jump to navigation

Muffler Honda RC213V MotoGP Test IRTA Catalunya 2016 Lebih Pendek . .. Ngejar Akselerasi Bawah ? June 7, 2016

Posted by Taufik in : motogp , trackback

440x100_supragtr150

muffler-4

Bro sekalian, selalu Kepo kalau pabrikan MotoGP bilang mereka sedang melakukan test Part baru seperti sasis, muffler, dan swing arm . . Bukan apa apa, sepertinya hanya itu doang yang bisa diubah dan tidak kena pembekuan pengembangan untuk team team tanpa Konsesi seperti Honda, Yamaha dan Ducati. Nah di artikel sebelumnya telah kita ketahui bahwa Honda sedang ngetest Muffler baru . . kayak apa Keterbaruannya? . .. TMCblog lihat Paling tidak ada dua detail  . .. Cekidot deh

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech-Riders-24feb2016

Yang pertama ada dimensi muffler side fairing kanan yang berdesain lebih pendek dan lebih tidak berlekuk dibandingkan dengan desain Muffler side Fairing Honda RC213V sebelumnya  . .. Cekidot  . .

muffler-2

muffler-1

Yang kedua adalah Muffler under tail yang boleh dibilang memiliki dimensi yang lebih pendek dari Muffler sebelumnya . .. dan dihilangkannya bentuk (maaf) Pig Tailnya sob . .. silahkan lihat gambar yang tmcblog peroleh dari GPOne (1) ini sob

honda_exaust02

honda_exaust03

Dan bedakan dengan bentuk Muffler under tail Honda RC213V sebelumnya

honda_exaust-old

beda tho?  muffler baru boleh dibilang punya dimensi lebih pendek karena detail seperti (maaf) pig tail dihilangkan

THE VERDICT

Oke Maksudnya Gimana Kira Kira ? Biasannya Muffler yang memiliki lekukan sedikit dan memiliki leher yang pendek akan mengutamakan sesuatu putaran di rpm rendah ( sebaliknya Biasanya yang silencer panjang, putaran atasnya lebih enak dan panjang)  cmiiw , imho   . . . nahh tmcblog melihat ini ada hubungannya dengan masalah yang diderita oleh HRC di awal musim ini dimana mereka kalah akselerasi keluar tikungan ( exit Corner Acceleration) , atau boeh dibilang , kalah akselerasi ketika RPM Honda RC213V masih berada di Low-Medium RPM . .. hmmm klop sih, tinggal lihat nih apakah part ini punya imbas positif terhadap performa Marc Marquez dan Pedrosa kedepan? atau malah mengorbankan bagian lain seperti akselersi atas ? tentu Sudah diperhitungkan masak masak sih hitungan volume metriknya oleh para mekanik dan desainernya . . .silahkan dikunyah kunyah dan didiskusikan sob . ..

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

Comments»

1. boimen - June 7, 2016

sek dipikir sek

Nino mix max - June 7, 2016

Kenapa dk pke konfigurasi medin ncb/ncbr seng overstuk???

2. wisnu3ds - June 7, 2016

kalo ngejer akselarasi ntar putaran atasnya keok juga ?…smhh…

3. boimen - June 7, 2016

seh sepi.pada tidoer apa yak

4. fbmotor - June 7, 2016

Up

5. orongorong - June 7, 2016
Taufik - June 7, 2016

plis mas itu sudah masuk mesin . .. kan ada peraturan pembekuan mesin tho? 🙂

Sunartosili - June 7, 2016

Haha

bayu - June 7, 2016

wak klo diperhatikan pada saat hard braking honda rcv marc terlihat lebih struggle drpd m1 rossi.. apakah itu pengaruh dr sasis atau bagian lain? dan jika ada info.. mohon dpt di compare

Taufik - June 8, 2016

itu bener, hard Brakenya struggle, tapi bukan hanya tahun ini sih, dari tahun tahun yang lalu struggle .. tapi entah itu Hondannya atau gaya ngerem Marc, saya juga masih belum ngerti . . Kudu liat Marc diatas M1 kayakny ya 😀

Blacklister :( - June 8, 2016

Lho…bukannya satu2nya keunggulan recikv yg masih ada tinggal pengeremannya?
Saking bagusnya, dipaksa late braking ekstrim kyk gtu, mm93 gak jatuh.

Kalau recikv tdk punya pengereman fantastis, mm93 tdk bakalan bisa podium.

Slipper clutch recikv sampai saat ini masih yg terbaik, ini yg membuat recikv bisa direm seektrim yg dilakukan mm93.

6. bang herman - June 7, 2016

maaf pig tail (buntut celeng) di hilangkan. 😀

tembelban - June 7, 2016

Ekeke..buntut celenng.

7. _______PREDATOR_______™ - June 7, 2016

psti ada plus minusnya
contohnya panigale dg underbelly muffler… suaranya brisik ampun daghhhh

8. bdt - June 7, 2016

lebih pendenk artinya headloss menjadi lebih kecil,

flow jadi lebih besar, tenaga lebih gede,

cmiww

Glrider - June 7, 2016

Wak haji kenapa pig tail perlu dikasih awalan maaf. Menurut ane itu bukan kata2 yg kasar/kotor toh artinya kan ekor babi.
.
Babi emg haram, tp ga perlu pake kata maaf juga gpp kayanya wak haji hehehe.

Taufik - June 8, 2016

ya gak apa apa, mungkin ada yang nggak berkenan sama konotasinya, makanya saya minta maaf dulu

9. goozir - June 7, 2016

masih kalah ama Suzuki

7 sepeda motor KW dari China >>goozir.com

10. yudha kristianto - June 7, 2016

bang haji….aq mw tnya out’y knalpot dikasih kyk jaring kyk gtu da fungsi’y tha bang????kok di yzf M1 jg kyk gt model’y pdhal beda suplier…trims bang

Taufik - June 7, 2016

buat mencegah kotoran masuk aja kayaknya bro

Pyu - June 8, 2016

Setau ane itu buat mecah flow aliran udara dari Muffler biar tendangannya tidak langsung kena ke pembalap belakangnya…

Blacklister :( - June 8, 2016

Nyumbang info saja wak haji…
Itu untuk bikin aliran udara jadi laminer.

Beberapa flow meter menggunakan prinsip ini untuk membuat aliran udara menjadi laminer sebelum diukur flownya, agar diperoleh hasil pengukuran lebih akurat.

Contoh lainnya, beberapa MAF sensor juga membuat orifice (istilah untuk fungsi “jaring” tersebut) di mulut body MAF sensor.
Tujuannya sama…yaitu membuat aliran udara menjadi laminer saat melewati MAF sensor element nya.

11. tigor mm93 - June 7, 2016

Sdikit sekali ya perubahanya, pa pengaruh besar ke motor…

12. Darsono Pangling - June 7, 2016

Wak kalo setingan ECU boleh di oprek ga?

Tom - June 7, 2016

Boleh aja, asal masih pake ecu dan software dari magneti marelli.

Taufik - June 7, 2016

Setingan ecu memang open alias bisa dioprek2 bro
kalo Algoritmannya nggak boleh diubah, kan udah dalam bahasa yang tinggal pake

13. gasspoll83 - June 7, 2016

MOTOGP MANUFACTURERS’ CHAMPIONSHIP 2016 (Round 7 of 18, Catalunya)
1 Yamaha 165
2 Honda 135
3 Ducati 92
4 Suzuki 78
5 Aprilia 37

14. Muke Gile - June 7, 2016

Apa Carl Crutchlow pake muffler baru ini wak ? ? Secara dy bs tercepat. .

Taufik - June 7, 2016

saya belum dapet fotonya sob

Muke Gile - June 7, 2016

Ohh gt. . syukur2 Crutchlow bisa cepet Tempur di Row depan lagi… .. klo Positif perubahannya ke dy.. Yyoy

siapa sajalah - June 7, 2016

Kayaknya belum bro, doi masih pake yg lama. Yg udah pake settingan batu cuma mm sama dp *cmiiw ya

15. Agus - June 7, 2016

Apa mungkin pengapiannya dirubah jadi bigbang wak, soalnya dulu pernah baca artikel knalpotnya dibuat memutar biar bisa meredam ganasnya screamer

16. Windy markonah - June 7, 2016

payahhhh

17. Windy markonah - June 7, 2016

nguikkkkk 😂

miko - June 8, 2016

🐖🐖🐖

18. Nguikk - June 7, 2016

bolehlah 😂

19. KARMas - June 7, 2016

kalo bisa skalian bensin nya pake premium n radiatornya di copot spy lebih ngacir di putaran bawah n meleduk di putaran atas wkwk

siapa sajalah - June 7, 2016

Suuttt diem-diem gan kalo ngomongin meleduk, nanti ente di bully lho sama fb hahaha

20. vajar - June 7, 2016

Kalo gitu aku mau pendekin knalpot vario 125 ane biar akselerasi bawahnya bagus.

21. rifz - June 7, 2016

kok ane selalu moderasi yah

22. Smoke - June 7, 2016

Setauku sedikit lekukan lebih bagus buat putaran atas (free flow), sebaliknya banyak lekukan bagus buat turbulensi di putaran bawah.

23. wisnu3ds - June 7, 2016

wah menyambung pertanyaan sebelumnya…kalo alogaritmenya gak boleh di oprek2…terus apanya yah wak yang dioprek?..kan software ama hardware dah dari MM semua…di tret sebelumnya apa sih yg dioprek jadinya…kan selain knalpot, twinspar apalagi…ecu?..

Taufik - June 7, 2016

saya pikir yang dioprek adalah matriksnya dan penyesuaian dengan sensor/aktuator yang dipakai, cmiiw

24. Noname - June 7, 2016

Knalpot tdk melingkar lagi berarti lebih pendek daripada sebelumnya.
Dipastikan hahrese menggeser torsi maksimum ke rpm lebih tinggi.
Pgn melembutkan torsi di putaran rendah biar tdk wheelie sekaligus mendapatkan torsi yg cukup di rpm atas biar tdk kalah top speed.
Semoga sukses!
____________________________________________

Kopi komen bro CHM di warung sebelah..
Jd bingung wak..sebenere yg putaran atas jos tu mupler panjang ap pendek?

25. pengamat - June 7, 2016

Jika mesin sudah dituning >24m/s, maka panjang-pendek knalpot hanya mempercepat/memperlambat aliran gas buang & jumlah udara yg dihisap.
Harusnya dgn memendekan pipa knalpot, akselerasi lbh cepat & topspeed bisa lbh tinggi.

26. repsol rossi - June 7, 2016

no 1

27. bdt - June 7, 2016

bang haji….aq mw tnya out’y knalpot dikasih kyk jaring kyk gtu da fungsi’y tha bang????kok di yzf M1 jg kyk gt model’y pdhal beda suplier…trims
===========

selain menjaga kotoran msk,

juga membuat flow lebih laminer

Noname - June 7, 2016

Iatilah laminer lagi2 muncul..😯
Itu maksudnya gimana mas..jelasin sekalian dong..

28. ardiantoyugo - June 7, 2016

ga mlengkuer mlengkuer maneh…

Yang menarik dari MotoGP Catalunya: http://wp.me/p1eQhG-1Lz

29. dewa - June 7, 2016

kemarin masih ujicoba.kita lihat aja nanti diAssen.kalo dipakai berarti pembalap menganggap bisa menambah kecepatan Laptimenya.telemetri saat race masih ada,jadi dibandingkan dgn ujicoba.lebih bagus pasti dipakai.wait and see.

30. Dedy - June 7, 2016

Setau ane sih, knalpot yg bayak lekukannya justru buat torsi lebih nampol dari pada kenalpot yg lurus? ini yg bener yg mana??

Taufik - June 7, 2016

saya copas ya : http://otomotifnet.com/Motor/Tips/Leher-Dan-Ujung-Knalpot-Panjang-Atau-Pendek-Beda-Karakter#

Pendapat yang sama juga diungkapkan Hasyim Sonedi, tunner tim AHRS. “Knalpot leher panjang membuat napas mesin juga lebih panjang. Selain itu, tipe knalpot ini cocok dipakai motor yang power mesinnya sudah besar,” timpal tunner ramah penggemar Holden ini.

Permainan leher knalpot, sebenarnya tak ubah moncong silencer. Kalau sobat perhatikan, ada knalpot yang silencer-nya memiliki ujung menekuk dengan tambahan pelat. Selain itu, ada juga yang tak mengaplikasi ujung silencer.

“Kalau ujung silencer model menekuk, cocok untuk yang butuh putaran atas. Top speed lebih jalan, karena ada gas buang yang bisa menahan gas buang agar tidak keluar langsung,” kata Kampret yang hidup di dua alam. Maksudnya di alam balap era 2-tak dan era 4-tak ini.

Nah, gas buang yang tertahan terus menciptakan tendangan balik. Sedang model lurus, pastinya cocok buat bermain di putaran bawah dong. Tetapi, menurut Kampret yang juga jago seting karburator, sebaiknya perhatikan volume silinder pacuan atau power juga

pengamat - June 7, 2016

@Dedy, Desain knalpot Tergantung pakem tuningnya bro,
setidaknya ada 2 pakem:
1, Durasi overlap besar, LSA lebar >250°.
Yg seperti ini biasanya mengunakan valve out besar (perbedaan dgn valve in lbh besar 2-4mm), pipa header besar, silincer didesain sedemikian rupa supaya tekanan backpressure ke ruang bakar tinggi.
Pakem tuning ini digunakan oleh yamaha & kawasaki.

2. Durasi Overlap kecil, LSA sempit <250°.
Kebalikannya dari pakem diatas. Silincer didesain sedemikian rupa lbh lancar krn hanya sedikit/tdk butuh backpressure.
Valve in dan TB/karbu biasanya lbh besar.
Pakem tuning ini digunakan oleh suzuki dan honda.

Blacklister :( - June 8, 2016

Busyet dahhh…mana ada LSA sampai 250 derajat?
Cam lobe in & ex saling bertolak belakang saja sdh 180 derajat…

Lagian overlap besar justru kecil sudut LSA nya.
Overlap kecil, LSA nya besar.

Jangan asbun ahh…

pengamat - June 8, 2016

Kok sewot nih orang,
lain kali tanya dong maksudnya apa… songong lu tong.

Itu maksudnya durasi camshaft keseluruhan in atau out dihitung dari open sampe close.
Header itu leher knalpot.

Blacklister :( - June 8, 2016

Durasi cam in ya durasi cam in.
Durasi cam out ya durasi cam out.
Beda dengan durasi overlap.
LSA ya LSA.

Sampeyan gak ngerti gitu main asbun saja 😀

pengamat - June 8, 2016

Trus jika
in 7-180-47 (234°) dan
out 48-180-(-2) (226°)
Overlap 5°
bandingkan dgn
In 29-180-59 (268°)
Out 59-180-29 (268°)
Overlap 58°
LSA-nya berapa tong?

Ente pikir jika overlapnya besar, LSAnya sempit?
Jika durasi in 234°, in open 29°, out close 29°, overlap 58°, in closenya 25°ABDC begitu??
yg ada motor ngeden putaran atas.
Ilmu lo masih cetek tong…. Xixixixixixixi

Blacklister :( - June 8, 2016

in 7-180-47 (234°) dan
out 48-180-(-2) (226°)
Overlap 5°
-> LSA 112.5 derajat

In 29-180-59 (268°)
Out 59-180-29 (268°)
Overlap 58°
-> LSA 105 derajat

Sebenarnya sampeyan ngerti gak sih apa itu LSA?

Dari gambaran geometrinya saja, anak SMP juga langsung tau kalau LSA sempit, durasi overlap besar…LSA lebar, durasi overlap kecil.

Belajar lagi gih sono…
Biar gak asbun di sini

Blacklister :( - June 8, 2016

Gimana tong?
Puas?
😀 😀 😀

31. rdy - June 7, 2016

Ekekek

Pig Tail ( ekor cheleng )

dipotong biar gak kesalip lagi sama Yamaha di lintasan lurus saat mau finishh …atitttttttt

hayayayaya

32. motor cool - June 7, 2016

muffler diburitan seat belakang diyamaha kok gk ada wak .. terus letakny muffler diyamaha apa cuma di bawah saja wak aji ..

Nino mix max - June 7, 2016

Mesin inline beda apa v keknya

miko - June 8, 2016

Inline khan headernya di depan semua bro…kalo V ada yg di depan ada yg ditengah..otomatis cari space yg paling mudah buat naruh knalpot dari silinder 3 & 4…ya paling pas ya di ekor…
Kalo silinder 1 & 2 paling pas ya di bawah..

33. bang herman - June 7, 2016

nahh dari penjelasan wak haji.
knalpot RCV yang melengkung di ubah jadi lurus berarti top speednya tergadaikan dong.
akselerasi nambAh..
gitu maksudnya..

34. KARMas - June 7, 2016

wak kalo knalpot RCV di buat sperti knalpot 2tak apa munggkin tnaga nya naik? tau sendiri lah wa motor 2tak kan kenceng2

pengamat - June 7, 2016

2tak Masih bermain max 21m/s berarti belum kencang bro.
mengandalkan backpressure dari perut knalpot (2tak)/ header adalah pakem tuning paling payah.
Sekarang era DOHC, mesin bisa berkitir 20rb rpm.
Tp tergantung ilmunya…. Xixixixixixixi

miko - June 8, 2016

Perut knalpot kok header…gundulmu…
Weleeeh…
Dwell or belly mbing…istilah gitu aja kok gak ngerti…hadeeeh…

pengamat - June 8, 2016

Maksudnya header jalur backpressure di mesin 4 tak.
Bukan istilah lain dari perut knalpot 2tak.

Blacklister :( - June 8, 2016

Tambah asbun saja…. 😀

Tau gak yg mana yg dimaksud dg header?

DNFmagz - June 9, 2016

Header itu ujung kenalpot kan ya

35. kliwon - June 7, 2016

Berarti emang fakta selama ini motor rcikV motor

36. motor2an - June 7, 2016

Untuk yamaha gmn? Knalpotnya udh ga kliatan lagi tuh, perlu komparasi juga nih, ducati, suzuki, aprilia bgmn ?

37. Anak Rant0 - June 7, 2016

Mas taufik, kalo tes kayak gini pake mesin bekas atau baru yg dialokasikan utk balapan, atau ada unit sendiri ?!?

38. Yadi Arcadia - June 7, 2016

bahasan njelimet utk exhaust ini 🙂

39. numpang_lewat - June 7, 2016

wak… tuh bahan knalpotx apa ya..?
pny fotox pas mesin hidup g wak, pengen tau warna knalpotx se merah apa soalx dl pernah liat foto knalpot mobil f1 pas d geber merah membara

40. Gagas Setya - June 7, 2016

Panjang dan pendek knalpot gak semata-mata satu2nya parameter yang menentukan posisi puncak torsi pada sebuah mesin. sebetulnya bentuk sebuah knalpot akan menentukan kekuatan dan frekuensi resonasi. Resonasi pada knalpot memberikan efek penguatan terhadap frekuensi yang dihasilkan gas buang yang berbentuk impuls. biasanya dengan rancangan yang fixed (non variable) hanya akan ada 1 frekuensi resonasi yang secara teori hanya menguatkan tekanan balik pada satu titik RPM dan harmonisanya.

miko - June 8, 2016

Nah ini baru pendapat yg paling mendekati bener…
Sip..

41. whitejezzy - June 7, 2016

daku menyimak saja om topik

42. are wege - June 8, 2016

Masih belum bisa meningkatkan akselerasi wak😂

43. RPMSUPER.COM - June 8, 2016

Padahal cuma beda bentuk 😀


Buat Motormu Nunggin BRO
http://rpmsuper.com/2016/06/08/cara-agar-motor-nungging/

44. Klowor - June 8, 2016

Kalo tiap artikel komen nya kyk begini kan jd adem bacanya..gx saling hujat,,gx ada yg fanatik sampai memBABI BUTA.

45. dave - June 9, 2016

ilmu2 gini nih yg sulit

Blacklister :( - June 9, 2016

Gak pa2 bro…kita sama2 belajar.
Yg tau share yg benar.

Asalkan jangan sok tau seperti teman kita di atas.
Bolak-balik ngomong bore x stroke, pakem tuning, backpressure, durasi overlap, LSA, header knalpot, blablabla…
Ternyata LSA saja tidak tau yg mana.
Dia pikir LSA itu durasi cam…hehehehehe…asbun ahh… 😀 😀 😀

46. wahyuevol - June 9, 2016

menarik sekali ulasan dari wak haji taufik,,, tp saya masih ragu dengan kemampuan RC213V,, kenapa dia masih belum hijrah ke ( inline ) seperti suzuki,,,dan mitosnya,, juara GP Catalunya itu pasti jadi juara dunia,,, bisa dilihat di juara2 sebelumnya,,, pasti juara dunia dan juara catalunya juga ditahun yang sama..

47. ucok thea - June 11, 2016

Mantapnya rc213v di catalunya apa krn perubahan ini yah wak….

Taufik - June 11, 2016

saya belum tahu nih, soale mereka hanya bilang ini dipakai saat test Pasca Race

are wege - June 11, 2016

Katanya sasis hanya cocok buat crutchlow ya????

48. mbah - August 25, 2016

bro, LSA motor sohc dan dohc beda lho, pada sohc bisa dilihat dengan gampang jika profil camshaft simetris.
Itu saja harus memperhitungkan titik kontak antara camshaft dengan rocker arm. jika titik kontak rocker arm tidak segaris aksial, LSAnya bisa dihitung dengan penyesuaian selisih derajat titik kontak rocker arm.
kalau dohc, untuk melihat lsa harus terpasang dulu dengan posisi tensioner terpasang juga. apalagi dohc silinder tunggal. silahkan bingung lihat camshaft fu ato cb 150 r, lo kok LSAnya numpuk jadi satu?
LSA yang bisa berubah2 sudah diaplikasikan pada VVTI,



%d bloggers like this: