26Juli_banner

Bro sekalian, Kita belajar ngobrolin strategy marketing yaaa . . . Sangat menarik menilik fenomena perkembangan terakhir Yamaha (khusunya strategy di motor enty level) dimana Rumor mengalir bahwa Yamaha sedang dalam sebuah Project New Product  Mio series dengan kubikasi mesin yang di update Plus Sedikit teaser dari Petinggi YMC, Yanagi san yang menurut salah satu internal YIMM memang sosok Personal bertipe “Engineer”  . ..  Kalo memang kedepan Mio akan begini . . .tmcblog masih meraba raba nih sebenarnya apasih yang berada dibalik ini semua? . . . salah satu yang langsung terlintas di benak tmcblog adalah upaya positif untuk mereposisi (Repisitioning) Brand / Brand Image

banner440x100px

positioningandscope_verysmall

head to head adalah sebuah upaya perang/ Kompetisi yang menghabiskan banyak energi . . . Walaupun bukan sebuah strategy yang haram dilakukan, IMHO . . . bertempur head to head dengan sebuah badan usaha yang sumber dayanya boleh dibilang luar biasa seperti Astra Group memang butuh effort yang luar biasa juga. Diferensiasi adalah strategy Lain yang banyak dilakukan produsen untuk menghindari upaya benturan head to head yang vulgar plus membuat produknya berbeda, begitu pula di ranah roda dua. Namun , menilik rumor rumor di atas . . . jika benar nanti kejadian tmcblog melihat sinyalemen adanya upaya Reposisi Brand Image Mio dibenak Konsumen. . . . tinggal kita akan lihat seserius apa nanti shift in possitioning ( perpndahan posisinya) dan upaya Marketing (advertising + Operational) nya seperti kita lihat di diagram atas

Sinyalemen Reposisi  Yamaha Mio menurut tmcblog adalah sesuatu yang logis dilakukan secara kita ketahui bahwa pangsa pasar skutik adalah pangsa pasar paling seksi di maket roda dua Indonesia sekarang . . . Dan upaya yang dilakukan Yamaha jika benar akan mereposisi brand image Mio bisa jadi dikarenakan salah satu ataupun kombinasi dari alasan ini : penjualan menurun, kehilangan konsumen / pengguna dasar, manfaat produk stagnan, atau kompetisi, termasuk isu-isu seperti peningkatan teknologi dan fitur baru. . . . walaupun bisa jadi kekurang kompetitifan Mio J series adalah bukan karena produknya semata  . .. misalnya dikarenakan kalah kuat dalam Line Produksi 😀 ( Its all about the money dong ? )

repositioning_alternatives

Kembali ke Judul . . . Kenapa tmcblog bilang Agresif . . . Bro bisa cek deh kapan Mio J lahir ( Feb 2012) menggantikan MioKarbu . . . Jika memang sekarang (2013) sudah kecium upaya untuk mengembangkan Next Gen of Mio dengan diferensiasi yang cukup ketara . . . tmcblog lihat ini adalah upaya yang sangat cepat  tanggap/ agresif yang bisa dilakukan Yamaha . . . IMHO, Yamaha seperti nggak mau kehilangan Banyak Momentum.

Sebagai Cermin . . . dulu Pepsoden (maap nyebut brand 🙂 ) kita kenal sebagai Brand pasta gigi dengan tagline “gigi putih” . . . namun dengan tujuan melebarkan segmentasi pasar dalam upaya kompetisi . ..  tagline tersebut ditambahi dengan tagline lain seperti “perlindungan Gusi” dan atau “Perlindungan gigi berlubang” . ..  Begitu Pula disinyalir yang terjadi dengan Mio . . . Terus terus ber evolusi  . . . dimulai dari tahun 2003, Mio hadir dengan Brand ambassador Tessa Kaunang untuk menjawab kebutuhan para wanita akan kendaraan yang nyaman untuk mereka . . .

Teruuuusss sampai sekarang 10th Anniversarynya . . . kompetitor ikut terjun dan benar bener all out . . . persaingan 2013 udah jauh berbeda dengan saat penetrasi di 2003 . . . mungkin memang butuh sedikit reposisi, biar Mio lebih Kuat secara Brand . . . Bukan hanya lagi skutik yang “nyaman buat wanita” akan tetapi Juga : “cepat” -> naik kubikasi jadi 125 cc , lalu “irit” -> menurut Yanagi San lebih efesien 20% dari mesin sebelumnya . . . dan juga tetap terjangkau

( bisa jadi Yamaha mencoba mengumbar mindset . . . kalo dengan uang segitu nambah dikiiit bisa beli skutik 125 cc, lebih cepet, lebih irit dan tetep nyaman . . ngapain pilih 110 cc ?? nahhh warning dah buat Honda )

Namun patut dicatat juga . ..  kalo bisa aspek aspek safety dan fungsional sekalian aja di tambahin . . . bagasi di gedein, Brake Lock, parking lock,  gak usah takut dibilang ngekor . . . ini hanya opini tmcblog . ..  bagaimana Opini mas bro sekalian . . . monggo di share mas bro, beda juga nggak apa apa 🙂 . . . semoga Berguna

Taufik of BuitenZorg

132 COMMENTS

  1. yamaha memang harus segera berbenah diri pak haji…..mereka agak terlena memang,di bali mio dulu merajai…kondisi saat ini malah berbalik beat dan vario series yg mendominasi jalanan bali….just sharing aja

    Guest
  2. merek mio dikubur aja, ganti varian baru. mio lekat dengan para wanita, makanya semua dimensi seri mio imut2. sekarang sudah jelas, para wanita malah pilih skutik tetangga sebelah.

    Administrator
  3. tambahan kang… klo SKS, SSS, bagasi dsb ky’nya udah mnjadi standar. klo YIMM mau membuat fitur atau teknologi baru mungkin bisa ditambahkan fitu Keyless system. dijamin maling motor bingung klo cm bawa kunci T 😀

    Guest
  4. Merubah Mindset orang Indonesia itu CC-besar lebih irit itu yang susah masbro..
    Untuk head to head tentang keiritan susah karena Honda sudah mendarah daging, dan untuk mereposisi brand image Mio memang butuh effort yang luar biasa di sisi marketing untuk tagline ‘CC besar lebih irit’, tapi saya yakin kok dengan strategi Yamaha ini, yakin seperti mereka merangsek lewat Nouvo dan Mio di thn 2000an dulu, asal bisa konsisten dan emang terbukti teknologi yang mereka tawarkan sesuai dengan kenyataan, pasti bisa kok..

    Guest
  5. miko pada Agustus 22,
    2013 pada 7:13 am
    Sekalian Kualitas
    jalannya ya bro..
    velg bgusnya kya apa
    klo hjar jlan brlubang
    ya lama2 hncur jga
    velg nya…

    pertanyaannya, jalannya sama, negaranya sama, aspalnya
    yg sering peyang siapa?

    Jelas kan? Gitu aja masih ngeles menipu

    Guest
  6. Pihak yang paling bertanggungjawab dari kegagalan Mio-J sebagai suksesor MioSporty adalah pak Eko…. 1) Terlalu terlena dengan MioSporty, sehingga lambat melakukan perubahan model. (Perubahan dilakukan justru saat brand Beat melejit). 2. Terlalu berani menyetujui desain MioJ yang dilihat dari semua sisi JELEK. Baguslah, kalau MioJ ini segera didiskontinyu. Biar mata gak sakit di jalan (melihat tampang MioJ yang culun itu!)

    Guest
  7. Tambahin fitur beam light dan tombol on/off mesin seperti yg ada di motor sportnya(atau seperti ISS aja sekalian). Plus desain yg keren, universal, dan sama sekali baru. Juga teknologi semacam ABS atau ban tubeless jg boleh. Tinggal dipilih deh tuh.. 🙂

    Guest
  8. ak sanagt setuju yamaha harus terus meningkatkan brand merk nya lebih baik lagi.banyak diterima konsumen di tanah air melahirkan suatu matic yg nyaman dikendarai harga terjangkau fitur melimpah irit bhan bakar harga kompetitif,teknology injektion yamah wajib canggih dan efisien tentunnya …bravo…yamaha…sbm…pwr..?salam damai.

    Guest
  9. om tmc,,,, bknya saat yamaha lg jaya d th 2009 bs produksi 300rb an /bln, skarang kok cm 200rb an /bln, mlh dgr2 d plant krwng lineny ad yg d bubarin, mnrt sy bkn krn line produksi mio skrg pnjualn sdkt, tp krn model jelek kyk pinguin pk dasi. para biker penyemplak mio bwny pd alay n sruntulan.

    Guest
  10. hny msukan sja, tk prlu naik kubikasi msin, tpi faceliftin total tmpilan, upggrade velg+kaki2nya digambotin dikit, tmbahin radiator plus ftur pmbeda dari kmpetitor sja sdah mangapppp tuh…

    Guest
  11. wew, pekerjaan yang berat, kalau mereposisi kelas entry level mungkin kelas mid-nya langsung terlihat inferior seperti x-ride, padahal x-ride baru keluar. Cara mereposisinya bagaimana kira-kira? Apakah serempak mio j, mio gt, soul gt, x’ride, direposisi, sepertinya tidak mungkin

    Guest
  12. dlu yamaha bs jualan 300rbuan/bln, skrg kok cm 200rbuan/bln, jd bkn mslh line produksi tp modelnya kang taufik. terutama mio jelek kyk pinguin pk dasi.

    Guest
  13. wajib facelift tmpilan, tmbahin radiator, upgrade velg+ban biar rda gmbot, pluss ftur pmbda dri kompetitor, mkin mknyus…

    Guest
  14. Berarti sijuki bego doong, udah main skydrip125, malah ngeluarin nox110 yg head2head. Hayato jg kykny ga ada kabar mau diinjek.

    Guest
  15. faceliftin dlu tuh tmpilannya, tmbahin jg rdiator, upgrade velg+ban biar gambot dkit, pluss ftur pmbeda dri kmpetitor, mkin mknyuss….

    Guest
  16. lhaa masalahnya wak haji… yamaho ntuu dari dlu tag line nya mesti yang kenceng kenceng di duluin padahal kan niii metic..

    ngapain motor metic yang digembor gemborkan yang cepat lah yang tekhnologi mocinGP lah apa lah seharusnya kan perbaiki tuu fungsionalitas + keamanannya misal PBL SSS klo bisa nyoontoh aja pabrikan H MISAL ACG+ISS ato buat inovasi sendiri yang lain misal ditambahin meriam di depan motornya ato di tambahin AK47 hahaha koq nglantur gini
    dah ahhh kaaaburrrrrr…. cerita ane diatas hanya sebatas IMHO semata kesamaan kejadian atau pemikiran hanyalah sebuah kebetulan saja…

    Guest
  17. Saya rasa kesalahan besar kalau mau bersikukuh menggunakan strategi pakai nama mio dan utak-atik mesin saja. Biar mio tetap jadi kelas entry level skutik seperti beat di honda. Justru saatnya yamaha main di kelas mid dan hi dengan lebih serius toh dulu sudah cukup sukses dengan majesty-nya. Kecuali YIMM memang sudah puas jadi nomer 2 ya…

    Guest
  18. Setuju komen di atas kalo bisa jgn pake mio lg orang udah kapok alias negatif thinking, ganti nama baru aja tapi jangan pake nama d@rmo 125 y-jet ke injek2 ato kwertot 125 y-jet ke injek2 …peace!

    Guest
  19. Kata Fbyahomo,matic hanya untuk ibu2 dan tante2…
    kok harus dievaluasi terus?….pabrikan dan fanboynya gak singkron dalam hal ini….
    yang satu misi cuma itu tu…..

    Guest
  20. Suzuki dari dulu juga main 125 cc
    dgn harga yg lebih murah dari kompetitor
    tapi kenyataan dilapangan justru mbledos
    apa yamaha mau ikut mbledos juga?

    Guest
  21. Mio GT aj dinaikkan jd 125cc untuk differensiasi, sedang mio J untuk menyasar segmen cewe (IMHO) 😀

    http://frgoes87.wordpress.com/2013/08/21/wacana-test-virginity-untuk-pendidikan/

    Guest
  22. MIO series kemungkinan dapat memenangkan kembali singgasana top best seller metic dengan catatan2 perbaikan di semua bagian dan realisasi yamaha tentunya, sbg cth yamaha segera merealisasikan perubahan posisi mengendara pada mio j agar mendapatkan posisi mengendara yg nyaman tentunya kemudian fitur bagasi luas, panel speedometer elegan dan mudah dibaca, tangki besar, tmpat duduk perlu dipanjangkan sedikit, behel belakang dibalut dgn karet shgga posisi duduk pembonceng terasa nyaman, velg wajib diganti modelnya yg gampang peyang, disektor mesin yg wajib diperhatikan adalah tarikan pada mio j yg cenderung menyentak di awal dan selalu minta di gas terus menerus berbda dgn honda yg lembut di awal dan tetap enak di putaran mesin menengah dan akhir alias mentok buka throtlenya dan wajib jib jib membuat fitur unggulan yg tidak terdapat di metic honda kesemuanya ini yg menjadi poin wajib perubahan pada metic kebanggaan yamaha MIO J, jika yamaha tidak melakukan perubahan pada bagian di atas maka percumalah kalian menguras otak dan sarana, prasarana siang dan malam, 5 tahun pun jika yamaha tdk melakukan perubahan tsb tetap yamaha tdk akan bisa mengalahkan ASTRA HONDA MOTOR

    Guest
  23. desain ulang engine mounting/ link hanger selesai masalah.. bikin produk baru nama baru sbg tandem mio.. desain harus bertolak dari mio.. soul gt naik kelas 125 bodi belakang dirombak biar gak bogel.. h2h dgn vario

    Guest
  24. FBY=Maho=Manusia Homo
    FBH=Kutang=Tante-tante
    Jadi cocok regane endok,mreka FBY n FBH sama2 menjalin cinta,FBY jadi prianya,FBH jadi wanitanya…jadilah mereka saling tusbol! Hahahaha…

    Guest
  25. 50. Kempoel Salendro – Agustus 22, 2013
    FBY=Maho=Manusia Homo
    FBH=Kutang=Tante-tante
    Jadi cocok regane endok,mreka FBY n FBH sama2 menjalin cinta,FBY jadi prianya,FBH jadi wanitanya…jadilah mereka saling tusbol! Hahahaha…
    ————————————————————————————-
    ya gak bakalan nyambung om…
    yang homo gak suka tante,sebaliknya juga gitu..
    makanya mereka selalu “berantem” lagaknya seperti CEO masing2 perusahaan…

    P Haji,maaf ya OOT…

    Guest
  26. Perlu jadi perhatian buat next mio : ketahanan cvt, kenyamanan berkendara, kelembutan suspensi, minim getaran.

    Guest
  27. Mio j paling jelek modelnya, tertolong soul gt ,harusnya harga sprti mio j model soul gt. Mesin keluarkan yang diatas vario ids, keiritan samakan aj

    Guest
  28. Motoralay@ kan cm posisi bro,sjatinya mreka smua laki2,orang maho kan ada posisinya,siapa yg jd pria siapa yg jd wanitanya…gtu kamsud ane! Hehehe…

    Guest
  29. Menurut ku, Mio lebih kalah karena Brand, Honda rajanya 4 tak, walaupun Yamaha juga sudah bagus membuat mesin 4 tak, tapi harus ada perubahan besar untuk Mio sendiri:
    1. Body dibuat lebih ramping lagi, Honda Beat cewe2 mungil yang banyak make
    2. Ban diperbaiki,terlalu kecil, ini yang menyebabkan velg cepat peyang
    3. Fitur datambain dong, digital mingkin
    5. Tanky bensin cukup oke 4.9 liter, tembus 5,5 liter lebih mantap
    6. Dan satu hal lagi, yang utama itu para dialer Yamaha, jangan terlalu bermain, cash ga boleh, kredit boleh, apaan, dan digempur lagi kalo mau jualan, masuk keplosok2, berikan gambaran untuk merubah mindset tentang Injeksi

    Tapi tetap sih ditempat ku aja, lebih banyak Honda, Brand yang kuat..

    Guest
  30. pening dan kebakaran jenggot, tp klo smp kejadian mio 125 sempurna mesin forged dan dyasil, fitur sama, irit dan bertenaga itu baru hebat

    Guest
  31. Seandainya boleh memilih n meminta, ckuplah Beat, Vario125, n PCX150 matik yg ada di Indonesia, sedang untk bebek cukuplah Jupiter Z1, Supra125, n Satria FU, trakhir untk sport ckuplah Verza, New Vixion, n Ninja250FI/Z250. Untk yg tdk trplih gak usah diproduksi alias SUNTIK MODYARRR!!!

    Guest
  32. saat merubah mio, petingginya yg kebetulna bertipe: “engineer”

    maka yg dirubah duluan adalah jeroan mesin.

    padahal konsumen melihat perkembangan zaman setelah kenaikan bbm.:

    “dimana motor sudah menjadi sarana trasfortasi utama bagia sebagian besar kalangan”

    artinya :

    yg dibutuhkan konsumen adalah sesuatu yg bisa membantu konsumen dalam melaksanakan fungsi motor tsb,

    bukan sesuatu yg mesti kencang, karena ini realtif

    namun sesuatu yg bisa meringankan beban konsumen pada saat menggunakan kendaraan tsb, dimana rider akan capek dana kehujanan, konsentrasi bisa turun.

    nah AHM menangkap situasi konsumen tsb dgn membuat fitur yg bermanfaat bagi rider , spt:

    1. helm. in = bisa naruh barang lebih dan kurangi pegal di pundak

    2, sss = karena capek, konsentrasi kurang, bisa lupa, maka sss ini secara tidajk langsung mengingkatkan rider bahwa standard samping belum naik

    dan konsumen lebih butuh sesuatu yg bermanfaat langsung dari pada manfaat yg relatif

    Guest
  33. jalan satu2nya, hidupkan lagi nama Nouvo. ini merek udah melegenda. kalo yamaha mau head-head sama vario. kudunya nouvo 125 yg brojol. secara, orang taunya naik nouvo itu nyaman, bagasi luas, tangki bensin gede, punya dek penyimpanan barang. paling tinggal tambah PBL, SSS, SKS, plus radiator.

    tapiiiii, itu juga kalo yamaho mau belajar sih. kalo tetep budeg, paling dharmo sama qwerty balik kandang ngelas sasis dipabrik sana hahahaha…

    Guest
  34. tapi hasilnya belum tentu yang diinginkan!
    kalo gak naik harga sih ga pa2…tapi kalo naik???..konsumen yang di jadi korban pemerasan…

    Guest
  35. Yamaha sedang dalam sebuah Project New Product Mio series dengan kubikasi mesin yang di update Plus Sedikit teaser dari Petinggi YMC, Yanagi san yang menurut salah satu internal YIMM memang sosok Personal bertipe “Engineer” . ..
    ==============
    kesalahan masa lalu yamaha adalah lebih mengikuti ego mesin, “harus kencang.”

    padahal setelah kenaikan BBM thn 2008, motor jadi sarana utama transport, artinya kecepatan itu relatip.

    Nah AHM menangkap peluang ini :

    diberilan fitur sss dan helm in di motor mereka u/ mengurangi beban rider akibat macet dan cuaca.

    dan ternyata nanalisa AHM tepat, konsumen sangat suka fitur tsb.

    dan Yamaha lebih mementigkan jeroan mesin supaya tambah cepat, dimana hal itu tidak mengurangi beban rider sendiri.

    Guest
  36. iya c,, emang dibilang ngekor gpp,,
    yg penting konsumen yg diuntungkan,,
    cm ya semua nya balik lagi ke durabilitas,,
    baik honda atw yamaha,,
    mo beat atw mio,, harus bagus kualitas nya,,
    jgn cm ngejar di untung dan penjualan banyak aja,,
    tapi gampang rusak,, ini cepet rusak itu cepet rusak,, -.-

    Guest
  37. tetap yang paling utama adalah the power of desain.
    mio sporty laku keras karna desainnya unyu2, cocok untuk semua usia, beda dgn mio j yg desainnya agak kaku

    Guest
  38. Honda aja ngekor body yamaha vixion aja gak malu apalagi masalah safety dan fungsional .yaaa jangan malu di bilang ngekor

    Guest
  39. kalo produk fitur sudah sama….apalagi kalo fitur yamaha memang kalah dari honda (skutik)…maka harga sangat menentukan …. disamping aftersales, customer experiences yang mematok mindset sebuah produk….

    Guest
  40. bingung kalo mau cari dimana saja sisi lemahnya, karna terlalu banyak kali ya.
    soul GT yg ganteng plus genrenya anak muda banget, maren2 sempat maen di angka 40rb-an, eh sekarang anjlok diangka 25rb-an.
    berarti ganteng saja tidak cukup untuk melawan honda, tetapi harus punya sesuatu yang lebih untuk melawat pasukan honda.
    apakah naik cc jadi 125 membantu??? saya pikir tidak.

    Guest
  41. Mio 125 …. mengusung nama besar brand Mio dan mesin berkubikasi 125cc lebih besar dari tetangga ….. strategi YIMM kali ini harus diperhatikan AHM…. ga cuman sekedar memberikan perlawanan ke BeAT tapi sedikit-banyak merubah mindset konsumen bahwa produk ini secara kubikasi ‘setara’ dengan Vario125….

    Guest
  42. ( bisa jadi Yamaha mencoba mengumbar mindset . . . kalo dengan uang segitu nambah dikiiit bisa beli skutik 125 cc, lebih cepet, lebih irit dan tetep nyaman . . ngapain pilih 110 cc ?? nahhh warning dah buat Honda )
    =====================================================
    Potitioningnya malah ga jelas, bisa-bisa malah memakan kakaknya sendiri xeon
    konsumen entry level identik memakai motor untuk operasional atau kerja, nah pasti cari yang irit, pasti mikirlah dalam keadaan normal 125cc ga mungkin seirit 110cc

    Guest
  43. ( bisa jadi Yamaha mencoba mengumbar mindset . . . kalo dengan uang segitu nambah dikiiit bisa beli skutik 125 cc, lebih cepet, lebih irit dan tetep nyaman . . ngapain pilih 110 cc ?? nahhh warning dah buat Honda )

    ===================================================
    kalo kata AHM nih yah …cara ini ada cara lama yang di ulang oleh yamaha….ingat honda jaya pada motor bebek 100 cc , yamaha main di 110 cc …. dan yang lain lainnya sama spt itu …. dalam dunia marketing/perang anda tidak bisa menggunakan strategy yang sama berulang2 … art of war is about deception…

    Guest
  44. masalahnya konsumen sudah tertancap mindset bahwa motor Honda yang paling irit.padahal fakta dilapangan tidak demikian(suzuki sudah menunjukkannya)..tapi saking kuatnya mindset itu ya ttp aja konsumen tidak percaya bahwa masih ada yang lebih irit.dan harusnya Yamaha memperkuat brand..bukan mengganti mindset konsumen.kapasitas mesin besar tapi irit??susah nancepinnya.mending memperkuat image kalau skutik Yamaha berkualitas (meningkatkan kualitas cvt,velg,dan beberapa komponen lain)dan kencang(bisa merubah format mesin,dari yang strokenya sangat panjang,ke bore yang agak besar dan perubahan lebar klep).irit??kalau bisa sih hebat…meskipun susah dan butuh riset dan teknologi terbaru.mending sebelum ambil strategi naik kubikasi survey secara mendalam.terutama pada konsumen…mekanik Yamaha sendiri..apa yg jadi kelemahan pada produk Yamaha sendiri..dari situ baru dsimpulkan dan membuat strategi baru.karena sepertinya Yamaha hanya terkesan nebak2 strategi tanpa dasar yang kuat.ingat kualitas adalah hal utama daripada teknologi canggih apapun(untuk pasar skutik)

    Guest
  45. soalnya mio itu identik lemot dan susah nyelip bus,
    beda ma beat, maka nya kalah penjualan dan butuh sesuatu yg beda n baru, kalo bisa bikin yg 200cc ato 150 cc matic,, tampang nya kayak suzuki skywave? ato drive lupa gue,,
    matic nya suzuki yg 250 cc itu lho harga 35jt an aja

    Guest
  46. 41. kadal – Agustus 22, 2013
    Kalo ada Vario 125 injek, radiator , irit, kenceng juga ngapain beli mio 125 ? wkwkwkwkwkwkwkwk……
    ==================================================

    kalo beda harganya 2-3 juta masih banyak yang mikir kok
    lain kalo beda harganya cuman 500 sampe sejuta

    Guest
  47. 68. subaru – Agustus 22, 2013
    41. kadal – Agustus 22, 2013

    kalo beda harganya 2-3 juta masih banyak yang mikir kok
    lain kalo beda harganya cuman 500 sampe sejuta
    ============================
    itu namanya buta merk….masa beda 1 juta diambil juga…

    kwek kwek kwek

    Guest
  48. Mudah aja kok buat YIMM,
    1. Tempel kan muka qwerty di depan
    2. Tempelkan muka mbah darmo di buntut belakang
    3. Benamkan jaos dalam mesinnya biar 225ps, kmp. Kpl..
    4. Buat nama jd mio MoJaOsTy

    Simple bukan??

    Guest
  49. 23. m45k – Agustus 22, 2013
    Jujur…Desain, dan mesin dah OK, coba bannya diupgrade, seperti punya tetangga.. hanya itu minusnya
    ________________

    desain ga mbentuk gitu dibilang oke wkwkwkw

    Guest
  50. 70. until – Agustus 22, 2013
    Mudah aja kok buat YIMM,
    1. Tempel kan muka qwerty di depan
    2. Tempelkan muka mbah darmo di buntut belakang
    3. Benamkan jaos dalam mesinnya biar 225ps, kmp. Kpl..
    4. Buat nama jd mio MoJaOsTy

    Simple bukan??

    ____________________
    ente bener.. power mesti naik 10 hp.. wkwkkw

    Guest
  51. kalau hasil ahirnya
    lebih fungsional
    lebih banyak fitur
    lebih irit
    lebih kenceng
    lebih keren
    lebih kuat
    dibanding kompetitor, mungkin akan pada migrasi.
    kalau masih 11/12 saya rasa sulit apalagi masih dibawah kompetitor.

    Guest
  52. Susah2.. Padahal tinggal ganti tuh vendor velg sama bannnya. Ada main apa org dlm YIMM nih, semua customer sdh teriak2 ban dan velg mio kekecilan dan gampang peyang, malah dipertahankan, terus semua matic mau langsing mau gembrot, velg+bannya sama semua. Dasar kepala batu nih YIMM… Malah pake mau reposisi strategi segala yg biaya nya mahal dan belum tentu sukses. Coba deh survey ke cewek2 pembeli beat, knp ga mau mio, pasti jwb nya sama, ban ama velgnya kekecilan

    Guest
  53. betul… ubah tagline dulu aja biar menjadi lebih “ketimuran”…
    sedangkan untuk motornya :
    mio = imut itu sudah harga mati, tidak perlu coba2 strategi naik kelas. cukup dibenerin aja desainnya. kalo perlu pake basis desain mio smile plus mesin injeksi.
    kembali ke imut.
    mencoba kembali ke konsumen lamanya, daripada harus masuk ke segmen konsumen baru lagi.
    menurut saya, kegagalan mio j adalah di sisi desain. tidak ada aura mio-nya sama sekali, tidak mewarisi gen mio, jadi seolah-olah seperti motor yg membawa gen lain.

    Guest
  54. mungkinkah ada Mio125yg kelasnya seperti PCX125 dengan harga dibawah 20juta?
    kesan cepat, nyaman dan eksklusifnya sudah muncul (my mind is set to PCX)
    IMHO

    Guest
  55. kegagalan mio j bukan hanya krn desain…
    TAPI masa nya udh lewat,,,,

    dlu jaya krn kompertitor belum main…

    nama besar honda plus fitur yg lebih dr mio
    yaah mau gk mau dibabat habis sama beat..

    intinya
    pengguna mio skrng itu kebanyakan pecinta yamaha( setia sama yamaha)..

    liat aja, di bulan juli aja, cm sport yg naik 45 ribu, mio sama aja kyk bulan biasa..

    skrng honda udh main di sport, ya tinggal tunggu wktu saja..

    krn mio juga dijungkalkan bukan instan,,

    jd klo fby ngeldek cb150r tp bs berkutik, ya emg iya utk SAAT ini…

    tp tdk utk tahun depan..

    Guest
  56. belajar dari raja jalanan rx king yang melegenda sampai sekarang … dulu waktu mio naik daun saya kira dia akan melegenda sebagai metik jalanannya yamaha ..akan tetapi dengan perubahan tampilan yang selalu bherganti di tiap periode dengan mengubah tampilan bakunya banyak para pengguna mio yang kecewa dengan tampang tampang culunnya farian baru …mohon ma’af wak haji ini hanya pandangan pribadi saya

    Guest
  57. Dulu om q mau beli mio, q suruh tahan dlu, nunggu metic versi honda yg irit, akhr’y betul keluar beat, krn pengalmn ade’ pake mio; boros bbm. Ade pilih mio krn design imut & solid,, masukan ja kalo part mio buat brkwalitas; awet &cvt minim perawtn, krn skrg aq pake mio, tp untk krja harian, ttp supra yg irit’y bisa d manage,,

    Guest
  58. mio ditambahkan fitur yang bisa mengakomodasi kehidupan sehari2..
    bagasi dibesarin, laci penyimpanan, irit bbm, bodi agak besarin dikit, desain gak usah trlalu racy

    Guest
  59. reposisim market perlu wak haji.
    dulu common biker pake bebek, sekarang pindah ke matic. dulu matic buat kalangan tertentu yg ga mikir boros asal simple, sekarang semua dah pakai matik.
    beda zaman beda gaya tempur dong???? pasti. rossidin juga ngakuin markues n lorenzo. lorenzo n rossi juga ngakuin ssg perlu buat bersaing. mosok jaman ssg legal masih pake girboks biasa.

    Guest
  60. petinggi yamaha kayaknya kolot nih. jolor rossidin masih letinggalan. mio masih buat wanita.
    tentu harus berangkat dari kondisi yg ada. mio imut : setuju, tp jangan segmented cewe banget. tampangnya tebeng kaya kembang gitu. cewe biker ga gitu amat kalee…

    Guest
  61. karakter bisa jadi inspirasi desain. njmx dg elang, burhan buat jupiter z, kerang pd lampu stop vega cukup bagus dan berhasil. itu salah satu kekuatan yamaha.
    bandingin tuh njmx yg niru supra revo. yg satu culun yg satu gagah

    Guest
  62. mmengolah karakter perlu dilakukan dg serius, bukan gender. apalagi jaman sekrang, motor tuh dah kaya baju. motor perlu diberi karakter. everybody need character.
    dan karakter natural pas dimainkan oleh yamaha. kebo aja bisa dijelmakan dlm motor. santai, nyaman, gagah. ga bisa ditiru juga.
    ane bayangin kalo ditiru yg ada juga kebo kuyang gizi. elang yg ada juga elang dg pakan nasi, bulunya kusem mau rontok. elang yg lama kuyang pakan.

    Guest
  63. dg bermain karakter natur, perlu kualitas produksi yg baik, dan itu sudah dimiliki yamaha dr dulu. coba salah desain, ancur karakter. desain bener bagus, kualitas abal2, jadi keliatan kurang gizi.
    jai, kalo niru silakan dg kualitas sama. persaingan jadi sehat.

    Guest
  64. 117. until – Agustus 22, 2013

    kegagalan mio j bukan hanya krn desain…
    TAPI masa nya udh lewat,,,,

    dlu jaya krn kompertitor belum main…

    nama besar honda plus fitur yg lebih dr mio
    yaah mau gk mau dibabat habis sama beat..

    intinya
    pengguna mio skrng itu kebanyakan pecinta yamaha( setia sama yamaha)..

    liat aja, di bulan juli aja, cm sport yg naik 45 ribu, mio sama aja kyk bulan biasa..

    skrng honda udh main di sport, ya tinggal tunggu wktu saja..

    krn mio juga dijungkalkan bukan instan,,

    jd klo fby ngeldek cb150r tp bs berkutik, ya emg iya utk SAAT ini…

    tp tdk utk tahun depan..
    ==========================
    1000% setuju, lambat laun, klan CB tidak akan bisa dibendung…

    Guest
  65. banyak saran bagus disini.

    cuma tu petinggi yamaha pada mau melek dan baca postingan komentator disini.

    padahal menurut ane komentator itu cukup baik lho, repot2 mau ngasih saran buat perusahaan.

    Guest
  66. 1. rem cakram belakang
    2. pijakan kaki lebar..bisa bawa galon air/gas 3 kg
    3. lampu bisa di matiin…
    4. karena bensin mahal…sedangkan banyak hanya digunakan untuk kepasar + sekolah + jjs..sebaiknya buat yang kecil aja cc nya seperti 70 cc…biar hemat .

    Guest
  67. kenyataan nya….masyarakat kita pakai motor secara umum kecepatannya hanya 0-60 km/jam
    coba yamaha manfaatkan ceruk ciptain yamaha matik 70 cc
    gua jamin deh …meledak
    masyarakat indonesia kan pingin nya irit / ngak suka ke pom bensin
    dengan 70 cc..maka kita ngak sering2 ke pom bensin
    ingat dulu honda nyiptain honda 70….
    karena bensin masih murah…kendaraan belum banyak dijalan (macet)..maka masyarakat minta yang cc nya agak gedek ( 100-125 cc)..naaaah..sekarang kebalikannya…jalan macet…bensin mahal
    butuh 70 cc NIH

    Guest
  68. pengalaman naik motor yamaha ma honda. after sale service nya bagusan honda ( servis di BeRes) . di yamaho udah berkali2 bikin sakit ati

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here