jump to navigation

Mensiasati Motor yang telah terjual agar tidak kebobolan saat pajak Progresif December 4, 2011

Posted by Taufik TMCBlog in : Tentang Motor , trackback

Bro sekalian, Pajak Progresif sudah mulai menjalar gaungnya . . . pilot Project pertama di jakarta sudah mulai menyebar ke kota kota lainnya . . . ini membuat pajak kendaraan bermotor ke dua -ke tiga dan seterusnya akan memiliki prosentase Pajak yang kian membubung . . . Kalo buat motor motor yang kita punya, bro bisa menggunakan cara Ojeg KTP atau segalanya  . . tapi kalo tmcblog sih hadapi aja nggak ada yang dibalik nama kenama orang . . . konsekwen beli motor lebih dari satu, ya konsekwen bayar pajaknya he he :D . . . namun Ghimana untuk motor/mobil/kendaraan yang udah kita jual ?

Lha kita kan nggak tahu apakah bekas kendaraan kita tersebut udah dimutasi/balik nama belom sama pemilik selanjutnya . ..  kalo belom kan, kita berabe kena efek pajak progresip he he he . .. padahal kita udah nggak menikmati itu mobil/motor lagih kan ? he he he TMCBlog mendapat tips dari rekan yang punya usaha biro jasa . . . dia bilang gini . .  “Udah bang di declare Blokir aja itu kendaraannya, sehingga ketika pemilik asli selanjutnya mau memperpanjang pajak entah dengan nembak KTP atau yang lain . . . nggak bakalan bisa” . ..  so dia harus mau nggak mau balik nama/mutasi deh . . . dan kita selamat dari efek pajak progresip . . . tips ini belom tmcblog lakukan . ..  tapi kan tmcblog lakukan dan ceritakan ke bro sekalian gimana caranya .. . so stay tune ya atau ada yang udah mengerjakannya, monggo di share bro . . . silahakan dikomentari dan semoga berguna

Taufik of buitenZorg

Comments»

1. Ya2kzzz - December 4, 2011

sip..

2. Honda No 1 - December 4, 2011

KEDUAAX

3. gaplek mania - December 4, 2011

bisa dicoba nih

4. Honda No 1 - December 4, 2011

ASIIKK..

5. igaz - December 4, 2011

Okrex…

6. masmondol - December 4, 2011

Good

7. Kyoghi - December 4, 2011

wah pedege mobkas gimana pendapatnya soal ini ya????

8. bakul jamu - December 4, 2011

tuku montor pajek montor larang, mobil opo meneh luweh larang, arep nggunakke transportasi umum angel, nek ra angel ra memadai ,, wong cilik ra ono pilihan,, hora hiso nikmati perkembangan teknologi transportasi.. nasippe wong ra nduwe trek miskin… ckckck

9. snowy - December 4, 2011

info bagus tenan ki…. maturnuwun kang

10. VixieRed07 - December 4, 2011

Mungkin salah satu caranya adalah disaat kita menjual kendaraan kepihak kedua harga jual sudah termasuk biaya mutasi atau balik nama, disaat transaksi dilakukan sekalian ajak pihak kedua kebiro jasa atau keinstansi terkait untuk urus mutasi/balik nama. Begitu urusan selesai, kendaraan berpindah tangan sudah dipastikan juga sudah berubah menjadi atas nama sipembeli, dan kita aman untuk membeli kendaraan yg lain tanpa takut kena pajak progresif. Bagaimana pendapat bro yg lainnya…??

11. wong kampung - December 4, 2011

number 9

12. wong kampung - December 4, 2011

number 10
wah hebat klo bisa di blokir..klo di kota laen kira2 bisa mblokir ga ya om?

13. pins - December 4, 2011

carane piye maz bro

14. Fido - December 4, 2011

Wah,ini berita yg saya tunggu2 kang..

15. Space Monkey - December 4, 2011

Pajak oh pajak, makin banyak aja sesuatu yang kena pajak, katanya akan ada pajak orang mati juga ya?

16. dave - December 4, 2011

wew,, balik nama ky murah aja lagi,, -_-
apalagi kalo sampe ganti kode wilayah..
misal dari B ke F,, dah repot,, mahal,, ribet,, ckck..

17. smasrider - December 4, 2011

Absen….:-)

18. Pak Bambang Nunggang Byson - December 4, 2011

apik apik apik

19. dowey - December 4, 2011

dibokir… eh blokir gitu gimana caranya ya…

20. annhar anneh - December 4, 2011

waduuuuuu….. dah ada 3 motor atas nama saya yg saya jual,gimana tu kang?

21. masmondol - December 4, 2011

untung belum ane jual tuh si kribo :D

22. karismalovers - December 4, 2011

emange bisa blokir blokiran kayak nomer rekening tabungan aza??
hahahhaa

23. yuwono - December 4, 2011

apa apa kena pajak,…

Akankah Ajang Balap WSBK Lebih Cepat Daripada MOTOGP?
http://vespaalitalia.blogspot.com/2011/12/akankah-ajang-balap-wsbk-lebih-cepat.html

24. thoms7 - December 4, 2011

Gampang kok blokirnya, cukup datang ke samsat bawa fotocopy stnk+ktp mobil/motor yg udah dijual. Kalau ga punya fotocopy stnk minta ma petugasnya daftar kendaraan sesuai nama trus ntar minta printout pajak yg mau diblokir(free). Trus minta form pemblokiran. Isi kasih meterai 6000 balikin lagi ma petugasnya lsg diproses dah. Aku dah lakuin soalnya jadi tau.

25. uri_suzukiLover - December 4, 2011

Ditunggu info selanjutnya, ane juga ada 1 motor trail yg dah dijual, blm balik nama, pas bayar skywave (motor ke-4) pajaknya lumayan terasa banget… bagi yg tahu bagi2 infonya ya.

26. cuap2x - December 4, 2011

tinggal lapor aja ksamsat tmpt mtr yg dah dijokul tsb terdaftar…nt ma pa polisinya ditandain deh tu mtr…

27. cahjoz150cc_ajah - December 4, 2011

5x ganti mtr ga pernah pake nama sdri. bli 2nd mulu, hehehe…

28. extraordinaryperson - December 4, 2011
29. warungbaksosabar - December 4, 2011
30. Cah ndeso - December 4, 2011

cara yg paling mudah ysitu pd saat kita jual motor bahwa kita sebagai penjual motor tidak meminjamkan KTP, dgn begitu sipembeli tdk ada alasan untuk tidak balik nama….

31. aldi terakhir - December 4, 2011

Yes,saya juga begitu,langsung datang ke samsat trus ke ruangan dispenda,ketemu pejabatnya,trus tandatangan,adalah benar kendaraan ini sudah saya jual bla bla..
Gara-gara kesal,liat ex mtr saya ada di showroom kok masih attas nama saya..blokir ae..
Maap ya yang beli ex motor saya, Honda Nice plat ab tanpa striping,tuh pemilik setelah saya ga bisa ngerawat,pelk ganti racing abal2..sedih ngeliatnya…(malah curhat)

32. G.K. - December 4, 2011

Gw mau sedikit berbagi pengalaman.
Motor g ada 4:
Motor pertama: Supra 125, September 2005
Motor kedua : Vixion, Mei 2007
Motor ketiga: Ninja 250, April 2009
Motor keempat: Byson, Oktober 2010

Ketika pajak progressif diberlakukan, g bingung mikirin pajaknya ninja sebagai motor ketiga, krn pajaknya menjadi 3%, sedangkan normalnya sj 600 ribuan. Tanpa pikir panjang. Setelah bayar pajak vixion pada awal april 2010, gw lgsg memblokir supra dan vixion, dg syarat membawa copy stnk, ktp dan kartu keluarga. G dijanjikan 1 minggu oleh petugas blokir (tanpa calo). Sehingga dengan demikian motor pertama gw ninja, kedua byson. Seminggu kemudian gw perpanjang stnk ninja dg nilai pajak normal alias sebagai motor pertama, dan byson pajaknya naik sebagai motor kedua pd saat bayar pajak bulan Oktober. Supra sudah gw jual, sekarang gw mau jual byson putih baru 500an km.. (Moderator, numpang iklan neh)

33. aam sbb rr - December 4, 2011

palembang belon

34. hero's_motor - December 4, 2011

lumayan buat koruptor!

35. kamil - December 4, 2011

@8 bakul jamu

setuju ama mas bakul jamu, pemerintah benar2 payah menghadapi hal seperti ini, andai kata transportasi umum dapat di tingkatkan dan nyaman, masyarakat juga pasti memilih kendaraan umum.

buktinya sekarang kereta2 di jabodetabek selalu penuh sesak, membuktikan memang masyarakat antusias memakai sarana umum, tapi pemerintahnya????

36. thoyib - December 4, 2011

Di Jember, Pajak progresif cuma berlaku untuk R4. Untuk R2 tidak di kenakan pajak progresif…..

37. thoyib - December 4, 2011

Di Jember, pajak progresif hanya untuk R4, untuk R2 bebas pajak progresif

38. Rendi - December 4, 2011

o gitu ya. . . nice info kang

39. speed - December 4, 2011

lama2 beol sehari lbh dr 1X kena pajak progresif. dasar negara rampok

40. Endrix - December 4, 2011
41. jabul2 - December 4, 2011

artikelnya pas banget…… sesuatu laaah

42. pionize - December 4, 2011

ortu saya uda coba, tapi tetep aja ada surat yang mampir rumah..padahal mobil uda dijual lebih dari 10 taun lalu…gmn tu om klo gt?

43. setia1heri - December 4, 2011
44. BluReborn - December 4, 2011

@Kang Taufik :
Bagaimana dengan kendaraan yang hilang..??
Apakah bisa dihapus jg untuk data kepemilikannya..
Lah coba bayangin punya motor 3,tapi yg 2 hilang.Otomatis bayar pajak motor ketiga lebih besar,sedangkan 2 motor yang lainnya ga dipakai jg..
Apakah sistemnya sudah ada antisipasi untuk kendaraan yang hilang..??
Terimakasih Kang…

45. BluReborn - December 4, 2011

Kang bagaimana dengan kendaraan yang hilang..??
Apakah sistemnya sudah bisa mengantisipasi..??

Lah coba bayangkan punya 3 kendaraan,tapi yang 2 hilang.Otomatis kendaraan yg ke 3 pajaknya lebih besar,tapi 2 kendaraan yg lain tidak tahu kejelasannya..

Apakah dengan begini kendaraan yg ke 3 bisa berubah statusnya jd kendaraan pertama..??
Mohon pencerahannya..
Terima kasih…

46.  meny4n - December 4, 2011

pajak gede tapi jalan dibiarin rusak

47. visitor - December 4, 2011

kayaknya dulu pernah ada artikel kalo pajak progresif buat motor hanya berlaku bagi 250cc ke atas, cmiiw

48. visitor - December 4, 2011

am i blacklisted in this blog?

49. Luthfi Aziz - December 4, 2011
50. Rollerman - December 4, 2011

blum ngeh kang dengan pajak progresif.hehehe
mungkin d artikel lanjutan bisa djabarkan kembali,yaa itung2 pencerahan buat yg baru pertama baca tmcblog.com

51. aaron - December 4, 2011

Klo nama beda tp alamatnya sama, kira2 kena pajak progresif ga????

52. diwan - December 4, 2011

pmrintah hny bs mnekan rakyatx,tp gk bs mnekan produsenx.hrsx,impor motor jg dibatasi jmlhx.mlh sblikx,bank2 licence mlh smkin besar&maju di indonesia..
Klo mmg mo mngurangi jlmh motor,hrsx transportasi umum ddukung&dtrtibkan dhulu…

53. Prabu Melaz - December 4, 2011

Gampang mas. Setiap mau bayar pajak,dia kan pasti pinjam ktp ke saya? Ya kita kenakan saja beaya administrasinya. Bertes kan???

54. Willy Free - December 4, 2011

Betul juga

55. nn - December 4, 2011
56. ksatria_kambing - December 4, 2011

lapor jual aja ke samsat bang…pasti ditandai tuh mobil/motornya…pengalaman ane nih…mau pinjem ktp pemilik lama gak bisa

57. Leksam - December 4, 2011

Jateng berlaku utk r4 dan r2 diatas 200 çç.

Cmiiw..

58. endro.id - December 4, 2011

Pajak nista

59. G.K. - December 4, 2011

@aaron
satu rumah beda nama tidak kena pajak progresif. Misalkan si Andy punya satu mobil dan satu motor, itu juga tidak berlaku pajak progressif.

60. aamanis - December 4, 2011

punten ahh…

61. Urus Pajak Progresif Anda Sekarang | hendrik suwitra - December 5, 2011

[...] Terinspirasi oleh artikel TMCBlog mengenai pajak progresif <klik sini…> [...]

62. hSuwitra - December 5, 2011
63. Taufik - December 5, 2011

wah terima kasih telah berbagi pengalaman brother semua :D

64. micoas3 - December 5, 2011

waduh…balik nama ya.
motorku setahun kurang mo pindah domisili.
dari plat G menjadi plat KB

65. hadi - December 5, 2011

di bandung baru akan berlaku mulai awal 2012. ane juga mau blokir 3 motor ane yg udah dijual……
kalo minta biaya adm lagi (untk yg mau pjm KTP) kayanya susah juga soalnya kita belum tau berapa kenaikan pajak kita.

66. kebumentigerholic - December 5, 2011

sy pny pngalaman beli motor 2nd, nomernya cantik, mo sy pertahankan nomernya. saat pembayaran pajak sy tdk bs nembak ktp, kata petugas nomernya sdh di blokir, sy konfirmasikan ke pemilik lama katanya untuk mengantisipasi pajak progresif dan tidak sengaja sy melihat ke garasinya ternyata mobilnya 3 motornya 4 dan akhirnya harus balik nama dengan nomor tdk cantik lagi. dan skrng sy mendapatkan pencerahan dr TMCblog.thanks

67. Busa_tio - December 5, 2011

Pernah denger katanya kalo kita punya kendaraan lebih dari satu, kita bisa menentukan mana yg kita jadiin sebagai kendaraan pertama dan mana yg kedua walaupun kendaraan yg kedua tahunnya lebih tua. Bener ngga ya? Apa harus berdasarkan dari bulan pada plat nomor di tahun berjalan?

Misal, ada motor bebek bulan 07 thn 2007, trus ada motor sport bulan 04 tahun 2010. Bisa ngga ya yg motor sport dijadiin sebagai motor pertama biar ngga kena pajak progresif?

68. EndarDoel - December 5, 2011

dokumen yang harus dibawa sat blokir cukup Copy KTP dan Kartu keluarga, jangan lupa catat No.Pol Kendaraan dan tahun perakitan,
anwe dah blokir 3 motor atas nama ane bro, proses mudah bnget

69. gogo - December 5, 2011

info yg sangat bermanfaat dan edukatif.. efek semakin banyaknya kendaraan.. makin berlipat neh pemasukan pajak klo dah diterapin ke semua daerah, coz dijamin yg punya lebih dari 1 bejibun.. pihak pajak perlu memberikan edukasi min. buku panduannya deh..

70. muze - December 5, 2011

pajak pajak dan pajak…tanpa sadar kita sama aja di jajah pemerintah, uang pajak dinikmati pejabat2 sedangkan kita mati2an cari uang

71. ALQaja - December 6, 2011

@G.K.
Ralat dikit bro, bener kalo kendaraan r4 dan r2 itu ga saling mempengaruhi masalah progresif pajak (r4 sendiri, r2 sendiri).
Tapi progresif berlaku untuk 1 kk bukan per ktp (per nama pemilik) makanya motor ane kena progresif dari motor ade (motor ane terhitung motor ke 2)
Demikian kutipan penjelasan dari petugas samsat komdak

72. itcadidinding - December 6, 2011

emg bkn per KTP yaa ??
yaaaah ..
ga enak juga yaa gonta ganti motor ,
bisa2 pajaknya makin menggunung daaah… :(

73. ayumi jadi-jadian - December 6, 2011

gampang aja, kl punya istri, pake nama istri untuk motor kedua…. hehehe… saya begitu…kalo mau beli motor ketiga, ya udah, cari istri kedua untuk pinjem ktp nya wkwkwkwk :D

74. Laksito - December 7, 2011

Sudah saatnya pengelolaan kemudian penggunaan pajak atau pungutan atas kndaraan bmotor masyarakat ditransparankan.
Bagaimana laporan pemeriksaan BPK atas perihal ini¿?
Beranikah KPK menelisik pengelolaan serta penggunaan hasil pajak / pungutan atas kndaraan bmotor masyarakat umum¿?

75. Tips Cara Blokir data Motor Yang telah terjual . . . agar nggak kebobolan saat Pajak Progresif « TMCBlog – Motorcycle News - December 8, 2011

[...] sekalian, setelah merilis artikel Mensiasati Motor yang telah terjual agar tidak kebobolan saat pajak Progresif, tmcblog mendapat pesan singkat dari Bro Marco17th, super Moderator forum Ninja 250R yang [...]

76. aru_kun - December 8, 2011

Payah juga ya, kalo satu keluarga anaknya ada 4, masih sekolah semua, masing2 bawa motor sendiri…

77. ANGGOTA GENK MOTOR, BUKAN ANGGOTA TNI YG NAIK MOTOR NGERUSAK NAMA GENK MOTOR - May 28, 2012

Hidup Lebih Indah Tanpa Pajak, karena PERCUMA BAYAR PAJAK, DUITnya buat di KORUPSI…..Jadi ORANG BIJAK harus nya TIDAK BAYAR PAJAK, ganti tuh slogannya



%d bloggers like this: