jump to navigation

Data Penjualan Motor Kecil di jepang . . . Jika dibanding Indonesia Bagai Bumi dan Langit ! January 9, 2014

Posted by Taufik in : Data Industri R2, Tentang Motor , trackback

jepang2013

Bro sekalian, Penjualan Sepeda motor di Indonesia mencapai angka yang selalu fantastis. Thaun 2013 belum ada data resmi yang tmcblog dapat dari AISI  . .. namun di pediksi di atas 7 juta Unit . . . dari 7 juta unit ini mungkin diatas 95% dipegang oleh Brand Jepang seperti Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki . . . namun menarik untuk mengetahui berapa kira kira penjualan Motor ‘kecil’ Brand Jepang di rumahnya sendiri . . . berikut datanya yang tmcblog dapat dari response

uk460x110_dec13_2

gp-banner-460x110

Menurut data dari Japan Mini Vehicle Association penjualan sepeda motor dengan kubikasi 125-250 cc berada pada angka 55.412 Unit saja dan ini pun sebuah pencapaian positif karena naik 22,3% dari Tahun sebelumnya. Dari data ini Honda memimpin pasar dengan angka 37,3 % atau berada di angka penjualan 20.683 unit disusul Oleh Kawasaki yang tahun ini naik 105,3 % di jepang sehingga angka anual penjualannya menjadi 11.168 unit . . .

Yamaha Menyusul di tempat ke tiga dengan taerpaut tipis dari Kawasaki. Yamaha menjual 11.068 Unit. Yamaha Juga mengalami kenaikan penjualan sebanyak 12%. Suzuki menempati tempat ke empat dengan torehan penjualan 7.457 Unit atau 12% dari Share Market . . . sisanya brand brand lain tentunya . . .

Yap angka 55 ribuan ini udah kayak bumi sama langit bila dibandingkan dengan penjualan motor di Indonesia. angka 55 ribuan tersebut bisa di hajar oleh satu varian skutik entry level saja mas bro dengan waktu penjualan hanya mungkin setengah bulan saja (15 hari) yoii kita tahu Skutik entry level di Indonesia bisa mencapai 100 ribuan unit per bulan . . . makanya nggak kaget kalo melihat perbedaan kesesakan jalanan antara Indonesia dan Tokyo soal sepeda motor :D . . . oke sekian berita ringan ini semoga Berguna

taufik of BuitenZorg

Comments»

1. nvl ridero - January 9, 2014

Pertamax

maximus - January 9, 2014

numpang om

nvl ridero - January 9, 2014

Monggo. Kang,,,

jjkk - January 9, 2014

ternyata di jepan kawasaki teruji…

kampreet - January 9, 2014

dijepun yg laris mobil

2. ariev_dunkta - January 9, 2014

2

3. Dre - January 9, 2014

3

4. nvl ridero - January 9, 2014

Keduax

5. Nichoz Ahmad - January 9, 2014

wow

6. nvl ridero - January 9, 2014

Gagal keduax
tapi dpet pertamax…
xixixixi

7. azerky - January 9, 2014

podium ngga ya

8. Dre - January 9, 2014

Jepang budayakan jalan kaki

9. thok - January 9, 2014

jauuuuhh. . . . . .

10. seno - January 9, 2014

h

11. bayu collin junior - January 9, 2014

mantaaabbb.orang jepang kbnyakn naik transformasi umum n pda jalan kaki

legendaraja - January 9, 2014

transportasi mungkin maksud anda…

12. ilhammj - January 9, 2014

iy kang lagian di jepang jarang bgt org pake motor.. motor kecil juga yang pake biasanya kyk di kota kecil gitu.. kalo dia mau pergi jauh motornya diparkir trus naek kereta… kalo kita duduk di halte ngitungin orang lewat.. motor lewat banding sama sepeda bisa 1:10 wkwkwkwkw…

makanya ane selalu mikir jepang itu licik.. devisanya masuk ke dia tp polusinya masuk ke kita…

Keselek Panci - January 9, 2014

Bukan nya licik bro, yang salah ya pemerintahan dan masyarakat kita, coba pemerintahannya menyediakan insfratukstur transportasi masa yg lebih memadai dan juga penggalakan budaya jalan kaki. Dan masyarakat kita juga terlalu konsumtif

Tapi masyarakat kita memang bisa di budayakan jalan kaki, wong mau ke indomaret jaraknya 100 meter aja masih pakai sepeda motor hehehe

kosad - January 9, 2014

hahaha inilah mental orang indonesia yang selalu mencari siapa yang salah …..biar kata jepang buka industri otomotif roda 2 nya , tetep aja orang2 jepang ngak akan beli tuh motor ….orang jepang lihat motor ngak norak dan konsumtif untuk beli …orang indo lihat motor keren dikit langsung ngiler mimpi2 , ngak punya uang pun dah mikir untuk kredit saking konsumtifnya …. coba dilihat jadi permasalahannya di mana …..kalo lu jual pasti di beli pasti lu akan berupaya memuaskan pembeli dengan membuat inovasi produk2 baru , begitu juga sebaliknya

Ilham - January 9, 2014

@kosad Bukan budaya nyalahin.. makanya ente2 cobain dulu ciao ke jepang, jangan cuma liat di tv, blog, ato media2 doang.. Kalo urusan beli motor ato mobil tanya orang jepang mereka tuh emangnya gamau punya motor ato mobil?? MAU BRO!! tapi buat bisa dapetin motor ato mobil tuh susah perizinannya, masalah harga mah eces buat mereka. Ente jadi dosen aja gajinya bisa 90-100juta rupiah,, mau nyicil sekelas ninja400 mah gampil.. Nyicil R6 aja mah mudah tapi mereka dipersulit oleh aturan ttg sim, ttg jarak minimal penggunaan kendaraan. Makanya mereka milih pake kendaraan umum, g harus ngurus perizinan apa2 tapi nyaman.

Kalo bro tau ya.. Di negara kita banyak org beli kendaraan 400jutaan kan? Disono ada yg mampu beli mobil 400jutaan, dia akan ngerasa sangat bangga pas kita bilang “Nice car”.. Dia bakal ngomong dengan bangganya “Saya beli itu 4juta yen”

Bukan masalah harganya, tapi dengan mobil 4juta yen itu tandanya dia udah mapan buat memenuhi segala perizinan dan kewajiban dia untuk bisa beli mobil harga segitu

Kalo urusan jualan, bener bgt kata bro bilang.. Tapi apa gk pernah punya pemikiran kok bebas bgt perusahaan jepang gampang bgt jual kendaraan di kita?? YES bener karena DEMAND nya tinggi.. Tapi kok g ada aturan yang mengatur pembelian kendaraan?? Sedangkan di Jepang sendiri itu semua diatur..
Di negara kita g ada aturan begitu,, ya org Jepang selaku penjual seneng dengan bebasnya ngejual berjuta2 unit, bermilyar2 rupiah masuk ke devisa jepang sedangkan brpa banyak kadar Co yang disebar di langit Indonesia..

Jangan2 perusahaan Jepang punya andil dalam menentukan kebijakan pembelian kendaraan.. Siapa yg tahu?? tahu sendiri kan kebobrokan birokrasi kita

Pergi dulu deh ke Jepang, liat realitanya gimana baru ente ngerti bro apa maksud ane “licik” itu..

13. Keselek Panci - January 9, 2014

Wes dowo seng absen

14. eFJeh empat kosong - January 9, 2014

Mindset orang indonesia, motor masih merupakan simbol status bukan hanya sebagai alat transportasi semata..tantang cicilanmu bro heheheh

15. Tubagus algafhari - January 9, 2014

Yah 80% orang jepang ga cerdas alias oon karena ga pake yamaha. Percaya kata kata om tri donk. Beli yamaha itu smart. Selain itu ya idiot

16. xiaov - January 9, 2014

yamaha juga jual sepeda di jepang

GUA TONG! - January 9, 2014

GT bro ya.. Guwes Terus….

17. 150 Land - January 9, 2014

Penjualan banyak bukan suatu kebanggaan tapi kegagalan pemerintah mengatur infrastruktur lalu lintas dalam pembatasan jumlah produksi kendaraan. Saat ini kita udah dijengkelkan oleh macet. Nasib anak cucu kita yang akan merasakan yang lebih dari saat ini

18. Gondes - January 9, 2014

To kan indonesia itu cuma bisa pakai doang ayo dong rintis monas jangan hinakan produk sendiri asal jangan nyontek buatlah teknologi sendiri ayo aku mendukungmu para ilmuwan indonesia gunakan anak mudanya ajari mereka berkarya untuk bangsanya biar kita bangga

bocah atlantis - January 9, 2014

udah ada..tuh KANZEN, pabrikan asli indo, yang punya Rini Suwandi.. bikin motor dari 0 sampai jadi, sendiri..engineer sendiri, design sendiri…ngga laku !…

19. DARPANI - January 9, 2014

Ya beginilah jadinya jalan di kota Besar Muacet tanpa ada yang mengendalikan, akhirnya Pimpinan Ibu Kota kesulitan mengatasi kamacetan akibat dari salah satu intitusi menggelontorkan kendaraan tanpa melihat kondisi jalan dan jumlah kendaraan di jalan, di Jepang mungkin terkendali Jumlah Kendaraanya dan Kodisi jalannya.

sixxer - January 9, 2014

kalo hanya membatasi jumlah kendaraan percuma gan, nanti masyarakatnya mau beraktivitas pakai apa? jalan kaki?
harus didukung dengan ketersediaan kendaraan umum. di jepang masyarakat punya kendaraan umum yg bisa diandalkan, lah di indonesia apa ada?

20. BikerBijak - January 9, 2014

dulu kita dijajah… dan sampai sekarang juga masih dijajah dengan produk beginian… hehe…

21. subaru - January 9, 2014

indonesia cuman dijadikan ladang duitnya :lol:

22. Fbh GT_gagal total - January 9, 2014

Di sini yg g niat pemerintahnya, kalo d batasi penjualanya pemerintah mau makan apa? Bloger juga mau makan apa? Sedikit motor sedikit pula uang pajak yg d korup, sedikit pula berita yg d ketik.

Taufik - January 9, 2014

whoi jangan bawa bawa blogger dong . . . saya masih kerja mas bro uang harian keluarga bukan dari blog . . . . hahahahahaha

23. andi@yahoo.com - January 9, 2014

di jepang bisa begitu krna transportasi umumnya memadai kalo dikasih ponten dpt 9 org tu begitujuga prasarana umumnya, di indonesia kebalikannya tranportasi umum hancur2an mulai dari mobilnya tdk standard, bising, polusi, mahal, berdesak2an dll kalo dikasih pnten indonesia dpt ponten 3

24. sixxer - January 9, 2014

ya pasti nya begitu, karena masyarakat di jepang bisa mengandalkan transportasi umumnya sedangkan di indonesia tidak.
liat aja berapa persen sih pengguna kendaraan umum di indonesia dibanding di jepang?
lalu di jepang banyak yg pakai jas pun naik kendaraan umum, di indonesia apa ada yg pakai jas mau naik kendaraan umum?

25. dave - January 9, 2014

makanya jgn heran d kalo liat jakarta macet,,
di luar negeri,, ky singapur, hongkong, dsb..
itu waktu saya liat,, yg namanya motor tuh jarang banget,,
modelnya jadul2,, ga pernah liat yg matic2,,
ada c beberapa tempat kumpul moge2,,
tapi ya kalo yg lalu lalang jarang banget d ada motor,,
dalam artian jarang ga seperti disini,,

26. ipanase - January 9, 2014

jepang lebih cenderung ke mass transport yang bagus, nggak seperti disini :(
http://pertamax7.com/2014/01/09/beginikah-tampang-honda-new-megapro-injeksi/

27. agil - January 9, 2014

wah bener banget wak haji bagai bumi dan langit, 55rbu sama 7jtan beeh mengerikan sekali ni produk japan.

28. namharira - January 9, 2014

negara berkembang beda sama negara maju, makanya negara yang nilai jual belinya sama dengan indonesia pasti penjualan motornya ya mbludak

29. ASIAWAE - January 9, 2014

orang jepang mampu beli motor gede ngapain beli motor kecil

30. dharmawan - January 9, 2014

Makanya FBH dan FBY tidak perlu bertengkar, karena jepang yang justru mengambil keuntungan, makin laris dagangan mereka

31. binunrider - January 9, 2014

tetep mendukung mass public transport yang baik.. resiko celaka ga sebanding.. kalau transport umum udah baik enak banget kaya di Jepang..

32. GUA TONG! - January 9, 2014

katanya fby orang jepang bgo….karna honda no 1 lagi….

33. GUA TONG! - January 9, 2014

honda istimewa! :D

34. mocil - January 9, 2014

cuaca di sini panas semua jadi ogah antri/ nunggu angkutan umum.
coba cuaca disini seperti di jepang akan lain halnya

Kobayogas - January 9, 2014

Jangan salahin cuacanya, infrastrukturnya harusnya yang beradaptasi, bukan cuacanya, imo loh hehe

http://kobayogas.com/2014/01/09/pojok-knowledge-asuransi-kendaraan-part-2/

35. odon_sue - January 9, 2014

Betul transportasi massa kita ga ada yg bagus, infrastruktur berantakan, gengsi, tingkat kesadaran kita belum tumbuh, pemerintah tidak ada upaya yg serius, hanya bisa berharap…

36. Kobayogas - January 9, 2014
37. enoanderson - January 9, 2014

Negara kelas Dewa nih, Kadar disiplin masyarakatnya tinggi tenan… Ga kaya Ind****ia “eh” kaya Ane kamsudnya….

38. digitalkaffah - January 9, 2014

ora level nek tuku motor :D , level e numpak bus karo kereta :D

39. Andrian - January 9, 2014

kita cuma jadi ladang penjualan aja ya kalo gtoo…?? Miriiisss…he3

http://motorcyclefunblog.wordpress.com/2014/01/08/tren-2013-yang-menjengkelkan/

40. asu - January 9, 2014

asu kabeh…..rasah kakean cocot….

41. bolang - January 9, 2014

kalo ngomongin EmEs honda selalu juara dan lagi lagi yamaha selalu dibawah honda yang katanya pesaing terberat. nasib nasib

42. karSidi - January 9, 2014

negara nya juga lebih kecil sih kang…
namun meski begitu desain motor di sana baik yg cc kecil atau pun harga murah bagus2…

RvP - January 9, 2014

Besar kecilnya suatu negara gk pengaruh nah tu amerika negaranya lbh gede dr indonesia china rusia mereka smua negara2 besar tp karena ada timbal balik yg baik dalam membangun negaranya anatara masyarakat dan pemerintahnya sehingga negaranya berkembang dg baik…

43. RvP - January 9, 2014

Ternyata indonesia tidak pernah lepas dr penjajahan jepang ya…inilah buktinya…

44. suryak - January 9, 2014

Juamput, ra enek sing tuku ndek kono, lha kok rebutan ndek kene.

Ayo mas taufik, buka starter project motor nasional, di biayai oleh biker2 sekalian. Dari dan untuk biker Indonesia.

45. jaya - January 10, 2014

Di jepang, pajak kendaraan bikin gila wak haji….

46. AR - January 10, 2014

org jepang aja tau,,,,,, klo motor bagus itu honda kan… jd no. 1

47. tmcblog.com » Silahkan Intip angka Produksi Motor di Jepang Semester pertama 2014 . . . Yamaha Paling Banyak, Kawasaki Paling Pesat - September 14, 2014

[…] dari : 0 sampai 50 cc, 50-125 cc, 126-250 cc dan diatas 250 cc . . . Kalo bro sempat membaca Artikel tmcblog sebelumnya dimana tahun lalu 2013 untuk satu tahun saja penjualan sepeda motor dengan kubikasi 125-250 cc […]



WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien
%d bloggers like this: