Bro sekalian, di artikel ringan hari ini akan saya beberkan seperti apa potret roda dua di dua kota suci Makkah dan Madinah, Kerajaan Saudi Arabia (KSA). Kalo Boleh dibilang, tidak seperti di Indonesia .. .  Roda dua merupakan Minoritas di jalan-jalan Saudi arabia. Pokoke boleh dibilang Juaaaaarang banget dibandingkan Roda empat/mobilnya. Oh ya sistem transportasi di saudi arabia memperbolehkan kendaraan apa saja masuk ke negri teluk ini secara bebas dan hampir tanpa pajak . .  mantabb kan  ..  akan tetapi untuk masalah kendaraan bermotor, dua kota ini kalo boleh saya bilang untuk motor dibawah 250 cc, nggak ada apa-apanya bila dibandingkan kota-kota di Indonesia pada umumnya dari segi model.

Motor yang berseliweran juga termasuk mirip dengan indonesia, lebih banyak motor kecil dengan kubikasi rata-rata dibawah 250 cc. Dua Motor yang cukup sering dilihat di kota mekkah dimana saya 30 hari berada di sana adalah Suzuki AX 100 2 Tak dan Honda super cub series . ..  sangat mengagetkan ya, ternyata ATPM honda di sana masih memasarkan motor yang bahkan di Indonesia sudah hampir dua dekade di diskontinou. Suzuki AX 100 Juga merupakan motor yang paling sering terlihat berseliweran di Kota Makkah bahkan sepertinya merupakan Motor paling laris di kota makkah. Sedangkan selama 9 hari di madinah saya lebih sering melihat skutik Honda Dio dibanding motor lain, Untuk potret motor motor apa saja yang ada di kedua kota suci ini .. .  silahkan simak gambar-gambar yang sempat saya jepret

Ada beberapa motor yang tidak asing bagi penggemar motor indonesia seperti Suzuki Shogun 110, Suzuki GS 250 (thunder 250) yang biasa dipakai polisi KSA, dan bebek Honda Wave (Honda supra 100) plus Honda super cub.

Bagaimana Behaviour ridernya? Sueer dah bikin gelang gelang kepala. Hampir seluruhnya nggak pake helm ataupun jaket, mungkin karena mereka pikir jaraknya nggak jauh ya he he, lalu paling besar intensitasnya terlihat di jalan-jalan besar seperti jalan King Fahd adalah setelah sholat Ashar. Lho kok .. .  Mungkin dikarenakan kondisi cuacanya sudah agak sejuk. Tau sendiri kan tengah hari bolong seliweran di Kota dimana langitnya lebih sering tanpa awan plus sangat terik bin kering, siapa aja ogah keluar rumah tuh he he

Gimana Pajak Roda dua diasana? saya belom sempat menyelidiki . ..  tapi sebagai gambaran, ada informasi yang masuk ke saya .. .  Untuk bus besar saja, pajak lima Tahunnya adalah sekitar 150 riyal KSA ( 1 riyal ~ Rp 2500 ) cmiiw . ..  itu bus loh . ..  apalagi motor he he he he. Sepertinya pemerintah Saudi yang merupakan negeri petro dollar  ini tidak menitik beratkan pendapatan melalui pajak ya he he he, semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

85 COMMENTS

  1. ya bener minoritas krn cuacanya tidak mendukung utk bermotor, lagian negara kaya gt, sy rasa pendapatan per kapitanya jg tinggi, paling jg lebih mengarah ke mobil2 😀

    Guest
  2. Wahhh…
    Sudah ready pada papan keyboards nih
    mas Haji Taufik ???
    Nggak kaku kan tangannya???

    🙂
    Alhamdulillah…

    Guest
  3. Arab Saudi kan negeri minyak, sedangkan kita memang hegeri sepeda motor. JAdi juah, pastinya.Di sini pun kalau memang bisa beli mobil, kondisi jalan bagus, BBM murah, emangnya siapa yang pingin kehujanan saban hari. Heeeeee

    Guest
  4. Iyo pak suzuki A100 banyak… Saya liat nya di Mekkah tapi. Kalau di MAdinah Ada honda dream model supra x 100, Ada c70 juga, Honda Dio liat di kebun kurma dan kalau gak salah udah combi brake. he he he he :mrgreen:

    Guest
  5. tapi ada peraturan yg sangat ketat disana soal surat2 kendaraan.
    semua kendaraan dikemudikan oleh pengendara yg nama di stnk dan SIM nya sama,
    jadi gak boleh pake kendaraan dg stnk bukan atas namanya sendiri.
    makanya gak ada pencuri mobil/motor, percuma, gak bisa dijual

    Guest
  6. @22 moyseventeen
    dari bbrp org yg saia tanya ya spt itu,,
    tp gak tau kalo bis besar ya, soale sopir bisnya org sana aseli, gak bs bhs inggris pula, dan spt biasa org sana gak suka ditanya2 gitu

    Guest
  7. @28 thawil
    lebih mantab lagi, listrik disana gratis tis tis tiss….
    sampeyan punya 10 AC dirumah pun gak perlu bayar listrik

    Guest
  8. mas.. Menurut info teman di toyota produksi fortuner kusus KSA 4000 atau 4500 cc gtu, dan kalau mogok di jalan dah di tinggal gtu aja.. Jian, lha apalagi cuma motor 😀

    Guest
  9. kalau disana dipuas2 in, ga ada premium! adanya pertamax, itu pun harganya 0,6 riyal/liter =Rp1500liter…:mrgreen: jadi pedagang sayur juga bisa punya R1/Fire blade! pajaknya bersahabat…….
    beda jauh sama indonesia, negara pajak 🙁

    Guest
  10. Arab Saudi sudah cukup dengan pendapatan haji dan minyak. sebagian orang-orang di sana kebingungan menghabiskan uangnya. lantas berlomba2 mengoleksi mobil mewah. kemana perginya kezuhudan yang khas itu ya?

    Guest
  11. oalagh… Zuhud apanya mas…
    Apa ndak inget ketika saudi berkhianat kepada ke-kalifahan osmani, berkongsi dg inggris berperang melawan saudara seiman di turki lho? Kok malah kesini arahnya maap

    Guest
  12. kondisi roda 2 dimekah bisa dibilang indonesia tahun 90 an kayaknya kalau melihat foto-foto diatas.

    keep brotherhood,

    salam,

    Guest
  13. @9. hyde n 48. azizyhoree
    soal bensin nanti siang jam 12 dibahas ya

    @13. Dani Ramadian
    aslinya kaku mas, madinah kalo subuh bisa dibawah 10 derajat C

    @22. karismanis
    makasih mas bro

    @53. sobek2
    nanti kita bahas itu semua di blog baru saya tentang catatan perjalanan haji . .. silahkan tunggu soft launchingnya

    Administrator
  14. itu di arab saudi ga ada pajak om!!!!

    pajak dalam islam itu haram hukumnya, tidakan zolim!!!
    makanya bissaja tidak dipajaki

    Guest
  15. – mas arif.., hehehe oh yang dulu 😀

    – mas taufik.., wahh mantabs di bahas khusus tentang perjalanan kebarat haji mas taufik. siyap laksanakan di tunggu launch nya
    semoga suatu saat nanti saya juga bisa menyusul amin..3x

    Guest
  16. Parah ngeliat indonesia klo gitu. Udah pajaknya gede, eh dikorupsi pula.. -_-” Coba klo semua pajak di negara kita ini semua digunakan untuk membangun sarana dan prasarana umum yg baik. Udah kaya raya negara kita ini dari sejak lama… :))

    Guest
  17. Ahlan wassahlan bikudumikum minal makkati wal madinah fi jiyaratinnabiyi sallallahu’alaihi wasallam. ya ..kang haji taufik

    Guest
  18. “sistem transportasi di saudi arabia memperbolehkan kendaraan apa saja masuk ke negri teluk ini secara bebas dan hampir tanpa pajak”

    berarti mobil motor bebas pajak om ?

    Guest
  19. ada yang motor 2 tak ngak kang disana? secara disana area panas, kalau bawa motor 2 tak tanpa kipas bisa overheat terus2an itu

    Guest
  20. Di daerah tempat sy tinggal di KSA, sangat jarang terlihat motor di highway ataupun di daerah keramaian… harga mobil di sini masih terjangkau oleh masarakat Saudi dan jg faktor cuaca yg ekstrim apalagi saat summer… wah bisa klenger kepanasan… he he..

    Guest
  21. welcome back mas taufik,,

    btw,, wah,, mantap tuh klo di indo ky gt,,
    disene c dikit2 pajak,,
    ngurusin macet dsb musti warga nya keluar duit,,
    entah pajak dinaekin,,
    musti pake pertamax,,
    parkiran dimahalin,,
    harga tol dinaekin,,
    heran,, apa yg salah c?
    apa negara kita itu miskin?
    ga sekaya negara disana?

    Guest
  22. subahanallah….jadi pengen cepet nyusul kesana mas….naik haji, kalo bisa tinggal disana, hmmm ini alasan kenapa tmcblog vakum ya?

    Guest
  23. Alhamdulillah, mas Taufik udah kembali lagi ke tanah air. Semoga menjadi haji yg mabrur.

    Xixixi… ternyata disana ada Shogun kebo jg. 😀

    Guest
  24. Harga mobil/motor murah…minyak murah…listrik gratis….pajak murah
    Kalo disini semua mahal karena pajak….gak bayar pajak ditangkep.
    Orang Bijak Taat Pajak…..
    Orang Pajak ????…….

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here