yang baik adalah baik lho”
    ===
    baik gak sama dengan benar….
    apalagi sumber kotor gak mungkin keluarkan yg bersih…mesti tercemar juga…

    off ya…

    Guest
  104. hehe…gw pny lho sertifikat safety riding dr polda metro jaya..ehm..^_^
    dan waktu itu jg dijelasin tuh tentang porsi 70:30 beserta contoh praktiknya, agar peserta bisa ngeliat langsung bedanya kalo make rem depan saja, rem belakang saja, ama rem depan plus rem belakang berbarengan dengan porsi tertentu….klo yg blm ikutan safety riding buruan cari info deh ke polda terdekat…ga ada ruginya kok drpd cm adu argumen tp blm prnh ikut safety riding.

    oiya waktu itu mtr yg dipake pak polisinya sih m**a pro yg depan cakram blakang tromol….ama thu**r 125 yg depan cakram blakang tromol..^_^

    Guest
  105. @ Bang Taufik, udah nyerah yah ngeliat kelakuan pengunjung warung?

    Wakakaka, rem belakang tromol apa disc, kembali lagi ke pembeli. Yang pasti keduanya sama pabrikan udah di perhitungin, dan dua-dua nya udah di siapin sama pabrik buat bisa ngerem tuh motor dalam kondisi yang di keluarin sama pabrik. So jangan salahin pabrikan pake rem tromol, kalo motor di modif abis terus kagak bisa ngerem gara-gara masih pake rem std.

    Masalah rem tromol lebih mahal dari disc, fakta di lapangan menunjukan bahwa versi motor dengan disc brake belakang lebih mahal dari yang pake tromol, kenapa? Kalo tromol mah gampang, tinggal pasang aja rem, hubungin sama tuas, dah ngerem deh. Kalo disc, yah musti ada kapiler rem, selang minyak rem, piston di bagian tuas rem, ribet (maka-nya lebih mahal). Yah pokoknya kalo ada yang bilang rem tromol lebih mahal, silahkan buktikan motor dengan rem tromol lebih mahal di bandingin sama rem disc (depan belakang).

    Guest
  106. lebih GAGAH lagi kalau Pas ngerem KAGA JATUH itu yg penting…mau pake sendal jepit cakram dll …

    Guest
  107. Kenapa di Indonesia tidak diterapkan peraturan dimana motor harus harus menggunakan rem ABS. padahal fitur ini sangat bermanfaat di indonesia yg mana cuacanya sering hujan. dan ane sering liat org yg jatuh naik motor karena bannya ngunci. masalah harga naik, ya bukan masalah yg penting safety

    Guest
  108. @all

    yang pasti,,, rem cakram ataupun rem tromal nggak ada yang pakem,, kalo udah kelilit kampes bekas rendeman oli,,,

    :mrgreen:

    Guest
  109. @mas taufik
    Maap Mas, bener kata mbah gus pur…
    Harusnya mas opik kagak ngelepas ni artikel, jadi terlihat seperti excuse untuk pabrikan tertentu. Apalagi mas opik nyebut motor mas yg berinisial …… huhuhu. Biarin aje mas yg kyk gini, berantem gini uda “penyakit turunan”. Seep mas ? maap kalo sotoy… 😀

    Saya bukan siapa2, cuman berharap jadi fanboy ducati… klo mo salah2an rem, mending ke kantor polisi, tanyain yg kecelakaan berapa banyak… trus jangan lupa, tanyain juga motornya merek apa… teteeeeppppppppppppp 😛

    Guest
  110. …. aduh… aya nu kokolot begog aya anu bubudakeun … kuring mah cigana duanana …..

    Kalo buat NGEREM MULUT, pakem mana yach, cakram apa tromol … xixixiixi ….

    Guest
  111. @jaos; sumber yang kotor tetap bisa mengeluarkan yang bersih lho

    kan ga ada yang sepenuhnya benar dan ga ada yang sepenuhnya salah.

    setiap kejadian pasti di dukung motif / niat yang baik. tergantung dari sisi mana lihatnya bro,..

    pencuri mencuri,.. kelihatannya tidak baik, tapi kalau buat anak istri yang kelaparan bgmana.?

    niatnya baik tapi mungkin caranya saja yang salah bro.

    koq jadi oot gini yahhh hehe

    Guest
  112. motor gua remnya pake sendal jepit dinjek ke ban …tp sampai sekarang aman-aman aja tuch…..

    Guest
  113. Cakram sama tromol ya jelas lebih pakem + safety cakram lah (apalagi kalau cuaca hujan). Gini aja didebatin. *toh kalo gak suka rem blk tromol ya jgn beli yang rem blk tromol.

    Toh skr motor2 dgn rem cakram blk juga murah, ya HSX, Suzy Shogun. Trus kalo ga puas ya ganti aja sendiri rem tromolnya sama cakram, variasi berjibun. Mending diskusiin yang lain, kenyamanan, getaran mesin, dll.

    Calon pengganti yang rem blknya cakram berarti cuma Kymco Benson Like 150cc. *Majesty masih tromol

    Udah liat like pas kopdar kemarin, mas?, asli mantap abis, kualitas eropa, Euro 3(*baru liat potonya sih). Nggak nyesel deh, sayang spare part belum sebanyak H & Y.

    Kata rekan2 memang tenaga bawahnya oke banget. Remnya pake merk Kymco yang terkenal pakem itu.

    Alex

    Guest
  114. harusnya kedepan ada regulasi yg mengatur setiap motor yg beredar diindonesia udah dilengkapi berbagai fitur keamanan dan keselamatan….
    masalahnya klo cuma 1 pabrikan aja yg care sementara yg lain tidak akan membuat harga produk itu kurang kompetitif.
    memambah fitur berarti menambah cost produksi……
    ini akan memambah harga jual….
    sedangkan konsumen kita itu harus diakui masih belum cerdas.
    milih motor yg penting murah padahal sangat berbahaya………
    gimana coba????

    Guest
  115. ga ada yg upgrade dr rem cakram jd rem tromol, itu bukti rem cakram lebih baik dr pd tromol itu byk kita temui pd pengguna motor yamaha

    Guest
  116. mau tromol mau cakram yang penting klakson_nya…
    maksudnya bunyinya gak dit.. dit… dit…
    tapi nassssssssssssssssssssssssssssssss………………..

    Guest
  117. Kalau PCX pakai cakram belakang? alangkah jeleknya, dan mengganggu pemandangan, Untung pakai tromol jadi laris manis…, aya aya wae Tromol di hubungan dengan PCX. :-

    Guest
  118. setuju semua sudah dihitung… secara kepakeman pengereman pada roda depan motor harus lebih dibanding roda belakang… dan sudah ngeliat sendiri begitu melakukan pengereman roda depan&belakang secara bersamaan dan jika roda belakang terkunci yg ada ban belakang sliding & montor mbanting ke samping.. kurang lebih begitu…

    Guest
  119. @mas Taufik
    Sabar Mas… Sabar… :mrgreen: Mari kita saling mengingatkan untu tetap bersabar-laaaaa….. lalalalalalalaaaa… hahahahahaaa… 😉

    Sniff… sniff…

    Guest
  120. knp bnyk komplain y, pdhl mobil2 bagus aja yg pake rem tromol belakang masih banyak, cuma karena ketutup velg jd klo di mobil g begitu keliatan, nah biker2 jgn malu jg dgn rem ini donk, yg penting safety first…….

    Guest
  121. tromol, tromol,
    tromol trondol,
    trondol, geol,
    gual geol, asoy geboy
    hidup trokram…
    tromol merek cakram….

    Guest
  122. buat yg tertarik soal safety braking:
    http://www.webbikeworld.com/Motorcycle-Safety/braking-tips.htm

    salah satu poin-nya:
    The front brake is the most effective, giving between 60 & 80% of the bike’s stopping power in hard stops, depending upon surface conditions. This is because most of the weight of the bike and rider transfers forward onto the front wheel when the brakes are applied.

    jadi rem belakang mah tidak harus lebih pakem dari rem depan… kecuali jalan-nya mundur.. he he…

    Guest
  123. Jujur bagi sy pribadi pemakaian cakram belakang sebatas hanya mempercantik tampilan. Kl urusan pakem sebelas duabelas lah. Wong motor2 yg beredar disini tenaganya rata2 dibawah 20dk. Ngga perlu ciet amat. Tp kl matic bagi sy pribadi mending pake tromol soalnya kl pake cakram kelihatan aneh. Toh merujuk gaya ngerem yg bener itu mesti 70%depan 30% belakang.

    Guest
  124. ajegilee..!! honda lagi.. honda lagi.. :mrgreen:

    http://us.oto.detik.com/read/2010/07/05/120115/1392993/648/juni-honda-cetak-rekor-jualan-tahun-ini?o991102638

    selamat.!! 😉

    Guest
  125. Apakah ini pertanda Y akan mengeluarkan motor dengan fitur unggulan Full Tromol?? Karena terbukti rem tromol tetap pakem
    Hidup tromol Depan Belakang, Hidup Full tromol . ..!

    Guest
  126. @ 226. yponk – Juli 5, 2010…
    setujuh aja deh..
    lha gw pakein cakrtam juga biar cantik,
    tar cewek gw gw pakein cakram ah biar tambah cantik…

    Guest
  127. 222. mercon melandri – Juli 5, 2010
    kata2 tromol = 176
    kata2 cakram = 148
    wah,,, masih banyakan tromol,,
    ========
    kampez-nya belum kehitung mas ….. xixixiixixi

    Guest
  128. Aku ada astrea grand’97 AB553xKY, km 70rb-an BELUM PERNAH ganti kampas rem tromolnya, kampasnya masih ada logo federal . Jadi awetan kampas jadul donk. Coz Kampas cakram 2 tahun udah ganti.

    Guest
  129. @223 uden

    udah sih,, tapi malu nyebutin ,, abisnya cuman 2
    tuh,, nambah satu lagi,, dari komen sampeyan,, jadi 3 donk,,,

    :mrgreen:

    Guest
  130. mau pake tromol….pake cakram….yg pentiing …greman..german….

    plus vote pulau komodo for new seven wonders

    Guest
  131. For all
    Mari kita tunggu bareng, apkah perkembangan ke depan, motor akan pakai tromol depan-belakang. Atau sebaliknya motor akan makai cakram depan-belakang.
    Kalau yang pertama terbukti, tromol lebih oke. Kalau sebaliknya, makan aja kampas, eee maksudnya omongan sendiri.

    Guest
  132. http://remcakram.wordpress.com 😀

    jiahhh panjang amat yaks ? 😀 , memang cuma menang di tampilan aja, palagi bebek125cc, mau lari sekencang apa sih 😀

    tp ya gt klo remcakram disawang luwih miyayeni 😀

    Guest
  133. disyukuri aja ah,, mau motor bertromol apa motor bercakram,,
    yang penting hasil keringat sendiri,,
    yanglebih penting lagi,, dapur tetep ngebul,,

    😀

    Guest
  134. tromol cukup asal di rawat motor pasti safty
    soale jalanan d negara kita kan banyak macetnya ketibang lancarnya so tromol cukup bro

    Guest
  135. saya pernah lihat motor bawa barang yang buanyak banget di jok belakangnya, setelah dilihat ternyata sandal jepit, gak tau tuch apa dia sales sendal jepit apa sandal buat ngerem ………. xixixixii ……..

    Guest
  136. @mercon A

    waduhh bro… kompor gas-mu meledak ??
    kok dapurmu ngebul ??

    ekekekekek….
    ayas belasan tahun pake GL, rem belakang tromol… alhamdulillah apik2 bae
    😀

    Guest
  137. Nyang punya warung jelas dah mencoba meluruskan persepsi…
    Saya rasa para komengtator juga dah pada lurus persepsi-nya
    Cuma pas koments masih terbawa emosi motogp, ada track lurus ada track nikung alias bolak-belok …………. gak tau dach kalo dach begini …. xixixxi ……….

    Guest
  138. 248 mercon melandri
    …………..yanglebih penting lagi,, dapur tetep ngebul,
    ====================================
    Setuju bro, dan jangan sampai uang belanja untuk beli cakram variasi.

    Guest
  139. YAHAMAHAHAHA semakin nungging, SEMAKIN JELAS kelihatan…..TROMOLNYA. Salam motor spesialis tromol, kecuali motoGPnya,

    Guest
  140. @nha
    Heheehehehehe… biasalah… kmrn2 kan berusaha mengcounter dg (lagi2) prodak imajiner… Fino… gak mempan… sekarang coba dg menghembuskan isu yg laen… hehehehehheeeee… kita liat kegigihannya… Pemirsa!! pe pe mi mi mir sa sa sa… :mrgreen:

    Sniff… sniff…

    Guest
  141. @ mercon
    punten mas, bisa hitungin kata “plastik” gak, kalo kata plastik bisa ngalahin tromol ama cakram, berarti laku tuch yang jualan plastik … xixixixi ………..

    Guest
  142. ^^^^^
    hehehe,..

    yamaha semakin di depan,… (dalam hal ber-khayal)

    produk yang ngga ada ngga usah di sebut kali yahhhh

    Guest
  143. 255. nhd

    klo dana cekak mending beli yang pake rem belakang tromol aja….di jamin masih sangat safety…
    daripada anda membayar lebih mahal untuk cakram bawaan yang tidak jauh lebih baik dari tromol…, mending tromol aja sekalian.
    lebih murah dan juga safety, so…..jangan korbankan uang belanja anda.

    klo mau gaya dan punya uang lebih mending beli cakram variasi yang jauh lebih bagus, lebih gaya, dan lebih mumpuni daripada bawaan pabrik.

    😆 😆 😆 😆 😆

    Guest
  144. @nha
    possitive thinking aza, cuy.. :mrgreen:

    skupi laris, paling ga, makin menguatkan yamaha ikut ngluarin fino.. masih inget ga, “kalo kedepannya pasar skutik retro bagus, bukan tidak mungkin nanti kita ikut..” :mrgreen:

    *siap2 ganti baju.. 😉

    Guest
  145. 256 nha
    Kok hampir sama ya, nanti dikira klonengan.
    Scoopy, emang cocok untuk ngabuburit.
    Kan mau puasa, sambil ngingatkan.

    Guest
  146. @ 256. nha – Juli 5, 2010
    Indent Scoopy menggila Thole jadi Stress
    =========
    bisa jadi jualan plastiknya gak laku ………………..

    Guest
  147. @262 Thole:

    halah,… thole,….
    perasaan g kata si petinggi ymki tuch kalo
    “trend retro dah ketinggalan 3 tahun dan ngga akan ngeluarin fino di indo”

    link nya ada di detik.com
    u cari aja dah,.. kalo g copy pasti masuk meja moderasi nich

    sekarang malah kegerahan sama skupi…
    kasihan banget yamaha sampe menggunakan slank buat jadi alesan untuk fino nya.

    Guest
  148. nich link nya mudah2an ga masuk moderasi

    http://oto.detik.com/read/2010/05/31/092850/1366385/648/yamaha-tren-matik-retro-ketinggalan-3-tahun

    Guest
  149. @ 261. eqien – Juli 5, 2010
    255. nhd
    klo dana cekak mending beli yang pake rem belakang tromol aja….di jamin masih sangat safety…
    daripada anda membayar lebih mahal untuk cakram bawaan yang tidak jauh lebih baik dari tromol…, mending tromol aja sekalian.
    lebih murah dan juga safety, so…..jangan korbankan uang belanja anda.
    klo mau gaya dan punya uang lebih mending beli cakram variasi yang jauh lebih bagus, lebih gaya, dan lebih mumpuni daripada bawaan pabrik.
    ==========
    ANTAGONISME koments …. xixixiixiix …..

    Guest
  150. nih,, yang lagi bangga2in rem depan cakram,, moge aja nggak pake remm cakram depan,,,

    http://www.shareapic.net/content.php?id=22804806&owner=wonkbatam

    cekidot,,,

    Guest
  151. @eqien
    Coba sebutkan cakram variasi yang lebih bagus dan lebih mumpuni dari cakram standar bawaan pabrik hayoooo…???
    Jangan kasih pandangan yg menyesatkan lagi lho ya kowe???…. tanggung jawab… be a man… :mrgreen:

    Sniff… sniff…

    Guest
  152. @ 265. Newbie – Juli 5, 2010
    nich link nya mudah2an ga masuk moderasi
    http://oto.detik.com/read/2010/05/31/092850/1366385/648/yamaha-tren-matik-retro-ketinggalan-3-tahun
    ================
    apa maksudnya fino dikasihken ke Slank ya, kan itu udah jadul……..

    Guest
  153. @ 267. mercon melandri – Juli 5, 2010
    nih,, yang lagi bangga2in rem depan cakram,, moge aja nggak pake remm cakram depan,,,
    http://www.shareapic.net/content.php?id=22804806&owner=wonkbatam
    cekidot,,,
    ===========
    ya ampyun, itu mach bukan moge, tapi mogi = motor gila
    tapi yang di sebelahnya memang moge, depan belakang pake cakram
    wah gak ada kampez-nya dong
    (sekarang kata kampez-nya dah berapa mas……….?

    Guest
  154. @nhd
    Pertama liat nama id sampeyan saya kira juga klonengan tetapi semakin sering komentar jadi ya semua juga pada taulah.

    @thole

    Gw juga doain semoga Y mau segera keluarin Fino kasian Xeon sepertinya malah membunuh saudaranya (Soul ) sendiri.
    Disisi lain sepertinya Vega juga perlu di Evaluasi nih.

    😉

    Tetap Semangat !

    Guest
  155. baca digila motor..kalo rem blakang tromol aman kalo kena aer karna tertutup…kata siape…???
    rem tromol blakang YAMAHA mx gw dulu bahaya kalo ujan atau abis dicuci…ga bekerja sama sekali…licin coy…

    btw klo dah kebiasaan pake blakang tomol trus pindah ke rem blakang cakram bawaanya ngesot trus…tapi klo dah tau triknya ok-ok aja tuh…!!! 🙂

    Guest
  156. menurut saya sich motor sport itu wajib pake cakram,
    di kamus olah raga ( baca : sport )
    gak ada lempar tromol, yang ada lempar cakram …….
    palagi lempar sendal jepit, gak ada dech ……… xixixi ………

    Guest
  157. @ 275 thole: hahahaha,…

    alasan klise banget deh,…
    apa hub nya world cup sama motor hehe.

    kalo yang lain ngga pengaruh koq bisa pengaruh ke yamaha doank yah

    baru tau kalo yamaha sponsor resmi world cup hehe

    Guest
  158. KSKSS….

    Saya kira, tidak semudah itu bilang ini cukup
    itu cukup…apalagi ini masalah keselamatan….

    Mas Taufik dgn rendah hati, menyampaikan
    bahwa beliau memasang cakram pada Vixionnya
    itu hanya “untuk gaya”…
    Pdhl “maaf” pasti tdk sekedar untuk itu, yakin
    aq, tp mas Taufik tdk akan menyampaikan hal
    itu kalau hanya sekedar menjadikan ributtttttt…
    Beliau lbh suka adem ayem, dan aman
    ….

    Mau bukti…????
    Beliau nggak mau sekedar dan asal paké helm
    yg asal. Beliau punya pemikiran yg lebih untuk
    sebuah keamanan. Begitu juga dengan rem si
    Marun…Beliau menggantinya, tentunya ya lebih
    baik…entah itu dlm terkecil yaitu tampilan atau
    fungsi. ITU PASTI !!!
    Ban yg beliau paké juga yg setidaknya punya daya
    cengkeram lebih…itu semua bukti bahwa beliau
    masih “mendewakan” keselamatan….

    Beratus² motor Vixion dan Scorpio punya club,
    mohon dilihat…apalagi yg suka touring….apakah
    ttp standartan dr toko atau sdh diganti cakram???

    Monggo dipirsani kanthi teliti….

    Guest
  159. @ 276. Dani Ramadian – Juli 5, 2010
    KSKSS….
    =======
    waduch, kenapa anda ungkapkan ini ??????
    ngak diungkapkan ajach dach ribut beginich …. !!!
    waduch …. cari cendol dulu ach ………. xixixiixi ………

    Guest
  160. @276 Dani Ramadian,

    kembali meluruskan… most critical adalah front brake dan cakram memberikan kepakeman yg lebih untk braking system… tapi untuk tromol belakang tidak critical… asal rasio kepakeman rem depan belakang 70:30 atau 60:40, it’s perfect enough..

    kalo perlu refer ke comment sy no 211 & 225

    *sudah belasan kali turing di Bumi Sumatra, alhamdulillah dgn selamat…

    Guest
  161. @husni

    baru belasan kali turing aja dah di pamerin,,,
    gw dah puluhan taon hampir tiap malam turing,, nyante2 nyante aja,,
    nggak pake rem tromol/cakram lagi cuy,,,,

    :mrgreen:
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    turing = turu miring

    Guest
  162. @274 thole
    wah, hebat memang AHM, cepet banget upgrade lini produksinya,, gak mungkin kekejar deh selama pabrik Y gak di upgrade..

    btw, utk bulan mei kemarin, penjualan motor di jatim turun secara total jumlah, bulan2 sblmnya bisa laku diatas 90.000 ,, tp di bulan mei turun jadi 89.000 -an
    tapi, khusus AHM secara nasional malah naik lebih dari 4%…

    @276 dani
    iya deh bro,, soale sampeyan dah sms an langsung sm yg punya warung ya?? he he he…

    Guest
  163. @275. Newbie

    Alasan Bro Thole sangat masuk akal! Kan acara motogp yg didukung Y kalah rame sama acara World Cup? 🙂

    Guest
  164. gambreng…. kirain turing beneran, ternyata turu miring… wakaka.
    pake ngiler ga brow….?
    @mercon, lam kenal dulu ah…. ;] *salaman*

    Guest
  165. biar tenang mending thole baca ini aja deh….

    http://oto.detik.com/read/2010/07/05/143131/1393164/648/honda-scoopy-menggila-di-prj?o991102638

    Guest
  166. yg ini juga asik kayaknya………..:

    http://otomotif.kompas.com/read/2010/07/05/17085841/Honda.Siapkan.Dua.Skutik.Anyar

    Guest
  167. eh tadi pas mau berangkat kerja gue lihat skutik retro gue kita scoopy ternyata Fino….
    ternyata itu toh fino…..
    yah klu dibandingin dgn scoopy sih jauh kemana2.
    klu scoopy retro modern sedang fino retro jyadul…

    hahahahaaaa. 😆

    Guest
  168. @284.ndaru
    masa musti gue komen lagi.. coba scroll up.. up lagi.. :mrgreen:

    baca komen gue no.262, menanggapi komen bro nha di komen no.256 :mrgreen:

    *salam skupi.. the real skuter plastik 😉

    Guest
  169. @ndaru
    jelas beda.. :mrgreen:

    kesan pertama liat skupi, kog bodi nya plastik banget ya.. warna pink & item, jelas banget.. plastiknya.. :mrgreen:

    *monggo di share, ada yang sepikiran dengan gue ga, mengenai first impression tentang skupi ini.. kog plastik bgt ya.. xixixixi :mrgreen:

    Guest
  170. @289. thole

    eh orangnya udah nongol……….

    …….. salam jyadul dan buorozzzzzt selalu ………

    😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆

    Guest
  171. @292. thole

    klo pake besi entar dikira motor jyadul deh….

    coba aja bandingin motor2 jyadul dgn motor2 modern.
    motor jyadul hampir semuanya pake besi dari spakbor sampe spion besi semua, sedangkan motor2 modern udah banyak pake material yg ringan paling banyak plastik….
    coba lihat mana ada motor modern yg masih pake spakbor dan spion besi….

    klo masih ada ya itu motor jyadul…. 😆

    Guest
  172. @292. thole

    klo pake besi entar dikira motor jyadul deh….

    coba aja bandingin motor2 jyadul dgn motor2 modern.
    motor jyadul hampir semuanya pake besi dari spakbor sampe spion besi semua, sedangkan motor2 modern udah banyak pake material yg ringan paling banyak plastik….
    coba lihat mana ada motor modern yg masih pake spakbor dan spion besi….

    klo masih ada ya itu motor jyadul…. 😆

    …….. salam jyadul dan buorozzzzzt selalu ………

    .

    Guest
  173. scoopy stripping beginian….. keren gila!!!

    http://asmarantaka.files.wordpress.com/2010/07/honda-scoopy-i-modififed-01.jpg

    Guest
  174. tadi dah bener2 300 kok melorot yah….

    hehehe…telat 4 harian ya…wakakakakaka…jadi portal R2 ter update

    Guest
  175. @kang taufik

    huuum kang…..
    kayaknya baru baca treadnya kang taufik yg seminggu lalu tuh… 😆 😆

    Guest
  176. @ndaru
    gue ga mempermasalahkan material nya.. besi atau plastik.. :mrgreen:

    yang gue liat di bodi skupi ini, kog bukan kayak plastik ABS yang biasa dipake motor2 laen.. ini plastik kesan nya plastik bgt.. murahan plastik nya mirip bodi skuter listrik di artikel mercon kemaren.. coba tanya do’i.. :mrgreen:

    ahh.. lupakan saza lagh, mungkin itu cuman feel gue aza.. 😉

    ow iya, tambahan lagi.. itu bukan striping kali, itu cat.. lebih tepatnya cat tembokk.. xixixixi pizz.. :mrgreen:

    Guest
  177. harusnya setiap pabrikan gak cuma pengen ngeruk untung doank, tapi harus memperhatikan unsur safety.

    coba semua pabrikan seperti ini…..

    http://www.otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=otonews/Content/0/0/1/7/11499

    enak ya kayaknya…… 🙂

    Guest
  178. @318. thole

    apa scoopy ada label sayap kepaknya jd ente bilang begitu.
    coba labelnya diganti garputala, pasti jd keren sekeren-kerenya motor keren itu…

    😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆

    Guest
  179. @318. thole

    apa scoopy ada label sayap kepaknya jd ente bilang begitu?
    coba labelnya diganti garputala, pasti akan jd motor keren sekeren-kerenya motor keren itu…

    😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆

    Guest
  180. Dan benar juga adanya kalo teromol rem belakang vega dan jupiter lebih besar daripada rem belakang tromol blade maupun revo…. secara teromol lebih besar.. tentunya juga lebih pakem…

    Guest
  181. 230. Ponidi – Juli 5, 2010

    Apakah ini pertanda Y akan mengeluarkan motor dengan fitur unggulan Full Tromol?? Karena terbukti rem tromol tetap pakem
    Hidup tromol Depan Belakang, Hidup Full tromol . ..!

    haha,,
    iye kali bang,, yamaha mo produksi massal motor tromolo edition,, hehehee

    321. ndaru – Juli 5, 2010

    @318. thole

    apa scoopy ada label sayap kepaknya jd ente bilang begitu?
    coba labelnya diganti garputala, pasti akan jd motor keren sekeren-kerenya motor keren itu…

    😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆

    hehehee..
    bener bro,
    coba kali dari dulu yamaha juga pake cakram belakang, pasti HIDUP CAKRAM BELAKANG!!
    hehehe

    😀

    Guest
  182. @320&321.ndaru

    apa scoopy ada label sayap kepaknya jd ente bilang begitu?
    coba labelnya diganti garputala, pasti akan jd motor keren sekeren-kerennya motor keren itu…

    label.. lu kira kaleng krupuk.?? label.. xixixi :mrgreen:
    kau ini semakin ngaco ngomongnya, gambar diatas tadi jelas2 itu cat/bodi painting kau bilang striping.. :mrgreen:

    pokoknya terlepas dari itu produk honda atau yamaha, menurut gue (menurut gue lho ya) design skupi itu ga ciamik blaz.. kalopun dikasih logo “Kuda Jingkrak” tetep aza gue bilang ga ciamik design nya… sori, bro.. xixixixi :mrgreen:

    Guest
  183. @325. thole

    ya iyalah karena selera elu itu lain sama yg lain.
    heheheee…..
    semua org bilang klo scoopy bagus, cuma ente yg bilang jelek.
    semua org bilang desain mio itu juelek, cuma ente yg bilang bagus.
    yo wislah karepmu…..

    klo seleranya yg jelek2 ya mau diapain lagi,…. susah…. 😆

    hidup motor jelek!!! 😆

    Guest
  184. eh eh ada yg lupa tholeee….

    …….. salam jyadul dan buorozzzzzt selalu ………

    😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆
    😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆
    😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆 😆
    😆 😆 😆 😆

    Guest
  185. @329. scnk_salam scoopy ono rupo

    biarin aja bro biar doi seneng… 😆
    abizz gue kasihan sama doi, udah gak ada lagi yg mau naggepin omongannya….
    anggep aja amal… 😆 😆

    Guest
  186. @culun
    barangnya si ada.. cuman, mungkin.. mungkin aza lho ya.. :mrgreen:

    mungkin sampeyan belom pernah denger yang namanya Importir Umum (IU) huhuhaha.. :mrgreen:

    @ndaru
    capek.. suruh mijetin scnk tuh.. :mrgreen:

    Guest
  187. Senin, 05 /07 / 2010 14 :31 WIB Honda Scoopy Menggila di PRJ Syubhan Akib
    – detikOto Jakarta –

    Motor ayar Honda yang bergaya retro modern, Scoopy nampaknya makin menggila di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ). Di ajang tahunan tersebut, Scoopy sudah terjual hingga 3.367 unit. Angka tersebut mengukuhkan Honda Scoopy sebagai tulang punggung baru pabrikan berlambang sayap tunggal mengepak ini, setelah sebelumnya pemasukan terbesar Honda datangnya dari penjualan Absolute Revo. Dari total penjualan Honda di PRJ hingga hari Minggu lalu (4 /7 /2010) , motor-motor Honda telah laris terjual sampai ke angka 5.946 unit dimana 3.367 unit diantaranya disumbangkan oleh Scoopy yang kini telah menjadi tren baru. Angka penjualan Scoopy pun bahkan hampir saja menyamai perolehan total penjualan seluruh motor Honda selama 1 bulan di PRJ 2009 yang mencapai angka 3.632 unit motor. Dan dengan masih adanya waktu seminggu lagi, bukan tidak mungkin penjualan Honda Scoopy ini malah melebihi penjualan total seluruh model Honda di 2009 tersebut. Dari 5.946 unit motor yang terjual sebanyak 1.709 unit dibeli pengunjung PRJ secara tunai dan sisanya, 4.237 uni dibeli secara kredit. Hasil ini pun seolah mendekatkan Honda pada targetnya di PRJ yang berharap dapat menjual hingga 6.000 unit motor. ( syu / ddn )

    Guest
  188. @324
    Kok nicknamenya ‘aneh’ pake alamat email….
    Skln aja pake alamat lengkap rumah….
    Xixixixi….

    Guest
  189. ^
    yakin laku??
    kesannya kog kayak “dibikin” laku ya, biar dikira barang bagus banyak yang indent, gitu kali ya.. ahh.. gatau gue.. xixixixi :mrgreen:

    Guest
  190. hahaaaa,,
    thole.
    lucu lama lama..

    mang ada kesan di bikin laku?
    orang byk artikel2 yg ngebahas scoopy laris,
    *SEANDAINYA* “di bikin” kesannya laku, mestinya AHM sendiri yg bilang. sekarang kan byk tuh warung2 yg nulis kalo scoopy laku.

    salah satunya di komen no. 333
    tuh,,
    weh,, bagus nomernya bang,, hahaha

    😀

    Guest
  191. @le

    Bisa jg seperti itu bro..
    Waktu kemaren maen ke PRJ antusias pengunjung ama ni motor benar2 di luar dugaan..
    Kesannya kasian lapak2 yg laen..
    Makanya maen donk ke pe er je..

    rumah tinggalnya jauh ya le?xixixi

    Guest
  192. @324
    dimas.setra@*****.***
    Sekalian kaya gua nih, pk alamat lengkap!
    Wkwkwkwkwkwk

    Guest
  193. ha ha ha….sopy…sopy….ah, masih kurang meyakinkan…masa baru di prj saja lakunya….

    salam tromol pcx….

    Guest
  194. wah malem2 gini alesnya yamaha udah mulai bermunculan….

    dipilih… dipilihh…. yg jyadul… yg jyadul…., yg boros…..yg boros…..
    😆 😆 😆

    Guest
  195. 333. scnk_salam scoopy ono rupo

    dimana 3.367 unit diantaranya disumbangkan oleh Scoopy yang kini telah menjadi tren baru
    =====================================

    baru laku segitu udah di bilang “telah menjadi trend baru”????????
    lebay bgt tuh artikel, pasti penulisnya salah satu fbh….

    Guest
  196. Teromol Ninja 150 sering dipakai modif bebek.
    Kalo Kotak Teromol Masjid digembok terus sama Marbot.

    Guest
  197. @ndaru
    ah ngelantur saja kau…salam tromol pcx dulu-la…ha ha ha..
    saya selalu salut sama tenaga penjualan hnd yg begitu banyak di tiap blog mtr……

    Guest
  198. @351. eQien

    xeonmu laku berapa di PRJ?
    boro2 aja yg beli,….org yg ngelihat Xeon aja langsung pada muntah lihat desainnya yg JUELEEEEEK BANGET itu…. 😆

    Guest
  199. Oh ya nanya dong gambar yg tengah itu gambar motor apa sih???
    kok bentuknya gak jyadul karuan gitu???
    kayak motor keluaran tahun 70-an ya???

    😆

    Guest
  200. ^ndaru
    mungkin konsumen yg muntah itu lagi dilepaskan dari pengaruh jahat sopy…biar tercerahkan……kan yg punya pengaruh jelek pasti bilang jelek/mual sama yg punya pengaruh baik……bisa sampe muntah lho kalo sdh dalam levelnya…..ha ha ha

    Guest
  201. Oh ya nanya dong gambar yg tengah itu gambar motor apa sih???
    kok bentuknya jyadul gak karuan gitu???
    kayak motor keluaran tahun 70-an ya???

    😆

    Guest
  202. ^
    huahuahuahua…..
    ternyata benar kata om dedy…, yang di sebelah itu murah dan sangat murahan….
    plastik bgt…kresek…

    Guest
  203. @365. jaos
    gue udah bilang berapa kali salah tempat klo yamaha nyuruh orng2 buat jualan,… black campaign di blog2.
    yg ada ente cuma jd bahan cemoohan org…
    org diblog2 itu udah pinter2 bro….
    mending dipelosok2 sono gih, dijamin berhasil…
    kan emang seperti itu yg biasa dilakuin yamaha….
    klo dikota sih udah pada muak lihat motor 2 jyadul yamaha yg gak pernah berubah….. 😆

    Guest
  204. ehm…
    kenapa pabrikan pilih tromol ato cakram?
    ada beberapa pertimbangan :
    1. Design (termasuk safetynya, tromol dan cakram dihitung)
    2. Cost (ongkos produksi mana yg paling rendah)
    3. Customer view (yang mo beli lebih suka mana…)
    kalo ketiganya diramu (ini tinggal strategi marketing) maka pasti akan keluar kesimpulan : tromol atau cakram.
    kalo tidak suka berarti anda bukan konsumennya, tapi kalo banyak yang suka ya karena mereka prefernya itu.
    gitu aja kok repot ya Gus…

    Guest
  205. @376. ndung
    yg jadi masalah itu motor gak punya cakram belakang, gak punya fitur safety, pake parts abal2 tapi masih aja dijual seperty motor yg pake cakram belakang, udah dilengkapi fitur safety dan juga pake parts2 terkenal yg udah diakui kehandalannya.
    ini kan jd aneh, ngeruk untungnya gak kira2 kan???
    apa buat bantuin induk semangnya yg lagi sekarat kali ya???

    Guest
  206. @369ndaru
    yg saya tahu yg sering eksis bicara soal ymh cuma 3 org…yg muja hnd, banyak minta ampun, benar2 tenaga jual super….untung masih ada yg 3 org bicara soal ymh ,kalo nggak wah betapa gelapnya ‘dunia ini’…ha ha ha

    Guest
  207. @ 376.

    saya setuju bgt bro, part2 “terkenal”….

    terkenal paling cepat rontok kayak bodi bang tigor…

    Guest
  208. @376
    Mestinya kau protes lewat ylk*-la, tulis ke sana bhw mtr merk anu gak safety, membahayakan penjualan hnd…nah kan baru terbukti kalo kau gak BC sperti biasanya fbh…..ha h ah aha

    Guest
  209. @369ndaru
    ah masa ?….masa kayak kau sdh pinter…? Kan masih sama kayak saya toh…ha ha ha…
    terus terang saya belum ketemu yg benar2 pinter selama saya komen 2 thn lebih….
    semua tricky…..ha ha ha…makanya saya gak cemas kalo komen…

    Guest
  210. @362 chi
    ah yang lain dikit-la kalo komen…sdh terbukti fbh banyak sbgai tenaga jual gratis hnd…..ilmu BCnya benar2 black…

    Guest
  211. @381. eQien

    bang tigor rontok???

    bhuahahaaa……..

    baru denger gue ada yg bilang bang tigor cepet rontok….

    ngakakakkk gue…

    yg ada tuh si jyadul bin culun scorpio yg rontok….

    hahahaa…..

    maling teriak maling….

    Guest
  212. kalo untung mah semua usaha pengin untung gede…
    jualan gorengan aja pengin untung 100%….
    kalo gorengannya enak, gede, sing dodol ayu yo laku…
    tinggal pilih kok bro…cakram ato tromol (asal designya bener) sama aja kok.kalo aku sih kalo ngeliat cakram gimana gitu…kaya mas taufik.
    untuk motor balap beda kasus ya…

    Guest
  213. @384. jaos

    Black campaign itu klo motor dodol ngatain yg lain dodol….
    itu black campaign!!
    klo produknya emang dodol spt produk2 yamaha ya kita yg udah sering mantengin blog harus berani bilang dodol biar dibenerin bro…

    jgn maling teriak maling, kasihan konsumen jd bingung…..

    klo salah beli produk yamaha yg dodol2 apa gak kasihan tuh…??

    mana kredit belum lunas motor udah pada turun mesin spt new jupi z itu apa gak bikin dongkol coba???

    ente sih untung semakin banyak laku semakin banyak bonusnya, klo konsumen??
    semakin banyak yg beli semakin banyak ygv nangis…. 😆

    Guest
  214. si ndaru ini cuma bakar2 kayak troll kaku sj, gak kreatif bakarannya…sdh cukup komen saya, saya gak akan komen reply lagi….
    kalo kau ada bahan baru ….baru saya reply lagi…..ha ha ha

    salam tromol pcx………

    Guest
  215. @382.

    trus apa namanya tuh klo bodynya pada copot2 sendiri gara2 pengikat bodinya pada cpt bgt longgar…, sama kayak body bebek-nya yg cepat bgt longgar bergetar brisik…….

    Guest
  216. yah payah nih sales yamaha yg satu ini…
    gak kayak thole yg tahan malu (apa emang gak punya malu ya???)….

    ya deh klo nyerah…

    …. salam jyadul dan amblezzz selalu…..

    Guest
  217. kawat dan pengikat plastik (tie cable) adalah sahabat dekat body mtr hnd……..
    isolasi hitam (cloth tape) juga tetap setia membantu body mtr hnd ahm yg mudah letih lesu….
    getar adalah kata khusus mendalam milik body mtr hnd…

    Guest
  218. wah…, ternyata pedrosa gagal juara karena remnya blong…
    ahhh…, ke-safety-an rem honda kayaknya patut dipertanyakan….

    http://www.otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=otosport/Content/0/0/1/7/11494

    Guest
  219. makan baso dulu achhhhhhhh………..

    @jaos

    -salam jyadul, tromol, culun dan amblezzz selalu-

    @thole

    -salam jyadul, culun, peang, boros dan nyungsep selalu-

    Guest
  220. safety di hnd adalah bahasa dagang…sodara harus berusaha melihat melampaui bahasa dagangnya…….

    safety di ymh adalah bukti real yg low-profile…

    Guest
  221. @398. jaos

    ya deh yg waras ngalah deeeeegh……

    -salam jyadul, tromol, culun dan amblezzz selalu-

    😆 😆 😆 :lol::lol: 😆 😆 :lol::lol: 😆 😆 :lol::lol: 😆 😆 :lol::lol: 😆

    Guest
  222. @391 eqien
    lihat saja, pedrosa mengakui adanya GETAR di mtr….ah belum tahu dia, getar itu kata yg spesial buat hnd…

    rem blong?….mungkin bukan blong, tapi kurang pakem aja….yah kalo soal itu saya mengerti-la..

    kalo sasis goyang2, yah itu masih se-famili dgn getar….hanya beda fekuensi saja…….

    Guest
  223. sekali lagi deh biar jaos seneng

    -salam jyadul, tromol, culun dan amblezzz selalu-

    😆 😆 😆 😆 :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: 😮 😮 😮 😮

    Guest
  224. nah, kemarin 500 selagi si pur ngelantur gak keruan, sekarang 400 selagi ndaru komen dgn penuh iba…

    fbh malam ini saksinya…

    Guest
  225. Maaf Mas ada yg janggal mengenai artikel ini.
    Posting 5juli pkl.04.00 am
    trus dicopas dgn saduran sendiri. Yg ganjel ati knp akhir artikel ditulis oleh guntur.
    Just correct from berbagi untukmu wordpress.com judul sama posting 5juli pkl. 1 pm

    Guest
  226. wedewwww komen tembus 400an..kata mas tri,mas taufik masih ketinggalan 60 meter mas.tapi garis finis tinggal 6 meter.gmana dong mas?.katanya ditunggu start bareng pada periode berikut nya….salam buat mas tri nya juga mas kalo kopdar sama mas tri.

    Guest
  227. Skrang mudeng
    http://berbagiuntukmu.wordpress.com/2010/07/05/tromol-atau-pun-cakram-pada-rem-belakang-pasti-udah-diperhitungkan-sama-pabrikan/

    Guest
  228. vixi ane stlh 2bln langsung pasang cakram,selain menunjang tampilan juga jarak pengereman makin bagus,apalagi setelah ganti ukuran ban yang lebih besar lebih berasa,cman yang paling penting yang ane ingat harus adaptasi lagi respon kaki belakang…secara keseluruhan lebih menganjurkan cakram belakang….stylenya ngena dan jarak pengereman lebih bagus,dan satu lagi membantu mengurangi beban kerja kaki menekan tuas rem…sbnenarnya yang perlu diperhatikan lagi adalah bedanya tromol dan rem cakram ada pada sistem kerja,yang satu full mekanik mengandalkan penuh kekuatan kaki,sedangkan cakram menggunakan sistem hidrolik…pada mobil rata2 ban belakang masi menggunakan rem tromol,tapi pengeremannya menggunakan sistem hidrolis,tapi klo di motor menggunakan rem tromol hidrolis mekanisme lebih ribet dan tidak ringkas sewaktu melepas ban belakang…jadi kembali ke ke pernyataan awal,semua itu ada alasannya dan tergantung kebijkan masing2 produsen aspek2 apa saja yang ingin mreka tawarkan…

    Guest
  229. sudah dijelasin 1 artikel gini,dan masi ada yang komen ngasal juga he he…dari komennya kliatan maksud dan tujuannya dan juga kualitasnya…ya klo dipiara ya jadi sperti ini,melunjak…

    Guest
  230. sekedar tambahan dan info,biaya yang harus saya keluarkan untuk masang cakram blakang habis 1.075.000 dengan komposisi 70% ori dan 30% KW,kalo 100% ori bisa kena 1.300.000 blon ama ongkos pasang…ya klo dipikir2 lebih baik dari pabrikan aja yang menyediain,toh costnya bisa lebih ditekan dan hasilnya bisa lebih sempurna…

    Guest
  231. satu lagi mas opik..kapan2 request artikel safety riding nya dong mas!!!.buat nambah ilmu..
    Makasih ya mas.

    Guest
  232. wuzzzzz………pertamaxxxxx

    wuzzzzz………pertamaxxxxx

    wuzzzzz………pertamaxxxxx

    (berlatih keras meraih podium) :mrgreen:

    jangan lupa pake tromol ya.

    Guest
  233. ini yang ane gak suka ma thole cs:
    gak usah pada munafik kalau sebuah motor itu lebih bagus, eye catching, lebih safety pake cakram ngapain ente mengagung-agungkan tromol???????????
    yang punya warung aja ganti cakram (bukan soal pakem gak pakem)

    ini yang membuat kita di dikte pabrikan. Dikasih produk apa aja mau!!!! kita ini konsumen bro???????? dan ingat konsumen adalah raja!!!! kalau perlu BOIKOT produknya jangan produk kurang bagus (kalau gak mau dibilang jelek) di belain mati-matian

    STOP beli tiger, megipret, new jupi, vega zr
    pasti pabrikan akan memberi lebih dari motor yang sekarang, kalau gak ya… mereka akan mikir ngapain kasih LEBIH kalau yang begini aja laku

    Guest
  234. @ 401. jaos – Juli 5, 2010
    @391 eqien
    lihat saja, pedrosa mengakui adanya GETAR di mtr….ah belum tahu dia, getar itu kata yg spesial buat hnd…
    rem blong?….mungkin bukan blong, tapi kurang pakem aja….yah kalo soal itu saya mengerti-la..
    kalo sasis goyang2, yah itu masih se-famili dgn getar….hanya beda fekuensi saja…….
    =========
    sok tau ach, VR jatuh berat, itu karena motornya, VR pembalap yang handal, motornya aja kadal …………

    Guest
  235. ^^
    ada joke dari medan :

    pembeli : ‘apa itu inang,,,,??’
    inang : ‘jekkol,, nakku,,,!!’ (jengkol,, anaku,,,)
    pembeli : ‘kok terbuka inang,,,??
    inang : ‘sebagai sottoh,,,!!” (sebagai contoh,,)
    pembeli : ‘kok hitam inang,,,??’
    inang : ‘sudah tua,,,’
    pembeli : ‘kok berbulu inang,,,,???’
    inang : ‘BAAAH,,,!!! MANGINTIP NYA KAU DARI TADI,,,!!!’
    BLETHAK,,,!! (bukan suara skutik honda,, tapi suara lemparan anak timbangan kena kepala,,,)

    Guest
  236. @Eqien/ Nobita
    Jawab dulu noooohhhh… pertanyaan guaaa… gak berani tanggung jawab looo… atut ya? ato ait eyut??… calapan teyus pup duyu gih… :mrgreen:

    ===
    262. eqien – Juli 5, 2010

    255. nhd

    klo dana cekak mending beli yang pake rem belakang tromol aja….di jamin masih sangat safety…
    daripada anda membayar lebih mahal untuk cakram bawaan yang tidak jauh lebih baik dari tromol…, mending tromol aja sekalian.
    lebih murah dan juga safety, so…..jangan korbankan uang belanja anda.

    klo mau gaya dan punya uang lebih mending beli cakram variasi yang jauh lebih bagus, lebih gaya, dan lebih mumpuni daripada bawaan pabrik.
    ===
    @eqien
    Coba sebutkan cakram variasi yang lebih bagus dan lebih mumpuni dari cakram standar bawaan pabrik hayoooo…???
    Jangan kasih pandangan yg menyesatkan lagi lho ya kowe???…. tanggung jawab… be a man…
    ===

    Sniff… sniff…

    Guest
  237. 428 BUNG MERCON

    udh berkali 2x kudengar ceritanya tapi tetap zuga aku ngakak baca joke dari bro mercon. huahahahahaaa…………………. aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……memang lucu kali bah.

    Guest
  238. Kayaknya ini soal purposenya deh. Aku rasa untuk motor Touring emang kebih baik dikasih tromol. Walaupun kalah pakem, Tapi rem tromol lebih kuat menahan motor di jalan yang miring. Lihat aja truk-truk, kebanyakan pake tromol.

    Nah beda cerita lagi kalau untuk motor jalan raya. Cakram jelas lebih bagus. Jarak pengereman bisa dikurangi. Dan untuk berhenti mendadak pun siap.

    .

    Guest
  239. Wah kalau ngomongin Yamaha jadul, kayaknya enggak juga deh. Tuh buktinya sport mereka salah satunya sudah pake injeksi. AHM ? malah bebek dan skutik(itu juga cbu). Tromol juga belum bisa dibilang jadul. Noh motor yang dibanggain sama FBH, PCX125, pake tromol. Apa mau dibilang jadul ?

    Guest
  240. daaaannnnnn
    REM CAKRAM HONDA TIDAK PAKEM menjadi PENYEBAB jatuhnya Dovie..

    http://otomotif.kompas.com/read/2010/07/05/19280266/Dovizioso.Ungkap.Penyebab.Kecelakaannya-12

    Guest
  241. dari dulu FBH selalu mejelek-jelek rem tromol Yamaha-Vixion dan Scorpio
    padahal ada Megapro yg harganya lebih mahal tapi pakai tromol dan Tiger yg overprice
    eh sekarang jg ada PCX yg hrganya 32 jt juga pakai tromol.
    senjata makan tuan.
    ada harga ada rupa
    cocok dibeli nggak cocok cari yg lain
    hahahahaha…

    Guest
  242. @435
    Iya, makanya… ente cari aja yg laen… Orang laen biarain aja, duit mereka ini… 😀

    SNiff… sniff…

    Guest
  243. @436&437
    Jyaaaaaa… doi ngegas…
    Iya Om… iya… silakan dilanjut… saya iseng doang kok bangun tidur gak ada makanan… 😀

    @onthel
    Iyo, pancen… makane aku iseng thok nyauti… tyt digas… hahahahahahaa… 😀 Ora bakal taklanjutne kok… 😉

    Sniff… sniff…

    Guest
  244. namanya jg sales n fb ga prnh mau liat kekurangan ndiri.. Ok lah scorpio n vixion pake tromol blh lah disebut satu kelemahan.. Tp tiger n megapro yg pake shock stereo jauh lbh jelek dr sisi tampilan.. Palagi kalo omgin jyadul.. Tau kan mana yg lbh jadul.. Tp itu smua cm dr sisi design aja sih, kalo scr fungsi mgkn ga beda..

    Guest
  245. @292 Onthel
    Masak komén gitu harus sms-an dulu??
    Nggak lah… 🙂 Nggak perlu…. 🙂
    Tapi “pola berpikir” yang bisa “dibaca”
    Jadi makin sip to?

    Tambahan contoh…
    Mas Taufik menyarankan menggunakan
    spion punya Nu JupiZ pada Vixion…
    Itu berarti mas Taufik ngasih saran yang
    sip buat YMKI selain untuk beliau sendiri
    selaku usernya Marun…lebih safety laaa…
    🙂

    Guest
  246. @thole, jaos, eqien

    ada berita bagus nih buat kalian

    http://autos.okezone.com/read/2010/07/06/53/349916/honda-pcx-diburu-pengunjung-prj

    😆

    Guest
  247. @435 Pengguna Bebek
    eits…ada lagi nih yg bilang Tiger overprized
    ayo dibongkar lagi thread kemaren2 yg bikin jaos dkk mlipir kabur…
    Tiger vs Scorpio CW = selisih
    – Harga : 24,8jt vs 22.5jt = 2,3 jt
    – Rem Depan : cakram nissin vs cakram yamaha = 500rb
    – Rem Belakang : cakram nissin vs tromol = 1jt
    – Velg : enkei vs twl = 1jt
    – Mesin : 200cc vs 225cc = -1jt
    – Shock : showa vs kayaba = ???
    – Trans : 6 speed vs 5 speed = 1jt
    – Karbu : Keihin with acc pump vs Mikuni Vakum = 1jt

    tuh… dari yg kasat mata aja Scorpio CW itu sekitar 3jt lebih mahal dari Tiger. belum ngomongin dari desain dan layanan purna jual. masih berani bilang Tiger overprized ???

    fyi : shock depan aerio showa = 1,8jt kayaba = 800rb lihat selisih harganya ?

    Guest
  248. saking fanatiknya FBH bilang produk lain jadul
    padahal punya sendiri lebih jadul
    parah dah

    apa kata duniaaa ?

    Guest
  249. wah wah wah …
    cakram teromol cakram teromol …
    terserah aja sih ….
    gwe sendiri jarang pake rem belakang
    rek cakram sengaja gak dibikin pakem …
    kalo teromol sengaja sedikit di loose ….
    kenapa ?
    yah bagi gwe rem belakang hanya sekedar untuk mereduksi gaya sentripetal yang terjadi pada saat menurutkan kecepatan.
    untuk menghentikan kendaraan tetap menggunakan rem depan ditambah dengan sedikit engine break …. tapi semua nya tergantung kondisi di jalanan dan kecepatan kendaraan pada saat terjadi pengereman..
    eniwey ….
    lebih pilih teromol buat motor 200 cc ke bawah apalagi bebek …
    teromol aja dechh

    Guest
  250. @444
    lah kalau sudah pakai part2 terkenal kok masih keok critanya gimana ni ?
    itu crita usang , sudah tidak ingat.
    yg saya ingat tuh tiger keok sm pulsar,fu,vixion palagi scorpio
    kalo menurut situ ya terserah , berarti situ fanatik ya ?

    Guest
  251. http://www.crash.net/motogp/news/161263/1/pedrosa_no_brakes.html

    aiyahh…lagi bahas soal brake yg safety, kenapa daped kasih peringatan begini sama fbh?…
    sdh dua kali hnd kelas atas ‘menegur’ kekeliruan fbh dalam berkomen soal rem:
    1.soal tromol…hnd menerima dgn tromol pada pcx
    2. soal safety, cakram hnd mtgp bermasalah…ah…cakram karbon komposit aja bisa begitu apalagi cakram steel hnd biasa…

    Guest
  252. @448 ober
    wah, sama dong, saia jg kalo nge rem pake rem depan doang, sampe lupa sama rem blakang…
    tapi katanya yg gitu salah…
    saia sendiri susah ngerubah kebiasaan nih.

    @jaos, lha ente aja masih nongol sini lagi tho ???

    Guest
  253. @446 super
    jawaban enteng saya, dua2nya sama2 cari untung-la…
    -soal harga item2, krn tgr pake yg ber-merk …gak jamin gak overprice, biar ber-merk tetap masih ada tingkatan kelasnya-la di merk itu-la…
    -transmisi…di scouzy yg 5 aja sdh ganas masa mau 6 speed lagi…jd perbedaan hrg gak penting lagi, soalnya pd scouzy …high performance..
    -mesin…mesin scouzy cuma besar di piston, valve, dan pengikut2nya…berarti y 200cc kemahalan…
    -velg: yg bermerk enkei, yah kelas apa dulu-la….jadi sama saja…
    -karbu:gak tahu harga…yg jelas mesti kelas mana dulu-la…
    -biarpun saya gak terlalu percaya sama penulis2/komentator2 yg ada di tiap blog mtr…..namun saya baca mereka semua cenderung mengatakan tgr kemahalan ….
    -trus saya gak pernah kabur, sebab lupa itu di trit mana, dan gak terlalu pusing soal begituan…..alias MALAS nyari kalo udah kelamaan ditinggalin (kecuali tritnya main trit terpopuler, jadi mudah nyarinya)…….lagipula kau tinggal ulang di trit lain kalo mau…atau tinggal kasih tahu saya…..beres sudah

    Guest
  254. sales yamaha… pda stresss kali ya, komen2nya gak ada jluntrungannya….
    semua org juga pada tau mana yg lebih jyadul antara tiger vs Scorpio.
    tiger cuma jyadul dimesinnya doank, secara desain, fitur, parts jauh diatas scorpio.
    klo scorpio udah mesin jyadul, desain jyadul, fitur jyadul, parts abal, dll…
    mana yg lebih jyadul bro???

    wkwkwkwkkkkkk

    Guest
  255. @453 onthel
    ah kau ini…he he he
    saya tadi komen di trit sebelah duluan…baru teringat trit ini …lalu ku cek di ‘komentar terkini’ dan….ternyata masih ada yg komen, makanya saya meluncur ke sini…

    Guest
  256. heran gue sama fby, motor jyadul kok masih dibelain terus, apa gak pengen ya klo dikasih produk yg lebih berkualitas lagi????
    yg bikin heran monoshock ambles dan rem masih tromol aja dipuja2, gmn dikasih motor pake shock showa dan rem cakram belakang nisin, bisa disembah2 tuh motor… 😆

    Guest
  257. yang penting bisa ngerem dan berhenti tepat dan tidak blong aja, kan untuk keselamatan bukan buat keren-kerenan.
    http://ceritanovel.wordpress.com/

    Guest
  258. dovizioso apa punya problem rem belakang makanya gagal begitu?

    pedrosa dan dovi sama-sama komplain soal REM HND!

    wuih….apa yg sehari2 memang gambaran di mtgp…soal rem-nya hnd.

    Guest
  259. dah ah kerja dulu…

    ………salam scorpio the real jyadul motosport…….

    eh lupa lagi…

    salam amblezzzz selalu………….

    😆

    Guest
  260. kasihan dani ped…..hnd mtgp gak konsisten….
    untung saja dani ped itu masih kelas atas….kalo gak tadi, wah mengerikannya itu….naik hnd dengan NO BRAKE…

    kalo saya malah ngeri tromol scouzy terlalu pakem, jadi hati2 spy gak ngunci….ntar jarak pengereman eh salah…saya gak pusing soal ini…ntar jarak pengereman eh salah lagi….he he he …ntar gak bisa ngendaliin roda …ya accident-la.

    Guest
  261. GAK ada yg kebetulan…..
    sdh dua kali hnd kelas atas ‘menegur’ kekeliruan fbh dalam berkomen soal rem:
    1.soal tromol…hnd menerima dgn tromol pada pcx..masa pcx jadul (biarpun yg 125cc kelas dunia merk lain make cakram)?
    2. soal safety,… cakram hnd mtgp bermasalah…ah…cakram karbon komposit aja bisa begitu apalagi cakram steel hnd biasa… he he he….oh cakram cakram…

    cakram atau sistem rem bermasalah? ah pusing amat, yg penting soal rem cakram-la…dan sistemnya.

    kabur dulu-la eh salah….off dulu…

    salam tromol pcx yg mau menyamai safetynya tromol ymh scouzy…

    Guest
  262. @scnk
    Dah mulai liat banyak makhluk imut bernama Scoopy berkeliaran di Bdg… 🙂 Sekali liat PCX juga di Bdg, tp kayaknya ambil dr IU.

    Sniff… sniff…

    Guest
  263. @jaos
    tiger mahal ? ya itu fakta. lha emang paling mahal kok dikelasnya. tapi kemahalan ? nah itu tadi kan faktanya dah liat sendiri kan ??? gak usah ngomongin kelas2 komponen lah. contoh paling nyata semua juga tau kalo’ velg enkei yg dipakai suzuki, honda, & kawasaki itu lebih bagus banding velg yamaha. rem juga gitu, mana ada ceritanya modifikator rekomen rem yamaha buat modif. kalo’ mo hemat ya pake paket cina yg 350rb-an ato kalo’ mo bagus sekalian ya pake’ nissin punya kawak/suzuki/honda.

    udah deh…di trit dulu sampeyan dah ngaku kalo’ semua pabrikan disini ya 11-12 lah. gak honda, yamaha, suzuki, dll. semuanya punya hitungan yg kurleb sama. jadi gak usah muter2 kaset lama lah.

    Guest
  264. @supersamin
    Mungkin beliaunya memang seleranya jadul… tembang kenangan… masih kaset pulak… awas aja kalo sampe muter Piringan Hitam… :mrgreen:

    Sniff… sniff…

    Guest
  265. @guspur
    kayakya jelas gak mungkin kalo’ Piringan Hitam. selera dan modalnya gak bakal kuat. gramaphonennya saja harganya dah naudzubillah (paling murah seharga innova). apalagi koleksi piringannya. he..he..he..

    Guest
  266. huahuahuahua…mbahnya f*h nongol…….

    @ 431 guspur.

    Coba sebutkan cakram variasi yang lebih bagus dan lebih mumpuni dari cakram standar bawaan pabrik hayoooo…???
    Jangan kasih pandangan yg menyesatkan lagi lho ya kowe???…. tanggung jawab… be a man…
    ============================================
    hahahahahahaha…., silahkan anda cari sendiri di toko sparepart/variasi….dan tanya merknya sama penjualnya.
    dari yang murah sampai yang paling mahal pun ada,

    gak ada pandangan menyesatkan disini…,
    gw udah ganti cakram depan motor gw dengan cakram floating diameter lebar dari merk yang cukup ternama dan memang jauh lebih mumpuni dari dari cakram bawaan……., jadi so what….??
    memangnya anda pikir part yang ada di motor honda itu adalah part terbaik di dunia…? hahahaee…..

    😆 😆 😆 😆 😆

    Guest
  267. Rem tromol jg bs bagus, contoh di Rx King ’96 sy, pakem bgt. Trus ganti supraX, eh belum seminggu dah gubrak sama kijang gr2 kapasitas pengereman belum bisa adaptasi, mikirnya mash pake rem King sih…. pengalaman aje,

    Guest
  268. eksis lagi

    @466
    nah yah 11-12 iya….sama2 11-12 cari untung, …..tapi soal untung ada yg untung spt biasa, ada juga yg untung lebih dari biasa….
    fakta gimana? Fakta komponen merk yg kelas atas? memangnya saya mau percaya gitu aja? he he he…..soal kualitas part2nya scouzy udah terbukti biar gak cantumin merk part-nya…(mgkn ini jadi penyebab harga ‘murah’). Kalo cantumin merk, ya bayar juga nama merknya, gak cuma barangnya……

    jadi mana kaset lamanya?

    salam tromol pcx yg (mudah-2an) safety…….agak was2 nih….

    Guest
  269. @chi
    itu sdh kebiasaan lama-la….juga sekalian main tebak-2an….mungkin siapa tahu dapat hadiah….dari ehm…ehm…

    Guest
  270. @jaos
    ya yg jelas sih saya jauh lebih percaya merek Nissin, Enkei, Showa, & Keihin banding barang tanpa merek. walaupun salesnya dah ngecap mo bagusnya kayak apa juga. ibarat kata satunya jualan di mall dengan toko yg bagus, pelayanan yg oke, purna jual terjamin, dan jaminan brand yg sudah terkenal didunia. sementara barang satunya jualannya diemperan jalan, mereknya gak jelas apa, purna jualnya gak tau. tapi kata abang dagangnya barangnya dijamin lebih bagus, harganya lebih murah. yg jamin lebih bagus sapa ? ya salesnya lah. entar kalo’ mo klaim ke salesnya dibilang gini…namanya juga beli barang murah mas, masak minta garansi… 🙁

    Guest
  271. Menurut gw rem cakram itu:
    1. Mudah utk melepaskan panas karena bidang kontak dgn udara luas.
    2. Pengereman lebih baik dari tromol karena jari2 kerja gaya geseknya lebih besar dari rem tromol.
    3. Tingkat pengereman linear dengan gaya yang diberikan.

    Menurut gw rem tromol itu:
    1. Lebih terlindungi dari kotoran yang berasal dari lingkungan luar.
    2. Tingkat pengereman tidak linear, tapi akan semakin menggigit ketika diberikan gaya yg lebih besar (konstruksinya memungkinkannya demikian).

    Pabrikan pasti telah mempertimbangkan matang2 dgn pemilihan rem yang diberikan ke kendaraan sebelum akhirnya dijual. Menurut gw, (utk sebagian besar jenis sepeda motor) tingkat pengereman yang lebih besar harus ada dibagian depan, makanya pabrikan SELALU menaruh rem cakram didepan atau ukuran rem cakram didepan lebih lebar daripada dibelakang atau jumlah rem cakram depan selalu lebih banyak daripada dibelakang.

    Kalau ngomongin MotoGP, kan seringkali kita lihat bagaimana pembalap melakukan rem habis2an, sampai2 ban belakang sedikit gak nyentuh tanah. Buat apa ditaruh rem cakram besar atau 2 buah rem cakram dibagian belakan motor MotoGP kalau pada saat melakukan pengereman yg habis2an ban belakang nggak nyentuh tanah? Kalau begini kan gak ada gunanya tuas remnya diinjek?!

    Just wanna share

    Guest
  272. @supersamin
    Kalo kata tukang becak di Wonokromo….

    “Telung ewu njaluk slamet Maaasssss…” :mrgreen:

    Sniff… sniff…

    Guest
  273. @476 super
    wah kau terlalu jauh bikin penggambarannya…
    ini kan mtr (ymh) yg gak pake cantum merk di part2snya tapi jelas kekuatan part2nya (berdasarkan experience bertahun2) dan SASnya…
    gak sama dgn barang emperan yg dicap bagus sama penjualnya…yg selain merk gak jelas (ada merk lho, tapi haw haw) dan baru terus, berharga murah lagi…yah mana ada garansi-la…

    kalo saya lihat gambaran besarnya…merk yg keseluruhannya, maka isinya juga harus/mesti ikut merk ‘judul’ itu dalam hal kualitas.

    Guest
  274. kebiasaan buruk kalo komen pake bahasa ‘sendiri’ ….biar yg lain gak ngerti…
    pdhl sdh ada yg komen soal bhs INA….

    Guest
  275. ah off dulu-la…nanti eksis lagi…tapi gak aktualisasi diri

    tentunya, salam tromol pcx yg sesafety tromol …..tromol vega zr…

    Guest
  276. @jaos
    pengalaman bertahun2nya sapa dulu mas? perngalaman bertahun2nya sampeyan? wah…seperti guspur bilang kemaren, karena sampeyan ini bahkan test rider saja bukan. sorry saja saya tidak percaya sedikitpun omongan sampeyan. bukan produknya lho…tapi omongan sampeyan itu lho yg diragukan kredibiltasnya.

    apalagi medianya internet gini, isitilahnya “jangan terlalu percaya dengan siapa saja di internet, bisa jadi lawan bicara anda adalah anj*ng di depan komputer”.

    @guspur
    wakakakakaka… wis suwe ora krungu istilah kuwi…

    Guest
  277. @kelik
    satu lagi keunggulan rem hidrolik (terlepas cakram atau tromol). sekali brake pad dipasang, tidak perlu lagi melakukan penyetelan kedalaman rem sampai brake pad habis. beda dengan non hidrolik (konteknya dlm hal ini tromol), yg kalau ketebalan brake pad berkurang maka kedalaman tuas/pedal rem harus disetel ulang. makanya rem hidrolik lebih free maintenance banding rem non hidrolik.

    Guest
  278. @431

    silahkan anda tanya sendiri aja di toko sparepart/variasi….merknya tanya sendiri sama penjualnya.

    pandangan yang menyesatkan….?

    hahahahaha…..apanya yang menyesatkan…?
    di pasaran banyak cakram yang modelnya lebih keren, kualitasnya lebih mumpuni dari bawaan pabrikan ahm jagoan anda….
    memangnya anda pikir part2 yang di pasang di motor honda merupakan part2 terbaik di dunia…?

    huahuahuahua…

    Guest
  279. @eqien
    sapa yg bilang part honda paling baik di dunia ? semua juga tau kok kalo’ Ohlins > Showa, Brembo > Nissin. cari deh mana ada kata2 saya yg bilang gitu. makanya dibaca baik2. salah statement entar dijadiin bola bal2an sama penghuni sini lho.

    sampeyan ini dari kemaren ditanyain guspur kok malah kabur. coba sebutkan satu saja cakram variasi di pasaran yg lebih oke dari part OEM. jawab ya…jangan muter2 kemana2 terus kabur…

    Guest
  280. jurus baru fby, kabuurrrrrrrrr, offffffffffffffffffffffff dulu, dan muterrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr

    Guest
  281. Jujur aje, aye gak setuju anggapan yg mengatakan bahwa pihak pabrikan sudah memperhitungkan matang2 kelayakan penggunaan rem tromol di belakang. Kenapa? Karena aye ngalamin sendiri waktu bawa Bajaj Pulsar 200. Rem tromol pada motor tersebut bener2 cuma variasi doang. Kalo lagi keadaan motor distandar tengah, gigi dioper ke satu dan roda belakang berputar cepat, rem tromol tersebut sanggup menghentikan laju roda belakang dgn cepat, tapi saat dibawa jalan, apalagi kenceng, rem tromol tersebut bener2 gak sanggup menghentikan laju motor dan terpaksa rem cakram di depan yg berbicara. Boleh coba tanya ke rider2 Bajaj kalo gak percaya.
    Satu lagi bukti kalo pabrikan tidak cukup tepat memperhitungkan aspek keamanan dalam salah satu produknya adalah Suzuki Satria F150. Kita semua tau kalo nih motor bener2 powerful, tapi kenapa pihak pabrikan tega memakaikan ban sekecil itu, harusnya paling tidak sih satu ukuran di atasnya dan kalo bisa yg agak bagus komponnya supaya lbh gigit. Hal ini juga aye alamin sendiri di motor ini. Saat kecepatan hanya sekitar -60km/jam dikarenakan angkot berhenti mendadak dan secara refleks aye tarik & injek tuas rem sambil buang gigi. Apa yg terjadi? Roda belakang cuma bisa ngesot doang 2 kali, akhirnya aye kocok2 rem depan seperti teknik ngerem di motor matic, baru berhenti laju motor. Aye merasakan sekali kalo ban yg dipake bener2 gak sanggup menggigit ke aspal, bener2 gak sesuai dgn performa motornya. Setelah kejadian itu aye langsung ganti ban tersebut dgn ban tubeless IRC, tapi ternyata sami-mawon alias setali-tiga-uang dgn ban standar. Dan akhirnya aye ganti lagi pake ban tubless FDR Sport-XT utk depan & Sport-XR utk belakang. Hasilnya bener2 mantap, tambah pede kalo ngerem, makin gigit dan terasa sangat membantu pengereman, seakan2 remnya makin pakem.
    Saya rasa untuk kasus di Suzuki Satria F150, lebih bijak kalo pihak Suzuki menyematkan ban yg setara FDR yg aye pake. Harganya jadi tambah naik dong? Apa para pembeli motor ini mikirin harga? Kalo utk motor sekelas bebek low-end sih iya, tapi utk Satria si hyper underbone… NO banget. Untuk modif berjuta2 aja mereka rela bayar, kita tau kan semua itu? Harga motor ini yg udah mencapai 18.45jt aja tidak membuat penjualan menyusut atau calon konsumen pada lari. Motor ini tetep aja jadi favorit kok. Masak nambah paling banter 400rb-an aja dari price-list gak mau, kan dapet ban yg lbh bagus, tubeless lagi.
    Ya, kira2 itu aja opini aye. Peace…………

    Guest
  282. hadir lagi…

    @supersamin
    kalo saya tulis experience, tentu bukan experience saya-la….ya experience semua yg berkaitan dgn pemakaian produk dgn isi part2s tadi…

    tentu saya bukan test rider, saya cuma simpan apa yg saya dapat dan praktekkan…seperlunya dan yg saya butuhkan. Dan krn bukan test rider, makanya saya jg gak gampang percaya omongan “pakar” tertentu, kan safety bisa buat bahan dagang (+tricky statement) atau bisa emang bermaksud murni.

    Dan jgn percaya begitu saja komen saya….itu saya larang lho…dan soal kredibiitas saya, bagus kalo kau ragukan, lagipula apa alasan saya utk bisa punya kredibilitas di sini….gak ada sama sekali-la….

    semua komen siapapun berhak utk dipertanyakan entah langsung atau tidak langsung oleh pribadi kita, gak bisa telan bulat2 krn label tertentu.

    salam tromol pcx

    Guest
  283. @udin
    komen saya sebagai konsumen biasa yg prefer ke produk ymh:
    mau kau bilang jurus baru ya monggo saja-la…
    saya cuma komen, itu emang cara saya dari sejak awalnya eksis kalo komen…hampir jarang sekali buka blog cuma buat baca sj…biasanya begitu buka lgsg baca…lalu langsung komen…trus kalo gak ada ‘gangguan’ bisa lanjut..kalo ada, off lagi….
    ah saya sih emang santai2 saja….

    Guest
  284. oh ternyata parts2 scorpio itu part abal2 semua tho???
    (kura2 dalam perahu)
    pantesan amblezzz teruzzzz!!!

    ya gpp deh biar amblezzz yg penting jyadul…!!!!

    😆 😆

    ==salam jyadul dan amblezzz selalu==

    Guest
  285. yg gak abizz pikir scorpio yg pake partz abal2 tp kok bisa ya dibanderol hampir sama dgn motor yg pake partz2 ternama???

    ngeruk untungnya keterlaluan ya yamaha…..

    😆

    ==salam jyadul dan amblezzz selalu==

    Guest
  286. @ 496. jaos – Juli 6, 2010
    ========
    ya santai ajach brother …. serius amat sich ….
    bagaimana sekarang gak ada gangguan yach …..
    kalo gituch bagaimana kalo kita ngakakk bareng …..

    Guest
  287. ha ha ha….saya tadi sdh lihat peluang 500 tapi gak saya isi komen…
    ternyata scnk meleset setelah komen udin muncul setelah moderasi…
    ah scnk…….ha ha ha

    Guest
  288. @ 503. jaos – Juli 6, 2010

    yeeeee, pake nanya-nanya bahannya apa, jadi pelupa sich ente

    eee malah ngakak duluan, hahahahhahahhahah …………………

    500-nya jadi milik wdr dech ….. (kalo gak kecele kayak onthel di thread sebelah) ….xixixixi

    off dulu ach, ada gangguan nich… ngantuk …. sampe jumpa besok brother jaos …… jangan lupa yamahon semakin di depon …. huhuhuh…

    Guest
  289. Salut buat FBY!
    Dikeroyok FBH tetap bertahan!
    @All FBH dari anak sampai mbahnya,
    Okelah kalian bilang Y sangat minus dimata kalian, itu hak kalian.
    Begitupun FBY menganggap Y lebih baik dan jg menjelekkan H, itupun hak kalian!
    Tp disini sngt mencolok koment FBH yg mengeroyok FBY.
    Diartikel sblmnya, tentang motoGP Lorenzo menang, mana komentar FBH yg koar koar merasa H paling sempurna?

    Guest
  290. FBH vs FBY walaupun kalian cuma lucu2an disini, jgn bgtu lah….
    Blog ini bnyk yg baca loh, walau mrka cuma baca dan tdk mampir.
    Mrka punya penilaian trhdp anda semua.
    Mana yg main jelek2an, keroyokan, klonengan dsb….

    Guest
  291. 508. . – Juli 7, 2010
    509. . – Juli 7, 2010
    =========
    Anda FBY yach, pemain lama kayaknya nich, melihat dengan sebelah mata liat ajach ( . – )

    sante aja bro, bakar-bakaran di sini gak kelewatan, banyak yang mampir di sini karena liat bakar-bakaran, tapi ada yang nyantol ada yang berlalu, semua blog begitu bro, tergantung motivasi, kalo motivasinya ( + ), gak masalah, kalo motivasinya negatif ( – ), ya masalah bagi dirinya seperti Anda, apalagi motivasi sebelah
    mata ( . _ ), ngerti-la

    Guest
  292. @jaos
    nah…dah ngerti maksudnya kan…
    pengalaman siapa dan bagaimana yg ente maksud.
    ya karena pengalaman tsb tdk bisa diverifikasi keabsahannya.
    satu2nya parameter yg tersisa tinggal pegang brand-nya kan.
    dalam brand tsb tercakup aspek kualitas yg terjaga, harga yg reasonable, riset yg mendalam, dan tanggung jawab produsen yg kita bisa tuntut kalau menghidari klaim.

    @eqien
    masih ditunggu jawabannya ya…
    sebutkan satu saja cakram variasi yg lebih baik dari cakram OEM.

    Guest
  293. @supersamin
    gampangnya gini bro…
    apa iya sepatu buatan Cibaduyut tidak lebih baik dari merek Fila…?
    apa iya tas buatan Sidoarjo tidak lebih baik dari merek Guci..?
    apa iya cakram buatan Kumis tidak lebih baik dari merek Nissin..?
    apa ita swing arm buatan Kumis tidak sekokoh buatan Kitaco..?
    apa iya knalpot buatan HRP ,AHRS tidak lebih baik dari merek TDR..?
    kalo semua harus merek…yg ada cuma monopoli bro…
    dan saudara2 kita hanya jadi penonton..

    prihatin.com

    Guest
  294. @supermasin

    @eqien masih ditunggu
    jawabannya ya… sebutkan satu saja cakram variasi yg lebih baik dari cakram OEM.

    ============
    saya jawabnya

    kloningan paling nomo 1 pasti lebih bagus
    kalo udah nomor 1 gak bisa di bilang nomor 2…iya to?xixixixi

    pis

    Guest
  295. brembo apa rambo kali ya ??
    ( pura2 ngerti.com )
    kalo ada nissin, pasti lah monde lebih mak nyuss…

    Guest
  296. hehehehehehe….
    ternyata olahan kampung lebih maknyusss….
    sampai ngantri segala….

    nasibungkuspadang.com

    Guest
  297. @scnk..
    hahhh….
    gile qo ini ya…
    segitu gedenya buat cemilan…alamak….
    tak tebak berat badanmu >70 kg

    heran.com

    Guest
  298. @487 eqien
    Mana komen gua yg nyebutin kalo “bawaan pabrikan ahm”???…
    Lu tau gak kalo satu vendor spare part itu bisa bikin utk berbagai pabrikan???… dasar “katak” lu… suruh keluar dari tempurung malah mlungker di dalem…
    Coba mana sebutin merk aftermarket yg kualitasnya lebih bagus dr produksi pabrikan???… mana?? sebutin…
    Lebih bagus modelnya… IYA. Kualitasnya??? belum tentu….
    Kalo gak tau mending nanya… kalo gak percaya sini gua kenalin ke owner2 merk spare part variasi yg lu anggap lebih bagus kualitasnya… biar kebuka mata lo…
    Kalo pabrikan bikin produk itu selalu dg spec standar internasional, lengkap dg serangkaian uji/test dg berbagai kondisi sebelum diproduksi…
    Part variasi???… yg gua berani jamin salah satunya Daytona… tapi cakramnya aja skrg harganya udah 1juta buat bebek. mau beli gak lu? sanggup???…

    Ya jelas menyesatkan lah… pandangan ngawur gitu… Nyawa orang jgn lu bikin mainan tong,…

    Sniff… sniff…

    Guest
  299. 521 Guspur
    Mbah..merk Da’i Tona bagus tho mbah…
    lebih bagusan mana sama merk Da’i Bachtiar..mbah??

    Guest
  300. @Yahon
    Kalo dibandingin antar sesama variasi gua no comment.
    Tapi inti permasalahannya tadi di masalah variasi vs OEM.

    GAK SEMUA merk part asesoris itu diproduksi dg baik lengkap dg serangkaian uji coba dab… banyak yg masuk ke Indonesia itu “polosan” trus dikasih label di sini…
    Nah kalo dlm kasus yg dik Eqien picu td kan masalah part aftermarket/variasi yang “umum”…
    Sampeyan mungkin sering modif juga… Saya tanya…
    Misalnya dik Eqien pengen masang rem cakram di motornya yg tidak bercakram dr pabrikan…
    Opsi 1: pake cakram OEM motor laen.
    Opsi 2: pake part variasi merk XXX.
    Opsi 3: pake part variasi merk Daytona.
    Kira2 mana yg anda saranin? kira2 mana yg dia mau? mana yg dia rasa layak utk dibeli dan diaplikasikan ke motor hariannya?
    Monggo dijawab…

    Sekedar cerita… beberapa taun yg lalu gua sempet mau masukin barang dr Thailand. Cakram variasin bikinan SUNSTAR. Tau dong Sunstar??… OEM bbrp motor jepang. Harganya? satu keping udah 600rebu… harga di sana itu ya? belum harga sesudah masuk kemari… Kira2 bakal ada orang yg mau beli gak? padahal secara kualitas gua berani jamin BAGUS! Piye?

    Contoh kasus laen… Disc brake set… lagi2 ada yg lebih bagus dr OEM, terutama buat balap… merknya BRAKING. Silakan googling… Harganya???… heuheuheu… 😀

    Kesimpulannya?? masih nekat LEBIH BAGUS pasang parts sendiri daripada “dipasangin” pabrikan???… logis dan awam saja… 🙂

    Sniff… sniff…

    Guest
  301. @mercon
    Berarti mukamu gak bagus dong Con???… kan udah kelililit kampes???… bhuahahahahahahaaaaaaaaaa… :mrgreen:

    Sniff… sniff…

    Guest
  302. @guspur…
    Kalau aq & beberapa temen..tidak sertamerta menyebut pakai opsi tertentu..yg paling utama semua diuraikan kelebihan dan kekurangnya supaya konsumen paham.dan oem yg sering disebut sbg opsi-1
    Apalagi tempatku didaerah…namanya jga variasi..harganya-pun variasi dr 300 rb s/d 1.5 jt jg ada…
    pertimbangan harga masih dominan dan kita memberi pilihan , konsumen menentukan…supaya sama2 enak dikemudian hari.

    Guest
  303. @yahon
    ambil satu sample aja nih bro soal cakram kumis VS nissin. katakan bener omongan sampeyan bahwa cakram kumis lebih baik dari Nissin. tapi apakah pak kumis berani memberi jaminan bahwa produksi cakramnya ke-1 pasti sama kualitasnya dg produksi ke 1jt ??? mulai dari presisi, ukuran, posisi baut, warna, ketahanan thd panas, dll.

    Guest
  304. @jaos & eqien
    jiah…
    dah mlipir trus kabur aja mereka berdua .
    padahal baru 500-an komen lho.
    yg trit kemaren aja bisa tembus 700 kok.

    Guest
  305. @yahon
    Nah, poin dr pertanyaanku tadi adalah coba menyamakan persepsi ttg mind set si pelontar masalah ybs.
    Gua yakin yg dimaksud ybs dg “parts variasi lebih bagus kualitasnya” itu bukan barang2 hi-end spt yg ada di wawasan kita… yg dia maksud cuma part variasi BIASA.

    Lanjutan cerita kapan hari; yg master rem belakang modifanku jebol… setelah jebol 2 kali, akhirnya aku pake master OEM punya Ninja R… harganya dua kali lipat… cakramnya juga pake punya Mio, walopun modele elek kalo dibandingin cakram variasi yg sebelumnya aku pasang…

    Sniff… sniff..

    Guest
  306. @supersamin…
    ok dech….
    memang bener ..aq juga setuju kalau yg merek itu bisa dijamin tanggung jawab produsen yg kita bisa tuntut kalau menghidari klaim.
    tapi kalau buatan pak kumis banyak dipakai dan kebetulan konsumennya puas boleh nggak ini dibilang MUTU BAGUS…?
    dan sebaliknya dr oem …sdh terpakai 15 rb cakramnya sudah bergelombang dan konsumen klaim krna tidak puas bi dibilang MUTU NO GOOD ?

    Guest
  307. @supersamin…
    Bro…untung pakdhe bonsai nggak ol…..
    sampeyan ngambil contohnya kok ya pak kumis tho..?

    Guest
  308. @yahon
    Ya makanya gua tulis HURUF BESAR… GAK SEMUA…
    Itupun parameter BAGUS muncul dari kita sendiri kan? tanpa uji lab dsb???…
    Tenang dab… Cakram OEM KLX ku udah pernah peyang tanpa benturan… tapi di bengkel pun juga nganggur cakram kumis karna dia salah pilih material bahan… 😉

    Sniff… sniff…

    Guest
  309. wak?? masih idup trit-nya?
    @524 , mbah gak usah diladeni deh, percuma kita jelasin panjang kali lebar, wong dianya cuman asal ba*&t aja..
    buktinya kabooor kan??? kita objektif aja, semua dishare untuk edukasi, nyang ngerti ngasih tau nyang gak ngerti, ben slamet kabeh…bukan malah membawa aliran sesat kayak adik itu…
    makasih pencerahannya mbah…
    empat jempol deh buat mbah gus… 🙂

    Guest
  310. @yahon
    wah..sepertinya anda kurang mengerti maksud saya. bukan maksudnya bahwa barang variasi (ex : kumis) itu tidak boleh dibilang bagus. tapi produk dengan brand yg jelas memiliki nilai lebih seperti yg saya bilang tadi.

    tahukah Anda kenapa cakram kumis cukup disukai kalangan modifikator motor ? karena piringannya lebih lebar, thats it. tidak lain dan tidak bukan. bukan karena lebih baik dari part OEM. kalo mo ngejar performa ya pake’nya Daytona dah harganya tau sendiri kan. 3x lipat cakram kumis.

    Guest
  311. ah..ada yang ngomong peyang, jadi inget sama cakram depan M366Y saia nih…belum 3 taun, peyang juga, kalo direm, tuh handel bisa geal-geol, naik-turun..padahal gak pernah kebentur babar-blas…
    waktu jatoh-pun, dulu itu ke bagian kiri, cuma korban hendel kopling aja..
    dibandingin sama GL 95-ku, sampe dijual pas 2007, masi mantep rem cakram depannya…padahal dari usia lumayan, kilometer sampe nol lagi 🙂
    apa ada penurunan kualitas spare part pabrikan sekarang ini yak???
    OOT..kayak tangki-nya juga neiy…. walah, melebar maneh…

    Guest
  312. @supersamin…
    hadugh…
    aq sudah bilang ok memang bener kalo dr pabrikan punya nilai lebih..punya lab..ada test drive dsb..mampu telusur dan punya jejak rekam yg valid.
    tapi paragraf ke-2 komenmu
    tahukah Anda kenapa cakram kumis cukup disukai kalangan modifikator motor ? karena piringannya lebih lebar, thats it. tidak lain dan tidak bukan. bukan karena lebih baik dari part OEM. kalo mo ngejar performa ya pake’nya Daytona dah harganya tau sendiri kan. 3x lipat cakram kumis.
    ============================================
    td sepakat itu contoh…contoh…skali lagi contoh….
    wadeuww..p kumis ampun dagh tidak maksud lho….
    intinya gini bro..
    kalau seseorang menggunakan produk selain dari oem dan konsumen tersebut puas dan tidak ada keluhan maka saya akan bilang MUTU BAGUS
    sekali lagi kepuasan loh.
    mugo2 ngerti.com

    Guest
  313. @dismas
    Mungkin itu Yoshimura KW bro… sama halnya dg Yoshimura2 yg banyak beredar di sini… dan kemungkinan akan dibeli Eqien jg… wkwkwkwkwkkkk…

    Knalpot Yoshimura… yg asli, silencernya aja udah 2,5jutaan… belum pipanya…

    Sniff… sniff…

    Guest
  314. @guspur..
    boleh percaya boleh tidak…
    rem depan neotech-ku tak pasang brake-pad kw-1 ( nggak usah tak sebut merek )
    hrga 25 rb.dan ini lebih menguntungkan bwt cakramnya..ketebalan cakram terjaga tanpa mengurangi kemampuan pengereman.

    Guest
  315. @yahon
    wah.. ini beda lagi nih…
    kalo’ ngomong puas itu lain lagi ceritanya.
    lha orang sudah jelas kalo’ pake sepatu kets itu lebih nyaman dan aman banding pakai highheals. tapi para wanita ternyata banyak yg rela menyiksa diri demi penampilan kok. begitu juga dengan variasi motor, puas itu bisa jadi karena lebih keren. bukan karena lebih baik secara fungsi.

    dah deh intinya kita sepakat kalo’ barang tanpa merek bukan berarti jelek. tapi barang dg merek jelas bisa memberikan jaminan mutu. oke…

    Guest
  316. @supersamin…
    ok lah klo menurutmu sperti itu…
    BARANG BERMUTU = Barang dimana telah memenuhi beberapa kriteria termasuk didalamnya standar produk dan kepuasan pelanggan…cmiiw

    Guest
  317. 542 Samin
    Sorry Bang…saya nggak setuju dengan pernyataan : “barang dg merek jelas bisa memberikan jaminan mutu”…
    coba cek Pok Minah 1500 cc…mutunya gimana?, itu ada merknya lho
    Setuju klo dibilang barang merk jelas yang dikeluarkan pabrikan yang jelas…hehehehe

    Guest
  318. @yahon
    Percaya kok… kadang malah lebih pakem.
    Tapi taukah kita apakah pad tsb mengandung materal yg berbahaya seperti asbestos misalnya??
    Parameternya banyak dab… bukan cuma awet “phisicaly”… untuk itulah peran uji di lab sangat diperlukan. Siapa yg punya lab? Ya pabrikan dan produsen2 part aftermarket yg “branded”… bukan industri rumahan seperti di Taiwan atau di Thailand….
    Ngono lho dab…

    @supersamin & yahon
    ===
    dah deh intinya kita sepakat kalo’ barang tanpa merek bukan berarti jelek. tapi barang dg merek jelas bisa memberikan jaminan mutu. oke…
    ===
    dah deh intinya kita sepakat kalo’ barang aftermarket/variasi bukan berarti jelek. tapi barang OEM jelas bisa memberikan jaminan mutu. oke…
    ===
    AKUR???…

    Sniff… sniff…

    Guest
  319. @542 Supersamin
    Like thisssssssssssssssssssssssssssssssssssss

    Sori salah sing nduwurr..
    🙂

    Guest
  320. @Nimix
    Pok Minah 1500 CC…
    barang apaan lagi nih….
    maksudnya Xenia 1500CC ??
    emang ada ?

    nb : merek dlm konteks ini adalah merek yg jelas. bukan merek asal tempel stiker doang ya…

    Guest
  321. 547 super
    Ane nggak tega nyebut panggilan komunitas mereka aja bang…itu loh yang bisa nglewatin CBR 150 CC…hehehehe…klo dari jauh keliatan kembar siam aja…
    liat tuh barang , yg kluaran tahun 2007 dijalanan dah gfak keliatan batang knalpotnya…tauk kmana
    tuh merk jelas banget bang

    Guest
  322. @nimix
    kalo yg itu gak usah dibahas… kan udah terdaftar resmi??… klo ada masalah ya tinggal diaduin lewat YLKI…

    Sniff… sniff…

    Guest
  323. @nimix
    oalah….motor klonengan itu ?
    wakakakakakakakak
    yg atu itu termasuk dlm merek yg cuman nempel stiker doang.
    jadi gak masuk dlm itungan 🙂

    Guest
  324. eksis lagi..sdh baca tadi… ha ha ha …ah capek jg baru nyampe ni…

    eh… si pur masih komen begitu soal saya lari….ha ha ha….saya iba krn saya GAK berusaha meyakinkan kau soal knp saya off, yah jadi gitu terus komenmu….kau jgn jadi chicken-la…..dgn cara begitu.

    @512 super
    ah kau ini, gak bosen2 bilang saya kabur….ha haha…gak akan lagi saya reply soal kabur2an ini….

    ah…kau mungkin yg salah tangkap komen saya ….ini komen saya @482 “kalo saya lihat gambaran besarnya…merk yg keseluruhannya, maka isinya juga harus/mesti ikut merk ‘JUDUL’ itu dalam hal kualitas”…
    artinya kalo itu mtr ymh, maka isinya harus mendukung merk ymh….soal isi mau cantum merk atau tidak, bukan urusan penting….yang penting isi itu harus mendukung nama ymh-nya….

    Guest
  325. hahahahaha…, jadi ball2an bener….

    @ guspru..

    hahahahahahaeee…..,
    ada yang salah dengan komen saya ini…?
    klo mau gaya dan punya uang lebih mending beli cakram variasi yang jauh lebih bagus, lebih gaya, dan lebih mumpuni daripada bawaan pabrik..
    ======================================

    oya.., 0riginal eq. maufaktur memang bagus tapi tidak semuanya merupakan yang terbaik, termasuk bawaan pabrikan di INA. memangnya cakram nissin di motor honda supra merupakan cakram keluaran Nissin kualitas paling terbaik…?
    banyak part variasi yang lebih baik dan lebih Mumpuni dari part oem bawaan pabrikan INA.

    ahahahahahah…, gak perlu part d*****a, atau Ac**bis, atau Yo******a…..

    contoh aja nih yang banyak di pasaran :
    shock merk showa di motor bebek H TIDAK lebih keren dan lebih mumpuni dari shock kualitas terbaik dari merk YSS.

    @ guspur 521.
    hahahahahahaha….. membelikan anda sepasang pun saya masih sangat2 sanggup….

    @.541. guspur

    kemungkinannya salah……..
    karena saya pake-nya knalpot TDR…, beli di mitra 2000, harganya cuma 1 juta lebih, itu aja udah lebih keren dan lebih nendang daripada knalpot bawaan motor bebek ahm jagoan anda……
    klo gak percaya coba aja sendiri….

    oya….lupa…..
    di tread sebelumnya anda ikut protes ada yang ngatain KunyuK ke pengunjung lain….
    nah…
    “katak” di komen anda di atas itu jenis binatang atau apa…?

    oke…..

    Guest
  326. @eqien
    Gua udah bilang dari awal.. TIDAK SEMUANYA. Tapi bukan berarti lu bisa men-generalisir dan menjadikan pembenaran bahwa pabrikan GAK USAH ngasih fitur lebih kepada konsumen hanya dengan alasan BISA PASANG SENDIRI. Ngerti?

    Shock YSS yg type kompetisi (terbaik) berapa harganya dul?… emang semua orang setajir elu?… makanya gua jg kasih contoh daytona kan??… Masalahnya komen lu bisa terkesan generalisir… takut orang awam jadi mis-leading. Jelas??

    Kalo mau ngadu apple to apple dong… SHOWA non-kompetisi kok diadu sama YSS kompetisi???… Kalo diadu sama SHOWA/KAYABA yg kompetisi ya nangis lu… Gua kapan ari ngambilin KAYABA (OEM nya Yamaha, tau dong?) versi kompetisi buat grasstrack. Cm ada pilihan… yg harga 5jutaan ama yg 7jutaan. Itu type yang JELAS lebih baik drpd yg OEM buat motor harian. Tapi ya itu… ada harga ada performa.

    Knalpot 1 juta lebih??… yg stainless?… dk-nya naek berapa? setting karbunya gimana?… db-nya berapa?… output emisi gas buangnya berapa?… tahan direndam acid selama berapa ratus jam?… GAK TAU ya?… sama… karna kita cuma END USER. Titik.

    Katak yg di komen gua itu ada tanda kutipnya… refer ke peribahasa “Katak dalam tempurung”… kalo gak ngerti artinya buka2 lagi buku SD deh…

    Sniff… sniff…

    Guest
  327. @eqien
    Oiya Qin… jadi inget…
    Akhir taun kemaren pas ke Thailand gua sempet hunting monoshock buat Nova Dash gua yg dah mati. Ada beberapa pilihan:
    1> Monoshock OEM buat ; harga kalo dirupiahin 300rebuan
    2> Monoshock Y*S buat Nova Dash, type standar; harga 200rebuan
    3> Monoshock Y*S buat Nova Dash, type semi kompetisi (pake tabung tapi gak pake adjuster); harga 700rebuan
    4> Monoshock Y*S buat Nova Dash, type kompetisi (pake tabung dan ada adjuster); harga 1,5jutaan.

    Akhirnya gua pilih yg Y*S Standar aja… hasilnya?… ajrut2an dibandingin OEM nya…
    klo gak percaya coba aja sendiri….

    Sniff… sniff…

    Guest
  328. @jaos
    jiah… gak mau dibilang kabur.
    keluar deh ilmu muter2nya.

    @eqien
    jian sampeyan ini aneh bener.
    kalo’ bikin perbandingan itu ya aple to aple dong.
    jangan aple to kedondong.
    ya gak akan ketemu buntutnya.
    ini buat gambaran aja ya…
    SA standar u/ mobil Suzuki Aerio :
    – Showa 1,8 jt sepasang
    – Kayaba 800 rb sepasang
    hasilnya ya memang nyaman kemana2 yg showa banding kayaba.
    itu masih standar ketemu standar lho.
    bukan standar ketemu spek kompetisi.

    Guest
  329. @556 gUSPUR…

    hahahahahaee…

    nah kan di komen 262 gw dah tegaskan……

    ” KALAU PENGEN GAYA DAN PUNYA UANG LEBIH”

    jadi tolong di garis bawahi kata ” punya uang lebih”.

    truz saya juga udah bilang lebih “bagus dan lebih mumpuni”. jadi di sini saya tidak membatasi harus yang apple to apple…, kalau yang lebih mumpuni adalah yang buat kompetisi, ya silahkan di ganti dengan yang untuk kompetisi.
    Perkara part itu lebih mahal ya kembali kata2 tadi : “KALAU PUNYA UANG LEBIH”
    dan memang benar yang anda bilang ada harga ada performa.

    dan ………………..

    di atas juga sy bilang kalau dana cekak mending beli yang tromol aja, masih sangat safrety.

    o ya.., saya gak sebutkan merk karena kalau saya sebutkan, kemungkinan malah menyesatkan seperti yang anda bilang. pendapat orang kan berbeda, dan tingkat kepuasan orang juga berbeda2.

    contoh aja…, kalau kalau saya sebutkan salah satu Merk part seperti Kitaco, atau TDR, atau Acerbis, atau daytona, atau yoshimura……… Tapi bagi orang lain belum tentu merk itu lebih keren, dan lebih gaya,dll. kalo mereka pasang trus mereka gak suka atau gak puas….?
    apa saya tidak malah jadi di tuduh menyesatkan?.

    jadi cukup kata2 “—-yang lebih bagus, lebih gaya dan lebih mumpuni”—– itu gak akan menyesatkan orang.

    Kata2 : “DASAR “KATAK” LU” (seperti komen anda)
    itu sangat berbeda dengan kata2 ” LU SEPERTI KATAK DALAM TEMPURUNG”
    (itu sudah saya pelajari di SD dulu)……

    Guest
  330. @Eqien
    Eits..!!!
    Jangan dipenggal2 dong… liat kalimat ente sebelumnya…
    “…daripada anda membayar lebih mahal untuk cakram bawaan yang tidak jauh lebih baik dari tromol…, mending tromol aja sekalian.
    lebih murah dan juga safety, so…..jangan korbankan uang belanja anda.”

    Ada kalimat “cakram bawaan yang tidak jauh lebih baik dari tromol…”

    Baru lanjutannya seperti yg ente sebutin…
    “klo mau gaya dan punya uang lebih mending beli cakram variasi yang jauh lebih bagus, lebih gaya, dan lebih mumpuni daripada bawaan pabrik.”

    >>Persepsi yg muncul bisa menjadi Part bawaan pabrik tidak lebih mumpuni dari produk aftermarket gak??…
    Anda bisa mempertanggung jawabkan kata “LEBIH MUMPUNI” itu gak? soalnya musuhnya bikinan industri manufaktur resmi yg sudah diuji oleh Lembaga Legal yg berkompeten lho??… Bisa??…

    1> Dasar “kompor” lu… nyamber aje…
    2> Dasar seperti kompor kamu… menyambar saja… :mrgreen:
    …sama2 menunjukkan kiasan gak??

    Dan sorry kalo gua rada keras… karnaaaaa…
    a) Urusan safety >> nyawa >> pertanggung jawaban.
    Ente cuma mencela, TANPA SOLUSI atau penjelasan lebih lanjut part2 apa yg lebih “mumpuni” tsb. At least parameter mumpuninya seperti apa?
    b) Ujug2 ente langsung balesnya… “di pasaran banyak cakram yang modelnya lebih keren, kualitasnya lebih mumpuni dari bawaan pabrikan ahm jagoan anda…. memangnya anda pikir part2 yang di pasang di motor honda merupakan part2 terbaik di dunia…?”
    Itu maksudnya apa???… padahal gua cuma nanyain “OEM parts VS Variasi”…
    Gua bilang “katak dalam tempurung” karna komentar ente kok kayak orang yg gak tau (atau tau tapi pura2 gak tau) bahwa vendor part2 yg ente cela itu mereka produksi juga buat ATPM laen… salah satunya mungkin merek kesayangan ente…
    Piye?

    Sniff… sniff…

    Guest
  331. @558.

    jian sampeyan ini aneh bener.
    kalo’ bikin perbandingan itu ya aple to aple dong.
    jangan aple to kedondong.
    ya gak akan ketemu buntutnya.
    ====================================

    saya belum membandingkan apapun…….di atas cuma contoh untuk menjelaskan komen gw yang sebelumnya.
    penjelasannya di komen 560.

    Guest
  332. @eqien lagi
    Inget ya?… Ente cela2an masalah Tromol Y vs Cakram H ane gak pernah ikut2,,,,
    Ane baru nimbrung ketika:
    1> Ente menyatakan NGEREM SAMPE NGELOCK TIDAK BIKIN JARAK PENGEREMAN TAMBAH PANJANG.
    2> Ente menyatakan CAKRAM BIKINAN PABRIKAN TIDAK LEBIH MUMPUNI DARI CAKRAM VARIASI.

    BIsa ngeliat bottom line dari kedua hal tsb gak??…
    Inget…

    Sniff… sniff…

    Guest
  333. @555 eqien
    Jyaaaaaaa….. sampeyan lebih aneh lagi…
    “shock merk showa di motor bebek H TIDAK lebih keren dan lebih mumpuni dari shock kualitas terbaik dari merk YSS.”

    >> STD vs kompetisi??
    >> apple vs apple???
    :cpd

    Sniff… sniff…

    Guest
  334. @ Guspur.

    hahahaeeeee, kayaknya bakal panjang nih….

    justru klo gak di potong akan semakin jelas.

    kalimat itu ada di sini :
    —-klo dana cekak mending beli yang pake rem belakang tromol aja….di jamin masih sangat safety.
    daripada anda membayar lebih mahal untuk cakram bawaan yang tidak jauh lebih baik dari tromol…, mending tromol aja sekalian, lebih murah dan juga safety—–

    anda pastinya mengerti dengan kalimat di atas.

    coba dengan susunan kata yang beda tapi maksudnya sama :

    kalu tidak punya banyak duit mendingan beli motor yang rem (belakang) bawaannya masih tromol, karena LEBIH MURAH dari pada motor yang bawaan-nya cakram,
    dan walaupun bawaannya tromol, tapi SAFETY-nya masih SETARA dengan motor yang bawaannya cakram.
    (safetynya sama, tapi lebih murah)

    truzz….

    —-“klo mau gaya dan punya uang lebih mending beli cakram variasi yang jauh lebih bagus, lebih gaya, dan lebih mumpuni daripada bawaan pabrik.”—–

    disitu saya menekankan mending beli cakram variasi “YANG JAUH LEBIH MUMPUNI” dari cakram bawaan pabrikan.
    saya TIDAK menyarankan sembarang variasi atau variasi YANG LEBIH JELEK dari bawaan pabrikan,……… TAPI YANG LEBIH MUMPUNI.
    merk dan modelnya sesuaikan dengan selera dan tebal kantong anda.

    nah, di situ juga saya mengisyaratkan bahwa kalau mau lebih bagus, gaya dan lebih mumpuni,…. mending beli motor yang tromol aja dulu, baru di ganti dengan variasi yang jauh lebih bagus dan lebih mumpuni (daripada yang bawaan pabrikan)…….., supaya anda tidak rugi dua kali.
    (udah beli cakram bawaan yang lebih mahal, tapi anda juga harus membeli cakram variasi yang lebih mahal lagi.)

    di situ juga sama sekali gak ada kata2 yang mengisyaratkan bahwa bawaan pabrikan lebih jelek dari variasi…….,
    —-Tapi ada variasi yang lebih mumpuni daripada bawaan pabrikan, tapi harganya pasti mahal. (karena itu saya katakan “bagi yang punya uang lebih”)

    kalau solusi yang anda maksud masalah merk (yang anda minta disebutkan), mungkin kita ada beda persepsi soal itu.
    menurut anda harus menyebut merk agar tidak menyesatkan…, dan menurut saya menyebut merk tertentu malah berpotensi di anggap menyesatkan, seperti yang sudah saya sebutkan di atas..

    deal…., ???

    Guest
  335. @eqien
    Owh salah….
    Poinnya saya gak minta disebutin merk,…. tapi ada penjelasan lebih lanjut seperti YANG ANDA LAKUKAN BARUSAN. Enak to?? clear to??… itu yang namanya BERTANGGUNG JAWAB dengan omongan… ngasih solusi yg jelas… gak asal nyela…

    Summary:
    Cakram pabrikan oke, ada jaminan resmi. Tapi kalo mau UPGRADE beli cakram aftermarket HI-END, kualitas dan performa lebih bagus dg konsekuensi harga MAHAL.
    Oiya, jangan lupa juga prepare biaya modifikasi (bubut dudukan cakram, bikin bracket kaliper, dsb.) biar gak kaget… Kasian modifikatornya kalo disuruh nombokin gara2 kita gak prepare duit lebih… 🙂

    DEAL! :shakehand 😉

    Sniff… sniff…

    Guest
  336. eksis lagi…he he he..

    @supersamin
    ah kemarin ‘kabur’ sekarang ‘muter-muter’….nanti besok apalagi?
    yg jelas tigr itu overprice…..komen2 yg pernah ada banyakan nulis tgr kemahalan…..gak pernah ada yg bilang tgr itu best value…baru kamu saja yg bilang mahal tapi tidak kemahalan, yg artinya mirip2 value for money…

    Guest
  337. @jaos
    lho emang jelas muter2 kok. diajak ngomong pake’ fakta dijawab hanya dengan katanya. belakangan akhirnya malah ditanya apa dijawab apa. apa yg begitu gak bisa dibilang muter2?

    lho yg bilang tigi overprized itu siapa? cuman kamu and the gank kan… buktinya ketika disodorin itung2annya ternyata tdk ada yg bisa membantah kalo’ tigi itu tidak overprized banding scorpie kok. mesin sama2 jadul cuman beda kubikasi (12,5%). selebihnya tinggal ngitung fitur yg nempel di motor doang kan. nah dari fitur yg nempel di tiger nilainya lebih dari selisih harga jual dg scorpie. ayo… buktikan kalo’ kamu bisa tdk pake’ muter2, langsung jwb saja.

    Guest
  338. 564
    hehehehehe…. itu hanya contoh, walaupun kliatannya tetap membandingkan juga sih klo kek gitu… :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:
    itu contoh untuk komen saya yang mengatakan ada variasi yang lebih baik dan lebih mumpuni dari bawaan pabrikan. walaupun itu adalah part kompetisi yang mahal, tapi kan jelas bahwa part-nya “ada”.

    hehehehehe……

    Guest
  339. @571 jaos
    weits…ane pantang kabur
    tuh..jawab komen ane yg no 569
    bakal ane pantengin terus trit ini
    sampe’ tembus 1000 juga ane jabanin

    Guest
  340. @572 supersamin
    good-la….yg begini ini saya mau, yg penting gak usah ngejek2in person saja…

    yg bilang overprice itu saya….kalo ‘kemahalan’ itu lebih banyak lagi yg sdh komen di dunia maya….
    spt saya sdh komen, biar bermerk di tgr tapi gak jamin kualitas lebih baik drpd yg di scouzy….ber-merk pun ada ‘kelas’nya, nah bagian yg ini kamu gak terima….krn bagi kamu ber-merk sdh pasti lebih bermutu…bahkan yg sama merknya saja bisa beda hasil….
    cnth sj: rante sama2 DID, tapi di tgr bunyi berisik, di scouzy… tidak.

    trus kalo kamu gak terima komen saya soal merk itu ada ‘kelas’nya…
    maka…tiger CW itu sdh masuk value for money dong…krn yg ber-merk itu MEMANG benar2 lebih drpd yg di scouzy.

    sekarang, hrg tgr CW sdh 24,890 jt (hampir 25 jt)…untung aja gak ada yg SW…
    dulu2 ada SW dan CW, kenapa harga bisa sampe selisih 3 jtaan antara tgr sendiri?
    Padahal di scouzy beda antara SW dan CW cuma 1,3 jt….itu cuma harga velg CW scouzy sj.

    Kemarin malam saya nyari harga tgr SW 2010, ternyata gak ada yg SW, malah mampir ke http://ducatimonster.wordpress.com/2008/02/24/honda-tiger-revo-std-vs-bajaj-pulsar-200-dts-i/
    di situ saja tertulis yg SW itu value for money (krn disandingkan dgn p200)..dan itu menurut tulisan di sana y.

    mau tanya mana yg ‘kasar’…. ente atau kowe?

    Guest
  341. @572 supersamin
    good-la….yg begini ini saya mau, yg penting gak usah ngejek2in person saja…

    yg bilang overprice itu saya….kalo ‘kemahalan’ itu lebih banyak lagi yg sdh komen di dunia maya….
    spt saya sdh komen, biar bermerk di tgr tapi gak jamin kualitas lebih baik drpd yg di scouzy….ber-merk pun ada ‘kelas’nya, nah bagian yg ini kamu gak terima….krn bagi kamu ber-merk sdh pasti lebih bermutu…bahkan yg sama merknya saja bisa beda hasil….
    cnth sj: rante sama2 DID, tapi di tgr bunyi berisik, di scouzy… tidak.

    trus kalo kamu gak terima komen saya soal merk itu ada ‘kelas’nya…
    maka…tiger CW itu sdh masuk value for money dong…krn yg ber-merk itu MEMANG benar2 lebih drpd yg di scouzy.

    sekarang, hrg tgr CW sdh 24,890 jt (hampir 25 jt)…untung aja gak ada yg SW…
    dulu2 ada SW dan CW, kenapa harga bisa sampe selisih 3 jtaan antara tgr sendiri?
    Padahal di scouzy beda antara SW dan CW cuma 1,3 jt….itu cuma harga velg CW scouzy sj.

    Guest
  342. @super
    kemarin malam saya nyari info harga tigr SW 2010, ternyata gak ada…
    malah jadi mampir dan baca-baca ni artikel di http://ninja250r.wordpress.com/2010/07/05/tromol-atau-pun-cakram-pada-rem-belakang-pasti-udah-diperhitungkan-sama-pabrikan/#comment-106720

    di situ ditulis tgr SW itu value for money (lg dibandingin dgn p200 yg 20 jtaan…sama dgn scouzy CW …cmiir), bukan yg tgr CW lho…

    Guest
  343. @jaos
    ngomongin soal kelas. kelas non merek yg dipakai scorpie mana yg membuktikan kalo’ kelasnya diatas tigi ? tidak ada kan ? yg ada hanya klaim sampeyan saja, dan itu tdk bisa dijadikan patokan. yg bisa dipegang ya cuman brand-nya itu tadi.

    rante tiger berisik karena ukurannya besar (528H) sedangkan scorpie kecil (428H). belum lagi ukuran sproket belakangnya jauh lebih besar banding scorpie.

    selisih harga itu menandakan memang harga velg Enkei yg dipake’ Tiger emang mahal om. jangan dibandingin ama velg tanpa merek dong. malah makin menunjukkan kalo’ scorpie yg overpriced dong. lha velg-nya aja harganya murah gitu…

    Guest
  344. ^

    wah…, tuh vixion terlalu murah klo gitu…wong velg-nya enkei koq…
    mx juga velg-nya enkei, cuma yang produksi awal aja yang pake velg merk yamaha….

    Guest
  345. helm bonus yang di kasih sama pabrikan kalo kita beli motor koq jelek bgt ya…..???
    padahal udah sni dan yang memberikan pabrikan pula…

    helm lokal di pasaran semisal GM, atau Maz, INK malah lebih bagus….

    begitupun dengan jaket…, sangat tidak bagus….

    Guest
  346. @supersamin
    kelas non merek yg dipakai scorpie mana yg membuktikan kalo’ kelasnya diatas tigi ? tidak ada kan ? yg ada hanya klaim sampeyan saja, dan itu tdk bisa dijadikan patokan. yg bisa dipegang ya cuman brand-nya itu tadi.
    ===
    justru itu, kamu kan megang brand part itu, kalo saya megang kualitas part yg juga berkualitas walau ‘non brand’…nah sekarang yg penting brand atau kualitas…..masa kamu gak tahu kalo yg namanya part ‘ber-brand’ itu ada kelasnya…..buatan astra aja ada no.1 no.2 no.3….sama2 astra dan dari astra lho. Kalo yg ASLI Jap, harganya mesti mahal…jauh dari yg buatan INA. Nah sama juga merk part pada tgr, mesti ada kelasnya…biar ber’brand pun.

    Rante tigr berisik bukan karena besar ukurannya, tapi emang gak tahu masalahnya apa….rante P200 besar, tapi gak ada berisik-berisikkan….N250 besar, tapi juga gak main berisik2an. Masak soal berisik gak bisa diatasi selam bertahun2, padahal DID lho…

    selisih harga velg….tgr SW jauh lebih murah dari CW, sktar 3 jtaan….ah masa cuma velg dan cakram cuma selisih segitu? Yang tgr SW saja masih se-harga scouzy CW….

    ini masalahnya merk kamu pegang, tapi kualitas sama saja dgn yg di scouzy. Gara2 merk makanya jadi mahal….untung saja gak asli JAP…walau saya jg gak tahu buatan mana merk part tgr itu.

    Kamu gak mau percaya bahwa merk yg bisa membuat mahal….bukan soal kualitas saja….jadi tgr CW memang KEMAHALAN. Gak ada ceritanya tgr CW itu value for money. Bahkan N250 yg mahal itu aja, masih dikatakan oleh dunia sebagai value for money.

    Jadi scouzy CW mahal tapi gak kemahalan-la…

    Guest
  347. bhuahahahaa…..
    memang harus diakui klo parts scorpio itu sangat2 berkualitas…
    saking berkualitasnya sampe2 monoshocknya ambles karena gak kuat bawa kualitasnya…..
    mungkin monoshock yg ambless itu juga salah satu kualitas material yamaha yg TOP BGT!!!
    motor lain mana da yg gampang ambless seperti scorpio ini…
    inilah bukti nyata kualitas motor2 yamaha yg semakin didepan!!!

    😆 😆 😆

    ==salam jyadul dan ambles selalu==

    Guest
  348. @582. jaos

    selisih harga velg….tgr SW jauh lebih murah dari CW, sktar 3 jtaan….ah masa cuma velg dan cakram cuma selisih segitu? Yang tgr SW saja masih se-harga scouzy CW….

    ========================================

    itulah velg ENKEI bro!!
    harganya mahal tapi sebanding dgn kualitasnya!!
    beda dgn Velg abal2nya scorpio yg seperti yg dijual dipinggir2 jalan.
    Scorpio CW dan SW beda 1.3 juta aja menurut gw kemahalan masalahnya harga Velg abal2 yamaha itu klo beli dipinggir jalan cuma 300 ribuan lho….
    sekarang bandingin dgn Velg ENKEI-nya Tiger!
    berapa harganya??

    Guest
  349. @584ndaru
    yaahhh…enkei tgr di psr loak cuma 500rb-600rb….SAMA dgn punya scouzy CW….enkeinya bagi saya biasa aja, berat dan gak cool….
    dimananya yg keren?
    Kualitas? ah sama saja dgn scouzy…….
    hanya menang merk, makanya jadi MAHAL (kalo baru)…..kalo sdh bekas, SAMI mawon-la.

    velg scouzy SW CUMA 200 rb sepasang….

    Guest
  350. @585. jaos
    makanya gw heran velg CW scorpio kata ente cuma 200 ribu sepasang kok dijual 1.3 juta.
    siapa yg untung coba???

    =====salam jyadul dan ambles selalu====

    Guest
  351. @582 jaos
    Lay, cuma ngingetin dikit… Tiger SW ama CW waktu itu gak cuma beda di velg… jangan lupa rem belakangnya. Yg CW pake cakram, yg SW tromol… sama kayak Scorpio… jadi mungkin wajar kalo harganya sejajar…

    Sniff… sniff…

    Guest
  352. @588 pur
    ya, tx…..itu sdh ada di komen saya no.582….
    nah. yg saya masih cari itu….berapa harga yg SW dibanding dgn yg scouzy CW…entah setara entah lebih mahal dikit…

    @scnk
    brand yg lg di’komen’ di sini bukan soal ada brand dan yg kloning…tapi soal brand yg brand terkenal namanya…

    @ndaru
    ah….200 rb itu maskudku itu velg SW yg seken-la….bukan yg baru.
    ah sodara mesti belajar sama saya lagi soal ngelantur….nanti saya ajarin, sekarang ikut saja dulu….

    @super
    piye iki? kalo kamu bilang tgr CW itu mahal tapi gak kemahalan…itukan sdh masuk ke area ‘value for money’ kan….soal harga part yg ber-brand itu gak terlalu penting…krn (nah di sini yg saya gak sepakat) brand pun ada ‘kelas’nya….tapi mesti tetap bayar nama brand itu.
    Kalo saya sih bisa lebih pesimis lagi….begini ni…krn sdh make part brand terkenal itu, mesti ada jg yg dikurangi di bagian lain dalam hal kualitasnya biar tidak semakin kemahalan…kenapa? masa semuanya mau berkualitas tinggi yg dibayar mahal…?
    sampe sekarang saya gak percaya tgr itu gak kemahalan…untuk yg begini , saya NGIKUT komen dari org2 yg dahulu2…
    jgn heran kalo yg dikasi award soal sport yg value for money itu bajaj…
    maunya juga , menurut saya, adalah termasuk ninja 250…

    Guest
  353. @scnk 592
    biar lebih jelas lagi….di sini ini lg ngomongin brand part2s-nya bukan brand motornya….

    Guest
  354. Untuk motor jenis 4tak kapasitas kecil dengan tenaga rendah, saya malah jarang/hampir tidak pernah pakai rem belakang yang tromol (apalagi pakai cakram yang mubazir). Cukup kurangi gas dan sedikit colek rem ckaram depan.

    Guest
  355. @jaos
    abis cuti jumat senin tak terusin lagi nih.
    sepakat kalau setiap brand itu ada kelas2nya.
    nah yg ane garis bawahi adalah.
    mana buktinya kalau velg non merek scorpie better than enkei tigi.
    gak ada kan ?
    cuman omongan sampeyan saja.
    dan sorry saja ya, saya jauh lebih percaya pabrik velg enkei.
    banding komentator kaya sampeyan.

    misalnya nih kalo’ ada kuis berhadiah :
    1. velg enkei
    2. velg non merek, tapi kata jaos TOP BGT
    pada milih yg mana coba ????

    fakta nih…
    velg non merek yg dipake’ mio gampang peang banding velg enkei yg dipake’ matic honda (beat, vario) dan suzuki (spin). padahal konfigurasinya sama2 terekspos panas dari mesin yg ada persis disamping ban. bisa dibayangkan perbedaan kualitasnya kan???

    Guest
  356. oh iya nih sobat biker
    aku baru aja ambil yamaha xeon warna biru
    sebelumnya aku juga dah punya yamaha mio soul warna ijo yang sudah aku modif shock belakang dengan YSS z series
    pelek aku rubah pakai ring 17
    yang menjadi kasusnya adalah xeon shock belakang terlalu lembek u/ shock standartnya itu teratasi pakai shock YSS yang aku pindahin dari mio soul punyaku
    akhiynya jadi mantap jaliiiiiiiii……………
    terakhir ketika aku mau nyobain mindahin pelek 17 soul ke xeon
    ternyata as roda xeon berbeda dengan mio series
    xeon lebih besar diameternya
    tolong buat sobat biker kalo ada info dimana nyari tromol xeon u/ jari2 hubungi 081381245481 (Rofik)
    trims sebelumnya

    Guest
  357. motor scoopy gw rem belakangnya pake cakram asli satria, tapi kok sering macet ampe ban belakang gak bisa muter…gw pengen ganti pake tromol..tapi kok gak sreg, bagaimana solusinya, coz mo dibawa mudik ke cilacap

    Guest
  358. GSX 250 baru pasang disc break belakang pake satria punya!!! tapi masih ngloyor aja!!! apa masalah pemasangan ato kaliper satria kurang besar??? saran dong!!!

    Guest
  359. kenapa sih suzuki spin kok rem belakang nya nggak pakem?, dan kenapa kok lampu depan nya nggak terang dan apa solusi nya untuk rem dan lampu ini? thanks…!

    Guest
  360. ada yang bisa beri saran ?
    motor saya scorpio 2009..
    semenjak ganti kampas rem depan bawaan pabrik, dengan kampas ori scorpio,
    kok rem depan saya gak begitu pakem ya ?
    padahal dah selalu pakai part ori nya..
    indikasinya waktu saya pakai jalan santai 100km/jam di gir 3, langsung tekan rem depan dengan 2 jari, saya tetep menghajar sedan yang berada 10meter di depan saya . .
    (terkesan titik kunciannya berubah lebih dalam, padahal baut penyetel tuas rem sudah saya setting paling jauh, untuk mendapatkan titik kuncian rem terdekat)

    padahal dulu waktu masih baru, cukup 1 jari menekan tuas rem di kecepatan 80km/jam dah berasa ngunci

    ini masalah sil kaliper nya,
    piston kaliper nya,
    atau piringan cakram nya ya ?
    soalnya kalau kampas rem nya saya selalu pakai ori scorpio.

    mohon pencerahannya..
    terima kasih dan salam ngebut 🙂

    Guest
  361. wajib cakram demi keekonomisan dan tampilan…setelah limit pemakaian tromol mesti kudu gnti tromol, jeruji dan tentu ongkos..saat hujan bunyi ciet ciet ..malu nglindes tikus

    Guest
  362. Hey there! I know this is kinda off topic nevertheless I’d figured
    I’d ask. Would you be interested in exchanging links or
    maybe guest authoring a blog article or vice-versa? My blog covers a lot
    of the same subjects as yours and I believe we
    could greatly benefit from each other. If you happen to be interested
    feel free to send me an email. I look forward to hearing from you!

    Wonderful blog by the way!

    Guest
  363. Kuda besi saya Thunder 250 pernah pasang rem belakang cakram satria tapi malah parah, entah mengapa?

    Mungkin bobot T250 yang abot jadi nyelonong?

    Akhirnya balik lagi pasang tromol original tapi dengan memasang kampas rem belakang yamaha RX King (tinggal plug n play krn sama persis), hasilnya?

    Lebih yahud (apalagi kampasnya digaris2 pakai gergaji besi dulu/dibuat alur wajik) daripada pakai kampas rem (tromol) asli Thunder 250, kampas King langsung ciet…. saat kecepatan tinggi tentunya dengan teknik pengereman motor abot, kalau tidak pasti ngesot ngebuang belakangnya…

    cmiiw

    Guest
  364. Thanks on your marvelous posting! I definitely enjoyed reading it, you will be a
    great author. I will always bookmark your blog and will come back from now on. I want to encourage
    you continue your great posts, have a nice afternoon!

    Guest
  365. They are good property that ccan fetch a ton of dollars no matter how old they are.
    There are as many jhnk cars on the side of the roads, in backyards and side yarfds as on the highway.
    First of all, it is the original owner who sells it to the firm andd earns
    money for junk automobiles.

    Guest
  366. Aw, this was a really nice post. Taking a few minutes and actual effort to make a superb
    article… but what can I say… I hesitate a whole lot and don’t manage to get nearly
    anything done.

    Guest
  367. It is not often that you can pick up a celebrity autograph on a golf course
    in fact the last famous autograph I got at a golf course
    in Los Angeles was a Robbie Williams autograph. If you want to play
    golf well, and hit the ball further, then don’t swing with
    your right hand. They are also more forgiving because of their size.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here