jump to navigation

Penjelasan Resmi Penyebab Masalah dua mesin Yamaha M1 di MotoGP Mugello 2016 June 3, 2016

Posted by Taufik in : motogp , trackback

440x100_supragtr150

rossi-blow

Bro Sekalian, Simpang siur Rumor penyebab rusaknya dua mesin Yamaha YZR-M1 akhirnya terjawab Secara resmi oleh Kouji Tsuya yang merupakan Project leader Yamaha YZR-M1 2016, Yamaha Motor Co, Ltd. Secara umum yang dapat tmcblog kunyah kunyah penyebab Meleduknya Mesin Yamaha M1 yang dipakai Lorenzo saat Warm Up dan Oleh Rossi saat Race MotoGP Mugello 2016 adalah karena berlebihannya putaran mesin ( Over Rev ) yang mengakibatkan rusaknya Piston dan Klep. Nah Putaran Mesin Yang berlebihan ini diakibatkan karena sistem elektronik ( software Magneti Marelli ) yang gagal mengantisipasi hal tersebut .  . Berikut ini adalah penjabaran Official nya sob

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech-Riders-24feb2016

Setelah Masalah teknis di Mugello, dua mesin yang mengalami masalah dibawa kembali Ke YMC ( yamaha Motor Corporation) untuk Diinvestigasi. Berdasarkan Investigasi mendetail dari mesin, data telemetri dan sistem yang berhubungan, Kami menemukan sumber masalahnya. Kerusakan diakibatkan masalah elektronik yang berhubungan dengan pembatas putaran mesin ( rev limiter ) yang yang akhirnya mengakibatkan kerusakan katup/ klep dan kerusakan piston. Penyebab kerusakan mesin Jorge dan Valentino adalah sama. Untuk jelasnya tidak ada kesalahan di Komponen dan struktur dari mesin. Murni masalah pada Elektronik

rossi-blown2

Kerusakan Mesin Valentino disebabkan oleh Over Rev ( putaran mesin yang melebihi limit) dan terjadi saat ban belakang  melompat dengan keadaan Throtel gas terbuka penuh di ujung straight. Kesalahan ini tidak berhubungan dengan kesalahan yang dilakukan Valentino di Tikungan San Donato pada satu lap sebelumnya

Tidak ada Mapping Khusus untuk digunakan di MotoGP Mugello 2016. Kami menggunakan Mappping yang sams. Kami sekarang menarik kedua mesin dari alokasi untuk sepanjang sisa musim ini.

Kami memiliki sejarah yang kuat dari kehandalan mesin dan fakta ini tidak merubah ( sejarah ini) setelah kejadian ini; mesin tidak punya masalah, tapi kami tidak menyadari perilaku yang berbeda dari software ECU standar, yang membuat rev limiter bekerja dengan cara yang berbeda dibandingkan tahun lalu. Kami mengatur limiter rev menggunakan data tahun lalu dengan cara yang persis sama seperti yang kami lakukan tahun lalu, tapi kita tidak menyadari bahwa Unified software yang baru bekerja dengan cara yang berbeda.

Mesin Valentino adalah yang paling segar dari tiga mesin yang disegel begitu jauh dari alokasi mesinnya, karena itu setelah kegagalan mesin  yang dialami oleh Jorge Lorenzo saat warm up tidak ada alasan untuk mempertimbangkan menggantinya ( mesin VR46) . Selain itu kami tidak bisa mengetahui masalah elektronik di mesin Jorge dengan jangka waktu sesingkat itu.

Mugello adalah salah satu sirkuit yang paling kritis karena ada sesi melompati puncak dengan kecepatan penuh pada ujung Track lurus (membuat ban belakang lompat lepas dari track ) dan RPM mesin menjadi lebih tinggi. Kami telah belajar dari kejadian ini dan sudah memodifikasi pengaturan rev limiter, sehingga akan OK di Catalunya. Sebagai tindakan pencegahan, mesin lain yang digunakan oleh kedua Valentino dan Jorge di Mugello akan digunakan hanya untuk sesi latihan, sampai siklus hidup mesin mesin ini selesai.

spidi-2

Kami memahami masalah elektronik menyebabkan kegagalan dalam Mugello, oleh karena itu kita tidak perlu campur tangan dengan mesin kami yang tersisa dan belum disegel. Kami masih memiliki cukup mesin untuk sisa musim ini. Kami telah menyusun penanggulangan, sehingga kami yakin bahwa kegagalan di Mugello tidak akan terulang kembali

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

Comments»

1. juragan merchon - June 3, 2016

Woooh jarak antar artikel cepet banget wak, efek dari makan kaledo nih kelihatannya

tamvan - June 3, 2016

artikel auto pilot ini y wak??

Marquezz - June 3, 2016

Aneh jg,sebab ECU yg digunakan sama jg yg dipakai semua tim moto gp.kok cuma m1 rossi dan lorenzo yg meleduk.yg salah ECU atau mesin??😁😆

Ponari Sweet - June 3, 2016

Apakah konfigurasi mesin tiap pabrikan sama?
Dari yang paling sering dibahas di sini bore x stroke, inline – v engine, model crank as, apakah sama cung?

Gambaran mudahnya motor yang ban belakangnya gak nempel aspal akan lebih cepat putaran mesinnya, karena gak ada gaya gesek ke aspal.

Limiter secara bodohnya hanya dibatasi di ECU. Sedangkan crank as dibatasi kemapuan piston bergerak maju mundur. Kalo tanpa beban ya over dari limit yang mampu di ijinkan ECU. sedangkan ECU hanya menyuplai data ke TB dan sensor yang lain hanya sebatas data di limit yang di set misalnya 17.000 rpm.

Contoh lainnya dulu sempat ada yang geber sonic sampai 176 kpj dengan cara di standar tengah. Apakah ketika ban nempel di aspal bisa sampai segitu?

Makanya, jangan hanya tau mesin salome beat series, cb series, sama gl series.

Ponari Sweet - June 3, 2016

Belum lagi pake pneumatic valve, yang solenoid nya diatur ECU untuk buka-tutupnya.

gilak - June 3, 2016

Bener nih komenny

abu - June 3, 2016

Panari FBY tulen..

Acrοt Kenyot - June 3, 2016

Tuolloll puoll, durabilitas kan lain2

croοtt

Harjono - June 3, 2016

Ecu sama mesin beda. M1 yang lain juga beda. Itu ver.2015.

jack - June 3, 2016

Marq jgn malu2 IN yg bermasalah united softwarenya bukan ecu, ecu itu hardware, bukan sofware.. Sofware itu tergantung modifikasi setingan yg dipakai tiap pabrikan,.. Krn ini tahun pertama team factory memakai united softwarenya, terjadi kegagalan sofware membaca limit mesin.. Knp pabrikan lain ga, itu bergantung setingan tiap pabrikan.. Dihonda bikin lemot. Di yamaha malah melebihi batas limit mesin

zato - June 3, 2016

Akibat tdk gnti oli…

mobiltua - June 3, 2016

Terpenting itu yfr tidak lantas mewek dan minta ganti peraturan ini-itu ngoahahaha.

mobiltua - June 3, 2016

Terpenting itu yfr gak lantas mewek dan minta ganti peraturan ini itu ngoahahahaa

Marquezz - June 3, 2016

Bukankah putaran mesin dibatasi di moto gp,jika melebihi ketentuan pelanggaran.apakah yamaha telah melanggar peraturan dg menaikkan limiter putaran mesin,sehingga putaran mesin melebihi dari peraturan yg berlaku?sehingga mesin jebol😁😁😁😆😆😆

miko - June 3, 2016

Wehehehe pengalihan isu NSF nih ye…100 rpm over than KTM bike…

igor - June 3, 2016

Karena yamaha “Revs your heart”

jack - June 3, 2016

Goblok nya.. Putaran mesin berlebih itu terjadi karena Mugello adalah salah satu sirkuit yang paling kritis karena ada sesi melompati puncak dengan kecepatan penuh pada ujung Track lurus (membuat ban belakang lompat lepas dari track ) dan RPM mesin menjadi lebih tinggi. Disini sofware gagal membaca, seharusnya sofware mengcut putaran mesin, ketika terjadi hal di atas..

Fu user - June 3, 2016

Apakah ente tau batasan regulasi tsb?apakah ente tau batasan utk limiter mesin M1?

Patriot76 - June 3, 2016

Koen iku Goblok tp sok keminter Qezz Marquezz…
Kan sdh dijelaskan kalau ada kegagalan (terlambatnya) software magneti marelli dalam membaca limiter putaran mesin..

kukang - June 3, 2016

kenapa cuma 2 orang ini? M1 kan banyak?

dewa - June 3, 2016

Karena M1 lainnya disetting ndak sePowerfull 2 motor M1 ini.Mas Bro.omong2 lo nanya apa pura2(nyindir)??Ngoahahaha.

2. Ardiantoyugo - June 3, 2016

Honda Yamaha sama sama trouble…

3. aris - June 3, 2016
igor - June 3, 2016

sesuai tagline revs your heart

4. shadow - June 3, 2016

Test

5. Glrider - June 3, 2016

Waduh motor m1 gak siap pake ecu unlimit ternyata wkwkwkkw.
Apa ecu bawaan yamaha limiternya dibawah punya magneti marelli ya?

Fu user - June 3, 2016

Goblok banget mana ada ecu unlimit 😁 yg ada limiter lebih tinggi coy

6. ninja owner - June 3, 2016

alangkah baiknya jika limiternya dibatasi sampai 7999RPM. lebih dari itu kami tidak bertanggung jawab untuk all type

7. yudi - June 3, 2016

jadi limiter nya di stel melebihi kemampuan mesin. kok aneh ya.. itung2an nya g pas donk..

Fu user - June 3, 2016

Karna beda ecu & software bisa saja pembacaan sensor2 kurang pas

8. motor cool - June 3, 2016

bengkel pinggir jln jg tw wak .. ngoahaha … ecu honda dgn mesin kok gk ad masalah wak padahal ntu mongtor dibetot habis sm marqewer lho ….

namharira - June 3, 2016

dibetot tp ko ga sekenceng M1, berarti masih dibawah limit M1

9. user - June 3, 2016

Sofware nya yg gagal membaca limit mesin, bukan limit mesin nya distel lebih tinggi dari kemampuan mesin

10. Kang Udin - June 3, 2016

Memang failure tersebut akibat management bahan bakar yang tersendat, settingan dari ECU yang tidak sempurna. Pada dasarnya mesin normal, secara teknis masih dapat di pergunakan sesuai dengan tune engine motogp.

Pihak Iwata menemukan adanya gejala terputus aliran bahan bakar ke dalam mesin, itu singkatnya.

#kata temen yang dagang peyeum di Iwata.

ALEX - June 3, 2016

Hahahaha,,
Ngelawak aja loe’ Din,,,
Gag luchu’ tau’__
KonyoL iya,,,

Kang Udin - June 3, 2016

Bercanda lah, jangan serius terus nanti kena TBC.

Serius loh di Japan ada pengusaha Tempe sama peuyeum, orang Indonesia juga.

Tehote - June 3, 2016

lah ini engineer dr iwata udh ngasi komentar.
din, bagi2 lah rezekj dr iwata sm sales2 disini. jgn mentang2 jbtan lo udh mendingan dikit jd takbur.

#prayforsales #saveUdin

Kang Udin - June 3, 2016

Saya mah cuma user Yamaha mas, ciyusss #hehe

ardianto_you_goblog - June 3, 2016

anying sia…

Kang Udin - June 3, 2016

Hussss, ulah kitu mang da abi mah netral. Hihihi…

11. Engine - June 3, 2016

Kalau mleduk ya bukan dari ECU 😂, ya itu enginenya saja gak tahan overheat akhirnya mleduk. .😂

12. are wege - June 3, 2016

PR buat YAMAHA wak… hati2 nanti bledusss lagi di catalunya

13. Engine - June 3, 2016

Baru sekali ngangkat ban belakang d mugelo saja sdh mleduk.. lihat noh s Marquez hampir ditiap balapan ban belakangnya ngangkat terus knp gak mleduk 😂

ane prediksi bakal ada mleduk part II 😂

Dudung59 - June 3, 2016

Jgn setengah2 baca nya
ban belakang ngangkat dalam posisi full throtle n ban belakang ngangkat dalam posisi braking itu beda loh…

xzx - June 3, 2016

Kalau gak ngerti gak usah komen,, jangan pamer kbodhan disini,, ini bukan warung sebelah yang pengunjungnya kalau ngomong asal njeplak,,,,!!!!!

bark - June 3, 2016

komen bego yg pernah ane baca.. Haha
Makanya budayakan baca!
malah di samain sama marq yg lagi ngrem.. wkwk, jelas beda ini lg full throttle.

Patriot76 - June 3, 2016

Kalo g ngerti g usah komen mending diem sj dari pada malu2in diri sendiri.
Ban marquez terangkat2 yg kau lihat itu terangkat karena pengereman dan throtel gas udah ditutup yg pastinya RPM udah turun, sedang kjadian Rossi itu ban trangkat karena mlompat dlm keadaan full throtel gas yg membuat RPM meningkat drastis melewati limiter RPM..

14. 123 - June 3, 2016

Kualitasnya ituuuuuu……

15. Kusam - June 3, 2016

Gara-gara ecu ciptaan Ir.Petruk ekekeke

16. joko - June 3, 2016

doh elektronik penyebabnya yaa

17. warung asem - June 3, 2016

Duaaar bluss bull bull

18. lontong balap - June 3, 2016

Banyak komentator yg lbh hebat dr insinyurnya yamahan ternyata d mari wa… kenapa ga ngelamar jd tim teknik d mgp aja ya pada…? kayaknya loe orang lbh pinter deh. wkwkwkwk

Kusam - June 3, 2016

Mari kita tunggu analisa Ir.Pengamat Bolongan

Kusam - June 3, 2016

Mari kita tunggu analisa Ir.Pengamat Bolongan, semoga beliau sedang tidak terserang stroke muahmuahmuahahaha

19. Indonesia Ga Raya - June 3, 2016

Yang komen disini rata2 lebih pintar dari yg bikin motornya xD
Indonesia bgt pokoknya.
Top.

20. Ninja PSK - June 3, 2016

kalo menurut pengamatan saya sih, itu karena kwalitas cat dari motor Honda marqez yang buruk, mbradul dan mudah mengelupas, segingga serpihan2 cat duco ini terbang dan masuk ke saluran udara di mesin Rosi, sehingga mengakibatkan rusaknya sistem pembakaran mesin Yamaha.

mohon diinfestigasi lagi, Ini pasti kesalahan Honda terutama Marqes

lemontee - June 3, 2016

bukannya di depan rossi pada waktu jebluk,,, lorenzo….. mikir sek to mas .. nek rep komen. pamer kok goblog.

Ninja PSK - June 3, 2016

anu… karena angin bertiuptak tentu

Rins - June 3, 2016

bhaha lucu om.
😁😁😁

21. Dragan - June 3, 2016

Perangkat elektronik itu sama penting nya sama mesin, nah ini tergantung tunner sama tipe ecu yang di pakai, karena berbagai merk ecu punya karakter yang berbeda. Masalah kayak gini emang lazim terjadi kl kita miss tuning yang pas buat pengaturan putaran mesin dan timming kl di balap mobil, bisa overheat! Efek terburuk nya engine blow. Ini pendapat gw krn gw race manager di salah satu tim balap mobil. Jadi gw sistem kerja ecu antara mobil sama motor kemungkinan sama. Semakin canggih mobil atau motor prototype semakin rumit elektronik nya

Harjono - June 3, 2016

Betul untuk Ecu menurut saya gak masalah karena sudah dipakai dari tahun sebelumnya. Cuma engineer yang set ecu tidak antisipasi perlakuan unified software yang berbeda dengan software inhouse.

22. Marquezz - June 3, 2016

Pasti karena material yg digunakan kurang kuat alias icikiwir😁😁😁😆😆😆ane prediksi race2 berikutnya ada yg ngebul lagi.jika yamaha memaksa 1 mesin buat 3x race😁😆

23. bys - June 3, 2016

Sales fbh dungu bc kagak elegan, udah dijelasin settingan tahun lalu wkt pake software sendiri dibikin sama kyk settingan tahun ini yg pake unified software, masalahnya unified software kurang presisi membatasi putaran mesin waktu roda belakang tidak menyentuh aspal, harusnya tim yamaha bikin limit lebih rendah lagi klo mau pake unified software ini, mungkin tim lain udah baca telemetri dan bikin limit lebih rendah saat di mugelo

24. kobay - June 3, 2016

pada akhirnya mereka (ymh) akan merengek minta perubahan regulasi spt ondah kmren. bs minta penambahan alokasi mesin..klo ga yo minta pengembangan mesin di musim yg msh berjalan. coz cm mesin mereka yg meledak.
sekali lg ondah..bener jg…gara2 ecu idiot magnetti marelli.
ymh termehek2..

25. Netral - June 3, 2016

Bukannya udah dikembangin ya di team satelitnya? Tim teknisnya ngantuk kayaknya waktu nyetting wkwk
Ya namanya juga manusia

26. Ayam aha - June 3, 2016

Sangkain rossi pake meain king

27. ngueng jozz - June 3, 2016

ijin share ya kang terima kasih…

28. Fahmi - June 3, 2016

siap siap podium lagi…..

29. yonas - June 3, 2016

apes tenan

30. Eko Frrabowo - June 3, 2016

Sudah jelas…masalahnya sama dengan NVL…ngebul di RPM 800…

31. pengamat - June 3, 2016

Maklum bro pakem tuning yamaha paling payah.
kebiasaan main durasi overlap besar ya begini, kalo ngak overheat ya paling² ambrol.

“semakin besar overlapnya maka semakin tinggi resiko klep beradu sama piston dirpm yg sangat tinggi”.

Mekanik movistar yamaha kurang perhitungan saja….. Xixixixixixixi

rdy - June 3, 2016

nah itu hebatnya Yamaha bikin overlap besar
kemampuan Yamaha bikin kualitas overlap besar

yup mungkin mekanik YFR kurang mengantisipasi bila terjadi persaingan sengin di track

32. permen - June 3, 2016

wkwkwkwk rada lucu juga kalo masalah elektronik mah :v kalo honda rusak karena elektronik wajar karena tahun sebelomnya dia gak beradaptasi sama ecu terbaru. lahh kalo yamaha sama ducati ? mereka kan udah adaptasi duluan lewat tim satelit dan open classnya. makanya lorenzo sama rossi pede abis menggeber hingga limit, eh malah zonk elektroniknya wkwkwkwkwk :v :v

Harjono - June 3, 2016

unified ecu kan udah dari tahun 2013. Taun ini kan dimulai unified software. dan sampai sekarang semua team pakai ecu sama yaitu magneti marelli AGO340.
Makanya dibacalah artikel sebelum komen.

33. Wong Haho - June 3, 2016

Semoga saja

34. agus tok - June 3, 2016

Disalahkan elektroniknya M1 team lain gimana biasa saja ..dan montor montor yg lainn..dan M1 jorge lorenzo blm ketahuan masalahnya sama sama ngebullll…semua pun pake ECU yg sama …sama sama betot gass.

Harjono - June 3, 2016

Yang lain pake M1 2015 Bro. Kalo elektronik menurutku gak masalah. Yang masalah adalah engineer menganggap perlakuan software buat tuning(rev limiter ketika tidak menyentuh trak) sama dengan software tahun sebelumnya.

rdy - June 3, 2016

setiap tim punya settingan berbeda beda walaupun Ecu sama

jadi ini masalah setingannya elc aja bro bukan ada mesinnya

35. Vr|46 - June 3, 2016

Iya nih,pada lebih jago2 drpd tuner team yamaha di motogp.
Hebat2……

36. goozir - June 3, 2016

josss

Update CBR250R dan CBR150R di india >>goozir.com

37. Badu - June 3, 2016

Kok honda dan tim lain tidak ada masalah ya ?

38. mbah kromo - June 3, 2016

kena moderasi lik

39. マスター喜久男山崎 - June 3, 2016

HONDA The Power of Dreams

40. genji - June 3, 2016

Komentar nya pada ngSOk aja.. Jelas mereka ini ahlinya.. Songong pake ngatain yg jelek2 ..

41. joko - June 3, 2016

brarti aslinya vixion tu limitnya udah ketinggian ya wak mangkanya ngebul :v

42. motor cool - June 3, 2016

forged pistonny yg dikenal tahan jebol jg berubah dadi fogging masal jelas kie wak … ngoahaha ..

43. Marquezz - June 3, 2016

Bilang aja durabitas mesin g kuat bila dipaksa buat 3x race,loren dah buka mesin ke 4.mesin fresh masing2 tinggal 3.3×2 race=6 race.sisa race tinggal 12 race.mesin ke 4 masih bisa buat 1x race.6+1=7.12-7=5.jadi bisa dipastikan 5 race loren bakal paksain 1 mesin buat 3race.ditunggu aja,kemungkinan akan sama jeblug.kecuali putaran mesin diturunkan (set ECU)yg berakibat top speed menurun drastis yg berakibat peluang juara minim.😁😁😁😆😆

44. M16 - June 3, 2016

Wak Haji pake Google translator ya?aneh bacanya

45. rikuo - June 3, 2016

intinya, mesin yamaha kalo over rev ya ngevul dan njevluk
ati2 yang pake mesin yamaha, cukup 8000 rpm saza

ekekekekek

46. dave - June 3, 2016

yakin ini cm masalah mesin d,,
kalo emang gara2 masalah software,,
bisa2 dibatesin kemampuan mesin,,
terus uda gt,, mesin yamaha loyo lagi di straight,,
imo,, cmiiw..

47. M16 - June 3, 2016
48. emul - June 3, 2016

ane ikut info rilis dari yamaha jepang di atas. ngapain baca komen2 sampah…..

49. yponk - June 3, 2016

Akhirnya terjawab sudah. Terimakasih artikelnya kang. Seperti yg saya duga. Bukan murni engine failure. Jarak antara warmp-up di pagi hari dan race sungguh sangat2 mepet. Hampir mustahil memang bisa menganalisa sumber masalahnya. Semgoa minggu ini balapan makin menarik.

50. Darsono Pangling - June 3, 2016

Mung iso mesem wae lah…terlalu banyak politik di motogo yg kebetulan sekarang yamaha yg kena imbasanya, besok mungkin Honda. (Ducati dan suzuki dipastikan aman) hahahahaha

51. Bruud - June 3, 2016

Sama sama dari magneti mreteli tp ko cuman mesin yaMaho yang mrotoli ya… gk motor masal motor proto podo ae Ngebul broo…

52. kevin - June 3, 2016

yakin ini cm masalah mesin d,,
kalo emang gara2 masalah software,,
bisa2 dibatesin kemampuan mesin,,
terus uda gt,, mesin yamaha loyo lagi di straight,,
imo,, cmiiw..

==========================================

ini antara buta ato nonton nya di tv oon nih hahahaha

anyway semakin canggih motor prototype ya semakin canggih juga ecu nya

mungkin ecu baru ga ada crank sensor kali ya, maka nya bisa over rev

53. マスター喜久男山崎 - June 3, 2016

YAMAHA Rev Your Heart
*Rev Limiter only 8000 rpm?!

54. dave - June 3, 2016

yakin ini cm masalah mesin d,,
kalo emang gara2 masalah software,,
bisa2 dibatesin kemampuan mesin,,
terus uda gt,, mesin yamaha loyo lagi di straight,,
imo,, cmiiw..

==========================================

ini antara buta ato nonton nya di tv oon nih hahahaha

anyway semakin canggih motor prototype ya semakin canggih juga ecu nya

mungkin ecu baru ga ada crank sensor kali ya, maka nya bisa over rev
==================
bukan,, maksudnya nanti kalo emang beneran masalah ecu,,
takutnya ecu dimacem2in,,
terus limitnya dinaekin atw gmn,,
nah gara2 itu tadinya speed yamaha (lorenzo rossi)
uda unggul tuh dari honda,,
takutnya gara2 diapain nanti loyo lagi gt,,
soalnya sy ngarep akselerasi yamaha bagus,,
uda terbukti nih di 2016,,
taon kemaren kan rossi kalah akselerasi sm pedrosa di aragon,,
di beberapa lap terakhir pas straight,,
coba kalo pake m1 sekarang,,
yakin menang tuh rossi,,

55. Bruud - June 3, 2016

semua pake magneti mreteli tp faktanya cuman motor yaMaho y mleduk aka Kemebul…

56. broom - June 3, 2016

Yang lain aja gpp kok. Suzuki juga gak papa tuh. Full gas juga tuh. KTM juga gpp tuh. Honda ducati fine fine aja. Alesan aja yamaho. Dasar motor kualitas plastik.

Salam MELEDUK BULLL BULLL

57. Bruud - June 3, 2016

Rev your limit to 8000 rpm… Ostosmastis yaMaho Juaranya sebagai motor Kemebul aka Ngebul broo…

Maaf itu wajar bro kata Ngabidin D.. wkwkwkwkwkwkwk,..

58. anz - June 3, 2016

wahhhh… bner2 kudu waspada yamaha ini… durability terkatung dg limiter yg dihigh rev.. semoga bisa ditanggulangi yamaha.

59. GHOST - June 3, 2016

hahaha

sales AHM kebanyak komen samfahh

sok ngerti

markes ban belakang ngangkat emang style ngerem nya, itu juga kecepatan rendah (ban belakang juga pasti ikut ngerem)

kenapa cuma yamaha factory lorenzo n rossi yg kena ? karena m1 satelit itu pake M1 2015

SDM AHM EMANG SAMFAHHH

:v

60. alamaak - June 3, 2016

bangga bgt nih kita punya banyak komentator berkelas dimari. moga z komentar mereka berdasar analisis teknis dengan data yg valid, biar keliatan kelasnya 🙂 mana yang brilliant mana yg sekedar orator provokator. btw mari kita saksikan seri” berikutnya di sisa musim 206 ini

61. metikwae - June 3, 2016

jd tahu mengapa sales sayap sebelah agak2 0on, tulisan gamblang dari wak haji aja masih pada gak paham…ngoahahahahaha

rdy - June 3, 2016

hahahha

yah gitu broo

sales sayap kozel kozel padahal yg menang juga YFR kmaren padahal kmaren dah mau.jingkrak2 ehh disalip Lorenzo di lintasan lurus

62. (penikmat cikopi+gorengulen dipagi hari) - June 3, 2016

haha…
pembodohan inimah… berarti emang mesin m1 gabisa putaran tinggi dong… kalo ecu bermasalah mustinya ecu nya jebol atau minimal error… misalnya karena terjadi kesalahan tegangan listrik nya…

hahaha makin jelas ngelesnya…

fix yamaha m1 motor mleduk… mekaniknya bodoh tiputipu… sedunia.

rdy - June 3, 2016

ini tentang pembatasan Revs Limiter
settingan

baca lagi artikelnya
bukan masalah mesin

63. dr kim - June 3, 2016

Sudah dijelaskan dengan gamblang bahwa elektronik ternyata mempengaruhi rev limiter, kog ya masih berasumsi nyalahkan mesin.

iki sing komentar luwih pinter daripada yang membuat mesin apa?

kamu jadi Indonesian jangan membuat malu dengan komentar bodohmu rekk..

lek gak bisa membuat intisari bacaan, jangan komentar.

membuat malu Indonesian lainnya

64. gambas - June 3, 2016

sem0ga aj ke dpanya lbh baik.

65. adiwijaya891@yahoo.com - June 3, 2016

Klau analisanya krn itu knpa mesin ducati dan honda tidak apa2ya,padahal menggunakan perangkat elektronik yg sama

66. sholeh - June 3, 2016

tutur kata anda menunjukkan kalau anda bodoh…

67. ninja rr - June 3, 2016

kita harus menghargai pendapat org lain, komen terbodoh pun bisa jadi ada benarnya

ocol - June 3, 2016

Dari dulu yg paling pintar, smart, cerdas itu fbyek bro, itu udah doktrinnya

Ekekekeke…

68. sholeh - June 3, 2016

bodoh, sama seperti saya..

69. Ponari Sweet - June 3, 2016

Keliatan, yang cuma mudeng otak-atik mesin pake obeng hahaha….
Mana ngerti software hahaha….
Bahas motogp ujung-ujungnya piksen, bahas motogp ujung-ujungnya MS.
SDM memang gak pernah bohong hahaha…

70. ocol - June 3, 2016

Ekekekek omonge wis gawe forged piston sama diasil cilinder kok isek njeblug?? Macam yg digembar gemborin fbyek di fiksyen

Ngah ngah ngah….

71. ocol - June 3, 2016

ini antara buta ato nonton nya di tv oon nih hahahaha

anyway semakin canggih motor prototype ya semakin canggih juga ecu nya

mungkin ecu baru ga ada crank sensor kali ya, maka nya bisa over rev_

_______________

Hanya kemunduran teknologi yg bisa ngalahin HRC
ngoahahahahaah

rdy - June 3, 2016

ekekek

tahun 2015 itu championsnya YFR

HRC aja gampang mewek gitu aja kug PeDe
HRC pun tak berkutik

hahahaha

72. ocol - June 3, 2016

Sama2 ecu pirelli kok cuma M1 yg njebluk??

Nguuukkk…

rdy - June 3, 2016

ekekek

dibaca lagi pernyataannya gihhhh

Harjono - June 3, 2016

Situ lupa ya motor apa juaranya???

73. naruto - June 3, 2016

kalo honbull kena masalah gini pasti langsung MEWEK minta regulasi di Rubah..

ekekekekekekek

Muke Gile - June 3, 2016

masa sih ??. .

Kalo,Seandainya,Bilamana,Kalau aja. . berandai andai mulu. .

74. apem belah - June 3, 2016

itu krn m1 lepas radiator biar makin panas makin ngisi sesuai dgn ilmu metualergi.

75. rdy - June 3, 2016

ini namanya diluar dugaan dr tim Yamaha tentang Rev Limiter Yamaha memakai dengan setingan musim 2015 Mugello Lorenzo yg juga pada saat itu Podium
tak disanggka perlakuan berbeda ditambah Pertarungan Lorenzo dan Vale kmaren sangat sengit diatas limit waktu injak.lintasan puncak pun motor Yamaha sangat agresiff dilain pihak Yamaha sangat kencang Tahun kemaren kompetitor tak berkutik dengan Regulasi 2015 lawas
hanya Yamaha sendirilah yg bisa ngalain Yamaha….

76. un tung - June 3, 2016

mesin bosok….

77. andaru - June 3, 2016
78. teru - June 3, 2016

fby ngomongin honda mewek ngeluh soal elektronik magneti marelli,
lah ini jg ujung”a nyalahin elektronik magneti marelli g bisa handel putaran mesin

79. Raza_Goship - June 3, 2016

Padahal Ecu pirelli yang duluan make itu yamaha dan ducati ya..

Harjono - June 3, 2016

Gak ada yang make bung!!! yg ada ban pirelli

80. Muke Gile - June 3, 2016

Oh gitu yahk. . .

81. Engine - June 3, 2016

Wkwkwk.. ada yg gak terima M1 mleduk karena engine failure..

Emangnya cuman s Rossi yg ban belakangnya ke angkat di kecepatan penuh wkwkwk..
Mikirr..
Semua riders MotoGP juga balapnya sama d mugelo full throttle ECU sama tp kagak mleduk..

Elektronik hanya kambing hitam 😂



%d bloggers like this: