jump to navigation

Melihat Pembicaraan di Press Con MotoGP Jerez . . . IMHO, Maveric Vinales terlihat Makin Dekat Kansnya dengan Yamaha April 22, 2016

Posted by Taufik in : motogp , trackback

honda-vario-440x100

Lin2

Bro sekalian, Dalam 50-an Menit Press Converence Pra Race MotoGP Jerez 2016 mayoritas Tanya jawab adalah di sekitar perpindahan Jorge Lorenzo dari Yamaha ke Ducati untuk 2017 nanti dengan segala implikasi dan efek dominonya . ..  Dua efek domino yang langsung terasa adalah menyangkut siapa yang bakalan terdepak dari Ducati di 2017 nanti dan siapa pengganti Jorge Lorenzo yang akan menjadi tandem Valentino Rossi. Lin Jarvis mempertunjukan kepiawaian diri bersilat lidah bagai seorang politisi dalam menjawab apakah pebalap muda disebelah kirinya ( Maveric Vinales ) yang akan menjadi pengganti Lorenzo di 2017 nanti . ..

460x110mpx

“We’re in discussion with the managers of many riders, several riders, so it would be absolutely too premature to say that we’re close or not close. We’ve expressed our interest [in Vinales] and there’s an ongoing discussion – that’s it.

Lin5

Beberapa kali para Jurnalis bertanya soal seberapa dekat proses pendekatan Yamaha dengan Vinales dan beberapa kali pula Lin berhasil berkilah dari menjawab yang terlalu mengerucut ke Vinales . . . Ia mengatakan bahwa saat ini memang Yamaha sedang melakukan beberapa pendekatan dengan beberapa pebalap, bukan hanya Vinales seorang. Sempat sekali Lin secara personal mengatakan bahwa memang Vinales merupakan salah satu Talenta muda Calon Juara dunia MotoGP.

mav

Lain Lagi ketika pertanyaan beralih ke Maveric Vinales . . . bahkan pertanyaannya agak ‘nakal’ sob yakni membandingkan antara berproses di Suzuki dan di Yamaha  . . nah Maveric mengatakan bahwa keduannya merupakan hal yang fantastis. Hal menarik juga adalah ketika Maveric Vinales sampai memberikan penilaian yang sangat positif terhadap Valentino rossi, Yamaha Movistar, dan Juga Yamaha M1 . .

“Also to go to Yamaha makes a lot of sense because I think being in the side of Valentino can be really important for my career and also to go to a bike that is already there on the top makes it more easy to give your one hundred per-cent on the bike.

spidi-2

Mengenai Valentino Rossi, Maveric mengatakan bahwa berada di samping Valentino Rossi adalah hal yang penting bagi karirnya. Dan Untuk M1 sendiri walaupun Maveric mengatakan secara eksplisit . . . ia mengatakan ketika berada di atas Motor yang sudah ‘jadi’ ( mungkin yang dimaksud Yamaha M1) tentu akan lebih mudah untuk memberikan 100% kemampuan dirinya di atas Motor  . . . nahhh . . .

mav2

Namun diakhir pertanyaan buat MV25 adalah kapan ia akan memberikan keputusan?  . . . MV25 menjawab, pada dasarnya ia akan melihat opsi terbaik dan mengikuti kata hati dan apa yang ada di kepalanya ( heart dan head ) pada saatnya nanti . .  kalau menurutmu, dari apa yang dikatakan Maveric Vinales semalam kecenderungan hatinya untk 2017 nanti  kemana sob . . . Suzuki atau Yamaha ?

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

Comments»

1. coey91 - April 22, 2016

solar

udinganga - April 23, 2016

Sudah jelas bakalan ga ke Honda

2. semprull - April 22, 2016

Vinales 2017 di Yamaha.

3. mang odank - April 22, 2016

jossss pertamaxxxxx

4. kuching - April 22, 2016

udah pindah aja wkwkwk

5. coey91 - April 22, 2016

msh bimbang kayak.nya doi

6. gusello - April 22, 2016

Mv 25, semoga masih ttp si Suzuki ajh, ga seru kalo yg di depan cuma Yamaha Honda melulu, Lebih bangga membawa pabrikan baru menjadi jurdun drpda pabrikan yg SDH jadi, dan kalo berhasil membawa Suzuki jurdun pasti nama Mv lbih menarik di bahas drpda bahasin si VR46

Nino mix max - April 22, 2016

Brarti markewes gk wow dunk naik moto jepe langsung jardun.cz motor tinggalan stoner seh

rinc - April 22, 2016

Yang pasti JL sudah gak akan dikasih technology terbaru Yamaha. rahasia dapur cuy. jangan dibawa ke Ducati.

Suzuki mungkin lebih longgar karena mau apa juga yang dibocorin ke yamaha, kemungkinan Yamaha sudah lebih tau.

7. ardiantoyugo - April 22, 2016

cenderung yamaha dan setuju…

First impression Benelli TNT 250: http://wp.me/p1eQhG-1FS

8. rdy - April 22, 2016

Mantabbb

Semoga next Yamaha Dream Team terjadi lagi
dulu Squad nya bagus Tim Yamaha sering borong Podium dan Award
Dr Zaman Alex Espargaro ( Forward Open Team) Pol Espargaro Bradley Dll
Hanya Tim sekelas Open Yamaha yg bisa merecoki Tim Atas padahal Tim open lain masih berkutat dibelakang
Tim Satelit yg sering podium Yamaha Podium 1 2 3

9. sumpelo - April 22, 2016

di foto paling bawah mv kok mirip cesc fabregas?

10. blade-in - April 22, 2016

Premium

11. 1stMan - April 22, 2016

Ttp di sujuki aja, ianone ke yamaha #DuoItalia vs DuoSpanyol (honda)

12. Gustian - April 22, 2016

Nyalakan Nyalimu Semakin di Depan

13. gaspol - April 22, 2016

Vinales duet Marc, dua petarung satu team. Juosss

14. Debat cerdaasss - April 22, 2016

Kalau melihat dari statment nya, dia ingin sekali juara, umur masih muda, tentu ingin sesuatu yang luar biasa terjadi di umurnya saat ini.

Kalau masih di Suzuki, dia ga pasti kapan bisa juara, bisa aja 1 musim lagi, atau 5 musim lagi, atau 10 musim lagi, entahlah..
Jika dia sabar, mungkin dia mampu memberikan juara buat Tim Suzuki, jelas dia bisa jadi legenda hidup, satu-satu nya rider yang berhasil bikin Suzuki juara Dunia sejak eranya Kenny Roberts, Jr. di tahun 2000 silam..

Nah disini nih yang bikin galau, saya yakin dia ga pusing mikirin duit permusim dan embel – embel yang lain.
Yang penting bisa Juara.

So…. Saya yakin wak dia ke Yamaha. 90% yakin, 10% kemungkinan masih di Suzuki.

andri - April 23, 2016

satu-satunya?
pembalap sekaliber Kevin Schwantz dilupakan?

15. B lmp - April 22, 2016

50-50 keyaknya masih bimbang.. Di suzuki di perlakukan sangat baik..
Mungkin 1 ato 2thn ke depan suzuki bisa lebih kompetitif
Jika nolak tawaran dari yamaha kesempatan gabung di team besar dan motor yg udah konpetitif hilang sia”..

16. Sumeng - April 22, 2016

terjemahane endi um? ader wong endonesa bisa basa inggris kabeh?

Taufik - April 22, 2016

sebenarnya terjemahannya sudah saya jelaskan dalam artikel, jadi quote tersebut hanya sebagai fakta saja sob 😀

17. bang herman - April 22, 2016

sholat istiqarah dulu buat MV 😀

18. dave - April 22, 2016

Menurut saya c k yamaha,,

19. abdel - April 22, 2016

pindah aja ke yamaha.. mudah2an bisa jadi alien juga…wkwk…

20. Aurak - April 22, 2016

Lin jarvis tuh kok oon banget gak kayak davide brivio pinter
Keterkarikan terlalu di umbar di sebelah lorencong pula Padahal dia masih kontrak sama suzuki juga. Kecuali dia udah teken kontrak baru di umumin
Pantes aja tim yamaha panas terus pitnya

21. Muke Gile - April 22, 2016

Galau .. lebih baik tambah 1 musim di Suzuki..lihat hasilnya motor ada potensi juara atau gak..toh suzuki juga yg ajak dy naik motogp…

22. Scem - April 22, 2016

Kalo ke yamaha maka topi Red Bull nya MV25 akan diberikan ke saya, dia ganti Monster Energy.. WKWK

23. vtec - April 22, 2016

vinyales teteup suzuki doooong… plis, biar rame

Ahoax - April 22, 2016

MV itu pembalap bro yg haus kemenangan dan butuh title jurdun bukan artis boliwood yg tugasnya bikin tontonan biar rame…

24. Angga Dwi Putra - April 22, 2016

MV25 to Movistar Yamaha
AI29 to Repsol Honda
DP26 to Suzuki Ecstar
Alex Rins to Monster Yamaha Tech3 Its ideal scenario!:D
HRC jangan cuma mengandalkan MM93 untuk merebut kembali merebut gelar dunia, harus ada tandem yang minimal sepadan+bermental baja seperti MM93 karena faktanya DP26 sudah tak lagi bermental juara. HRC juga harus memiliki tim satelit yang mumpuni seperti halnya Monster Yamaha Tech3 dan Movistar Yamaha yang terbilang solid.

25. irel - April 22, 2016

tetaplah disuzuki, atau ke honda sekalian

26. Windy Sweety - April 22, 2016

Maveric Vinales 2017 Yamaha M1 solusi yang tepat buat Talenta muda yg agressife seperti MV…

27. wedhos - April 22, 2016

lanjutkan

28. Aladin - April 22, 2016

kontrak MV25 di suzuki habisnya kapan wak ?

29. Cebong ampazz - April 22, 2016

Motor yang juara dunia 5x dalam 1 windu (8 tahun) terakhir…suapa yg tidak minat?
Jaminan jyara coy!

Yakin 100% MV akan pindah ke Yamaha mulai musim depan.

30. Cebong ampazz - April 22, 2016

Masuk era milenium ke-2, era dimulainya bakat2 luar biasa bermunculan di era MotoGP.
Sekaligus era kembalinya gelaran balapan roda dua GP kembali ke teknologi 4T.
Berikut raportnya sejauh ini.

1. Dasawarsa pertama (2001 – 2010):
– Yamaha 5x jurdun
– Honda 4x jurdun
– Ducati 1x jurdun
– Suzuki 0

2. Dasawarsa kedua (2011 – 2020)
Untuk sementara:
– Honda 3x jurdun
– Yamaha 2x jurdun
– Ducati 0
– Suzuki 0

Dengan mudah bisa ditebak kalau Vinales akan pindah ke Yamaha musim depan.

31. WongrnglTBN - April 22, 2016

Moga tetep disuzuki

32. Ahoax - April 22, 2016

Siapa sih rider yg ga mau jurdun lalu terkenal dan harga jualnya jadi meroket. Dan peluang itu lbh realistis klo gabung yamaha, klo d suzuki mau sampe kapan bs jurdun? Yg ada peluang ilang dan akhirnya karir tenggelam karena usia makin tua……sooo pindah ke Yamaha lbh menguntungkan buat MV…

33. Cebong ampazz - April 22, 2016

Ramalan musim 2017 versi gua seperti ini:
– MV25 ke Yamaha Factory Racing
– AI29 ke Suzuki
– DP26 ke KTM
– Johann Zarco ke Suzuki
– Sam Lowes ke Tech3 Yamaha
– Alex Rins ke Repsol Honda

Musim depan Suzuki akan pakai 3 pembalap:
Aleix Espargaro, Andrea Ianone, & Johann Zarco

34. emha - April 22, 2016

Yamaha vr_46,
Honda mm_93,
Ducati jl_99,
Suzuki mv_25
berikut komposisi motoGP yg keren dan seru..!!! no boring…!!!

35. suzukifans - April 22, 2016

Doni tata ke team maju lancar gunung kidul wekaweka 😀
#rodres

36. KOMET - April 22, 2016

Disinyalir yang koment gak setuju MV ke yamaha adalah FBH dan Salesnya..

37. arul im - April 22, 2016

alex rins saja lah

38. miko - April 22, 2016

Mesin Kentjang M1 yg bikin MV tertarik…

39. bob - April 22, 2016

Kenapa ga berfikir untuk menang dgn motor yg sedang trs dikembangakn potensinya,apa yakin jg bisa jurdun dgn mudah menggunakan motor yg sudah jadi…tengok masa lalu rossi dgn m1 dan skrg cruthlow dgn rc213v spek marc93

semar - April 23, 2016

Logikanya suzuki pake konfigurasi mesin yg sama dgn M1 inline crossplane, ini akan membuat MV lbh mudah adaptasi dgn motornya, apalagi disuzuki motor yg dibilang belum jadi aj dia bs kompetitif apalagi dgn M1 yg sudah dia bilang motor jadi, beda kasus dgn CC krn dr yamaha pindah ducati pindah honda konfigurasi mesin beda adaptasi jd lebh sulit, toh kl mau jurdun dgn suzuki kl ntar suzuki udah jadi bs blik lg apalagi kl MV udah bertitle jurdun harga jualnya bs lbh gede

40. H666 - April 23, 2016

Mumpung blm pensiun vrny cpt lah pindah biar bs diajarin,,djamin g rugi

41. Agris - April 23, 2016

logika YAMAHA
hati SUZUKI

42. SuRyA - April 23, 2016
43. iwan bin ajaran - April 23, 2016

semakin lambat nih d tinggal lorenzo…. saingan sekarang tinggal honda vs ducati! pak de!

44. iwan bin ajaran - April 23, 2016

hee..

45. Iman787 - April 24, 2016

Secara konfigurasi mesin M1 da GSX-RR sama2 inline four… Jadi ya ga terlalu jauh buat vinales adaptasi…
Tp GSX-RR juga berpotensi sekencang M1 jika ditangani pembalap yg tepat…

iman787.blogspot.com

46. Reza - April 26, 2016

Ati-ati nanti kalau MV melempem di yamaha, mau pindah kemana-mana jadi susah. Ntar malah jadi pembalap satelit terus setelah kelar dari yamaha.

Black Fixer - May 9, 2016

Nah kan, berasa inget kasus pembalap nomor 11 itu ya si Tony Ellias(tau nulisnya begimane).



%d bloggers like this: