jump to navigation

Leg 1 Philipina-Indonesia . . . . Timnas Garuda memang Luar Biasa !! December 16, 2010

Posted by Taufik TMCBlog in : Uncategorized , trackback

foto : kompas bola

Melihat pertandingan ‘away’ semifinal piala AFF Suzuki Cup antara tim nas Philipina dan tim nas Indonesia yang disiarkan langsung dari gelora bung karno dan berakhir 0-1 untuk kemenangan tim garuda membuat saya yakin untuk berujar bahwa tim garuda ini memang luar biasa.

Memang benar ada  pemain hasil naturalisasi di sana seperti cristian GonzAles, akan tetapi berbeda dengan timnas philipina, tim garuda Yang kali ini juga di perkuat pemain WNI jebolan Eropa, Irfan Bachdim tidak terlihat terlalu menjadikan pemain naturalisasi tersebut sebagai pemain kunci. Pelatih Alfred Riedl benar benar mengoptimalisasi semua pemain pasukan garuda termasuk para pemain lokal Hal ini berbeda dengan timnas Philipina yang bro dapat saksikan begitu membebankan permainan pada pemain pemain naturalisasinya, terlebih kepada Younghusband bersaudara yang bertindak sebagai playmaker dan targetman.

Tapi bro coba compare kualitas pemain lokal philipina. Kualitasnya sangat jauh berbeda dengan kualitas para pemain naturalisasinya. Disinilah mising link yang melemahkan tim philipina Kualitas M Nasuha, maman, markus, Zulkifli Syukur, firman utina, ridwan,bp dan yang lainnya tidak terlalu jauh berbeda dengan para pemain naturalisasi, bro bisa lihat tusukan tusukan berkualitas winger ridwan dan sang supersub Arif Suyono yang sampai menbuat Jason De Jong lepas kontrol emosi dan membuat james younghusband harus rela turun sampai ke bawah untuk membantu pertahanan. After All melihat pertandingan ini terlihat memang timnas Philipina sangat bertumpu oleh keahlian individu para pemain naturalisasinya dan saya berharap pada Leg kedua nanti TimNas Garuda harus lebih konsentrasi dan hati-hati lagi pada Duo Younghusband ini dan memperpanjang momentum kebangkitan Sepakbola Indonesia . . . semoga berguna –

(di buat Via fitur Post by Email )

Taufik of BuitenZorg

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

foto-foto lain : http://www.affsuzukicup.com/

Update : Pendapat sahabat saya DPouwer tentang Timnas Garuda :

Ikut nimbrung ah, kebetulan saya udah ngikutin setiap pertandingan timnas sejak tahun 1999. IMHO hasil yang dicapai timnas sekarang bukan proses instant 100%. Sebetulnya sepakbola Indonesia sekarang adalah hasil dari proses selama beberapa tahun sejak tahun 2004, menurut saya ‘peletak batu pertama’ fondasi sistem permainan modern timnas adalah Peter White yang kala itu menjadi pelatih pertama timnas yang menerapkan formasi modern 4-4-2 dengan 4 bek sejajar; sebelumnya timnas selalu main dengan formasi peninggalan Hindia Belanda 3-5-2 dengan 2 center back dan 1 libero. Formasi 4-4-2 White dikritik habis oleh para pelatih lokal kala itu terutama oleh Benny Dollo dan Sutan Harhara yang sering banget mengkritisi pola 4 bek sejajar karena pemain Indonesia tidak fasih menggunakan formasi ini. Hasilnya timnas sering jadi bulan-bulanan tim lawan karena sering gagal melakukan perangkap off side dengan 4 bek sejajar dan minimnya pemain Indonesia yang mampu memerankan posisi gelandang sayap dan 2 center back tanpa back up libero.

Namun Peter White bersikukuh Indonesia harus belajar sepakbola modern sekalipun formasi 4-4-2 kala itu gagal total. Semenjak itu munculah pelatih-pelatih muda yang mulai menerapkan formasi 4-4-2 di liga Indonesia dan seingat saya mereka yang pertama menerapkan formasi itu antara lain adalah Arcan Iurie dan Rahmad Darmawan. Saat era Peter White pula mulai muncul mereka yang saya sebut sebagai generasi 85+ yaitu pemain-pemain muda yang kala itu menunjukkan talenta di ajang sepakbola junior seperti Boaz Solossa, Hamka Hamzah, Rigan Agachi (pindah jadi warga negara Belanda)dan Irfan Bachdim sendiri waktu itu sering dibahas di media karena berlatih dengan tim junior Ajax. Dalam dunia non sepakbola pun generasi 85+ ini dianggap generasi Indonesia yang mendapat nutrisi yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya :mrgreen:

Nah setelah Peter White digantikan oleh Ivan Kolev yang belakangan juga menggunakan formasi 4 bek (4-3-1-2) pada piala asia 2007. Indonesia mulai memiliki kiper dengan postur tubuh di atas 180 cm setelah era Kurnia Sandy yaitu Markus Haris Maulana bahkan sekarang kiper ketiga timnas tingginya 190 cm dan masih umur 20 tahun (Kiper Arema). Bandingkan dengan kiper generasi kelahiran 70+ Hendro Kartiko yang tingginya ‘hanya’ 171 cm sangat pendek untuk ukuran kiper yang menjadi langganan gol-gol yang diawali oleh bola lambung timnas negara lain yang berpostur tinggi. Pada era Ivan Kolev Timnas belum sepenuhnya mampu bermain dengan formasi 4 bek sejajar, Ismed Sofyan, Mamam Abdurrahman, Charis Yulianto dan Isnan Ali sejak kecil berlatih dengan formasi 3-5-2. Pun emosi para pemain msih labil. Setelah Ivan Kolev digantikan oleh pelatih lokal yg masih saja mengkritik formasi 4 bek sejajajar dan paling suka nyari alesan setiap kali kalah Benny Dollo timnas bener-bener hancur, Benny Dollo adalah seperti pelatih lokal kebanyakan yang menyukai gaya main keras menjurus kasar untuk meredam keunggulan teknik lawan, generasi 85+ tidak pernah mendpatkan kesempatan main di timnas selain Boaz. Dan Bendol pulalah yang menolak Irfan Bachdim di Persija :mrgreen: Bendol juga menjilat ludahnya sendiri karena ternyata juga menggunakan 4 bek sejajar selama melatih timnas untuk kedua kalinya.

Nah pelatih Alfred Riedl termasuk beruntung karena pemain muda 85+ sekarang adalah hasil binaan pelatih-pelatih berideologi sepakbola modern macam Rahmad Darmawan dan Robert Rene Albert. Okto M, M. Nasuha, Arief Suryono, Zulkifli Syukur, Hamka Hamzah, Ahmad Bustomi, Benny Wahyudi, Tony Sucipto dan M. Roby adalah beberapa nama hasil binaan kedua pelatih tersebut yang fasih bermain dengan formasi 4-4-2. Maman Abdurrahman dan Firman Utina sekarang juga sudah fasih menggunakan formasi ini dan sekrang di Liga pun 90% klub sudah memakai 4 bek sejajar dengan berbagai variasi tipe pemain yang berbeda di tiap klub. Tapi Riedl bukannya tidak berjasa, Riedl berhasil menghilangkan ciri khas permainan yg lekat dengan timnas selama ini yaitu main kasar;mudah-mudahan permainan ‘halus’ ini juga menyebar di klub-klub lokal

Kelemahan Timnas sekarang adalah hanya ada 1 pemain yang bisa memerankan peran play maker (firman utina)plus inkonsistensi karena imbas fisik pemain timnas yang tidak sebaik ras kulit putih dan ras kulit kuning padahal mereka bermain mengandalkan kecepatan.

Pemain naturalisasi menjadi pengisi missing link timnas dalam hal kepercayaan diri. Saya optimis timas Indonesia akan semakin kuat ke depannya terlebih masih ada 2 pemain keturunan Indonesia-Belanda dan Indonesia-Jerman plus tandem sejati Gonzales yaitu ronald fagundez dan bek afrika yang sudah merasa menjadi orang papua Viktor Igbonefo yang desas desusnya juga rela melepas kewarganegaraan demi Garuda di dada. Asa saya semakin besar karena generasi muda 90+ adalah generasi yang mendapatkan asupan nutrisi dan metode pelatihan yang lebih baik sehingga bermain lebih cerdas dibanding para seniornya mereka adalah tim SAD yang berlatih di Uruguay

Btw, SAD sekarang sedang melakukan seleksi untuk angkatan kedua, barangkali ada keponakan atau rekan masbro disini semua yang masih berumur 14 tahun yang pengen menimba ilmu bola di Uruguay?

*@Mas Taufik: maap nulisnya napsu

komprehensip bangetkan . .. pantas banget kalo diangkat di artikel utama he hehe

Comments»

1. Triyanto Banyumasan - December 16, 2010

Like this

2. softech_niQ - December 16, 2010

cetak gol pertamax

3. karismanis - December 16, 2010

Raja pertamax baru

4. Triyanto Banyumasan - December 16, 2010

Pertamax plus naik 7450, buat sangu Ke Vietnam biar ngacir,

5. Maskur - December 16, 2010

topppppppppppppppppppppppppppppppppp

6. bitlow - December 16, 2010

Time for Garuda Now

7. softech_niQ - December 16, 2010

jiiaaaah gagal,,kena mistar gawang

8. kilaubiru - December 16, 2010

Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…! :mrgreen:

9. dismas not dimas - December 16, 2010

10 besar
mantap dah timnas…

10. softech_niQ - December 16, 2010

hatrixxxxx dl daaah.

11. Taufik - December 16, 2010

@All maap OOT dari tema blog
intermezo sekali sekali ngomongin bal balan . . .kebetulan demen motor sama bola plus gadget xixixixi :mrgreen:

@8. kilaubiru
he he he padahal saya nggak nulis tuh, otomatis ketulis sama jaringannya :mrgreen:

12. riehary - December 16, 2010

menang lagi…juarai AFF….
hidup timnas..

13. Cyber - December 16, 2010

Garuda didadaku!!

14. Cyber - December 16, 2010

15

15. Komengtator - December 16, 2010

Analisa yang mantap mas Taufik…

Memang sepertinya tanpa kesembilan pemain naturalisasinya, Filipina hanya akan jadi lumbung gol bagi Indonesia…

Namun sepatutnya jangan lah Filipina dicontoh, saya kira 2-3 pemain naturalisasi sudah cukup bagi Indonesia…

16. ninja150r - December 16, 2010

semoga timnas bisa juara :-D

ternyata CBR250R kalo dimodif keren lho..cekidot :-D
Modifikasi Honda CBR250R JDM Style
http://ninja150r.wordpress.com/2010/12/16/modifikasi-honda-cbr-250r-jdm-sentuhan-mugen/

17. zukmakoe - December 16, 2010

wah bang haji doyan bal barang ik… Like this..

18. az147r - December 16, 2010

laga ke2 bikin tambah deg2an lagiii…….untung td gonzales nga kepancing perang mulut dgn pemain filipina. Filipina memang terlihat menonjolkan permainan individu,sdg Indonesia bermain sbg tim, sayang aja filipina masih susah dibongkarrr…..

19. az147r - December 16, 2010

laga ke2 bikin tambah deg2an lagiii…….untung td gonzales nga kepancing perang mulut dgn pemain filipina. Filipina memang terlihat menonjolkan permainan individu,sdg Indonesia bermain sbg tim, sayang aja filipina masih susah dibongkarrr……

20. scnk _salam one heart ( nyari warung fbh..xixixixi) - December 16, 2010

kutunggu di final :-D

21. anddeep - December 16, 2010

selamat deh

22. gasspoll - December 16, 2010

kasian si dou young husband bekerja keras berdua aja jadi babak kedua udah cape nah serangan2 si filipina kandas gara2 pemain lokalnya yang cuman 2

23. cak poer - December 16, 2010

Di pertandingan Home nanti, diharapkan Tim-Nas sudah memahami karakter permainan Tim Filipina, sehingga kelamahan2 yg dimiliki tim lawan dapat dioptimalisasi dengan serangan khas Tim-Nas.

ca..yo…Indonesiaku, tunjukkan yang terbaik jangan terbebani oleh sebuah title juara, yg penting menang!!! :mrgreen:

24. cak poer - December 16, 2010

* wak komenku “offside” xixixi :D

25. ninja150r - December 16, 2010

numpang iklan kang

ternyata CBR250R kalo dimodif keren lho..cekidot :-D
Modifikasi Honda CBR250R JDM Style
http://ninja150r.wordpress.com/2010/12/16/modifikasi-honda-cbr-250r-jdm-sentuhan-mugen/

26. ninja150r - December 16, 2010

eh dobel :-D .nuhun kang :-D

27. Mercon C a.k.a Mercon Mretelli - December 16, 2010

haduhh,, hidup Indonesia,,,
Laik this…!!

28. Overlap - December 16, 2010

Indonesia – thailand di final AFF 2010. Saya jagokan thailand.

29. snexer - December 16, 2010

ini baru GARUDA

30. dedewinasis - December 17, 2010

garuda di dadaku!!!!

hidup INDONESIA>>>>> mari manfaatkan momentum ini bagi persatuan kita…

31. terong amnesia - December 17, 2010

Harusnya 0-15… Filipin pake penjaga gawang segala sih… :mrgreen:

32. Falence - December 17, 2010

sayang Boaz Salosa nga masuk
btw jgn puas dulu kita copas si Ridle

Indonesia belum memenangkan apa2

33. agungde13 - December 17, 2010

tadi aku nonton langsung bro taufik gila euforia nya !!
sayang pengamanan pak sby sangat menganggu hmm mana si nurdin halid menjilat pak sby –“

34. kamtam - December 17, 2010
35. touringrider - December 17, 2010

salutkhusus buat Nasuha yang menurut sy jadi playmaker semalam.

36. touringrider - December 17, 2010

andaikata : ada gahthering Futsal buat temen2 KOboI/Indomotoblog/KoboYs.. dijamin seru. Aku tak milih mbolo Dani Ramadian, bos Dani Ramadian tak mintai tlg jadi KIPER. asli menangan..ahihihi… *dirasani kroso ra yo.

37. touringrider - December 17, 2010

masuk spam.hehehe.. padahal mau ngrasani Dani Ramadian.

38. w0ngndes0 - December 17, 2010

untung ada zulkipli yg gara2 kesalahan markus niatnya maju ambil bola eh malah lepas tuh bola dari tangannya, syukur ada zulkipli dengan sundulannya tuh bola batal mampir ke gawangnya garuda.

39. xxl123 - December 17, 2010

bravo garuda :D

40. kazuto sakata - December 17, 2010

mas, irfan bachdim bukan pemain naturalisasi, karena dia asli indonesia, tidak berpindah kewarganegaraan, dan memegang paspor Indonesia. statusnya di persema malang juga pemain lokal bukan pemain asing. mohon jgn keliru lagi.

41. Stop n' Go - December 17, 2010

bikin deg-degan juga timnas waktu hampir kecolongan. (wildcarder)

42. dudung59 - December 17, 2010

jangankan younghusband…
istri tua aja kera kalah ama istri muda

43. sayabukanfbyataufbhsayanetral - December 17, 2010

kiper filipina juga bagus kok, cukup sigap, walopun pernah melakukan kesalahan jg..
kiper filipina melakukan kesalahan ke bobolan, markus melakukan kesalahan di selamatkan zulkifli. tim indonesia memang solid, bisa menutupi kesalahan yang dilakukan pemain..

44. Taufik - December 17, 2010

@34. kamtam n 40. kazuto sakata
Ok sudah diralat

38. w0ngndes0
Yup . . . padahal bakalan jadi gol keren tuh salto kebelakang ala Zidane :)

45. NVR 110 - December 17, 2010

Ayo Tim Indonesia
Raih piala juara AFF

46. NVR 110 - December 17, 2010

Ayo Tim Indonesia
Rebut piala juara Liga AFF

47. handry - December 17, 2010

@overlap Thailand??? weleh3.. bro nnonton piala AFF ga?? thailand dah tersingkir bro..:) Peace..

48. dave - December 17, 2010

semoga terus maju dunia persepakbolaan indonesia,,
jgn bisa nya berantem atau pake kekerasan..
:thumbsup:

49. sabdho guparman - December 17, 2010

timnas sepertinya grogi semalem karena pak SBY juga nonton. . .
coba pak SBY gak nonton dan timnas bermain lepas. . .
minimal 2-0 lah. . ..

keep brotherhood,

salam,

50. kambing_knight - December 17, 2010

arif suyono memang gocekannya mantab…coba dimainkan lebih awal sama BP..tusukan sayap kanan-kiri semakin sip…oktovianus cocoknya targetman..

51. Adi Nasir Ahmad - December 17, 2010

maju terus pantang mundur oyeeee

52. BRYANT - December 17, 2010

Garuda Didadaku,
Garuda Kebanggaanku,
Ku yakin Hari Ini pasti menang,

Membanggakan Jadi Bangsa Indonesia
Punya Tim Nas Yang Hebat,
Bravo Indonesia.

Thanks GONZALES

53. BRYANT - December 17, 2010

Membanggakan Jadi Bangsa Indonesia
Punya Tim Nas Yang Hebat,
Bravo Indonesia.

Thanks GONZALES

54. BRYANT - December 17, 2010

Terima Kasih Gonzales
Berkat Skill Mu
Tercipta Gollllllllllllllllllllllll
Untuk Kemenangan Indonesia

55. BRYANT - December 17, 2010

Terima Kasih Gonzales
Berkat Skill Mu
Tercipta Gollllllllllllllllllllllll

56. Ghost - December 17, 2010

Bembeng pemangkas main kurang sehat gak pnah jemput bola ato lari, kayak piala aja cuma majang di depan, Okto terlalu egois, Firman kebnyakan umpan lambung yg jelek banget, Ridwan kalo gak mampu skill jgn d paksain, umpan pendek menyusur tanah aja, Kiper penyakitnya hampir kumat.

57. Ghost - December 17, 2010

Bembeng pemangkas main kurang sehat gak pnah jemput bola ato lari, kayak piala aja cuma majang di depan, Okto terlalu egois, Firman kebnyakan umpan lambung yg jelek banget, Ridwan kalo gak mampu skill jgn d paksain, umpan pendek menyusur tanah aja, Kiper penyakitnya hampir kumat.
Ati2 kalo sundul bola

58. marcus - December 17, 2010

Yg. saya suka dari tim Garuda ini adalah GAYA-KARAKTER BERMAIN yang JAUH BERBEDA dengan tim sebelum2-nya
Polesan pelatih yang kayaknya SANGAT KERAS… menuntut pemain harus STEADY fisik-nya. siap main pressure football, speed dituntut.
LEBIH BAGUS LAGI… kalo karakteristik permainan seperti ini jadi standar di LIGA kita…plus managemnt yang tertata di masing2 klub.
dijamin 6 besar ASIA bisa ditangan koq

59. marcus - December 17, 2010

begitu juga di MOTOR….
Mulai gelar balapan motor batangan :
OMR N250 atau OMR NINJA150 or OMR CBR150 or OMR VIXION..SCORPIO… CBR250 …..POKOKE motor batangan
sehingga si biker “biasa” ngebanting” motor batangan disirkuit… (jago di bebek.. bukan berarti bawa 600CC sama)

60. bejo - December 17, 2010

^^
like
GARUDA di dadaku!!!

pak kaji biasanya bikers emang demen motor +bola n gugjet coba di vote dahhhh!!

61. j4na - December 17, 2010

garuda didadaku……
indonesiaaaaa bisaaaaa
indonesiaaaaa menaaaaang
http://dewataspeedblog.wordpress.com/2010/12/17/motor-apaan-nih-ya-yang-jelas-bukan-amerika-punya/

62. Ha Ge - December 17, 2010

yahhh…untung masih ada si Kipli :D kalo gak wahhh bakalan imbang tuh. Emang Markus kiper yg sering bikin blunder…
O iya si Irfan gak termasuk pemain naturalisasi tapi pemain yg pulang kampung :D . Memang membanggakan melihat perkembangan positif dari Tim Nasional kita….gak seperti Philipina dg 9 pemain naturalisasinya….jadi kayak tim aspal tuhhh
Semoga Indonesia bisa jadi juara !!!

63. Ha Ge - December 17, 2010

ealah…..celanaku nyatol dipager sirkuit :lol:

64. Overlap - December 17, 2010

47. handry – Desember 17, 2010

@overlap Thailand??? weleh3.. bro nnonton piala AFF ga?? thailand dah tersingkir bro..:) Peace..
====================================================
Ya udah jagoin singapur aja :-D

65. dpouwel - December 17, 2010

Ikut nimbrung ah, kebetulan saya udah ngikutin setiap pertandingan timnas sejak tahun 1999. IMHO hasil yang dicapai timnas sekarang bukan proses instant 100%. Sebetulnya sepakbola Indonesia sekarang adalah hasil dari proses selama beberapa tahun sejak tahun 2004, menurut saya ‘peletak batu pertama’ fondasi sistem permainan modern timnas adalah Peter White yang kala itu menjadi pelatih pertama timnas yang menerapkan formasi modern 4-4-2 dengan 4 bek sejajar; sebelumnya timnas selalu main dengan formasi peninggalan Hindia Belanda 3-5-2 dengan 2 center back dan 1 libero. Formasi 4-4-2 White dikritik habis oleh para pelatih lokal kala itu terutama oleh Benny Dollo dan Sutan Harhara yang sering banget mengkritisi pola 4 bek sejajar karena pemain Indonesia tidak fasih menggunakan formasi ini. Hasilnya timnas sering jadi bulan-bulanan tim lawan karena sering gagal melakukan perangkap off side dengan 4 bek sejajar dan minimnya pemain Indonesia yang mampu memerankan posisi gelandang sayap dan 2 center back tanpa back up libero.

Namun Peter White bersikukuh Indonesia harus belajar sepakbola modern sekalipun formasi 4-4-2 kala itu gagal total. Semenjak itu munculah pelatih-pelatih muda yang mulai menerapkan formasi 4-4-2 di liga Indonesia dan seingat saya mereka yang pertama menerapkan formasi itu antara lain adalah Arcan Iurie dan Rahmad Darmawan. Saat era Peter White pula mulai muncul mereka yang saya sebut sebagai generasi 85+ yaitu pemain-pemain muda yang kala itu menunjukkan talenta di ajang sepakbola junior seperti Boaz Solossa, Hamka Hamzah, Rigan Agachi (pindah jadi warga negara Belanda)dan Irfan Bachdim sendiri waktu itu sering dibahas di media karena berlatih dengan tim junior Ajax. Dalam dunia non sepakbola pun generasi 85+ ini dianggap generasi Indonesia yang mendapat nutrisi yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya :mrgreen:

Nah setelah Peter White digantikan oleh Ivan Kolev yang belakangan juga menggunakan formasi 4 bek (4-3-1-2) pada piala asia 2007. Indonesia mulai memiliki kiper dengan postur tubuh di atas 180 cm setelah era Kurnia Sandy yaitu Markus Haris Maulana bahkan sekarang kiper ketiga timnas tingginya 190 cm dan masih umur 20 tahun (Kiper Arema). Bandingkan dengan kiper generasi kelahiran 70+ Hendro Kartiko yang tingginya ‘hanya’ 171 cm sangat pendek untuk ukuran kiper yang menjadi langganan gol-gol yang diawali oleh bola lambung timnas negara lain yang berpostur tinggi. Pada era Ivan Kolev Timnas belum sepenuhnya mampu bermain dengan formasi 4 bek sejajar, Ismed Sofyan, Mamam Abdurrahman, Charis Yulianto dan Isnan Ali sejak kecil berlatih dengan formasi 3-5-2. Pun emosi para pemain msih labil. Setelah Ivan Kolev digantikan oleh pelatih lokal yg masih saja mengkritik formasi 4 bek sejajajar dan paling suka nyari alesan setiap kali kalah Benny Dollo timnas bener-bener hancur, Benny Dollo adalah seperti pelatih lokal kebanyakan yang menyukai gaya main keras menjurus kasar untuk meredam keunggulan teknik lawan, generasi 85+ tidak pernah mendpatkan kesempatan main di timnas selain Boaz. Dan Bendol pulalah yang menolak Irfan Bachdim di Persija :mrgreen: Bendol juga menjilat ludahnya sendiri karena ternyata juga menggunakan 4 bek sejajar selama melatih timnas untuk kedua kalinya.

Nah pelatih Alfred Riedl termasuk beruntung karena pemain muda 85+ sekarang adalah hasil binaan pelatih-pelatih berideologi sepakbola modern macam Rahmad Darmawan dan Robert Rene Albert. Okto M, M. Nasuha, Arief Suryono, Zulkifli Syukur, Hamka Hamzah, Ahmad Bustomi, Benny Wahyudi, Tony Sucipto dan M. Roby adalah beberapa nama hasil binaan kedua pelatih tersebut yang fasih bermain dengan formasi 4-4-2. Maman Abdurrahman dan Firman Utina sekarang juga sudah fasih menggunakan formasi ini dan sekrang di Liga pun 90% klub sudah memakai 4 bek sejajar dengan berbagai variasi tipe pemain yang berbeda di tiap klub. Tapi Riedl bukannya tidak berjasa, Riedl berhasil menghilangkan ciri khas permainan yg lekat dengan timnas selama ini yaitu main kasar;mudah-mudahan permainan ‘halus’ ini juga menyebar di klub-klub lokal

Kelemahan Timnas sekarang adalah hanya ada 1 pemain yang bisa memerankan peran play maker (firman utina)plus inkonsistensi karena imbas fisik pemain timnas yang tidak sebaik ras kulit putih dan ras kulit kuning padahal mereka bermain mengandalkan kecepatan.

Pemain naturalisasi menjadi pengisi missing link timnas dalam hal kepercayaan diri. Saya optimis timas Indonesia akan semakin kuat ke depannya terlebih masih ada 2 pemain keturunan Indonesia-Belanda dan Indonesia-Jerman plus tandem sejati Gonzales yaitu ronald fagundez dan bek afrika yang sudah merasa menjadi orang papua Viktor Igbonefo yang desas desusnya juga rela melepas kewarganegaraan demi Garuda di dada. Asa saya semakin besar karena generasi muda 90+ adalah generasi yang mendapatkan asupan nutrisi dan metode pelatihan yang lebih baik sehingga bermain lebih cerdas dibanding para seniornya mereka adalah tim SAD yang berlatih di Uruguay

Btw, SAD sekarang sedang melakukan seleksi untuk angkatan kedua, barangkali ada keponakan atau rekan masbro disini semua yang masih berumur 14 tahun yang pengen menimba ilmu bola di Uruguay?

*@Mas Taufik: maap nulisnya napsu

66. Amamoto - December 17, 2010

dan SUZUKI kemana ya?…kok nggak memanfaatkan momen ini
http://newmegapro.wordpress.com/2010/12/17/bodohnya-suzuki/

67. Amamoto - December 17, 2010
68. iwanbanaran - December 17, 2010
69. Smile - December 17, 2010

deg.. Degan.. Nontonnya. Syukur tim garuda masih bisa memetik kemenangan. Semoga konsentrasi para pemain tidak terpengaruh euforia kemenangan semalam.
Masih banyak pertandingan lain yg harus dihadapi tuk menjadi yg terbaik di asean.
Maju terus tim garuda, rakyat indonesia selalu mendukungmu. Mr. Riedl emang Josss….

70. penggemar ninja - December 17, 2010

ngak demen liat bambang main, males bgt tuch orang ngejar bola..

masih mending gonzales, walau dah tua, masih mau turun naik ke belakang, bantu pertahanan..

besok2 bambang 5 menit mau habis aja masukin tuch

71. arsixty - December 17, 2010

“Tapi bro coba compare kualitas pemain lokal philipina. Kualitasnya sangat jauh berbeda dengan kualitas para pemain naturalisasinya…”
apakah mirip2 motor di sini, kualitas CBU ama CKD beda jauh?

72. Zein - December 17, 2010

Absen bang Haji

73. wilsher - December 17, 2010

wah berarti timnas indo menuju lebih baik,, bravo timnas dan perlu juga direformasi pssi biar lebih baik

74. Ha Ge - December 17, 2010

wah kirain kemaren siapa yg cium tangan SBY setelah pertandingan selesai….ternyata eh ternyata Nurdin sungkem sama SBY :lol:

75. Transcorp - December 18, 2010

tiket semi final dan final piala aff cup 2010 indonesia online…

yang lebih lengkap ada disini gan..http://transcorp.co.cc

76. sungkono - December 18, 2010

timnas udah bagus,tapi nurdin tetep harus di ganti

77. MichaelJickson - December 18, 2010

Mantap analisanya… Mudah2 Timnas Indonesia Berjaya

78. aldo TAHER - December 18, 2010

Gonzalez =>>> Mangtabz
Garuda di dadaku..

79. brt. - December 18, 2010

terimakasih garuda..

80. Leg 2 Indonesia-Filipina (1-0) . . . Tim Garuda Indonesia masuk Final AFF Suzuki Cup « Taufik & Motorcycle™ - December 19, 2010

[...] sekalian, melanjutkan artikel beberapa hari yang lalu dimana telah digaris bawahi perbedaan antara TimNas Garuda Indonesia dan Tim Filipina dimana Timnas [...]

81. kifor - December 25, 2010

10 juempoool to tmnas garuda, yangslma ne tidur pnjang.skrng unjuk gigi di piala aff, ganyang malaysia dg skor 3 ksong

82. bonek cllu setia - January 3, 2011

meskipun indonesia gak juara aku tetap mendukung indonesia sampai kapan pun ……

83. kiran - January 5, 2011

hy namaku kiran kakak grup pemain indonesia kan aku juga orng indonesia aku sudah sd kelas 5
<3 nama pacar kakakku juga irfan tapi irfan dong2 sudah itu autis pula.

84. Jonathan - February 2, 2011

Saya sedih mas pemain-pemain Garuda itu hanya di pulau jawa,kasihanilah kami dikalimantan barat,

85. hermandhes - September 12, 2011

tim nas maju terus ya…? yim nas keren…?



%d bloggers like this: