pict : kompas.com

Ok Bro sekalian kita sharing opini sekarang mengenai sisi lain produk segmented. Produk segmented bisa dibilang merupakan kosa kata pendekatan yang mengacu pada produk produk yang memiliki segmen pasar yang tidak luas, hanya segmen tertentulah yang menyukai motor tersebut denga alasan alasan yang unik. Nah segmented disini minimal ada dua jenis, segmented secara harga dan segmented secara desain. Contoh motor yang segmented secara harga adalah motor motor yang di jual dengan bandrol harga di atas 20 juta rupiah, cmiiw dan contoh motor yang secara desain segmented adalah motor dengan desain unik seperti full fairing dan mungkin juga berdesain retro, cmiiw

Coba deh cek motor motor yang tersegmentasi di kisaran harga lebih tinggi dari 20 Juta . .. kita ambil contohnya segmen motor sport . . . segmen inidari tahun ketahun walau jumlahnya bisa jadi meningkat, akan tetapi secara persentase Market share kayak yang bergerak secara statis, berada di kisaran 8-10% saja . . .  Dinamika yang terjadi di segmen motor sport tercatat hanya terjadi di internal segmen tersebut saja, pengaruhnya ke segmen lain seperti skutik dan bebek tidak terasa signifikan, cmiiw . . . Kalo boleh dibilang kasarnya .. . market motor sport ya itu itu aja . ..  alias L4 ( Low Lagi Loe Lagi ) :mrgreen:

Nah ada opini atau boleh dibilang sinyalemen beberapa orang bahwa  produk yang segmented secara desain juga bisa jadi akan mengalami hal serupa. Hal ini bisa jadi ada benarnya . . . karena Orang yang memiliki kesukaan/minat terhadap suatu produk yang nyatanya memiliki desain yang unik tentu biasanya memiliki alasan yang unik pula untuk meminang produk tersebut. Seperti contohnya saya memilih Ninja 250R sudah tentu bukan buat beli makanan kelinci kepasar, soale nggak ada bagasinya xixixixi, Atau yang memilih Yamaha Fino, Kymco Like atau Honda scoopy pasti memiliki alasan unik yakni misalnya ingin tampil beda dengan gaya retro atau memiliki jiwa retro Wallupun harnya nggak termasuk kisaran harga yang segmented ( diatas angka psikologis 20 juta misalnya) . Nah dengan alasan-alasan yang unik ini, Dapatkah Produk Yang Unik secara desain menjadi produk ‘sejuta umat’ ? silahkan didiskusian dengan bijak, semoga diskusi ini berguna bagi kita semua

Taufik of BuitenZorg

For blackberry User : Please dont mind to Use TMCBlog.com BlackBerry Launcher Application V 1.0

For Symbian Mobile phone User : Please dont mind to Use TMCBlog.com Symbian Launcher Application V 1.0

Pendapat bro sekalian :

8. Dani Ramadian – Januari 20, 2011 [Edit]
Kalo Produk Segmented ya untuk orang Segmented…
Tidak untuk orang Kebanyakan kali, cmiiw, kskss

9. Fraziel – Januari 20, 2011 [Edit]
Secara teori sih ga mungkin..
Kalo misalnya ada kasus seperti itu berarti ada pergerakan selera konsumen atau ada faktor x yang lain.
Seperti yang om maskur bilang tu :mrgreen:
Kalo ada produk segmented yg jadi produk sejuta umat berarti perusahaan gagal mengidentifikasi pasar
Memang ujung2nya sih untung, tapi faktor x ini kan harus ditekan seminimal mungkin, mana boleh bergantung pada “keberuntungan”

18. gile
klo motor segmented tpi harga memungkinkan alias terjangkau seperti scoopy, ya begitu jadinya yg memiliki selera tersebut ga akan sulit tuk memutuskan tuk memboyong tu motor “just my opinion”

19. bennythegreat
barangkali jika design segmented, namun harga cukup tinggi bisa jadi tak akan jadi produk sejuta umat..hehe..maap bawa2 kacamata ekonomi lagii.. :mrgreen: habis susah dilepaskan sih

23. masdiisya – Januari 20, 2011 [Edit]
menurut saya begini: segmented itu artinya terbagi-bagi. misal ada biker yang bagiannya suka motor unik, ada biker yang suka motor kenceng, ada yang kalem. untuk design berarti ngikutin di atas. gak mungkin dong, motor design sport tapi untuk yg suka pamer! nah, kesukaan akan motor berarti diposisikan oleh pabrikan sebagai sesuatu kebutuhan pasar atau pabrikan yang menciptakan trend sehingga dimata masyarakat menjadi kebutuhan.
singkatnya pabrikan harus tahu ke depan trendnya seperti apa, ini yang agak gampang. tapi kalo mau menciptakan trend sendiri, ini yang susah. harus edukasi dan gembar-gembor lewat iklan yang gencar. tapi hasilnya akan jadi market leader, seperti kasus mio…cmiiw

24. Onthel – Januari 20, 2011 [Edit]
pengertian segmented disini menurut siapa?
apa pabrikan? atau pasar?
saia sendiri menganggap semua produk R2 itu segmented, maksute pabrik bikin itu utk target pasar tertentu.
Imho, bisa ! contoh mio
dulu kan diproduksi segmented banget utk kaum hawa yg pingin coba R2, (waktu itu jarang cewek bawa R2 lho)
ternyata sekarang bukan cuma motor sejuta umat, tetapi 5juta umat tuh 😀
pabrik bilang ini segmented banget, ternyata pasar merespons beda, bisa buat siapa aja kok

1 COMMENT

  1. Secara teori sih ga mungkin..
    Kalo misalnya ada kasus seperti itu berarti ada pergerakan selera konsumen atau ada faktor x yang lain.
    Seperti yang om maskur bilang tu :mrgreen:

    Kalo ada produk segmented yg jadi produk sejuta umat berarti perusahaan gagal mengidentifikasi pasar
    Memang ujung2nya sih untung, tapi faktor x ini kan harus ditekan seminimal mungkin, mana boleh bergantung pada “keberuntungan”

    Buset, ane tumben bener (agak) serius komennya
    Udahan ah.. :mrgreen:

    Guest
  2. @14. wyzZzzz
    :cendolbig :mrgreen:

    @15. bennythegreat
    yup bro itu bila melihat dengan kacamata ekonomi

    sekarang ini yang jadi bahan diskusi adalah apakah motor yang segmented secara desain juga akan berlaku demikian, maksutnya gak akan jadi produk sejuta umat? monggo dishare

    Administrator
  3. menurutku bisa ae mas tp teorina engga 😀 kl segmented untuk kaum segmented ,lha kalau jd sejuta umat udah ga segmented lg dunk ?? teuz piye? 😀

    Guest
  4. Probike
    klo inget motor segmented

    kalau bener motor segmented jdi motor seribu umat menurut gue harga jadi penyebabnya, contohnnya tampilan vixi di modif Ninja 250 atu R15 wanabe, semata2 karna uang di dompet yg g mencukupi

    klo motor segmented tpi harga memungkinkan alias terjangkau seperti scoopy, ya begitu jadinya yg memiliki selera tersebut ga akan sulit tuk memutuskan tuk memboyong tu motor “just my opinion”

    Guest
  5. IC…jadi produk yang design segmented saja yg dibahas, tanpa mengikutkan faktor harga. tapi belum disebutkan secara rinci nih..kriteria produk yg design segmented itu seperti apa.

    kalau melihat trend design segmented yang sudah-sudah, macam

    Scoopy –> sukses
    CS-1 –> gak jelas
    FXR150 –> gak jelas
    Thunder250 –> gak jelas
    Ninja 250 –> lumayan
    monggo ditambahin..

    barangkali jika design segmented, namun harga cukup tinggi bisa jadi tak akan jadi produk sejuta umat..hehe..maap bawa2 kacamata ekonomi lagii.. :mrgreen: habis susah dilepaskan sih

    Guest
  6. menurut saya begini: segmented itu artinya terbagi-bagi. misal ada biker yang bagiannya suka motor unik, ada biker yang suka motor kenceng, ada yang kalem. untuk design berarti ngikutin di atas. gak mungkin dong, motor design sport tapi untuk yg suka pamer! nah, kesukaan akan motor berarti diposisikan oleh pabrikan sebagai sesuatu kebutuhan pasar atau pabrikan yang menciptakan trend sehingga dimata masyarakat menjadi kebutuhan.

    singkatnya pabrikan harus tahu ke depan trendnya seperti apa, ini yang agak gampang. tapi kalo mau menciptakan trend sendiri, ini yang susah. harus edukasi dan gembar-gembor lewat iklan yang gencar. tapi hasilnya akan jadi market leader, seperti kasus mio…cmiiw

    Guest
  7. pengertian segmented disini menurut siapa?
    apa pabrikan? atau pasar?
    saia sendiri menganggap semua produk R2 itu segmented, maksute pabrik bikin itu utk target pasar tertentu.

    Imho, bisa !
    contoh mio
    dulu kan diproduksi segmented banget utk kaum hawa yg pingin coba R2, (waktu itu jarang cewek bawa R2 lho)
    ternyata sekarang bukan cuma motor sejuta umat, tetapi 5juta umat tuh 😀
    pabrik bilang ini segmented banget, ternyata pasar merespons beda, bisa buat siapa aja kok

    Guest
  8. diawal diluncurkan ATPM berkeinginan productnya segmented, namun itu kalau menjadi product sejuta umat ( diterima seluruh lapisan Masyarakat ), adalah harapan sesungguhnya

    Guest
  9. namanya juga segemented . . .

    kalau ndak dari design yang beda . . .
    ya dari harga yang membedakan dari produk pasaran. . . .

    ndak heran kalau produk segemented harganya di kerek tinggi karena faktor qty produksi nya yang terbatas. . .
    tapi mosley konsumennya fanatik
    contoh: vespa

    keep brotherhood,

    salam,

    Guest
  10. Berdasarkan judul ulasan di atas kyknya Sangat Relative bang, apa yg di cari oleh konsumen, jika banyak orang yg mprioritaskan motor kenceng tp murah, bisa saja, banyak yg beralih ke pulsar,

    Guest
  11. Market Indonesia memang menggiurkan… KENAPA???
    sebelum ngomong segmented…
    Dinegara kita & sebagian besar negara berkembang, miskin,… motor2 kategori komuter macam bebek dan matik MENJADI TULANG PUNGGUNG transpor individu.
    Kita bisa bayangin kalo supra, jupiter, beat,Mio, spin dll-nya diluar sana(euro+USA)Cc-nya dikecilin dan hya dipake buat kepasar-or minimart or di perkebunan.. (tanpa plat nomor) LHA disini Cc. bisa sampe 125 dipake TURING pula !!! belom yang Bore up segala. Ahirnya motor2 kelas “jalanan komplek” bisa setara dengan motor batangan,.. walaupun harga lebih murah TAPI daya JELAJAH yang -/+ SAMA.
    SEGMENTED harus dilihat dari UTILITASnya dulu baru price, design …jadi jangan heran BBK + MATIC adalah motor sejuta umat,
    Kepasar-delivery-messenger-tukang tagih-officeboy-sales-teknisi dll.
    BUKAN berarti pemakai BBK+MTC tidak punya YMH R1 or
    HARLEY or BMW,.. Utilitas jadi point utama. Karena sbg contoh, bila saya punya motor Atau MAMPU beli yg let say 250-400cc lah… blum tentu motor tsb sy pake kerja kantor, bisa jadi krn sy punya mobil ATAU sy punya BEBEK+MATIC yg lebih comfort untuk meliuk dijalan yg padat merayap. (spt kata bro taufik .. kepasar gak mungkin pake N250)
    mungkin kalo di INDONESIA ini SEGMENTASI DIBAGI :
    1. PRICE & UTILIY
    2. PRICE & UTILITY & “PRIDE” (harga diri)

    TAPI… hanya di Indonesia tercinta ini pula motor yang masuk segmn ke 2 jadi kendaraan NIAGA.. mungkin bro sekalian pernah liat KRR150 dipake jualan bubur , ada yang dipake bagasi kandang utk delivery ayam, bahkan pernah sebuah N250 dipasang kantong kiri kana +bakul disebuah pasar tradisional (sementara mungkin N250 yang lain dipakai buat status sosial)…

    Guest
  12. Bang Taufik,

    mumpung ingat, cb browsing google “pulsar 250cc”
    saat ini di urutan no 6 dari atas ada judul “all new bajaj pulsar 250cc twin cylinder 2010 new model”
    info itu dari CarBlogIndia
    Tapi image yang di tampilkan kyknya ninja 250 sih…
    Lagi nunggu akhir tahun 2011 smbl ber-harap2 ni Bang.

    Wayan

    Guest
  13. bisa jga krna atpm pengen jadi roll mode(bener ora tulisane) segmen produk trtentu, dan klo yg lain ngikutin bisa teriak
    YG LAIN CUMA NGIKUTIN atau
    ………. DULUAN,
    hehehe peace.

    btw bawaH aNe MAHO

    Guest
  14. kalo menurut ane produk yang segmented secara desain akan sulit menjadi produk sejuta atau semilyar umat.beda case kalo segmented terhadap harga atau penggunaan.

    Guest
  15. SEGMENTED sami sareng
    Sego
    Mendoan
    Telur Dadar

    Gitu aja koq repot ….hi…hi…hi just kidding….pade serius amat…sih 🙂

    Guest
  16. segmented belum tentu jadi sejuta umat.
    motor sejuta umat udah tentu awalnya segmented juga.

    ada gk ya pembagian kategorinya untuk kategori motor sejuta umat. hahahahah 😀 😀

    Guest
  17. kang girifumi kumaha damang lawas2 tilawas kang….!!! jaman baheula mah mejeng di bebeksableng sareng di ilham ayena mah mejeng teh di kang taufik sareng mas tri

    Guest
  18. Menurut Gwa sih mungkin2 saja, klo produk segmented menjadi produk sejuta umat, asalkan kita tahu pangsa pasar sepeda motor untuk kalangan apa, menengah ke atas ato ke bawah, yg penting kita tahu dulu segmennya buat apa baru pabrikan produksi

    Guest
  19. segemented secara istilah mungkin ada kaitannya dengan fungsi keseharian ….

    bebek dan matic jika masih fungsional keseharaian tidak bisa dikatakan segemented apapun designya, retro maupun modern

    di luar bebek dan matic boleh dikatakan segemented, misalnya motor sport, walaupun ada yang semi dan full segemented secara fungsional keseharian ….

    serius.com.

    Guest
  20. contoh kasus adalah scoopy
    secara design mungkin segemented ….
    tapi motor ini sebenarnya untuk keseharian
    dan menurut sayah memang sikupi ini diciptakan untuk keseharian ….

    sikupi ini contoh motor yang cerdasssss ….
    motor ini ditujukan untuk motor sejuta umat kayak dai kondang …

    :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

    Guest
  21. bisa aja mas..

    dibilang segmented kan karena hanya kalangan terbatas sasarannya/yg doyan.
    Padahal selera pasar (secara umum) kan berubah mengikuti trend. dulu rambut nunjuk langit hanya segelintir yg begitu, sekarang sudah sejuta orang yg rambutnya nunjuk langit. rambut rebonding, cat pirang, legshield 3D, sinetron korea, dll awalnya ya segmented, tapi lihat aja sekarang..

    Itulah kenapa bintang iklan kebanyakan orang terkenal, atau idola masyarakat

    Guest
  22. mas taufik kanan kiri kenapa gak da tulisannya lagi…..jadi delaynya lama yah…..just saran aja kalo ada…gede2 aja…tapi transparant….trus foto2 mas taufik kaya di twiter mas taufik gtu loh…..keren dah…kayanya siiich….

    Guest
  23. dapat saja…asal dia best value, utamanya.

    oh ya…gak ada produk ‘sejuta umat’ krn itu kedengaran spt org2 pada sukarela dan setia dgn produk itu dan kedengaran berbau spiritual. Opini saya, lbh tepatnya…produk yg ‘paling dibeli’…paling dibeli krn DIPAKSA oleh keadaan. Keadaan apa? Utamanya, pendapatan per kapita tmpt itu di masa itu.

    N250r, di negara yg maju ekonominya, itu adalah produk yg berdesign ‘segmented’ (bagi di sini) tapi paling dibeli….tapi di sini, itu mtr dianggap produk prestise yg segmented!

    Guest
  24. Sebenarnya tidak ada produk yang dibrojolin dengan kategori segmented…karena siapa saja boleh memilikinya…daya tarik dan daya beli yang menciptakan segmentasi tersebut…saat daya tarik dan daya beli terbatas pada segelintir orang…jadilah dia segmented product…so design produk yang unik namun menjadi daya tarik kebanyakan orang…ya gak jadi segmented product…in my opinion

    Guest
  25. SEGMENTED = terbagi-bagi/terpisah-pisah

    berarti ada 2 macam… segmen untuk “umum” dan segmen “khusus”

    kalau segmented sesuai desain (khusus) kayaknya ga bisa degh jadi produk “sejuta umat”(umum), misal motor didesian untuk orang (maaf, cuma punya 1 kaki) ga mungkin orang yang normal akan menggunakan motor tersebut, atau mobil didesain khusus untuk membawa jenazah kan ga bakal laku dipake jadi angkot…

    nah berarti produk segemented bisa berubah jadi produk “sejuta umat” dipengaruhi oleh oleh harga produk tersebut…

    Guest
  26. tentu saja bisa kalau itu produk segmented secara design, menjadi trend setter (intinya breaking the habit/taste)
    contoh yang gagal tu revo 100 2008 karena konon terlalu runcing, agak gede keliatannya tapi waktu 90 kpj goyang (terlalu ringan?)
    CS-1 juga kurang sukses
    yang berhasil? scoopy, vixion?

    Guest
  27. menurut ane, semangkin segmented suatu produk, maka semangkin mengecil pula pasarnya, kalaupun suatu produk yg segmented berubah menjadi produk sejuta umat, maka ada anomali pasar disana, sebagai contoh, mio, walaupun awalnya dia disegmentasikan buat kaum hawa, namun karena pasar mulai jenuh dengan cub, maka alternatif paling mendekati secara design, price dan utility adalah si mio, karena dulu masih limited tambah siplah si meong ini. adapun kenapa matik lain (kymco n mocin) gak ikutan laku, adalah faktor utilitas, secara matik laen masih pake ban 10 n 12inchi yg rawan banjir (mio dah pake 14inchi), juga bodi metik lain yg rata2 gembrot (mio dah ramping), maka makin larislah si mio, namun hal ini juga tak lepas dari ahli strategi marketing yamaha saat itu (pak hermawan kertajaya termasuk strategic planner saat itu cmiiw). adapun mio sanggup bertahan sampe skr krn dia adalah first mover. satu2nya cara untuk menghadang laju first mover adalah bikin produk sejenis dengan more additional value (honda beat dgn ban lebih gede, side stand switch, pbl,, plus harga lebih kompetitif), ataupun dengan membuat trend baru dr produk yg udah ada (honda scoopy dgn desain retro plus segala kelebihan beat). *eh, oot ya?

    imho, menurut ane scoopy gak segmented, tp honda pandai membaca trend (dan pandai “menjebak” yamaha), ketika honda launch honda beat, dia pake tagline “yang lain jadul ah”. karena tagline ini (imho) yamaha kejebak jd g ngeluarin fino karena dianggap fino terlalu segmented, so keluarlah scoopy yg ternyata membuktikan kalo desain retro tu gak segmented, tp trend global (liat aja musik, fashion, movie dll di taon 2009 mulai bergeser ke trend retro)…

    Guest
  28. SEGMENTED sami sareng ….

    SEgo
    MENTimun
    ED..Eh…Dadar telor lagi ….:)

    Teu jauh tina sangu …..hi..hi..hi

    Contoh segmented :
    -Cerutu
    -Bentley
    -JieSamSu
    -Dunia Lain

    Pada dasarnya semua segmented…cuman adayang mass segment atau costumized segment… (soktahu.com).. 🙂

    Guest
  29. Bisa kang… Kalo barang yg tersegmented itu menjadi produk favorit kemudian price vs valuenya sebanding.
    Contoh:
    – Honda Fit (CBU), tahun 2002-2003 masih sedikit sliweran di jalan.
    – Honda Jazz (CKD) 2004 – sekarang, kayak kacang goreng (Padahal harga Jazz sekarang vs Fit dulu masih mahalan Fit).

    Guest
  30. 69 . Bonsai Biker

    Betul Sekali Bro,

    Di Indonesia patokannya Harga,

    Motor sejuta umat ya kisaran 12 juta – 17 juta,

    Golongan ini baru di sebut motor sejuta Umat.

    Harga yang bisa masuk ke seluruh lapisan masyarakat.

    Guest
  31. Jk kita pratikan memang kisaran harga 12-17 juta yang bs di katakan motor sejuta umat. Lebih spesifiknya metic n bebek Honda lah…..betul itu!!

    Guest
  32. mas taufik, segemented kan artinya khusus membidik segmen atau elemen tertentu ya? Entah itu ekonomi, geografis atau lainnya. Kalo bicara desain, berarti sudah ada awareness dari konsumen yang disasar perihal produk itu. Dan kita semua tahu, kalo model begini, biasanya bukan tipikal “sejuta umat”. Artinya ada konsumen yang benar-benar selektif dan intelek untuk milih motor jenis ini. Tentunya faktor ekonomi berperan. Tapi ini toh masih debatable.

    IMHO, kayaknya cukup kontradiktif ya? Desain yang segmented, harganya mungkin tidak “friendly”. Sementara seperti yang dikatakan para komengtator, “sejuta umat” tetap melihat harga sebagai pertimbangan utama. Jadi agak clash gitu…

    Monggo yang punya pendapat lain…
    *lanjut makan mendoan plus teh tawar*

    Guest
  33. produk segmented itu buat kalangan tertentu aja yg punya uang banyak n ga mungkin jadi produk sejuta umat. klo produk sejuta umat tu untuk motor2 bebek biasa atau mtor skuter yg kisaran harganya dibawah 20jutaan.ya contohnya motor bebek yg laris bnget dpasan seperti Honda revo atau skuternya Honda beat.

    Guest
  34. I’ve been exploring for a bit for any high-quality articles or blog posts in this sort of
    house . Exploring in Yahoo I ultimately stumbled upon this website.
    Studying this information So i’m satisfied to show that I hasve an incredibly excellent uncanny feeling I found out exactly what I needed.
    I so much surely will make sure to doo not overlook thhis web site and give it
    a glance regularly.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here