AHM Oil EksNus 460x110

uk460x110feb

motoGP_ducati#11

Bro sekalian, akhirnya melalui sebuah Press relase resmi Yang disampaikan FIM langsung ke Inbox tmcblog . . . Terkuak jelas bagaimana regulasi kelas yang akan dilangsungkan  di MotoGP. Dalam Press Releasenya, FIM dan Dorna tidak menyebutkan adanya Kelas Factory 2 , Di tahun 2014 dan 2015 hanya akan ada dua Kelas Yakni factory Class yang tahun ini diikuti oleh Sebagian team Honda Dan Yamaha dan Satu kelas lagi yakni Open Class . . . Mengenai factory dan Open Class tidak ada perubahan regulasi, sama persis seperti yang sudah pernah tmcblog buatkan penjabarannya di artikel Khusus

banner-440x100

banner-460feb14

namun dalam Press Releasenya Komisi GrandPrix (GPC) yang dihadiri Carmelo Ezpeleta (Dorna, Chairman), Ignacio Verneda (FIM Executive Director, Sport), Herve Poncharal (IRTA) and Takanao Tsubouchi (MSMA) menyatakan ada satu peaturan baru yang sifatnya kasuistik. Peraturan yang sempat di katakan sebagai Proposanl factory 2 oleh Carmelo Ezpeleta berbunyi sbb:

Jika Sebuah Tim Manufaktur / team factory yang belum pernah menang dalam gelaran Seri sebelumnya ( motomatters menyebut 3 tahun kebelakang) yang diadakan pada cuaca Kering dan atau Tim Manufaktur / team factory yang baru masuk kembali ke MotoGP dapat memperoleh kelonggaran sebagai tim yang mangadopsi Open Class dimana mereka bisa mengembangkan mesin seenak hati, tanpa pembekuan pengembangan mesin, dapat mengetest mesin dan motor lebih banyak dibanding factory Class, mendapat BBM sebanyak 24 liter ( 4liter lebih banyak dari factory Class ) dan penggunaan ban yang lebih Lunak Komponnya . . .

motoGP_ducati#14

Namun Jika salah satu, atau Kombinasi dari rider Tim manufaktur ini dalam keadaan Dry race ( balap kondisi kering) bisa podium pertama sekali saja atau Dua kali runner up atau tiga kali juara 3, maka bbm nya akan di kurangi dari 24 liter menjadi menjadi 22 liter saja. Dan Jika tim Tim Manufaktur / team factory sempat 3 kali menang, selain pengurangan bbm tadi, mereka kehilangan Hak menggunakan Ban tipe kompon lunak . . .

Nah jelas kedua peraturan kasuistik ini membidik dua pabrikan Yakni Suzuki dan Ducati . . . So apa bila misalnya di Ducati, dovi sekali juara 3, Crutchlow sekali juara 3 plus Iannone sekali juara tiga, maka sudah cukup untuk membuat Seluruh Rider Ducati dikurangi kuota bbm nya dari 24 liter menjadi 22 liter.

Berita lain adalah keputusan GPC yang memaksakan sistem Single ECU Software/ Championship software mulai dari MotoGP 2016.  artinya Mulai Musim 2016 tidak akan ada lagi perbedaan factory Class dan Open Class . ..  semua sama rata soal ECU dan Softwarenya. Dalam Press release belum ditemukan kalimat akan kah semua tim menggunakan sistem facory Class atau Open Class . ..  namun tmcblog memperkirakan bahwa sistem Yang akan dipakai adalah factory Class . . . eit tunggu dulu  . . . 2016 ? ini artinya GPC memajukan regulasi ini satu tahun, tepok tangan deh . . . bener kata beberapa petinggi dorna, sepertinya GPC sudah cukup percaya diri dan sudah nggak terlalu takut ancaman HRC

Manarik menunggu respons Honda HRC akan hal ini secara kita ketahui HRC termasuk team factory yang menentang keras penggunaan single Championship Software dan sempat mengancam akan withdrawl atau keluar dari MotoGP . . . silahkan simak Press releasenya di bawah ini . . . semoga Berguna

Taufik of BuitenZorg

Download : Decision of the Grand Prix Commission, 18 march

atau baca di : http://www.motogp.com/en/news/2014/Grand+Prix+Commission+decision+on+updated+regulations

FIM Road Racing World Championship Grand Prix

Decision of the Grand Prix Commission

The Grand Prix Commission, composed of Messrs. Carmelo Ezpeleta (Dorna, Chairman), Ignacio Verneda (FIM Executive Director, Sport), Herve Poncharal (IRTA) and Takanao Tsubouchi (MSMA), in an electronic meeting held on 18 March 2014 in Qatar, unanimously approved the following matters concerning the MotoGP class.

  1. The Championship ECU and software will be mandatory for all entries with effect from 2016.All current and prospective participants in the MotoGP class will collaborate to assist with the design and development of the Championship ECU software.During the development of the software a closed user web site will be set up to enable participants to monitor software development and to input their suggested modifications.
  2. With immediate effect, a Manufacturer with entries under the factory option who has not achieved a win in dry conditions in the previous year, or new Manufacturer entering the Championship, is entitled to use 12 engines per rider per season (no design freezing), 24 litres of fuel and the same tyres allocation and testing opportunities as the Open category. This concession is valid until the start of the 2016 season.
  3. The above concessions will be reduced under the following circumstances:Should any rider, or combination of riders nominated by the same Manufacturer, participating under the conditions of described in clause 2 above, achieve a race win, two second places or three podium places in dry conditions during the 2014 season then for that Manufacturer the fuel tank capacity will be reduced to 22 litres. Furthermore, should the same Manufacturer achieve three race wins in the 2014 season the manufacturer would also lose the right to use the soft tyres available to Open category entries.In each case the reduced concessions will apply to the remaining events of the 2014 season and the whole of the 2015 season.

87 COMMENTS

    • plus minus nya hanya waktu yang bisa kasi jawaban…
      semoga aturan apapun membuat motogp semakin menarik tanpa mengebiri baik pengembangan teknologi maupun kemampuan masing-masing rider

      http://devmoto.blogspot.com

      Guest
  1. mencoba mencari celah
    http://pertamax7.com/2014/03/18/suzuki-gixxer-150-rencananya-dohc-injeksi-dan-kemungkinan-meluncur-semester-dua-2014/

    Guest
  2. Urutan berapa yaaa

    Think Smart Menyikapi Artikel Press Release
    http://rezaholic.wordpress.com/2014/03/19/think-smart-dalam-menyikapi-artikel-press-release/

    Guest
  3. Kalau mau persaingan sengit dan diadu kelihaian pembalap pake seperti moto 2 aja, biar motornya cepet ya cepet semua dan mau lambat ya lambat semua. Moto1 pake ducaty semua, moto2 honda semua, moto3 yamaha semua.

    Guest
  4. Kang, Ianonne ga termasuk donk, dia bukannya di tim satelit? Yang diitung cuma rider team factory kan? Crutchlow dan Dovi aja donk. CMIIW.

    Guest
    • belum jelas, namun disini penggunaan kata factory itu artinya menggunakan motor dan mesin yang suply penuh oleh factory . . . seperti saja team Yamaha Factory racing dan Yamaha Tech3 sama sama disuply penuh oleh YMC soal mesin dan sasis
      nah ianone pun menggunakan mesin factory bisa jadi . . . dan ternyata hasil kunyahan saya ini senada sama david emmet di motomatters di alinea 3:

      ” . . . .In other words, if Andrea Dovizioso, Cal Crutchlow and Andrea Iannone achieve the 2 second places or 3 thirds between them, then they will all be subject to restrictions . . . “

      Administrator
    • lama2 balap motogp jadi ngikutin balap mobil enduro bahkan lebih ribet lagee..

      kalo balap boil enduro cukup simpel, semua mobil mulai dari kelas “rikiplik” ampe kelas grup C dilepas bareng.. tapi untungnya pemenang ditiap kelas dibedakan ..

      lha ini di motogp..motor rikiplik ama pabrikan diadu bareng..tapi motor rikipliknya “gak boleh menang” lawan motor pabrikan..
      makanya dibuatlah peraturan yang sedemikian anehnya..kalo diperaturan tsb ada “celah buat ngebokis”..
      maka dibuatlah peraturan baru lageee..

      jadinya yaa…begini ini MUMEEETTTSSS..!!

      Ssseeettt daaaggghh..!!!

      #nunggu 2016 aja nonton motogp-nya, mungkin udah seru ngkalee#

      Guest
  5. maaf wak haji oot
    generasi tiger terbaru aku dah punya gambarnya
    belum brani share
    intinya:
    1: tangki jumbo seukuran byson
    2: rangka sama tapi ada tambahan tabular sebelah kiri kanan macem er6. kemungkinan untuk balance tangki yg jumbo…
    3: mesin SOHC kubikasi belum jelas
    4: monoshock, sepertinya bukan prolink tapi besar..imho
    5: footpeg gantung & tidak menyatu dgn sasis..ada baut nya..
    6: knalpot fullchrome
    sementara itu dulu

    Guest
  6. kl tunggal ECU n hnda jd kluar mgkn da ksempatan pabrikn lain kyk aprilia n bmw brani masuk donk wak….

    Guest
  7. sip kalo kayak gini, mendingan hrc cabut aja dari motogp dari pada bikin ribet, berani gak…??? Kalo berani ane acungin jempol

    Guest
  8. intinya tahun ini isen-iseng berhadiah gitu pak, regulasi baru dan persiapan menuju single ECU, jelas tujuannya biar duopoli tidak berlangsung dan itu gak baik buat kompetisi juga sih.

    Nah kalo sampe 2016 ternyata tidak berhasil la apa ganti lagi aturan njilmet nantinya, atau ada hal lain pak mohon pencerahan :mrgren:

    http://paperiders.wordpress.com/2014/03/17/soto-concept-yamaha-r25/

    Guest
  9. kalo dah gini, suzuki bakal gak sabar membalap di motoGP, minimal minta wild card-nya dipercepat. sedikit banyak regulasi baru ini menguntungkan mereka

    Administrator
  10. kalo motogp 2016 nanti sudah satu kelas ngak ada pembeda factory ato open class trus kepriwe makai single ecu. lha ecu ne sopo wak sing dipakai nanti. sia” dong yg bikin ecu oleh factory class sendiri jika memakai ecu dari dorna ato entah siapa nanti.

    Guest
  11. 2016, MotoGP bakal seru, Tapi “Miskin” pengembangan….. Ckckck
    ECU & Software aja dibatasi, Tahun-tahun berikutnya mungkin Konfigurasi mesinnya dibatasi harus seragam semua…. Ckckck

    Guest
  12. buat hrc sih keluar motogp ga masalah kan masih bisa buat One Heart MotoGP .. jadi balapannya bisa sepenuh hati

    Guest
  13. kl hnda mw kluar d prsilahkn aj lh…. balap kn ttep seru, krn g kn mgkin pmbalapnya mw ikut kluar dr mgp slm d mgp msa dpan mreka cerah… kl hnd factory mw ke WSBK uga g bkal seru krn ibarat WSBK adlh kasta ke2 n d sna ymha g ada,…..

    Guest
  14. Yamaha meski tidak terang-terangan ,tapi mereka akan ikut keputusan Honda,sudah pernah dirilis meski tersirat.

    karena mereka 2 pabrikan besar yang membutuhkan riset MotoGP untuk bisa dijadikan basis pengembangan motor massal mereka

    Andai saja Honda dan Yamaha keluar dari motogp..ya silakan tonton aja balap ducati sendirian wkwkww

    Dorna seperti kebingungan..andai ducati berjaya di beberapa seri mereka akan masuk Factory 2, kalo sudah masuk Factory 2 ternyata menang lagi,apakah akan ada Factory 3, Factory 4, dst..??

    di sini dipertanyakan kemampuan Dorna sebagai perumus regulasi

    Guest
    • Saat ini dorna sbg penyelenggara motogp, tak mampu tegas thd aturan yg dibuat. Masak penyelenggara bs didikte oleh peserta? Kemungkinan yg dipikirkan dorna hanya keuntungan semata, mengesampingkan harga diri sbg penyelenggara.
      Harusnya keadaan spt skr dah dipikirkan sebelumnya, shg tercipta win2 solution, bukan malah spt skr. Seakan dorna tak belajar dr f1 yg makin tak menarik.

      Guest
  15. makin lama balapan makin aneh..

    sudah secara jelas Open Class itu untuk menggantikan CRT, dimaksudkan agar tim yang punya dana limited bisa tetap bertarung, tapi you liat Ducati,dengan sasis pabrikan (ini sepertinya sudah menyalahi aturan) dan juga dana pengembangan setara factory class membuat tim kecil peserta open class akan inferior dari segi dana riset

    Dorna kurang jeli melihat sisi ini,sepertinya harus ada pembatasan dana riset untuk motor Open Class,agar mereka setara

    Guest
  16. intinya, menolong team factory yang kurang kompetitif agar kompetitif.
    jika sudah kompetitif, maka bantuan dikurangi bertahap hingga tanpa bantuan.

    jadi yaa jangan iri, sebab kalau iri sama saja dengan kita iri dengangan orang tak mampu.

    Guest
  17. Adu balap kecepatan dan teknologi ikutannya, canggih dan kompleks.
    Wak haji saya jadi prnasaran dgn teknologi peredamannya (shockbreaker) seperti apa ya wak?

    http://cahyadip.wordpress.com

    Guest
  18. regulasi seperti ga jelas, sdh gmn lg ga smua tim manufaktur sm menyikapi mksud buku kuning dampaknya aturan tante dorna terpaksa membal ngalor-ngidul menyesuaikan situasi kondisi para peserta jadilah regulasi lentur karet

    Guest
  19. 43. ms – Maret 19, 2014

    intinya, menolong team factory yang kurang kompetitif agar kompetitif.
    jika sudah kompetitif, maka bantuan dikurangi bertahap hingga tanpa bantuan.

    jadi yaa jangan iri, sebab kalau iri sama saja dengan kita iri dengan orang tak mampu.

    ————————

    setuju dengan kalimat terakhir

    Guest
    • konetk gak mampu dalam hal apa masbro, diadakan open class kan untuk yang gak mampu dalam hal dana….masa ia audi ducati factory gak mampu sih masbro…

      Guest
    • Klo dibalik
      Sebenernya yg iri siapa ya masbro? Balapan koq sampe harus ditolong peraturan agar bisa kompetitif atau juara.. 😀

      Klopun menang karena ada bantuan, rasanya pasti tidak semanis kemenangan sejati.. 😀

      (ngajak mikir)

      Guest
  20. numpang berandai andai.
    Honda cabut dr motogp masih menitipkan RC1000V yg notabene utk low level team. jika pengembangan RC1000v mampu merusak susunan podium maka ajang motogp bisa dianggap low level class oleh Honda. Honda bisa saja mencari ajang balapan lain semisal wsbk untuk dijadikan lab technology dgn membajak pembalap motogp seperti MM,Daped,Bradl,Bautis,bahkan memanggil lembali CS27. Hengkangnya deretan pembalap tsb sudah cukup untuk membuat image motogp adalah ajang low level class, karna hampir bisa di pastikan JL99,VR46 akan balapan touring alias tak tersentuh dan berujung hengkangnya tim biru karna lawan abadi mereka tdk ada disana.

    Guest
    • wsbk “sudah sangat” dibatasi masbro, satu2nya pengembangan yah di motogp…..semoga saja, dengan kahdiran single ecu ada penemuan di bidang lain untuk motor…..

      Guest
  21. bagus c kalo semua nya satu software,,
    jadi kan yg bertarung bukan teknologi,,
    tapi rider ma mesin motor nya c,, imho,, cmiiw

    Guest
  22. Yang pertama mengenalkan dan buat ecu siapa sih kok sampai bisa mengalahkan ketangguhan mesin motor fungsinya?

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here