460x110

IWB-TMC-NAKEDVOLUTION

yamalube super matic

jorge_lorenzo_4445_645x

Bro sekalian, Di Bagian 1 kemarin Kita telah membahas Blak blakannya Jorge Lorenzo yang menceritakan tentang bagaimana butuh effort yang tinggi untuk bisa berkompetisi di level balap setinggi MotoGP dan kali ini kita akan membahas bagian kedua dari Interview Yang dilakukan oleh Jurnalis MotoGP sekaligus sobat dan Kontributor TMCBlog asal  Spanyol, Manuel Pecino  . . . cekidot deh

banner-440x100-v110

MBtech Riders-APR

Manuel Pecino For TMCBlog : Bicara soal Belajar otodidak sendiri, Bagaimana Pola latihan mu ? Kamukan sekarang bener tinggal di Swis, tempat dimana sulit untuk latihan? Jikalau benar, apakah kamu harus melintas batas ke Italia utuk hanya sekedar Latihan ?

Jorge Lorenzo : Akhir Kahir ini saya menghentikan latihan diatas Motor, karena terlalu ribet melakukan dua sesi latihan yakni latihan fisik dan latihan diatas motor. Ada suatu hari dimana kondisi Fisik Nyerah dan berkata ” Oke itu sudah cukup”  Saat saya latihan terlalu banyak dengan pola latihan yang diulang ulang maka akan berakhir dengan De-Motivasi ( Motivasi yang Drop ) dan akan membuatmu Bosan. Jika Nggak ada Motivasi untuk melakukan sesuatu akan sulit untuk menjaga ritme Latihannya. jadi Pada dasarnya saya hanya melakukan Latihan Fitness

JL-trainging-1

MP : Apakah Kamu melakukan Latihan dengan ayahmu ?

JL : Seperti yang sudah saya kasih tahu, pada pertengahan tahun saya putuskan untuk berhenti. Kadang kau terlalu terobsesi untuk latihan dan melupakan untuk menikmati hidup. Saya Hanya Fokus untuk bisa se-fit Mungkin

MP : Kita sering melihat Pebalap lain di media sosial melakukan Motocross, dirt Track dan beberapa hal Yang lain. Sedangkan satu sisi ada pebalap lain seperti Cal Crutchlow yang hanya duduk di atas Motor hanya pada akhir pekan Race GP  . . . Kamu ada di Fihak mana ?

JL : Kupikir latihan menggunkan Motor atau tidak menggunakan Motor  hanya berbeda 1, 3 sampai maksimum 5 % doang .. .  GAK LEBIH . MotoGP sangat berbeda dengan yang lainnya . Supermoto contohnya-kita bicara tentang motor 60 hp dengan jok rata dan handle fatbar. OK berlatih konsentrasi dan feeling untuk menghindari Crash adalah OK menurutku . . . Namun ketika Kau berlatih sepanjang Libur Musim dingin selama dua bulan dengan Supermoto, lalu datang ke Malaysia kau akan berhadapan dengan sirkuit lebar plus panas Yang menyengat . . . lagi lagi nggak bicara soal Kecepatan . . . Karena Setelah tiga bulan nggak naik Motor MotoGP, kecepatannya tentu akan membuatmu kuaaaget, walaupun begitu setelah 10 lap, kau akan terbiasa lagi sih

lorenzo-HJC-4

MP : Seberapa Lama  lagi Jorge Lorenzo akan mejadi seorang Pebalap MotoGP ? apakah kau pernah memikirkan hal itu ?

JL : Jujur neeeh, Saya Bener bener sangat menikmati MotoGP. Setiap kali saya menikmati profesi ini tiap kali itu juga saya sadar betapa Beruntungnya saya. Saya nggak memiliki tekanan seperti dulu dimana saya harus melakukan sesuatu yang opsinya ” Yes atau Yes “. Sekarang sebenarnya kau tetap butuh itu karena pengen selalu berada di atas, Namun asli udah beda bingiit. Bahkan ketika ada sesuatu yang berjalan tidak sesuai dengan harapan, kau akan memiliki semacam ” economical security ” dan Kau telah menjadi Juara dunia di Kelas Primer ini

stoner-4

MP : Saya Tahu Pengunduran diri Casey Stoner secara tiba tiba tentu membuatmu berfikir. Saat itu mungkin kau berfikir mengenai tepat atau nggaknya yang dilakukan Casey  . . .namun nyatanya, Casey balik balapan lagi, sama juga dengan Max Biaggi, atau Troy Bayliss. Sepertinya pensiun dini secara Mental bener bener bikin Bingung, bener begitu ?

JL : ya githu deh, banyak yang bilang gitu juga ke saya ” kau akan lihat betapa kangennya kamu ketika kau putuskan untuk pensiun ” . ..  Namun saya kasih tahu ke kamu nih, saya sangat mengerti Casey, Jujur kadang kadang saya juga merasakan hal serupa

MP : Maksud Mu ?

JL : Ahad pagi Pekan MotoGP, ketika saya bangun . . . perut saya kadang nggak enak dan ada perasaan grogi dan saya rasa pebalap lain juga merasakan hal serupa, nggak peduli berapa lama kau berada di MotoGP, bahkan jika kau telah 20 tahun melalang buana di MotoGP/ Grandprix. Kau akan bertanya kepada diri sendiri . . . Ngapain saya lakuin ini yah ? Kayaknya Nggak perlu gini gini amat deh, duit mu banyak di bank, dan kau telah sukses sebagai olahragawan  . . . jadi gitu, dan setelah itu kau akan bisa mengatasinya, walaupun pemikian ini terus terjadi berulang ulang

MP : saya Pikir intensitas pemikiran kayak begitu bergantung pada bagaimana sesi Warm Up

JL : Nggak, nggak peduli bagaimana sesi warm up, bahan jika kau sudah 100 Point di atas, kau akan selalu grogi. karena kau tahu, sesuatu yang penting akan segera kau lakukan

stoner

MP : Pertanyaan Teakhir, mengenai Balap Endurance 8 Jam. Akankah kita sempat melihat seorang Jorge Lorenzo membalap disana sebelum Pensiun ?

JL : Saya Harus melakukan pengakuan, sebenarnya saya telah mempertimbangkan ikut balap 8 jam di masa yang akan datang . . . tapi setelah melihat Crashnya Pol Espargaro dan Casey Stoner . ..  Jujur, mengerikan ! Mereka berdua mengingatkan bagaimana bahayanya sirkuit, dan kaupun harus mempertimbangkan pebalap lambat di Track. Saya nggak mengesampingkan balap endurance 8 jam, tapi saya harus fikirkan masak masak karena, tentunya jika saya hadir di sana saya pengen menang dan menjadi yang tercepat.

Manuel Pecino On Behalf of TMCBlog

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

 

39 COMMENTS

  1. josss tenan Jorge.Lorenzo

    pembalap juga manusia kadang merasa.bosan dan linglung

    bukan jadi kelinci.percobaan seperti sebelah

    Guest
  2. Balap endurance emang sangat bahaya men
    Bayangin mesin dijalankan terus selama berjam jam secara konstan + mental ridernya.
    Banyangin lu kek touring tapi naik motor supersport + tracknya selalu cornering

    Guest
  3. Sangat manusiawi. Manusia memang harus takut jika ada yang bilang ga ada rasa takut tiap geber motor motoGP palingan pencitraan doang. Yang naekan maksimum piksen ama cebong mana ngerti ngerinya 200kpj di roda 2 selama 20 lap.

    Guest
  4. wohh ngonoh.. yah standar lah jawabannya… buat dia..

    benarkah the next tamoang kawasaki ZX-10R akan mirip dengan H2? yang bener…

    selengkapnya di goozir.com

    Guest

  5. Ada part 3 nya ga wak haji? Menarik nih orang emang. Kek macem baca biografi zlatan dl. Dibilang arogan, bukan yg terbaik, tapi dia tetap ga peduli hahaha

    Guest
  6. namanya atlet selalu grogi kalo bertarung kembali di medan pertempuran. cuman motogp bicara soal determinasi, lorenzo aja yang jago soal itu bilang kaget. 10 lap akan terbiasa. wedeh, apalagi yang bukan atlet. profesional saja soal teori lalu naik moge, bisa keder. lepas kontrol kalo nekat ya. serem balapan motogp mah. biar balap ‘isle of man’ lebih serem, tapi determinasi di sana beda. ga tiap detik dihatui pemabalap di belakang.

    Guest
  7. kalo baca tentang interview lorenzo nih,,
    dari kemaren kynya terlihat ga profesional,,
    kebanyakan takut,, grogi,, dsb.. gmn c?

    Guest
    • Bukan grogi..
      Coba km jadi dia?
      Km pernah punya prestasi blm di ajang ini?
      Pernah ngalamin blm?
      Jgn cuma cuap”lah..
      Pake otak lo..
      Itu beban mental aja n saya yakin tiap pebalap juga punya kendala seperti ini, ini interview buat JL secara in-depth
      Emang km ud baca hasil interview secara mendalam seperti ini dgn rider” lain?
      Paling juga interview selingan saja..

      Guest
  8. Jorge itu sebetulnya lebih mengembangkan hobby nya
    Dibandingkan secara finansial, dulu dia ditawarin temen deketnya Cal Curut-chlow
    Utk sama” pindah ke Ducati
    Dan Cal menawarkan Honor yang lbh di Ducati
    Tapi apa jawabannya?
    Saya mengejar prestasi/karir bukan mencari kesenangan semata demi uang

    Itu kata” real pebalap
    Dia menjiwai dgn apa yang dia sukai..
    Dia menikmati ritme bersama tunggangan nya yang buat dia ketagihan
    Dia lbh memilih berada dipihak yang lebih kompeten..
    Salute lah..
    Kendala Ducati adalah oversteering
    Power jgn ditanya “the real monster”

    Itu aja sih opini gw..

    Guest
  9. Komentar dari seorang yang kaya raya dan memiliki segudang prestasi.
    Bandingkan dengan komentar dari komengtator rusuh….

    Guest
  10. Cekraakkaakakakakkk
    Ducati motornya gak kompetitif coooyy

    Coba ducati motornya kompetitif setara HRC n YFR

    Diambil juga tuuhh tawaran cal……

    Guest
  11. K.G.P.R.M Ontowiryo Mangkubawono♚”CEO CelengersWorld” – September 8, 2015
    Bukan grogi..
    Coba km jadi dia?
    Km pernah punya prestasi blm di ajang ini?
    Pernah ngalamin blm?
    Jgn cuma cuap”lah..
    Pake otak lo..
    Itu beban mental aja n saya yakin tiap pebalap juga punya kendala seperti ini, ini interview buat JL secara in-depth
    Emang km ud baca hasil interview secara mendalam seperti ini dgn rider” lain?
    Paling juga interview selingan saja..

    >> lha trus klw kamu emng prestasi mu apa?
    uda pernah menang balap?
    jangan2 masuk sirkuit aja belum pernah,
    wawancara thdp pebalap lain bukan masalah selingan apa ngga,
    tp matching ga sama schedule,
    namanya profesional itu ga mudah nyari waktu senggang nya, si pewawancara yg mnyesuaikan trhdp jadwal mreka,
    emang nya elu, tiap ada orang pecah ban tiap kali dicari langsung ketemu?
    wkwkwk
    ktahuan kerja lu selain tambal ban paling jadi asisten sales Yahaha Itu Maho Maho,

    Guest
  12. Bagus sekali wawancaranya dengan Lorenzo. Bisa tergali lebih dalam apa yang dipikirkannya, bagaimana perasaannya dan apa yang dialaminya selama mengikuti kelas para raja di motoGP.

    Tidak banyak pembalap yang bisa mengungkapkan pikiran dan perasaannya dalam wawancara. Hanya segelintir seperti Rossi dalam bukunya dan Jorge Lorenzo dalam wawancara yg sangat menarik ini.

    Guest
  13. Lorenzo ini memang rider yg setiap wawancara jawabannya blak2an dan termasuk rider yg cukup jujur jawabannya makanya manuel pecino tertarik untuk wawancara seperti ini. Kebanyakan Fans MotoGP lebih seneng ngeliat jawaban yg bikin hepi walaupun dengan senyuum palsu dan itu gak ada dikamusnya Lorenzo. Gak heran rider ini bisa dibilang haternya bejibun tapi dia gak peduli. Rider yang pernah merasakan jaya, terpuruk, cedera parah dan bisa bangkit lagi.

    Guest
  14. Salut saya sama hohe apa yang dia bilang itulah yang dia rasakan, gak kaya kita cuma nonton doang ‎​:Dђέђέђέ«{^⌣^}»ђέђέђέ:D
    Dah gitu sukanya ribut sendiri . =)) нªª˘°˘нªª˘°˘нªª˘°˘
    ./”/ ‎​‎​‎​‎​‎​ нªª˘°˘нªª˘°˘нªª˘°˘ ‎​
    _//_ нªª˘°˘нªª˘°˘нªª˘°˘

    Guest
  15. Wow….george bener2 humble nih. Jawabannya bener2 menunjukkan dia manusia biasa yg harus menaklukkan kelemahannya….dia nggak berusaha nampak kuat. Realistis sekaligus positif banget nih org. Gak percuma sy suka george..

    Salam revs your heart

    Guest
  16. YUP! SETUJU!!
    gak peduli seberapa lama dirimu berpengalaman,
    kompetisi selalu akan membuatmu grogi..!
    namun ketika start! dan mulai! grogi itu akan hilang dengan sendirinya! pikiran, tubuh, dan mentalmu akan mengikuti irama kompetisi dengan sendirinya!

    Guest
  17. ♚K.G.P.R.M Ontowiryo Mangkubawono♚”CEO CelengersWorld” – September 8, 2015

    Bukan grogi..
    Coba km jadi dia?
    Km pernah punya prestasi blm di ajang ini?
    Pernah ngalamin blm?
    Jgn cuma cuap”lah..
    Pake otak lo..
    Itu beban mental aja n saya yakin tiap pebalap juga punya kendala seperti ini, ini interview buat JL secara in-depth
    Emang km ud baca hasil interview secara mendalam seperti ini dgn rider” lain?
    Paling juga interview selingan saja..

    —————————————–

    ya jgn dibandingin sama saya,,
    saya emang bukan pembalap,,
    cm bandingin sama pembalap laen,,
    kynya ga sesering protes nya JL ini,,
    apalagi dibandingin sama VR dan pebalap laen,,
    maksud nya gt,, kalo dibandingin sama saya ga cocok,,
    laen profesi,, harus dibandingin sama pebalap laen gt,,

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here