jump to navigation

Mekanisme kerja Fitur Dual Tune Muffler TVS Tormax 150 June 11, 2011

Posted by Taufik TMCBlog in : TVS , trackback

Bro sekalian, seperti kita ketahui bersama, bebek super terbaru TVS Tormax 150 cc  memiliki sebuah fitur unik yang disebut dengan  Dual Tune Muffler; sebuah mekanisme pada setang kemudi untuk mengubah suara knalpot dengan suara yang gahar ataupun normal Fitur ini pernah tmcblog tampilkan Videonya . TVS Mengklaim Fitur ini dapat mengubah karakter muffler dari Karakter Harian Standardan Karakter performance dan signifikan mendongkrak 15% Performa motor dari keadaan standar. Prinsip kerja dari fitur ini adalah pengoperasian klep buka tutup pada mufler yang dioperasikan via sebuah Tuas di bawah tuas Choke yang terletak pada setang sebelah kiri. . . . nah Kayak apa mekanisme nya . . .monggo disimak.

:roll: tuas pemilih mode di setang kiri

:roll:  Tuas Penggerak Klep  . . . harus ‘ngolong’ kalo mau ketemu dia :mrgreen:

Jadi Sistem Dual Tune Muffler (diluar Mufflernya sendiri yang memiliki desain delta yang unik )  ini terdiri dari  3 Bagian yakni Tuas pemilih pada setang sebelah kiri, Tuas Penggerak Klep  dan Klepnya itu sendiri. Sistem Kerjanya boleh dibilang cukup sederhana. Jika Kita memilih Mode normal Maka di dalam Muffler, Gas Buang akan mengalir di dalam Muffler Via sistem peredam Yang alirannya tidak ‘free’ alias mentok mentok githu, Klep Bawah pada sistem mulut muffler terbuka . ..  sedangkan Klep mufler Free Flow tertutup .

:roll: Klep normal dan ‘gahar’

:roll: Kira kira kayak gini alur gas buang pada mufler Tormax 150

Sedangkan sebaliknya Jika Kita memilih Mode Performance/Gahar Maka Klep bawah akan tertutup dan Klep atas Muffler akan terbuka sehingga aliran Gas buang seakan akan Free banget terbuang dan efeknya memang secara logika akan mengubah suara menjadi lebih nge-bas dan performa kerja/tenaga akan bertambah karena disinyalir tidak ada hambatan gas terbuang dan tidak ada kemungkinan tendangan balik, hal ini pun sudah terbukti saat tmcblog test ride beberape pekan yang lalu  . . . naaah sudah sedikit terang kan? silahkan dikomentari . . . Jika bro ingin langsung lihat mekanisme ini, monggo sambangi Booth TVS di PRJ 2011 dan akhir kata semoga berguna, selamat berakhir pekan

Taufik of buitenZorg

Video DualTune Muffler Tormax

Comments»

1. speedy - June 11, 2011

Mantap

2. jloow - June 11, 2011

podium

3. VixieRed 07 - June 11, 2011

Selamat pageee…

4. karis - June 11, 2011

Koq pabrikan Jepang ga ada yg begini kang? tanya kenapa…
http://karisnsz.wordpress.com/2011/06/11/ternyata-sepeda-motor-pertama-dari-jerman/

5. karis - June 11, 2011

5 besar ternyata hehehe…

6. Smash Merah - June 11, 2011

Mantepslah.. inopasi tormaks.. apalagi kalo bensinnya pake pertamaks.. dijamin perporma makin makksss.. :mrgreen:

7. Taufik - June 11, 2011

@3. VixieRed 07
pagi juga bro :D

@4. karis
Yah TVS kudu bengini biar bisa kompetitip . . . kudu ada diperensiasi ceuk urang sunda mah :D

@6. Smash Merah
sy belom test komparasi premium – pertamax di tormax mas bro :)

8. dowey - June 11, 2011

tormax…. montor maksiat… :D

9. Amama Ali - June 11, 2011

semoga Pak Haji dipinjami 1 unit seperti Apache dulu
aminn

10. MAZMAN - June 11, 2011

itu kabel tuas yg di knalpot kl kepanasan terus apa gak cepet macet yak ?

11. annhar anneh - June 11, 2011

moncong nya kaya FU ya kang…

12. ivaelli - June 11, 2011

kreatif benar india, sempat2nya mufler dijadikan 2 pilihan fiturstandar dan penambah tenaga.

13. kangmase - June 11, 2011

mantab!

14. Baridin - June 11, 2011

kreatif jg tapi cuma klo rusak berkarat bagaimana…macet gak tuh katup

15. wong ndeso - June 11, 2011

kang, itu knalpot yang dibelah-belah, kelihatan sambungan las-nya kok nggilani…

16. wong ndeso - June 11, 2011

terobosan baru nih, ada bass dan treble…
nanti akan dikembangkan menjadi TRIPPLE TONE MUFFLER: bass, treble, dan surround sound… :)

17. alfurqoncell - June 11, 2011

Wah kok ga ada di PRJ ya (Pekan Raya Jogjakarta)…Pengen ndelok je…:D

18. arsenal - June 11, 2011

kreatif sih…jadikan ada opsi ‘kalo jalan di gang’…
Tapi mas,apa gas buang memenuhi euro 2 jika ”ngeplong” begitu.apa gak ada penekanan peraturan.
@wong ndeso:ha ha,ide bagus,ada bass,treeble,kalo perlu dangdut koplo alun alun nganjuk.laik dis :)

19. Cicakmerah - June 11, 2011

ni knalpot bisa dipake bebek lain ga yaa.. :D

20. みなと - June 11, 2011

owh begitu toh cara kerjanya…

21. yuwonoyekti - June 11, 2011
22. ipanase - June 11, 2011

jossss,,,,,,,,,,,,,ayo bikin sendiri

23. zeiter - June 11, 2011

kang Haji…bikinin artikel yang judulnya price list motor2 yang ada di PRJ dunk…khususnya motor2 yang limited edition atuh kang…hehehehe….thanks

24. masTer Samidi O_O - June 11, 2011

Semoga jadi trendsetter ya bro..hehehe…kan rame, punya banyak suara knalpot..
http://ngobrolmotor.wordpress.com/2011/06/11/semoga-gp-silverstone-gak-membosankan-plus-rossi-minta-bantuan-hayden/

25. arie - June 11, 2011

nice info kang :D

26. nhd - June 11, 2011

Saya hanya membayangkan seandainya yang pakai model begitu motor sejuta umat kayak honda dan yamaha, lalu semu membuka tuas free flow, di kemacetan jakarta pula, dijamin dokter THT yang akan laris.
Pertanyaan saya, apakah itu tidak melaggar aturan seprti knalpot free flow after market yang pemakainya bisa ditilang?

27. Rizqibe - June 11, 2011

Kenapa gak dua-duanya dibuka aja ya pas mode power……

28. AditVixyRider - June 11, 2011

alah si akang meni pake “P”..hehe..
iya nih tps eh tvs harus bikin gebrakan2 baru biar dilirik calon konsumen..apalagi yg fiurnya blm ada di motor2 jepang..

nitip kios kang..
http://aditninjamaniac.wordpress.com/2011/06/10/boxy-ganti-stang-lagi-stang-byson/

29. azizyhoree - June 11, 2011

weeehh kalah cepet nulis ini sama kang taufik :shock: yo wis bagus lah :mrgreen:

nitip korban aja mas :lol:

http://azizyhoree.wordpress.com/2011/06/11/korban-test-ride-p220/

30. azizyhoree - June 11, 2011

nyangkut deh :)

31. j4na - June 11, 2011

he he he…. ada klep gahar juga toh…. kayak ade rai dong kegaharannya….
http://dewataspeedblog.wordpress.com/2011/06/11/kok-aneh-ya-versi-at-lebih-murah-dari-manual/

32. Al ikhwan maghribi - June 11, 2011

gak masuk podium…………………..!!!!

33. semi - June 11, 2011

boleh nih diplikasi buat motor lain, btw desain mufflernya kok kayaknya kepanjangan ya, trus kurang nungging biar sejajar ma body belakang

34. satriafu150 - June 11, 2011

siip inovasi-nya

35. Hendi - June 11, 2011

Beli tormax gausah beli knalpot racing….. Gahar kaya suara satria fu,mantab!!!! Nice info kang haji.

36. monde - June 11, 2011

saya kok gak yakin ya.. biasanya kalau ganti knalpot standar ke free flow kan karus nyetel karbu juga? apa saya yg salah? monggo mas aziz di komentari yg kharismanya pake knalpot free flow

37. idog - June 11, 2011

Mantap… Alternatif buat speed freak, yg msh punya nurani untuk menghargai telinga orang lain…. :grin:

38. hanry - June 11, 2011

posisi tuas pengerak klep, sepertinya rentan macet kalau hujan/melibas banjir

39. dave - June 11, 2011

wah,, kalo yang gahar di sinyalir bakal lebih ga ramah lingkungan tuh ya mas?
btw niad jg sampe moto yang di kolong tuh tuas penggerak nya.. ebat2,,

40. arc - June 11, 2011

Hmm.. Kabel tuasnya mesti lbh kuat drpd kabel kopling itu.. Naiz opsyen.. Kalo klepnya dicopot mgk jadi suara kombo.. Wkwkwkw…

41. Yono - June 11, 2011

Klo ada yg bs bikin knalpot bersuara moge 4 cylinder utk motor bebek & sport single cylinder, kalian berani bayar berapa?

42. penggemar ninja - June 11, 2011

copot aja klepnya jadi gas buangnya bisa buat 2nya..:)

lebih joss lagi..hehehe

43. FZ-150 - June 11, 2011

menurut mas taufik kalau tormax sudah mengaktifkan klep gahar lalu di head to head dengan fu-150 dan mx-135 manualclutch diantara 3 ini siapa yang paling kencang diajak lari

44. victor - June 11, 2011

ini teknologi nyopot dari moge.

moge-moge dari dulu ada valve di pipa tengah knalpotnya yang hanya terbuka di rpm tinggi. tujuannya biar tenaga merata dari rpm bawah. bedanya di moge diatur secara elektronik berdasarkan rpm

malah sering di lepas aja tuh valve kalo di sirkuit. cuma kalo harian langsung nge-drop tenaganya di rpm bawah

45. Bonsai Biker - June 11, 2011

naksir rondonya

46. Bonsai Biker - June 11, 2011
47. wong ndeso - June 11, 2011

nanti ada lagi knalpot dual mode, mode harian dan mode kampanye parpol…
wkkk

48. hariyantoari - June 11, 2011

Kalau sudah rondo paling ditawar 5 ribu. TVS neo ku masih bagus cuma ditawar 4 ribu.Mending dipakai sendiri sampai ancur. Tapi nggak ancur ancur. Kualitas bagus bro.

49. abeng why ©2011 - June 11, 2011

komenku ra tau mlebu

50. yudibatang - June 11, 2011
51. Riky - June 11, 2011

Bagus juga ya mekanisme kerjanya…

52. Dradjat_Djati - June 11, 2011

lho pantesan sepi, yg dibahas bukan Honda-yamaha sih…

53. smashrider - June 11, 2011

Ngabsen :D

54. 23 - June 11, 2011

misii, mau tanya
kalo muffler freeflow nya dibuka power yang 13,… bisa jadi 14,…??

mohon dijawab

55. Cicakmerah - June 11, 2011
56. agoey - June 11, 2011
57. andre - June 11, 2011

misi gan mau tanya nih kalo di prj ada yg jual knalpot r9 atau cld ga ya?

58. Luthfi Aziz - June 11, 2011

wah.. ada di jual ngak tu ya knalpot….

59. mercon - June 11, 2011

bang opik, masih pertanyaan yang kemaren2,, gimana cara kerja indikator peringatan pemakaian helem,,

60. Taufik - June 11, 2011

@59. mercon
sebenarnya itu bukan indikator yang negur kalo ngak pake helm . . . cuma peringatan doang . . . mau kita dah pake helm atau belom . .. indikatornya pasti keluar mas . .. cuma pengingat saja, cmiiw

61. Ilham - June 11, 2011

nti jangan2 kayak sistem tvs RockZ yang ada tuas pengunci standar tengahnya, baru sebentar kena kotoran dikit uda susah berfungsi lagi. jadi males ngurusinnya terus juga…. :P

62. Smash Merah - June 11, 2011

40. mercon :

Analisa ane begini bro: Begitu konci kontak di “ON”, –> starter diteken –> mesin nyala.. maka di panel spidometernya yg full digital itu ada ikon helm yg kelap-kelip diiringi bunyi buzzer niitt..niitt..niitt.. matiinnya pake tombol khusus yg ada didaerah dashboard, tombol itu buat konfirmasi helm dah dipakai, jadi kalo tombol diteken maka ikon helm dan bunyinya akan berhenti berkedip. jadi fungsinya cuman ngingetin rider doang, bukan ngedetek helm dikepala rider.. cmiw.. :D

63. avatarx - June 11, 2011
64. Smash Merah - June 11, 2011

Buahaha.. kalah cepet sama bang haji, untungnya isinya ga jauh beda.. :)

65. pendekar cbr - June 11, 2011

woooooooooooo ngono to mas,,,

66. giant - June 11, 2011

posisi kendali klep yg berada dibawah kaya rem sepeda gitu apa gak rawan kotor dan macet? apa sdh dipikirkan too

67. Ganzimaru - June 12, 2011

yg gag biasa maunya nge-choke mlah gnti suara snalpot.
haha.,. smoga gag kjadian..

nitip ye
Serunya HOCS seri ke-2 !
http://ganzimaru.blogspot.com/2011/06/cuci-mata-di-hocs-keren-sangaatt.html

68. JuLiUz - June 12, 2011

bro.. mau tanya sedikit donk.. kenapa harus di buat dua kaya gitu.. kenapa ga mengaplikasikan yang “gahar” aja.. apakah klo pake yang “harian” bensin lebih irit ato gimana? tankz bro..

69. Kupas Teknologi Mesin TVS Tormax 150 « TMCBlog – Motorcycle News - June 28, 2011

[...] yang pernah tmcblog kupas secara tuntas, TVS Tormax dibekali dengan sistem dual tune yang pengoperasiannya secara mekanis melalui sebuah tuas di bawah tuas choke pada setang kiri. [...]

70. kurniawan - August 14, 2011

berarti bisa ngakalin tilangan nieh..kalo pas di suruh brenti suaranya masih gahar alias gedhe..,,pas mau diminta surat bisa dikecilin suaranya…hahahahhaha mantap

71. TVS Tormax dapat penghargaan Best Construction . . . Cukup Logis !! « TMCBlog – Motorcycle News - November 18, 2011

[...] Belom lagi kalo ngomongin Dual Tune Muffler, walaupun sederhana . . . Konsep Original ini cukup menarik perhatian . . . Pada Mode sport Muffler Tormax udah layaknya sebuah Muffler Free Flow yang suaranya masih ‘sopan’ . . . mantabbb dan patut diberi apresiasi tentunya . . . untuk cara kerja Dual tune silahkan mas bro simak di artikel ini [...]



%d bloggers like this: