jump to navigation

Interview Ekslusif kedua TMCblog Dengan Wilman Hammar, Pembalap SAATC Indonesia March 23, 2014

Posted by Taufik in : Asia Talent Cup, interview , trackback

AHM Oil EksNus 460x110

uk460x110feb

hammar

Seperti kita ketahui bersama Pembalap Indonesia Wilman hammar di Shell Advance Asia Talent Cup mengalami Progress Yang cukup Lumayan  tercatat Willy begitu nama panggilannya baru pertama Kali ini pegang Motor NSF 250R karena saat di test Aragon Willy harus Absen . ..

Oke Terlihat Di Kualifikasi kemarin Laptime hammar lebih lambat dibanding Free Practice 2, namun memang semua rider mengalami penurunan catatan Lap time. lap time tercepat saat FP 1 adalah 2 menit 13 detik-an dan pada FP 2 lap time tercepatnya 2 menit 12 detik-an  . . . namun di QTT SAATC lap time tercepat Yuta Date hanya 2 menit 14,369 detik  . . .Mungkin memang beda kondisi Track sabtu kemarin nya dengan saat jumat sore. Oke Bagaimana perasaan Willy, mari Kita simak kembali wawancata TMCBlog dengan Willy dan pendamping nya Mas Sugeng untuk yang kedua kalinya

banner-440x100

banner-460feb14

TMCBlog : Willy, Terlihat Lap time mu mengalami progres yang baik . .. apa sebenarnya yang kamu rasakan Mulai saat test bebas sesi Satu sampai sekarang ini

Willy : Ya mas memang pertama kali pakai coba NSF 250R ini memang untuk massa pengenalan, saat pertama Jatuh sempat masuk rumah sakit dan agak down. Namun dapat semangat dari Helper (mas sugeng) untuk Bangkit. terus naik dan sampai ke FP 2 saya mulai percaya diri kalau saya Bisa dan berkembang lap timenya sampai sekarang

T :  Apa yang dipelajari dari kejadian Jartuh pertama kali?

Willy (W) : Yang pertama kali jatuh adalah kesalahan saya sendiri, Mungkin karena terlalu senag, sehingga terburu buru ngegas,

Sugeng (S) : jatuh itu terjadi di sesi kedua, kejadiannya adalah setelah 10 lap lalu masuk pit ganti ban . . . walaupun ban telah dighangatkan dengan tire warmer, bagian yang hanyat adalah bagian dalam . . . sedangkan bagian sisi luar belum . . . baru lap pertama setelah keluar ganti ban itu di lap 10 setelah keluar tikungan, terlalu besar buka gas lalu Hi-side

T : Bagaimana Strategy mu sehingga ada kenaikkan Lap time

W : Saya mengikuti kata Dani ( mentor di ATC) pengereman harus segini, buka gas segini dan lain lain sehingga terbukti memang saat diikuti, lap time saya cukup berkembang

T Setingan apa saja yang diubah selama Test bebas sampai Kualifikasi ?

W : NSF 250 ini basisnya mesin tidak boleh diubah. Untuk saya sendiri dari saat laptime 2 : 21 sampai 2 : 19 tidak ada yang diubah. Baru mulai saat FP2 ada perubahan setingan suspensi belakang yang agak di perkeras karena memang terasa bumpy dan mengayun saat di bawa keluar dari tikungan

S : Ya dikerasin suspensinya . . . saat setelah dikerasin pertama kali suspensinya laptime naik menjadi 2 : 17, lalu masuk pit lagi . ..  dilembutin sedikit, keluar pit langsung tembus 2 : 15

T : Sekarang willy sudah merasakan sekitar 30 lap Losail, bagaimana pendapatmu tentang sirkuit ini?

W : Sirkuitnya memang bagus dan enak banget, rata, tidak ada bumpy, jadi buat belok kenceng bisa, membuat percaya diri saay buka gas semaksimal mungkin.

S : Willy ini baru pertama kali nikung dimana jarak antara kepala dengan asphal sirkuit ini dekat banget

T : Strategy dan target nya gimana

S : Target utama tentu juara, namun melihat willy ini yang baru pertama kali menggunakan NSF 250 maka target jangka pendeknya adalah mendekati lap time pembalap tercepat  maksimum 2 detik di belakang mereka dan masuk di papan tengah. Willy sendiri yakin, dia nggak mau bikin malu Indonesia menjadi starter paling belakang di Grid ( dan memang akhirnya willy membuktikan keyakinannya setelah menjadi yang tercepat ke 11 dan hanya 1,7 detik dibelakang Yuta Date )

T : membalap di Losail . . . gimana rasanya balap siang dan sore .  . apa bedanya?

W : bedanya kalo siang lebih keringetan mas, dan soal asphalnya terasa saat siang itu asphal lebih lembek mungkin nkarena terpanggang sinar matahari. Saat sore ban dengan asphal terasa lebih ‘nempel’. Saat siang hari pas buka gas setelah tikungan terasa lebih ‘slide’

T : Optimisme dirimu bagaimana wil ?

W : ya saya mungkin bisa seperti mereka (pembalap negara lain) namun butuh waktu mengingat pengenalan saya dengan motor baru yang baru sebentar. dan ini adalah pertama kalinya saya membalap dengan motor sport

T : Nah sudah beberapa hari membalap dengan motor sport prototipe yang memang dibuat khusus untuk balap . ..  gimana rasanya, apa beda dengan membalap dengan motor bebek?

W : Membalap dengan motor bebek lebih santai, namun jika masalah mesinnya tetap enak motor ini (NSF 250R) tantangannya lebih terasa

S : Karakternya juga sport banget, dia nggak perlu mancing mancing rpm. DUah gitu ganti gear tinggal pake shifter sifter aja, gak ada slip kopling atau miss RPM dan segala macam. willy ini juga bermasalah di power to weight. ratio Lawannya kebanyakan ber bobot 45 kg dan dia ini sekitar 60 kg

T : Nah kansnya dibanding rekan rekan peserta ATC yang lain?

S : Dibanding Pembalap Jepang dan Thailand, willy kalah jam terbang, mereka sudah lama kenalan dengan NSF 250R namun dengan pembalap Malaysia, Singapura, Philipina, Singapura dan China kondisinya hampir sama, pembedanya adalah wily nggak sempet ikut test di aragon itu saja. yang terpenting sekarang adalah membiasakan willy dengan motor sport dan mempelajari riding style balap menggunakna motor full frame . .. masalah power itu nantiakan terasa saat menggunakan di ATC

Comments»

1. destabilise01 - March 23, 2014

nyimak

nullPointer - March 23, 2014

Awas FBY BC-in ni pembalap kita gara2 pake montor honda ….ggggrrrrr

Lovemotobike - March 23, 2014

Lagi2 soal pembiasaan yang masih jadi kendala…mungkin makin banyak bermunculannya motor sport fairing dimari bisa bikin rider lokal lebih berkembang

http://lovemotobike.com/2014/03/23/intermezzo-kegalauan-lorenzo/

2. ruri - March 23, 2014

jozzzz

3. klikphotography86 - March 23, 2014
4. Go Jay - March 23, 2014

Tumben sepi

5. ninja lover - March 23, 2014

Wah mantap positif

Aluvimoto - March 23, 2014
6. paztiee - March 23, 2014

gudlak deh

7. njmx - March 23, 2014

“ini jarak kepala sama aspal dekat banget..”weh koyo opo miringe ..?

8. monkeymotoblog - March 23, 2014
9. Ferboes Richardson - March 23, 2014
10. ipanase - March 23, 2014
11. DOHC LOYO - March 23, 2014

HiGH LIGHT MOTOGP ϑ¡ tran7 udah ada iklan R15 ϑ¡ pojok kanan atas…

Huhuiiiii bntr lg coy

Hihihihihihi

12. masshar2000 - March 23, 2014
13. Aluvimoto - March 23, 2014
14. Nexus Asus - March 23, 2014

Maju terus mas bro…kelanjutannya pemerintah & swasta harus full support & patra blogger seperti wak haji bisa jadi provokatornya, jadi nggak pada balik lagi ngangon bebek

15. kebo ijo - March 23, 2014

wajib nich balap lokal pke semprot piring kl mw go inter…

16. wawan - March 23, 2014

smanngat will…ttp fokus utk bkin progress bagus…siapa tau km bs dikasih ksempatan naik nsf250rw yg bwt moto3 skrg, pngganti nsf250r.

17. Dre - March 23, 2014

Tinggal gas pol…rem pol…

kanghakeem - March 23, 2014

njungkel :D

18. ramsky - March 23, 2014

“W : Membalap dengan motor bebek lebih santai,
namun jika masalah mesinnya tetap enak motor ini
(NSF 250R) tantangannya lebih terasa”
nah ini salah satu point pentingnya…
buat willy, tetap semangat dan nikmati terus “tantangan” itu, kembangkan terus sampe limit tertinggi… Insya Allah kamu akan jadi rider kebanggaan Indonesia, aammiiiinnnn

19. kang boher - March 23, 2014

mudah2an terus ada progress yg baik, jgn smpe konsisten diposisi buncit kyk pembalap yg udah2..

20. Bayu - March 23, 2014
21. TiCtAc - March 23, 2014

sounds sophisticated,.

22. abuabbas1 - March 23, 2014

trims
tips trik mekanik motor terapan http://www.auto-champion.blogspot.com

23. aca - March 23, 2014

jozzzzzzz

24. ASIAWAE - March 23, 2014

coba buka channel ATC di youtube kayaknya 1 jam lagi live streaming

25. mantan kacung - March 23, 2014

Willy calon apek iki…ora karbitan.

26. nivikoko - March 23, 2014
27. abdulghoni - March 23, 2014

Sip….
tetep semangat….

28. haryudh4 - March 24, 2014

Saran saya si Willy suruh latihan pake GP Mono aja kang di Sentul :D

29. dave - March 24, 2014

wahh,, wilman harus diet tuh,,
biar pwtr nya bisa naek..

30. motor batangan - March 24, 2014

Kang, kalo biasa ganti gigi mencet tombol tanpa tuas kopling gitu apa malah ga akan ganggu saat naik kelas pake shift standar yg via kaki kiri? Pasti butuh pembiasaan lagi kan.



WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien
%d bloggers like this: