Bro sekalian, setelah beberapa Impressi Fisik marilah kita sekarang beranjak ke  Impresi riding dari Skutik terbaru Suzuki Nex 110. Motor ini di coba sebanyak 4 kali putaran lahan parkir Hotel Mercure Ancol Jakarta Utara. Walau Bukan merupakan test jalan raya .. .  namuan beberapa aspek seperti handling, tarikan dan pengereman tentu sudah bisa teraba . . .Okeh Mari Kita Molai

ERGONOMI/RIDING POSSITION

Saat pertama kali nyemplak Motor ini, terasa banget bro bahwa seat nya memang rendah . . . dua telapak sepatu tmcblog menapak sempurna di aspal, kalo boleh dibilang saat duduk di atas Jok NEX maka bro akan langsung ingat sama Mio . . . mirip banget gaya duduknya. Ohya Ergonomi dibangun oleh 3 titik yang dikenal sebagai segitiga ergonomi yakni handlebar,  seat, dan bagaimana tumpuan kaki . . . nah secara umum, sama seperti Honda Beat, yamaha Mio, Suzuki Spin . .. motor ini nggak terasa terlalu signifikan perbedaaan ergonominya . ..  yup ergonomi riding komuter standar. Lebar joknya juga 11-12 ama Beat dan Mio . . . namuan kalo dibanding dengan spacy . . .ya lebih lebar jokspacy 😀

PERFORMA MESIN

TMCBlog ngak mengukur menggunakan alat ukur untk mengetahui berapa akselerasi motor, top speed dan lain lain . . . namun saat di bejek di area parkir Mercure boleh dibilang, TMCBlog merasa nggak terlalu ada bedanya dengan Mio dan beat . . . apa tmcblog yang nggak peka ya ? xixixixi. Cuma kalo dibilang, gimana untuk berkomuter? TMCBlog bilang akselerasi NEX ini sudah lebih dari cukup buat dibawa berkomuter, lagi pula komuter kan bukan ajang kebut kebutan  . . ya tho ? 😀

SUSPENSI dan HANDLING

Suspensi dan handling Nex 110 boleh dibilang cukup balans . . . ini dibuktikan saat tmcblog memacu sampai sekitar 50 km/jam dan melakukan panic braking . ..  itu ban depan dan belakang ngelock namun nggak ada gejala ngebuang ke kanan dan kekiri. Ini menandakan antara suspensi dan sasis Plus penyebaran CG motor ini sudah cukup balans sehingga menyebabkan keseimbangan secara keseluruhan saat riding. Handling motor ini boleh dibilang terasa (subyektif) sedikit lebih ringan dibanding Beat dan  Mio . . . bisa jadi karena bobot motor ini yang memang ringan (bobot (kita anggap kerb) NEX110 bobot cuma 87 kg o . . . paling ringan dikelasnya dimana beat 89 kg dan mio 92 kg ) dibuat melibas cone cone enteng aja . . . terlebih jarak antara cone lumayan jauh.

PENGEREMAN

Rem depan cakram satu piston segede jengkol plus rem tromol dibelakang cukup pakem . . . ini dibuktikan ketika tmcblog mencoba panic braking pada kecepatan 50-40 kpj . . . lumayan bisa membuat ban depan dan belakang ngelok. Namun entah jika digeber dnegan kecepatan lebih tinggi . .. pada dasarnya , dengan konfigurasi pengereman sepertiini NEX masih tetap oke, safety dan aman lah buat berkomuter

Kesimpulannya, Ini adalah skutik entri level yang boleh dipertimbangkan untuk di compare dengan Beat dan Mio. NEX cukup bisa dijadikan motor enty level untuk pengguna perdana motor maupun para ibu-ibu (wanita) terlebih karena seat heightnya yang lumayan friendly seperti Mio. Walau diklaim lebih powerfull, namun mohon tmcblog dalam kesempatan yang sangat terbatas ini nggak bisa menggali lebih dalam klaim ini dnegan mengukur variabel performanya . . . dengan Harga 12,35 juta Yang merupakan terendah bila dibandingkan Beat, mio dan spacy . . . maka mudah mudahan bukan sesuatu yang berlebihan juga bila tmcblog memperkitakan bahwa motor ini boleh masuk sebagai salah satu dari jajaran skutik Value for the Money tipe karburator . . . Oke segitu dulu ya . . . semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

 

 

92 COMMENTS

  1. suzuki telat…

    dulu maju duluan di 125 cc… konsumennya blum ada, sekarang turun di 110 cc, kuenya sudah habis dimakan pabrikan sebelah. tahun depan malah pabrikan sebelah rame2 bersaing di 125 cc liquid cooled.

    jiah… sebagai pengguna suzuki, sedikit kecewa nich…

    Guest
  2. serba nanggung, kang…..coba kalo saya yang jajal, udah tak rusakin tu motor, hehe

    bkn maksud ngajari jelek ya, dlu waktu acara ymaha, ada sesi test ride, saya ambil 1 motor utk test ride, kebetulan Mio CW, minta izin sama penjaga stand, “ini motor boleh diapain aja to,mas?”, dia jawab “pake aja mas, sesukanya….itu motor sample” oke walaupun area cuma 4x8meter, cukup lah buat ngetest motor….. mumpung kesempatan kan, dari semua saya coba, stoppie, standing, sliding, sampe bodi baret2 kena papan pembatas area test ride, semua bertujuan buat ngetest REM, HANDLING, sama Tarikan mesin, selesai test ride, bukan apa2….. penjaga stand.nya cuma geleng2 kepala sambil ketawa, hahahaha

    harusnya begitu, kalo ngetest kang…..

    Guest
  3. alternatif sih bisa jadi tapi pengalaman kakak saya kapok pake suzuki gara-gara spare-part sangat muuaahaal bgts dan juga di dealer belum tentu ada musti inden dulu.. kalo bentuk lumayan ok penjelmaan dari moge suzuki depanya,tapi yang kurang pas velgnya wagu pake palang tiga..

    Guest
  4. modelnya ngikut gaya beat ya tapi lebih rendah seperti mio. harusnya lampu depan di stang aja seperti mio, lebih banyak peminat. Jualannya juga ngikut beat: “irit”.
    sepertinya suzuki menggabungkan kelebihan beat dan mio dalam nex. bravo..!!!
    tinggal uji daya tahan, kuat berapa tahun ya? asal tidak seperti spin.

    Guest
  5. 16. jonas – Desember 16, 2011

    modelnya ngikut gaya beat ya tapi lebih rendah seperti mio. harusnya lampu depan di stang aja seperti mio, lebih banyak peminat.
    ==================
    Bukankah bulan-bulan terakhir Mio sudah takluk dengan beat?

    Guest
  6. power suzuki nex 113cc = 9,4 ps . supera x 125 cc = cuma 9,18 ps (injeksi) 9,3 ps (karbu) wakakakaaa… diasepin dech…..

    Guest
  7. power mioo = 6,14 kw
    power souul = 6,14 kw
    power beaat = 8,22 ps
    power sekupy = 8,28 ps
    power sepasy = 8,54 ps
    power wario = 8,99 ps
    power waerio teknio = 8,99 ps
    power supera 125 cc = 9,18 ps (injeksi) 9,3 ps (karbu)

    power suzuki nex 113 cc = 9,4 ps

    Guest
  8. kalau saya liat postur saat riding, tebakan saya adalah ergonominya masih seperti spin/skydrive, yaitu setang masih rendah.

    kalau saya lebih suka posisi riding mio atau vario, posisi stag agak tinggi jadi tangan lebih santai. kalau spin/skydrive posisi tangan saya lebih turun

    Guest
  9. Berarti suzuki dah punya modal bagus seperti mio. Cuma soal kata ”ENTENG”, kog msh bikin penasaran ya? Yg dientengin apa aja dan pasti ada efek positif dan negatif nya. Be courious.

    Guest
  10. ^^^ Biar gak rancu, inget : 1 PS / PK = 0,74 KW
    Mio = 6,14 kw
    So Beat & Scoopy = 6,08 kw
    Spacy = 6,31 kw
    Vario + Vario techno = 6,65 kw
    Nex = 6,95 kw
    Di atas kertas power Nex memang paling superior.
    Tapi power gede-body ringan, apa gak melayang saat amprokan ama bus antar kota ????

    Guest
  11. bravo suzuki…!! meskipun datengnya telat kayaknya nex bakal hits nih apalagi dari powernya dan harga lebih OK dibanding yg laen…

    Guest
  12. 15. tongsam – Desember 16, 2011
    ….. dulu maju duluan di 125 cc… konsumennya blum ada, sekarang turun di 110 cc, kuenya sudah habis dimakan pabrikan sebelah. tahun depan malah pabrikan sebelah rame2 bersaing di 125 cc liquid cooled.
    ———————–
    tenang aja bang… si suzi punya kok gacoan yang yang kaya gitu… masih disimpen… 😀

    Guest
  13. WG 250 cm 300an /bulan
    http://motorplus.otomotifnet.com/read/2011/12/16/326382/26/8/Jatah-Suzuki-GW250-Untuk-Indonesia-Cuma-300-Unit-Sebulan

    Guest
  14. Sebenarnya gue pingin ambil ini buat bini, tapi sayang seribu sayang kuncinya kok blom magnetic. ILFILLLLLLLLL jadinya gue. waiting for MIO baru aja dah.

    Guest
  15. kayaknya pabrikan H dan S mulai melirik warna ijonya Y ya, memang warna hijau ini menjual.

    http://www.sejutaumat.com/2011/12/16/tambahan-spyshot-yzf-r15-dari-cibubur/

    Guest
  16. “…..namun saat di bejek di area parkir Mercure boleh dibilang, TMCBlog merasa nggak terlalu ada bedanya dengan Mio dan beat…..”

    ———————————————————————————–

    klaim powernya gede tapi kok sama aja sama BeAT-Mio ya Kang?
    gmn nih Suzuki??

    Guest
  17. kalau soal murah om, apa gak jadi pertimbangan dari jajaran viar? apa karena indikasi mocin jadi gak masuk perhitungan. c

    oba susuki bikin nex double suspensi di harga segitu. dijamin banyak yang mau..tapi apa gak bisa turun lagi harganya? mepet beat!

    Guest
  18. wooowww nah ini dia yg ditunggu2….irit sangat yah….79,6 cuy….smoga bener2 irit yah, jangan kayak beat yg katanya irit bensin ehhh malah ngirit pake hueeeeee (biar irit bensin maksudnya :p ) ….boljug nih buat gantiin beat gw yg borosssss sangat…sorry ga demen sama yahhhmaha, boros abisssss cuyyy

    Guest
  19. Thole, thole, apa yang ada di pikiran loe sih le, le??
    Setiap ada produk baru, selalu aja dijelek”in, pikiranmu tu apa sih??
    Apa yang ada di otakmu???

    Guest
  20. Kesannya keren ya, tapi gimana ya,,, rasanya strippingnya kurang bagus, trus lampu depannya terlihat biasa aja, lebih cocok kalo model lampu dua deh daripada single headlamp begitu, oiya mas taufik, jok nya masih keras gak?

    Guest
  21. bobot paling ringan, bbm paling irit, power paling besar, ( bahkan lebih besar dr supri x 125, gile ! )

    ringan + power besar = melesat kencang

    dilihat dr karakternya ini motor kayak PERILAKU SATRIA FU
    WUSSSSSS . . . ! MANTAP.

    Guest
  22. motor 113 cc tapi punya power sama dengan yang 125 cc
    mantap, winggg ………………..! siap asepin matik lain ah, ha ha ha ,,,

    Guest
  23. Stripingnya sekilas mirip Mio Series…klo model body cukup menarik..btw fiturnya apa aja Bang Aji???
    Klo diliat semenjak Pak Paulus msuk SIS, Suzuki makin menunjukkan tajinya…ditunggu nih pertempuran di taon 2012

    Guest
  24. akhirnya sesudah dipertimbangkan antara nex, mio dan beat.
    ambil NEX. motor plg irit, dan tenaga plg besar plus bagasi plg besar.
    harga plg murah pula. paket komplit dah.

    Guest
  25. ane udh coba ni nex gan tp kok ane ngerasanya lebih ringan angkatan nya drpd mio ato beat ya tp top speed di track kurang lbh 1km cuman 80km/h

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here