balap_bebek_fbART

Bro Sekalian . . . Ngomongin balapan bebek lagii niiihh, btw . . . balapan motor tipe underbone ramenya nggak banyak . ..  di Indonesia, Malaysia, Thailand, paling banter ke Jepang . . . Tapi Indonesia lah yang paling rame di balap Motor Bebek ini. Banyak Yang bilang kalo mau lebih joss lagi balapan dan melakukan penjenjangan jangan hanya di bebek muluuu, masuk deh ke balapan sport mulai dari cc rendah 150-250-lalu naiiik lagi sampe ke atas . . . dan ini sudah mulai dilakukan oleh pembalap pembalap di negri tetangga seperti Thailand dan Malaysia yang beberapa pembalapnya cukup kompetitif di Moto3 dan Moto2 . . . Lha di Indonesia banyaknya Motor bebek dan skutik bos? Gimana nih . . . ?? sebenarnya menurut hemat tmcblog adalah bagaimana Cara kita memposisikan Balapan Motor bebek . .

Yamaha#1_tmc

Kalo Mau balapan Joss yaaa, mulai dong di balapan motor sport . . . entah sport 150 cc dan 250 cc kan udah mulai booming lagi tuh di Indonesia? untuk satu ini setuju laah, Agar Pembalap juga terbisa dengan riding feel motor dengan sasis sport .  .

Akan tetapi kan balapan bebek nih udah lama, riset nya pun sudah lama, dan sudah menyebar luas . . . apa harus diberangusss ini balapan bebek begitu saja? waduh banyak orang cari makan buat anak istri disini boooss  . . . ya tmcblog bukan di aliran ektrim kayak gitu, gimana kalo kita ambil jalan tengahnya aja , win win solution . ..  Gunakan Balapan motor bebek untuk melakukan proses pendewasaan dalam dunia racing.

Gunakan Ajang Balap bebek untuk mempelajari bagaimana management suatu tim balap yang lebih baik . . . Kalo tim Pabrikan ya tentu mungkin bisa saja managementnya baguuus karena mungkin sudah dimoderenisasi, tapi tim tim privater, tim tim daerah ini yang harus di upgrade pola management timnya . . . management ini bukan hanya masalah struktural tim . . . akan tetapi juga polapikir, habit, gaya management sehingga suatu tim itu berjalan sebagai sebuah system keseluruhan yang tidak terlalu bergantung pada seorang figur yang didewakan . . . artinya, manusia itu banyak kelemahan . . . kalo misalnya Sebuah tim itu terlalu bergantung pada seseorang, maka bila orang tersebut pindah ke tetangga, atau sakit, atau ekstreemnya berpulang . . . lalu porak porandalah tim tersebut karena kehilang orang yang pegang kunci . . . so management tim harus dipegang system dan tidak terlalu berkutat di figur . . . Tho, walaupun dunia mengakui, Tunner kawakan Burges sendiri nggak selalu berhasil berada di belakang sang The doctor Rossi kan ?  butuh system keseluruhan

ART2-fb

Management bagus, salah satu muaranya adalah efesiensi mas bro . . . artinya ini adalah salah satu jalan untuk mencapai balapan Yang Murah . . . salah satu contoh begini. . . . dengan mulainya era injeksi ini . . . semua tim hampir udah nggak ngubek ngubek tuuu yang namanya Trotel Body, atau injecktor seperti yang mereka lakukan di motor karburator . . . itu aja udah satu contoh efesiensi waktu, tenaga dan biaya . ..

yz_tunner

lalu dengan Motor injeksi semua data itu Eksak dan hampir boleh dibilang pasti sehingga datanya jelas . . . naikkan asupan udara dari trotel body 1% atau ubah derajat pengapian segini % derajat . . . semua data bisa diklasifikasikan dan di matrikisasi berdasarkan siapa ridernya, dimana treknya, bagaimana cuacanya, Siang atau pagi racenya, data disimpan dengan data pendukung lain misalnya suhu dan kondisi trek dan kapan kapan bila menemukan kondisi yang sama bisa dipanggil lagi setingan mapping tersebut dan diaplikasikan . . . semua dilakukan dengan langkah Mudah pencet pencet tombol atau mainkan laptop selesai . ..  data bisa lebih mudah lagi diakses misalnya jika tim sudah memiliki sistem data base setingan motor.

Bukannya Mengecilkan para tunner karburator . . . akan tetapi mind manusia itu terbatas mas bro, coba misalnya hari ini balap di sentul, lalu menemukan kondisi yang sama misalnya dengan lima bulan lalu di tempat yang sama dengan rider yang sama . .. trus data yang mau di panggil gimana caranya coba . . . ” coba itu karburator nya diseting seperti lima bulan yang lalu soale jooss banget kecepatan si A ” mekanik nya mungkin bilang ” Guuubbraaaakkk ” mungkin bisa mendekati, tapi ya itu dia, setingan analog itu terlalu halus mas bro, kontinu dan tidak diskret . ..  kurang dikit terasa dan mungkin sulit untuk ‘memanggil’ setinggan 5 bulan yang lalu, imho.

Rider pun akan lebih terasah dan lebih merasa bahwa dia dan Motor akan lebih menyatu karena dia juga tahu bagaimana mendiagnosa kelebihan dan kekurangan dia dan motor untuk di komunikasikan dengan tim yang siap dengan segala data base setingan mesin, suspensi, riding possition dan lain lain . ..  Dan tentunya Tunner bukan hanya didewakan lagi karena gaya dia membuat Motor yang cepat, akan tetapi juga kpiawaian dia memanage sebuah tim . .  dan bila si pembalap ini masuk ke dania balap yang lebih pro lagi, dia nggak bakalan kaget sama gaya management Modern yang serba database . . . serba merujuk pada data data data data data data data dan data . .  bukan melulu perasaan dan modus inget inget lagi

So Inti dari artikel panjang yang merupakan opini pribadi dari tmcblog adalah . ..  janganlah kita terus berdebat tentang maslah teknis ni mesin nggak pas sama regulasi, harus nya begini begitu, masalah di bicarakan baik baik . . . yang terpenting dari balapan bebek adalah bagaimana kita bisa memposisikan balapan bebek ini untukproses pendewasaan dan revolusi management cara Racing yang lebih baik Guna menapaki jenjang balap yang lebih tinggi nanti . . . dah kebanyakan  niiihh he he he, semoga Berguna . . . selamat hari Kartini untuk semua wanita Indonesia

Taufik of BuitenZorg

160 COMMENTS

  1. Betul bang haji….mulai dari bebek dulu…..klo bagus dan berbakat baik ridernya ato pun mekanik dan teamnya. ..Baru naik kelas….

    Guest
  2. Setuju ….. Balab bebek tak perlu di hapus ….. Selain dapat menghidupi hajat orang banyak juga bisa sbg penjenjangan ke motor sport ….. Realistis saja , jumlah bebek dan skubek banyak populasinya di Indonesia

    Guest
  3. Udah ane bilang dr kmren”, kelamaan maen dibalapan bebek kwek kwek itu gak bagus, yg ada hanya melahirkan 4L4Y” seruntulan di jlanan, maklum masih labil 😆 😆

    Saran ane buat orng dalem AHM yg baca komment ane mending divisi balap bebek kwek kweknya distop aja gak usah diikutin itu Yamimpi mending dialihkan ke balapan 150cc ampe SuperSport aja biar lebih joss, lagipula pasar bebek itu udh mulai tergerus ama pasar matic, tapi jgn sampe krn matic lebih laku malah diadain balapan matic, INDONESIA bakalan makin kacau :mrgreen: :mrgreen:

    Guest
  4. indonesia adalah leader riset dan teknologi terbaik dan terkencang balap bebek se benua asia bahkan sejagat dunia, kita harus bangga itu… negara lain ada yang coba indoprix dan gak bisa race karena gak lolos QTT… opo ora hebat indonesia !!!!!

    Guest
  5. sip intinya nvl/old vixi tinggal bikin OMR,dahulu,bisa di selenggarakan di sentul besar/sentul kecil/sekalian bareng dgn omr yamaha,yakin pasti pesertanya rame,kan komunitasnya .motornya banyak,,kan omr cb dah di mulai dapat best lap,2 menit 6 detik,kecil,di sentul besar dgn mesin standar,ganti knalpot sama ecm,kaki2 standar,kelas sport 150 cc dibikin 3 kelas aja,150 cc,standar pemula,dan kelas 150 tune up sedded,juga kelas 150 cc,sport open,regulasi lebih bebas buat ketahui performa maksimal masing2 mesin pabrikan 150 cc,n sebaiknya diselenggarakan di sirkuit permanen,n aman,dan kejurnas 250 cc,dan 600 cc kan dah cukup jelas,da dah diselenggarakan dgn baik,

    Guest
  6. Wah mumpung masih anget kang, tadi siang baru ngobrol warung kopi sama 2 orang bikers soal ini.

    Ya kurleb sih kesimpulannya gini:
    1. Kelas bebek batasi usia 15 tahun ke bawah, untuk menggembleng guts atau nyali dan kedewasaan mereka
    2. Sudah saatnya kelas sport 150 ke atas di gembleng secara pro pelan2, usianya 16 tahun ke atas, itu kalau Indonesia pengen punya pembalap kelas dunia, bukan melulu di ajang pasar senggol…
    3. Riset buat bebek sudah keterlaluan, konon prototype Z1 harganya mencapai ratusan juta, mau ratusan juta kek tetep aja bebek, mau bebek super kek, yaaa tetep aja itu bebek…kok ya gak lucu, mending diseriusin ke kelas sport

    sekian obrolan ala warung kopi tadi siang kang ehehehe

    Guest
  7. balap bebek buat pemula sama manula aja kang bro jadi lulus bebek naik sport 150 cc, tapi andai kata pabrikan mau nelurin sport 125 cc lebih baik lagi dari 125 cc naik 150 naik 250

    Guest
  8. Setuju sama kang Taufik… Tapi kalo saya pribadi coba analisa dari segi prestasi pembalapnya aja deh… Maksudnya setelah ia hebat di balapan bebek, mau dikemanain lagi selanjutnya. Apa terus mau main bebek, atau berprestasi di tingkat dunia?

    Menurut saya sih ATPM yang mau gelontorin duit banyak di balap bebek mah kayanya cuma buat ngeruk keuntungan dari penjualan motor bebeknya aja deh. Demi mengharapkan adanya sebuah opini “Ini loh, motor kami kencang!”

    Kalo emang mereka serius mau majuin pembalap lokal kita ke pentas dunia mah pasti prefer main di sport atau ngorbitin pembalapnya ke pentas dunia, minimal asia.

    Pokoknya ketauan lah mana yang mau serius majuin pembalap kita / cuma ngeruk keuntungan doang…

    Guest
  9. Menurut ai dari cara bawanya aja udah beda, saat nikung, posisi duduk, kemudi dll, beda bgt motorsport dan bebek,..

    Menurut ai, bebek sih buat hiburan aja lah, dalam arti ya hiburan :D, karena masih banyak di daerah2 yg suka nonton,..

    Kalo mau jenjang yg lebih tinggi diwajibkan motorsport, toh doni tata yg udah balap motorsport yamaha 600cc, balap ke moto2 yg pake honda cbr600 aja masih sulit beradaptasi,…

    Guest
  10. masalahnya kebanyakan balapan bebek ma matic,,
    yg bawa motor bebek atw matic dijalanan umum pada ngebut2 semua,,
    selap selip sana sini,, dah ky di sirkuit,,
    nah ada baiknya balapan untuk motor2 batangan yg cc gede..
    kalo yg 150 gt tetep, jalanan umum dipake buat balapan,,
    jadi mendingan dari sekarang mindset tentang bebek n matic balapan jgn ada,,
    tp ditanamin mindset bahwa motor bebek n matic itu untuk keperluan sehari2 dan bukan buat ngebut,,
    yg jalan nya alon2 asal kelakon,, imho,, cmiiw..

    met hari kartini..

    Guest
  11. BALAPAN BEBEK SEHARUSNYA DIHENTIKAN SAJA.
    KARENA EFEK BALAPAN BEBEK LEBIH BANYAK NEGATIFNYA DARIPADA POSITIFNYA.
    MOTOR BEBEK DICIPTAKAN OLEH SIEMPUNYA ITU TUJUAN UTAMANYA BUAT HARIAN,BUKAN BUAT BALAPAN.
    EFEK NEGATIF YANG DITIMBULKAN DARI BALAPAN BEBEK ADALAH BIKERS JADI TERPROVOKASI MENJADI ALAYERS.
    DAN UJUNG2NYA BANYAK ALAY2 DIJALANAN UMUM YANG SUKA SRUNTULAN DAN SANGAT MEMBAHAYAKAN ORANG LAIN………

    Guest
  12. Harusnya dengan teknologi injeksi, akan mudah dikumpulkan data dan settingan motor lebih mudah….,

    semoga balap motor di Indonesia bisa menghasilkan pembalap dan tim yg berprestasi…

    Aamiin..,

    Guest
  13. Joss, Balap bebek merupakan wadah pendewasaan dan revolusi manajemen. mungkin balap bebek juga sebagai wadah balap murah dan untuk mengurangi balap liar, jadi jangan diberangus selama populasi bebek masih banyak.

    Guest
  14. Sentilan-sentilun ala TMCblog yg artikel lalu di bombardir pertanyaan dr beberapa komentator pedas…

    Guest
  15. ati2 wak haji, ntar di jelekin sama FBHaem. di sentil dikit langsung ngamuk trus berbondong-bondong ngumpat2 di warung tongkrongan paporit yg ga jelas identitasnya itu tuh.

    Guest
  16. Berawal dari sebuah Opini pribadi menjadi sebuah pengetahuan publik… Butuh kedewasaan sikap bahwa development itu gak serta merta langsung ke kelas premium( 150cc-250cc )… Ada setahap demi setahap, peer-to-peer , private-to-government, disitulah kompetisi suka & tidak suka, tapi disinilah profesionalitas kepentingan, spnsor & hiburan rakyat adlh priority..

    Guest
  17. bukan masalah bebeknya
    tapi teknologinya
    kalo ilmu pembalap dan mekaniknya cuma sebatas karburator ya bakal susah naik ke tingkat atas alias harus belajar dari awal lagi

    sekarang era bebek injeksi semuanya serba canggih serba elektronik penuh sensor-sensor, sampe rem depan juga ada sensornya

    artinya pengetahuan teknis sudah setara dengan balap tingkat atas tinggal mengsah skill balap.. kalo mau naik tingkat pasti lebih gampang dan cepat beradaptasi … begitu juga dengan mekaniknya kalo mau naik tingkat

    Guest
  18. alasan yg terlalu dipaksakan seperti petinggi yamaho dan fby saja
    …………../……….
    ….╚⊙⊙╝…..
    ╚═(██)═╝
    .╚═(██)═╝

    Guest
  19. Hijrah dari fase “Kirologi” menjadi Teknologi…”Kirologi” adalah ilmu yang mempelajari tetang kemampuan “kiro-kiro” atau mengira ngira….ha…ha….

    Guest
  20. bagus ulasanya wa haji
    dari skill mungkin kurang berguna untuk bisa up ke tingkt yang lebih tinggi tapi dari pembelajaran managemen dan mental yang dipupuk walau “haya” balapan bebek tapi sangat berguna bagi basic pembalap.

    Guest
  21. dan lucunya mereka sampai cabut sponsorship mereka pada level dunia untuk mendanai balapan bebek di tanah kelahirannya.
    sampai mekanik , tim & rider top lokal macam benny jati, adriansyah, jayadi, wahyu widodo dll.
    tapi bnyak fansboynya malah mencibir balapan bebek, lupa daratan karena sudah disodori mesin dohc lokal yang “katanya” kenceng.
    padahal mereka sudah punya produk berfairing dari tahun jebot. baru sekarang berani ngadain omr di kelas tsb.

    Guest
  22. kyakny msh agk jauh dr krakter org indonesia,tp ykin swtu saat psti akn brubh..step by step…(koyo mudheng2o wae..hihihi…)

    Guest
  23. tp kyny pembibitan hanya bungkus aja deh,wak…tujuan utama adalah adlh juara.sbgai harga diri juga ajang p
    romosi pabrikan…

    Guest
  24. kalo dr bebek pindh k sport past ketteran!mending dr awal blap y pkai sport,mangnya bebek smpe mendunia?
    sya stju langkh ahm untk bkin omr cbsf,mgkin slanjutny pbrikan lain ikut.kan seru tuh,jadi gk omr lagi…….salam biker!

    Guest
  25. pembibitan kok d blapan bebek,ntar naik sport pembbitan lagi!soalny past ketteran naik bbek lalu pndah k sport.
    saya stuju langkah ahm bkin blap cbsf wlopun omr tpi itu kn sport lngkah awal yg bgus untk mengekplor cra rding blap sport,mgkin pbrikan lain bsa ikut ntar di adakan irs 150,wah seru pastinya!mangnya bebek mendunia ya wak?

    Guest
  26. Bener mas, tapi masalahnya masarakat sekarang terlalu reaktif, dikritik dikit bukannya memperbaiki malah sebaliknya, masyarakat indonesia saat ini tidak lagi seperti indonesia dulu yang bertoleransi, bergotong royong seakan sudah hilang, dan yg berkomentar disini banyak negatif bukan mencari solusi malah menambah masalah, hidup bukan didunia saja tapi pikirkan juga untuk diakhirat.

    Guest
  27. 7. New Terakhir – April 21, 2013
    Kalu ada balapan 150cc,taruh lah antara CB150R VS NVL dgn spek mesin brbeda apa mungkin c’NVL yg SOHC bisa bersaing dgn DOHC???….
    ============
    tergantung sirkuitnya… klo butuh traksi nvl bisa unggul, pernah liat kan gimana dalam kondisi standar r15 ngalahin cbr150 untuk trek 1/4mil? mosok video bujuki?
    artinya tergantung kasus

    Guest
  28. cntoh pemblap dunia,mangnya mrk awalnya blap bebek?klo mau brsaing d blap dunia y pk mtor sport biar trbiasa,adakan blap irs 150 tu bgus wat pemula…….bebek ya d goreng enaknya,wkwkwkwk

    Guest
  29. Petter tesla
    kirologi…bruakakkkk…asli mantep gan…mohon izin untuk dipake bahasa sehari-hari…
    Mang topik…artikel yang sangat sejuk…saya sangat setuju…intinya adalah semua butuh proses…manusia tidak ada yang sempurna…

    Guest
  30. imho, kesalahan penjenjangan balap tanah air bkn dari jenis motornya, tapi dari keterbatasan sirkuit permanen yg layak.
    Lha wong untuk balap bebek aja sirkuitnya gak layak, apalagi utk balap motorsport yg punya dimensi dan tenaga lbh besar dr bebek. Msh ingat kan penyebab balap motorsport 2tak dihapus? Banyak kurban entah pembalap maupun penonton, bahkan ada yg co.id. Krn sirkuitnya gk layak.
    Dg sirkuit non permanen, pembalap & mekanik juga tidak terbiasa record gaya dan setting motor, shg adanya cuma coba coba ditiap balapan. Jd kemampuan yg pernah dicapai tak pernah tercatat, dan ketika balik lagi kesirkuit tsb, coba setingan dari awal lg.
    Kalo bs pak haji ikut mengusulkan dibuatkan sirkuit permanen baru ditiap daerah yg lebih motorsiawi dibanding sirkuit sentul yg lebih condong utk balap mobil.

    Guest
  31. totalny hny di indroprix,stlh itu hny stngh2…kasian pembalapny.dan kl ini dipertahankan.team dgn modal terbatas akan mundur teratur….

    Guest
  32. slma sirkuit dsini cm sntul (layak) untuk balap sport. slama itulah balap bebek bkal ‘jaya’. beda kalau bnyak srkuit prmnen d daerh. mnimal skelas indoprix bs mmulai blap sport 150. n kyknya hal itu sulit dlm waktu dkt ni.

    Guest
  33. terbukti, dunia balap indonesia tidak bisa bicara banyak dikancah internasional. kalah jauh dengan negara kecil lainnya yg jualan motor gak laku. itu semua karena kita pakai bebek buat pembibitan. contoh, doni tata, gak ok kan di motor sport walau jago banget di bebek. dilatih bertahun-tahun keliling dunia, tapi tetap gak ok. itu karena “feeling” membalapnya dia udah tertanam “bebek” dari kecil.
    bebek tidak melatih “feeling” pembalap yunior agar jago dikemudian hari dengan motor sport.
    ganti aja dengan balap motor klas 150cc

    Guest
  34. Kalau mau ada pembalap R2 dari Indonesia ya jangan ngandelin bebek melulu….ini yg seneng malah pabrikan karena kesannya Indonesia gampang di puaskan kasih bebek aja terus…..

    Guest
  35. Ingat….dunia berputar dan roda hidup selalu mengikuti perkambangan zaman mas Bro….
    Karena itu tidak ada istilah gembar gemborkan kejurnas bebek jika tujuan utama semua pembalap adalah Moto Gp.
    Kejurnas bebek sudah terlalu lama dan perlahan namun pasti kejurnas kelas bebek ini dinegeri tetangga lambat laun akan hilang berganti dengan kelas moto sport.
    Jika tujuan utamanya adalah Moto Gp maka latihlah biker muda berbakat di kelas 150-250cc. Karena ini modal utama rider Indonesia agar bisa unjuk gigi dikelas dunia (MotoGp). Yang terjadi sekarang ini adalah Biker Indonesia tidak bisa unjuk gigi karena kurangnya pengalaman dengan alasan hanya pengalaman dimotor kelas bebek. Yang seharusnya sudah siap bertarung di MotoGp malah justru terbalik mencari pengalaman di Moto Gp…..hadehhhhh…..ngabisin banyak biaya tapi tujuannya bukan menang tapi hanya cari pengalaman….hehehehehe
    Jadi saya sangat setuju jika di Indonesia yang digembar gemborkan adalah kejurnas 150-250cc agar biker muda indonesia mempunyai pengalaman yang cukup untuk bersaing dengan biker kelas dunia dimoto gp

    Guest
  36. Sudah koment panjang lebar kok nyangkut. Ladahal nga ada embel link sama sekali.
    intinya saya setuju kejurnas 150cc-250 cc sebagai bekal pengalaman biker indonesia di kancah dunia kelas Moto Gp.
    Jika tujuan semua pembalap adalah Moto Gp maka tidak ada alasan untuk tidak membuka kejurnas 150-250cc.
    Yang terjadi sekarang justru ironis sekali. Dimana seharusnya pembalap Indonesia yang tampil sudah siap bersaing dikelas moto gp. Tapi yang terjadi justru kebalikannya hana cari pengalaman dan bukan kemenangan. Dramatis sekali 😀

    Guest
  37. Hari gini setting motor pakai puter-puter obeng,sudah nggak jamannya lagi bro.
    Jupiter Z1 wajib dicontoh,teknologi canggih dengan settingan komputer. Beda dengan produk sebelah yang puter-puter pakai obeng.

    Guest
  38. Setujuuu..

    Dan kayak nya yg sudah memulai langkah itu adalah ahm,karna sudah ada campur tangan dri HRC dalam management team dan penjenjangan karir balap nya..

    Guest
  39. ya kalau komentator sih bisanya cuman komentar negatif,yg gak level dmata dunia lha,yg gak maju2 lha,yg gak bkin hebat skill rider lha (biasanya yg komen gt yang kalah d balap bebek)

    sadarilah kalau balap gnean aja tim2 privater udah ngos2an,belum lagi hasilnya ya gtu2 aja (mesti susah bersaing dengan tim yg d asuh pabrikan atau yg dananya besar).Lha kalau mau beralih ke sport 150cc n 250cc semua??ya udah pst banyak yg mundur,paling2 yg bersaing cuman beberapa tim yg d asuh pabrikan n yg duitnya banyak doang.

    Guest
  40. Motor saja bisa di paksa, dari karbu ke injeksi
    masa dari bebek ke sport enggak bisa.
    ini demi kepentingan balap nasional juga
    biar tambah maju
    http://yudhadepp.blogspot.com/2013/04/tvs-250cc-mengancam-cbr250r.html?m=1

    Guest
  41. penampakan toyota yaris 2013/2014 mas bro . . . mirip New Vios . .

    http://taufikh.com/2013/04/21/bocoran-penampakan-sinyalemen-new-toyota-yaris-20132014/

    Administrator
  42. akan lebih menarik klo setiap indoprix digelar ada kelas sport 150 atau 250 nya…

    http://seanomedic.wordpress.com/2013/04/21/marc-marques-peraih-pole-termuda-di-motogp/

    Guest
  43. Penyebabnya cma 1 kang,cz FBY n FBH trlalu bangga n suka dngn blap bebek yg gak da wah n nlai jualnya! Nek gak trimo matio…wkwkwkwk

    Guest
  44. Trek dadakan dg karung pasir emang cocoknya ama bebek, kalau pake batangan bisa jadi bebek bisa lebih kencang. Moga pabrikan y dan h bikin trek permanen yg cocok buat ngembangin skill, gak perlu level international .

    Guest
  45. intinya mindset balapan kelas pemula itu pake bebek harus di ilangin, soalnya secara psikis ketika mereka naek kelas akan ada rasa minder, belum lg dari segi pemahaman karakter motor sport murni itu sangat berbeda dgn motor bebek, jd klo mo maju harus ganti pake sport murni bukan komuter…
    belajar jd rider berkelas dgn jalur yg benar biar ga tertinggal dan dipandang remeh bangsa laen

    maaf klo salah…
    🙂

    Guest
  46. paling bijak balapan bebek khusus buat umur 15 taun kebawah,lebih dari itu wajib naik kelas ke sport,dibuat penjenjangan yang jelas gitu

    percuma duit pabrikan sebesar YIMM dan AHM buang2 duit di balapan bebek kalo ujung2nya cuma buat ngedompleng nama produk mereka,ujung2nya jualan -_-

    Guest
  47. black2ant pada April 21, 2013 pada 1:54 am
    BALAPAN BEBEK SEHARUSNYA DIHENTIKAN SAJA.
    KARENA EFEK BALAPAN BEBEK LEBIH BANYAK NEGATIFNYA DARIPADA POSITIFNYA.
    MOTOR BEBEK DICIPTAKAN OLEH SIEMPUNYA ITU TUJUAN UTAMANYA BUAT HARIAN,BUKAN BUAT BALAPAN.
    EFEK NEGATIF YANG DITIMBULKAN DARI BALAPAN BEBEK ADALAH BIKERS JADI TERPROVOKASI MENJADI ALAYERS.
    DAN UJUNG2NYA BANYAK ALAY2 DIJALANAN UMUM YANG SUKA SRUNTULAN DAN SANGATMEMBAHAYAKAN ORANG LAIN………

    ==============================
    harusnya dimulai dr pabrikan.
    Kalo pabrikan ga jual motor berlivery motogp, alayer juga berkurang.
    Tuh liat dijalan banyak bgt biker sruntulan, pecicilan pake motor berlivery motogp, mereka pikir mereka sama dg pembalap motogp.
    Padahal kalau diladeni, palingan speednya ga sberapa.

    Guest
  48. jaelan.. pada April 21, 2013 pada 10:07 am

    Komentar Anda sedang menunggu moderasi

    hadeeeeeuh…galak bin tegas euy…xixixi

    Guest
  49. Indo masih angin2an mas..
    Dulu kan sering banget IMI ngadain acara penjenjangan pake GP Mono yg harganya tidak murah..
    GP Mono kan di pake rider jepang sebagai jalan pertama seblum naik spek ke motor yg lebih besar..
    Tpi kemana sekarang GP Mono ? Seperti hilang gak ada kabarnya..
    Kalo memang ingin melihat rider indo berprestasi, mulai lah perubahan dari sekarang sebelum terlanjur kasep mas..

    Thx mas buat share artikel ini..

    Guest
  50. @tmc blog :
    Artikel wak haji ni cocok banget buat “NABOK BLOGGER P2R”…ISTILAHYA NYILIH TANGAN…xixixi..loh kok bisa????soalnya p2r bilang..BALAPAN BEBEK ITU BALAPAN SIA-SIA DAN TAK BERGUNA….

    #APALAGI KATA KUTANGERS BEBAL AKA BLLLOOON…monggo demit2 leng arep nyolot…..

    Guest
  51. 113. albeatles – April 21, 2013

    Klw djalan raya seperti kesetanan bwa motor..dkash motor balapan,mengkeret seperti ayam sayur.
    ======================================================
    setuju bro,di jalan umum banyak pembalap ayam sayur 😛

    Guest
  52. 33. dave – April 21, 2013

    masalahnya kebanyakan balapan bebek ma matic,,
    yg bawa motor bebek atw matic dijalanan umum pada ngebut2 semua,,
    selap selip sana sini,, dah ky di sirkuit,,
    nah ada baiknya balapan untuk motor2 batangan yg cc gede..
    kalo yg 150 gt tetep, jalanan umum dipake buat balapan,,
    jadi mendingan dari sekarang mindset tentang bebek n matic balapan jgn ada,,
    tp ditanamin mindset bahwa motor bebek n matic itu untuk keperluan sehari2 dan bukan buat ngebut,,
    yg jalan nya alon2 asal kelakon,, imho,, cmiiw..

    met hari kartini..
    ————————————————-

    kalo bebek dibilang pada ngebut dan alay gimana dengan sport pasaran?,
    jangan tutup mata kalo motor sport banyak yg lebih gila, mereka kalo konvoy suka pake stik tukang parkir, sirbo dimana-mana, speed lebih kenceng dari bebek, apa gak gila tuh….gak usah mendiskreditkan bebeket dan maticker sebagai orang yg sruntulan,
    semua sama aja, baik bebek, matic, sport pasaran hanya untuk harian,
    kalo mau sport tulen sekalian aja yg 600cc, itu baru sport, diluar itu masih dibilang motor harian.
    jadi masalah balap bebek atau balap sepeda ontelpun sah-sah saja. bebasss, kalo gak setuju balapan bebek ya jangan ikut, mending balapan sendiri aja, gitu toh…

    Guest
  53. 106. codot – April 21, 2013
    harusnya dimulai dr pabrikan.
    Kalo pabrikan ga jual motor berlivery motogp, alayer juga berkurang.
    Tuh liat dijalan banyak bgt biker sruntulan, pecicilan pake motor berlivery motogp, mereka pikir mereka sama dg pembalap motogp.
    Padahal kalau diladeni, palingan speednya ga sberapa.
    ===================
    nah ini masuk akal, pabrikan aja bikin motor livery gp, mayoritas di matic/bebek, so siapa yg salah kalo alay makin seruntulan? masihkan menyalahkan Indoprix?
    kenapa gak ada yg nyalahin pabrikan yg ngajarin alay pake motor balap gadungan?
    ane aja pernah ditelikung ama bebeker yg bergaya ala pembalap GP, kakinya nangkring di futstep belakang dah kaya pembalap aja, padahal motornya cuma bebek yg gambarnya motor GP, gila gak tuh

    Guest
  54. majalah motorace dulu pernah nulis biaya riset bebek lebih mahal dr harga supersport 600cc off the road + racing kit untuk turun di roadrace asia, tp ya pelaku balap disini lebih doyan bebek

    Guest
  55. ane sendiri malah gak setuju balap motor imut dihapus, biarin aja kalo ada yg balap bebek/matic. biarin seleksi alam yg mengahirinya.
    terserah.
    karena tujuan balap utamanya ya hanya untuk promosi, gengsi dan jualan aja,
    jangan harap balapan kelas GP dll hanya ngejar prestasi doang, mereka mayoritas tujuannya bisnis broooo…
    jadi gak papa balap matic/bebek toh yg jadi komoditas memang matic/bebek.

    Guest
  56. harusnya fokus utama bukan balap bebek, mau sampe level apa sih balap bebek?
    mendingan balap bebek cuma buat pengenalan, dan fokus tetap balap motor sport

    http://pionize.wordpress.com/2013/04/21/15-tahun-bersama-pulsar-big-red-p220/

    Guest
  57. Pada ngomongin ane y boz, namanya juga kritikan boleh dong sebagai masukan buat instrospeksi kita semua.
    permintaan ane gampang boz bongkar mesin prototipe z1 biar fair. kalo pake blok alien gak usah bawa2 nama jupiter z1. yamaha kerjanya pencitraan aja supaya produknya keliatan wah,
    jelas2 zupiter z1 yang dijual disini. overstrok+offset silinder+material silinder biasa2 aja. itu dasar mesin boz …mau ditemplokin part racing atau diseting macem2 juga. paling 11/12 sama tim privater non pabrikan atau kompetitornya honda.
    kecuali udah ubah dudukan crackshalf supaya jd konfensional silinder+ minimal rubah karakter squarebore/ overbore sekalian seting kem, pake diasil silinder lebih joss. yang lainnya bawaan asli zupiter z1. baru bisa dibilang power superior.
    mau pake magnet racing, seting ecu, disk brake M1 hanya opsional aja, ngak juga ngak apa2 tinggal asah skil ridernya. pasti menang lawan tim honda “Mesin Lokal” mau tim pabrikan atau tim privater honda ora urus, sapu bersih 2x podium…..paham gak bro??
    Sayang pabrikan tvs ngak ikutan indoprik. Kalo ngak lain ceritanya….

    Guest
  58. sampe kapan babrikan besar macem yimm dan ahm riset bebek terus..??
    (ahm ada kemajuan dengan omr cb150 nya.. walaupun cuman omr.. )

    Guest
  59. nggak ada sistem.penjenjangan disana…
    soalnya semua sembalap bisa ikut di semua kelas… (kecuali pemula )

    Guest
  60. coba deh.. kayak sistim motogp.. setiap sembalap hanya boleh ikut satu kelas… kalo.ikut IP1 ya jangan ikut di IP2… biar sembalap yg lain juga bisa berkembang.. jangan 4L terus…

    Guest
  61. yg lebih anehnya lagi… malah ada balapan pake matic… hadeh….
    mau di bawa kemana skil pembalap metik…. cuman bisa gas.. rem doang…

    Guest
  62. kalo memang biaya riset masih terlalu mahal untuk tim privater buat ngeriset kelas seport.. ya di buat regulasinya… mana aja yang boleh diriset.. mana aja yang memang harus masih setandartd.. agar biaya riset tidak mahal…

    Guest
  63. untik saat ini.. kayaknya riset teknologi bebek level parikan udah klimaks.. (bebek injeksi sudah bisa menekuk bebek karbu)
    ayo pabrikan… mulailah riset kelas seport…. ayo IMI… keluarkan dan buat regulasi balap kelas seport/mini seport….

    Guest
  64. kasian paa pembalap bebek yang udah punya sekil dewa.. hanya bisa berkutat main bebek terus… nggak ada kelas yg bisa untuk mengasah skil mereka… gitu turun di kelas super seport… kelenger deh di libas smbalap negara tetengga…

    Guest
  65. inti dari smuanya, di Indonesia bebek masih banyak bro, motor sport setengahnya juga engga. Ya jangan protes soal pabrikan2 banyak ikut balap bebek. Beda klo Motor sport banyak yg laku dr bebek pasti pabrikan beralih ke motor sport…

    Guest
  66. kalo emang YIMM niat jualan mesin dgn speck superior, tinggal bawa blok crankcase r15, sama gear box 6 speed buat NVL. baru gw salut sama YIMM…… kalo ngak no hope dah.

    Guest
  67. indonesia ini masih negara berkembang bro… keterbatasan sirkuit menjadi penyebab masih adanya balapan bebek meskipun begitu balapan motor bebek ramai dan slalu menarik jg ada tayangan live pula distasiun tv swasta dan hampir semua ATPM ikut karena bergengsi jd pembibitan dari balap motor bebek apa salahnya untuk naik kejenjang lebih tinggi

    Guest
  68. di india produk jepang gak bisa seenaknya netapin harga apalagi overpriace gak akan laku karena konsumen disana udah pada cerdas dikasih spek wah harga terjangkau oleh produk bajaj & tvs.
    liat harga motor2 jepang yang speknya wah. cbr150, cbr250, ninja 250, r15, byson, yz250, moge dll murah2 kaya kacang goreng. lah disini overprice.
    terlepas dari produk impor anehnya produk inspektur vijay impor juga lebih murah di indonesia bingung kan?
    alesannya material baja disana murah, buruh murah beda sama di indonesia bla..bla..bla…
    pabrik TVS dicikarang produknya jauh lebih murah dan lebih spek wah dari produk lokal jepang.
    silahkan disimpulkan sendiri?

    Guest
  69. 28. haryudh4 – April 21, 2013
    Setuju sama kang Taufik… Tapi kalo saya pribadi coba analisa dari segi prestasi pembalapnya aja deh… Maksudnya setelah ia hebat di balapan bebek, mau dikemanain lagi selanjutnya. Apa terus mau main bebek, atau berprestasi di tingkat dunia?

    Menurut saya sih ATPM yang mau gelontorin duit banyak di balap bebek mah kayanya cuma buat ngeruk keuntungan dari penjualan motor bebeknya aja deh. Demi mengharapkan adanya sebuah opini “Ini loh, motor kami kencang!”

    Kalo emang mereka serius mau majuin pembalap lokal kita ke pentas dunia mah pasti prefer main di sport atau ngorbitin pembalapnya ke pentas dunia, minimal asia.

    Pokoknya ketauan lah mana yang mau serius majuin pembalap kita / cuma ngeruk keuntungan doang…
    =================
    Cerdass tapi bagi kaum penyembah pabrikan mreka pasti bakalan gak setuju, BEBEK itu emnk udh kodratnya dipake buat komuter dan dipake buat ibu” kepasar, pemakaian bebek di ajang balapan hanya akan menimbulkan generasi” muda yg LABIL & 4L4Y dan itu sudah menjadi kenyataan, padahal biaya riset motor bebek hampir sama dgn kelas 250cc sampai supersport, tapi mau diapain lagi pabrikan melakukan itu semua pasti ada kepentingannya, entah itu buat promosi atau apalah :mrgreen: :mrgreen:

    Guest
  70. 127. pengamat – April 21, 2013
    ——-
    iya sih, tapi kalo ngikutin bore stroke standar ya sulit bersain di 125 cc, di regulasi balap memang sah-sah aja otak-atik ruang bakar dimana kelas 125cc adalah motor yg mesinnya 99-130cc (cmiiw), dari situ memang sudah terlihat kalo ruang bakar bisa dioprek. dan beberapa merk memang biasa ngerubah volume ruang bakar
    .
    dan bener kata bro peyek harusnya ada penjenjangan dari kelas 110, 125, 150, 250, 600 dst. bagus itu demi peningkatan level
    tapi patut diingat kalo beberapa taun lalu ada beberapa pembalap yg ogah naik kelas, ada yg tetep di 110cc padahal dia udah bisa main 125cc, unik memang dan bikin puyeng, IMI lah yg harus berperan. (CMIIW)

    Guest
  71. 138. pengamat – April 21, 2013

    kalo emang YIMM niat jualan mesin dgn speck superior, tinggal bawa blok crankcase r15, sama gear box 6 speed buat NVL. baru gw salut sama YIMM…… kalo ngak no hope dah.
    ————
    iya juga ya, ane juga pingin ada kelas 150cc, tapi pemainnya kurang banyak, cuma honda dan yamaha yg punya, suzuki cuma bebek FU, dan kawak cuma ninja. jadi persaingan kurang (hanya menarik bagi fansboy ( 😀 )
    tapi bagaimanapun juga ane juga ngarep banget ama balap sport,
    dan untuk R15 ane rasa YIMM udah punya mesin gituan, dulu kabarnya mesin R15 awal didatangkan dari Indonesia lho (cmiiw)

    dengan adanya balap sport ane harap alayer gak semakin ganas, kalo dulu trek-trekan pake bebek nanti ganti trek-trekan pake sport, gila makin sadis jalanan.

    Guest
  72. bukannya kita tidak punya solusi, bukannya kita tidak mau.
    tapi lebih pada kemauan, dan kesediaan kita untuk menjalankan dengan sepenuh hati, serius dan tidak setengah-setengah dari semua pihak.
    kalau tidak,
    sampai kapan pun, kita juga tidak akan berubah lebih baik.. cuma bualan disiangkosong, tanpa tindakan berarti.

    Guest
  73. lihat gimana cara tim dari malaysia dengan indonesia dalam hal mengorek motor? klo indo langsung ujuk2 pengen menang, motor banter cepat, tp mekanik malaysia tidak langsung begitu, mereka melewati tahap2 dulu. mungkin cuma main setting sproket sama knalpot, klo dirasa bagus ditingkatkan setting karbu, dst.. mekanik punya data akurat, beda disini ujuk2 pengen secepat2nya, begitu jg dgn cara melatih pembalapnya. enggak asal berlatih teknik balap, tp jg gimana mengatur pola makan dan menjaga stamina.

    Guest
  74. ga salah indonesia balapan bebek.. terus kalo ada yg bilang abis balapan bebek jenjangnya kemana..??? ga usah mikir jauh2 harus moto3 minimal naik motor sport 150cc.. jangan..!!!! bikin aja lg kelas bebek 150cc, habis tu bebek 250cc abis tu bebek 600cc terus bebek 1000cc… keren loh kalo indonesia adalah negara satu2nya punya bebek 1000cc….ga ush ikut2an negara lain.. liat noh amerika, balapnya ga ngikut negara lain.. ada nascar yg cuman muter2.. indycar yg mirip balap f1 sampe truk kontainer dibawa buat ngedrag.. edannnn…
    itu adalah nasionalisme, kalo anda suka jalani, persetan sama regulasi balap dunia.. yg penting pembalap puas, penonton puassss..

    Guest
  75. Tapi ga tau kenapa ditonton ditv kurang menarik buat saya nih balap bebek. masih aneh rasanya kaya nonton alay pada serunthulan dijalanan.

    Guest
  76. Kata YIMM… sabar dikit napa! NVL dibikin bukan buat balap. Tapi yang mau brojol ntar lagi murni sport yang memang dibikin buat balap! Tetangga sebelah siap-siap aja! Jangan sampe CB-nya bernasib kayak NHB yang jadi bulan-bulanan Z1 ! (sumber: sotoy.com)

    Guest
  77. mantab jln tengahnya.
    rada agk gmn jg sih, dluar udah fkus blpan sport sini msh bebek. balapn bebek tp cara nglolanya ala tim motogp bs jd alternative jg tuh. n dorong pihak trtntu utk mbngun sirkuit standr intrnasional br g make jlnan melulu tp merasakn nikmatny sirkuit stiao seri.

    Guest
  78. kecuali… di pagelaran motogp ada kelas baru.. moto4… balapnya pake bebek soang…
    baru deh… galakkan tuh balap bebek…

    Guest
  79. bagi sy sich semoga pembalap motor bebek indonesia lbh mau agar dpt memajukan sampai penerus bangsa bisa jg merasakanx

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here