jump to navigation

Mudahnya Mengerti FI ala Yamaha . . . Soal Sensor February 21, 2014

Posted by Taufik TMCBlog in : Tentang Motor, yamaha , trackback

460x110-okfeb

uk460x110feb

FI_YMH_#_0002

Bro sekalian, pada rabu kemarin Seperti yang kita Katahui Bersama Yamaha Indonesia mengundang media dan blogger ke sebuah acara Seminar FI di DDS Jakarta. Dalam Acara Tersebut Yamaha kembali memantabkan diri bahwa Seluruh Produknya di buat berdasarkan survey yang berbasis Lingkungan (Environment Survey) dan survey prilaku berkendara Konsumen dimana praktek teknisnya Produk FI yamaha dibuat untuk Tahan Banjir, tahan debu, irit dan mudah perawatan. Namun itu semua sudah tmcblog peroleh jauh jauh hari . . . di acara hari itu yang membuat tmcblog terkesan adalah Cara Yamaha mengedukasi sistem FI sehingga MUdah dimengerti awam  . . . Cekidot deh

440 x 100

banner-460feb14

slamet_#_0001

Adalah Pak Slamet, Service Education Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang membawakan sesi penjelasan ini. Yamaha menganalogikan sistem FI itu bagaikan sistem kerja tubuh . . . Contohnya saat Kita Haus. Ada sensor panas dan sesor dehidrasi ( di sistem FI sebagai Sesor temperatur)  dalam tubuh yang mendeteksi kehausan. SInyal info dikirim ke otak ( di sistem FI sebagai Controler/ECU) , lalu Otak mengirim sinyal ke tangan (di sistem FI sebagai Aktuator) untuk mengambil air untuk minum. ini bener bener mudah diterima nalar menurut tmcblog . . . lebih spesifik dari gaya penganalogian untuk mengerti partnya adalah sebagai berikut

FI_YMH_#_0003

Prinsip Kerja FI

Cuma ada 3 mas bro : Sensor, Kontroler, dan Aktuator . . . Sensor  . . . ya seperti namanya . ..  Bertugas pasif banget . . . cuma merasakan/ mendeteksi Temperatur, tekanan, posisi betotan gas, posisi Crank case, sampai yang terakhir gimana emisi gas buangnya. Kontrolernya adalah ECU, lalu hasil olah ECU akan memberikan perintah kepada AKtuator yang mayoritas sifat kerjanya adalah aktif . . . seperti Injector yang bertugas menyemprotkan bbm, Ignition Coil untuk memercikan api, FID untuk menaikkan asupan udara saat motor baru dinyalakan (kayak Choke), FUel Pump untuk memompa bbm, dan Khusus di Yamaha Ada ISC yang bisa menentukan lewat jalur mana Udara dialirkan ke ruang bakar dari trotel body . . . lewat gang sempit atau lewat jalan tol ?. . . lha maksute ?. .. tahan  . . . pembahasan belom selesai  . . . :D

FI_YMH_#_0013

TPS ( Throttle Possition Sensor)

Nahhh, sensor ini mendeteksi seberapa besar betotan yang mas bro lakukan di handle gas . . . semakin gede betotan, maka sensor ini akan mendeteksi kemauan mas bro yang pengen ngebut. lalu info ini di berikan ke ECU . . . ” itu si fulan pengen ngebut, kocorin bbm dan semburin udara lebih banyak” . . . gitu kata ECU yang menerima nfo ini dan memerintahkan injector untuk  kocorin / eh semprot bbm lebh banyak lebih banyak dan memerintahkan ISC agar udara dari trotel body disalurkan lewat jalan tol bukan lewat gang sempit

FI_YMH_#_0014

FI_YMH_#_0020

Intake Air Tempeature Sensor (IATS)

Nah ditempat dingin atau ditempat panas, kerapatan udara beda beda . . . ditempat dingin akan lebih rapat . . . maka jangan salah kalo riding malem malem naik Motor karbu, terasa power betotan gas lebih ngisi dibandingkan saat siang hari . . . karena malam hari udara lebih rapat, lebih kaya Oksigen buat pembakaran. Nah kalo di motor injeksi beda, Pembakaran mesin akan disesuaikan dengan kerapatan Oksigen yang di infokan oleh IATS ini ke ECU . . . ecu akan memberikan info perintah berdasarkan info ini ke tukang semprot bbm (injector) dan tukang suplay Udara (trotel body)  untk membuat campuran yang ideal . . . jadi mo dingin mo panas, pembakaran diusakan tetap sempurna . .. mantebb  thoo

FI_YMH_#_0005

Intake Air Pressure Sensor (IAPS)

Motor berhenti sama Motor ngebut sama seperti pelari  . . . saat start dan saat garis finish .. .  tekanan darahnya beda banget. Nah perbedaan tekanan ini lah yang dideteksi oleh IAPS saat motor idle dan motor ngebut itu beda banget tekanan yang dirasakan

FI_YMH_#_0025

Engine Temperature Sensor

Sama seperti Tubuh, kalo sensor tubuh merasa kepanasan, maka tangan akan disuruh oleh otak buat nyalain AC atau menggerakkan Kipas.  . . begitu juga di mesin FI, saat sensor mendeteksi adanya Panas berlebih di mesin, maka ECU akan memerintahkan ” itu sifulan kepanasan, tolong puter kipas di Radiator biar dingin”  Fan pada radiator untuk berputar mendinginkan cairan Coolant dan kalau sudah akut maka lampu sinyal overheat di dashboard akan dinyalakan.

FI_YMHH_#_0001

Oxygen Sensor

Nah Oksigen sensor dianalogikan sebagai orang yang ingin memiliki tubuh ideal dengan membuat idal pola makan . . . di sistem FI diartikan sebagai pembakaran yang ideal/ pembakaran yang sempurna. Yang dideksi adalah gas buangnya. Dari Info Sensor oksigen ini lah ECU akan kembali memberitahukan Injector dan trotel body untk membuat campuran udara yang lebih kaya atau lebih miskin bergantung info gas buang yang dihasilkan.

Nah Gimana, Penjelasan sensor sensor diatas cukup dimengerti kan karena dicoba dianalogikan dengan tubuh manusia . . . itu baru sensor doang . . . belom actuator nih . . . widiiih, kalo soal teknis gini gatel tangan pengen ngetik lebih jauh . . . tapi kapan kapan pasti kita lanjutkan ke soal pemahaman tentang aktuator . . . untuk sementara silahkan dikunyah kunyah dulu bagian sensor ini mas bro . . . udah kepanjangan soale, semoga Berguna

Taufik of BuitenZorg

Comments»

1. gaaralovers - February 21, 2014

Sip!

hardiasbantuly - February 21, 2014

Ketika semua berjalan otomatis dan normal, itu tidak masalah. Yang masalah kalo terjadi error disalah satu sensor… itu gimana wak Haji…? Kalo bisa dibahas juga Troubleshooting-nya… Terima Kasih Wak Haji…
Render 3D : Headlamp Street Fighter Mas Broo

aripitstop - February 21, 2014
aripitstop - February 21, 2014

se7…. bahas speed sensor yg yang sering bikin lampu mil nyala saat kabel speedometer putus.

hulssay - February 21, 2014
tuxlin - February 21, 2014

bener juga, bagaimana jika terjadi masalah di salah satu sensornya, apa ganti per part atau semua FI nya??

http://www.kisahfoto.com/2014/02/pantai-siung-keindahan-karang-dan-pasir.html

Swer - February 23, 2014

Lalu pertanyaannya:
Sensor2 tsb ada semua ato cuma beberapa aja di motor2 yamaha?

2. dred - February 21, 2014

bacadulu..panjang

Taufik - February 21, 2014

padahal belom bahas aktuator nih . . . :D

Aluvimoto - February 21, 2014
3. potretbikers - February 21, 2014
aripitstop - February 21, 2014

saya kasih videonya

potretbikers - February 21, 2014

Sieeppp mas :D

Taufik - February 21, 2014

pagi pagi noton pilem FI yamaha nih sipp nuwun mas

4. touringrider - February 21, 2014

Gurunya pinter ngejelasin.

ndoro - February 21, 2014

Yamaha mengadakan pemintaran otomotif, tetangganya malah bikin pembodohan otomotif.

5. KiubBiru - February 21, 2014

Good info

6. badar - February 21, 2014

Heem…. nambah ilmu nih kesuwun bang haji
:-)

Taufik - February 21, 2014

sama sama bro

7. budi - February 21, 2014

rekor baruku lagi !!!!

8. paman sam - February 21, 2014

itu si fulan pengen ngebut, kocorin bbm lebih
banyak . . .
Hehe kocak juga….
Tpi lumayan dpat pengetahuan

Taufik - February 21, 2014

biar gampa diterima nalar
dibanding gini
eh kemiringan trotel sensor sudah segini derajat tuh, artinya trotel sudah dibuka segini derajat, lalu siapkan debit bbm via injector segini ml dan lalu buka klepkupu kupu di saluran intake agar udara dari throtel body bisa s=disalurkan via main passage .. . puyeeeng disinyalir mas brooo

riko - February 21, 2014

Sensor = indera manusia
aktuator = otot
controller = otak
sistem kontrol dengan 3 komponen di atas disebut feedback control system atau close loop control system. Sensor O2 berfungsi sebagai feedback ke controller ECU meninfokan apakah sistem FI sudah bekerja dengan benar dan sesuai set point throttle position (keinginan rider). Jika belum maka akan ada koreksi yang akan dikerjakan oleh aktuator (sparkplug coil, injector, valve intake dll).

Materi close loop control biasa dibahas di Jurussan Teknik Elektro sub jurusan sistem kendali/pengaturan.

9. nubi - February 21, 2014

Mantep artikelnya

10. Tricker - February 21, 2014

Test komen, ilang opo ora !

Taufik - February 21, 2014

ilang dicaplok sama siapah . . ?

11. Annisa Mengo - February 21, 2014

sharing pengetahuan
tapi yamaha sering ngibulnya.

donimagie - February 21, 2014

mosok

Konsumen Motor - February 21, 2014

Mas nya tukang kibul koq nuduh pihak lain ngibul, buktiny aja ini comen tanpa bukti, hoak..malu ah kayak gak pernah sekolah.

12. kalel - February 21, 2014

Bagus :)

13. cuap2x - February 21, 2014

dikasih ilmu kayak gini pasti sepi nih yg kuliah… xixixixi

jempol wak haji… (y)

Taufik - February 21, 2014

sepi sih kagak, cuma yang interupsi dikit

14. siadisoft - February 21, 2014

Boleh juga tuh kalau ada file presentasinya…dicopy nggak pak Haji ? hehehehe

Taufik - February 21, 2014

kagak di copy, mungki aripitstop punya tuh filenya

15. Kobayogas - February 21, 2014
16. Mas Dani - February 21, 2014

si fulan kok minum premium terus sih,,,,,

17. aripitstop - February 21, 2014
18. Ab_47 - February 21, 2014

Mantap. Harusnya juga Yamaha mengadakan hal itu pada lingkungan sekolah (SMA) dan kampus. biar mereka yang menjadi perpanjangan lidah buat menjelasin teknologi FI Yamaha kepada masyarakat. biar pada melek teknologi FI.

k14 - February 21, 2014

s7 biar gak salah lg pemahaman masyarakat tentang injeksi

Taufik - February 21, 2014

nah piye yamaha?

akang - February 21, 2014

Kliatannya ada Mas, soale adik q yg sekolah, blm lama ini crta dpt edukasi dari Yamaha tentang FI.
Mungkin Mas Taufik bisa coba sklian tanya punggawa nya, muehehe..

jetwan tumpaker - February 21, 2014

sudah, temen ane guru smk di banjar katanya sekolahnya jadi mitra yamaha, pas ymjet-fi pertama keluar anak2 itu jg udah ditraining, silahken dikros dan dicek..

19. hendiemansuherman - February 21, 2014

vampire premium

20. k14 - February 21, 2014

mantep pencerahan

21. thok - February 21, 2014

info yg sangat berguna,dan lebih mudah utk dipahami.

22. cicak kreatip.com - February 21, 2014
23. aripitstop - February 21, 2014
24. peyek - February 21, 2014

walah panjang bener tulisane :D

Taufik - February 21, 2014

kurang panjang? siap nambahin soal aktuator nih :D

25. antonie - February 21, 2014

Kang Haji, ada pertanyaan seputar FI yamaha, kebetulan adik saya pengguna jupiter Z1, dia mengeluhkan apabila jalanan macet lama, motor tiba-tiba mati, dan tidak mau langsung dinyalakan kembali, harus tunggu 5 menit baru mau di-starter… Apakah ini ada kaitannya dengan sensor FI? Nuhun

Taufik - February 21, 2014

yang pasti harus di deteksi dan didiagnsa . . . biasanya ada kode kedipan yang bisa di interprestasikan
sinyalemen saya adalah overheat . . . sensor suhu mendeteksi . . . dan kirim info ke ecu
“whoii, mesin kepanasan, bahaya, matiin dah fuel pump . .. bet . .. mati deh motore ” hehehe itu hanya kemungkinan mas bro, ada kemungkinan lain seperti saluran mampet dll . . . coba cek ke bengkel resmi

jetwan tumpaker - February 21, 2014

wah saya belum pernah ngalamin nih, si Z1 minumnya apa pak?

Tricker - February 21, 2014

Itu namanya overheat sama kayak Vega ZR langsiran thn 2012 ane dulu, kalo di buat macet2an yang lmyn parah pasti ngadat.

26. Gondes - February 21, 2014

Ga cuma yamaha itu udah standar sistem injeksi motor semua merk memang intinya begitu.

Taufik - February 21, 2014

betul

Konsumen Motor - February 21, 2014

masalhanya merek lain mau gak bagi ilmu pengetahuan gini, tanggung jawab gak mereka memperpandai kosumen Indonesia, atau memang mereka pelit..

27. Pritikiew - February 21, 2014

Emang sih riding malam hari terasa lebih bertenaga daripada siang hari.
Dulu ane ngiranya juga karna suhunya dingin gitu wak.

Tapi lama lama ane perhatiin, kok dengan speed on speedo yg sama dimalam hari terasa lebih kenceng ya daripada siang. Padahal speednya sama…

Apa berarti kondisi malam hari bikin terasa lebih kencang?

Taufik - February 21, 2014

udara lebih padet mas bro, lebih kayak oksigen, jadi pembakaran lebih josss . . . tenaga terasa lebih padet

rei - February 21, 2014

Malam udara lebih padat sehingga buka throtle dikit aja lebih narik daripada siang hari. Nah itu yang terbawa sugesti ke speedometer seperti lebih kecang.

Jadi speedometer nya nggak berubah. Sama aja.

28. bikerlover250 - February 21, 2014

absen pa dosen

bikerlover250 - February 21, 2014

bnyk yg bolos nih pa dosen

jetwan tumpaker - February 21, 2014

saya kuliah shift 2 pak :D

29. cah ngarit - February 21, 2014

plajaran yg brharga bg smua, bkan cm ymh….. kcuali org” yg sll mrasa pinter…

30. topan - February 21, 2014

Wah jos jg.. berguna buat yg blm mengerti teknik..
Suskses selalu kang taufik…

Taufik - February 21, 2014

sama sama , senang berbagi . . . wah namanya kayak adik saya :D

31. krisna jati (krisnajati9) - February 21, 2014
32. hi hi hi - February 21, 2014

wah gambar sensornya ada yg disensor :p

33. naldhy_93 - February 21, 2014

di tunggu gan…

34. rei - February 21, 2014

Kang Taufik,

Jangan lupa sensor air pressure juga berguna kalo kondisi lingkungan beda ketinggian, misal daerah jakarta sama puncak.

Itu kasusnya honda yang mesti setting manual, istilahnya setting jumper biar tenaganya keluar di gunung2 ya gara2 disunat gak ada sensor ini.

Udah banyak yang ngebahas tips jumper ini di kaskus, tabloid otomotif, dan blogger.

Sekarang biker bisa menilai sendiri lah mana motor yang inner beauty sama outer beauty….

35. maculmania - February 21, 2014

berbagai macam sensor..eh gambar yang disensor juga..

36. orong-orong - February 21, 2014
37. jetwan tumpaker - February 21, 2014

oke, ditunggu kelanjutannya wak..

38. Pamiarsa Tea - February 21, 2014

Alhamdulillah nambah lagi ilmu ane wak Haji.. Thanks a lot.. Yamaha, Good job..

39. aurora - February 21, 2014

wak haji, apa to bedanya AFR dengan CR? koq pd suatu motor yg sama, dibilang compression ratio-nya 9,1:1 tapi air to fuel ratio-nya nya 14,7:1 . Bukannya rasio kompresi itu perbandingan bahan bakar dan udara juga?

Tukang ojek - February 21, 2014

AFR tu perbandingan jumlah udara ke bahan bakar. CR itu perbandingan volume maksimum silinder terhadap volume minimum (vol silinder pas torak di bawah poll : vol silinder pas torak di atas pol)

rei - February 21, 2014

Ya beda lah masbrow..

Ini mah kyk bandingin apel ama jeruk.

Kalo di analisis lebih dalam, satuannya beda, yg CR satuan pressure, yg AFR satuan volume..

Walau namanya sama ratio, tp ratio apa dulu..

Ratio kompressi ya bandingin kompresi atmosfir dng kompresi di dlm ruang bakar.

Ratio air fuel bandingin jml udara ama jml bensin yg masuk.

See, beda kan..

So jng dicampur adukkan walau judulnya sama: ratio.

sipanse - February 22, 2014

cuma mau nambahi

CR adalah perbandingan volume isi silinder dgn volume ruang bakar dimana 9:1 artinya volume isi silinder berjumlah 9 dan volume ruang bakar 1

AFR adalah perbandingan jumlah udara dgn jumlah bahan bakar yg masuk kedalam silinder dimana 14,7:1 artinya porsi udara yg masuk berjumlah 14,7 dan bahan bakar 1
cmiiw

40. dqr46 - February 21, 2014

info yg sangat berguna wak haji..dan buat yamaha yg sudah melakukan edukasi semoga MS naik terus :)

41. dave - February 21, 2014

wah,, info yg menarik,,
btw apa merk laen jg gt? secanggih ini?
atw lebih canggih? atw canggihan ymaha?
terus di gambar terakhir napa di blur mas?

42. Tukang ojek - February 21, 2014

wekkkkk…………YIMM berbusa-busa nerangin keunggulan, konsumen teteeep aja ga ngeliat keunggulan produknya. WOng harganya sama dengan warung sebelah. :-D.
Sebenarnya ada cara mudah untuk nerangin keunggulan gitu ke konsumen :
1. Harga lebih tinggi dari warung sebelah…resiko dagangan ga laku. atau
2. Brojolin 2 produk, satu teknologi yg sekarang, satu teknologi biasa-biasa ajahh. Resiko, margin untuk produk biasa kecil, wong biaya produksi hampir sama toh?? hehehe……..

Untuk case 2, ada studi tuh, Ninja stereo dg mono. Utk merendahkan warung sebelah, keluarin produk head 2 head.

Utk warung sebelah sih, harga paling reasonable ya si verza.

43. edukasiymhlpg - February 21, 2014

Wiii mantap tuh seminar FI nya. Komunitas Honda Beat juga diberikan penjelasan tentang produk Yamaha lohh
http://edukasiymhlpg.wordpress.com/2014/02/15/seminar-gt125-bersama-honda-beat-club-lampung/

44. ipanase - February 21, 2014
45. monkeymotoblog - February 21, 2014
46. sennerskov - February 21, 2014

kok ada yang disensor gambar ceweknya? berarti sensornya gak error.. bingung ra?

47. biker pejuang khilafah - February 21, 2014

salut buat kang haji taufik,di tengah gempuran media media yang berbasis sekulerisme yang menelorkan konten pornografi,tmc.blog masih memfilter. gambar tubuh wanita yg tidak sopan di sensor..maju dan sukses tmc.blog

48. Raden mas - February 21, 2014

suka bgt ma ulasannya… top markotop..!!!

49. obat sipilis - February 21, 2014

memang sangat mudah yah gan

50. Sukhoi-47 Berkut - February 21, 2014

Baru ngeh kalo gini. .

51. mantan kacung - February 21, 2014

Panjang ya wak haji… Tapi thanks udah memberi good info. Btw, bagaimana sih penjelasan FI ala odong-odong ngAHaeM..?

52. nivikoko - February 21, 2014
53. oblakers n geolers - February 21, 2014

tetap,pemasangan sensor co2 msh kurang pas posisinya..paling pas d shogun fi..paling akurat bwt posisi pembacaannya.

54. ligannarang - February 21, 2014

suwun pencerahannya…ditunggu untuk kontroler dan aktuatornya.

55. SABIRIN AMKL - February 21, 2014

Waahh bener2 mudah banget dipahami pnjelasannya kang. Skg jadi ngerti kenapa old vixion lebih irit dari pada nvl kalo soal betot2 gas sampai redline.. sensor O2 nya ngaruh banget ternyata.. but performa yang didapat sepadan..

56. Prapto Sragen - February 21, 2014

analogi yang mudah dipahami dengan menggunakan kerja organ tubuh sebagai ilustrasinya, gampang nyantol

57. raditya - February 22, 2014

josss dehh
btw kenapa gambar ceweknya di sensor juga :D

58. culun - February 22, 2014

iklan ini mah, biar laku motornya. hahaha kagak mempan ….

59. reza - February 24, 2014

kalau merek lain memangnya cara kerjanya beda ? …

60. AR - February 25, 2014

yamaha yg edukasi banyak, honda yang banyak jualannya…. thx u yamaha. hehehe



%d bloggers like this: