Bro sekalian, akhirnya notifikasi TPT dari TVS Metro oleh TVS Motor Company Indonesia (TMCI) selesai dan menghasilkan notifikasi Impor 3000 unit motor untuk tahap pertama. Hasil tpt ini tmcblog nilai sebagai sesuatu hal yang lumrah dan Strategic buat TMCI. Mereka Baru mulai mau memasuki segmen Motor sort entry level yang dulu sempat disasar XCD 125 nya Bajaj . . . angka 3000 Per unit menurut tmcblog biasanya merupakan target Dalam satu tahun pertama karena TPT biasanya berumur 1 tahun . ..

Dari sini bisa diraba secara kasar bahwa disinyalir TMCI memasok target yang nggak terlalu besar . . . sekitar 250 unit doang sebulan . . . Nilai segini memamng sangat strategic bila mengambil opsi Impor dibanding produksi sendiri yang tentu membutuhkan modal aset yang cukup besar.  Terlihat TVS mencoba membangun trust publik dulu dengan mencoba memberikanPilihan motor untuk mem-boost Imagenya. Motor yang fungsional, bandel dan Irit dan tentu saja terjangkau Seperti TVS Metro yang telah mengadopsi CVTI (Charge Motion Variable Timing Intelligent ) technology disinyalir merupakan salah satu jalan penetrasinya . . . ssst, hati hati lho jangan sampai kalah value sama Pulsar 135LS ya he he he . ..  silahkan dikomentari dan semoga Berguna

taufik of BuitenZorg

53 COMMENTS

  1. Judule salah toh Kang Aji, harusnya impor toh… bukan export, wong tvs Indonesia kagak punya paberik koq bisa ekspor hehehehe.

    Guest
  2. punten ahh….

    ampi ketipu…..kirain tvs mo jual ke luar….. tp apa ngak kaya bajaj yg culun… rem bepan belom cakram… bisa2 kurang laku….

    Guest
  3. @50 yoiii itu lagi yg jadi masalah, pabrikan sebagus apapun kalo 3snya nggak mumpuni pasti ancoor dah belajarlah dri hnda dgn ahassnya yg dimana mana 😀

    Guest
  4. Knalpotnya wow, butut alias tidak nyambung dengan konsep motor spor, itu knalpot bebek lho …., huh blegug…….., ganti kalu mau laku di indonesia, lalu ikutin maunya pasar, rem depan masih jadul, ente ketinggalan kereta donk.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here