Bro sekalian, Pajak Progresif sudah mulai menjalar gaungnya . . . pilot Project pertama di jakarta sudah mulai menyebar ke kota kota lainnya . . . ini membuat pajak kendaraan bermotor ke dua -ke tiga dan seterusnya akan memiliki prosentase Pajak yang kian membubung . . . Kalo buat motor motor yang kita punya, bro bisa menggunakan cara Ojeg KTP atau segalanya  . . tapi kalo tmcblog sih hadapi aja nggak ada yang dibalik nama kenama orang . . . konsekwen beli motor lebih dari satu, ya konsekwen bayar pajaknya he he 😀 . . . namun Ghimana untuk motor/mobil/kendaraan yang udah kita jual ?

Lha kita kan nggak tahu apakah bekas kendaraan kita tersebut udah dimutasi/balik nama belom sama pemilik selanjutnya . ..  kalo belom kan, kita berabe kena efek pajak progresip he he he . .. padahal kita udah nggak menikmati itu mobil/motor lagih kan ? he he he TMCBlog mendapat tips dari rekan yang punya usaha biro jasa . . . dia bilang gini . .  “Udah bang di declare Blokir aja itu kendaraannya, sehingga ketika pemilik asli selanjutnya mau memperpanjang pajak entah dengan nembak KTP atau yang lain . . . nggak bakalan bisa” . ..  so dia harus mau nggak mau balik nama/mutasi deh . . . dan kita selamat dari efek pajak progresip . . . tips ini belom tmcblog lakukan . ..  tapi kan tmcblog lakukan dan ceritakan ke bro sekalian gimana caranya .. . so stay tune ya atau ada yang udah mengerjakannya, monggo di share bro . . . silahakan dikomentari dan semoga berguna

Taufik of buitenZorg

80 COMMENTS

  1. tuku montor pajek montor larang, mobil opo meneh luweh larang, arep nggunakke transportasi umum angel, nek ra angel ra memadai ,, wong cilik ra ono pilihan,, hora hiso nikmati perkembangan teknologi transportasi.. nasippe wong ra nduwe trek miskin… ckckck

    Guest
  2. Mungkin salah satu caranya adalah disaat kita menjual kendaraan kepihak kedua harga jual sudah termasuk biaya mutasi atau balik nama, disaat transaksi dilakukan sekalian ajak pihak kedua kebiro jasa atau keinstansi terkait untuk urus mutasi/balik nama. Begitu urusan selesai, kendaraan berpindah tangan sudah dipastikan juga sudah berubah menjadi atas nama sipembeli, dan kita aman untuk membeli kendaraan yg lain tanpa takut kena pajak progresif. Bagaimana pendapat bro yg lainnya…??

    Guest
  3. wew,, balik nama ky murah aja lagi,, -_-
    apalagi kalo sampe ganti kode wilayah..
    misal dari B ke F,, dah repot,, mahal,, ribet,, ckck..

    Guest
  4. Gampang kok blokirnya, cukup datang ke samsat bawa fotocopy stnk+ktp mobil/motor yg udah dijual. Kalau ga punya fotocopy stnk minta ma petugasnya daftar kendaraan sesuai nama trus ntar minta printout pajak yg mau diblokir(free). Trus minta form pemblokiran. Isi kasih meterai 6000 balikin lagi ma petugasnya lsg diproses dah. Aku dah lakuin soalnya jadi tau.

    Guest
  5. Ditunggu info selanjutnya, ane juga ada 1 motor trail yg dah dijual, blm balik nama, pas bayar skywave (motor ke-4) pajaknya lumayan terasa banget… bagi yg tahu bagi2 infonya ya.

    Guest
  6. cara yg paling mudah ysitu pd saat kita jual motor bahwa kita sebagai penjual motor tidak meminjamkan KTP, dgn begitu sipembeli tdk ada alasan untuk tidak balik nama….

    Guest
  7. Yes,saya juga begitu,langsung datang ke samsat trus ke ruangan dispenda,ketemu pejabatnya,trus tandatangan,adalah benar kendaraan ini sudah saya jual bla bla..
    Gara-gara kesal,liat ex mtr saya ada di showroom kok masih attas nama saya..blokir ae..
    Maap ya yang beli ex motor saya, Honda Nice plat ab tanpa striping,tuh pemilik setelah saya ga bisa ngerawat,pelk ganti racing abal2..sedih ngeliatnya…(malah curhat)

    Guest
  8. Gw mau sedikit berbagi pengalaman.
    Motor g ada 4:
    Motor pertama: Supra 125, September 2005
    Motor kedua : Vixion, Mei 2007
    Motor ketiga: Ninja 250, April 2009
    Motor keempat: Byson, Oktober 2010

    Ketika pajak progressif diberlakukan, g bingung mikirin pajaknya ninja sebagai motor ketiga, krn pajaknya menjadi 3%, sedangkan normalnya sj 600 ribuan. Tanpa pikir panjang. Setelah bayar pajak vixion pada awal april 2010, gw lgsg memblokir supra dan vixion, dg syarat membawa copy stnk, ktp dan kartu keluarga. G dijanjikan 1 minggu oleh petugas blokir (tanpa calo). Sehingga dengan demikian motor pertama gw ninja, kedua byson. Seminggu kemudian gw perpanjang stnk ninja dg nilai pajak normal alias sebagai motor pertama, dan byson pajaknya naik sebagai motor kedua pd saat bayar pajak bulan Oktober. Supra sudah gw jual, sekarang gw mau jual byson putih baru 500an km.. (Moderator, numpang iklan neh)

    Guest
  9. @8 bakul jamu

    setuju ama mas bakul jamu, pemerintah benar2 payah menghadapi hal seperti ini, andai kata transportasi umum dapat di tingkatkan dan nyaman, masyarakat juga pasti memilih kendaraan umum.

    buktinya sekarang kereta2 di jabodetabek selalu penuh sesak, membuktikan memang masyarakat antusias memakai sarana umum, tapi pemerintahnya????

    Guest
  10. ortu saya uda coba, tapi tetep aja ada surat yang mampir rumah..padahal mobil uda dijual lebih dari 10 taun lalu…gmn tu om klo gt?

    Guest
  11. @Kang Taufik :
    Bagaimana dengan kendaraan yang hilang..??
    Apakah bisa dihapus jg untuk data kepemilikannya..
    Lah coba bayangin punya motor 3,tapi yg 2 hilang.Otomatis bayar pajak motor ketiga lebih besar,sedangkan 2 motor yang lainnya ga dipakai jg..
    Apakah sistemnya sudah ada antisipasi untuk kendaraan yang hilang..??
    Terimakasih Kang…

    Guest
  12. Kang bagaimana dengan kendaraan yang hilang..??
    Apakah sistemnya sudah bisa mengantisipasi..??

    Lah coba bayangkan punya 3 kendaraan,tapi yang 2 hilang.Otomatis kendaraan yg ke 3 pajaknya lebih besar,tapi 2 kendaraan yg lain tidak tahu kejelasannya..

    Apakah dengan begini kendaraan yg ke 3 bisa berubah statusnya jd kendaraan pertama..??
    Mohon pencerahannya..
    Terima kasih…

    Guest
  13. blum ngeh kang dengan pajak progresif.hehehe
    mungkin d artikel lanjutan bisa djabarkan kembali,yaa itung2 pencerahan buat yg baru pertama baca tmcblog.com

    Guest
  14. pmrintah hny bs mnekan rakyatx,tp gk bs mnekan produsenx.hrsx,impor motor jg dibatasi jmlhx.mlh sblikx,bank2 licence mlh smkin besar&maju di indonesia..
    Klo mmg mo mngurangi jlmh motor,hrsx transportasi umum ddukung&dtrtibkan dhulu…

    Guest
  15. Gampang mas. Setiap mau bayar pajak,dia kan pasti pinjam ktp ke saya? Ya kita kenakan saja beaya administrasinya. Bertes kan???

    Guest
  16. lapor jual aja ke samsat bang…pasti ditandai tuh mobil/motornya…pengalaman ane nih…mau pinjem ktp pemilik lama gak bisa

    Guest
  17. @aaron
    satu rumah beda nama tidak kena pajak progresif. Misalkan si Andy punya satu mobil dan satu motor, itu juga tidak berlaku pajak progressif.

    Guest
  18. di bandung baru akan berlaku mulai awal 2012. ane juga mau blokir 3 motor ane yg udah dijual……
    kalo minta biaya adm lagi (untk yg mau pjm KTP) kayanya susah juga soalnya kita belum tau berapa kenaikan pajak kita.

    Guest
  19. sy pny pngalaman beli motor 2nd, nomernya cantik, mo sy pertahankan nomernya. saat pembayaran pajak sy tdk bs nembak ktp, kata petugas nomernya sdh di blokir, sy konfirmasikan ke pemilik lama katanya untuk mengantisipasi pajak progresif dan tidak sengaja sy melihat ke garasinya ternyata mobilnya 3 motornya 4 dan akhirnya harus balik nama dengan nomor tdk cantik lagi. dan skrng sy mendapatkan pencerahan dr TMCblog.thanks

    Guest
  20. Pernah denger katanya kalo kita punya kendaraan lebih dari satu, kita bisa menentukan mana yg kita jadiin sebagai kendaraan pertama dan mana yg kedua walaupun kendaraan yg kedua tahunnya lebih tua. Bener ngga ya? Apa harus berdasarkan dari bulan pada plat nomor di tahun berjalan?

    Misal, ada motor bebek bulan 07 thn 2007, trus ada motor sport bulan 04 tahun 2010. Bisa ngga ya yg motor sport dijadiin sebagai motor pertama biar ngga kena pajak progresif?

    Guest
  21. dokumen yang harus dibawa sat blokir cukup Copy KTP dan Kartu keluarga, jangan lupa catat No.Pol Kendaraan dan tahun perakitan,
    anwe dah blokir 3 motor atas nama ane bro, proses mudah bnget

    Guest
  22. info yg sangat bermanfaat dan edukatif.. efek semakin banyaknya kendaraan.. makin berlipat neh pemasukan pajak klo dah diterapin ke semua daerah, coz dijamin yg punya lebih dari 1 bejibun.. pihak pajak perlu memberikan edukasi min. buku panduannya deh..

    Guest
  23. pajak pajak dan pajak…tanpa sadar kita sama aja di jajah pemerintah, uang pajak dinikmati pejabat2 sedangkan kita mati2an cari uang

    Guest
  24. @G.K.
    Ralat dikit bro, bener kalo kendaraan r4 dan r2 itu ga saling mempengaruhi masalah progresif pajak (r4 sendiri, r2 sendiri).
    Tapi progresif berlaku untuk 1 kk bukan per ktp (per nama pemilik) makanya motor ane kena progresif dari motor ade (motor ane terhitung motor ke 2)
    Demikian kutipan penjelasan dari petugas samsat komdak

    Guest
  25. emg bkn per KTP yaa ??
    yaaaah ..
    ga enak juga yaa gonta ganti motor ,
    bisa2 pajaknya makin menggunung daaah…
    🙁

    Guest
  26. Sudah saatnya pengelolaan kemudian penggunaan pajak atau pungutan atas kndaraan bmotor masyarakat ditransparankan.
    Bagaimana laporan pemeriksaan BPK atas perihal ini¿?
    Beranikah KPK menelisik pengelolaan serta penggunaan hasil pajak / pungutan atas kndaraan bmotor masyarakat umum¿?

    Guest
  27. Hidup Lebih Indah Tanpa Pajak, karena PERCUMA BAYAR PAJAK, DUITnya buat di KORUPSI…..Jadi ORANG BIJAK harus nya TIDAK BAYAR PAJAK, ganti tuh slogannya

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here