Bro sekalian, akhirnya TVS merilis secara resmi Varian TVS Tormax 150 cc kemarin di Jakarta dengan bandrol 14,9 Juta OTR Jakarta. Motor ini menurut tmcblog akan berhadapan dnegan Varian Hi-end bebek seperti Honda CS1, Yamaha Jupiter MX 135 (15,7-16,4 Juta) dan Suzuki Satria FU 150 (18 Jutaan) . Dan Uniknya motor ini menggunakan strategi diferensiasi dengan pengaplikasian mesin tidur bila dibandingkan dengan Ke tiga kompetitornya yang sudah bertipe Mesin tegak. Namun dengan diferensiasi ini TVS bisa memaksimalkan Strategy Cost leadership sehingga harganya termurah dibanding Bebek HiEnd yang lain.

Dalam strategi Cost leadership yang tmcblog baca, Variabel diferensiasi memang mengambil variabel penting dimana ATPM mengembangkan varian motornya sehingga memiliki keunikan yang memberikan nilai tambah bagi konsumen sehingga konsumen berpersepsi bahwa Tormax ini memang berbeda dan memiliki nilai plus dibandingkan produk lain dalam industri Roda Dua . . . Naaah apa sih diferensiasi motor yang hadir dalam4 varian warna ; red white, yellow black, red black, blue white ini ? . . . tmcblog melihat ada beberapa usaha diferensiasi yang hampir semuanya mengarah ke barian dapur pacunya.

Kita absen ya . . .yang pertama  Keberadaan 3 Klep sebagai mekanisme buka tutup udara-bbm-gasbuang di mesin. Mesin Tormax walau masih menganut mesin tidur akan tetapi memiliki katub hisab berjumlah dua buah . . . hal ini bisa memaksimalkan pembakaran dan memperbesar jumlah asupan bbm ketika diminta untuk performance maksimum yang menurut klaim TVS bisa tembus 130-an km/jam saat duralife 70 jam di sentul. Mesin 150 cc nya bisa menghasilkan power (on crank) sebesar 13,2 PS pada 8.000 rpm dan torsi 12,5 Nm pada 5.500 rpm 


Melihat powernya yang diperoleh pada rpm yang cukup tinggi, terlihat mesin motor yang telah di test 70 jam endurance Non stop di sentul ini disinyalir memang lebih bernuansa touring spec dibandingkan untuk spek stop n go ,  napas setiap gear akan terasa panjang panjang . .. feel kenaikan gearnya gak terlalu cepat mirip  naik Thunder 250 kali yee, cmiiw 😀 Yang kedua adalah Dual tone Muffler . . . Menurut TVS  . . .Tormax 150 ini dapat di setel Mufflernya menjadi dua karakter berbeda yakni Karakter Harian Standar dan Karakter performance yang dapat menaikkan 15% Performa motor dari keadaan standar. Penyetelannya dilakukan via switch di setang kiri.

Lalu Apalagi? Spidometer Full digital yang ini sudah tmcblog bahas di artikel sebelumnya , Monosok dengan canister gas dengan posisi tidur/horizontal seperti varian Kawasaki Athlete dan Juga fitur Safety riding yakni lampu Indikator yang menunjukan pengendara belum menggunakan Helm . . . hmm mirip perangkat indikator seat belt di Mobil. Namun walaupun secara harga merupakan yang terendah, TVS belum berani target tinggi terhadap varian ini . ..  Tormax 150 hanya dipatok 500 Unit perbulan untuk tahap pertama yang mungkin akan berkembang menjadi 1000 Unit nantinya dan Tormax rencananya akan dikenalkan pada Publik pada gelaran Otobursa 21-22 Mei 2011 mendatang . . . Yah begitulah, tormax 150 sudah berusaha dihadirkan dengan nuansa yang berbeda, tinggal nanti gimana penetrasi di pasar . . . Oke deh semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

🙄 Varian merah_hitam

🙄 spidometernya

🙄 bagian buritan sebelah kiri, maap motor belom dicuci xixixixi

🙄 Tangki BBM, rear grip terpisah

🙄 Bagasi, segitu doang he he 😀

77 COMMENTS

  1. Mau jual MX untuk ganti motor yang lain, eh ternyata sulit, tidak ada yang minat, Ini motor India kalau dijual apakah ada orang mau beli??

    Guest
  2. Menurut gw kok kurang murah ya, soalnya bajaj 135 …… Lebih murah, firut gak kalah. 12jt an mungkin bisa menarik perhatian.

    Guest
  3. kemaren dari lamongan ternyata dah banyak banget yang pake matik, di sinyalir motor bebek dengan cc berapapun dan harga berapapun akan tetap menjadi segmented layaknya motor sport. saatnya matic berjaya, langkah tvs kayaknya kurang tepat dengan mengeluarkan varian bebek dengan cc besar sekalipun. seharusnya keluarkan matic dengan cc di atas 125 dengan harga mirip2 matic jepun, ane kira tvs akan layak menikmati kue bolu manis… 🙂

    Guest
  4. tinggal TVS WEGO dan APACHE RTR ABS nya yang belom muncul.. kayaknya TVS udah mulai serius nih nyemplung ke Indonesia. mudah2an semua harga motor turun semua.. beiar tambah rame pricing strateginya.

    Guest
  5. menurut saia, yg jadi target sebenarnya adalah calon p135..
    bajaj berusaha mensportkan mongtor bebek, tvs berusaha membebekkan mongtor sport..

    Guest
  6. Bagi pengguna telkomsel silahkan tekan *101# lalu pilih gratis opera mini, anda bisa menggunakan opera mini original untuk semua versi dengan gratis walau pulsa 0 rupiah, jangan lupa gunakan protokol socket kecepatan yg didapat 3G

    Guest
  7. wuih mantap juga nih motor
    fiturnya banyak
    denger2 sih top speednya tembus 131 kpj

    tapi sayang 3S nya belum mantap

    Guest
  8. knp nga pakai mesin Tegak aja??,sayangkan CC besar tp mesinnya tidur. tp hargax murah dibanding CS1, Jupi MX dan FU…..

    Guest
  9. kaya fitur, harga murah, TVS keren, cuman males ah beli bebek lagi, gitu2 mlulu udah ga ada yg aneh rasanya xD

    Guest
  10. “Tormax 150 ini dapat di setel Mufflernya menjadi dua karakter berbeda yakni Karakter Harian Standar dan Karakter performance yang dapat menaikkan 15% Performa motor dari keadaan standar. Penyetelannya dilakukan via switch di setang kiri.”

    maksutnya apa ??

    Power 13,2 hp meningkat jadi 15 hp gitu kang haji ?

    Guest
  11. Bagaimanapun juga nama besar berpengaruh dalam penjualan motor, biar dikata CS1 flagship tapi lirik punya lirik kalo digeber mantep juga + nama besar honda, behelnya yang kepisah juga Honda bangeett,,,, soo pilih TVS or Honda???

    Guest
  12. bang opik,
    inyonge masih penasaran, gimana cara kerja lampu indikatornya, bila pengendara nggak pake helem, kalo mobil kan lain, karena seatbelt merupakan satu kesatuan di mobil/tidak terpisah.

    matur nuwun,

    Guest
  13. @ mercon
    mungkin helmnya harus helm yang ada sensornya
    jika helm bersensor itu dipake maka motor ngomong
    “loe udah pake helm, good job” :mrgreen:

    Guest
  14. wedew,akibat mesin tidur,power yg dhasilkan dr crank 13,2 artinya kalo rearwheel sih mungkin 12,7x dk

    andai aja mesin tegak,mungkin berkisar 14,xx dk,tp untungnya mesin tersebut melekat pada body bebek,jd PWRnya bagus

    Guest
  15. Coba yang ngeluarin tuh pabrikan jepang, pasti laris…heheh.. kebanyakan konsumen indonesia masih percaya produk jepang lebih unggul.dari segi 3S maupun harga jual kembali.

    Guest
  16. @49. yonyon
    kalo diartiin sih seharusnya githu, entahlah angka 15% itu klaim TVS bro

    @50. lisyanto
    mungkin bohlamnya yang warna merah mas bro

    @52. mercon
    sama . . inyonge juga penasaran mas 😀

    @54. uDien d’kab 234
    wkwkwkwkwk . . .kalo ngomongin helm . . kang udin pasti kepancing dah 😛

    Administrator
  17. @hihihi; moso fitur sama ama pulsar 135 😀 emang bajaj udh ada yg pake radiator ya?

    @cs1, kl liat yg ada skrg, di apache, finishing kalah ama apache cbu gw, utamanya di las2an knalpot. Tapi sjauh liat neo ama rocks, mayan rapi dibanding sodara indianya…

    @FuadStuxnet; behelnya yg kepisah honda banget? Moso siy….. Liat apache dong, serupa kok design n posisinya…

    Yg gw heran ya itu, mesin tidur, gag mau matiin apache juga? Trus gag ayam jago, apa krn FU msh kecil dibanding bebek biasa? Jd main setengah2? Gag tau jg, nanggung mulu tvs 😀

    Guest
  18. @ kang haji
    bukan air duck, tapi air duct kang…
    kurang satu fitur di dashboard tormax, game tetris…
    kan sdh full LCD…

    Guest
  19. “Varian Hi-end bebek seperti Honda CS1, Yamaha Jupiter MX 135 (15,7-16,4 Juta”
    ^_^ kang Haji aja ngakuin kl CS1 tu BEBEK!!!!
    Sayap dengan PEDE Nyebut CS1 tu motor SPORT.wkakakakaka
    Walaupun pake mesin old CBR 125 or Sonic 125.tetep aja.BEBEK YA BEBEK.
    MERCON
    Tormax 13,2 PS.
    kyknya dulu ada yg pede, kl nyebut Tormax 15 PS.wkakakakaka.
    NMP&Byson aja di 14 PS.OPEN YOUR EYES.kl Tormax bisa mpe 15 PS.mw ngelibas/ngimbangin Vixi 14,88 PS???MIMPI
    Kl FU, wajar aja bila 16,6 PS.DOCH gt.
    MERCON

    Guest
  20. Hmmmmh TVS mencoba bermain di segmen baru.Bebek dengan cc 150,dimana belum ada pemain di segmen tersebut.Nice effort, tp skuter matic lebih besar diminati konsumen.Sehingga daya saingnya akan kalah dengan matic yang sudah ada.Body yang hampir sama dgn jupiter mx merupakan kekurangan TVS,tidak ada inovasi baru dan keunikan tersendiri dari produk TVS.Value produknya pun akan berkurang.Terlebih dgn mesin yang tergolong konvensional.Performa pun akan kurang maksimal dibanding mesin tegak.Berhubung pemain baru,TVS memanfaatkan body mx,sehingga konsumen bisa lebih familiar dgn produk ini.Fiture diatas pemain lain,tp tidak ada keunikan krn body hampir sama dgn yamaha.Bersaing dgn FU,sulit krn segmen market FU hyperunderbone 150cc ayam jago.

    Guest
  21. Betul-btul dicek smua yah.. smoga aja hal ini bisa berikan kepercayaan pd khalayak rame…
    Tp jk di banding honda ya, blum… Piss!!

    Guest
  22. Maju terus otomotif indonesia…,biar bnyk blajar dr negeri seberang. Capek dong kl infonyacm jd tempat perakitan doang…

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.