About these ads
jump to navigation

Benturan Persepsi di kasus Revo AT . . . Sebuah Opini Pribadi Juni 17, 2011

Posted by Taufik in Blogging activity, Honda, manajemen, Marketing, yamaha.
Tags: , , , ,
trackback

Bro sekalian, Jika Kita melihat data statistik bebek . . . Revo AT mungkin merupakan varian bergenre ‘Revo” yang paling nggak bagus sharenya. KiraKira kenapa ya . ..  apa karena Bandrolnya yang ketinggian .. .  atau karena faktor lain?

Nah kali ini tmcblog mencoba beropini menguak sudut pandang lain dari Revo AT di peta market Roda dua Khususnya Segmen bebek . . . Bro sekalian Monggo baca tulisan opini tmcblog mengenai kenapa Xeon Nggak pake embel embel Mio, padahal kita tahu di thailand Xeon itu tetap menggunakan nama Mio, kalo nggak salah Mio 125. Disana Tmcblog beropini bahwa Brand Mio itu sudah kadung masuk mindset konsumen sebagai Skutik mungil-murah . ..  sedangkan Sosok Xeon tubuhnya besar dengan bandrol yang cukup jauh dari level entry level yakni 15 Jutaan

naaaah misalnya itu Xeon dinamakan Mio Xeon oleh YMKI. Mindset persepsi mungil-dan terjagkau yang terlanjur konsumen tempel terhadap Mio  akan tergadaikan dan tercederai . . . Oleh Karena itu sepertnya  YMKI yang saat itu tidak latah ikut ikutan Thailand menggunakan Brand Mio di Xeon . . . Naaaah masuk ke kasus revo at sekarang . . . Kira kira udah ada yang tahu benang merah yang mau tmcblog sampaikan ? belom? ok mari kita sedikit Jabarkan . . . . Merk, atau brand bukanlah yang berada dan tercetak dalam kemasan produk, merk atau dengan kata lain brand bukanlah barang itu sendiri. Merk/brand itu berada dalam persepsi konsumen

:roll: Perjalanan Revo AT di 2011, sumber EdoRusyanto

Seperti Juga Mio . . . nama ‘Revo’ itu sudah nempel di mindset konsumen sebagai sosok bebek entry level yang terjangkau . ..  Oleh karena itu Dengan brojolnya Revo Fit dimana revo menjadi semakin terjangkau .. .  maka Mindset Konsume terhadap motor honda Yang terjangkau semakin Kuat bonding nya . . . makin nempeeeeelll . ..  Lha Ketika Revo AT brojol dengan embel embel bandrol diatas 15 Jeti, maka Mindset nama Besar revo Yang selalu masuk ke Presepsi Motor terjangkau seperti sedikit tergadaikan atau kasarnya malah sedikit Tercederai . . . Nahhh inilah yang tmcblog maksut sebagai benturan Persepsi di Kasus Revo AT yang membuat motor ini belum dapat bangkin  menuju angka 0,4 % dari segmen bebek  di 2011 iini . . . sekali Lagi ini merupakan Opini Pribadi . ..  Monggo ditanggapi, dan semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

About these ads

Komentar»

1. Maskur - Juni 17, 2011

ji ro lu

2. JuLiUz - Juni 17, 2011

PERTAMAXXX

3. JuLiUz - Juni 17, 2011

wah.. keduaxx deh jadinya.. nyimak deh bro.. :D

4. Maskur - Juni 17, 2011

pertamax

5. srigala - Juni 17, 2011

semakin membingungkan

6. anggiwirza - Juni 17, 2011

pemakaian nama revo kan identik dengan motor “murah”

nah kalo keluar matic dengan bungkusan bebek, dan di kasih cover revo pasti kesan ekslusifitasnya hilang bro,,,

mangkanya jarang liat revo at di jalan. dan mudah-mudahan kemasan bebek metic bisa di eksklusifkan lagi

7. JuLiUz - Juni 17, 2011

wah.. jadi menurut bro gimana? perlu ganti nama sebagai “brand” image yang baru atau menurunkan harga?

8. montormiber - Juni 17, 2011

Sepertinya dunia motor indonesia kedepan masih didominasi matic/skutik ya……

9. vyzex - Juni 17, 2011

iya sih
tapi bentuknya mirip banget sama revo….sepintas malah sama aja..

jadi apa dong namanya?

revo deluxe plus plus?

malah kayak salon..
hahahaha

10. ardiantoyugo - Juni 17, 2011

numpang lewat om…….

11. yb - Juni 17, 2011
12. ariefkamaludin - Juni 17, 2011

Mantabs….sungguh bukan perkara mudah tentukan sikap u merk….terlalu banyak varian mmg bawa konsekwensi share…namun bukan berarti juga mindset merk….lihat saja ymki brojolin spesies yang sama….sharenya bagaimana….
Ini soal kultur pakai ‘bebek matik’ dan ‘matik bebek’ yang belum ajeg mindsetnya…perlu waktu…wallahu’alAm

13. ariefkamaludin - Juni 17, 2011

Mantabs….sungguh bukan perkara mudah tentukan sikap u merk….terlalu banyak varian mmg bawa konsekwensi share…namun bukan berarti juga mindset merk….lihat saja ymki brojolin spesies yang sama….sharenya bagaimana….

14. as2tie - Juni 17, 2011

turunkan harga!!!!!

15. arc - Juni 17, 2011

nama baru aja “Cubic” CUb matIC… wkwkwkkw.. ya mungkin masih aneh di mata masyarakat, posisi berkendara gaya bebek dirasa kurang enjoy dibanding matic2 yg umumnya…

16. PIESformer - Juni 17, 2011

makin byk bebeker yg beralih motor batangan kang haji….hehehe

17. Oom Soer - Juni 17, 2011

Harga dan model gak sinkron kali mas.masak harganya hampir sama engan supra x

18. arihariyanto - Juni 17, 2011

Sesama Revo dilarang saling meMAHALi

19. ken arok - Juni 17, 2011

hahaha…. Honda revo kok mahal….padahal beda sama revo bebek bergigi

20. Kebo anabrang - Juni 17, 2011

11 lumayan

21. Mind Genesis - Juni 17, 2011

Great Artikel Kang Taufik,
Ijin Komen Kang Taufik, menurut Gue sih jangan lihat dari sudut pandang product REVO AT itu sendiri, bagaimana kalau dibalik sudut pandangnya kepada BRAND REVO secara general?

Cerita masa lalu ketika beberapa orang yang tak melek produk dan teknologi ngotot HSX125 itu dah injeksi, padahal yang injeksi cuma HSX PGM-FI.

Kadang kalah untuk Menang.

Kadang rugi untuk Untung.

Kadang >>>>> untuk >>>>>>

he he he

sekalian nitip link artikel baru… http://mygoldmachine.wordpress.com/2011/06/17/605/
judulnya “Minum obat batuk terus terusan bisa TEWAS!!!” he he he…

salam Uhuuuuuuuuuuuuuuuy!!! buat Kang Taufik terCinta.

22. Ribut Santoso - Juni 17, 2011

Bentuk kan sama ya wajar pake nama sama

23. Kebo anabrang - Juni 17, 2011

Seng jelas hrus gnti kostum

24. IPY - Juni 17, 2011

orang awam masih bingung dgn panamaan yg mirip2…Revo AT, Abs Revo, Revo versi lama…kalau yg tau dunia otomotif roda 2 mungkin ngerti / tau bedanya namun bagi orang yg kurang mengerti seperti ada yg ngga di kenal…pernah kejadian di salah 1 dealer honda saat service vartech CBS..ada calon konsumen bingung…revo apalagi ini…sepertinya memang betic kurang sosialisasi…

25. arihariyanto - Juni 17, 2011

Matik identik dengan skuter.

26. Awan - Juni 17, 2011

Dibeleh wae…

27. astro - Juni 17, 2011

mungkin karna masyarakat aga susah menerima hal yg baru maka ahm mencoba menamai produk baru yg bener² baru dgn sisi value dan fungsionalitasnya yg beda namun diberi label yg orang awam dah tau jadi memudahkan promosi karna ga harus jelaskan dari awal, gampangnya ni bebek biasa seperti revo yg dah biasa tapi bermesin matik.
tapi cara ini ada baik dan buruknya ya kaya pisau bermata dua

28. ridertua - Juni 17, 2011

Revo-kulkas-In….

29. anggiwirza - Juni 17, 2011

@julius ada baiknya di-diferensiasikan aja bebek meticnya honda. pabrikan sebelah aja bebek metiknya di bikin 1 jenis sendiri gak pake embel-embel motor yang sudah laku duluan.. :)

kasian lah yang beli revo AT, pas di jalan gara-gara orang gak tau, di cap motor “murah” padahal mah harganya jauh gak kayak revo yang versi murah :mrgreen:

30. hi hi hi - Juni 17, 2011

Injeksinya di pasang di revo cw harga 13jt pas. Asik deh.

31. absoluterevo - Juni 17, 2011

Ganti aja namannya cute atau revo cute :D

32. umarabuihsan - Juni 17, 2011

br ngeh jg, selain memang masyarakat masih ragu pake betik, apalagi injeksi

33. mondetea - Juni 17, 2011

lha wong bentuknya sama namanya sama kok harganya jauh berbeda (ini komentar saya ketika baru brojol pak lek)

hmm.. tampilan webnya berubah lagi

34. *pembaca - Juni 17, 2011

lain pabrikan lain strategi…..
H pengin menanamkan kekonsumen `ini loh,revo versi matic`
tapi pabrikan kurang jeli distrategi harga…
*halahkomenapaan :mrgreen:

35. Tepat - Juni 17, 2011

Itulah bedanya, YMKI selalu berpikir matang dahulu sebelum ngeluarin produk, bahkan hanya utk sekedar nama.
Klo yg sebelah yg penting brojol :)
Hasilnya bs ditebak kan, kualitas berbanding lurus dgn lamanya riset loh.

36. cak poer - Juni 17, 2011

Seandainya dulu design body si RevoAT ini berbeda dgn Revo2 pahe lainnya misal dgn model seelegan PCX, maka pantaslah pakai nama lain, lha ini designnya segaris dgn Revo2 Pahe maka itulah AH* masih pake embel2 Revo, CMIIW :D

37. Deede - Juni 17, 2011

sejak awal, Revo AT brojol udah ditujukan sebagai produk segmented. jadi gak usah bingung kalau sharenya cuman segitu….. sepertinya faktor Branding gak terlalu signifikant berpengaruh. Buktinya Lexam dengan merk dan desain khusus juga nasibnya mirip2….. :) trus bagaimana memperbaiki kondisi yg ada?
langkah yang paling mudah bisa dicoba…. turunkan harga, promosi yang lebih gencar… atau keluarkan versi karbu dengan harga terjangkau…. saya yakin akan terjadi kenaikan….. (minimal saya juga pengen nyoba beli…he..he.)

kalau merubah Brand dan ganti Desain kan ongkosnya lebih gede….

38. saodah - Juni 17, 2011

haha yamaha emg bagus kasih nama :D , yg sebelah ga ada pengalaman jadi gitu xixix

39. Mio'e Abang - Juni 17, 2011

Ane setuju kang.

40. yuwonoyekti - Juni 17, 2011

bodinya aja ganti, mirip lexam, ntar lexamnya dimakan

Gadis SMP Hot
http://vespaalitalia.blogspot.com/2011/06/gadis-smp-hot.html
Aduhai Bodinya Gadis SMA Kelas 1
http://vespaalitalia.blogspot.com/2011/06/aduhai-bodinya-gadis-sma-kelas-1.html

41. Gendix - Juni 17, 2011

Gak sesuai klan revo series

42. wong - Juni 17, 2011

mending buat motor laki matic atau motor laki dgn kopling otomatis, lebih memudahken pengguna skutik/bebek yg mau naik kelas.

43. Smash Merah - Juni 17, 2011

Setuju sama opini bang haji, andai saja revo AT tidak menggunakan embel-embel/nama “revo” tapi memakai nama laen (nama baru dikeluarga unggas Honda), trus bodinya dipermak dikit lagi sehingga makin tegas perbedaannya dgn revo konvensional, trus brain image marketingnya di set bahwa ini bebek baru honda, bebek canggih, bebek praktis dll.. barangkali ceritanya akan laen, walopun dibandrol sedikit lebih mahal dari supra series, tapi dengan berlindung dibalik sayap besar honda mungkin penjualannya bakal sedikit lebih moncer dari sekarang.. :cry:

44. Smash Merah - Juni 17, 2011

Dialog revo fit sama revo AT:

Revo Vit : Kualat ente, kita ini satu keluarga, masih pake nama revo tapi harga selangit, kita ini (revo) rakyat kelas bawah, jgn sok jadi orang elit.. ! :evil:

revo AT: Ho’oh.. ampun..mbah.. :cry:

wkwkwkwkkkk.. :lol:

45. inforodadua - Juni 17, 2011

menurut saya, Revo AT kurang laku di market karena harga yang diusung terlalu tinggi, cenderung jauh untuk filsafah Revo yang merupakan produk yg imagenya notabene adalah produk yang terjangkau.

yuk, numpang iklan blog ya

Makin banyak ATPM launching produk motor baru? Mau tau kenapa? yuk perdalam :
http://inforodadua.wordpress.com/2011/06/16/market-motor-2011-2015-meningkat-drastis-atpm-gencar-gelontorkan-produk-baru/

46. karismanis - Juni 17, 2011

setuju deh. masalahnya design nih motor sama kyk revo series sih.

47. daru vixionr15 - Juni 17, 2011
48. Moyseventeen - evolution - Juni 17, 2011

ckckckck kalau namanya di rubah juga percuma wong desainnya sama 11 12 dengan revo kalau seandainya beda rupa jiahhh ahm gak bisa karena yang di tailan malah nyeleneh ngikutin desain revo so sekalian aja di jadiin revo famili tapi ya harganya itu loh yang musti mikir 1000 x untuk pembeli rupa sama harga beda xixiixi pkoknya yang melek tekhnologi yang suka praktis nih sasarannya coba lexam di beri nama jupiter metik mungkin beda ceritanya dengan lexam sekarang imho loh

yang baru loh

http://moy17.wordpress.com/2011/06/16/next-new-jupiter-mx-facelift/

49. Moyseventeen - evolution - Juni 17, 2011
50. anto81x - Juni 17, 2011
51. Joko - Juni 17, 2011

Masalahnya harga. Lexam saja nasibnya cuma spike krn stok dealer. Coba kalau hargabya murah, pasti laris. Apalagi namanya spesies baru, seharusnya ada harga perkenalan.

52. karis - Juni 17, 2011
53. Rudy - Juni 17, 2011

Bener Mas Taufik, Nama Revo identik sebagai motor murah, padahal dari sisi fitur revo malah diatas Lexam.

54. FuadStuxnet - Juni 17, 2011

mungkin karena mindset konsumen belum terarah ke betik, barang baru plus harganya yang belum merakyat, imho. . . .

55. Dradjat_Djati - Juni 17, 2011

leXam 2 bulan ini langsung nyungsep.
apa bener yg 3 bulan sebelumnya karena spike?

56. Dradjat_Djati - Juni 17, 2011

pertanyaanya knp gak semua dealer majang Revo AT ya?
cuma dealer2 besar aja yg majang Revo AT, PCX sama CBR250R.

ini tentu beda 180 derajat sama lexam yg banyak diobral dipinggir2 jalan.
meski kenyataannya tetep aja susah jualnya.

57. dani pendosa - Juni 17, 2011

mendingan ganti model air blade aja kalo gitu

58. Arif Rakhman - Juni 17, 2011

saya juga mo pake opini pribadi ah. ini cara honda ngetes kondisi pasar n cari tau gimana sih yang kebanyakan biker Indonesia pengen. oh ternyata pengennya yang simpel-simpel aja. makanya Revo Fit hasil sunatan Abs Revo no what-what kan di mata konsumen :mrgreen: Revo AT hanya lahir di saat dan tempat yang salah. seperti kasus Lexam, kebanyakan biker di Indonesia disimpulkan belom demen ama motor laki, terlepas dari daya belinya ya. jadi, Indonesia dan India belom akan bertukar tempat kok :lol:

59. say no to BC - Juni 17, 2011

ulasan yg tepat mantabb..
alasan pertama jelas harga kayakny kang..(sama spt artikel.nama brand,mindset,harga),kedua bentuk sama(kembali lg harga yg beda jauh),ketiga mungkin spesies baru yg butuh pengenalan lama.. Overall revoAT sbnrny lmyn elegant dibanding revo biasa.
Untuk produksinya ni motor seperti tukang recokin doank, bikinnya susah jualanya seret..coz ada bagian line yg kepake bergantian tentunya makan losstime.

60. Black_Viper - Juni 17, 2011

harga segitu mending beli vixion second atau bajaj pulsar series gw mah

61. scnk - Juni 17, 2011
62. PasarKopi™ - Juni 17, 2011

pantatnya kurang sexy

63. stabilo kuning - Juni 17, 2011

kalo gw bilang sih karena performanya yg ngga seperti bebek, walopun ergonominya seperti bebek,
Revo AT itu lemot cuy tarikannya.

64. meitanteiamiterasu - Juni 17, 2011

lebih kepada metik nya mas… Kalo mau metik orang lebih cenderung ke skuter dari pada ke bebek….

http://meitanteiamiterasu.wordpress.com/2011/06/16/belajar-dari-pohon-kehidupan-2/

65. yudisuseno - Juni 17, 2011

TRUEEE

66. dave - Juni 17, 2011

maka nya keluarin cbr 150 aja,, haha..

67. 2strokers - Juni 17, 2011

Lexam jg tidak latah dinamai Jupiter Lexam … :D

Lexam & Revo AT menurut sy dua motor yg gmn ya … over parts
ujung2nya biaya maintenance jd lebih tinggi, apalagi revo AT yg injection.
Apa alasannya? sudah pake V-belt masih juga ditambahi rantai (driven chain) ,
jika servis besar misalnya, ganti v-belt plus ganti rantai & sproket set, Mahal khan?
service rutin injection yg seharusnya memudahkan pemakainya dan minim di bongkar malah biayanya lebih mahal drpd servis karburator,

Disinyalir itu mindset yg berkembang di masyarakat sehingga penjualannya kurang monceerr :D

68. ayume - Juni 17, 2011

padahal desain revo paling bagus itu revo AT loh, revo DX aja menuruty saya masih kalah dari segi desain maupun striping :D

emang harganya mahal sih, tapi dibanding tetangga sebelah yang karbu sih segitu menurut saya harganya wajar. tapi klo dikasih nama lain? lah wong bodynya jelas2 bilang klo itu varian revo hehehe, menurut saya ,mendingan harganya aja yang disesuaikan :)

69. Kakang ali - Juni 17, 2011

IMHO, AHM menggunakan nama dan bahkan body yang bak pinang di belah dua karena AHM dapat berkonsentrasi di bagian mesin dan transmisi saja.
Soal parts lainnya tidak akan memecahkan konsentrasi AHM untuk bersaing dengan YMKI. Taruhlah gagal total, untuk penyediaan after sales servise khususnya sparepart hanya perlu di bagian transimisi aja, parts body sami mawon ama Revo lainnya.

70. say no to BC - Juni 17, 2011

cerita jd juri ny gmn kang?
Oh y..ad yg nyangkut kang.

71. Rollerman - Juni 17, 2011

hmmmm mgkn karena model yg dpake adalah Revo,jd namanya REVO AT kang,biar mudah dkenal.kalo pun modelnya drubah mgkn namanya bukan REVO AT

naahh kalo Xeon,oleh YMKI kan modelnya jaug bgt dr Mio,jdnya namanya mending drubah

72. uDien d'kab 234 - Juni 17, 2011

Opini pribadi sayah :

@Hm memang tidak terlalu fokus ttg si revoAT ini, artinya kehadiran si revoAT hanya bersifat decoy dengan banyak mata anak panah:
1) revoAT hanya untuk mengacaukan konsentrasi kompetitor terutama ymh, terbukti ymh mengeluarkan lexam, pdahal ymh punya PR lain yang belum beres, misalnya mengatasi inden byson, mempertahankan mio, ngurusin sektor bebek, dll

2) untuk tes pasar dengan mendompleng nama revo yang populer, tapi ini boleh dibilang meleset … hehe …

saran:
1) desain revoAT lebih dieksklusifkan …
2) namanya ganti misalnya jadi ReVAT …. atau kalau perlu Revudien … xixixi …

73. dave - Juni 17, 2011

btw masuk akal..

74. Saiful Huda - Juni 17, 2011

Menurut aku sih…., model bebek mulai ditinggalkan…apalagi dikasih matic yang bensinya boros, yah.. tambah males deh…! mending milih matik yang boros tapi praktis atau bebek yang spt itu tapi irit bensinya……………………..!

75. Onthel - Juni 17, 2011

mungkin konsumen msh belum ngelirik betik

76. Tristan - Juni 17, 2011

setuju kenapa ga di buat aja mereknya Honda …………………… dan bukan brand revo. mungkina akan lebih menarik perhatian. saya rasa bukan dari segi harga yang menjadi kendala, toh matic yang lain yang lebih mahal juga bisa memiliki pangsa pasar yang lebih baik, sebagian besar kalangan masyarakat mengetahui bahwasanya model matic itu beda dengan motor bebek seperti vario dll, namun di Revo AT itu kan modelnya masih sama saja dengan motor bebek, mungkin itu juga faktor yang mempengaruhi penjualan Revo AT tak sebagus matic lain.

77. uDien d'kab 234 - Juni 17, 2011

@ mas Onthel
coba kalau mas Onthel yang nyemplak betik
disinyalir bakal banyak yang ngelirik ………. :mrgreen:

78. afan - Juni 17, 2011

ada ngga data:
berapa lakunya revo fit? revo SW? revo CW? revo DX?
jadi jangan digabung semua, bebek revo laku sekian ribu unit

jd sepertinya bukan persoalan brand “revo” tp emang karena harganya. begitu 15juta, ya mending beli HSX125

79. amedia - Juni 17, 2011

menilik kasus ‘nouvo’ rasanya betik lexam & revo at masuk fase yang pernah dialami ‘nouvo’, konsumen masih jengah dengan barang baru tersebut… ketiganya contek penuh produk di luar indo… padahal prilaku pasar terbukti beda, mestinya mencoba mengulang fase awal masuknya mio yang terbukti berhasil mendobrak minat pemakai skutik disini, kali begitu ya? :)

80. Onthel - Juni 17, 2011

@kang udien
ach, sampeyan kok ngelirik2 saia terus seeech?
jadi malu nih
wkwkwkwkw

81. MasBom - Juni 17, 2011

Intinya harus pake nama baru berarti body jg baru.Supra matic kan lumayan.

82. mario - Juni 17, 2011

kang….taufik apa kabar ??

sksd HEHEHE

83. mario - Juni 17, 2011

Wah baru skali coment da nyangkut wkwkwk

84. Basho - Juni 17, 2011

Simple aja. Kayanya ngga laku gara2 masalah headlamp…..
Hadduuuuu…..tahun 2011 masih ada ya bebek yang lampu seinnya masih nempel ama headlamp (khusus headlamp yg posisinya di setang). Kalo buat Abs. Revo yang entry level sih mungkin ngga masalah. Tapi ini kan Revo AT yg harganya mahal! Entah apa yg ada di pikiran AHM…..

85. hampura - Juni 17, 2011

Selain itu menurut ane … honda kali ini salah menjabarkan riset customer behaviornya …yaitu yang namanya matik dibenak konsumen ya skutik yakni skuter (matic) ya bentuknya harus skuter. apalagi mahal…bebek pula …ya nggak la yau … peace ah …

86. uDien d'kab 234 - Juni 17, 2011

@ mas Onthel
mas Onthel ganteng sih, kata emak sampeyan … wkwkwkwk …

87. Mercon C FireBlade Rider Stabilizer Nasi Kotak - Juni 17, 2011

harusnya namanya ganti jadi Supra Techno AT :mrgreen:

88. Hubungan Safety Riding dan Cornering di jalan umum – Sebuah opini pribadi - Juni 17, 2011

[...] jalan umum – Sebuah opini pribadi Kog judulnya agak mirip sama coret2an kang Taufik jurangan warung ijo?? Yowes lah, wong ini sama2 pendapat dari otak masing2, jadi namanya emang opini [...]

89. predik - Juni 17, 2011

72. uDien d’kab 234

kali ini Eike setuju dengan Yei
yup…..nomor 1 betul sekali……

90. gogo - Juni 17, 2011

mantab… masih blm mengena dimsyrakt..

91. JAFFAR_LEGEND OF THE CRAZY HORSE - Juni 17, 2011

hehehehehehehe gimana mau laku,wong arahnya aja ngga jelas.ibarat manusia ituh betik adalah wari*.sasarannya ngga pasti mau yang suka skutik apa bebek,dah gitu harganya juga di atas rata2 motor cub atau skutik.ya pasti ngga laku laaaach :!:

92. Felix - Juni 17, 2011

Klo Revo AT fiturnya selengkap & secanggih Lexam pasti laku.

93. Felix - Juni 17, 2011

Or ganti emblem garpu tala aja :)

94. joni - Juni 17, 2011

Kalo ane pribadi berpendapat, Revo AT hanya mwmbutuhkan waktu untuk memperoleh positioningnya di benak konsumen. Slow gan. Ntar grafik penjualannya naik koq. Ya, seperti yang ane bilang tadi, ini hanya masalah waktu.

95. ipanase - Juni 17, 2011

tak kenal maka tak sayang,,……..

96. bikers - Juni 17, 2011

bukan masalah namanya masbro, yg utama masalah harga…. lexam aja juga gak laku kok… hehehe….

97. pendekar cbr - Juni 17, 2011

jane namanya yang lebih keren og ….pasti larisssssssssssss

98. max - Juni 17, 2011

Setuju!!!
Nama revo itu identik dengan motor murah.
Lah yang ini motornya bagus, harganya juga ga kemahalan (cm 15jt, bandingin aja dengan Lexam) tapi…..namanya Revo, yaaaa jd ilfil deh sama nih motor. Masa’ motor mahal&berteknologi tinggi tp namanya =motor ojek ha3. Coba pake nama lain, pasti byk yg tertarik.

99. Cicakmerah - Juni 17, 2011

lagian klo dijalanan.. ga gitu keliatan ni revo AT… sangkin miripnya..
males jg, udah beli mahal2.. ee ga ada bedanya dijalanan :)

100. Basho - Juni 17, 2011

Ya semuanya lagi2 gara2 headlamp.
Sebenernya bentuk tebeng depan, body samping and belakang antara Revo AT dengan Abs. Revo itu beda. Yang sama itu cuma headlamp nya doang. Tapi justru gara2 headlamp ini, jadinya seakan2 mirip ama Abs. Revo. Seandainya headlampnya mirip Supra X, pasti orang juga bilang Revo AT keseluruhannya mirip Supra X. Dan orang pasti lebih nerima. Inget loh, kesan pertama tampilan sebuah motor bebek itu diliat pertama kali dari headlamp nya

101. dhadyan - Juni 17, 2011

Coba klo revot ini diganti nama dan tampilan baru jangan mengikuti brand yg udh ada pasti akan laen ceritanya dikarenakan si revot ini adalah spesies baru jd harus menampilkan sesuatu yg baru pula seperti CS1 yg berbeda dgn sodara2nya yg laen

102. oot - Juni 17, 2011

kayaknya revo at harus didowngrade pake karbu dan harganya dibikin 11-12 sama revo deluxe, jadi masih termasuk keluarga revo yg terkenal harganya terjangkau, cuma beda transmisinya doang. jangan kayak tetangga yg pake teknologi jadul tp overprice

103. semi - Juni 17, 2011

kayaknya revo at harus didowngrade pake karbu dan harganya dibikin 11-12 sama revo deluxe, jadi masih termasuk keluarga revo yg terkenal harganya terjangkau, cuma beda transmisinya doang. jangan kayak tetangga yg pake teknologi jadul tp overprice

104. dhadyan - Juni 17, 2011

Atu lg nieh.. Coba klo CBR ngbrojolin CBR125 dengan harga sekelas Suprax pasti akan laku keras karena kembali ke mindset td bahwa cbr motor berkelas mengeluarkan motor yg relatif terjangkau.. Jd maksudnya konsumen akan mendapatkan motor dengan brand ternama tp dengan harga yg lebih terjangkau bukan malah sebaliknya..
Hanya opini pribadi heheh..

105. dhadyan - Juni 17, 2011

Atu lg nieh.. Coba klo CBR ngbrojolin CBR125 dengan harga sekelas Suprax pasti akan laku keras karena kembali ke mindset td bahwa cbr motor berkelas mengeluarkan motor yg relatif terjangkau.. Jd maksudnya konsumen akan mendapatkan motor dengan brand ternama tp dengan harga yg lebih terjangkau bukan malah sebaliknya..
Hanya opini orang awam heheh..

106. uDien d'kab 234 - Juni 18, 2011

kagok aing mah
100 tah

107. Konsekuensi Merilis Brand baru dan mematikan Brand lama « TMCBlog – Motorcycle News - Juni 18, 2011

[...] sekalian, jika kemarin kita telah membahas studi kasus tentang benturan persepsi dalam penentuan Brand, maka kali ini kita akan membahas tentang konsekuensi merilis brand baru yang diikuti dengan [...]

108. saodah - Juni 18, 2011

naon eta?salah oge kwkwk

109. Gebleg - Juni 18, 2011

teknologi hitech dipadu dengan design katro dengan benderol mahal. mana mungkin laris, mindset konsumen honda sekarang bukan seperti 10 tahun yg lalu.

110. PacyPacy - Juni 18, 2011

Honda tuh emang ada ada aja kreatifitasnya.. hebat banget.. body nya macam motor bebek.. tapi ternyata itu motor matic.. srius,, bikin orang bertannya tannya.. sebenarnya Revo AT tuh motor bebek atau motor matic sih.? cukup membuat bingung.. hiksss..

tapi iya mungkin itulah keunikan Honda.. gk ada yang bisa menandingi kreatifitas nya.. MANCAYPPP..

Honda Honda Honda… yeesss.. :)

111. PacyPacy - Juni 18, 2011

MANTAP banget..
mana ada yang menyangka sebelum nya.. ada motor berbody bebek,, tapi ternyata motor matic..
awalnya pun saya tak menyangka Honda mengeluarkan produk baru seperti ini..
namun inilah hasilnya.. motor Honda Revo AT.. yang di dalamnya banyak terciptanya inovasi” baru.. hikss.. hikss.. Honda sumpah.. keren banget.. :)

112. realita - Juni 18, 2011

jgn pakai nama revo, promonya diperbaiki… tonjolkan ukuran ban dan matiknya… krn ga suka SKUtik krn ukuran ban kecil, tp sy suka MAtik krn ga cape oper gigi… oh iya harganya jgn mahal2… hehehe..

113. andi CBS white andromeda - Juni 18, 2011

menurut sya, kalo motor yg sekarang “Revo At” diganti nama /merk lain jadi tambah gak laku bro Taufik, karena appearance nya tetap aja mirip revo. Nama baru harus diikuti wujud baru

114. Reva - Juni 18, 2011

Ya gitu nasib motor overprice, gak laku.

115. kangmase - Juni 18, 2011

Revo kan emang motor kelas bawah, kenapa juga dijual mahall, ya tho?

116. arganz - Juni 18, 2011
117. andry - Juni 18, 2011

minat masyarat thdp motor yg harganya over tdk akan mendapat tempat…
kalah jauh dgn matik baru dr honda yg namanya “SPACY” murah meriah irit dan lumayan terasa accelerasinya… bayangin aj di seper-empat event PRJ sudah menyentuh angka 400an,,, mantab..

sepertinya revo AT hrs ganti judul hehehe…

118. jonas - Juni 19, 2011

Revo yg 13 jutaan aja gak laku ini nekat bikin revo 15 jutaan. Ane setuju dg bro taufik, revo identik dg motor murah. Seandainya pakai nama supra x/at dg body spx125 mungkin hasilnya beda.

119. bin Assant - Juni 19, 2011

yang mindset dengan revo lama, ngliat revo AT: wah mahal, tapi model kok sama aja, apa bedanya.. (sambil liat2 brosur).. atau nanya SPG.

yang belum punya revo, tertarik dengan teknologi matik tapi model tetap cub (biar ada kesan sport kayak bebek): wah kenapa namanya revo, bukannya ini motor murah.. gak jadi ah (sambil mikir scoter)

hahaha

120. ekorharimau - Juni 19, 2011

sori brader2 rada oot dikit nihh.. baru aja baca ni artikel

http://www.dapurpacu.com/honda-revo-2011-paling-irit-81482-kmliter-di-tangerang/
mantep yak

121. aina - Juni 20, 2011

mo namanya apapun klo udah disukai pasti banyak yg beli,…tnggal gmna konsumenya aja suka yg mana n cara marketingnya aja yg harus lebih di perbaiki lg untuk menjual revo at ini…revo at kan bodinya mirip ma revo bebek pastaslah di kasinma revo jga.

122. killbill1 - Juni 20, 2011

senada dan seirama,Kang Ofik. coba kilas balik komentar no.37 (IMHO) di posting ini: http://tmcblog.com/2010/10/11/honda-revo-at-mau-dibawa-kemana/

123. FuadStuxnet - Juni 21, 2011

biar dikata gimana, tau taunya yamaha termakan juga dgn jbakan Honda yang satu ini pake acara buat betik jga lgi,,, plagiat ah :P

124. Bambang Hermanto - Maret 14, 2012

Agaknya emang tepat, bandrol ketinggian penyebab Revo AT agar kurang di pasaran, Saya punya masalah dengan revo at, pernah putus f belt, merembet ke piskom (kata mekanik Ahhass) ketika mau diganti spare partnya nga ada persediaan. ini juga masalah. Kira-kira dimana saya dapat memperoleh spare part tersebut? Masa ke Yamaha ….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 16.503 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: