jump to navigation

Pembalap MotoGP Mayoritas Nggak Terlalu Jangkung bro November 1, 2011

Posted by Taufik in Blogging activity, motogp.
Tags: ,
trackback

Bro sekalian, kalo kita berbicara orang barat, dalam hal ini orang eropa, salah satu mindsetnya adalah Putih dan Jangkung . . . Namun hal ini sepertinya nggak buat pembalap bro  . . . tercatat saat tmcblog hadir di Sepang Malaysia dan Foto Foto dengan para Rider MotoGP (minus Lorenzo dan Spies) . . . tercatat yang jangkung banget ada 3 orang doang  . . . mendiang Marco Simoncelli, Collin Edwards dan Tentunya Velentino Rossi . . . Lha yang laennya?

Yup saya ini tingginya ‘hanya 160 cm (plus minus 1 cm) lha pas foto foto dengan para rider,  ada rider yang tingginya sama atau bahkan lebih rendah seperti Tony Elias, Dani Pedrosa, Loris Capirrosi dan Mika Kalio . . . lalu sekitar 5-10 cm diatas saya seperti Nicky Hayden, Bautista, Hector Barbera, Cal Crutchlow, Dovi dan Stoner . . . dan ini pun sempat tmcblog diskusikan ringan dengan Om Nugroho dari Ducati . . . bahkan sambil berkelakar, Om Nug Berkata jika ada serombongan tim Balap, maka hampir dapat dipastikan Ridernya adalah yang paling pendek xixixixixi . . .

:roll: kirain Alex Criville, gak taunya Alberto Puig :mrgreen:

Yang jadi pertanyaan adalah, kenapa bisa begitu ya bro? apakah karena main motor terus menyebabkan pertumbuhan vertikal terhambat ? :mrgreen: atau emang pembalap ideal ya yang tingi nya sekitar 160-170 an cm ya? Nahhh ada yang tahu jawabannya? monggo dah di share :D   Oke lepas dari hal ini, berarti sebenarnya Pembalap Indonesia itu memiliki potensi yang cukup penting secara umumnya postus orang asia emang segitu gitu . . . tinggal sekarang bagaimana konsistensi latihan dan pengalaman dilintas balap bisa memoles . . . dan jangan lupa jangan balapan bebek terus, kalo udah manteb langsung naik ke kelas MotoGP Rokie Cup he he he, so size doesnt matter bro . . . yang peting tallent, keberanian dan skill  . . . cmiiw . . . silahkan dikomentari dan semoga Berguna

taufik of BuitenZorg

Komentar»

1. ILMU KOMPUTER - November 1, 2011

NUMPANG TENAR

2. Droiddika - November 1, 2011

Tolong ya untuk ILMU KOMPUTER, kalo komentar yang jelas, jangan buat nomor2 begitu, kurang informatif dan cenderung nge-junk…

Wah3, gw kira rata-rata pembalap motogp jangkung2 semua, ternyata kebalikannya…

3. andre - November 1, 2011

Pdgi kangg……

4. ILMU KOMPUTER - November 1, 2011

@droidika
kacian deh lu gak podium. uhh sarann yang sangat bermanfaat

5. konz - November 1, 2011

pasti no 1 mpe 10 gak baca artikelnya dulu. langsung nyolot. payah neh budaya kayak gini. kapan Indonesia bisa maju.?

Dari segi postur memang tidak ada kendala bagi orang indo. hanya saja talenta, bakat, peralatan, fasilitas dan pendanaan yang kurang. sehingga banyak talent yg gak bisa berkembang dan go international.

6. Afletra - November 1, 2011

Ane mau ah ikut moto3 tahun depan… #ngayal :D

7. cak poer - November 1, 2011

kalo foto bareng pedrosa…mas taufik serasa ‘jangkung’ lho…. :mrgreen:

8. paton - November 1, 2011

tinggi emg bukan masalah.. mental dan fisik yang jadi masalah bwt pembalap indonesia xixixi

9. FerChar - November 1, 2011

Mungkin gara-gara bongkokers y jd ga tinggi2.xixi

Tapi di balap F1 jg gtu kang, katanya pembalap yg tingginya 160-175cm yg paling cocok buat juara dunia. Ntah mitos atau bukan

10. CS2 - November 1, 2011

mungkin pembalap dengan tinggi 160an cm untuk mengejar Power To Weight Ratio dengan motornya (dengan catatan pembalapnya nggak gemug)…… he he he……

secara pembalap tinggi 160an cm waktu ngebut posisi menunduk bisa lebih pas kepalanya dengan windshield, kalo pembalap tinggi kan agak nongol tuch helmnya,,,, xixixi…… (ngejar efek aerodinamis)

11. masmondol - November 1, 2011

Ya iya doong.. Masa ada pembalab gembroot siih???
Kalo yang kependekan disinyalir selalu gagal naik pondium dibanding yang jangkung…

12. masmondol - November 1, 2011

Karena tangannya ngga nyampe buat handle setang….

13. k'oto - November 1, 2011

ya yaa

14. meitanteiamiterasu - November 1, 2011

mungkin biar numplak pas sama motornya ketika riding sambil nunduk.. jadi klop dengan motornya… gak ada bagian yang menjadi penghalang angin… hehe.. menurut pandangan orang awam sih… imho

15. Sinbe - November 1, 2011

Kecil2 jago kebut…

16. Taufik - November 1, 2011

@8. paton, 5. konz
yup itulah point yang mau saya bawa di artikel ini :D size doesnt matter

@7. cak poer
sama elias juga mas :D

@9. FerChar
saya pikir bukan mitos tapi kayak emang ada ukuran kesesuaian postur githu

@10. CS2 , 14. meitanteiamiterasu
good analysis

@11. masmondol
its not about weight . . . its about the height :D

17. kenthoet - November 1, 2011

mantap..

18. sijidewe aka snalpot99 - November 1, 2011

woo.. perasaan motornya gede-gede :matabelo:

19. Geng Gembeng™ - November 1, 2011

Kapan ya…. ada nama orang Indonesia jadi rider GP. Misal: Slamet|58, Didik|26, Sarjono|27, Bambang|11, Lanang|01, atau Rosso|46. Pasti jiwa nasionalisme rakyat Indonesia bakal membuncah… meletup letup

20. Jin Galon - November 1, 2011

Lebih pendek = lebih ringan.. Ntu die nyang bikin mereka kenceng.. Dan kalo tinggi juga biasanya kurus2.. Hehehehe..

21. Dendy - November 1, 2011

Bisa jadi kang. Sumsum tulang belakang di paksa menunduk hampir satu jam dgn suhu tinggi, jadi penyerapan kalsium pun terganggu. Bahkan bisa menyebabkan kifosis yaitu tulang bungkuk kedepan. Istilahnya sih kaya pas tidur kang. Orang yang tidur terlentang akan lebih tinggi di banding kaki yang di tekuk.

22. j4na - November 1, 2011
23. warungbaksosabar - November 1, 2011

pembalap Indonesia sulit utk push to the limit.. gimana nggak tiap ketemu tikungan para pembalap Indonesia bukannya mikir mau nikung maksimal tapi malah itung2an mikir, “kalo gua jatoh berapa biayanya nih??” :mrgreen:

24. sruntulls - November 1, 2011

kalo begitu kang haji za ikutan motogp… Secara body tubuh sudah mumpuni::: hheehe

25. Taufik - November 1, 2011

@20. Jin Galon
memaksimalkan Power to wight ratio . . . nice

@21. Dendy
makasih analisanya bro :D

@22. j4na
saya kira kurang dari segitu bro . .. wong saya aja 160 je :D

@19. Geng Gembeng™
atau Gembleng | 19 siip :D

26. Taufik - November 1, 2011

@23. sruntulls
iyah tapi skill nya malu maluin :mrgreen:

27. sruntulls - November 1, 2011

kalo begitu.. Bang haji za perwakilan dari indonesia ikutan motogp.. Scara body tubuh sudah mumpuni::.. Hehe

28. inue satrio - November 1, 2011

waaah asiiiik ane dibilang ideal……

29. Luthfi Aziz - November 1, 2011

tapi coba liat pembalap motor produksi masal macam WSBK atau WSS, rata-rata malah tinggi besar, berotot pula, mungkin lebih karena motor yang dihandel, motor prototipe ngak memerlukan otot yang besar tapi hanya daya tahan, kalau motor produksi masal selain daya tahan juga otot yang kuat oleh sebab itu latihan fisiknya lebih gila-gilaan….

30. agung - November 1, 2011

tinggi badan mempengaruhi berat badan sob… , so… biar motor bisa melesat kenceng para bos2 motoGP cari rider yang gak tinggi2 amad (amad aja gak tinggi) xixixix…..

31. kadal sandalan - November 1, 2011

Dari semua Foto kayanya cuman Dani Pedrosa doang yang ga demen Foto bareng kang Haji…..
wkwkwkwkwkwk….. :D
piss kang….!!!!

32. kmpkebumen - November 1, 2011

nanti kalo jangkung malah pembalap akan kesulitan dalam mengendalikan motor, dan mudah terjatuh, soale badan ga begitu rapat dengan bodi motor. Coba kang haji perhatikan pedros, lorenzo, stoner badannya seperti lengket sama motor kayak cicak…cicak di dinding…he…he..he…

33. overlap - November 1, 2011

IMHO, antara pendek n tinggi gaya balapnya beda. pembalap pendek konsisten pada racing line sdgkan pembalap tinggi spt rossi, (alm) super sic, ianone sering mengarahkan motor utk mengambil line yg tidak lazim

34. arsixty - November 1, 2011

parameter yang utama adalah ringan tapi kuat.
kalo kuat tapi berat tentu mempengaruhi pwr, kalo body ringan (kecil) tapi fisik gak kuat sama aja bohong..
kayaknya pembalap motogp yang tampil sekarang adalah yang telah lolos seleksi alam, mas.. :mrgreen:

35. knalpot_wasiran.. - November 1, 2011

waktu kecil di bonsai,biar imut..

36. win - November 1, 2011

idealnya emg segitu kayaknya
liat aja almarhum simoncelli yg kayaknya kegedean badan naik rcv

37. zico,. - November 1, 2011

mantap wordpress baru di hp tampilane

38. Exalinus Resi - November 1, 2011

Mungkin power to weight ratio kali, soalnya kalau yg jangkung2 mungkin agk bermasalah mengendalikan mtr, nyatanya d sepang para jangkung kaya rossi, edwards dan alm.simon mlah tabrakan. He…3x (canda)

39. sapujagad - November 1, 2011

mas taufik,
gambar kedua bukan Alex Criville tuh..itu mah Alberto Puig manajernya Pedrosa…

40. stoner27 - November 1, 2011

mimiknya pedrosa…

wkwkwk..

ni orang siape nih? main rangkul aja..?

wkwkwkwk..

41. J3tta - November 1, 2011

Ga hanya Moto GP, Pembalap F1 juga jarang yang jangkung.. Mungkin nguber PWR, berat ideal pembalap GP < 60kg (IMHO). Kalau Jangkung diuber ke < 60kg, yg ada akan jadi kurus n tidak proporsional. (ngeri buat fight side by side. Otot kurang baja)

Hmm, stuju dengan @33 Kang Overlap. Yg Jangkung gaya nikungnya pasti beda.. maklum, dengkul mefet aspal.. tp overall, semua kembali ke skill-nya masing2..

42. tukang.parabola - November 1, 2011

emang gitu, mas…. joki itu emang kudu pendek-pendek….. tidak hanya di motor, di balapan kuda juga pada pendek-pendek… kalo ketinggian… ya itu contohnya marco simoncelli…. ente bisa liat lah di foto antara pembalap jangkung dgn pendek, bedanya di mana saat mereka sedang mereng…. kalo marco simoncelli saat mereng, antara dengkul dengan lengan sangat berdekatan…. just my opinion…..

43. Mercon C gak Mretelli - November 1, 2011

Dani pedrosa tinggi 158 dan Simoncelli 183
perbedaan yang jauh banget yaa…

44. satriafu150 - November 1, 2011

ringan…

45. fradzy - November 1, 2011

yg jelas kalo jangkung bakalan susah tekuk stang, apalagi ngambil lean yg pas bwt nikung.

46. temonsoejadi - November 1, 2011
47. az3angle - November 1, 2011

harusnya jenjg bebek dignti ma mtocross ya

48. Vespa Ijo Rider - November 1, 2011

ini sich faktor “seleksi alam” aja mas Opik…

untuk motor sport “jenis prototype” kayak motogp.. speknya lebih kecil, lebih pendek..en lebih ringan dibanding dengan moge (malopun cc-nya motogp termasuk besar)..
coba liat liat dech dipameran2 otomotif yang majang motogp buat display panggungnya

begitu juga kabalikannya dengan motokros en yang sejenisnya… pasti ridernya jangkung abisss…walopun ridernya orang asia..

49. dave - November 1, 2011

yg penting seat height nya ga terlalu tinggi..
lagian kalo rider nya cilik,,
jadi nya tuh motor bener2 kayak jalan sendiri,,
tanpa beban berlebih,, terus jg tanpa hambatan angin,,
kalo yg rider nya tinggi terus mo nunduk bakal pegel banget,,
kalo yg tinggi nya 160an,, ga usa nunduk banget..

50. aldina - November 1, 2011

hahaha .. kayaknya susah kalo balapan bebek mu di STOP … Lha wong penjualan motor yang paling moncer di indo ya bebek itu … Kalo ga ada balapan bebek, penjualan motor bebek bisa anjlok donk … hayooo gimana Kang ???

51. Kyoghi - November 1, 2011

yg tinggi 1 lagi itu ben spies, dia masuk jajaran tinggi badan 180cm keatas juga, tapi terus terang emg pembalap tinggi itu lebih beruntung, karena punya jangkauan kaki yg lebih panjang ke aspal, lebih mudah juga menguasai motor besar, coz sekecil2 nya motor motogp tetep lebih besar dari sekedar ninja 150RR ato 250R

52. Mechman - November 1, 2011

bukannya, klo jangkung lebih diunutngkn dari sisi handling, (analisa saya) misal Rossi, dan Simoncelli, kelihatan waktu cornering, merubah arah, kiri-kekanan atw sebaliknya, gag begitu maksa tapi motor udah rebah, dan juga pas waktu fight dengan rider lain, waktu ngeluarin kaki gag begitu ekstrem ngeluarin tubuh ke sampingnya…

53. Mechman - November 1, 2011

dan juga waktu hard braking, misal Pedro vs Simon (Le Mans 2011) Simon masih lebih kuat dalam pengereman wlwpun motor Pedro udah sedikit di depan motor Simon…( pengecualian untuk Toni Elias pd GP Estoril 2006)..

54. designvillage789 - November 1, 2011

itu…Alberto Puig kan mas, bukan Alex Crivile?

55. Nug - November 1, 2011

Kesimpulan: Berarti Kang Haji secara ukuran udah cuocookkk deh jadi pembalap. Tinggal gas poll aza… Xixixi… :D

56. greycokecoke - November 1, 2011

mungkin yang tinggi juga ada.. tapi kalah saing dengan yang kecil karna badan kecil lebih mendukung pembalap (lebih ringan dan aerodinamis)..
liat aja simoncelli dan leon camier yang badannya gede, jadi terkendala begitu dapet motor yang kecil..

57. kram97 - November 1, 2011

imho, the lesser the weight, the faster the bike and easier to gain more speed…

58. apa ajah - November 1, 2011

keknya ngejar bobot keseluruhan yg bisa pengaruh buat laju motor….
smakin kecil orangnya smakin manteb ngacir duluan pas start….
buktinya paling cebol si pedrosa ngacir mulu pas start mulai….

59. necel - November 1, 2011

Wah bearti motor RC212V seat heightnya ga terlalu tinggi ya. Wah ambil satu lah buat harian

60. gesang86 - November 1, 2011

emang begitu….kali, soale kalau terlalu tinggi malah jurang proposional(menurut pandangan saya)

61. Abu Tanisha - November 1, 2011

oh sampeyan foto-foto itu untuk mengukur tinggi badan ya? hehehehe

62. speed_lover - November 1, 2011

berarti masih tinggi saya dong kang?? saya aja 179cm..
yang paling keren foto dengan dani.. dalam pikiranya ni orang SKSD bgt sich!! :lol:

55. apa ajah – November 1, 2011

keknya ngejar bobot keseluruhan yg bisa pengaruh buat laju motor….
smakin kecil orangnya smakin manteb ngacir duluan pas start….
buktinya paling cebol si pedrosa ngacir mulu pas start mulai….
————————————————————————————–
masalah bobot emang pengaruh di akselerasi dan top speed tapi tidak dengan alm.simoncelli dengan Hondanya,,, bahkan sering berada di depan di seri-seri awal.. berarti menandakan power Honda lebih guedhe buangeetts!!! bayangin kalo simoncelli naik yamaho??bakal berada di 10besar terus kayaknya :mrgreen:

63. apraseno - November 1, 2011

halo mas taufik, apa kabar??? saya kebetulan lagi ada di eropa..selama pengalaman saya disini, memang ‘kesannya’ mereka tinggi2, tetapi tidak semuanya mas. sebagian besar tinggi rata2 170 sd 175, jadi cukup sedang…termasuk dari canada dan australia juga ‘cukup’ sedang. meski gen asli mereka tinggi, mungkin uda berevolusi kali ya…who knows…wkwk

64. satria biru - November 1, 2011

supaya beban motor lebih ringan.

65. temonsoejadi - November 1, 2011
66. gogo - November 1, 2011

lebih kecil lebih ringan, aerodinamis,

67. sportrider - November 1, 2011

size doesn’t matter hehehe

68. Taufik - November 1, 2011

@53. designvillage789
berarti kita salah dong . . .ya wis dah nggak papa . .. padahal poto juga sama opa burges . . . tapi dimana yahh ?

@54. Nug
wkwkwkwk, om nug nongoool
*ngumpet achh

@62. apraseno
halllo mas bro, lama tak lihat komentar dikkau :D

69. Mas brot - November 1, 2011

Wuiihhhh,asik!Sy yg 163 jg,setara sm dani cs.Emang tinggi jok motor di GP berapa om???

70. Claireen - November 1, 2011

berati tinggi q yg kebangetan

q cew 18, 175cm

aku claireen

71. B3nny - November 1, 2011

Pedrosa nya kok kyk bingung bgt ya….xixixi

72. Dradjat_Djati - November 2, 2011

pembalap jangkung payah di trek lurus.
coba kalau trek lurus, pedrosa gak ada yg bisa ngalahin…

73. penggemar ninja - November 2, 2011

ya butuh tinggi, pemain basket, volly tuch..:), secara jaringnya tinggi2..

hehe..

kenapa yg ikut drag, jokinya cungkring2..sama aja kan..?

74. Pierre Irwan - November 5, 2011

“…yang *penting* *talent*, keberanian dan skill” < betul bgt, hehe..

75. black vega - November 5, 2011

gimana mo naek kelas kalo cuma dicekokin matic ma bebek,coba aja kalo dicekokin ma supersport & superbike murmer,gw jamin deh orang indo gx bakal mau kalah ma pembalap eropa!

76. look2d - November 15, 2011

mas mau tanya dong. kalo mau foto bareng ma rider kaya mas, apa hrs beli ticket paddock vip village? kalo jd saya thn dpn mw ke sepang, saya mw bs foto breng riders. gmn yh mas cara nya? apa kita bs ketemu mereka di jln? di mall area? mohon bantuan, saya “buta” ntn motogp lgsng. terimakasih

77. Siji limo pitu - Maret 20, 2012

Gmana ya klau mau jdi joki tpi tinggi ane 172 an. . . . ? ? ?


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.329 pengikut lainnya.