jump to navigation

Kelas Factory 2 MotoGP Mulai Berlaku Musim 2014, Single ECU dan Sofware Mulai 2016 . . . Berikut ini Jabarannya March 19, 2014

Posted by Taufik in : motogp , trackback

AHM Oil EksNus 460x110

uk460x110feb

motoGP_ducati#11

Bro sekalian, akhirnya melalui sebuah Press relase resmi Yang disampaikan FIM langsung ke Inbox tmcblog . . . Terkuak jelas bagaimana regulasi kelas yang akan dilangsungkan  di MotoGP. Dalam Press Releasenya, FIM dan Dorna tidak menyebutkan adanya Kelas Factory 2 , Di tahun 2014 dan 2015 hanya akan ada dua Kelas Yakni factory Class yang tahun ini diikuti oleh Sebagian team Honda Dan Yamaha dan Satu kelas lagi yakni Open Class . . . Mengenai factory dan Open Class tidak ada perubahan regulasi, sama persis seperti yang sudah pernah tmcblog buatkan penjabarannya di artikel Khusus

banner-440x100

banner-460feb14

namun dalam Press Releasenya Komisi GrandPrix (GPC) yang dihadiri Carmelo Ezpeleta (Dorna, Chairman), Ignacio Verneda (FIM Executive Director, Sport), Herve Poncharal (IRTA) and Takanao Tsubouchi (MSMA) menyatakan ada satu peaturan baru yang sifatnya kasuistik. Peraturan yang sempat di katakan sebagai Proposanl factory 2 oleh Carmelo Ezpeleta berbunyi sbb:

Jika Sebuah Tim Manufaktur / team factory yang belum pernah menang dalam gelaran Seri sebelumnya ( motomatters menyebut 3 tahun kebelakang) yang diadakan pada cuaca Kering dan atau Tim Manufaktur / team factory yang baru masuk kembali ke MotoGP dapat memperoleh kelonggaran sebagai tim yang mangadopsi Open Class dimana mereka bisa mengembangkan mesin seenak hati, tanpa pembekuan pengembangan mesin, dapat mengetest mesin dan motor lebih banyak dibanding factory Class, mendapat BBM sebanyak 24 liter ( 4liter lebih banyak dari factory Class ) dan penggunaan ban yang lebih Lunak Komponnya . . .

motoGP_ducati#14

Namun Jika salah satu, atau Kombinasi dari rider Tim manufaktur ini dalam keadaan Dry race ( balap kondisi kering) bisa podium pertama sekali saja atau Dua kali runner up atau tiga kali juara 3, maka bbm nya akan di kurangi dari 24 liter menjadi menjadi 22 liter saja. Dan Jika tim Tim Manufaktur / team factory sempat 3 kali menang, selain pengurangan bbm tadi, mereka kehilangan Hak menggunakan Ban tipe kompon lunak . . .

Nah jelas kedua peraturan kasuistik ini membidik dua pabrikan Yakni Suzuki dan Ducati . . . So apa bila misalnya di Ducati, dovi sekali juara 3, Crutchlow sekali juara 3 plus Iannone sekali juara tiga, maka sudah cukup untuk membuat Seluruh Rider Ducati dikurangi kuota bbm nya dari 24 liter menjadi 22 liter.

Berita lain adalah keputusan GPC yang memaksakan sistem Single ECU Software/ Championship software mulai dari MotoGP 2016.  artinya Mulai Musim 2016 tidak akan ada lagi perbedaan factory Class dan Open Class . ..  semua sama rata soal ECU dan Softwarenya. Dalam Press release belum ditemukan kalimat akan kah semua tim menggunakan sistem facory Class atau Open Class . ..  namun tmcblog memperkirakan bahwa sistem Yang akan dipakai adalah factory Class . . . eit tunggu dulu  . . . 2016 ? ini artinya GPC memajukan regulasi ini satu tahun, tepok tangan deh . . . bener kata beberapa petinggi dorna, sepertinya GPC sudah cukup percaya diri dan sudah nggak terlalu takut ancaman HRC

Manarik menunggu respons Honda HRC akan hal ini secara kita ketahui HRC termasuk team factory yang menentang keras penggunaan single Championship Software dan sempat mengancam akan withdrawl atau keluar dari MotoGP . . . silahkan simak Press releasenya di bawah ini . . . semoga Berguna

Taufik of BuitenZorg

Download : Decision of the Grand Prix Commission, 18 march

atau baca di : http://www.motogp.com/en/news/2014/Grand+Prix+Commission+decision+on+updated+regulations

FIM Road Racing World Championship Grand Prix

Decision of the Grand Prix Commission

The Grand Prix Commission, composed of Messrs. Carmelo Ezpeleta (Dorna, Chairman), Ignacio Verneda (FIM Executive Director, Sport), Herve Poncharal (IRTA) and Takanao Tsubouchi (MSMA), in an electronic meeting held on 18 March 2014 in Qatar, unanimously approved the following matters concerning the MotoGP class.

  1. The Championship ECU and software will be mandatory for all entries with effect from 2016.All current and prospective participants in the MotoGP class will collaborate to assist with the design and development of the Championship ECU software.During the development of the software a closed user web site will be set up to enable participants to monitor software development and to input their suggested modifications.
  2. With immediate effect, a Manufacturer with entries under the factory option who has not achieved a win in dry conditions in the previous year, or new Manufacturer entering the Championship, is entitled to use 12 engines per rider per season (no design freezing), 24 litres of fuel and the same tyres allocation and testing opportunities as the Open category. This concession is valid until the start of the 2016 season.
  3. The above concessions will be reduced under the following circumstances:Should any rider, or combination of riders nominated by the same Manufacturer, participating under the conditions of described in clause 2 above, achieve a race win, two second places or three podium places in dry conditions during the 2014 season then for that Manufacturer the fuel tank capacity will be reduced to 22 litres. Furthermore, should the same Manufacturer achieve three race wins in the 2014 season the manufacturer would also lose the right to use the soft tyres available to Open category entries.In each case the reduced concessions will apply to the remaining events of the 2014 season and the whole of the 2015 season.

Comments»

1. ipanase - March 19, 2014

siap

rezaholic - March 19, 2014

wooo.. udah pertamax ajah…

Think Smart Menyikapi Artikel Press Release
http://rezaholic.wordpress.com/2014/03/19/think-smart-dalam-menyikapi-artikel-press-release/

Aan Kiye - March 19, 2014
teguhbk - March 19, 2014

Pertamax nebeng diamankan..

Ninja 2 tak - March 19, 2014

Aq nebeng megisonmu pan :mrgreen:

Lovemotobike - March 19, 2014

mantebh mas taufik…kalo liat artikelnya disini ane jadi malu sendiri,,,kalah bobot…xixixi

tapi gapapa lah

—————————–
Kesetaraan semua ECU di moto GP 2016

http://lovemotobike.com/2014/03/18/update-regulasi-moto-gp-kesetaraan-semua-ecu-di-tahun-2016/

Rio - March 19, 2014

Nebeng sisan, mumpung sik tangi, bubuk manehhh. ..

Rio - March 19, 2014
peyek - March 19, 2014

nebeng megison ah…
SMOGA SAJA HRC beneran keluar dari motogp. Amien

masshar2000 - March 19, 2014
2. Aan Kiye - March 19, 2014
potretbikers - March 19, 2014
devi kurniawan - March 20, 2014

plus minus nya hanya waktu yang bisa kasi jawaban…
semoga aturan apapun membuat motogp semakin menarik tanpa mengebiri baik pengembangan teknologi maupun kemampuan masing-masing rider

http://devmoto.blogspot.com

3. ipanase - March 19, 2014
4. kudo78dk - March 19, 2014

kesalip Ipan…

kudo78dk - March 19, 2014
5. ipanase - March 19, 2014

panas dan membara balap dan politik :D

Ninja 2 tak - March 19, 2014

pan aq nebeng megisonmu yo :lol:

6. nubi - March 19, 2014

Nyimak dulu

7. ipanase - March 19, 2014

cukup nyimak dari jauh

teguhbk - March 19, 2014

Gimana mas ipan Suzuki Gixernya?udah ada episode barukah?

8. rezaholic - March 19, 2014

Urutan berapa yaaa

Think Smart Menyikapi Artikel Press Release
http://rezaholic.wordpress.com/2014/03/19/think-smart-dalam-menyikapi-artikel-press-release/

9. teguhbk - March 19, 2014

Asem, kedisikan mas ipan

10. Ninja 2 tak - March 19, 2014

mantap wak met malem yak

11. Ayam sakti - March 19, 2014

Makin mumet

12. kudo78dk - March 19, 2014

2016 HRC mundur????

13. teguhbk - March 19, 2014

Nunggu sampai tengah malem berharap wak taufik posting berita hot mengenai new product, elae ternyata posting montor jipi..

kuli AHM - March 19, 2014

besok kang maspro K46&K47

14. Motor Fairing - March 19, 2014

honda dari dulu memang pengecut.

15. samidi - March 19, 2014

Wow ak tercengang

samidi - March 19, 2014

Honda doank neh yg champretter

Kuclux - March 19, 2014

Korban fitrop,
Ekekeke

16. abah - March 19, 2014

10 besaarr
Yang penting ngebutt…kalo boros ya abis sebelum finish dah…

17. abah - March 19, 2014

Kata H*nda sini mah emang gw pikirin HRC keluar dr gp…lah wong dagangan masih laku keras kok… :D

jeviaja - March 19, 2014

toyota ga ikut f1 juga paling laris sedunia bero

18. icho - March 19, 2014

Jozzz

19. potretbikers - March 19, 2014
20. buaya - March 19, 2014

Kalau mau persaingan sengit dan diadu kelihaian pembalap pake seperti moto 2 aja, biar motornya cepet ya cepet semua dan mau lambat ya lambat semua. Moto1 pake ducaty semua, moto2 honda semua, moto3 yamaha semua.

mantan kacung - March 19, 2014

Podo ae OMR broo… Ingat MotoGP ajang balap motor multimerek…!

21. motor batangan - March 19, 2014

Kang, Ianonne ga termasuk donk, dia bukannya di tim satelit? Yang diitung cuma rider team factory kan? Crutchlow dan Dovi aja donk. CMIIW.

Taufik - March 19, 2014

belum jelas, namun disini penggunaan kata factory itu artinya menggunakan motor dan mesin yang suply penuh oleh factory . . . seperti saja team Yamaha Factory racing dan Yamaha Tech3 sama sama disuply penuh oleh YMC soal mesin dan sasis
nah ianone pun menggunakan mesin factory bisa jadi . . . dan ternyata hasil kunyahan saya ini senada sama david emmet di motomatters di alinea 3:

” . . . .In other words, if Andrea Dovizioso, Cal Crutchlow and Andrea Iannone achieve the 2 second places or 3 thirds between them, then they will all be subject to restrictions . . . “

22. jetwan tumpaker - March 19, 2014

besok aja mbaca artikelnya..

23. sinjo - March 19, 2014

absen 1/3malam

24. Raden mas - March 19, 2014

peraturane gawe mumettt..

Taufik - March 19, 2014

nanti 2016 gak mumet soale semua satu kelas, imho :D

Vespa Ijo Rider - March 19, 2014

lama2 balap motogp jadi ngikutin balap mobil enduro bahkan lebih ribet lagee..

kalo balap boil enduro cukup simpel, semua mobil mulai dari kelas “rikiplik” ampe kelas grup C dilepas bareng.. tapi untungnya pemenang ditiap kelas dibedakan ..

lha ini di motogp..motor rikiplik ama pabrikan diadu bareng..tapi motor rikipliknya “gak boleh menang” lawan motor pabrikan..
makanya dibuatlah peraturan yang sedemikian anehnya..kalo diperaturan tsb ada “celah buat ngebokis”..
maka dibuatlah peraturan baru lageee..

jadinya yaa…begini ini MUMEEETTTSSS..!!

Ssseeettt daaaggghh..!!!

#nunggu 2016 aja nonton motogp-nya, mungkin udah seru ngkalee#

wisnu3ds - March 19, 2014

asal gak ada kadal2an aja dari MM….menguntungkan 1 factory…

25. Riz14 - March 19, 2014

berarti tunggu 2016

26. bousquet191 - March 19, 2014

mantap. :D

27. udinsastro - March 19, 2014

yg penting seru

28. bagazizowo - March 19, 2014

ngikuuuut aja biar lanjut, dari pada cabuuuut….

29. subaru - March 19, 2014

Ditunggu mewekan terbaru dari doraemon

30. destabilise01 - March 19, 2014

maaf wak haji oot
generasi tiger terbaru aku dah punya gambarnya
belum brani share
intinya:
1: tangki jumbo seukuran byson
2: rangka sama tapi ada tambahan tabular sebelah kiri kanan macem er6. kemungkinan untuk balance tangki yg jumbo…
3: mesin SOHC kubikasi belum jelas
4: monoshock, sepertinya bukan prolink tapi besar..imho
5: footpeg gantung & tidak menyatu dgn sasis..ada baut nya..
6: knalpot fullchrome
sementara itu dulu

31. k14 - March 19, 2014

ben tambah seru sing menang iso gantian

32. kebo ijo - March 19, 2014

kl tunggal ECU n hnda jd kluar mgkn da ksempatan pabrikn lain kyk aprilia n bmw brani masuk donk wak….

33. tdn - March 19, 2014

sip kalo kayak gini, mendingan hrc cabut aja dari motogp dari pada bikin ribet, berani gak…??? Kalo berani ane acungin jempol

34. paperiders - March 19, 2014

intinya tahun ini isen-iseng berhadiah gitu pak, regulasi baru dan persiapan menuju single ECU, jelas tujuannya biar duopoli tidak berlangsung dan itu gak baik buat kompetisi juga sih.

Nah kalo sampe 2016 ternyata tidak berhasil la apa ganti lagi aturan njilmet nantinya, atau ada hal lain pak mohon pencerahan :mrgren:

http://paperiders.wordpress.com/2014/03/17/soto-concept-yamaha-r25/

35. dadot - March 19, 2014

kalo dah gini, suzuki bakal gak sabar membalap di motoGP, minimal minta wild card-nya dipercepat. sedikit banyak regulasi baru ini menguntungkan mereka

36. MotoGP - March 19, 2014

kalo motogp 2016 nanti sudah satu kelas ngak ada pembeda factory ato open class trus kepriwe makai single ecu. lha ecu ne sopo wak sing dipakai nanti. sia” dong yg bikin ecu oleh factory class sendiri jika memakai ecu dari dorna ato entah siapa nanti.

37. ridertasik - March 19, 2014

race udh mau mulai,ko peraturan belum jelas http://ridertasik.wordpress.com/2014/03/18/p200ns-ayam-jago/

38. enoanderson - March 19, 2014

2016, MotoGP bakal seru, Tapi “Miskin” pengembangan….. Ckckck
ECU & Software aja dibatasi, Tahun-tahun berikutnya mungkin Konfigurasi mesinnya dibatasi harus seragam semua…. Ckckck

wisnu3ds - March 19, 2014

yah lama2 bakal gtu…tapi gak tau bro…kan dorna labil,,,kali aja 2015 ganti regulasi lagi….

39. sontoloyo - March 19, 2014

buat hrc sih keluar motogp ga masalah kan masih bisa buat One Heart MotoGP .. jadi balapannya bisa sepenuh hati

40. kebo ijo - March 19, 2014

kl hnda mw kluar d prsilahkn aj lh…. balap kn ttep seru, krn g kn mgkin pmbalapnya mw ikut kluar dr mgp slm d mgp msa dpan mreka cerah… kl hnd factory mw ke WSBK uga g bkal seru krn ibarat WSBK adlh kasta ke2 n d sna ymha g ada,…..

wisnu3ds - March 19, 2014

yakin masbro…..hehehe,,, ntar tinggal jlo ama rossi didepan donk……untouchtable….

41. Rol Kampret - March 19, 2014

Yamaha meski tidak terang-terangan ,tapi mereka akan ikut keputusan Honda,sudah pernah dirilis meski tersirat.

karena mereka 2 pabrikan besar yang membutuhkan riset MotoGP untuk bisa dijadikan basis pengembangan motor massal mereka

Andai saja Honda dan Yamaha keluar dari motogp..ya silakan tonton aja balap ducati sendirian wkwkww

Dorna seperti kebingungan..andai ducati berjaya di beberapa seri mereka akan masuk Factory 2, kalo sudah masuk Factory 2 ternyata menang lagi,apakah akan ada Factory 3, Factory 4, dst..??

di sini dipertanyakan kemampuan Dorna sebagai perumus regulasi

wisnu3ds - March 19, 2014

yup..setuju masbroh….

Kuclux - March 19, 2014

Saat ini dorna sbg penyelenggara motogp, tak mampu tegas thd aturan yg dibuat. Masak penyelenggara bs didikte oleh peserta? Kemungkinan yg dipikirkan dorna hanya keuntungan semata, mengesampingkan harga diri sbg penyelenggara.
Harusnya keadaan spt skr dah dipikirkan sebelumnya, shg tercipta win2 solution, bukan malah spt skr. Seakan dorna tak belajar dr f1 yg makin tak menarik.

42. Rol Kampret - March 19, 2014

makin lama balapan makin aneh..

sudah secara jelas Open Class itu untuk menggantikan CRT, dimaksudkan agar tim yang punya dana limited bisa tetap bertarung, tapi you liat Ducati,dengan sasis pabrikan (ini sepertinya sudah menyalahi aturan) dan juga dana pengembangan setara factory class membuat tim kecil peserta open class akan inferior dari segi dana riset

Dorna kurang jeli melihat sisi ini,sepertinya harus ada pembatasan dana riset untuk motor Open Class,agar mereka setara

wisnu3ds - March 19, 2014

yah dana cucati kan besar…terus mentok dimana?….ducati mulai lapar!

43. Kobayogas - March 19, 2014
44. ms - March 19, 2014

intinya, menolong team factory yang kurang kompetitif agar kompetitif.
jika sudah kompetitif, maka bantuan dikurangi bertahap hingga tanpa bantuan.

jadi yaa jangan iri, sebab kalau iri sama saja dengan kita iri dengangan orang tak mampu.

45. cahyadip - March 19, 2014

Adu balap kecepatan dan teknologi ikutannya, canggih dan kompleks.
Wak haji saya jadi prnasaran dgn teknologi peredamannya (shockbreaker) seperti apa ya wak?

http://cahyadip.wordpress.com

46. orong-orong - March 19, 2014
47. 0yoo - March 19, 2014

regulasi seperti ga jelas, sdh gmn lg ga smua tim manufaktur sm menyikapi mksud buku kuning dampaknya aturan tante dorna terpaksa membal ngalor-ngidul menyesuaikan situasi kondisi para peserta jadilah regulasi lentur karet

48. namharira - March 19, 2014

43. ms – Maret 19, 2014

intinya, menolong team factory yang kurang kompetitif agar kompetitif.
jika sudah kompetitif, maka bantuan dikurangi bertahap hingga tanpa bantuan.

jadi yaa jangan iri, sebab kalau iri sama saja dengan kita iri dengan orang tak mampu.

————————

setuju dengan kalimat terakhir

wisnu3ds - March 19, 2014

konetk gak mampu dalam hal apa masbro, diadakan open class kan untuk yang gak mampu dalam hal dana….masa ia audi ducati factory gak mampu sih masbro…

ripcord - March 19, 2014

Klo dibalik
Sebenernya yg iri siapa ya masbro? Balapan koq sampe harus ditolong peraturan agar bisa kompetitif atau juara.. :D

Klopun menang karena ada bantuan, rasanya pasti tidak semanis kemenangan sejati.. :D

(ngajak mikir)

49. Ranjang Ternoda - March 19, 2014

numpang berandai andai.
Honda cabut dr motogp masih menitipkan RC1000V yg notabene utk low level team. jika pengembangan RC1000v mampu merusak susunan podium maka ajang motogp bisa dianggap low level class oleh Honda. Honda bisa saja mencari ajang balapan lain semisal wsbk untuk dijadikan lab technology dgn membajak pembalap motogp seperti MM,Daped,Bradl,Bautis,bahkan memanggil lembali CS27. Hengkangnya deretan pembalap tsb sudah cukup untuk membuat image motogp adalah ajang low level class, karna hampir bisa di pastikan JL99,VR46 akan balapan touring alias tak tersentuh dan berujung hengkangnya tim biru karna lawan abadi mereka tdk ada disana.

wisnu3ds - March 19, 2014

wsbk “sudah sangat” dibatasi masbro, satu2nya pengembangan yah di motogp…..semoga saja, dengan kahdiran single ecu ada penemuan di bidang lain untuk motor…..

50. Kuclux - March 19, 2014

Aturannya bikin mumet, bikin juara motogp kurang gengsi, lawong dikelas motogp sj ada beberapa kelas

51. nivikoko - March 19, 2014
52. wisnu3ds - March 19, 2014

nunggu counter attack dari honda….

53. dave - March 19, 2014

bagus c kalo semua nya satu software,,
jadi kan yg bertarung bukan teknologi,,
tapi rider ma mesin motor nya c,, imho,, cmiiw

54. buaya - March 19, 2014

Yang pertama mengenalkan dan buat ecu siapa sih kok sampai bisa mengalahkan ketangguhan mesin motor fungsinya?

55. mantan kacung - March 19, 2014

Mumet papah haji taufik… Single class (factory) ae lah…!

56. nivikoko - March 19, 2014


WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien
%d bloggers like this: