jump to navigation

VoloLights Lampu Rem untuk segala jenis metoda pengereman May 25, 2013

Posted by Taufik TMCBlog in : bike accecories-part , trackback

vololights#6

Bro sekalian, pada suatu hari seorang insinyur asal California, Faizal Ali sedang mengendarai sepeda motornya di San diego Free way, sebuah jalur bebas hambatan. Saat mau keluar Faizal menurunkan gear percepatannya (down shifted ) untuk menurunkan kecepatannya . . . hal ini adalah metoda pengereman dengan menggunakan rem mesin (engine Brake) . . . nah engine Brake kan nggak menyalakan lampu rem belakang, sehingga menyebabkan mobil dibelakangnya hampir menabraknya karena tidak melihat adanya lampu rem menyala . ..  Nah kejadian ini lah yang menginspirasi Faizal Ali dan dua rekannya Jesse Szynal dan Fausin Mdisa untuk menciptakan Vololights . . . Lampu Rem untuk segala jenis metoda pengereman

460x110_mei2013

vololights#2

Lho bagaimana Bisa Vololights mendeteksi pengereman dengan engine Brake? ternyata otaknya ada di kolaborasi rangkaian elektronik smart yang melibatkan Mikrokontroler/MikroProsesor dan sebuah Akselerometer ldigita 3-aksis (sumbu) . So AKselerometer bekerja sebagai sebuah sensor yang akan mendeteksi setiap penurunan kecepatan, memberikan datanya ke mikroprosesor untuk diolah dan akhirnya mikroprosesor akan menghasilkan sinyal ke Lampu LED dengan indikator 3 kedipan perdetik untuk deselerasi (pengereman) pelan dan 5 kedipan per detik untuk pengereman tiba tiba (panic Braking ) . . . smart ya ?

vololights#1

TMCBlog pikir ini cukup krusial, jika deselerasi dilakukan saat cuaca cerah . . . pengemudi dilbelakang  agak lebih mudah mengantisipasi, namun jika kejadian pas hujan lebat dimana jarak pandang sangat terbatas sepertinya nyala kedip lampu led kendaraan di depan kita sebagai tanda bahwa ia berdeselerasi akan cukup membantu pengemudi dibelakangnya untuk bersiap. . .  Sayang alat ini belum di produksi masal .. . pengembangnya masih mengumpulkan dana untuk produksimasal . .. untuk memperoleh alat ini saat produksi massalnya nanti bro bisa  menebus dengan dana ‘bantuan ‘ sebesar US $ 79 . . . hmmm lumayan inspiratif nih buat para mahasiswa teknik elektronika maupun fisika instrumentasi untuk mengembangkan  alat ini . ..  semoga menginspirasi

Taufik of BuitenZorg

info selanjutnya : Vololights, Kickstarter

Comments»

1. chapsClabiration903 - May 25, 2013

Podiumkah
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

2. Hunter X Hamster - May 25, 2013

jos

3. ipanase - May 25, 2013
4. carauntuk.com - May 25, 2013

mantap

5. ipanase - May 25, 2013

keren, harganyaa jua :D

6. Yoshi - May 25, 2013

wow ajib tenan nih

7. orong-orong - May 25, 2013

led, lebih awet, dan tahan lama
http://sarikurnia980.wordpress.com/

8. vixy182 - May 25, 2013
9. chapsClabiration903 - May 25, 2013

Hehheh lumayan,tumben,baru kali ini di blog tmc dapet podium,hehhehe
Insinyur USA kok namanya kaya orang betawi kang? Hahahha
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

10. bndshop - May 25, 2013

10 besarkah

11. jurigkamera - May 25, 2013

Pasti mahal,

12. cebergmul - May 25, 2013

10

13. riskhan_smg - May 25, 2013

10 besarrrr kahh kanggg..??

14. contacthibro - May 25, 2013

Segala bentuk pengereman / penurunan kec, berarti termasuk juga kalo mobil pengemudinya ngantuk trus tiba2 berhenti mendadak karena menabrak. Vololight harus menyala juga tu Kang.

15. ariblogmotor - May 25, 2013
16. riskhan_smg - May 25, 2013

Inspiratif ßƏηбƺ† nihh baranggg…. Smga pelajar2 kita bsa mengadaptasikannya jg di negara kita ini, :D”̮ ћeћeћeћe “̮:D

17. tom - May 25, 2013

persis teknologi stoplamp mobil F1. pake sensor Gforce, dan menggunakan sinyal kedipan LED juga. Btw, bagus juga kalau diterapkan di jalan raya kita. kedipan lampu Led lebih terlihat, tp juga tidak menyilaukan mata.

18. survei-motor - May 25, 2013
19. Khabib Jetfire - Tonnie - May 25, 2013

ayo mbliz, eh, fan.. :mrgreen:

20. noFUN - May 25, 2013

konsep itu mahal harganya, tapi ketika konsep sudah mulai dimengerti umum maka tak lama lagi muncul versi “murahan”..

*susah-2 berkreasi malah ditiru orang..

21. user_aja - May 25, 2013

wah keren, manfaatin accelerometer buat lampu rem

22. dewa - May 25, 2013

kalau bikinnya ahli elektro kita juga bisa,cuma idenya yg brilian,diIndonesia para ahlinya ndak kreatif,bukan bodoh.mungkin tingkat persaingan yg masih rendah,itu Roy Suryo kenapa jadi mentri olahraga,jadikan mentri pendidikan supaya iptek jalan,kalau mentri olahraga salah2 bikin robot main bola.

23. must...! - May 25, 2013

keren sistemnya..

24. didi - May 25, 2013

harusnya dipasang dimobil juga…kadang suka kesal ada mobil yg transmisi manual mengurangi kecepatan hanya dengan lepas gas + turun gigi(eco driving katanya),walau sudah jaga jarak tetap aja kaget

25. Lupuz - May 25, 2013

Top. ..

26. Trisna Ariwibawa - May 25, 2013
27. ermi - May 25, 2013

manteb nihh.. semoga di indo jg ada & bisa di pasang di sglala jenis motor

28. Erit07 - May 25, 2013

Mantep,garga dalm indo piro?

29. chapsClabiration903 - May 25, 2013

Klw lampu blakangnya silow dibikin clear pengendara di blakang kena silow kok didiemin ya ma polis,pdahal itukan sangat berbahaya :)
Sent from my BlackBerry®
powered by chapsclabiration903

30. le'pono k900 - May 25, 2013

Bener banget gan, saat sedang mengendarai matic selepas lampu merah berasa sekali pelambatan kecepatan kendaraan nonmatic didepan kita yang sedang pindah gear. Jadi sering kita mau nabrak ke daraan di depan kita.

31. setsunafexia - May 25, 2013

Oh, trnyt udh ada yg buat pdhl ide ini jg sering gw pikirin krn berguna jg di jakarta. Seandainya ada investor dan harga bs murah, alat ini bs bnyk yg pake. Kl perlu dibeli atpm trus pasang permanen

32. randhy cahya - May 25, 2013

keren

33. Syahsyah - May 25, 2013

“…insinyur asal California, Faizal Ali…”

kok namanya kayak nama2 Indonesia/Malaysia ya? Ada yg bs memberi pnjelasan?

34. gesang86 - May 25, 2013

Wcoh, sederhana namun cukup membawa manfaat besar ini…..ATPM ada yang berani menerapkan gak ya??? Semoga ada :D

35. joko - May 25, 2013
36. bambang - May 25, 2013

kalo gue sejak dahulu kala biar kata ngerem pake downshift selalu pencet rem bentar, yg penting lampu rem nyala. kalo sekarang di jalanan kayaknya lagi tren lampu rem gak nyala sama sekali. paling sering nemu di mio.

37. mbah_suro - May 25, 2013

Buat kita yang ahli electronic,marilah kita bereksperimen
Siapkan alat,bahan dan juga peras otak kita,demi kemajuan teknologi.
Karena kedepannya,semua teknologi akan dikendalikan secara electronic.

38. baridienbp - May 25, 2013

Cukup bermanfaat di tengah padatnya lalu lintas
http://baridienbp.wordpress.com/

39. dave - May 25, 2013

750ribuan,, lumayan mahall,, kapan bs di pake?

40. yudha depp - May 25, 2013

kira-kira perusahaan motor mana ya yang akan membeli hak paten penemuan tersebut. Mmmmm mantap tu, inovasi baru buat pengereman motor
http://yudhadepp.blogspot.com/2013/05/honda-zoomer-x-untuk-apa.html?m=1

41. st3v4nt - May 25, 2013

Kalau di Indonesia mending bikin lampu rem yg anti mati sama anti diganti mika bening jauh lebih kepake…..heran kalo liat R2 sama R4 yg lampu remnya mati bisa tetep cuek bebek….dan gak pernah ditangkep juga sama polisi….apa nunggu disondol dari belakang ya?

42. vikieyev - May 25, 2013

di indonesia ga berguna bang, masyarakatnya kurang cerdas

43. rotom09 - May 26, 2013

kalo di mtr sport sih gampang(kopling manual).

switchnya ikut kopling aja.kalo downshift kn pasti ngopling tuh.
ayo yg org elektro silahkn dikmbngkan,lmyn lah minimal bs dipake d mtr kopling manual.

salam teknologi.



%d bloggers like this: