jump to navigation

Ternyata Duo New TVS Apache Bukan Barang Impor-an bro June 19, 2012

Posted by Taufik TMCBlog in : TVS , trackback

Bro sekalian, Fenomena TPT yang dilakukan Oleh TVS Motor Indonesia agak sedikit aneh dan out of The box . . . Biasanya Motor yang awal awalnya dilakukan TPT Uji  tipe akan dilanjutkan dengan TPT Impor.  . . . Nah awalnya TVS melakukan TPT U129 yang merupakan Motor 177,4 cc dan ini dibuktikan secara empirik dengan spyshot di bandara soekarno hatta . .. Setelah melihat hasil notifikasi TPT, Nahhh perkiraan impor ternyata meleset . . .  Duo New TVS Apache tidak didatangkan Oleh TVS Motor Indonesia secara Impor seperti yang dilakukan oleh pabrikan  India lainnya namun Diproduksi di Plant TVS Motor Indonesia sendiri.

Yap TVS berencana Memproduksi masing masing 6 ribu Unit untuk New  TVS Apache RTR 160 dan New TVS Apache RTR 180 . . . disini lagi yang tmcblog bingung. TVS itu punya pabrik di Indonesia, so mereka ini Punya kemauan investasi jangka panjang yang patut diapresiasi, jadi bukan jualan doang. . . nah dengan segala macam aset yang telah mereka tanam di Indonesia ini . . . cuma untuk Jualan 6.000 aja mereka berani Produksi sendiri . . . Udah githu harganya juga nggak tinggi tinggi amat TVS New Apache RTR 160 sebesar 16,1 Juta rupiah dan TVS New Apache RTR 180  sebesar 17,9 Juta rupiah

BoothTVSPRJ-2012_10

Pertanyaan tmcblog adalah . . . itung itungan profitnya gimana Yaaaakk ? cuma 6 ribu pcs, disinyalir marginnya nggak sesuper duper produk dari pabrikan lain. Aset untuk satu motor varian baru itu nggak sedikit lgo bro, mesin mounting baru, dan banyak hal hal baru lainnya yang di set up di pabrik . . . hmmm sampai sekarang tmcblog asih nggak habis pikir koq barang produksi sendiri dengan jumlah poduksi tidak terlalu tinggi bisa dijual dengan harga segitu? Mungkin bro sekalian ada yang mau bantu jelasin . . . monggo di share bro . ..  semoga Berguna, salam TPT

Taufik of BuitenZorg

Comments»

1. taqi tiktak - June 19, 2012

isi bensin dulu

Wiro Sableng - June 19, 2012

Duh… Saya sendiri jg bingung mas… Gimana mau ngasih tau sampeyan… Hehe…

kuli canggih - June 19, 2012

jawabannya cma satu….
Pabrikan jepang yg ngmbil untungny kebanyakan,,,

gaplek mania - June 19, 2012

mbonceng ya oom

violettesand - June 19, 2012

geseran sithik….. ben oman pertamax :D

ninjaism - June 19, 2012

miluuuuu

2. Big Jhoon - June 19, 2012

Nyimak dulu..

3. putra inhil - June 19, 2012

horeeee

4. temon - June 19, 2012

4

5. Ari CX Rider - June 19, 2012

headlampnya sangar

6. warso - June 19, 2012

biar laku dlu mas mungkin..bru ntar d naikin klo dah laris.hehe. ngawur.:D

7. warso - June 19, 2012

ben payu sik mas.hehe

8. Alfido - June 19, 2012
9. jabul2 - June 19, 2012

kwalitas mas…..

10. sipsip - June 19, 2012

test

11. si jampang - June 19, 2012

mungkin bukan produk India yg kemurahan kang, tp produk Jepang yg kemahalan.

numpang_lewat - June 19, 2012

Setuju banget neh sama statement

12. son - June 19, 2012

Berarti kemungkinannya specdown pak haji,atau kandungan lokal 100 persen

13. nubi - June 19, 2012

Cari pasar dulu, kalau laku khan harga bisa dinaikin pelan2.

14. sipsip - June 19, 2012

ooooh… lokal ya :)

15. winn madsen - June 19, 2012

sebagai trial product untuk the next apache maybe…
nandur jeneng dhisik, mengko tinggal ngunduh jenang….
cmiiw

16. ipy - June 19, 2012

tvs aja brni masa bajaj ngga, tvs trmsuk pbrikan yg byk eksport malah diatas AHM

17. kankkunk - June 19, 2012
18. vixy182 - June 19, 2012
19. the_d - June 19, 2012

kayanya indonesia jadi tempat pembuatan …. 6000 untuk lokal…, sisanya di export , gampangnya seperti pabrik piagio di vietnam ,

20. Yudha Depp - June 19, 2012

CAKEP······CAKEEEEEP TU MOTOR KELIHATANNYA
SIAPA YANG MELIRIK PASTI TERPIKAT.

http://yudhadepp.blogspot.com/2012/06/memilih-motor-berdasarkan-merk-maybe.html?m=1

21. kirana125 - June 19, 2012

kang taufik aja bingung apalagi saya….

22. Yudha Depp - June 19, 2012

DI SENYALIR SEPERTI KISAH PREMIUM
DAPAT SUBSIDI DARI PEMERINTAH
SEHINGGA MASYARAKAT EKONOMI
KE BAWAH JUGA DAPAT MERASAKAN
KENIKMATAN MENUNGGANGI MOTOR SPORT
YANG CAKEP DENGAN HARGA TERJANGKAU.
hehehehehe logis enggak yaaa
di logis-logiskan aza ya om.
pisssss.

http://yudhadepp.blogspot.com/2012/06/ngetes-ninja-150-pada-medan-perbukitan.html?m=1

23. komunitashondamegaprokebumen - June 19, 2012

apa nggak salah tulis, pemenggalan kalimate kok aneh kang?

24. munglulusanplaygroup - June 19, 2012

Nunggu yang next
Siapa tau 250cc atau 350cc

25. abn - June 19, 2012

itu untuk menancapkan tiang kang..
ntar ada lg gebrakan yg lbh.. tinggal d tunggu ajj!

26. cloudabdillah - June 19, 2012

Hindie Mantap

cloudabdillah - June 19, 2012

Ane pernah krj d supilernya TVS n suplier mtor honda,yamaha,kawa n suzu
sama aja ko treatmentnya

27. stabilo kuning - June 19, 2012

coba Cek harga di India.
klo disana masih lebih murah dr produk disini,
berarti memang segitulah harganya.

Stabilo Kuning - June 19, 2012

di India, New Apache 180 harganya Rs. 80.000,-
berarti dikonversi ke Rupiah = Rp. 13.533.842,47

devgan82 - June 19, 2012

apa gak 225 rupiah per rupee??

28. simon - June 19, 2012

sebenarnya kualitas TVS gak usah diragukan, mesinnya kering broooo… tanpa rembesan oli walau usia 3 tahunan. soalnya tetangga gue ada yg pake ini motor buat ngangkut rumput (3 buah tvs bebek), kayu bakar dsb, perawaatan jelas seadanya, ganti oli seingatnya saja, tapi asli mesin Duralifenya kuat banget, beda ama merk jepang yg kadang baru setaun udah ada rembesan oli. onderdil memang jarang tapi ada kok, walau gitu nih motor selama 3 taun cuma tinggal pake doang gak ganti apapun kecuali rantai.

aripin kawi - June 21, 2012

intinya kualitas TVS indiye ini lebih bagus dari motor jepang?

oh… percaya banget bro.. percaya…. apalagi didukung cerita *tetangga ane* yang pinter itu…. sekolah yg rajin yah…

aripin kawi - June 21, 2012

ah masa? percaya kok bro…

29. Onthel - June 19, 2012

kayaknya gak semua part diproduksi disini, terlalu banyak item nya.
jd bbrp komponennya dikirim dari sana kalee

30. Dismas - June 19, 2012

Yah, semoga bisa makin murah. So, persaingan motor sport street fighter bisa makin ketat.
http://dizmaz.wordpress.com/2012/06/19/nih-5-faktor-penyumbang-terbesar-kecelakaan/

31. tedted - June 19, 2012

12 rb hanya untuk apache.
neo rockz dan tormax kan blm di itung.
jg untuk kemungkinan kebutuhan export

32. buncis - June 19, 2012

Headlamp sangar.. Apache yg jelek cuma lampu rem aja,keliatan ga cocok sama grip/pegangan belakang..

Mungkin subsidi silang dari pusat kang taufik,ato mungkin di indonesia cuma perakitan aja

33. dewadi97 - June 19, 2012

Mantap…bisa membuka lapangan pekerjaan.

34. kantong kresek - June 19, 2012

masih mahal aja kok kalo udah di produksi disini

35. Aa Ikhwan - June 19, 2012

hmm anr gak faham bang haji, mungkin bawah ane tau atau nanti kl bang haji dh tau update ya :D

36. guardiangold - June 19, 2012

Ini namanya subsidi silang Bang Haji, kebenaran latar belakang saya di bidang Ilmu Administrasi Bisnis, jadi berdasarkan analisis saya secara kasar kalau profit TVS di India digunakan untuk menutupi kekurangan biaya produksi TVS di Indonesia. Keuntungan nya cuma untuk membangun image TVS dalam jangka panjang. Jadi istilahnya biar rugi dulu tapi biar orang lebih ‘ngeh’ ini loh ada Brand TVS yang menawarkan value di industri sepeda motor.

37. Roy (Ducati Wannabe - Trellis Edition) - June 19, 2012

motor berkualitas… tapi murah meriah…

Rizqibe - June 19, 2012

Akhirnya saya bisa setuju sama komennya bro yang satu ini :D

38. gr391ndra - June 19, 2012

mungkin pabrik ga pake banyak alat. alias kebanyakan dirakit pake tangan. kayak pabriknya Fischer Motor Company http://www.fischer1.com/factory.htm
mungkin mirip2 gitu di dalemnya. makanya cuma produksi 6000 per tahun. klo banyak2 ntar orang2nya pada encok :p

39. drake - June 19, 2012

sepertinya indonesia dijadiin basis produksi buat mensuplay ke negara lain juga *mungkin

40. Cah sumpiuh - June 19, 2012

Mungkin karena part lokal jadi harga bisa ditekan, gitu kali kang. . .

41. ranggantengblast - June 19, 2012

mungkin bukan motor jepang-nya yg kemahalan :mrgreen:

42. orderdesign - June 19, 2012

Untuk membuka pasar di awal memang terkadang gak harus ngambil provit besar, malah ada yang berani rugi di awal. :-D. Ya gak juga si, maksudnya bisa jadi pabrikan lain yang ngambil provit terlalu besar. Nah TVS kali ini nunjukin dia berani beda, dan hal ini membuktikan bahwa TVS serius untuk membuka pasar yang luas di negri ini memecah pasar pabrikan jepun. Mereka percaya diri karena produk mereka bagus, dan mampu bersaing dengan pabrikan yang mendominasi sekarang. :-) http://orderdesign.wordpress.com

43. ken39 - June 19, 2012

export ? cmiiw

44. ismailov - June 19, 2012

headlamp.nya garang tenang…
Synk blum water cooled..

45. ismailov - June 19, 2012

headlamp.nya garang tenan…
Synk blum water cooled..

46. SuRyA - June 19, 2012

kang taufik bingung saya malah lebih bingung kang hehehehe

http://www.dk8000.co.nr

47. TJAH ILANK - June 19, 2012

produksi india
rakitan indonesia

48. suga - June 19, 2012

strategi marketing om

49. Dedi - June 19, 2012

Las-lasan tvs lebih mulus daripada baje. Tapi penjualan mulus baje. Berdasar pengamatan dijalanan loh, entah kalo mainnya data. Cmiiw

50. petani buah - June 19, 2012

satu motor untung 2 jt aj dah dapet 12 milyar. Lumayanlah…

51. bebexbiroe - June 19, 2012

seenggaknya biar di kira bulitUP kali kang :D

52. keshamotor - June 19, 2012
53. andre - June 19, 2012

IMHO, itu rencana jangka panjang mereka, dan tentunya mereka sudah mempertimbangkan segala resikonya.
mungkin untuk jangka pendek akan kurang menguntungkan tapi untuk jangka panjang akan sangat menguntungkan, karena pembangunan pabrik ini kemungkinan akan digunakan buat memproduksi model sepeda motor yang lainna, dengan sementara ini masih fokus untuk dua model diatas, dan yang lainnya akan menyusul dalam periode berikutnya …

54. otoMan - June 19, 2012

seperti yg di tebak ,, hahhah tvs lebih serius,, bajaj masih setengah2,, walau pasarnya masih menang bajaj, salut nih,
info si tralis terbaru klik>>>http://www.info-otomania.co.cc/2012/06/honda-k15tralis-sedang-dalam-masa-trial.html

55. SMART - June 19, 2012

Salut buat tvs.

56. Tjile - June 19, 2012

Harusnya Bajaj itu mencontoh TVS Indonesia, beraninya cm Jualan Doang, gak mikirin yg lainn, klw saya pribadi mendingan beli TVS drpd BAJAJ krn semuanya terjamin.

57. ipanase - June 19, 2012
58. triazatmaza - June 19, 2012

mantap, patut ditiru sama motor indihe lainnya,
senggol bang pulsar :D
http://motorfreaks.wordpress.com/2012/06/18/suka-duka-dan-review-satria-fu-150-27/

59. Levinez - June 19, 2012

cakep euy… andai 3s mendukung.. pgn ni kang opik..

60. Jazzy - June 19, 2012

Salut salut.. tapi tidak untuk desainnya…

61. cyclops - June 19, 2012

menurut saya sih TVS melakukan langkah cerdas berdasarkan ‘Supply and Demand’.

so, bisa saja pihak TVS untuk sementara berfokus di daerah yg notabene masih menggunakan sepeda motor untuk berniaga dengan diberi sentuhan modern. Apalagi di daerah kan msh jarang sekali kita lihat bengkel yg ‘up-to-date’. Pengalaman saya yg berada di lebak banten masih mempercayai sepeda motor dengan torsi besar seperti bajaj pulsar, honda win ( legenda si kurus ), dan si pio.

Bolehlah masyarakat di kota pesimistis dgn kehadiran TVS, tapi bagi kami di daerah ini adalah worthed.

62. testes123 - June 19, 2012

Emang merek laen yang kelewatan tinggi harga jualnya….
Kan orang-orang di indonesia pada pinter2… pinter diboongin

63. Masboy - June 19, 2012

Iya betul jika 3s udh mendukung mungkin bisa bersaing dngan pabrikan jepang

64. ridermatrix - June 19, 2012

mungkin dengan diproduksi di marih, bisa mengurangi cost, ditambah dengan material lokal yang harganya raltif murah, tapi mungkin juga,

65. mas hand - June 19, 2012

Kalo mau beli kualitas, TVS lah motornya… kalo mau beli MERK, yang lain saja.

66. ridermatrix - June 19, 2012

mungkin dengan diproduksi dimarih, bisa mengurangi cost, ditambah dengan material lokal yang harganya relatif murah, mungkin juga TVS mau fokus membangun image dulu kang, jadi rela gak dapat profit dulu… hehehe itu pendapat saya kang..( asal2an.)

67. syaffa - June 19, 2012

artinya mencintai produk dalam negri dong,no impor…kerene nih,,,indonesia bisa menciptakan kreatifitas yang handal,bukan cuma mengandal kan impor dari luar mulu…

68. anti Roy Sukro Gracie - June 19, 2012

kalau nggak salah sih kapasitas produksinya buat pasar ekspor terutama amerika latin. itulah mungkin kenapa beberapa tahun belakang tvs kurang genjot penjualan Indonesia karena fokus untuk ekspor. mungkin sekarang mulai konsentrasi ke pasar Indonesia.

semoga TVS bisa mencapai targetnya menguasai 1 % pasar lokal anggota AISI.

Roy (Ducati Wannabe - Trellis Edition) - June 19, 2012

hahahahahaha…

ada fans gw juga rupanya… mangstaabbbbbbbbb….

ke dokter jiwa dulu gih…

69. Catur Yogo - June 19, 2012

salut lah

70. sabdho guparman - June 19, 2012

salut buat TVS. . . mereka mikir jangka panjang , membangun image memang luar biasa pengorbanannya . . .

bajaj gimana kabarnya ya. . . ? kapan bangung pabrik disini ?

keep brotherhood,

salam,

71. king - June 19, 2012

Bajaj yang masih import sama tvs yang produksi sendiri kok harganya bisa sama!!!
Tanya kenapa???

72. rentholjibril - June 19, 2012

mungkin diexspor.

73. iqbal nurhadi - June 19, 2012

TMC, TVS Motor Community jabr ke pabrik TVSMotor, http://tvsmotor.co.id/ba/new1.aspx

74. Jhon Speed - June 19, 2012

INdonesia Kereeeenz

75. Jhon Speed - June 19, 2012

Kereeen Indonesia

76. Jhon Speed - June 19, 2012

Luaar Biasaaa

77. Riky - June 19, 2012

Kelebihan dari moge yang lainnya apa?

78. kalimalang rider - June 19, 2012

inilah bedanya TVS dgn Bajaj..menyerap tenaga kerja lokal, kalo cuma jualan apa bedanya Bajaj sama importir jeruk cina?

79. Oman Faqod - June 19, 2012
80. baco - June 19, 2012

mungkin subsidi silang kang haji,pabrik india subsidi indo,lebih bagus tvs ini dr pd bajaj.tvs bangun pabrik mempekerjakan orang kt,jempol lah walaupun sy g punya motor ini.

81. Yelowwwww - June 19, 2012

Harga membawa rupa dan kualitas brooooo…………………………..

One Heart forever :-)

82. ariherdi - June 19, 2012

Mantap…jadi semakin pingin beli nih Apache

83. bonafidelogo - June 19, 2012

Persaingan di Segment Motor Sport sudah semakin panas, apabila TVS mau ikut serta bersaing di dalamnya, sebaiknya TVS memberikan sebuah differensiasi yang sangat kuat. Mengingat motor sport adalah produk premium, maka emotional benefit adalah sebuah intangible value yang sangat tepat untuk meningkatkan Brand Equity TVS.

Kasus serupa dapat Anda baca di Logo Cases Berikut (Masih berhubungan dengan Brand Yamaha).
http://bonafidelogo.blogspot.com/2012/06/logo-cases-re-branding-untuk.html

84. fiesta43 - June 19, 2012

kurang 3s aja

85. Ahonk - June 19, 2012

Kalo tidak salah TVS memang sudah punya pabrik (terutama perakitan) melokalkan produk bukan berrarti plek bikin pentil sampai pontol. Bahasa kita dengan merakit sudah berarti memproduksi. sebab pengertian produksi adalah membuat barang dari bahan mentah/ setengah jadi/ tiga perempat jadi/ hanya merkait komponen. Di Karawang, TVS mendirikan fasilitas pabrik terintegrasi termasuk engine assembly, vehicle assembly, welding, painting, fasilitas testing dan pengecatan di atas tanah 20 ha di Kawasan Industri Suryacipta City.

Dari pabrik ini TVS mampu memproduksi 2.500 unit motor per bulan dan sebanyak 1.700 unit motor di ekspor ke negara Asia Tenggara seperti Filipina, Myanmar, Laos, Thailand dan lainnya dalam bentuk perbagian maupun impor utuh.

Dengan demikian pengertian “produksi” bukan berarti …..

86. temonsoejadi - June 19, 2012
87. semprulmotor - June 19, 2012

kok bajaj belum brani bikin pabrik di indoneisa ? tvs hebat !

88. vegadeth - June 19, 2012

untungnya biker disini udh cinta buta terutama ama honda, jd dikasih bebek kampung harga sama 15jtan ya trima aja. kan cinta buta.

89. aldo taHER - June 20, 2012

Ya iya lah masa mtr jelek begetu musti impor segala..saya dikasih jga ogah..

90. Anak Pedalaman - June 20, 2012

Mungkin pihak TVS minta supaya pedagangnya jangan terlalu banyak ambil untung x. Ok,dech whatever, TVS IS THE NEXT MY MOTORCYCLE. Sukses untuk TVS.

91. Care - June 20, 2012

Klo emang seperti ini adanya berarti Ninja 250R injeksi harus belajar banyak dari Duo New TVS Apache krn tidak didatangkan Oleh TVS Motor Indonesia secara Impor namun di produksi sendiri…
All hasil Ga mahal jdnya, TVS New Apache RTR 160 di tarif 16,1 Jt n TVS New Apache RTR 180 di tarif 17,9 Jt.
Slamat bersaing…

samsul - June 21, 2012

“Kawasaki Ninja 250R harus belajar banyak dari TVS Apache???”

…..ane no comment deh broooo… biar yang baca pada nilai aja he he he….*pinter yaah*

92. mas hand - June 20, 2012

Datang saja ke PRJ boothnya TVS biar nggak penasaran…setelah itu bandingkan dengan motor yang sejenis/sekelas.

93. aeeagle - June 20, 2012

Ya murah lah perusahhan baru kalo gak ngapain orang beli motor merek baru kalo sama aja harganya sementara gak tau kw berapa.lagian motor2 kayak honda,yamaha dkk juga untungnya gede banget dibandingin motor india ato mocin! Apa lagi kalo mocin yang harganya aja dibawah 10jt cetakan mesinnya aja banyak yang dari supra 100 biar ongkos produksinya turun cetakannya juga dibeli bekas dari honda dan murah lagi!

Pangeran Ndeso - August 9, 2012

Baru dmna Gan. di Indo Apa di DUnia..? KTM, Ducati, BMW saya Kira Memang Memilih Sasaran Konsumer di Low end klo di High end dah Banyak Saingannya… Mungkin emang Strategi dia Dech

94. hoek - June 21, 2012

motor india buatan indo, dipake 3 bulan, ancur blasss, digeber, suara baut semua :D :D

torreshusam - July 2, 2012

sok tau ente, asal njeplak aja kalo ngomong. Ketauan waktu sekolah dulu sering tinggal kelas, nulis aja asal apalagi bahas hal ilmiah. Apa sih tunggangan ente ?

asdroid - August 9, 2012

ni orang asal bunyi,…-

95. iswon ali - July 9, 2012

ya mungkin cari nama dulu… dengan kualitas bagus, harga gak ketinggian….. kalo nanti udah punya nama gak tau….

96. robert.parno - July 18, 2012

investasi jangka panjang…pertama rugi gak papa…

97. Pangeran Ndeso - August 9, 2012

Klo Impor Malah Rugilah lawog Punya Pabrik disini yg Bisa Produksi NgapainNgambil dari Pabrik Luar SOno

98. upin ipin - September 12, 2012

“yg pasti motor india di desain ngirit brow,tunggangan ane slh 1′y motor india,paling ngirit di kelasy”

99. 1.800 Unit Apache 180 ABS siap diImpor TVS Indonesia ditahap awal « TMCBlog – Motorcycle News - October 25, 2012

[...] . . . Tapi untuk yang versi Non ABS (U180) kan udah dilaunching dulu setelah sebelumnya melaluiProses TPT dengan status Produksi  . . . nah kali ini disinyalir merupakan Versi ABS dari Apache 180 yang katanya bakalan ditonolin [...]

100. adibaseng - November 2, 2012

produksi sedikit biar bisa gonta-ganti model untk menarik perhatian kayak motor japan yamaha.org kan bosan dng model yg itu2sj.misal nya m honda jika modelnya itu2 sj pasti kalah dng merk lain.skarang jg merk m non japan sdh pd pinter main desain

101. adibaseng - November 2, 2012

klu tvs kwalitas dan power nya lbih tinggi dr motor non jaman lain nya dng hrg segitu murah,model mirip2tiger tp klu bs pakai monosok dan full phiring ini bru top dng hrg rp17,jt.honda tiger yg blum full phiring pst gak laku.

102. adibaseng - November 2, 2012

benar bro.wlu sy pakai viar vix r150cc hrg bru cuma rp15,3jt.tp rasa nungganginya lbih mantap ketimbang naik bebek yg kerempeng kurang pede.vix r sy sdh 2taun tp blum ada yg minta ganti hny aki nya doang 1,5tahun tekor biasa semua aki kering gak tahan 2th,tenaga nya msh sama tetap kyk bru.dibanding bebek honda 1th mesin sdh ngadat-ngadat dan mustahil bs sperti bru lg.

103. pikko - December 3, 2012

4 tahun g ganti Spare Part
Handal Tvs
G ragu Sudah Beli Yg Berikutnya

104. pikko - December 3, 2012

Tancep tvs neo trek lurus bisa tembus 115km…..mesin standart….
Terbukti Sudah Handalnya……

Husnin - December 14, 2012

trek lurus tembus 115 km = terbukti handal…

Dimana relevansi nya sih gan? he he he..

105. kensanders99 - March 11, 2013

ndak terkenal di kota besar bang kalah sama Bajaj semuanya orang-orang juga tau motor india ya Bajaj malahan motor Pulsar ane sempet di bilang Honda Pulsar Kawasaki Ninja Pulsar dan sejenisnya

106. treadmill murah - September 21, 2013

sebenernya dari bentuk body itu udah keren gan…. cuma ane masih mikir….. soal onderdilnya itu loh……

107. Pelatihan Ekspor Impor - July 11, 2014

I have read so many content on the topic of the
blogger lovers however this paragraph is really a pleasant piece of writing, keep it up.



%d bloggers like this: