jump to navigation

Pandangan Rossi Terhadap Vinales : Ia bisa jadi Kevin Schwants Baru May 10, 2016

Posted by Taufik in : motogp , trackback

honda-vario-440x100

maveric-valentino

Bro sekalian, Walaupun sudah mengerucut ke pilihan  Suzuki atau Yamaha , sampai saat ini belum jelas mau kemana Maveric Vinales di 2017 nanti. Namun menurut tmcblog, kecuali MV25 seorang yang sangat cuek bebek, Vinales lebih baik segera membulatkan keputusannya agar kedepan ia bisa melakukan Race tanpa beban tambahan pemikiran. Kalau ke yamaha , tentu ia akan bertandem dengan Valentino Rossi . . . namun bagaimana pendapat Rossi tentang masa depan Maveric Vinales?  cekidot sob :

440x100_tirei

cengkareng-shop

vinales-semasa-kecil-kiri-dan-valentino-rossi

Via SPeedweek (1) Valentino Rossi Berkata ketika ditanya kans Vinales ke Yamaha :

” Baik, saya nggak akan buat statement tanpa mengetahui detail dari isi komunikasinya. Saya nggak tahu detail soal Kontrak, saya nggak tahu tentang deal finansial, saya nggak khawatir tentang itu, saya nggak tahu apa apa. Namun saya mencoba berempati dengan mencoba merasakan bagaimana bila berada dalam situasinya Maveric ( Vinales ), Kisah suzuki bisa jadi akan jauh lebih kuat aroma romantismenya

Ia ( Maveric ) bisa jadi tokoh penting Suzuki seperti Kevin Schwants, ia bisa membangun motor menjadi motor Juara. Suzuki memiliki potensi yang sangat bagus. Namun jelas akan sulit, tekanan Suzuki cukup kuat. Yamaha lebih kuat. dengan kami ( yamaha ), Maveric akan memperoleh motor yang bagus. ini adalah Skenario yang berbeda. Saya nggak tahu apa rencana dan pilihan Maveric sebenarnya. Namun itu akan ditentukan pada akhirnya  . . . “

spidi-2

Yap Valentino Rossi mencoba berada di posisi yang lebih di tengah tengah dengan mengungkapkan paling tidak dua kemungkinan yang terjadi bila Maveric Vinales pilih Suzuki atau Yamaha . . . penjelasan Rossi cukup Fair kalo menurut tmcblog .. .  sekarang memang tinggal terserah Maveric Saja . ..

Taufik of BuitenZorg

foto pertama Credit : crash.net

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

Comments»

1. killbill1 - May 10, 2016

#34

udinganga - May 10, 2016

Dua2nya punya kesamaan.sama2 pakai anting disebelah kiri.tahu kan artinya.

2. viper - May 10, 2016

Stay on Suzuki

3. Vroo - May 10, 2016

Siiip

4. udinsastro - May 10, 2016

Kemungkinan vinales ttp di suzuki

5. B lmp - May 10, 2016

Menurut ane GSX-RR udh mulai kompetitif sih di thn ke 2 comeback nya suzuki..
Suzuki GSX-RR termasuk minim data biar dulu suzuki pernah di motogp tpi engine GSV-R V4
Skrng beralih ke inline4 istilah nya mulai dari nol lgi..
Cuma vinales harapanya yg bisa bawa GSX-RR ke podium lgi itupun klo gak pindah ke ymha
Ini team udh 2 musim blm ada seponsor jga ya wak..?

Marberuux - May 10, 2016

Ectar sponsor ndak?

6. ardiantoyugo - May 10, 2016

Jos… Masih muda lagi…

Tim Ducati yang masih seperti musim lalu: http://wp.me/p1eQhG-1IU

7. @1 - May 10, 2016

y tu jg klo suzuki masih sanggup ikut motogp 5-10 tahun ke depan

8. lianxing - May 10, 2016

waktu itu Kevin Schwantz tahu kalo RGV500 masih kalah kencang di straight dari YZR500, apalagi dgn NSR500, tp beliau cerdas menutupi kekurangan motor-nya dgn set up mumpuni di late braking & kencang saat keluar tikungan/corner.

9. 💕❤ ™MB@H D@RMO™ ❤💕 - May 10, 2016

pokok jgn ke hrc …
itu tim penuh dgn pengacara …
dikit2 naik banding …

😁😁😁😁😂😂😂

Nino mix max - May 10, 2016

Jlub jlub
Jlub
Jlub
Jlub

Marberuux - May 10, 2016

Jlub . Mahonda penjilat

10. PemadamKebakaran - May 10, 2016

Moga masih disuzuki biar pabrikan yg podium gk itu itu aja.
Suzuki merupakan angin segar buat team factory di dunia moto gp.
Moga aja pabrikan lain bakal join ke moto gp biar tambah rame.

11. ade semarang - May 10, 2016

Pilih motor dan team bagus apa milih duit gede..?

12. eh - May 10, 2016

suzuki juga bagus kok, di motogp bukan cuma yamaha sama ducati aja yg bagus

13. bescorpio - May 10, 2016

Di luar nama besar Maverick Top Gun, bagaimana nasib mantan juara Open Class si Aleix? Apakah masih di Suzuki?

14. overlap - May 10, 2016

Disinyalir Rossi tidak ingin satu tim dengan vinales karena dia berasal dari Catalunya, sama seperti Lorenzo dan Marquez

15. maverick - May 10, 2016

Kalo Vinales pengin bikin sejarah, sebaiknya dia tetap di Suzuki. Grafik performa Suzuki semakin membaik belakangan ini.

16. ben piss - May 10, 2016

Tergantung Vinales, lebih suka jadi Kevin Schwants atau jadi Wayne Rainey… 😀

bebekgirang - May 10, 2016

asal bukan wayne rooney ya

17. motor cool - May 10, 2016

njouuz tetap di susuki lek vinales aplg dorna udeh meringankan aturan buat tim susuki jd bs memaksimalkan sdm yg ad.

18. Skidrow - May 10, 2016

Kalo mau jadi next kevin do or die nya jangan ketinggalan wkwk

19. rere - May 10, 2016

Ke ducati aja haha

20. rocketroll90 - May 10, 2016

Klo MV25 tetap di Suzuki, moga Pol Espargaro naik jd ke Movistar, jangan DP.

21. RGV 120r - May 10, 2016

moto gp mulai ngebosenin,,,, apa – apa nya rosi,, ini itu nya rosi,,, rider kotor gitu ko di jadikan idola…

xxl23 - May 10, 2016

kotor ndasmu pekok

Biasa Saja - May 10, 2016

Kotor cangkemu mambu telek

Biasa Saja - May 10, 2016

Kotor muataamu kelilipen celeng cung

Sunartosili - May 10, 2016

Kotor dengkulmu jepat

pakkindir - May 10, 2016

rasakno hahaha rakaruan wes dengkul ndaas ..opo maneh

tamvan - May 10, 2016

raimu kotoran .inthel wedhus

Klowor - May 11, 2016

Ente tau motogp sejak kpn bro? Kox seenaknya blg gt? Gx nyambung ma artikelnta? Bahlul

22. Maveric Potter - May 10, 2016

Sorting Hat: Hmm, difficult. VERY difficult. Plenty of courage, I see. Not a bad mind, either. There’s talent, oh yes. And a thirst to prove yourself. But where to put you?

Vinales: Not Yamaha. Not Yamaha.

Sorting Hat: Not Yamaha, eh? Are you sure? You could be great, you know. It’s all here in your head. And Yamaha will help you on the way to greatness, there’s no doubt about that. No?

Vinales: Please, please.

Sorting Hat: Well if you’re sure, better be… SUZUKI!

HAHAHAHA… LOL :V

23. yefta - May 10, 2016

kalo boleh jujur aleix kagak buruk kog . malah dalam balapan dia tetap konsisten dan fokus selalu berada di 7 besar

24. Terserah - May 10, 2016

mode oon ya gan

25. asep.hendro - May 10, 2016

biarin aja opini orang bebas ..xxl23 kenapa lu yang pusing…kebanyakan urusin orang hidup lu..lu yang pekok..hidup lu rusuh

26. kevin - May 10, 2016

ciiiieee diatas ada ababil barisan sakit hati hahahha

anyway suzuki kasian kali ditinggal rider nya, pada berbakat semua tuh ridernya

27. dave - May 10, 2016

jadi h2c,, kira2 mo kemana nih maveric,, hehe,,
bakal ma sapa c rossi?
mudah2an nanti tandem nya bisa oke lah..

28. Schwantz - May 10, 2016

Kevin Schwantz waaaak…..

Bukan Schwants…..

Om gua idola aye masa SMA jangan sampe salah tulis.
Motornye aje yg RGV250 plus tanda tangannya ane punya wak

29. Lem Broom Pith - May 10, 2016

Via SPeedweek (1) Valentino Rossi Berkata ketika ditanya kans Vinales ke Yamaha

saya suka gaya penulisan TMCBlog, menyertakan nara sumber beritanya, ‘via Speedweek’ bahkan foto pun “credit: Crash.Net”
bagus nih..

blog sebelah,ada artikel copy paste berita dari motogp.com diterjemahin dalam bahasa indonesia,ditambah kata-kata ciri khas blog tsb,tanpa menyertakan nara sumber dari mana,seolah-olah memang dia yang dapat beritanya langsung,gitu aja masih bilang “NO PLAGIAT”

salut buat TMCBlog..

30. ST96 - May 10, 2016

Maverick Vinales gantengnya mirip Al Ghazali

31. jojon - May 10, 2016

sebelang ya ????

32. Hand Sealer - May 10, 2016

dalem ati pasti bilan “udah gk usah ke yamaha lah”

33. amajink - May 10, 2016

Motogp itu mungkin pertarungan yamaha ma honda aja kali ya pabrikan lainny cmn figuran kali klo dalam film pemain utamanya si rosikin hahaa

34. Danang - May 10, 2016

Kalo saya jadi Vinales, kalo bisa podium 2x lagi di next race tetep stay di Suzuki. Kalo kagak segera teken kontrak dg Yamaha.

35. Tufiddin - May 10, 2016

Di Suzuki saza!!

36. Roy (Sempak Operpret) - May 10, 2016

Bedalah, KS34 bisa nabokin dewa fbh bolak balik pk mesin inferior dr sisi top speed. Kelebihan dr KS34 adl late brake yg jauh lbih dalam drpd MD27 atau WR1

37. Muke Gile - May 10, 2016

Rumput tetangga lebih hijau. . . .

Lebih bijak tetap stay di Suzuki.

38. zen - May 10, 2016

kalo ke yamaha factory,istilahnya dapet motor yang udah jadi..kalo ke suzuki,mendevelop motor sampe jadi.taste of victory keduanya tentu berbeda..

39. ucok mutaqin - May 10, 2016

Jadilah legenda suzuki itu akan lebih harum nama’a ketimbang pindah ke team lain goo MV

40. orongorong - May 10, 2016
41. Go - May 10, 2016

Schwantz bisa jadi juara dunia setelah Rainey pensiun.. Vinales kalo mau jadi juara dunia di Suzuki kayaknya harus nunggu Lorenzo atau Marquez pensiun dulu..

42. miko - May 10, 2016

Simak wae lah..kelamaan ambil keputusan mending kasih aja kursi YZR ke Markeset…biar dia ngrasain motor ciamik drpd ndlosor n banding mulu…!!

43. miko - May 10, 2016

Weleh tumben kemana yak mbekha2 gerangan…
Wooooo lg cuti ya mbing…ngah ngah ngah..
Nyilem jambannya jgn kelamaan…

44. emha - May 10, 2016

paling tidak seperti kennyRobert.jr
dan vinales tetap di suzuki utk 2-5 tahun ke depan… goodLuck..!

45. RPMSPEED - May 10, 2016

kembali ke vinalesnya 😀

——-
Produk Indonesia yang Digunakan di MotoGP
http://rpmsuper.com/2016/05/09/produk-indoensia-yang-tembus-di-motogp/

46. DNFmagz - May 10, 2016
47. stoner27 - May 12, 2016

PASTI PINDAH YAMAHA lah.. logika aja dari team pabrikan paling muda alias gurem loncat ke tim pabrikan juara dengan motor juara tandem dengan legenda…



%d bloggers like this: