Bro sekalian, Gelaran sebulan penuh PRJ 2011 yang dilaksanakan di Jakarta International Expo kemarin telah selesai lebih dari sepekan yang lalu . . .  Khususnya sektor roda dua Gimana Hasil marketingnya nya? Mayoritas ATPM Meleset Target Penjualannya

Menguti data dari Republika, AHM sebagai ATPM Honda yang mematok target 9.000 unit (awalnya 10.00 Unit, kayaknya diturunin-red) di PRJ 2011 hanya dapat mencetak transaksi 7.500 Unit. YMKI sebagai ATPM Yamaha Yang mematok target 5.000 Unit, Hanya memperoleh pencapaian transaksi 4.500 unit. BAI sebagai ATPM bajaj yang mematok Target 1.500 Unit hanya mencatat transaksi 1.200 Unit . . . suzuki, Kawasaki dan TVS belom ada data.

tahun 2010 yang lalu bagaimana? AHM mencatat angka 8.500 unit . . . berarti tahun ini turun 11,7 %. Dari 9.000 Unit Motor Honda Yang laku, 5.550 Unit adalah skutik, 1.350 unit adalah tipe bebek dan 600 unit adalah Sport. YMKI mencatat 4200 unit . . . Berarti Tahun ini naik 7,1 %. dari 4500 unit yang laku sekitar 2250 Unit (50%) diantaranya adalah Skutik, 1.350 Unit (30%) merupakan tipe bebek dan 900 Unit (20%) diantaranya adalah tipe Sport. BAI tahun ini turun 2% dibandingkan tahun lalu. Dari 1200 yang terjual 600 Unit (50%) merupakan tipe Pulsar 135 LS, 360 unit (30%) tipe Pulsar 220 dan 240 Unit (20%) tipe Pulsar 180.

Yang paling fenomenal di gelaran PRJ tahun ini sudah pasti adalah . . . Piaggio bro . . . seperti yang telah tmcblog beritakan, daftar list transaksi inden mencapai 1319 unit yang terdiri dari  Zip tercatat 217 Unit (16,45%) , Liberty 84 unit (6,3%) , LX 125 216 Unit (16,37%) , dan Vespa LX150 802 unit (60,8%)

Kira Kira kenapa ya? ada opini yang menyebutkan Karena kenaikan Tiket sebesar 20 persen dan karena berbarengan dengan Tahun Ajaran baru. Namun sepertinya hal ini hanya alasan belaka . . . kenapa begitu . . . Logikanya adalah . . .pengunjung PRJ 2011 lebih banyak dari PRJ 2010 bro. Tahun lalu itu 3,5 Juta pengunjung . . . nah tahun ini di 1 hari sebelum terakhir sudah mencapai 3,5 Juta . . . so alasan pertama mentah ya . . . dan Gelaran PRJ dari tahun ke tahun selalu berbarengan dengan tahun ajaran baru . . . so menurut tmcblog, alasan tersebut perlu dikaji lebih dalam lagi . ..  😀 gimana pendapat bro sekalian, silahkan dikomentari, semoga Berguna

taufik of BuitenZorg

107 COMMENTS

  1. konsentrasi konsumen mulai bergerak maju.. jadi gak cuman fokus ke merk itu2 saja… kemungkinan besar ( karena ndak pnya data pasti ) lari ke matik piagio… di samping sangat2 branded juga… produk yang ditawarkan juga oke punya.. bisa juga membuktikan kalo konsumen indonesia itu.. lebih cenderung ke model yang tampil beda.. ndak sama dengan lainnya.

    Guest
  2. alasannya…. bagi orang bodetabek yang beli di PRJ dipersulit, bro….. kebanyakan yang buka disana adalah mai dealer utk wilayah jakarta… udah gitu minim diskon dan kena penalti pelanggaran wilayah.. so, bagi orang bodetabek lebih baik beli di ATPM dekat rumah saja!!!!

    Guest
  3. bonus ama potongan harganya kurang nampol kalee masss…??!!!

    soalse, beberapa kali ane pernah ke PRJ en nanya soal bonus ama potongan harga.. HASILNYA gak beda ama fasiltas yang dikasih dealer diluar PRJ..

    jadi so wat geto loch..tuch pabrikan ikut pameran di PRJ.. tapi konsumen “TIDAK DAPAT LEBIH”..?? nyape-nyapein aja…!!!

    Guest
  4. duit konsumennya abis buat beli kerak telor … kekekekekk …
    cicilan motor tahun lalu belum lunas … hahahaha …
    konsumennya pada nunggu R15 or New Tiger … xixixixi …

    Guest
  5. @13. motor taiwan mania , 15. lambokz
    logis juga mas bro

    @18. Vespa Ijo Rider
    bayar poulak masuknya ya bro?

    @20. Aldina
    sama makan di warung yang seporsi 750 rebong ya bro xixiixixxi :mrgreen: Plus parkir di luar yang kena 50 rebong 😀

    Administrator
  6. minimal 45 milyar udah didapet dari tiket masuk,
    dan seratusan milyar lebih dari booth yg disewa.

    Guest
  7. secara umum, gak cuman yg jualan kendaraan, rata2 mengeluh dengan sedikitnya transaksi penjualan…
    saya juga ikut prj sebagai pedagang, dan memang penjualan tidak sebanyak tahun lalu… walopun ada juga yg jualannya meningkat…tapi gak signifikan… 😀

    tiket yg mahal emang bisa jadi alasan… jadi duit pengunjung dah abis beli tiket apalagi yg datengnya rombongan… 😀
    jadi pengunjung lebih ke jalan2 dan jajan…. 😀

    Guest
  8. yg pasti karena berbarengan dgn tahun ajaran baru, harga gas mau naik, mau lebaran pula, jadi tahan dulu beli motor

    Guest
  9. mayoritas pembeli menahan dana untuk kendaraan Kang. Bisa jadi dana segar ditahan untuk keperluan lebaran. Akhir Juli kan dah puasa. Mungkin ini bisa jadi salah satu faktor.

    Guest
  10. iyah,, musti bawa makanan sendiri tuh mas,,
    di dalem prj mahal,, orang pikir di luar mungkin murah,,
    ternyata lebih ga masuk akal lagi harga nya.. –”
    ya apalagi saia orang bogor,, ckck..
    kemaren kalo ga inden cbr 150,, cm ga ada ktp jkt,,
    kalo depok tangerang bekasi mah bisa,,
    sedih amad jadi orang bogor ya? 🙁 diskriminasi,,
    padahal kan bilang nya jabodetabek,,
    kalo bole pake ktp bogor,, unit sport honda nya +1 tuh..
    hehe,,

    Guest
  11. Menurut pendapat ane,

    1. Faktor pengunjung, apakah pengunjung sebagian besar dari jakarta? saya rasa tidak, lalu apakah orang dari daerah jauh2 ke PRJ hanya untuk membeli motor? saya rasa juga tidak.

    2. Faktor sosial, Bagi masyarakat Jakarta mungkin event sekelas PRJ sudah bosan kali ya kang, kalaupun masih ada yang tertarik biasanya mereka juga datang untuk membeli pernak pernik atau sekedar melihat acara2 yg di gelar di event PRJ

    3. yang paling penting mungkin dari sisi ATPM sendiri line up fenomenal produk mereka yg terbaru mungkin minim jika dibanding taun lalu, honda ada scoopy, dll kecuali piaggio CMIIW

    4. Daripada beli motor di PRJ, jauh2.. ATPM depan rumah jg ada kang… tanpa perlu panas2 tanpa perlu desek2an, masuk gratis pula hehehe

    Guest
  12. tahun ini kagak pergi, tahun lalu sich parkiran luar masih di jaga oleh FBR, ngak tau yg tahun ini di jaga oleh siapa, tahun lalu sich ngak ada pungli macem2 gito, harga makannannya relatif masih reasonable, taon lalu ‘Pulpy Ora***” 3 btl 10rb, kerak telor 10rb’, taon ini rada males pergi setelah baca testimoni yang rada serem ttg pungli2 yg malak gila2an gito.

    Guest
  13. karena biaya sekolah tiap tahun naik 20%. Liat aja masuk tk aj ampe 3 jt aplgi smu dan kuliah?? Wajar kl prj turun 10% naik 20%. Liat aja masuk tk aj ampe 3 jt aplgi smu dan kuliah?? Wajar kl prj turun 10%

    Guest
  14. @blade us
    betul itu duit habis buat beli tiket mudik.. ke prj cuma nonton doang eh itupun kena palak di parkiran dan warung makan

    Guest
  15. Nitip jemuran lagi kang haji :

    Kabar Gembira : “Service Motor” Mendapatkan Bonus Melimpah – Khusus di Bulan Ramadhan …
    http://udiendkab.wordpress.com/2011/07/19/kabar-gembira-service-motor-mendapatkan-bonus-melimpah-khusus-di-bulan-ramadhan/

    Para Biker Disinyalir Banyak yang Beralih ke Motor Bapak-Bapak dan Motor Ibu-ibu (IMHO)
    http://udiendkab.wordpress.com/2011/07/20/para-biker-disinyalir-banyak-yang-beralih-ke-motor-bapak-bapak-dan-motor-ibu-ibu-imho/

    Guest
  16. Sepertinya lagi banyak pengeluaran gan untuk kebutuhan sekolah, apalagi sekarang udah mau puasa semua pada mahal….
    Tapi untuk penjualan dari masing2 merk udah termasuk bagus tuh bisa jualan segitu di PRJ….

    Guest
  17. Perilaku motor sekarang semrawut, awas AHO di siang hari, terutama malam kemungkinan ndlosoor. Bisa didownload di tmcblog.com

    Guest
  18. Klo alasan tahun ajaran baru dan jumlah pengunjung memang tidak logis karena setiap tahun PRJ itu udah jelas jadwalnya…jadi yang paling masuk akal ya karena akhir bulan juli ini udah mau puasa dan akhir bulan berikutnya udah lebaran, jadi first thing first….gitu kali ya…

    Guest
  19. karena banyak pengunjung potensial yang membatalkan kunjungannya ke PRJ setelah membaca berita tentang sekali parkir sebesar 50rb dan makan nasi goreng 2 porsi kena 700rb… 😀

    Guest
  20. gara2 ada duo CBR dan masuknya Piaggio, yang mau bli NMP jd milih nabung buat bli CBR, yg biasa bli mio atau beat jd indent piaggio,IMHO

    Guest
  21. 54. gadget12
    Setuju, jadwal PRJ selalu di bulan Juni-Juli (ulang tahun Jakarta) berbarengan dengan tahun ajaran baru.
    Perkiraanku 2-3 tahun kedepan penjualan motor di PRJ akan lebih parah karna eventnya pas di bulan puasa..

    Guest
  22. Menurut saya.
    1. Dealer motor sudah cukup banyak, yang terjadi mungkin adalah: di PRJ konsumen lebih enak dalam mendapatkan informasi dan membandingkan satu sama lain, karena dalam satu lokasi. Efeknya adalah pembelian akhir dilakukan di dealer terdekat.
    2. Mungkin, tidak ada perbedaan yang cukup mencolok antara membeli di PRJ dan dealer terdekat, kalaupun ada hadiah besarnya ditarik saat penutupan PRJ dan pembeli harus hadir, hal ini membuat konsumen berpikir ngapaian ngantri2 lagi toh kemungkinan menangnya belum tentu
    3. Mungkin perlu dilihat lagi data penjualan bulan Agustus nanti, apakah konsumen lebih menunggu waktu di bulan agustus untuk melakukan pembelian mengingat THR dan bonus. Hal ini terkait dengan beberapa produsen yang telah berupaya keras untuk menekan angka indent-nya. Artinya beli barang sudah siap

    Guest
  23. btw ini prj gmn sih kang, masa sampe skrg pengumuman pemenang tiketnya yg dikirim via sms blm ada.. eonya payah, dr tahun ketahun banyak masalah

    Guest
  24. 56. Andra – Juli 20, 2011

    karena banyak pengunjung potensial yang membatalkan kunjungannya ke PRJ setelah membaca berita tentang sekali parkir sebesar 50rb dan makan nasi goreng 2 porsi kena 700rb… 😀
    _______________________________________________________
    Betull bro temen ane nasi goreng 2 porsi 150rb, karena masa yg mengaku ormasnya banyak akhirnya bayar juga 🙁

    Guest
  25. gapapa deh meleset dari target yang penting masyarakat ga salah pilih motor aja. hhi
    kan memang yang paling pas juga cuma motor Honda, makanya kita liat hasil penjualannya tertinggi diantara yang lainnya. walaupun mau tahun ajaran baru, anak baru sekolah, terus mau puasa atau lebaran dan segerombol alasan lainnya, kan kita tau kalo harga motor Honda terjangkau dan berkualitas. lagi pula bukannya tahun ajaran baru, perlu motor Honda yang irit untuk nganter anak sekolah atau keperluan lainnya 😉
    Go Honda !

    Guest
  26. ada 6 kemungkinan yang menjadi faktor :
    1. rumah jauh dari lokasi sehingga penggunjung tidak mencapai level optimal
    2. pengunjung datang bukan mencari motor namun hanya sekedar melihat- lihat keramaian.
    3. faktor promo yang kurang menarik
    4. faktor indent yang menyebabkan sebagian kecil costumer membatalkan niatnya untuk membeli.
    5. adanya alternatif tempat pembelian yang lebih dekat dengan rumah
    6. kurangnya minat costumer dengan motor piaggo

    Guest
  27. ada 6 kemungkinan yang menjadi faktor :
    1. rumah jauh dari lokasi sehingga penggunjung tidak mencapai level optimal
    2. pengunjung datang bukan mencari motor namun hanya sekedar melihat- lihat keramaian.
    3. faktor promo yang kurang menarik
    4. faktor indent yang menyebabkan sebagian kecil costumer membatalkan niatnya untuk membeli.
    5. adanya alternatif tempat pembelian yang lebih dekat dengan rumah
    6. kurangnya minat costumer dengan motor yang ada

    Guest
  28. Uangnya ditujukan utk biaya anak sekolah..jd penjualan menurun…coba PRJ ngikut dgn tahun hijriah..sebelum lebaran gitu..pasti naik..

    Guest
  29. Mungkin kebanyakan yang datang ke PRJ sudah terlanjur membeli di dealer2 terdekat mereka mas. Hehe…positif thinking….

    Guest
  30. sales kaleng bc lagi kwkw..

    ahm kasian ya melesetnya jauh bgt… ymki aja cmn 500 an ..

    oia lupa, kan hondut operpress

    Guest
  31. Duitny abis buat beli softdrink,teh kemasan,chiki cheetos. Karena rata2 produk itu yg ada diskon (padahal sama aja)
    Honda: meleset gara2 Cbr 150r tilu-tilu dan start lounching dh separo laps PRJ. Menang skutik adanya spacy yg fresh.
    Yamaha: meleset mungkin karena pilihan produknya hanya peselip2 doank.

    Guest
  32. mungkin memang sudah mau mentok tuh jakarta,,btw honda masih di urutan pertama doongg,,,so biar mau mentok juga juga,,,Honda tetap di posisi yang pertama,,,,

    Guest
  33. mentok mungkin juga kali yah,,soalnya peminat honda juga masih tetap nomer satu…yang lain belum bisa nyusul penjualan honda.

    Guest
  34. saya rasa ini di pengaruhi dengan kehadiran piagio mas, piagio yang blom mematok target pun berhasil menjual sebanyak 1319, saya rasa para pembelinya pasti datang dari mereka yang dulu pembeli motor2 pabrikan jepang….

    cmiiw

    Guest
  35. Honda punya Spacy…. Yamaha? Mio lagi mio lagi, bosen aaaah!
    Mau Byson, indent 4 bulan …… caprek dech… (Mas Eko masih bobo kale, ya?)

    Guest
  36. Gile, makin kesini PRJ makin jadi ladang duit doank, Parkir motor Rp 8000. Harga tiket masuk lebih mahal di hari libur, dulu hari libur cuma sabtu minggu, sekarang nambah hari jumat, beuh. Besok giliran IIMS nih.
    sOrry OOt

    Guest
  37. harga sembako pada naik, mana udah deket2 bulan puasa. kalo KTP bukan jakarta, ngambil motor di PRJ kena pelanggaran wilayah, jadi ribettt. ditambah piagio ikutan nyemplung (bisa jadi peminatnya adalah konsumen skuter jepang yg udah bosen ama brand jepang)

    Guest
  38. Ke PRJ ga jd beli kredit TVS Tormax, abis anak minta beli Loptop, Modem sama printer na, nunggu akhir taun aje deh sapa tau dpt diskon lbh banyak

    Guest
  39. sebenernya sih ni cuma mempertahankan image ymki aj ,….
    karna tahun ini ga ada pekembangan yg signifikan,,
    kirain mau ngeluarin seprot kaya r15 gtu, ga taunya facelift vixi yg g ada pngaruhnya,,

    mnurut ane skrng yamaha kaya atpm yg kurang me respon kemauan masyarakat.

    sampe sampe ane liat skrng yamaha kok rada bosen ya.. (kecuali liat Prototype di gp),.(menurut ane loh,, maap yak)

    dan juga ada masalah yg harusnya sebagai atpm terbesar bisa menanganinya,,,, inden byson lah yg terlalu lama,,, dan motor semprotlah yg g pake cakram blakang (semprot nanggung).. trus big scorpi lah ambles sok nya,,,

    waduhh,, siap siap deh bikin second win ,, yooo yamaha,,,

    Guest
  40. hmm saya belum survey segala macem, tapi rasa2nya pasar roda dua di PRJ kalah saing sama pasar gadget kayak pc tablet, netbook, smartphone… mungkin loh..hehehehe…

    Guest
  41. dulu2x klo ke PRJ yg ane cari motor baru… tapi taon ini (dah 5x ksana selama PRJ kemaren) ane cuma sekali liat dealer motor, yaitu piagio itu pun cuma seklilas yg lain mah gak ane liat sama sekali…… habis motor yg ane idam2xin gak ada sih (R15) jadi percuma aja liat motor…… mendinga ane beli baju banyak diskonnya… hehehehe

    Guest
  42. oh iya,,, ane jga beli helm hmf.. lumayan loh diskon 50%…. tapi belinya jam 12 malam… pas dah mau penutupan di hari terakhir n itupun harus cari barengan (ber 3 baru dapet diskon 50%)…. :hammer:

    Guest
  43. oh iya,,, ane jga beli helm NHK.. lumayan loh diskon 50%…. tapi belinya jam 12 malam… pas dah mau penutupan di hari terakhir n itupun harus cari barengan (ber 3 baru dapet diskon 50%)…. :hammer:

    Guest
  44. ah itu hanya pembenaran saja, klo ajaran baru dijadikan alasan.
    coba di cek, gimmick di prj dengan di dealer sama ga? klo sama, ya ngapain beli di prj

    Guest
  45. secara umum berdasarkan data dari masbro si emang ngga kecapai targetnya tapi terbukti honda sukses sebagai yg terbanyak dibandingkan yang lain, karena berani ngeluncurin produk baru (spacy) dari pada hanya ngeliat motor yg itu2 saja

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here