26Juli_banner

motogpEdition

Bro sekalian, MotoGP merupakan salah satu tolok ukur keperkasaan brand roda dua , diarena tersebutlah secara empirik dipertontonkan adu performa antara kendaraan berbeda merk, oleh sebab itu MotoGP memang barang yang legit dan seksi untuk dijadikan kendaraan Marketing pabrikan. Sampai sampai pabrikan ikutan ‘membonceng’ (dalam arti positif) image MotoGP dalam motor motor harian, bukan hanya motor motor bergenre Racing . . . Motor motor Komuter pun dibuat bergaya MotoGP.

tmc-460x110Juli

banner440x100px

Paling tidak tercatat sejarah, ada tiga pabrikan di Indonesia yang melakukan hal ini . . . Dulu Suzuki kerap melakukannya . . . masih ngat kan FXR 150 bergaya Kenny Roberts . ..  lalu di era era akhir ini, perseteruan mendapatkan hati konsumen dengan menaikkan Intangible value Motor motor harian – dengan cara membuat MotoGP edition semakin joss . . . Honda Membuat beberapa varian Mermotif Repsol untuk dijual di Dalam negeri HOnda Blade, dan CBR salah duanya . . . Lalu terakhir Yamaha Pun sampai membuat Proofing khusus Cat Yamaha Factory Racing untuk di laburkan ke 5 varian Motor hariannya . . . Honda membuat Blade dan CBR Unit Produksi massal dengan tanpa membatasi kuota, Seperti yang sempat diumumkan oleh YIMM . . . Yamaha  membatasi Kuota Produksi MotoGP editionnya .  . nah sedikit beda niih

Terlepas dari Ironi penempelan Iklan Produk berjalan yang malah kita bayar lebih, IMHO, Mungkin Honda berfikiran bahwa Livery MotoGP harus di massalkan karena untk membuat semua orang memiliki kesempatan yang sama dan tak terbatas untuk memiliki edisi khusus tersebut, asalh deal mau membayar lebih dan Mungkin Yamaha Berfikir bahwa edisi Khusus harus dijaga Ke ekslusifitasannya   . . . Gimana menurut mas bro sekalian mana yang lebih strategic untuk menjaga Brand?

Taufik of BuitenZorg

136 COMMENTS

  1. kalau secara produsen jualan livery scara massal mungkin lebih menguntungkan…harga lebih mahal, iklan berjalan gratis….tapi bagi konsumen edisi livery limited menjadi kebanggan pribadi karena memiliki produk edisi terbatas….

    Guest
  2. Kalo cuma masang striping doang mah ga perlu cape2 nyebut “limited edition” ataupun “special edition”. Kalo mo dibikin limited edition atau special edition, paling ga, harus ada bagian yang diubah dari standarnya (selaen cat & striping), misal ganti stang jepit, atau rem racing, atau shock upside down, atau bodi serat karbon, atau rangka magnesium alloy atau berlapis emas, atau pake turbo, atau ditambahin peluncur roket, atau pake telor dua biji, atau apalah yang bikin tuh motor lebih bernilai daripada yg standar. Kalo cuma cat&stripping, owner+tukang cutting sticker pinggir jalan malah lebih kreatif. Jangan membodohi masyarakat dengan ganti warna/stripping tapi harga naik, dengan alasan lebih keren, beda, fresh, dll. Dan kita jangan mau dibodohi pabrikan.

    NB: tapi ane demen juga ngliatin warna biru seri Yamaha Factory Racing dan hitam-oranye repsol.

    Guest
  3. Repsol edition juga eklusif bang. Kalo dana pas2an cuman bisa pilih blade. Sedangkan kalo ada dana lebih cuman ada di honda cbr. Jadi bukan disemua tipe ada si repsol edition. Mungkin bisa disebut semi eklusif

    Guest
  4. Harus’y emang produksi trbtas mas,biar yg punya rada PD pnya mtr yg gx stiap menit trlihat bolak blik djaln. Lbh eksklusif lw d kash emblm limited edition/sertifikat dari pabrikan. Y ky mobil2 limited eropa mskpn ini cm mtr kcil

    Guest
  5. YAMAHA dan HONDA saling bersaing secara ketat dan sengit.
    SUZUKI dan KAWASAKI mlempem seperti krupuk kecebur air.

    Guest
  6. inget jaman bahela, sekohangnya/bekas livery caltex ma marlboro d f1z r.. kgak pada mau (bg yg budget pas”an kek saya) alesanya part body jarang yg jual! bener honda kayaknya Blade ga dilimit karena yg beli level bawah…

    Guest
  7. bukannya yamaha masih ragu” ya mau bikin limited editionnya, mksdnya kata petinggi yamaha kan, klo minat konsumen banyak, maka akan ditambah lagi kuota produksi utk yg livery racingnya… #yamaha ragu klo ga laku, hehehe.

    Guest
  8. tergantung jadi fanboy yg mana,bagi fbh yg d lakukan honda benar,begitu pula fby yg d lakukan yamaha benar 😀 begitu faktanya 😆

    Guest
  9. mending masal saja jadi siapa saja bisa punya asal mau bayar lebih tentunya…. soale kalo terbatas kasian yang gak kebagian, bisa sih bikin ditukang stiker tapi kalo saya sih gak puas kalo gak yg asli dr pabriknya…

    Guest
  10. dari judul wak haji sudah keliatan diskusinya mengarah kemana xixixiii
    kalo ilmu pisikolog bacanya kalimat mana yg pertama kali ditulis, limited edition atau mass product?
    kalo kalimat pertama A berati mengarah ke A heuheu (no opense) btw ane setuju sama bang haji mantabbb!

    Guest
  11. Apa aja boleh…. 😀
    Masalah tampilan dan warna tunggangan adalah masalah selera pribadi. Suka, beli. Ga suka, ga beli.. Tapi kalau sy ga suka, tapi ada yg maksa beliin utk sy, sbg insan yg lemah sungguh sy ga snggup menolak.. hehehe.. 😀

    Guest
  12. 23. RezaYellow46 – Agustus 1, 2013

    Livery khusus hrs ekslusif donk, hrs edisi terbatas, masa iya livery motor 250cc jg ada di bebek, liverynya iklan oli lagi

    ========================================
    Ada iklan olinya semua…
    Honda dengan Repsolnya…
    Yamaha dengan Yamalubnya ya bro…

    Guest
  13. menurut saya buat dijual sama yang fanatik aja mas……….fanatik merek yang sampe bela-belain didunia maya, di motogp pokonya yang fanatik merek di manapun mereka bela sampai mati!

    Guest
  14. 33. sepeda-onthel – Agustus 1, 2013
    Apa aja boleh….
    Masalah tampilan dan warna tunggangan adalah masalah selera pribadi. Suka, beli. Ga suka, ga beli.. Tapi kalau sy ga suka, tapi ada yg maksa beliin utk sy, sbg insan yg lemah sungguh sy ga snggup menolak.. hehehe..
    ==================
    mang onthel termasuk mustahiq ga ya…
    tolong dong dikasih zakat fitrah neh wa haji
    hehehe wolessssssssss

    kalo HONDA mah realistis mikirnya.. klo masspro laris + nguntungin kenapa harus limited. nanti banyak yang kecewa

    Guest
  15. imho, dibuat terbatas dg harga lbh mahal tp dpt benefit seperti velg yg lebih bagus, ban racing, shock ohlins, rem brembo dll. pokoknya racing-minded sbg differensiasi..

    Guest
  16. lebih setuju unit dibuat terbatas
    produk tersegmentasi dr versi lainnya yg sm, toh livery khusus tdk semua suka
    unit lbh prestige & eksklusif itu td

    Guest
  17. 10. emir99 – Agustus 1, 2013
    Saya ngerti nih arah diskusi ini mengarah kemana.. Keep in mind saja deh. Met sahur !
    ______________________________________________________________
    setuju ama brooo yang di atas niii…
    hahaha kyaknya ada polling terselubung niii
    hehehehe…
    tapi kayaknya klo bahas kayak gni para FBY FBH kurang minat..
    kalopun minat ujungnya cuma ejek ejekan… imho…cmiiw…

    hahaha
    artikel titipan dedemit uban bergoyang…

    Guest
  18. kalo ada livery motogp entah itu produk masal ato yg limited sebaiknya performa mesinnya agak lebih tingi dari yang biasanya….jangan sama saja…malah bikin malu yang naik motor ada liverynya tapi sama dengan yg lain….artimya jangan sembarang tempel n cat aja lah…..

    Guest
  19. yamaha tu cuma omongannya aja bilang dibatasi! :p biar kelihatan elegan gitu… Klo kuota habis pasti tetep nglayanin permintaan!! Itupun klo habis… 😀

    Guest
  20. 16. mbah jarwo katrok – Agustus 1, 2013
    YAMAHA dan HONDA saling bersaing secara ketat dan sengit.
    SUZUKI dan KAWASAKI mlempem seperti krupuk kecebur air.
    ————————————————————————————–
    Kawasaki gak bakal menang di bebek lawan Yamaha n Honda (apalg). termasuk diantaranya metik. makanya Kawi konsen ke sport nya karena dari sport nya dia bisa hidup.

    kalo Suzuki lg konsen ke R4 nya, sebagai buktinya Xenia bisa di jungkalkan ertiga…

    Guest
  21. kita jangan hanya berpatokan pada produk lokal….jauh nun di sana sbaik honda dan yamaha sudah lama menjual motor secara masal untuk livery motogp di cbr1000rr dan R1 .

    Guest
  22. dibikin sebanyak-banyaknya, intinya produksi kan buat jualan kalau motor livery lebih laku ngapain nggak dibikin sebanyak2nya, kalau mau dibikin limited mending gak usah diproduksi wong ini cuman motor bebek dan motor sport harga murah dan bukan jualan prestige kayak moge2 intinya yang dicari para pabrikan keuntungan bukan prestige seperti ducati

    Guest
  23. dibatasain dong…harusnya menjadi eksklusifitas…beli harga lebih, jual bisa jadi harga lebih juga karena edisi terbatas dan bisa jadi kolektor item…

    Guest
  24. yang limited, misalnya beberapa tahun ke depan motor tersebut kecelakaan, kesedian spare part pengganti terjamin gak ya?

    Guest
  25. Mending pke istilah ‘RACING EDITION’ lbh mgena dng tema utk mensosialisasikan produk mreka. Aplg yamaha slalu memakai image pembalap2 motogp… Tp ttp yg bkin w kcewa knp YIMM t’kesan nanggung dlm menelurkan produk2nya… 🙁

    Guest
  26. Dak perlu dibatasi d distribusi sesuai pesanan aja…n seharusnya yg pake livery sponsor oli misalnya mesti lebih murah…, enak aja udah belinya agak mahalan terus nebeng iklan seumuran motornya…hehehe

    Guest
  27. daripada dibikin limited lbh seru kalo konsumen diberi pilihan parts racing yang mo dipasang oleh pabrikan tanpa menggugurkan garansi…gak usa muluk2 misalnya pilihan suspensi, velg dan aksesoris lainnya….kayaknya lebih personal banget 🙂

    Guest
  28. Kalo mesin yg SE, wajib d btsi biar jadi mesin ehklusip. La kalo tjoema badjoe doang dg embel2 mocinGP SE, tukang cat n stiker pun bisa

    Guest
  29. wah, selama ada produk lain yg nempel (selain merk motor) saya sih gak mau beli Wak Haji. Enak aja dijadiin iklan berjalan, sementara harga motornya lebih mahal.

    Guest
  30. terang aja punya yamaha dibuat limited edition, kenapa???
    you know lah yamaha gak punya sponsor sama sekali di motogp jadi liverinya terlihat biasa aja dan terkesan cuma ganti warna doang…
    😀
    jadi???
    ya kalo dibuat massal orang akan cepet boring, karena gak ada keistimewaan dan nilai lebih…
    lain halnya sama livery HONDA BLADE/CBR dengan sponsor REPSOL nya yang melegenda mempunyai daya tarik tersendiri…
    😀
    cuma analisa sederhana….

    Guest
  31. koq ngga ada yg komen kaya gini lagi : “SEHARUSNYA KITA DIBAYAR KARENA BANTU NGIKLANIN PRODUK DI LIVERY ITU, BUKAN KITA YG BAYAR KE PABRIKAN” wkwkwkwkwkwk!!!!!!

    Guest
  32. lebih baik mass pro..wong konsumen yang milih…yang limited bisa nangis darah ga kesampaian..wkwkwkwkwk..
    😀
    😀

    Guest
  33. limited is prestige..??
    loe pikir naik berapa daya kura kura..??
    pabrikan dagelan kerjaannya ngapusi wong terus..
    😀
    😀
    😀

    Guest
  34. disinyalir limited edition lebih gede omzetnya…wong pabrikan Yahama menganut sistem “wajib kredit%”…motornya lemot lemot pulak…
    😀
    😀
    😀
    😀

    Guest
  35. pertama kali suzuki satria warna emas keluar, pabrikan bilang limited edition (edisi TERBATAS)
    sedangkan yg black fire di labeli special edition (edisi SPECIAL = tanpa batasan, kata org Y)

    tp skrng kok aneh, dijalanan lebih sering liat yg EDISI TERBATAS daripada yg EDISI SPECIAL
    ckckck,
    diapusi pabrikan 😛

    Guest
  36. 1. eksklusif harus limitted edition wong bayar lebih kok!
    2. harusnya livery ga cuma catnya doang,ada penambahan part2 yg beda dg yg sutandar,velg/skok/arm atau yg lain,yg penting lebih bagus
    3. performa harus beda juga,harus lebih advance,minimal mapping ecunya,klep,exhaust sistem,kopling,meski g ekstrem yg penting lebih advanced..

    motor Livery MotoGP,sensasi MotoGP,bawanya udah nunduk-nunduk pula,serasa disirkuit masbro…tiba2..ga disangka2,ada suara dari sebelah “Assalamualaikum,ane duluan ya..” mak Jleeebbb disalip standar pabrikan lokal 😀 😀 wkwkwkwk

    Guest
  37. kalo mau limited emang harusnya mesinnya berbeda……..seperti Honda Astrea Grand Tahun 1996-1998 gak pake elektrik stater……ha ha ha ha

    Guest
  38. @mercury79
    ane beli blade repsol buat sponsorin honda di motogp ya bray?sedangkan AHM udah ga mampu tempelin SATU HATI di RC213

    Guest
  39. kalau livery Limited dong Kang
    Yang Di mass produksi teknologi moto gp nya
    seperti teknologi dyasiil + forged piston Yamaha
    mungkin lebih asyik ditambih teknologi SSG >>haha

    kalau livery buat apa kalau teknologinya masih seperti motor konvensional di produksi massal lagi

    Guest
  40. Menurut saya diproduksi tanpa batasan saja,, bebas, toh dari harga yang sedikit lebih mahal secara nga langsung itu sudah sedikit membatasi produk itu sendiri (secara logika loh y, faktanya bisa aj yg livery khusus lebih laku)..

    Guest
  41. kalo gak di produksi masal bakalan ada masalah di depan sehubungan dengan aftersales nya,..
    khusus nya masalah sparepart (walaupun hanya body & striping aja). kalo beli bakalan tidak ada part yg sama persis..

    Guest
  42. kalu produksi massal nyang tim pabrikan moto gp nya (repsol honda atau yamaha factory)
    kalau mau yg leimited bikin motif tim satelitnya yg limited,macam yg honda gresini moto gpnya stefan bradl,yamaha nyang monster tech 3 yamaha kan oke tuh

    Guest
  43. saya setuju kalo dibuat terbatas saja. apalagi kalo bisa diisi penomoran. jadi orang yang dapet ngerasa lebih spesial saat punya.
    masalah performa mestinya juga ditambah sedikit. kalo injeksi mungkin dengan sedikit utak atik ecu atau dapat knalpot yang lebih bagus, ban yang lebih gambot.
    dengan demikian yang punya bakal ngerasa lebih spesial dan bener2 ngerasa beda dari yang lainnya.

    Guest
  44. dijaga eksklusivitasnya, dijual terbatas, harga agak tinggi gpp asal jangan jauh. tapi bener bener diterapkan sama produk yang sesuai dengan image motogp yaitu wajib KENCANG! lebih kencang dari produk kompetitor. kalo diterapin di matic ya sama aja boong..

    Guest
  45. ah ga penting, cuma stiker doang kok diributin

    mestinya limited edition itu :

    1. injeksi soch/dohc pake vtec atau vvt or whatsoever namanya
    2. rem abs+ebd+ba
    3. lampu HID
    4. instrumen pake illuminated optitron + MID
    5. sequential gearbox dual clutch
    6. electronic adjustable suspension

    itu baru namanya limited edition 😀

    Guest
  46. kalo livery sih ga masalah di buat massal kang haji…. kalo limited edition/ SE/ eksklusif lebih baik bukan livery aja yg beda tapi juga ada perubahan spek mesin atau part…. misal new cbr150 limited edition itu pake spek shock nya ohlins, atau ecu + stang dengan setting an sirkuit…. lebih mahal, tapi lebih value…

    Guest
  47. Lihat kondisi lapangan selama beberapa tahun ini saja. Yamaha produksi limited edition hasilnya motornya nggak kelihatan di jalan dan penjualan ancuuuuurrrrrrr. Honda produksi masal hasil malah jmenguasai pasar. Yamaha memang kepala batu tidak mau belajar dari pengalaman

    Guest
  48. Kalau livery balap dan livery pabrikan (misal red white blue honda, ninja dg hijaunya) dibuat masal, yang dibuat eksklusif livery misalnya ulang tahun pabrikan, telah berkiprah di ajang balap selama bertahun-tahun. imho.

    Guest
  49. limited edition namuan berikut perbedaanya dg memakai “SPECIAL ENGINE”.. Jd walaupun produknya sama tp ada pembeda yg signifikan, IMHO 🙂

    Guest
  50. Contoh livery yg pas hanya nsr series, tiap varian ada pembeda. Harga, rupa hingga mesinpun ada selisihnya.

    Guest
  51. Saya si kecewa sama yamaha karena beli livery motogp harga nya naek tinggi bgt sampe 550 ribu untuk versi new vixion lightning.Cuma dapet beda colour doang dan striping, ini mah saya maen cutting sticker juga lebih hemat.mesin sama, semua sama, beda itu doang.tekor bgt mas.

    Guest
  52. saya prefer ini limited edition dan bener2 limited.kalau sudah mass product apes tenan, bayar lebih mahal 550ribu dari varian normal tapi ga eksklusif buat apa?justru karena kesan ni livery motogp dan diprosuksi limited makanya saya beli.kalau dari awal ditegaskan ini mass product mending saya ambil varian biasa aja, toh mesin dan yang laen sama, cuma beda warna. malah saya merasa ga nyaman dengan kondisi ini karena saya bayar mahal tapi isi sama, cuma bungkus doang.

    Guest
  53. menurut saya c,, harus nya di buat eksklusif,,
    cuma,, dah banyak yg bisa modif gt,,
    banyak jg yg mo pake walopun jd iklan berjalan,,
    harus nya lebih murah tuh motor yg gt,, :p
    kan secara ga langsung kita iklanin tuh merk..
    nah kalo dah banyak yg mo livery motogp gt c,,
    mending produk massal sekalian,, biar untung banyak,,

    Guest
  54. Kaya ga tau yamaha aja, ntar kalo permintaan pasar besar jg bakal dimasalkan, sebenernya yamaha pengen ikutin honda, cuma malu, percuma dong FBY triak2 masak blade motor bebek pake livery motogp eh ternyata yamaha ikut2an,.. 😀

    #Limited edition livery motogp yamaha cm pas kmaren jupiter z pake livery motogp 50th anniv

    Guest
  55. Tergantung motornya juga sich kang, kalau yg type retro jadi rada memaksakan livery, dan juga tergantung request marketnya, kalau requestnya membludak bagi Honda ya jadi aji mumpung buat bandrol harganya bisa naik dikit dgn livery Repsolnya, bisa di manfaatkan juga oleh YMI utk menaikan request pasar

    Guest
  56. Soeharto Jooss – Agustus 1, 2013

    @mercury79
    ane beli blade repsol buat sponsorin honda di motogp ya bray?sedangkan AHM udah ga mampu tempelin SATU HATI di RC213
    ===============================
    sebelum pake jargon SATU HATI, HONDA udah terkenal seantero jagat otomotif… jadi mo pake ato kagak ya ora ngefek son…
    dan dananya ternyata dipake buat pembibitan pebalap kelas premium di negara lu…
    sponsor honda di motogp udah bejibun beda ama motor sebelah
    bajunya gak bermotif, alias biasa bin polosan…

    Guest
  57. Klo menurut saya bagus2 aja ada livery motogp klo d bikin limited edition itu bagus klo d pakai masal jelaz kurang sip…bikin limited tp pabrikan juga harus buat part yg sama juga agar jika motorjatuh bisa beli part liveryx klo g ada part di deler kita harus ngecat lg jelas biaya tambah….dan nantinya yg sudah terlanjur beli belum livery bisa bikin motor livery juga…..

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here