Bro sekalian, Pasal 293 UULLAJ No. 22 tahun 2009 berbunyi mengendarai sepeda motor di jalan tidak menyalakan lampu utama pada siang hari akan dipidana kurungan 15 hari denda Rp 100.000 . ..  jelas banget kan bunyi pasal tersebut, kayaknya gak usah pakai penjelasan lagi kita kita semua pasti sudah megerti maksutnya . . . ini seperti hitam dan putih atau juga seperti bilangan digital kalo nggak Nol ya Satu . . .  Kalo nyalain lampu lolos, kalo matiin lampu ditangkep, dihukum .. .  githu aja . ..  Simpel sih, akan tetapi dalam pengejawantahannya di lapangan tidak semudah itu ternyata . . . Bro bisa lihat dijalan-jalan berapa persen yang nyalain lampu dan berapa persen yang masih nggak nyalain lampu saat riding siang hari?

🙄 Axelo, motor bebek pertama yang adopsi sistem Klik Byar DRL

Sebenarnya ada apa ini, sehingga peraturan ini belum bisa dilaksanakan secara menyeluruh? selidik punya selidik ternyata ada semacam confilct of Interest ( konflik kepentingan) di dalamnya. Dari sisi konsumen ada dua kepentingan yang dirasakan yakni kepentingan keselamatan dan kepentingan ekonomi. Dari segi keselamatan, sudah jelas banyak hasil survei yang menyebutkan bahwa DRL secara signifikan memang dapat menurunkan angka kecelakaan. seperti contohnya

  • Di Norwegia, DRL efektif menurunkan angka kecelakaan sebanyak 10%
  • Di denmark, peraturan DRL dapat menurunkan angka kecelakaan sebayak 7% umum dan 35% kecelakaan belok kiri selama 15 bulan aplikasi DRL
  • Studi di kanada tahun 94 menghasilkan data bahwa DRL dapat mereduksi kecelakaan sebanyak 11, dan mungkin masih banyak lagi hasil hasil riset yang menguatkan hal ini

* baca di sini

Sedangkan dari segi Ekonomi, bayangan yang terlintas di kepala para biker adalah . ..  kalo lampu dinyalain siang-siang akan Meningkatkan penggunaan BBM, memperpendek usia bohlam, sikring cepat putus sampai mempercepat life cycle dari aki, alias aki bisa cepet soax. Mengenai efek aplikasi DRL pada konsumsi BBM sudah pernah saya bahas dulu dimana studi United States National Highway Transportation Safety Administration mengungkapkan bahwa efeknya tidak terlalu signifikan, bahkan studi di Eropa mengestimasi efeknya hanya mengurangi nilai efesiensi BBM 0,5 sampai 1,5 persen saja . ..  Gak signifikan kan?

Mengenai efek DRL terhadap fast moving inilah yang biasanya menjadi perdebatan hangat. ATPM maunya mengikuti peraturan pemerintah dan konsern dengan keselamatan, akan tetapi konsumen bisa berfikir lain . . .  beberapa hasil survei menyebutkan ada yang malah mensinyalir ini merupakan ‘akal bulus‘ agar ATPM dapet ‘sampingan lain’ dalam mempercepat cash flow di penjualan barang-barang fast moving seperti bohlam, sikring, dan aki . . . dan bila ATPM memaksakan semua motornya tanpa saklar lampu, kemungkinan mereka akan berhadapan dengan tentangan dari konsumen mereka sendiri, yang efeknya ditakutkan ATPM bisa mengganggu market he he he .. .  yah namanya juga cari uang

Berharap konsumen sadar akan mana yang lebih penting antara fast moving parts atau keselamatan jiwa mereka, sepertinya butuh waktu yang nggak mudah. IMHO, dengan pola pikir mayoritas konsumen yang sepertinya agak pragmatis dalam bersikap agak sulit untuk mengandalkan penyadaran keselamatan dalam kasus ini . ..  entah kenapa saya juga sedikit hopless akan hal ini 🙁 Gimana solusinya? saya lihat Peran pemerintah sangat Vital disini. Satu satunya cara pemerintah harus tegas, ini peraturan Pasal 293 UULLAJ No. 22 tahun 2009 mau dibawa kemana sebenarnya? wong udah leterlek dan tidak multitafsir githu koq susah ya? Gimana menurut bro sekalian, silahkan share deh

Taufik of BuitenZorg

For blackberry User : Please dont mind to Use TMCBlog.com BlackBerry Launcher Application V 1.0

For Symbian Mobile phone User : Please dont mind to Use TMCBlog.com Symbian Launcher Application V 1.0

1 COMMENT

  1. vario saya dari awal beli dah saya jumper kabelnya biar lampu utama selalu hidup.
    sampai saat ini baik-baik aja, dah menempuh jarak 20 rb km, aki belum tekor.konsumsi bbm juga ga boros” amat. premium senilai 10 ribu masih bisa melajukan 110 km.

    Guest
  2. bagus mas tp masih kurangnya kesadaran masyarakat.. Th 2009 pas lebaran di bekasi sudah bnyak yg nguripke lampu, pas dikampung dianggap aneh, th baru 2010 masy. Bekasi mulai brkurang yg menyalakan lampu, eee yg dikampung mlh sampai skrang knsisten (lebih bnyak yg menyalakan)

    Guest
  3. Buat pak admin kang mas taufik boleh ga minta tandatangan ni habis ngapan berat ama tmc baru hari ini bisa comment di blog yg ti pertam lahir selalu aku baca waktu di jaman blog kang ilham terus tutup dan aku mejeng di ninja250r.wordpress terus sekarang tmcblog baru commen lagi hee maklum baru kebeli lagi tangtopnya heeeeee apa kbr kang mas taufik?

    Guest
  4. Drl sendiri udah diterpin di motor eropa, tapi kenapa mereka signifikan? karena di musim dingin malam lebih cepat tiba dan seringkali terjadi kabut makanya keberadaan lampu penting bangedh. Sayangnya di indonesia situasinya beda, kita negara tropis. dan nyala lampu di siang hari nggak ada effeknya sama sekali, terlihat aja nggak, keculi bener2 di perhatiin. Yah kalo UU … hehehe this is indonesia bro!

    Guest
  5. eh iya… kalo keluar dikit ke jalan besar lampu mesti tak idupin… tapi kalo masuk kampung ya dimatiin deh… 😀
    pengaruhnya kalo naek mobil tuh motor seliweran jadi keliatan… 😀

    Guest
  6. xxl123 kemaruk 😛

    saia cuma lihat dari sisi saia sendiri.
    gak suka nyalain lampu siang hari, karena gak suka aja, trus nyalain lampu kalo mau ke jalan raya only, masuk area perkampungan atawa komplek kembali matiin lampu.

    jd, walaupun produk motor yg lampunya otomatis hidup itu bagus, saia pribadi gak suka
    just my opinion

    Guest
  7. Kalo lampu motor varioku baru position lamp-nya (lampu senja & lampu belakangnya) yg automatic on, lampu utamanya belum. Kadang dinyalain, kadang gak, kl jalanan rame baru dinyalain lampu utamanya. He..he..he..

    *jangan ditiru ya, contoh yg kurang baik* 😀

    Guest
  8. kebijakan yang salah kaprah, it’s put the good idea but in the wrong place….setubuh dengan mbah dukun, ujung ujungya juga ga jauh dari nyang namanya duit,,,,,proposal, sidang, inmpementasi, it’s all about money…..

    Guest
  9. kalau nyalain lampu d siang hari dapet ngurangi kecelakaan 7-10%, nah kalo jalan berlubang, lampu penerangan jalan banyak yg mati, rambu2 lalu lintas g jelas dapat menambah kecelakaan berapa % mas taufiq?

    Guest
  10. lha saya kemaren abis di omelin orang yang gak tau aturan nyalain lampu siang./

    gini emang matanya dah picek siang siang nyalain lampu apa masih kurang terang… kana mata tau..

    Guest
  11. @21: bener juga tuh, hari jumat mgu kemarin motorku ban belakangnya meleset gara2 ngelibas jalanan berlubang, terus selip dan jatoh nyebur ke lobang yg ada kubangan airnya, hasilnya… baju sebelah kanan dari sepatu smp jaket basah & kotor semua…

    Pernah juga awal thn 2009, pulang krj malam, jalanannya emang gak ada penerangan, abis ujan pula… Lampu motor gak bisa diandelin deh kl jalanan basah mah, terus ban depan ngelibas lobang yg dalem, langsung deh… Jatuh nyungsep!!! Untungnya pk helm full face kl gak mah muka bisa bonyok ma gigi rontok 🙁

    Guest
  12. Didepan polisi doang diidupin, eropa dan indonesia beda … giliran kayak gini eropa dibawa2, klo gitu masukin dong yzf125 dan motor2 fairing lainnya jngn bnyk alesan, tar alesannya disini panas..jalanan jelek atau apalah. berarti nyalain lampu juga kita bisa ngeles, disini panas..aki cepet panas … reflektor lumer batok lampu cepet lumer, klo dieropakan dingin, kecuali ada solusi part2 tsb dibikin murah.

    Guest
  13. ➡ kok saya sarujuk ya sama peraturan ini… tapi memang masih terpengaruh oleh lingkungan sekitar juga ding… artinya ketika masyarakat banyak yang menyalakan lampu, ya ikut-ikutan… tapi kalau pada ga menyalakan lampu, lampu juga saya matikan :mrgreen:

    ❓ tetapi ketika berada di lingkungan “khusus” seperti jadwal touring saya di Pengunungan Selatan Yogyakarta maka DRL menjadi mutlak. karena alasan keamanan…

    😳 ternyata aneh yah? padahal sudah jelas mana yang salah dan bener, atau mungkin kedua-duanya bener? hmmm… susah merealisasikannya… :mrgreen:

    Guest
  14. mungkin saran buat ATPM bisa sedikit kreatif, agar pengemudi yg berlawan arah tidak silau dan aki pengendara motor ga cepat tekor namun safty tetap terjaga bisa ditambahkan lampu LED aja

    mungkin ada yg jadi pionir dan bisa cukup sukses akan ditiru ATPM lainnya like SKS, tapi apa iya ATPM sekreatif itu

    Guest
  15. Di tempat saya kalau pagi hari 90% sudah DRL. Sebap Pak Polisi secara telayen mengingatkan, terutama di setiap perempatan.
    Berbicara tentang peran ATPM,kuncinya ada di dua ATPM besar, Honda dan Yamaha. Kalau mereka masih kurang konsen dengan safety riding, bagaina mungkin akan menerapkan Saklar otommatis untuk motornya. Indikasi keengganannya adalah masih senangnya memanfaatkan ketidaksadaran konsumen untuk memperlaris jualannya. Salah satunya dengan iklan yang masih menonjolkan perilaku bermotor yang tidak baik, tancap gas/ngebut tidak pada tempatnya.

    Guest
  16. peraturan ini lebih berpihak pada yang mempunyai mobil … paling sebel klo liat 1 mobil isinya cuman 1 orang, gmn indonesia raya ini tidak macet. tanya kenapa ???

    Guest
  17. @20. komenrider
    yup, faktor alam . . kudu ada penelitian lanjutan studi di negri sendiri . .. ada yg punya link pilot project DRL di sini?

    Administrator
  18. mungkin kalo disesuaikan dengan kondisi di sini yang relatif berlimpah cahaya matahari akan berbeda dengan di eropa. terlepas dari persoalan tsb, sebagai peraturan, adanya automatic headline on ini pastinya akan membantu buat yang pelupa kayak saya. kalo bro sekalian mungkin bisa pas masih belum masuk jalan raya lampu belum nyala, begitu ke jalan raya dinyalain. lha buat yang pelupa gimana? kalo siang kan ngga kerasa, sementara mata konsen buat berkendara, seringkali ngga ngeh dengan indikator lampu di panel instrumen.

    Guest
  19. Saya gak setuju dng lampu siang gak ada gunanya, kecelakaan bukan karena lampu, tapi biker sendiri yg ugal-ugalan, main selonong sana-sini, trus saya juga gak mau beli Axelo, karena lampunya nyala terus…..bego

    Guest
  20. saya setuju apa yg dikatakan mbah dukun,faktor cuaca disana bs saja sbg faktor pendukung,kalau disini,coba dijalur 4 baris yg berlawanan arah,lampu nyala semua saat hari panas2nya. Mana enak mata,lagian biar menyala th lampu kalo faktor cara pengemudi motor atau mobil masih nga memperhatikan orang lain,alamat yg namax keselamatan bisa masih di angan2.

    Guest
  21. supra 125 ane saklar lampunya posisi on trus n bbm slalu pertamax ud beberapa taun blum putus bohlamnya n bbm irit..start awal pg hari pake remot langsung jreng..hehe
    btw..harga bohlam lbh murah drpd resiko n tilang. tul gak mas taufik?

    Guest
  22. banyak pengumuman di tempat parkir lampu harap dimatikan, karena petugasnya silau ga bisa baca plat nomer. atau di kompleks militer seperti taman kopassus serang, disana motor masuk siang dan malam lampu harus dimatikan klo ga mau dicegat provost. lha kalo lampu ga ada saklar on off terus kepiye?

    Guest
  23. Gimana org sini mau nurut aturan, yg ngatur negara masih kaya gitu. Peraturan lip service aja menurut gw, mana tuh skrg tes emisi gas buang?, peraturan pake helm di jalan sejak th 80 an aja masih banyak gak nurut…..

    Guest
  24. saya dah nyalain lampu, tetep aja itu taksi motong ke kiri..jatuhlah saya bersama anak dan istri…padahal lagi jalan-jalan santai di pagi hari …di hari libur lagi

    pulang dengkul lecet…

    itu mas tri juga dipepet sama bus (kira-kira mas tri nyalain lampu nggak ya?)

    soal lubang saya juga setuju, tilang aja dulu itu dinas pekerjaan umum ..gak becus..kan undang-undangnya bisa memberi sanksi pada pemelihara jalan…
    atau jalan baru diperbaiki lewat mekanisme tender apa ya?…..

    kalo di gang, di lorong, di kampung…gak ada gunanya tu lampu…

    saya sih setuju pake saklar aja…
    kalo moge mau nyala terus, itu wajar…
    makenya juga kan paling di jalan dalam kota..

    Guest
  25. imho
    * Sayah setuju dengan DRL, bagimana aplikasi dan sosialisasinya ???

    — dari pihak pemerintah via kepolisian harus tegas, dan memberikan iklan layanan sosial di media massa terutama tv, bahkan bukan hanya DRL tapi juga yang laennya misalnya pake helm…

    — dari pihak ATPM, di iklannya juga disosialisasikan, kalau iklan abs revo bilang “jangan lupa pake Helm”, sekarang tambah “jangan lupa nyalakan lampu”

    adapun saklar lampu, menurut sayah harus tetap ada, biar konsumen tetap ada option, misalnya kalau memasuki gang bisa dimatikan, waktu memanaskan mesin bisa dimatikan …. iya toh ??? toh iya ??? :mrgreen:

    Guest
  26. nambahin lagi mas Taufik…bulan Agustus-November lalu g pegi ke Austria-Ceko…Ntah emang itu lagi musim gugur ato gimana, ternyata sekarang bukan cuma motor yang nyalain lampu siang2..mobil2, bus, dan trem pun sudah menyalakan lampu siang2..ngefek banget sih, g bisa tau posisi mereka pas mo nyeberang jalan karena itu eye-catching..

    buat yang masi ragu2 untuk menjalankan peraturan, jalankan saja..kalo ngeluh terus yang aparat tak konsisten lah, yang ini, yang itu lah ya sama aja jalan di tempat..keamanan bersama harus jadi prioritas..uda sanggup beli motor kok masi nggersah (ngeluh) untuk beli spare partnya..piye jal? Start from yourself and the other will follow..klo mereka ga mo follow juga ya uda, itu urusan mereka..yang pasti pastikan diri kita jadi teladan yang baik di jalanan.. =D

    Guest
  27. saya sepakat dgn DRL…bisa lampu besar maupun kecil, dan tentunya yg penting jg …lampu belakang jd hidup jg…ini attitude yg bikin safety.

    sbb itu membuat driver lain mudah mengetahui keberadaan kita dan jadi bisa antisipasi…
    Sebaiknya dilihat DRL itu lebih mengutamakan org lain drpd bicara untung rugi diri sendiri di soal biaya…

    Tapi jgn dibuat yg otomatis DRLnya…tapi tetap sperti biasa…ada saklar on off, tinggal penegakan UU dan sosialisasi diteruskan…

    oh ya attitude mementingkan org lain di jalan itu nenek moyang safety, bukan iklan safety sambil jualan ya….kalo yg begituan, gak ada efek alias itu iklan jualan semata…

    Guest
  28. contoh iklan yang mendidik

    “jangan lupa pake helm’

    (((( :mrgreen: ))))

    contoh iklan norak
    “yang laen semakin pasraaaaaahhh …”

    (((( :mrgreen: ))))

    Guest
  29. Saya setuju menyalakan lampu di siang hari, lbh safety apalg utk jalur 2 arah yg tanpa ada pembatas tengahnya. Dan kecepatan motor diatas 40kpj, tp kl dah kena macet atau msk jln kampung ya saya matiin aja lampunya soalnya ga ngaruh.

    Agar usia bohlam tetep panjang, kalo siang hari nyalakan aja lampu jauh. Bwt pngendara lain ga terlalu silau, dan bohlam mati bisanya lampu dekatnya aja soalnya lbh sering nyala.

    Guest
  30. yang pertama pake klik byar itu Suzuki Titan mas..
    dilaunching sejak Jakarta Motorcycle 2010
    **lupa ya mas???*

    Guest
  31. yup, faktor cuaca jgn dilupakan
    rekan saia yg tinggal di belahan bumi utara cerita, sinar matahari disana langka.
    bahkan pada tgl 22 dec (atau nov ya? lupa2 inget) totally matahari gak muncul seharian. bbrp hari sebelum dan sesudah 22 dec jg merupakan hari2 terberat karena matahari cuma muncul beberapa menit saja.
    bahkan kalo dirata2 dalam bulan tersebut selama 30 hari, matahari hanya muncul selama 17 jam dari 720jam dalam sebulan.

    tapi enaknya kalo lagi pas bulan puasa,
    puasa cuma 30 menit dah langsung buka lagi tuh.. wkwkwk

    Guest
  32. yang pertama pake klik byar itu Suzuki Titan mas..
    dilaunching sejak Jakarta Motorcycle Show 2010
    **lupa ya mas???*

    Guest
  33. gara-gara Axelo pake automatic headlight on, temenku jadi ragu-ragu beli Axelo,padahal dia Shogun mania..sekarang masih pake Shogun 125 versi pertama..katanya aneh,gak suka lampu nyala,dsb

    Guest
  34. @udien
    iklan kok mendidik? berarti pembuat iklannya gak kreatif tuh.
    kalo semua iklan memang mendidik, mari kita semua nonton iklan aja seharian.. he he he
    (sekolah bakal gak laku )

    Guest
  35. menurut sayah
    sinar lampu motor itu ada efeknya walau di siang hari bolong tengahe ….

    efeknya adalah silau … tapi efek silau inih gak membahayakan si pengendara laen tapi jadi sinyal bahwa di depan atau belakang dia itu ada kendaraan (sepeda motor), terutama bagi pengemudi R4 atau R3 …

    (((( :mrgreen: ))))

    hal ini dapat mengurangi kecelakaan … toh iya ???

    Guest
  36. ^ ya memang aneh, misalnya msk gang sempit lampu tetep nyala. Apalg kl byk orang nongkrong, dan ga efektif kl dikaitkan dgn mslh safety.

    Guest
  37. mas udin, kalo silau disiang hari msh mendingan.. Msh bisa ngeliat dng jelas, soalnya disekeliling msh terang benderang.

    Nah kalo kena lampu jauh d malam hari, baru bener2 silau ga bisa ngeliat jalanan.

    Guest
  38. @ mas tono
    betul mas, kalau malam memang silau, makanya harus lampu dekat, lampu jauh hanya untuk isyarat sajah …

    Guest
  39. masalahnya, org hidupin lampu jauh bukannya lampu dekat…ini yg bikin ‘kesal’ driver lain.

    oh ya iklan ‘jgn lupa pake helm’ itu sdh terlambat sbnarnya, knp? krn sdh duluan disosialisasikan dari zaman baheula…tapi demi jualan …ya ok la…..mendidik? no la….siapa yg perduli, biasanya org sdh otomatis pake helm.

    Guest
  40. wah sebenarnya tarap ekonomi en edukasi yg jd dasarnya..
    Kamsute saya, smakain mapan ekonomi en berpendidikan maka septi akan lebih di prioritaskan..
    Bg yg ekonomi pas2an, uang 10 rb aj maut di pertahankan Mati – Matian..
    PISS..

    Guest
  41. ane setuju sama penyalaan lampu di siang hari , ya paling kurang memberi tandak kepada sesama pengguna jalan lain agar lebih berhati-hati. . .

    keep brotherhood,

    salam,

    Guest
  42. Di negara scandinavia, juga lampu kendaraanya bisa dimatiin kok cuma kesadaran aja jadi mereka pada nyalain. kalo mobilnya dah loyo, trus lupa matiiin lampu ya selalu siap sedia dengan jumper.
    satu lagi soal lampu, harusnya lampu semua kendaraan itu standar, di aussie kalo ada yang make lampu putih terang bisa kena denda gede, karena cuma polisi yang boleh.
    I’m proud to say that my jupie mx light is always on.

    Guest
  43. tidak ada kata terlambat
    manusia tempatnya lupa
    mengulang-ngulang adalah mengingatkan …
    yang jualan harus bertanggung jawab

    “jangan lupa pake helm yah, yang SNI lho”

    (((( :mrgreen: ))))

    Guest
  44. @udien
    iklan tuh buat promosi, bukan buat mendidik.
    boleh aja bawa2 isu mendidik utk melariskan jualan, tp tetep kan niatnya biar jualan laris? bukan buat mendidik? 😛

    Guest
  45. Fungsi lampukan buat penerangan, kalo dah terang ngapain pake idupin lampu segala.
    katanya disuruh hemat…!!!

    Guest
  46. @ Onthel

    yaaaa … ngiklan sambil mendidik, mengingatkan …
    kan biasanya suka dijadikan latah
    anak sayah bilang : cangan lupa pake elm papih …
    xixixi …

    nah, kalau DRL ini disosialisaikan via iklan, entar anak sayah bilang : cangan lupa ohlamnya dinyalain papih … hihihi

    toh pendidikan sekarnag diiklankan juga …
    daripada iklan norak … xixixi …

    (((( :mrgreen: ))))

    Guest
  47. malah lbh parahnya lagi ada orang2 yg pada malam hari pun berani tidak menyalakan lampu di jalan besar ketika naik motor.sungguh perilaku yg sering membuat gw kesal krn sangat berbahaya dibanding tidak menyalakan lampu pd siang hari

    Guest
  48. @ mas taufik:

    kalo siang2 nyalain lampu = aman..
    kalo ga nyalain lampu = di tangkap..
    berarti kalo malem2 ga nyalain lampu = ga apa2?
    soal nya yang saya liad,,
    pemerintah lagi getol2nya ngomong nyalain lampu di siang hari,,
    sedangkan di malam hari aja berapa banyak motor yang ga nyalain lampu?
    so? gimana mo nyalain lampu di siang hari?
    pada saat malam hari yang gelap yang perlu cahaya aja,,
    para bikers ga suka nyalahin lampu tuh..

    Guest
  49. gak usah diatur pake UU lah, siapa yg sayang nyawanya silakan hidupkan lampu. Negara gak usah sok peduli dgn nyawa rakyatnya, dari kebijakan dan fasilitas publik ( jalan raya dan perlengkapannya), keliatan kok negara gak peduli (atau gak punya dana krn udh dikorup). Aku yakin bbrp nyawa melayang setiap hari krn jalanan yg jelek. Itu aja dulu diurus.

    Guest
  50. asumsi saya ada mengenai iklan jualan yg pake kata ‘jgn lupa pake helm’:
    1. itu murni iklan jualan semata….
    2.mngkn hnd melihat/survey trnyt yg pake hnd kebanyakan lupa ada helm gratis buat safety
    3.mngkn hnd mendapat survey keliru dimana mayoritas riders belum pake helm, mungkin tmpt survey keliru.
    4.bila itu mendidik, knp bunyinya bukan ‘jgn lupa pake helm fullface’? bukanka helm itu bermacam2?
    5.sebenarnya gak ada iklan hnd yg safety semata…semua menjual dgn embel2 nasehat ‘baik tapi baheula dan tidak pas’.

    BTW,kalo ada iklan DRL… sebaiknya dari non atpm….sebaiknya dari pihak nonATPM dan sering2 sosialisasi…

    Guest
  51. memikirkan hemat lampu, bbm dst itu bisa memiskinkan pikiran….

    tapi pake lampu (tentunya pake otak mengenai kapan dan lampu apa yg cocok utk situasi yg ada) utk mementingkan orang lain itu bisa memperkaya pikiran…

    Guest
  52. kalu saya sih selama ini setiap hari nyalakan lampu siang hari , jadi kalu menurut saya kalu hal itu baik buat keselamatan kita, ada atau tdk ada peraturan itu saya tetap nyalakan lamupu disiang hari dan melihat pengalaman di negara lain

    Guest
  53. 1. Mau murni iklan jualan mau gak, toch tetep ada efeknya …. contohnya anak sayah bilang “cangan lupa om jaos eh papih pake elm … xixixi

    2. Asumsi yang salah, mengingatkan itu bagi siapapun, lawong presiden pun ada lupanya … hehehe

    3. Mengingatkan itu gak usah survey-surveyan, kaya bikin skripsi sajah … xixixi

    4. Kan yang dipegangnya helm fullface bukan helm kontraktor … :mrgreen:

    5. Kalau iklan safety mah yah jangan jualan, itu mah tugas pak polisi, ini mah sambil iklan jualan sambil mengingatkan, lebih baik dan lebih elegan dan smarttt…..

    (((( :mrgreen: ))))

    Guest
  54. Kalau menurut saya sih solusinya ga usah menghilangkan saklar lampu…tapi dengan mengurangi klik saklar yg tadinya 3 klik (off-lampu senja-lampu malam), jadi 2 klik (lampu senja-lampu malam)…jadi kalo di siang hari orang tidak terlalu silau karena lampu, dan bohlam lampu utama pun jadi tidak cepet putus, ini mungkin bisa menghemat aki juga karena watt lampu senja pasti ga segede lampu utama…
    soalnya saya juga biasa menerapkan itu di motor saya, lampu senja selalu saya nyalakan kalau siang, kalo sore sampai malam baru saya nyalain lampu utama..
    bener ga? CMIIW…^_^

    Guest
  55. @udien
    beda mendidik tuh,
    yg satu mendidik utk jd rider sejati (kayak ojekeers dan orang berangkat kerja), satunya lg mendidik jd pembalap dan freestyler,,
    he he he he he
    sama sama mendidik khaan ? 😛 😀

    Guest
  56. @7. absoluterevo
    eden rondona . .. nama yg gak mungkin saya lupa 🙂
    pa kabar bro

    @27. gile
    DRL lampu led . .. maksute kayak AUDI gihu bro ?
    nice oppinion

    @41. jape methe
    yup emang SOP masuk koplek militer emang githu bro
    biar provostnya nggak silo waktu periksa tamu, cmiiw

    @43. hi hi hi
    dengan katalain . . konsistensi peraturan masih dipertanyakan, begitu ya bro?

    @45. uDien D’Kab 234
    DRL itu gak harus menjadikan mtortanpa saklar on off . .. begitu maksute kang?

    @46. mousekulogitech
    kalo nggak salah DRL ini memang awalnya memang buat mobil bro,cmiiw . . makasih tambahannya

    @47. jaos
    siip kang jaos sama kang Udien hari ini pendapatnya sama perciss

    @48. uDien D’Kab 234
    husss..jangan di trit ini bakar2annya

    @50. Sapu Jagad
    halah iyah . .. maap maap lupa

    @55. uDien D’Kab 234
    dengan kata lain . .. kecepatan sinar yang 3 x 100.000.000 m/s jauuh lebih cepat dibanding kecepatan motor . . . so sinyal akan lebih sampe dulu sehingga potensi crash dapat di hindari
    githu kan maksutnya bila dijabarkan secara matematika/fisika kang?

    @66. abu faris
    yup kalo udah ada kesadaran . . .semua akan mudah bro

    @73. dave
    makanya saya tulis kata ‘siang’ dan saya belum menjelaskan tentang yang ‘malam’ nya xixixiixxi :mrgreen:

    @76. jaos
    nice quote

    Administrator
  57. yah sebenarnya bagus sih nyalain lampu besar siang hari selama berkendara (motor),tapi kalau kita pikir-pikir sepertinya kurang efektif kalau mobil-mobil masih menggunakan kaca film yang gelap.

    Guest
  58. ^
    ha ha ha…intinya itu iklan jualan kan…bukan iklan yg mendidik.
    iklan ymh gak ada mengingatkan soal itu, setau saya. Knp? krn itu sdh hal yg otomatis soal pake helm.
    Kalo masih perlu diingatkan….betapa tidak dewasanya…sampe kapan mau diingatkan melulu?

    Apa perlu diingatkan utk hal yg semestinya otomatis?
    Yg tidak mau pake helm sebenarnya memang sengaja melawan aturan…
    iklan ‘jgn lupa pake helm’ sebenarnya sama dgn bunyinya spt ini: ‘jgn lupa pake baju dan celana’ atau ‘jgn lupa isi bensin ke motor, bukan solar’…ha haha

    Guest
  59. Dulu waktu pertama sosialisasi aturan naik motor harus pake helm oleh Jenderal Hoegeng juga ditentang. Dianggap polisi dapat komisi dari penjualan helm lah, dll. Setelah waktu lewat, akhirnya orang2 pada sadar pentingnya helm. Sekarang nggak ada yang menentang peraturan itu. Selain preman dan beberapa oknum tentara yang sok tentunya.

    Guest
  60. ah pagi2 dah ada debat…
    btw kang, saya merindukan artikel yang mengungkap sisi teknologi motor…terakhir dibahas perbedaan motor stroke ama bore…ya,ini request doang -moga2 di dengar hehehehe-

    Guest
  61. 85. jaos – Januari 21, 2011
    ^
    ha ha ha…intinya itu iklan jualan kan…bukan iklan yg mendidik.
    iklan ymh gak ada mengingatkan soal itu, setau saya. Knp? krn itu sdh hal yg otomatis soal pake helm.
    Kalo masih perlu diingatkan….betapa tidak dewasanya…sampe kapan mau diingatkan melulu?
    ——————————————-
    mas jaos, di negara tetangga yg displinnya sudah tinggi saja, setiap jam di tv disosialisasikan kedisiplina berlalu lintas loh, apalagi ini negara kita yg disiplinnya masih rendah, harus diingaktkan terus, terserak pake iklan motor kek, apa kek, yg penting diingkatan.
    ada peraturan aja masih dilanggar.
    setaip agama aja selalu mengingatkan umatnya terus menerus sampai maumati.
    jadi, intinya tidak ada kata berhenti u/ mengingatkan, okey

    Guest
  62. @ jaos yang tampan dan s3ksi
    justru di negeri ini banyak yang ngelanggar aturan
    makanya diingatken …. diulang2, toch kalau terus diingetken masa lupa/melanggar terus, manusia tidak selamanya error … tapi perlu diingetken … inga inga think… :mrgreen:

    * berarti kalau ada yang lupa pake helm, sama dengan lupa pake baju yach … amboiiiii … xixixi

    ====
    tinggal pilih sajah mau nayangin iklan norak atau iklan yang ada manfaatnya = mengingatken ….

    orang yang dewasa pikirannya bisa menilaii … :mrgreen:

    Guest
  63. @ juragan taufik

    * betul betul betul
    DRL itu gak harus menjadikan motor tanpa saklar on off

    * betul-betul-betul sekali lagi …
    secara matematika dan fisika begituh
    (sambil garuk2 kepala) :mrgreen:

    * maaf tiga kali,
    sayah ke mana-mana bawa korek gas …
    gak sengaja nyalain 234 … kebakar dech … :mrgreen:

    Guest
  64. hal lain yg bisa kena tilang:
    pasal 54
    (3) Pengujian terhadap persyaratan laik jalan sebagaimana
    dimaksud pada ayat (1) sekurang-kurangnya meliputi:
    a. emisi gas buang Kendaraan Bermotor;
    b. tingkat kebisingan;
    c. kemampuan rem utama;
    d. kemampuan rem parkir;
    e. kincup roda depan;
    f. kemampuan pancar dan arah sinar lampu utama;
    g. akurasi alat penunjuk kecepatan; dan
    h. kedalaman alur ban.
    jadi intinya ban jangan gundul, spedo harus jalan, klakson sama spion harus ada, knalpot jangan bising.

    Guest
  65. pengalaman kalo saya naik mobil sih kalo motor dengan lampu menyala bisa lebih kelihatan dari kaca spion dibandingkan dengan motor yang lampunya mati

    maka dari itu saya selalu menyalakan lampu bila naik motor, dan bukan karena takut ditilang… :mrgreen:

    Guest
  66. ‘ peraturan dibuat untuk dilanggar’.

    kalo saya sih ngikutin keadaan aja. lewat daerah berkabut lampu nyala, pas dikota ikutin yg paling banyak orang lakukan, nyala apa tidak. kalao banyak yg gak nyala terus kita di tilang kan banyak temennya, ya itung2 nyumbang buat negara…..

    Guest
  67. Amerika, Eropa dan Indonesia berbeda, di sini panas mencorong, gk usah pk lampu jg motor dah keliatan, kecuali kalau mendung dan waktu hujan deres baru efektif.
    Seharusnya survey dan penelitian di negara2 lain(eropa/amerika) jangan di telan bulat2, bikin aturan yg sesuai dengan iklim dan budaya setempat dong! buat survey dan penelitian sendiri! jangan bisanya copy paste!
    Apakah ini hasilnya studi banding ke luar negeri yg memboroskan uang negara itu ?!

    Guest
  68. @ kangjengmas Onthel (xixixi)

    oh, gituh yah …

    pokoe tujuan akhir pendidikan itu ada perubahan sikap dan tingkah laku …

    nah sekarang anak sayah suka mengingatkan papihnya, berarti ada perubahan positif … mengingatkan hal2 yang baik …

    so terserah juragan ijo (kebun singkong) lah :mrgreen: , mau dikatakan iklan mendidik atau bukan yang jelas ada efeknya untuk perubahan tingkah laku anak sayah ….

    :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

    Guest
  69. Mr. Handsome; benar, Kang Taufik, eropa dan Indonesia berbeda, di sini panas mencorong, gk usah pk lampu jg motor dah keliatan, kecuali kalau mendung dan waktu hujan deres baru efektif.
    Seharusnya survey dan penelitian di negara2 lain(eropa/amerika) jangan di telan bulat2, bikin aturan yg sesuai dengan iklim dan budaya setempat dong! buat survey dan penelitian sendiri! jangan bisanya copy paste!
    Apakah ini hasilnya studi banding ke luar negeri yg memboroskan uang negara itu ?!

    Guest
  70. adanya lampu itu buat digunaken
    digunaken buat safty …

    gak usah pikiran aki cepet abislah, lampu cepet putuslah … dst …

    yang dipikirin itu gimana supaya urat gak cepet putus ….

    Guest
  71. ane sependapat dg mr. handsome nih. kenapa yg dijadikan tolak ukur negara2 eropa dan amerika utara yg notabene pny 4 musim. kenapa ga liat hasil survey yg dilakukan negara lain yg iklimnya sama dg indonesia. amerika selatan, timur tengah atau afrika sekalian. dg begitu jadinya apple to apple perbandingannya. trus, dg menyalakan lampu siang hari ada dampak penurunan tingkat kecelakaan ga? menurut ane, yg penting tuh aplikasi dari penerapan UU efektif atau ga. ane sih dukung aja klo emang bener2 berpengaruh pada keselamatan berkendara. tp, klo UU dibuat demi keuntungan pihak tertentu ga bijak bgt………

    Guest
  72. untuk peraturannya saya setuju tapi untuk sistem DRL kurang setuju tuh… kan lampu nyala efektif di jalan raya yang padat kendaraan, coba aja kita nyalain motor pagi2 buat manasin mesin kalo lampu harus nyala kan buang2 energi belum lagi kita jalan diperkampungan. sy sendiri nylain lampu di jalan raya aja trus matiin lagi kalo menurut sya harus dimatiin.,. jadi tetep bisa berhemat 🙂

    Guest
  73. baik kang haji gimana sebaliknya kang? makin mantap aja ini blog makin di braso ini blog makin kinclong dan makin betah 24 jam juga nongrong disini pasti tidak akan rugi..!!!!!!!! buah-buahnya di share lagi dong kang biar gado2 abis….!!! kacapi udah berbuah terus yg lainya apa tu jambunya udah berbuah blm? 🙂

    Guest
  74. hai mr udin…
    1. persoalan sekarang bukan soal lupa pake helm, paham? Saya gak ngerti knp ada iklan se-kuno dan terlambat itu dlm ‘mendidik’. COba pikirkan apa persoalan skrg soal safety?…persoalan ATTITUDE.

    2.menngingat2 hal2 dasar (‘jgn lp pkae helm’)tanpa ada kemajuan dalam mengingatkan hal2 yg lain lebih lanjut…selain membuat nasehat itu jd kehilangan arti atau mnjd klise…itu jg membuat iklan itu makin konyol krn mengingatkan hal yg sdh otomatis dan lampau.

    3.buat yg gak pake helm, itu memang benar2 SENGAJA, BUKAN sekedar LUPA..ha ha ha (mana ada org lupa pake helm di jalan raya)….lain cerita dgn DRL, krn ini perlu sosialisasi dan kurang pengertian/pemahaman…..saya sj jd makin ngerti knp perlu DRL sejak ada aturan itu. Dari yg gak mau pake DRL jadi otomatis make DRL….artinya BUKAN aturan/hukum lagi yg jadi motif saya, tapi ATTITUDE yg berbeda jd motif saya. PAham?

    3.percaya sama saya …itu benar iklan jualan yg tidak mendidik secara tepat atau tidak mendidik sama sekali…lihat saja kontradiksi tiap2 iklannya….yah namanya iklan jualan.

    Guest
  75. Menyalakan lampu di siang hari di indo bisa menurunkan kecelakaan? Ah kalo menurut saya sih tuh krn faktor psikologis pengendara ajah yg lbih hati2 berkendara karena banyaknya petugas polisi yang berkeliaran di jalan

    Guest
  76. @ jaos
    1. gak usah sewot ach … jadi muringkak bulu kelek …. xixixi

    2. klise kan buat menggandakan foto, manfaat banget bro, coba kalau fotonya ilang … mo ambil dari mana tuch buat nginget2 kenangan manizz sama si doi …

    3. tinggal pilih sajah mau nayangin iklan norak atau iklan yang ada manfaatnya = mengingatken ….

    orang yang dewasa pikirannya bisa menilaii … :mrgreen:

    Guest
  77. Di negara yg kaya sinar matahari ini kayaknya gak usah deh DRL, cuma buang2 energi. Penurunan tingkat kecelakaan saat sosialisasi nyala lampu siang hari tuh karna pengendara takut berurusan ma polish makanya lbih hati2 saat berkendara trus angka kecelakaan menurun deh pada saat yg bersamaan

    Guest
  78. Di negara yg kaya sinar matahari ini kayaknya gak usah deh DRL, cuma buang2 energi. Penurunan tingkat kecelakaan saat sosialisasi nyala lampu siang hari tuh karna pengendara takut berurusan ma polish makanya lbih hati2 saat berkendara trus angka kecelakaan menurun deh pada saat yg bersamaan.

    Guest
  79. @ mas taufik:

    harus nya lebih menggalakan nyalahin lampu di malam hari,,
    baru d ngomongin di siang hari,,
    ato mungkin lebih tepat nya,,
    kalo mo punya motor,,
    ya harus nyalahin lampu terus..
    mo pagi siang sore malem,,
    tapi ribet jg ya,,

    btw sinyalemen cbr 150cc kapan mas taufik? 😀 oot.com

    Guest
  80. banyak kecelakaan disebabkan faktor lupa
    makanya dipasang rambu2 di jalan …
    setidaknya mengingatkan yang sadar hukum …

    faham??? yes….??? yes sir ..

    Guest
  81. ibu-ibu misalnya suka lupa
    karena terburu-buru ke pasar
    dikira sanggul dan ciput di kepalanya ituch helm
    brem-brem sajah pergi ….

    setidaknya membantu mengingatkan untuk mengurangi pelanggaran …. Paham?? yes …??? yes sir :mrgreen:

    Guest
  82. sudah dari taun 2009 aku kalo pake motor ke tempat kerja selalu nyalain lampu utama dijalan umum, tapi kalo sudah masuk kawasaan industri lampu aku matiin… semoga dengan sedikit ikhtiar ini bisa mengurangi reseko terjasi kecelakaan dijalan umum yang sangat padat…

    Guest
  83. emang deh,
    udien jagonya lempar elpiji, alias provokompor.
    jaos aja gak nyadar kalo kena pancing

    @jaos
    itu jebakan betmen nya udien, belok aja deh, lempar aja pake gaya blethagh sblm mbelok 😛

    Guest
  84. Kesadaran aja…
    Mo polantas kita gak bener, Mo pemerintahnya gak bener .. saya mah teteup nyalain lampu di motor saya.

    Bukan soal polisi or pemerintah-nya… soal safety
    Bukan soal komponen fast moving ato apa… soal safety.. itu doang koq.

    manfaat? JELAS TERBUKTI KOQ

    Guest
  85. @ Onthel

    wakakaka

    sorry om Onthel
    gak pake kata “diantaranya” ….
    jadi di antaranya untuk mengingatkan ….

    diingatkan bahwa di depan ada tikungan …
    gituch di antaranya …. ….

    so … ngerti lah … ini bahasa umum sajah
    detilnya udah ngerti lah … xixixixi

    diingatkan, dilarang stop atau parkir di sinih ..
    gituch di antaranya ….

    Guest
  86. @87. masdiisya
    artikel teknis? Insya Allah siip

    @91. hadi
    waduuuhhh . .. kalo dijabarin bisa jadi 8 artikel sehari tuuh
    *lirik Mbah rider Tuwek :mrgreen:

    @93. bjl
    biker teladan niiih
    * kaboooor

    @97. uDien D’Kab 234
    ooo jadi sehari hari dipanggil papih ya kang?

    @98. 2strokers
    maap bro kelamaan . .. soale tadi sibuk urusan kantor, nggak sempet nyambangi dashboard . .. tai komentarnya cukup positif tuh, hatur nuhuuun ya

    @101. wyzZzzz
    yang pasti nggak ada hub nya dengan Hoax :mrgreen:

    @104. absoluterevo
    ini da artikel miracle fruit sebagai simpenan, tunggu tanggal maennya ya

    @111. dave
    sinyalemen terakhir? . . .tunggu tanggal maennya ya mas bro

    @115. Onthel
    ngincer si anumerta juga kang?

    Administrator
  87. Kalo lampu aku dinyalain terus bisa bangkrut, permasalahannya di cop lampu tiger 2007 yang meleleh gara2 lampu depan ga pernah mati, cop nya aja 75 ribu iya kalo cuman sekali aja gantinya kalo berulang kali gimana? kalo emang serius bikin peraturan, bilang juga tuh ke pabrik motor supaya bikin motor dengan headlamp yang oke untuk lampu nyala terus.

    Guest
  88. sekedar sharing aja all.
    ini saya dikasih cerita tetangga yg aktifitasnya naik mobil.
    ketika ada motor yang masuk kanan kiri mobil di lalin yang ramai, pas ketika itu masuk di sisi kanan tetangga saya ini, pas lagi posisinya sangat sempit. ketika lihat lampu motor di spion dia sempat kaget dan mengarahkan mobilnya agak ketengah jalan dan memberi jalan lebih buat motor yang mau jalan. Kata dia untung si motor pakai lampu, andaikata gak pakai lampu mungkin dianya gak lihat, dan bisa jadi kecelakaan waktu itu, karena sempitnya jalan yg mau diliwati tuh motor.
    kalau dilihat dari kondisi ini saya sangat setuju diberlakukannya lampu nyala disiang hari. apalagi ketika dijalanan ramai yang banyak pepohonan.

    kecelakaan memang bisa dari banyak faktor, tapi apabila kita bisa menghindari satu atau beberapa faktor, kenapa kita tidak lakukan sembari mengusahakan untuk menghindari faktor penyebab lain yg lebih besar.

    Guest
  89. ya amfuuuun..
    tadinya nomer 100 bisa lompat kodok ampe 15 nomer gitu ?
    kalo gitu besok besok ambil nomer 85 aja,, he he
    😛

    Guest
  90. kayaknya percuma aja nerapin DRL d Indonesia,kalo etika berkendaranya kurang bagus

    kalo d luar negeri banyak kecelakaan akibat ngebut n gak sempat ngerem

    nah kalo d Indonesia mau ngebut mau pelan kalo pengendaranya gak beretika ttp aja kecelakaan

    Guest
  91. @kang taufik
    bisa jadi tuh….dibikin 8 artikel saja kang….biar semua jelas, tegas, informatif dan mencerahkan (matahari X ya)….xixixiiii….

    Guest
  92. BTW…tapi gimana nasibnya dgn tukang ojeg, tukang kirim surat/paket yang tiap hari keliling non stop all day…..bukan lampu aja yg cepat putus, aki tekor tp juga rumah lampu bisa meleleh tuh…..

    Guest
  93. sebenernya nyalain lampu siang hari tuh lumayan membantu pengendara lain terutama mobil dan bis2 besar untuk mengetahui posisi riding kita,tapi kalo DRL ngga fleksibel dong ❓

    Guest
  94. 54. Onthel – Januari 21, 2011
    @udien
    iklan kok mendidik? berarti pembuat iklannya gak kreatif tuh.
    kalo semua iklan memang mendidik, mari kita semua nonton iklan aja seharian.. he he he
    (sekolah bakal gak laku )
    ————————————————
    pikirannya sempit amat mas???????
    apa sudah merasa sebagai orang yg berpendidikan paling baik?????????
    yg sudah sarjana aja belum tentu menjadi org yng berpendidikan kok, noh contoh nya gayus.

    di negara sebelah noh, iklan mendidik kedisplinan berlalulintas disiarkan hampir sejam sekali tiap hari

    jangan pongah lah

    Guest
  95. 68. Onthel – Januari 21, 2011
    @udien
    iklan tuh buat promosi, bukan buat mendidik.
    boleh aja bawa2 isu mendidik utk melariskan jualan, tp tetep kan niatnya biar jualan laris? bukan buat mendidik?
    ————————————–
    emang ngak boleh, kalu niatnya ikhlas,
    kalu ente berpikiran seperti itu, sama aja ente mencemooh program CRS perusahaan2x.

    csr khan salah satu kiat biar konsumen mau membeli produknya khan, karena dgn begitu konsumen tau comany tsb peduli dgn sesama, iya toh,

    contoh aja DANONE ADUA, buat air bersih di pedalaman NTB sana,khan csr sambil iklan .
    kalu itu bermanfaat bagi sesama apakah itu tdk mendidik????????

    Guest
  96. @mas taufik:

    oot terus jadi nya mas,,
    menurut mas kapan tuh barang nya bakal brojol?
    dalam waktu dekat ato ga?
    mahal ato ga?
    menurut mas taufik aja c,,
    kira2 kabar baik ato kabar buruk mas?

    Guest
  97. yg penting saya taat aturan, gak peduli orang lain gak patuh…
    suruh bayar pajak, ya saya bayar…
    suruh berenti pas lampu merah ya berenti deh..
    suruh idupin lampu ya idupin aja, gak banyak protes…
    lagipula setelah saya pake mobil ternyata drl ini sangat membantu mengenali motor yg seliweran banyak banget…
    apa yg protes drl ini belum pernah pake mobil kali ya…

    Guest
  98. Ane pake led aja pas Siang2 udh keliatan jadi ga usah nyalain lampu utama lg n aki ga tambah tekor.. Lagian nyalain lampu ga ada salahnya kok bikin aman

    Guest
  99. @mr onthel 117
    ya ….saya sadari itu, makanya dia ngumpet di penyakit misterius ‘lupa’ yg menjangkiti kons.hnd …penyakit LUPA pake helm…jd obatnya iklan pengingat…

    Tapi itung2 ngeladenin dikit, biar dia tau kalo saya cuma org biasa alias konsumen biasa.

    Guest
  100. hurrr reeeeee

    aku dapet si kurus lagi nich …
    anumerta 100 … win win winnnnnn
    mendepak Onthel juragan singkong …
    wkwkwkwkkwk

    Guest
  101. @ jaos
    orang biasa tapi luar biasa …. xixixi

    penyakit lupa menjangkiti hnd ????
    ah soteo kayak psikolog sajah …
    katanya orang biasa .. wakakakaka

    Guest
  102. @ juragan
    asal jangan dipanggil pipah …
    ahihihi …

    @ Ashley ft Juragan …
    soax itu asalnya dari sock
    cuma karena logat sunda jadi soax

    kalau ada orang sock biasa dibilang orang itu lagi soax …

    nach kalau baterai lemah sering dikatakan soak juga, begitupun jika aki lemah dibilang soax juga, gak tau kalau nenek-nenek lemah …

    :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

    Guest
  103. 133. wyzZzzz – Januari 21, 2011
    brusan mo solat jumat,,,,dakwahnya tentang solat juga…pdhal mo solat yah…kenapa diulang2 yah…..
    —————

    itu karena manusia tempatnya lupa …
    inga-inga …. solusi lupa adalah diingatkan .. thing … :mrgreen:

    Guest
  104. @ #129 n #125
    Mas bro, ane uda nyalain lampu pas aturan nyalain lampu di siang hari cuma masi ada di Jatim (cmiiw)..jadi jauh sebelum aturan itu diresmikan di Jkt dan sekitarnya (sluruh indo kali ya? cmiiw lagi ah..) sampe skarang batok lampu ga perna ganti dan ga ada tanda2 meleleh..soket blakang lampu pun masi bagus..Aki soak karena emang uda harus ganti dan ada masalah di soket, recharge aki jadi terhambat..ane pake Mega Pro ’05 dan harga bohlamnya jg ga beda jauh ama tigi punya =P tapi khan belinya paling staun skali?klo lampu ori/standar pabrik harusnya sih ga masalah ya..cheers…

    Guest
  105. sosialisasi lampu dinyalakan itu perlu sekali
    disisipkan di iklan juga gak masalah,
    yang penting ada perubahan positif di masyarakat …

    terserah mau dibilang iklan konyol kek, iklan konyal kek … pokoe ada perubaha di masyarakat …

    contoh:
    kalau lupa lipet standar orang2 mulai anak-anak sampek nenek-nenek suka teriak “aaaa standardddd ….”, kalau lupa matiin lampu juga bilang “aaaaaaaa lampunyaaaaaaaaa masih nyalaaa …..”
    padahal sayah menyalakan lampu itu karena sudah sadar hukum lhooo ….

    xixixixi

    Guest
  106. udin
    gw cmn nyindir kok…..hehehehe…toh klo diingatkan postif mah g da salahnya….

    ohya tadi pagi mendung..sekitar jam 8.30…yg lewat jalur sunter – gunung sahari…pasti kerasa,,,ujan bentar,,,trus gak ujan lagi…..begitu hujan…langsung biker r2 minggir seenaknya….beberapa meter dah gak hujan…pgn ketawa gw….karena mendung banyak yg ngidupin lampu…jd lebih shinny….mang perlu kok DRL…apapun alasannya….sbagi pencetus suzuki, semoga honda, yamaha, dan lainnya mengikutinya….

    Guest
  107. @ wyzZZzzz
    oh, gituh yah …. hmmmmm
    manggut-manggut

    Onthel.mode

    Contoh laen
    paman sayah baru pulang haji, ke mana-mana pake topi haji, pas naek motor tuch topi haji gak mau lepas … xixixixi …
    untung cucunya ngingetin
    “cangan lupa pake elm abah …” sambil niru gaya nidji…

    wakakakakak ….

    Guest
  108. @123. penggemar ninja
    itu bukan vixion
    itu R15-wannabe he he (keukeuh)

    @142. uDien D’Kab 234
    apa kabarnya si abah . . .koq nggak pernah dateng lagi ke marih 😉

    @151. wyzZzzz
    cuma demen menyimak ekskalasinya aja
    jadi inget waktu yang sudah lalu
    cuma kali ini beda karena sparingnya mbahdukun :mrgreen:

    @152. uDien D’Kab 234
    nyindiiir yeuuuh
    * siyap2 masukin komen nya xxl yang saya simpen gara2 kebanyakan pertamax tadi pagi biar kang udin jadi dalmatian lageee :mrgreen:

    Administrator
  109. @ juragan
    * Wah si abah mah PBA (Pensiunan Banyak Acara)
    ntar sayah kasih tau bahwa ada artis beken yang nanyain abah …. xixixi

    * Asli kang, inih bukan nyindir …. juragan sajah sense … hahahahahah

    * Monggo dilepasssss, asal jangan terkesan dipaksaken …. dalmatian lageee …. pasraaaahhh alias ikhlassss

    >>>>> yang laen semakin pasrah???? semakin ikhlasss kaleee …
    xixixi ….

    UPs…. nyalain korek lagi …
    gak sengaja … :mrgreen:

    Guest
  110. 126. badmunir – Januari 21, 2011
    sekedar sharing aja all.
    ini saya dikasih cerita tetangga yg aktifitasnya naik mobil.
    ketika ada motor yang masuk kanan kiri mobil di lalin yang ramai, pas ketika itu masuk di sisi kanan tetangga saya ini, pas lagi posisinya sangat sempit. ketika lihat lampu motor di spion dia sempat kaget dan mengarahkan mobilnya agak ketengah jalan dan memberi jalan lebih buat motor yang mau jalan. Kata dia untung si motor pakai lampu, andaikata gak pakai lampu mungkin dianya gak lihat, dan bisa jadi kecelakaan waktu itu, karena sempitnya jalan yg mau diliwati tuh motor.
    kalau dilihat dari kondisi ini saya sangat setuju diberlakukannya lampu nyala disiang hari. apalagi ketika dijalanan ramai yang banyak pepohonan.

    kecelakaan memang bisa dari banyak faktor, tapi apabila kita bisa menghindari satu atau beberapa faktor, kenapa kita tidak lakukan sembari mengusahakan untuk menghindari faktor penyebab lain yg lebih besar.

    ==================================================

    Like this!!
    gue selalu nyalain lampu, mau siang kek malam kek, ud mau 2 tahun, gak tekor2 tuh aki, bohlamnya juga belum waktunya diganti
    kalo kita bs hindari 1 faktor, why not?

    Guest
  111. Pasal 293 UULLAJ No. 22 tahun 2009 mau dibawa kemana sebenarnya? (kayak lagu aja..”armada”)
    awalnya siy gw jg heran.. kenapa di siang bolong musti menghidupkan lampu.
    tpi,
    ya.. yg namanya peraturan mah, musti dipatuhi lah.
    toh, peraturan dibuat pasti untuk keselamatan bersama.
    betul kan??

    Guest
  112. Sesuatu hal yang bermanfaat utk kselamatan juga sudah dibuktikan dengan berbagai penelitian, alangkah baiknya kita dukung n lakukan bersama…
    Mari kt patuhi Pasal 293 UULLAJ No. 22 tahun 2009…OK

    Guest
  113. mas taufik…

    hahahahaha….andrenalin berlebih…kali neh gak kalah galak kayanya….serem jg baca postingannya…ywess lah….kalo kaya orang2 kecil…mah nonton aja deh….g mau kipas2 jg….

    Guest
  114. @133 nr 1908
    well, ente ngomong serius ya?
    komen saia diatas memang setengah guyon, tapi tetep anda salah !
    inti dari iklan advertising dll itu adalah menanamkan image produk di dalam mindset pemirsanya.
    silahkan tanya sama yg sekolah atau bekerja di advertising.
    kalo ada iklan yg ‘terlihat’ mendidik itu hanya utk mengejar image.

    CSR memang ada, seperti iklan aqua, tapi CSR nya itu disana, di NTT, bukan diiklannya. iklan hanya menampilkan CSR mereka utk menunjukkan bahwa mereka melakukan CSR. yg saia omong tema iklan mendidik, bukan CSR yg dibuat iklan supaya orang berbondong2 beli produk

    program CSR honda itu banyak, yg lain juga banyak, tapi apa iklannya yg di tv itu CSR ?

    saia pongah? … mungkin
    tapi anda gak buka hati juga, gimana kalo skrg kita nyalain tv selama bbrp jam, kita lihat iklan mana aja yg mendidik? berapa prosen dari seluruh iklan yg ada ?
    silahkan salahkan 99% iklan didunia karena tidak melakukan pendidikan di iklannya, jgn salahkan saia !

    Guest
  115. mas onthel lagi agak nyantei keknya
    biasane sibuk, apalagi di akhir bulan
    palagi di akhir taun ….

    (((( :mrgreen: ))))

    Guest
  116. Thailand ama Malay kan dah udah juga….
    Pake argumen yg sesuai…
    Soal infrastruktur yg ga memadai. Itu persoalan yang laen. Pake helm, bawa sim ama STNK kalo jalan ancur2an ya bakal kecelakaan .. Tapi jangan jadikan jalan ancur buat alasan ga mematuhi aturan…
    beda soal

    Guest
  117. Sesuatu hal yang bermanfaat utk kselamatan juga sudah dibuktikan dengan berbagai penelitian, alangkah baiknya kita dukung n lakukan bersama…
    Mari kt patuhi Pasal 293 UULLAJ No. 22 tahun 2009…
    Patuh ja!!!!

    Guest
  118. 160. Onthel – Januari 21, 2011
    @kang opik
    nyangkut mas bro,
    komen buat nr 1908 yg kelihatannya disini paling bijaksana
    —————————————————oh no, tdk ada org yg paling bijaksana, orang yg bijaksana adalah org yg mau mentaati peraturan, bisa menghargai tindakan pihak lain yg mungkin bermanfaat bagi sesama dimana kita atau pemerintah belum bisa melakukan apa yg mereka telah lakukan, walaupun itu berbentuk iklan dgn maksud jualan, contohnya seperti iklan AQUA, dgn CSR nya .
    kenapa PAM jaya tdk bisa menyediakan saran air bersih di daerah terpencil/pedalaman??????
    yah karena org seperti gayus itu.

    Guest
  119. @ Juragan Warung
    maaf juragan
    hari ini si kabayan
    terlalu banyak ngompor dan oot ….

    semoga sayah tetap sukses …

    e e e e h h … semoga juragan tetap sukses ..

    * serius lho …

    Guest
  120. 54. Onthel – Januari 21, 2011
    @udien
    iklan kok mendidik? berarti pembuat iklannya gak kreatif tuh.
    kalo semua iklan memang mendidik, mari kita semua nonton iklan aja seharian.. he he he
    (sekolah bakal gak laku )
    ———————————————–
    ingat loh mas onthel, saya garis bawahi kata2x anda “(sekolah bakal gak laku )” pendidikan itu didapat tdk hanya dgn cara pendidikan formal, tapi formal bisa, dgn iklan walupun sambil jualan, tingkah laku, bermasyarakat dsb,

    kalu dianggap pendidikan hanya didapat dari sekolahan, pasti pejabat negara yg bergelar DR, Ir, Prof dll ndak akan korupsi, dan negara kita pasti makmur, tapi faktanya justru mereka yg paling banyak korupsinya

    Guest
  121. kalo masalah lampu cepet putus,aki panas, reflektor meleleh saya pake honda blade dari tahun 2009 selalu hidupin lampu pas siang hari sampe sekarang gak masalah tuh, aki juga belum tekor… Jadi kesimpulannya nggak masalah.. hehe..

    Guest
  122. sekedar INFORMASI….
    Saya *sobek-sobek* tidak pernah sekalipun atau berniat dan ada hubungan nya dg yang namanya:
    – SOAX-soax
    – HOAX-hoax
    – SHOCK-shock
    – atau bahkan SHOES-shoes
    ^ :mrgreen: ^

    Guest
  123. @sobek-sobek
    maap mas jangan tersinggung yah…tapi tau gak asal kata dari “soax”….fmi yah…

    for my information…..bukan fyi…..

    Guest
  124. ITS FRIDAYS NIGHT!!!!!!…..party is begin….

    buat temen2 yg mo touring, kongkow bareng, ngider ma anak2 motor…keep safety riding and salam brotherhood yah….pokoknya salam damai di bumi….

    Guest
  125. aparatnya dulu kasih contoh yg bener, sering gw liat aparat pake motor ga ada plat, ga pake spion, ga pake helm, membanggakan seragamnya, sok yang punya jalan … srigala berbulu ….

    Guest
  126. Lampu DRL itu emg penting, kalo hasil studi di sana-sini uda nunjukin hasil yg positif, ngapa nda diterusin??? Mobil aja sekarang uda mulai pake, malah yg mewah, tuh contoh New Mercedes-Benz E-Class 2010, uda ada lampu DRL-nya standar pabrik.

    Mungkin solusinya bisa dimulai dari biker yg well educated dulu, n yg taraf ekonominya cukup baik, yaitu para sportbikers……..

    Tapi disamping itu, pabrikan juga harus aktif kampanyein makna DRL itu juga, jangan cuman polisi doank, n kasi lampu yg bener2 fungsinya cuma buat DRL doank yg gak bikin boros misalnya, terpisah dari lampu utama….. (lampunya Mercedes New E-Class aja cuma berupa deretan LED yg jelas hemat energi, dipasang di deket foglamp)

    Guest
  127. dari taun 2003-2005 kmrn sdh coba DRL (uji coba di jatim) tapi efeknya reflektor jadi ‘gosong’
    waktu coba mau ganti produk yang ori harga 680rb-an dan mesti inden…
    skrang sih terpaksa cuman on klo ada polis aja… bahkan skarang kondisi aki gak bagus klo always on jadi tekor… terpaksa mesti ‘mancal’ untuk nyalain motor..
    nb: oktober kmrin tumbukan juga dengan truk meski udah ‘on’ juga…

    Guest
  128. untuk yang pakai bohlam halogen, tapi reflektor masih pakai yang plastik saya banyak nemui yang reflektornya gosong… untuk motor yg taun produksi sebelum 2005…

    Guest
  129. wah…saya setuju tuh dg bung nr yg bilang pendidikan nggak cuma di sekolah…

    coba deh kita di sini terbuka…

    berapa persen dari kita yg saat ini penghidupannya ditopang oleh ilmu yg dia dapat di luar sekolah?

    pelajaran sekolah saat ini (dg kurikulum yg gak nyambung banget sama dunia kerja apalagi dunia nyata) gak akan berguna banyak dalam hidup..

    Guest
  130. @171 nr 1908
    what U re problem ? lg pingin cari musuh ?
    saia dan udien tau batas2 mana bercanda dan serius, dan komen saia utk udien, bukan anda yg mungkin punya masalah lain diluar trus dibawa2 kesini.

    saia dah bicara baik2 kok.
    silahkan garis bawahi kata2 saia itu, dengan catatan jangan cuma dipotong sebagian, termasuk kalimat sebelumnya “semua iklan sudah berisi materi mendidik”. silahkan ditunggu sampai semua iklan spt itu.
    silahkan tuan yang bijak !

    saia masih berfikiran positif, jika anda tidak sengaja mempermalukan diri anda sendiri dengan menyamakan iklan dengan CSR.
    itu hanya karena ketidak tahuan anda, bukan begitu?

    fyi
    CSR itu kewajiban perusahaan yg diatur undang2, semakin wajib jika perusahaan itu bergerak di bidang explorasi alam, spt aqua, freeport dll.
    jd iklan aqua itu adl iklan pembodohan !
    karena mengiklankan kewajiban mereka menjalankan undang2 pemerintah seakan2 dibuat karena kebijakan internal perusahaan utk mencari simpati konsumennya

    and please jgn menjudge DR, Ir, prof sbg pelaku korupsi paling banyak, coba dipikir sendiri lagi deh.

    saia setuju pendapat anda bahwa pendidikan tidak hanya dari lembaga formal, karena itu saia sarankan anda utk belajar, darimana saja, termasuk masukan saia yg kadang disela dg guyonan

    Guest
  131. wah, nyangkut lg.
    yowis lah, saia sebenarnya males ribut2 gini.
    sama aja bikin malu diri sendiri

    @kang opik
    maaf ya, saia jd agak terpancing

    Guest
  132. ..sekedar sharing, sy dari tahun 2004 suka nyalain lampu depan di siang hari, sampe diledekin temen2 “lampunya tuh nyala !!” tp sy cuek, yg penting aman, biar pengendara lain tau kalo sy mo lewat hehe.. eeh sekarang udah tenang kan ada UU nya, tapi ga tau kenapa aki nya baru 1,5 tahun di pake dah soak..(biasa nya 2 tahun an)…(motor:karisma 2004)

    Guest
  133. walau gw suka kesel ama peraturan2 pemerintah yang ga jelas…

    tapi gw personally merasa DRL sedikit ada gunanya.. apalagi kalau macet. kadang ada bbrp blindspot yang kita bisa liat kebelekang entah dengan nengok / liat kaca spion.

    Menurut saya, pantulan sinar DRL di body mobil depan kita / apapun yg ada di depan kita, bisa bantu kita aware bahwa di belakang ada yang sedang deket dengan kita, jadi jgn melakukan gerakan mendadak..

    ayo safety riding guys 😉

    Guest
  134. gw personally merasa DRL sedikit ada gunanya.. apalagi kalau macet. kadang ada bbrp blindspot yang kita bisa liat kebelekang entah dengan nengok / liat kaca spion.

    Menurut saya, pantulan sinar DRL di body mobil depan kita / apapun yg ada di depan kita, bisa bantu kita aware bahwa di belakang ada yang sedang deket dengan kita, jadi jgn melakukan gerakan mendadak..

    ayo safety riding guys 😉

    Guest
  135. masukan aja broo..!!
    tiap hari di tulungagung operasi siang hari..yang nyalain lampu dadakan juga tetep ke tilang..!!
    (tu polisi tau juga ada yang baru nyalain…??!)
    salut deh untuk polres tulungagung…!!!

    masalahnya,,kalo ada lawan arah yang pake lampu jauh..silau man..!!
    udah panas,,+ silau..pusing bro,,ni negara tropis kan…

    nah pada Pasal 293 UULLAJ No. 22 tahun 2009 berbunyi mengendarai sepeda motor di jalan tidak menyalakan lampu utama pada siang hari akan dipidana kurungan 15 hari denda Rp 100.000..
    disini harusnya tercantum juga menyalakan lampu utama HARUS LAMPU DEKAT..lampu jauh ditilang juga donk..!!!

    Guest
  136. sering sih nyalain lampu pas riding,jadi agak pede aneh ya …bijaksana,konsentrasi, di jalan kayanya lebih sangat penting .

    misal gini
    udah pakai perangkat safety,ngga melanggar rambu,surat2 lengkap tapi tiba2 mati tuh LAMPU karena suatu hal tehknis jadi DI TILANGLAH DIA..

    Guest
  137. maukah si polis membatalkan tilang tsb ?

    dilema di satu sisi menegakan aturan di sisi bikers karena hal tehknis tadi ,putus fuse,lampu .misalnya.

    Guest
  138. Sdh berlaku djpr, tapi pengendara r2 masih banyag yg ngelanggar he3x termsk saya,,,
    .
    tpi sbnarnya peraturan gitu berguna juga sih, cma masyarakatx ajj yg blum ngerti fungsi n manfaatnya,.
    .
    lucunya lagi ada isu kalo gag pake tutup pentil ban, klo sweeping dpt tilang. wah parah!!!

    Guest
  139. @ mas Onthel, nr 1908
    wakakakak
    punten-punten ke semuanya
    sayah gak sengaja nyalain korek
    kebakaran dech ….
    tapi ilmunya pade keluar …
    terimakasih – terimakasih – terimakasih …

    @ wekekek
    sabar bro …. semua ada waktunya …

    @ juragan warung
    pengalaman selama berhaji bagus tuch dishare di trit ngaji

    * btw, selamat om taufik meminang kembali si maung 200

    Guest
  140. Sesuatu yang bermanfaat bahkan dah di buktikan dengan ber bagai penelitian alangkah baiknya kt lakukan bersama. Aplg untuk kselamatan kt….
    Ayo sm2 kt patuhi Pasal 293 UULLAJ No. 22 tahun 2009..

    Guest
  141. Sesuatu yang bermanfaat bahkan dah di buktikan dengan ber bagai penelitian alangkah baiknya kt lakukan bersama. Aplg untuk kselamatan kt….
    Ayo sm2 kt patuhi Pasal 293 UULLAJ No. 22 tahun 2009..Penting ini!!!

    Guest
  142. 93. bjl – Januari 21, 2011

    pengalaman kalo saya naik mobil sih kalo motor dengan lampu menyala bisa lebih kelihatan dari kaca spion dibandingkan dengan motor yang lampunya mati

    maka dari itu saya selalu menyalakan lampu bila naik motor, dan bukan karena takut ditilang… :mrgreen:
    =================================================
    Setuju Mas Bjl ( hihiii saya bajil ), kalau di motor pun begitu, kita bisa sadari ada motor dibelakang kita, kalau yang nggak dinyalain malah tidak begitu terdeteksi, begitu juga yang dari arah berlawanan, dan yang parahnya yang menerobos arus, kalau lampunya nyala, dari jauh si motor yang nrobos sudah terditeksi.jadi bukan karna takut di tilang tapimemang bermanfaat. dan sudah setahun rasanya mempratekkan lampu selalu nyala, alhamdullillah belum pernah tuh, ganti bohlam, sekring, bahkan aki sekali pun ( yang sudah diganti ban luar- tapi saya yakin ini nggak ada hubungannya sama sekali ). kalau BBM, normal saja.

    Guest
  143. 201. uDien D’Kab 234 – Januari 22, 2011

    @ mas Onthel, nr 1908
    wakakakak
    punten-punten ke semuanya
    sayah gak sengaja nyalain korek
    kebakaran dech ….

    ————————————
    rileks saja sich mang
    ————————————————-
    88. Onthel – Januari 21, 2011
    jd iklan aqua itu adl iklan pembodohan !
    karena mengiklankan kewajiban mereka menjalankan undang2 pemerintah seakan2 dibuat karena kebijakan internal perusahaan utk mencari simpati konsumennya
    ——————————————
    tanya dong pak guru”
    kalu iklan;
    1 jupiter mx dgn komeng yg ngebut ampe bajunya sobek2x dan rubuhin jembatan dan
    2. xeon yg bisa nerobos mobil,
    itu iklan pembodohan apa bukan yach?????
    ——————————————-
    karena itu saia sarankan anda utk belajar, darimana saja, termasuk masukan saia yg kadang disela dg guyonan
    —————————————-
    siiiiiiiiiiaaaaaaaaap pak guru

    Guest
  144. Sepertinya di Indonesia aturan emang dibuat untuk dilanggar…. Mulai dari dunia Sepak Bola, Politik, sampai hal2 kecil lainnya….

    Btw, hasil survey itukan dari negara2 maju… Gimana kalo surveynya di Indonesia sendiri… Ngefek apa gak dgn aturan DRL itu…

    Kendaraan di Negara maju bisa melaju lebih 120km/jam, di Indonesia boro2, baru masuk transmisi 4 langsung ngerem balik ke transmisi 2 kecuali di jalan tol..

    Guest
  145. @nr 1908
    ini ngetest, mancing apa gimana bos?
    trus avatar ente kenapa beda?
    dulu saia memang menghabiskan 2 tahun sbg guru, tp jika kalimat sampeyan dibaca dg gaya berbeda saia bisa2 salah arti, semoga saia salah.

    saia yakin ente dah tau.
    banyak iklan yg bahkan dengan logika seorang anak TK kita bisa tau itu mungkin atau tidak, bener atau nggak, mau cari perhatian apa kenyataan, lebay apa normal.

    yg saia maksud pembodohan itu iklan yg bahkan dengan logika seorang manusia normal bisa berfikir sebaliknya, jd org pinter dibodohin.
    contoh pajak, buat apa misalnya perusahaan bakr*e bikin iklan bahwa mereka membayar pajak dan disebutkan jumlahnya dan bayar dimana dll, itu kewajiban mereka. semua perusahaan juga bayar pajak, bukan dia aja.
    lantas orang yg nonton jd berfikir, betapa mulianya perusahaan bakr*e itu krn membayar pajak, trus berbondong2 beli produknya

    @udien
    awas sampeyan, saia kutuk nanti jd bohlam DRL

    Guest
  146. pak tolong kalo buat artikel jangan hanya survey tingkat kecelakaannya, survey juga dong jarak pandang di eropa yang konon adalah negara bersalju yang dingin, di indonesia tidak ada salju pak… dan di beberapa negara luar memang kalo tidak nyalakan lampu, suka tidak terlihat, tapi kalo indonesia kan negara tropis… lain cerita kalo jakarta kena kabut asap… saya kira nyalain lampu siang hari nambah pemanasan global di indonesia yang jelas-jelas kalo bapak survey pasti lebih panas dari eropa…

    Guest
  147. bukan masalah cuaca atau terang tdknya matahari dimari.sangat banyak kegunaan menyalakan lampu disiang hari.dalam sebuah kecelakaan hanya perlu satu kesempatan atau peluang celaka dr banyak peuang yg ada,dengan kita menyalakan lampu kita mengurangi peluang kecelakaan tersebut dr sekian banyak peluang
    ambil contoh sopir bus/truk mereka diforsir bekerja siang malam menyetir kendaraan.sering terjadi kecelakaan karena sopir ngantuk karena capek,dengan kita menyalakan lampu setidaknya kalo bus/truk tersebut mau menyalip mobil lain maka akan mengurungkan niatnya jk didepan ada motor dengan lampu menyala.hal seperti ini sering saya alami dan berhasil dengan menyalakan lampu.semua demi keselamatan saya sendiri.dan saya sadar akan hal tersebut,INGAT KECELAKAAN BISA TERJADI KAPAN SAJA DIMANA SAJA SECARA SADAR ATAU TIDAK SADAR.WASPADALAH WASPADALAH…..

    Guest
  148. […] Bro sekalian, beberapa waktu terakhir cukup banyak pemberitaan tentang sistem Automatic Headlamp On (AHO) pada sepeda motor. Masifnya pemberitaan ditunjang oleh fakta beberapa pabrikan mulai mencanangkan kampanye ini pada beberapa motor produksinya. Ada suzuki dengan Axelonya, dan Yamaha dengan New Jupiter Z nya. Dasar hukumnya pun sudah jelas yakni Bro sekalian, Pasal 293 UULLAJ No. 22 tahun 2009 berbunyi mengendarai sepeda motor di jalan tidak menyalakan lampu utama pada siang hari akan dipidana kurungan 15 hari denda Rp 100.000 . . . akan tetapi tetep ada pro kontra yang disinyalir diakibatkan karena adanya perbedaan pendapat. […]

    Guest
  149. terlihat jelas yg punya mobil pasti dukung nyalain lampu … mereka ga liat yg dibawah. coba posisinya dibalik, kenapa mobil ga ikut dinyalain juga?

    Guest
  150. Ane ga setuju yg namanya DRL/AHO dengan menggunakan lampu utama, gila lampu buat malam hari dinyalakan siang hari, benar2 ga punya otak walo itu demi keselamatan. Ane baru setuju kalo lampu yg digunakan DRL/AHO merupakan lampu hemat energi macam LED seperti kebanyakan yg digunakan di eropa sana. Masih ingat dulu pemerintah menghimbau supaya matiin lampu rumah yg ga terpakai pada jam-jam tertentu? Ingat juga GLOBAL WARNING!!! Berita di yahoo dan cari aja sumber2nya bahwa kutub utara lebih cepat leleh karena bumi yg makin panas, bayangkan anggap 1 motor lampu utama 25 watt, 1 juta motor 25 juta watt nyala disiang hari yg panas terik, kayak apa bumi ini panasnya, jadi bener2 bego yg nyalain lampu utama siang hari, bikin bumi cepet ancur. Ini juga kayaknya akal2an ATPM, bayangkan motor tanpa sakalr ON/OFF lampu, 1 juta motor berarti 1 juta saklar, berapa keuntungan yg didapat mereka? Pihak yg berwajib harusnya pikir panjang sebelum ngeluarin peraturan ini, cari kek pemecahan dengan lampu LED hemat energi dengan pabrikan lampu kan gampang sebenarnya. Lampu DRL dengan LED udah banyak yg jual, kalo kita pasang yg ini ditangkap ga? Entar alasannya, lho yg dinyalain kan harus lampu utama bukan lampu DRL LED tambahan, bego ga? Masyarakat dibikin bego terus karena yg ngeluarin UU juga lebih bego ga punya otak, bisanya ngeluarin peraturan tanpa pikit panjang akan keselamatan bumi kita tercinta ini. Jadi mari kita tentang peraturan ini kecuali DRL/AHO yg menggunakan lampu hemat energi seprti LED. Terus terang aja sebagai masyarakat kita dibodohin terus, apalagi masyarakat kecil, DRL/AHO mestiunya juga diwajibkan untuk mobil seperti di eropa tapi dengan menggunakan lampu LED. Ane ga setuju, smoga yg lain ngikutin ane dengan catattan kalo DRL/AHO diganti dengan lampu LED yg hemat energi baru ane setuju.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here