Ngaji di Blog . . . . Dahsyatnya efek Memaafkan !! Agustus 27, 2010
Posted by Taufik in Ngaji di Blog.trackback
Bro sekalian, Seseorang pernah ditanya oleh saudara seimannya . . .
apakah Saudara mau memaafkan kesalahan saya atas apa yang telah saya perbuat kepada saudara walaupun awalnya saudara tak tahu bahwa itu adalah perbuatan saya?
Jujur Orang tersebut agak sulit mejawab pertanyaan ini . .. kenapa? . . . karena orang tersebut telah berusaha melepas semua masalah yang menimpa nya dan memasrahkannya kepada Sang rabb, Jika Orang tersebut merasa nggak enak akan sesuatu hal, sekecil apapun ia akan langsung meminta maaf .. . dan bila ia merasa ada perbuatan orang yang telah mengganggu hati kecilnya . . dia berusaha keras memaafkan apa yang orang lain perbuat terhadapnya, walau ia tak mengetahui kalau aktor tersebut sesungguhnya adalah orang yang telah diketahuinya . . . karena ia tahu Kisah berikut . . .
” Suat saat ketika Rasulullah saw sedang duduk – duduk bersama sahabatnya, Rasulullah saw bersabda, “Sebentar lagi, salah satu ahli surga akan muncul di hadapan kalian.” Tak lama, seorang laki-laki dari kaum Anshar muncul dengan sisa air wudhu masih menetes dari janggutnya. Ia menenteng terompah di tangan kirinya.
Hari berikutnya, Rasulullah mengulang perkataannya dan orang itu kembali melintas seperti pada kali pertama. Di hari ketiga, Rasulullah mengulang perkataannya, dan kejadian itu kembali terulang.
Mendengar ucapan Rasulullah, Abdullah bin Amr mengikuti lelaki yang dimaksud Rasulullah lalu berkata kepadanya, “Aku bertengkar dengan ayahku, aku tidak akan menemuinya tiga hari, apakah engkau berkenan memberiku tempat menginap?” lelaki itu menjawab, “Silahkan, dengan senang hati.”
Abdullah bin Amr pun menginap di rumah lelaki itu hingga tiga malam berlalu dan Abdullah belum melihat dari laki-laki itu melakukan amal yang disebut sebagai penghuni surga. Sehingga Abdullah memberanikan diri bertanya, “Sudah tiga hari disini, aku tidak melihatmu mengerjakan amal yang membanggakan. Mengapa Rasul menyebutmu sebagai salah satu calon penghuni surga?”.
Lelaki itu menjawab, “Aku memang tidak melakukan amalan-amalan yang istimewa, tetapi sebelum tidur, aku mengingat kesalahan-kesalahan saudaraku seiman, lalu aku berusaha untuk memaafkannya. Aku hilangkan rasa dengki dan iri terhadap karunia Allah yang diberikan kepada saudaraku.”
Setelah mendengar itu, Abdullah berkata, “Ya, itulah yang menyebabkan engkau disebut sebagai calon penghuni surga.”
Yup bro .. . Subhanallah . . . begitulah dahyatnya efek memaafkan . . effek di dunia membuat hati menjadi tenag, plus bonus calon penghuni surga, semoga bermanfaat
Taufik of BuitenZorg











Lho…sepi banged?
wah.. susah tuh.. apalagi kalo lagi jalan enak2 di potong jalurnya dijalan, wew… gondok… xixixi…
K’ ga da yang isi koment? Para FB pa g pengen saling dendam?
@2. bjl
yaah begitulah mas, . . . surga emang nggak mudah
masya Allah ini trit kok tiba-tiba muncul
sampe D’Kabayan bingung … mau nyambung koment di blog ngaji kok langsung ketemu bjl, alhamdulillah …
Okeh … nanti ajah mengkaji trit ini
menyelesaikan dulu trit sebelumnya
(maklum tadi subuh gak ikut nimbrung)
ada pepatah mengatakan “you’re forgiven, but not Forgotten” jadi meskipun kita sudah memaafkan, tetap saja kita tak akan bisa melupakan kesalahan orang tersebut.
ya Syahrul maghfiroh mungkin waktu tepat untuk memulainya
lumayan 10 besar, masi dapet point
Minali Aidzin Wal Faidzin… wilujeng Boboran
apa memaafkan ini termasuk “merelakan” utang yang gak dibayar-bayar ya?…emang kalo urusan uang susssah bener ikhlasnya?
memang utk memaafkan diperlukan keikhlasan….kalo blm ikhlas rasanya belum plong walaupun sudah saling memaafkan secara lisan…
Apalagi kalo dijalan….lah yg jalannya astro (asal trobos) serasa sedang balapan di sirkuit itu yg sering bikin jengkelin…..kalo ketemu yg kayak gitu yah diusahkan utk sabar/istighfar, tapi kalo lagi kelepasan yah terpaksa ngebentak tapi sudahnya langsung istighfar lagi….
@MAS TMC
teringat Hadits nabi”
suatu ketika Nabi SAW berbicara dengan para sahabat, dan beliau bertanya”Adakah diantara kamui sekalian yang tahu siapa yang merugi?, kemudian para menjawab dengan masing-masing jawabannya ada yang menjabab Orang kaya yang pelit, dll kemudian Nabi SAW berkata, “Bukan, orang yang merugi adalah orang yang di hari akhir nanti saat hari perhitungan dia datang dengan membawa banyak pahala, akan tetapi pahalanya itu haru ia berikan kepada orang yang ia dzalimi sewaktu di dunia”
setidaknya mohon maaf pada juragan TMC kalau sekiranya saya serinbg menzalimi TMC dengan sering bikin ulah diwarung ijo,
saya nggak mau nanti jikalu dikehendaki berbuat baik pahalanya harus diberikan pada TMC di yaumul hisab, hehehe ya buat saya sendiri dong,.
@ A Seen
heheheheh….
meski pahala bro gak diberikan kepada Juragan TMC, tapi Juragan TMC udah dapat pahala dengan memaafkan bro A Seen, diminta atau pun tidak
hihihiyyy
Well, memaafkan memang obat yg luar biasa…namun memang, memaafkan diri sendiri jauh lebih sulit nampaknya…
Kalo soal utang, anggap aja sedekah lah…toh dengan begitu sy aman…dia gak bakal ngutang lagi ….(Ke sy, nggak tau kalo ke yang lain)
ane jadi inget pesen guru di tv “banyak-banyaklah beramal di bulan Romadon” meskipun kelihatan sepele, lucu dll tapi yang dikatakan benar.
@ 10. roemang
apa memaafkan ini termasuk “merelakan” utang yang gak dibayar-bayar ya?…emang kalo urusan uang susssah bener ikhlasnya?
======
ya tidak bro
kita tak boleh memaksakan hati kita
kalo kita gak rela, utang tetep jadi catatan dan harus ditagih,
tapi agar kita dapat keutamaan maka:
1. hendaklah kita memaafkan atas keterlambatan dia membayar utang
2. hendaknya kita lebih longgar kepada si penghutang, misalnya bayarnya dicicil
3. kalo si penghutang orang miskin, maka ringankanlah utangnya, misalnya utang 100.000 jadi dibayar 75.000 atau 50.000, bahkan kalo ke orang miskin lebih baik membebaskannya, itu lebih utama dan merupakan shodaqoh.
4. jika si penghutang itu ternyata orang yang berada dan mampu berusaha, tetapi dia ingkar jangji bayar utang, bahkan kita melihat dia berfoya2 ketika punya uang dan melupakan utang kita, maka perlu kita tagih, kalau dia banyak alasan maka harus kita ancam, misalnya kalo gak bayar maka masalah ini akan diperkarakan… (ini gak apa2 dan dibenarkan oleh hukum, lagipula supaya ada efek jera).
kenapa ?
karena masalah utang ini akan terbawa ke akherat, maka di dunia harus diselesaikan, jangan sampei kita ngomong ikhlas tapi di hati tetep dongkol…
bahkan kalo ada orang wafat dan meninggalkan utang maka ahli warisnya wajib menyelesaikan utang tersebut sebelum bagi waris.
adapaun utang-utang yang kecil dan kita sendiri serta si penghutang pun sudah lupa, maka kita harus merelakannya agar orang yang menghutang kepada kita tidak terbebani ketika wafat
mungkin itu pendapat D’Kabayan,
mudah-mudahan bisa memberi pencerahan
yang benar dari Allah yang salah dari kebodohan D’Kabayan
kayanya koment gw yg di trit sebelah harusnya disni yaaah…hahahaha,,,kesabaran,,melatih kesabaran tuch…waaah
Hore… ke-18…
Lah koq yg laen pada ga nongol seeh??
Jangan mentang2 temanya bukan soal motor ya? Xixixi…
BAGIAN SATU
( sekedar share, gak bermaksud menggurui, karena D’Kabayan bukan guru, hihihiyyyy )
Kalo sayah cermati pada artikel di atas
ada tiga perkara yang harus dikaji :
1. Masalah amalan-amalan yang istimewa
2. Masalah maaf memaafkan
3. Masalah dengki dan iri hati
1. Masalah amalan-amalah yang istimewa
Kalo kita baca kisah di atas, yang dimaksud amalan2
yang istimewa dalam konteks ini adalah amalan2 sunat,
bukan amalan2 wajib. Kalo kita lihat konteksnya bisa
jadi amalan-amalan yang dimaksud itu seperti
sholat tahajjud, witir, baca quran dan dzikir
jadi, orang tersebut tidak melakukan amalan-amalan
istimewa tersebut dalam arti amalan-amalan sunat
seperti yang saya sebutkan di atas, tetapi amalan
yang wajib pasti dia amalkan(misalnya sholat subuh dan
sholat fardlu lainnya), sebab kalo tidak diamalkan
sudah pasti dia calon neraka kecuali bertobat.
apakah orang tersebut tidak mau melakukan amalan-amalan
yang istimewa tersebut?????
tentu tidak, bisa jadi orang tersebut tidak mengamalkan
amalan-amalan tersebut karena kelelahan sehabis kerja
seharian …. dan bisa jadi kerja orang tersebut
termasuk pekerjaan yang cukup berat/keras
ada hadits yang mengatakan bahwa jangan memaksakan untuk
beribadah karena kelelahan, tapi di saaat senggang dan
kondisi tubuh fit maka perbanyaklah ibadah2 istimewa
tersebut apalagi di bulan ramadhan ini
( bukankah begitu tinggi hikmah dan pahala sholat
tahajjud, baca quran dan dzikir???? )
2. Masalah maaf memaafkan
(ntar dilanjutken setelah sholat Ashar)
Ashar heula yuuuuuu …..
hihihyyy
BAGIAN DUA
2. Masalah maaf memaafkan
Masalah maaf-memaafkan erat kaitannya dengan
kesalahan. Kesalahan ini sendiri mempunyai kategori :
a. Kategori ringan
b. Kategori sedang
c. Kategori berat
Sehingga terhadap kesalahan ini
a. Ada yang bisa dimaafkan
b. Ada yang tidak bisa dimaafkan kecuali harus
menjalani Proses hukum baik pidana maupun perdata.
Contoh kesalahan pidana seperti mencuri, menganiaya,
memfitnah, membunuh, memperkosa, zina, menipu,dll
yang dalam istilah fiqih disebut hudud dan ada
hukumannya secara khusus.
Nah, bisa jadi kesalahan-kesalahan yang
diingat-ingat oleh orang tersebut di atas adalah
kesalahan yang masih bisa dimaafkan dan tidak perlu
diproses secara hukum. Namun tidak menutup
kemungkinan kesalahan yang harus diproses hukum pun
yang diingat oleh orang tersebut, misalnya pernah
ada orang yang mencuri tetapi pencurinya gak
ketangkap, atau ada orang yang memfitnah dirinya….
( termasuk dalam kajian ini adalah masalah utang-
piutang, dan saya udah koment Saudara 10. Roemang di
atas )
Ingat, Allah juga Maha Pemaaf, tapi Allah tidak
memaafkan dosa-dosa besar sebelum diproses hukum,
atau sebelum dia bertobat dengan tobat nasuha.
Bahkan khusus untuk syirik jika belum tobat dan
terbawa mati, maka Allah tidak akan memaafkan
selama-lamanya.
3. Masalah dengki dan iri hati
….. Kayaknya di koment berikutnya juga nich
Asoy
wkwkwk…..sekalian sindiran untuk para fby dan fbh….terutama yang tempo hari nyudutin yang punya warung tuh….wkwkwk
BAGIAN III
3. Masalah Dengki dan Iri Hati
Dengki dan iri hati ini menunjukkan
ketidakbersukuran seorang hamba atas karunia
Allah kepada dirinya
—————-KESIMPULAN——————-
Sebenarnya pesan yang ingin disampikan
Rasulullah saw kepada para shahabatnya
adalah bahwa :
1. Sifat memaafkan kesalahan orang
2. Sifat tidak dengki dan tidak iri hati
Adalah lebih utama daripada “amalan-amalan
istimewa” seperti yang “diincar” Abdullah bin Amr
pada artikel di atas. Sebab sifat memaafkan dan
tidak dengki itu merupakan amalan hati yang
menunjukkan kepasrahan seorang hamba kepada Allah
dan rasa syukur atas karunia Allah Swt.
Selain itu bahaya dari tidak memaafkan dan dengki
serta iri hati adalah dendam, yang mana dendam
ini ibarat api dalam sekam yang suatu saat bisa
meledak (bukan gas bocor yaaa) yang bisa
menimbulkan kerusakan besar, bukan hanya bagi
dirinya tetapi bisa merusak keluarga dan tatanan
masyarakat. Bahkan dendam ini bisa “diwariskan”
kepada anak cucunya, sehingga bahaya laten akan
terus mengikuti sepanjang sejarah manusia.
so… pantas dan layak orang itu masuk surga.
Kurang lebih begitulah pendapat saya
Semoga bermanfaat
Yang benar dari Allah,
yang salah dari kebodohan saya
Mohon koreksinya
Wassalamu ‘alaikum wr. wb
Kick starter, dan jeosss …..
Ngabuburut euyyyyy
hihihiyyyy
@uDien
hehehe nuhun Kang!
Hadiiiiiilllllllll
Upin di sini
gak ketauan ya
awak Upin kan litel
betul-betul-betul
Luar biasa mencerahkan mas…..
Thanks banyak….
barakallahu fiik…
makasih share nya kang…
Aq sempat gusar dan akan
marah kpd rider JupiZ yg
memotong jalannya motorq…
Sudah bertekat marah, karena
aq terlempar setelah menabrak
motor tersebut, bahkan mendarat
di aspal dengan kepala terbentur
2 kali (untung paké helm yg
di kunci)…
Ketika mau marah, ternyata orang
tersebut sudah tua, malah orangnya
minta maaf duluan karena merasa
bersalah.
Hatiku luluh, apalagi setelah
melihat putri bpk itu (skitar SMA)
jatuh dengan banyak luka dan kulit
terkelupas….
Kasian céwék ini, karena kesembronoan
ayahnya, kulit mulusnya bundas semua…
Tak biarkan orangnya “melarikan diri”
karena hanya berjarak 50 meter dari
tempat tersebut ada pos Polisi.
Alhamdulillah,
sampé saat ini tanganq masih agak sakit
dan terpaksa ngganti kaca riting kanan
dan kiri…
Semoga cepet sembuh, tanganq in…
Amin…
yg jelas banyak salah pada diriku sekiranya juaragan juragan memaafkan amin
Masuk 30 besar euy……..
Klo kaya ginian aja sepi bgt, kaga ad yg komenin
tapi tetep salam One HEART.
banyak istighfar . . .
syukron tuk artikelnya mas taufik…
@ Dani Ramadian
Semoga cepet sembuh sobat …