jump to navigation

Offset Cylinder . . . Dari Kawak ZX 10R, CBR 250R sampai bebek Honda Revo Januari 6, 2011

Posted by Taufik in Honda, Kawasaki.
Tags:
trackback

Offset Cylinder . . . . Teknologi apaan sih ini? Ok untuk kali ini mohon baca pelan-pelan :) coba sahabat sekalian cek gambar di atas. Gambar sebelah kiri adalah gambaran SIlinder mesin Konvensional, Con-rod yang bertugas meneruskan gerakan piston ke Crankshaft naik dan turun saat power stroke bergerak dengan membentuk sudut dengan garis lurus Piston-CrankShaft. Pergerakan Conrod yang seperti ini akan menghasilkan Gesekan Yang cukup besar antara dinding silinder dan Piston. Pun Gaya Yang dihasilkan Oleh Con-Rod akan tereduksi? lha jadi nggak efesien tho?  lho koq tereduksi?



:roll: Oret oretan gambaran Silinder Konvensional

Ok dalam fisika kita kenal yang nmanya Vektor (pelajaran kelas 1 SMA)

Nah Gaya  dorong yang diperoleh Con-rod kan miring (cek tulisan Thus force from Connecting Rod) , termasuk vektor

Karena miring, maka tenaga yang disalurkan  Piston Tidak sama dengan Gaya yang diterima  Con-Rod.

Gaya yang diteruskan Conrod = Nilai Gaya dorong yang dibawa piston akibat power stroke dikali nilai Cosinus Sudut yang dibentuk.

Nah Nilai cosinus ini selalu lebih kecil dari 1, kecuali saat sudutnya nol .

sehingga Nilai yang dihasilkan untuk menggerakkan Crank shaft akan lebih kecil dari Gaya dorong yang dihasilkan piston akibat power stroke.

Atau gampangnya . . . Ada tenaga Yang Hilang !! alias ada ketidak efesienan Tenaga !! Got it?

Sedangkan pada teknologi Offset Cylinder (gambar kanan) , Crank shaft dapat bergerak offset sehingga Gerakan naik-turun Con-Rod tidak membentuk sudut (dan atau memperkecil sudut)  atau bergerak sama/segaris dengan gerakan piston. Nah Karena Gerakan segaris ini Gesekan antara piston dan dinding silinder akan berkurang, imbasnya sangat signifikan . . . beban kerja piston yang ringan, dan piston pun dapat dibuat dengan dimensi dan spesifikasi yang lebih ringan . . . karena lebih ringan, Kinerja/Performa mesin bisa lebih jooos karena lebih mudah piston bergerak menghasilkan tenaga.

Bukan Itu saja, Karena Gerakan naik-turun Con-Rod tidak membentuk sudut (cosinus 0 = 1 )  atau bergerak sama/segaris (sudut = nol)  dengan gerakan piston maka hampir tidak ada tenaga (force) akibat power stroke yang ‘terbuang’ karena hampir 100% tenaga/Gaya dorong piston tersalurkan ke conrod . . . Nah hasilnya adalah tenaga Yang semakin efesien . . . imbas jauhnya bisa jadi Irit bahan bakar.  Bisa Jadi Inilah salah satu kunci kenapa ZX 10R bisa melebihi tenaga BMW R1000. Dan Teknologi inipun sudah di aplikasikan ke New CBR 250R dan kalo nggak salah bebek Honda Revo . . . kalo masih nggak mudeng mari kita diskusikan bersama, semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

Komentar»

1. Onthel - Januari 6, 2011

pagi2 belajar nih…

2. jenderal - Januari 6, 2011

baca ah…

3. tosan - Januari 6, 2011

3

4. JAFFAR_THE CRAZY HORSE - Januari 6, 2011

aje gile ketinggalan lagi,pade begadang kali yach nie orang :?:

5. tosan - Januari 6, 2011

5 besar

6. Stop n' Go - Januari 6, 2011

7 besarr ??

7. Onthel - Januari 6, 2011

yup, dah pernah denger soal ini, memang bagus banget nih teknologi.
tapi kalau diaplikasiin di motor dg cc kecil kayaknya kurang oke deh, soale butuh tenaga utk offset nya kan lumayan, secara bandulnya itu berat lho (nama kerennya apa sih bandul itu?), malah nanti bisa gak terlalu balance tuh mesin

ada yg dah patenin apa gak ?

8. az147r - Januari 6, 2011

ngisi 10 besar…

9. kucrut_bike's - Januari 6, 2011

alamaak.. ketinggalan artikel neh..

10. motorbreath - Januari 6, 2011

mumet

11. Imuli - Januari 6, 2011

10 ya…

12. vixionr15 - Januari 6, 2011

Berarti NMP juga dong ya

13. Petoks - Januari 6, 2011

Cuma honda yang bsa beri teknologi yg canggih, tetangga sebelah ngaku nya aja d depan tp teknologinya bodoh2in konsumen tuch

14. Stop n' Go - Januari 6, 2011

Ini bisa kita sebut dengan sederhana sebagai mesin efisien dan efektif, dengan mereduksi gesekan piston di ruang bakar maka keluaran tenaga menjadi maksimal tanpa harus mengkonsumsi bahan bakar lebih banyak. Dan ujung-ujungnya performa mesin jadi lebih bisa diandalkan. cmiiw.
HIDUP BIKERS INDONESIA !!!(wildcarder)

15. dowey - Januari 6, 2011

kuliah pagi… berapa sks neh…

16. komodo - Januari 6, 2011

wah wah berarti revo hitech donk.. :D

17. kucrut_bike's - Januari 6, 2011

sebelom revo 110 teknologi beginian udah dipake blade duluan kang.. :p
podowae.com

18. oaiu - Januari 6, 2011

Nah Karena Gerakan segaris ini Gesekan antara piston dan dinding silinder akan berkurang,
………………………………………..

Piston ngga akan bergesekan dengan dinding silinder, karena yg gesek dengan dinding silinder itu ring piston mas Taufik.

19. Moonsight Abee - Januari 6, 2011

Kenkyū Kenkyū Kenkyū ^_^

20. Motken - Januari 6, 2011
21. vyzex - Januari 6, 2011

@ oaiu

hahahaha

jadi kenapa kalo kita bongkar mesin…itu piston pada baret?
pistonnya gesekan sama siapa dong?

22. Adit - Januari 6, 2011

Bca dlu ah,
biar pinter, :D

23. fradzy - Januari 6, 2011

oic, jadi geseskan pada dinding cylinder bisa lebih rendah pada saat piston turun dan gesekan yg terjadi pada saat piston naik tidak terlalu pengaruh pada power. Ehhmm jadi ngerti TQ Kang Haji.

24. EleX Yo BAND - Januari 6, 2011

oh gitu ya kang haji?
pantesan aja abs revo bisa gede banget tenaganya (untuk ukuran motor 110 cc) trus bisa irit lagi.

trus klo motor yg tenaganya kecil tp kok boros banget itu pake teknologi apa kang?
xixixixixiii…

25. EleX Yo BAND - Januari 6, 2011

@kang haji

apa itu yg disebut teknologi EFT pd blade/abs revo dan XRP pd NMP kang?

(gakmudeng.com)

26. EleX Yo BAND - Januari 6, 2011

@kang haji

apa itu juga yg disebut teknologi EFT pd blade/abs revo dan XRP pd NMP kang?

(gakmudeng.com)

27. Dani Ramadian - Januari 6, 2011

Wooowwww….

Ada gambar gerak² lagi nih di bawah
gambar mas Haji…

OON : OT :)

28. sampah - Januari 6, 2011

di teknologi offset ini berarti pas piston menuju TMA ato bergerak naik, tetep membentuk sudut yak ?? ato tetep lurus pas kaya lagi turun kebawah ?

29. blackevil888 - Januari 6, 2011

@ Bang haji: bukankah kawak ZX 1OR yg baru malah di recall karena piston dan liner cepat aus, karena clearance terlalu extream rpm tinggi smp kawak turunin max rpm nya..

30. Awakku - Januari 6, 2011

motor yang ngaspal dimarih pake offset : Blade & revo 110, new megapro….

31. sampah - Januari 6, 2011

@25. blackevil888

clearance itu kalo ga salah jarak dari kepala piston TMA ke cekungan Head waktu kompresi.. mungkin si ZX kompresinya ketinggian jadi cepet aus.. cmiiw

32. crossplanecrankshaft - Januari 6, 2011

btw menurutku kawasaki zx10r masih ketinggalan dalam hal teknologi sama bmw s1000rr. Tapi untuk tenaga bolehlah ditandingi. Oiya satu lagi kemungkinan juga bmw s1000rr lebih reliable soalnya kan motor motor bmw terkenal akan ketangguhannya.. :D

33. j4na - Januari 6, 2011

selain mengurangi gesekan, juga berpungsi mempermudah stang seher-seher mendorong kebelakang…
mantaaap…
http://dewataspeedblog.wordpress.com/2011/01/06/rc116-motor-super-power-hondaseri1/

34. vyzex - Januari 6, 2011

@ sampah

bukannya clearance itu jarak antara piston dengan dinding silinder?

setiap mesin punya clearance sendiri-sendiri
oleh karena itu, tukang bubut yang berpengalaman akan tahun bahwa tiap merk motor punya clearance sendiri-sendiri

kalo terlalu rapat, nanti malah macet…
kalo macet, bisa lecet

(aduh, jadi malah ingat artikel kesehatan di detik.com…punya suami lecet setelah ronde ketiga..hihihi..)

35. Ndje_te - Januari 6, 2011

Untuk piston turun memang jd lurus, tapi pas naik lagi sudut lebih besar dibanding yg konv. Pasti gaya gesek lebih besar n mengurangi keawetan mesin, bgmn itu kang…?

36. jono - Januari 6, 2011

yang Offset Cylinder kok ga ada gambarnya bang?

37. jono - Januari 6, 2011

maksudnya oret-oretan nya

38. jetcool - Januari 6, 2011

mudeng…

39. oaiu - Januari 6, 2011

18 @vyzex

Itu dalam keadaan abnormal, yg normalnya piston tdk akan bergesekan dgn silinder krn tugas bergesekan dgn dinding silinder itu ring piston itupun diantaranya(piston dan silinder) terdapat minyak pelumas.Klo piston itu harus gesek sama silinder wah baru 1 stroke udah jebol tuh.

28 Ndje_te

Betul tuh, sudut usahanya yg turun kebawah bisa 90derajat.Tapi ketika piston balik buat kompresi sudutnya bisa lebih besar yah disini peranan flywheel (rodagila) yg main. Jadi mas Taufik hanya berlaku buat ketika con-rod dalam posisi usaha tidak sebaliknya seperti mas Taufik bilang naik/turun

40. satriafu150 - Januari 6, 2011

Supra X 125 kayaknya bebek honda yang pertama nerapin teknologi ini.

41. oaiu - Januari 6, 2011

18 @vyzex

Itu dalam keadaan abnormal, yg normalnya piston tdk akan bergesekan dgn silinder krn tugas bergesekan dgn dinding silinder itu ring piston itupun diantaranya(piston dan silinder) terdapat minyak pelumas.Klo piston itu harus gesek sama silinder wah baru 1 stroke udah jebol tuh.
xixix…………..
28 Ndje_te

Betul tuh, sudut usahanya yg turun kebawah bisa 90derajat.Tapi ketika piston balik buat kompresi sudutnya bisa lebih besar yah disini peranan flywheel (rodagila) yg main. Jadi mas Taufik hanya berlaku buat ketika con-rod dalam posisi usaha tidak sebaliknya seperti mas Taufik bilang naik/turun

42. ridertua - Januari 6, 2011

@Dani R… gerak2 opo to…?

43. Schutzstaffel - Januari 6, 2011

Kang Haji..
Oret oretan gambar silinder konvensionalnya yg dioret oret gak sesuai sasaran sepertinya…
“Gesekan besar” yg dioret kuning bukannya sisi satunya..

44. teaser - Januari 6, 2011

kurang lebih cuma dengan menggeser bandul kruk as saja ya mas taufik?

45. Dani Ramadian - Januari 6, 2011

@PakRT
Lha iku…motor sampéan CBR karo Vario
onok kabéh…sip to??? :)

46. aryoningrat - Januari 6, 2011

walah,ora mudeng blas,

47. Mercon C a.k.a Mercon Mretelli - Januari 6, 2011

wah, abs revo??
ternyata udah secanggih itu

48. uDien D'Kabayan - Januari 6, 2011

@ rider tuwek
sensitif amat sama yang gerak-gerak :)

49. Tristan - Januari 6, 2011

oke jg tu…

50. jabrik - Januari 6, 2011

honda emang gak setengah2 ngasih teknologi. ampe produk sekelas bebek jg dikasih.. :D klo yang lain :? ?

51. oaiu - Januari 6, 2011

@ 18 vyzex

Berarti nggak normal tuh mesin, mesin yang normal piston tidak bergesekan dgn cylinder liner, tapi ring piston dan diantara piston dan cylinder terdapat pelumas.

@ 28 Ndje_te
Betul ntuh yg lurus kebawah itu pas con-rod kena usaha, sedangkan ketika naik ke atas mengalami sudut yg lebih signifikan dibanding mesin konvensional.

Jadi mas Taufik koefisien geseknya berkurang hanya ketika con-rod turun dan tidak sebaliknya seperti mas bilang yaitu naik/turun.

52. Shrouder - Januari 6, 2011

masih belum mudeng nih kang Haji,
bukankah imanapun posisi crankshaft, saat piston bergerak dr TMB ke TMA pasti selalu membentuk sudut? Kalo connecting rod hanya naik turun vertikal, bagaimana cara menghasilkan gerak putar pada poros engkolnya?

53. Loui$ - Januari 6, 2011

ow… gitu to…
jadi saat piston mendorong, lengan piston lurus, pas piston turun lengan piston terjadi sudut yg besar…. jadi kesimpulannya pada saat dorongan piston yg naik itulah kepentingan utamanya……
maaf kalo salah, kurasa begitu…

54. Loui$ - Januari 6, 2011

@ oaiu
ko’ kita nangkepnya beda yah….
mungkin juga ente yg benar……

55. jaos - Januari 6, 2011

@mr oaiu
sepakat…piston yg baik dan bersahabat tidak gesekan dgn dinding silinder…sebab ..bila benar bergesekan, maka apa gunanya lg ring di sana?

56. roby - Januari 6, 2011

Ra mudeng blas…

57. supergleweh - Januari 6, 2011

honda mulai memakainya di karisma dan kirana sekitar tahun 2002
CMIIW

58. jaos - Januari 6, 2011

klik…mototuneusa.com…cari circular logic dan impossible pistons museum…mudah-mudahan bisa membantu dan menjelaskan knp gak ada gesekan…

tentunya situs ini gak membantu soal penjualan merk2 tertentu…ha ha

59. uDien D'Kabayan - Januari 6, 2011
60. yudibatang - Januari 6, 2011

Mas Taufik, Kira-kira motor yang masih pake convensional silinder bisa dimodifikasi jadi offset silinder ga ya?
https://yudibatang.wordpress.com/2011/01/06/oprek-mesin-via-paket-boleh-saja-asal/#comment-948

61. Loui$ - Januari 6, 2011

ternyata itu rahasianya Kawaks, CBR250 dan Revo sngat responsif dan powerpull

62. Taufik - Januari 6, 2011

@25. EleX Yo BAND
ya kalo nggak salah teknologi offset cylinder termasuk satu paket di EFT nya Honda

@27. Dani Ramadian
lha dari 2 hari yang lalu mas bro

@28. sampah
pistonnya dipastikan nggak membentuk sudutwalaupun menggunakan teknologi konvensional atau offset
yang membentuk sudut adalah gerakan setangnya bro atau con-rod, cmiiw

@29. blackevil888
zx 10R yang baru bermasalah di per klepnya bro (speing valve) :http://tmcblog.com/2011/01/03/masalah-2011-kawasaki-ninja-zx10r-dah-ketemu-resmi-kena-recall/

@30. Awakku
makasih tambahannya bro

@35. Ndje_te
ofseet ini bergerak dinamis . .. kekanan-ke kiri sehingga diupayakan gerakan keatasnya juga lurus/mendekati lurus -> mengurangi sudut semaksimal mngkin

@36. jono
maksute oret oretannya?
saya pikir sudah sukup dengan gambar pertama sebelah kanan mas bro
mo ditambah lagi

@39. oaiu
hmmm I’ll check again

@43. Schutzstaffel
he he he he iya . .. kebalik . .. teliti sampeyan bro :)
nanti saya ganti deh

@44. teaser
ya ada yang digeser2

@53. Shrouder
nah yang digeser (offset) crank shaftnya ini . . . diupayakan sehingga sudutnya bisa minimal bro

@61. yudibatang
harus diubek2 crankshaftnya mas . . .berat tuh

63. Loui$ - Januari 6, 2011

ditambah dengan Piston yg ringan tp kuat….
MANTAB dech….

64. aryoningrat - Januari 6, 2011

@haji taufik:lha nek supra fit pake model apa pak kaji?

65. Loui$ - Januari 6, 2011

nggak salah kalo CBR250 sngat Resfonsip…..

66. uDien D'Kabayan - Januari 6, 2011

@ kang haji
kira-kira ke depannya semua engine bakal offset gak kang ….

*kalau cristian gonjales sering offset bagus gak yah …. xixixi

67. uDien D'Kabayan - Januari 6, 2011

@ aryoningrat
siapa pak kaji ???
ahihihihi

68. uDien D'Kabayan - Januari 6, 2011

sedikit-sedikit mulai terungkap kan???
kenapa si CBR 250 masuk jajaran motor terpanas ….

satu silinder tapi sakti lho …

69. uDien D'Kabayan - Januari 6, 2011

weledeleh …
email-ku kurang dua huruf
avatarku jadi seperti congcot gituch …

aseeemmmmm …. xixixixi

70. uDien D'Kabayan - Januari 6, 2011

nah sekarang avatarku sudah normal kembali
ini avatar kan abstraksinya syahrul gunawan … :)

*sorry oot

71. pengguna yamaha - Januari 6, 2011

pantes abs revo ma blade mesinnya aga brisik mendekati brisiknya msin yamaha, ga da lagi ciri mesin halusnya honda

72. Rental Projecktor & Screen - Januari 6, 2011

muter agak bagus yang , perputeran nya setabil yah ?

73. aryoningrat - Januari 6, 2011

@udin d’kabayan
pak kaji:pak haji @basa jawa bro,

74. komodo - Januari 6, 2011

tp kalo menurut ane tenaga besarnya abs revo itu hanya cman sampe beberapa bulan…temen ane blg kata dia memg wktu masi baru agk kenceng..tpi stelah pemakaian bebrapa bulan dah kendor abiz tenaganya.. usut punya usut ternyata dicek dah gk balance kruk asnya .. :(

75. uDien D'Kabayan - Januari 6, 2011

@ aryoningrat
ohhh baru tau, thanks masbro ….

76. Taufik - Januari 6, 2011

@67. uDien D’Kabayan
ini kang udin benaran bukan . .. koq avatarnya beda?
klonengan detected :P

@65. aryoningrat
sigana sih encan kang
*jawab ake basa sunda
ndurung kayaknya mas . ..

77. aryoningrat - Januari 6, 2011

@pak haji,aduh gak mudeng blas kang,
ora paham bahasa sunda

78. aryoningrat - Januari 6, 2011

@udin oke bro:-D

79. uDien D'Kabayan - Januari 6, 2011

@ 75 kang haji taufik
bener mas kaji : kurang dua huruf (nomor)
pan tos diklarifikasi di koment no 70 …. heheheh …

kumaha tuch tanggapan mas kaji ke depannya semua engine bakalan offset gak mas …
kalau semua offset berarti semua gol dianulir dong
(eh ngaco, sorry) :P

80. uDien D'Kabayan - Januari 6, 2011

keknya kang haji sedang ngincer 100 nich …

81. Loui$ - Januari 6, 2011

Ikut berburu 100….
yg dapet 100 dapet hadiah apa :?:

82. #99 bro - Januari 6, 2011

mungkinkah #99

83. Taufik - Januari 6, 2011

80. uDien D’Kabayan
kalo offset semua berarti bek nya jago bikin perangkap
* tambah ngawur

@81. uDien D’Kabayan
kagak ini ada waktu dikit
ada ide tema nyangkut dikepala, ketak ketik di ponsel
baru selesai
new article siap brojoools . .. bersiaplah bertarung sama juragan warung, soale dia tau jam berapa dibrojolinnya xixiixixxi :mrgreen:

84. Ndableg - Januari 6, 2011

Betul,Yg penting piston turun,,dlm mesin 4 langkah, 2x putaran kruk as atau 4x langkah piston menghasilkan 1x tenaga,nah saat menghasilkan tenaga disitulah yg penting conrod tdk membentuk sudut, cmiiw

85. nha - Januari 6, 2011

Jadi mesti di ingat agar piston kita awet harus melakukan offset cylinder,… ya kang haji. :mrgreen:

86. azizyhoree - Januari 6, 2011

yups betul, wah pelajaran kuliah 6 tahun lalu nich :lol:

offset piston selain memperbesar efisiensi engine berimbas juga pada ke awetan piston/ liner block cylinder, pin piston, connecting rod, dan big end rod. karena gaya dorong piston langsung dan lurus ke bawah, meminimalisasi loss power yang diakibatkan getaran dan gesekan piston yang berlebih!

40. satriafu150 – Januari 6, 2011

Supra X 125 kayaknya bebek honda yang pertama nerapin teknologi ini.
====================================================hampir bener bro (hampir lho) :lol:

@58. supergleweh – Januari 6, 2011

honda mulai memakainya di karisma dan kirana sekitar tahun 2002
CMIIW
================================================

yups 100 buat anda mas :D sejak pertama karisma di gembar-gembor in bebek advance technology (di jamannya) he he mirip si riris ku :mrgreen:

salam from warung DOHC

87. yonyon - Januari 6, 2011

emang bener pas piston turun meminimalisir gesekan,,,,,tapi bagaimana klo pas piston naik apa sudutnya gak gedhe banget tuh,,,,???????

ane teringat kembali di jaman STM dulu,,,,,pas pelajaran mekanika teknik bahwa,,

USAHA GAYA = USAHA BEBAN

karena adanya kerugian gesekan, berat alat/mesin itu sendiri sehingga menjadi :

USAHA GAYA = USAHA BEBAN + berat mesin + gesekan

jadi meskipun posisi cylinder bergeser (offset) tetep aja gesekan terjadi saat piston naik (laju piston lebih lambat). Sebelah kiri memang minim gesekan,,,tapi bagaimana dengan sisi kanan,,,????

keuntungan penggunaan offset cylinder masih perlu pembuktian terutama saat putaran(rpm mesin tinggi.

88. anduk - Januari 6, 2011

cbr 150 yang baru uda blm umm tofik?

89. Joko - Januari 6, 2011

Pantesan karismaku irit sekaligus kenceng. Memang nggak salah pilih, memasuki tahun ke-7 masih tokcer.

Padahal memang ini salah satu alasan dulu berani beli motor ini, selain soal piston berlapis keramik.

90. yonyon - Januari 6, 2011

emang bener pas piston turun meminimalisir gesekan,,,,,tapi bagaimana klo pas piston naik apa sudutnya gak geledek banget tuh,,,,???????

ane teringat kembali di jaman STM dulu,,,,,pas pelajaran mekanika teknik bahwa,,

USAHA GAYA = USAHA BEBAN

karena adanya kerugian gesekan, berat alat/mesin itu sendiri sehingga menjadi :

USAHA GAYA = USAHA BEBAN + berat mesin + gesekan

jadi meskipun posisi cylinder bergeser (offset) tetep aja gesekan terjadi saat piston naik (laju piston lebih lambat). Sebelah kiri memang minim gesekan,,,tapi bagaimana dengan sisi kanan,,,????

keuntungan penggunaan offset cylinder masih perlu pembuktian terutama saat putaran(rpm mesin tinggi.

91. Tweets that mention Offset Cylinder . . . Dari Kawak ZX 10R, CBR 250R sampai bebek Honda Revo « Taufik & Motorcycle™ -- Topsy.com - Januari 6, 2011

[...] This post was mentioned on Twitter by Taufik of BuitenZorg, Taufik of BuitenZorg. Taufik of BuitenZorg said: Offset Cylinder . . . Dari Kawak ZX 10R, CBR 250R sampai bebek Honda Revo: http://t.co/gulXAuw [...]

92. Taufik - Januari 6, 2011

@84. Ndableg
you re right .. . atau lebih tepatnya saat power stroke
untuk itu redaksional sudah saya update, mudah-mudahan lebih bisa dimengerti

93. Penyimak - Januari 6, 2011

Podium 100 kah? (ngarep hadiah.com)

94. Penyimak - Januari 6, 2011

Wah pake overlap ga nyangkut lg, ga pas deh 100.

95. chi - Januari 6, 2011

Mas Taufik, Kira-kira motor yang masih pake convensional silinder bisa dimodifikasi jadi offset silinder ga ya?
=========
@61. yudibatang
harus diubek2 crankshaftnya mas . . .berat tuh
============
Yang diubek2 bukan crank shaft mas .. tp crank case nya mas .. (jadi tidak sekedar menggeser posisi pin con rod) .. modif engine convensional jd engine type ini sama aja modif total .. coz posisi center gravity engine biasanya ada di sumbu Cr shaft …

cmiir .. hehe ..

96. Taufik - Januari 6, 2011

@all
gambar dah aku update agar mempermudah

@92. chi
he he he, iya betul kenapa jadi ke shaftnya ya . .. betul tuh CC nya

97. azizyhoree - Januari 6, 2011

@ mas chi> yups smart opinion! sama aja modif ekstreem, maen angkas sana pangkas sini juga tentunya bukan pakai golok untuk membuat crank case bisa dimasukin crakn shaft yg sudah bergeser pin big end nya secara ektreem Cmmiir juga dech :mrgreen:

98. azizyhoree - Januari 6, 2011

100 :mrgreen: horee!

99. azizyhoree - Januari 6, 2011

horee!

100. Taufik - Januari 6, 2011

@ azizyhoree
huss, kurang satu tuh ;)
btw . . . emang paling asik ganti crank case sekalian crank shaft xixiixxi :)

101. aryoningrat - Januari 6, 2011

100

102. Schutzstaffel - Januari 6, 2011

100

103. azizyhoree - Januari 6, 2011

haduuuh boss haji maen curang nich … :sad: cerdik juga , pantesan jemuran ane ngilang terus ditelan kumbokarno :mrgreen:

kali ini harus boleh nitip ! awas kalo ilang :mrgreen:

love u USM :lol:

104. uDien D'Kabayan - Januari 6, 2011

@ kang haji

tull kan … si anumerta diembat juragan lagi

105. uDien D'Kabayan - Januari 6, 2011

@ haji Taufik
@ azizyhoree
btw . . . emang paling asik ganti crank case sekalian crank shaft xixiixxi :)
===================
sekalian sajah ganti motornya mas .. kakakak
ganti sama CBR sajah …

@ kang azizy
iya ya, ada jemuran kang azizy yang hilang …
padahal jemurannya masih basah
wakakakakaka …..

106. chi - Januari 6, 2011

yang punya warung yang punya kuasa .. :mrgreen:

107. onyx - Januari 6, 2011

Kalo ninin 250R?

108. uDien D'Kabayan - Januari 6, 2011

@ chi
tapi yang punya warung susah pertamax … :mrgreen:
wakakakaka ….

109. azizyhoree - Januari 6, 2011

wekekek, cara baru berebut point 100maxx ( koment aja berurutan 30 x antara no 85-115 pasti kang haji capek delete nya :mrgreen:

@mang Udien D’pelawak, ayoo ngejar 234 :sales mode: xixixi :lol:

110. Momod - Januari 6, 2011

Crankshaft engine offset membutuhkan crankshaft yg bahannya lebih tinggi daripada crankshaft mesin konfensional

111. Momod - Januari 6, 2011

Offset crankshaft lebih gampang ga balance daripada crankshaft konfensional. Jd membutuhkan bahan yg lbih oke biar awet kayak punya karisma-kirana. Kalo bahannya biasa kayak blade-abs revo ya gampang ga balance

112. Momod - Januari 6, 2011

Dah banyak contohnya abs revo stelah pemakaian di atas 15rb km trus ga bisa gesit lagi karna kruk as balance berkurang…Kalo generasi honda 125 bebek tuh crankshaftnya paling kuat di antara bebek lainnya setara dg crankshaft jupie generasi 1

113. Aris othonx - Januari 6, 2011

Oh…malah setau saya piston offset yang ada…

114. Taufik - Januari 6, 2011

@103. azizyhoree
bukan jemuran yang saya delete . .. tapi kebetulan ada komen dobel diatas . .. ya diilangin satu dong, kan mubajir
bonusnya . .. saya dapet nomer anumerta dah betul begitu kang Udin? xixixiixi

115. nice - Januari 6, 2011

manteb analisanya mas…
tambah ilmu buat diriku… :P

116. uDien D'Kabayan - Januari 6, 2011

@ juragan ijo
wkwkwkwkwk
betul-betul-betul

* jangan-jangan Pak haji nyalonin jadi lurah buetenzorg….. xixixixi

@ bang azizy
sabar bro, masbro kan masih ngeukeup si paijo
ayo sekarang ngejar 234 …. :P

117. arsixty - Januari 6, 2011

@pak haji:
teknologi ini apa bisa diterapkan di mesin big-bang atau screamer? bingung bayangin crankshaft-nya kalo di tiap silinder megal-megolnya nggak seragam..

118. aleujndn - Januari 6, 2011

con-rot apa coneting rod bang haji… dulu waktu skul namanya coneting rod

119. dave - Januari 6, 2011

@ mas taufik:

kalo emang bagus kenapa ga di pake semua motor?
berarti motor2 jaman sekarang yang ga pake offset jelek dong? ckck..
buat apa pake yang konvensional kalo emang efek nya lebih banyak buruk nya?
kenapa ga semua nya pake offset aje gt?

120. Triyanto Banyumasan - Januari 6, 2011
121. Taufik - Januari 6, 2011

@116. uDien D’Kabayan
disini jadi lurah susah kang
mungkin di jakarta gampang yah?

@117. arsixty
lha ZX10R pake 4 silinder segaris bro . .. berarti bisa he he he

118. aleujndn
he he he saya main singkatan, biar cepet ngetiknya jadi con-rod .. . alias conecting rod

122. Onthel - Januari 6, 2011

@111 momod
yup, ini yg saia maksud,
offset flywheel akan lebih gampang kehilangan balance nya, saia sih yakin sudah ada perhitungan yg matang dari perancang nya, tp tetep jika dibandingin dg yg konvensional tentu yg begini akan lebih beresiko pd balance.
(inget dulu pernah nge-balance ke tukang bubut)

tapi tetep, saia salut sama teknologi ini
cheers

123. Busa_tio - Januari 6, 2011

Wah… bahasannya berat nih. Udah baca 2 kali, jd tau sih tapi ga mudeng blass teknise :D

124. G K - Januari 6, 2011

Kesimpulannya, pada system offset jauh lebih bertenaga ketimbang conventional. Tulisan ini membuat saya berfikir dalam. Pada system conventional terjadi gesekan yang sangat besar karena ada kemiringan yang menimbulkan gesekan pada saat power piston dalam keadaan Peak (sesaat mesin dalam kondisi TMA). Sedangkan system offset daya gesek max terjadi di sekitar TMB (gesekan max yang kecil, karena power dari piston pada saat setelah TMA sudah tersalurkan ke gir)
TOP bgt bro Taufik!

125. uDien D'Kabayan - Januari 6, 2011

@ juragan ijo
susah yah …
kalau di jakarta mah gampang …
gampang-gampang susah … xixixi

126. jaos - Januari 6, 2011

seseorang mengatakan karisma itu mtr yg canggih di zamannya…
masuk akal jg kalo saya katakan new jup mx adalah mtr yg canggih di zmannya…

ok, cheers…

BTW, yg terpenting…gimana caranya dgn.gak main offset cyl..di atas, piston mtr tetap kinclong…ha ha.
Yg soal itu, maka gak mesti merk hnd, ha ha ha. Semoga membantu inisiatif mencari…

127. D-Ancook™ - Januari 6, 2011

berat ini.
salut aja dgn Abs revo, meski produk entry level tapi udah pake teknologi tinggi

128. Joko - Januari 6, 2011

Ada teknologi yg benar2 bermanfaat, ada teknologi yg cuma hoax/scam. Jadi bagusnya konsumen juga pelajari dulu. Biasanya yg murah memang murahan, tapi mahal juga belum tentu bagus, tidak soal pakai teknologi apa.

129. R89 - Januari 7, 2011

sepertinya pernah baca artikel yg mirip di hellforleathersmagazine.com..

teknologi dari tahun ke tahun makin menuju kesempurnaan:D

130. Pulsarmaniacc - Januari 7, 2011

MvAgusta yang pertama! bongkar aja mesinnya mas.. Cuma dia ga gembar-gembor.. Cmiw

131. arsixty - Januari 7, 2011

hmm.. kayaknya ga suitable utk hi-rev engines..

132. chi - Januari 7, 2011

@111 momod
yup, ini yg saia maksud,
offset flywheel akan lebih gampang kehilangan balance nya, saia sih yakin sudah ada perhitungan yg matang dari perancang nya, tp tetep jika dibandingin dg yg konvensional tentu yg begini akan lebih beresiko pd balance.
(inget dulu pernah nge-balance ke tukang bubut)

tapi tetep, saia salut sama teknologi ini
cheers
===============
Apa hubungan’a teknologi ini m balancing Cr shaft??? Ini kan offset posisi Cr shaft terhadap Cr Case, ga ada hubungannya ma balancing Cr shaft. Proses balancing y sama aja.
Kecuali sampeyan modif posisi pin con rod di cr shaft, br potensi unbalance’a guede …

cmiiw .. hehe ..

133. chi - Januari 7, 2011

@ jaos ..
seseorang mengatakan karisma itu mtr yg canggih di zamannya…
masuk akal jg kalo saya katakan new jup mx adalah mtr yg canggih di zmannya…

ok, cheers…
========
Lampu belakangnya itu lho cuanggih bgt … :mrgreen:

134. h 45 ta - Januari 7, 2011

om taufiq mungkin gag kalo motor stnadart dimodif jd kayak gt???

135. azizyhoree - Januari 7, 2011

@133. chi – Januari 7, 2011
@ jaos ..
seseorang mengatakan karisma itu mtr yg canggih di zamannya…
masuk akal jg kalo saya katakan new jup mx adalah mtr yg canggih di zmannya…

ok, cheers…
========
Lampu belakangnya itu lho cuanggih bgt …
==============================================
lampu belakang yg mana mas yg canggih??? :mrgreen:

136. wong awam - Februari 27, 2011

Kalo gerakan piston ke bawah, con rod tidak membentuk sudut, tapi kalo gerakan pistonnya naik ke atas, bukannya con rod membentuk sudut?????

137. Honda Buat mesin Global Skutik 125 cc . . . Peluru 2012? « TMCBlog – Motorcycle News - September 26, 2011

[...] dan Piston dengan model Offset cylinder (mengenai offset cylinder silahkan baca tulisan tmcblog yang ini [...]

138. speed_lover - September 26, 2011

@74. komodo … ente salah bro,, ane punya blade dari pertama lounching ampe sekarang tetep responsif!! bayangin aja dari desember 2009 nggak ada istilah drop!! bahkan sangat enak di ajak ngebut dan buat ngentutin najiz,vegaz dan mio!!! tehnologinya honda top markotop dah!! makasih ya honda!! kalo najiz sama vegaz punya tehnologi apa?? (boros tapi lemot kali ya??)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.324 pengikut lainnya.