440x100_supragtr150

Idlinglogo

Bro sekalian, Masih ingatkah tagline Produk Televisi Jadul legendaris seri Grand Master Buatan Brand Polytron ?  . . kalo nggak salah gini bunyinya ( cmiiw) .. . ” Someday All TV will be like a Grand Master  . . . By Polytron ” . .  kalau diartikan bebas artinya : Suatu hari, semua TV akan seperti Grand Master  . .. nah tmcblog tertarik melihat  dan merefleksikannya dengan keadaan saat ini di Segmen Motor skutik. Boleh dibilang ada pergerakan dimana Mesin yang memiliki fitur Iddling stop ( apapun itu namanya ) sepertinya akan menjadi pilihan Mesin standar Skutik kedepan . .

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech-Riders-24feb2016

Di Indonesia Mesin ini memang diawali oleh Produk Impor Honda PCX125. Lalu dengan apa yang pernah kita diskusikan sebagai strategi turunan akhirnnya teknologi yang menggunakan Generator AC dimana  memiliki dua fungsi yakni sebagai starter dan pembangkit listrik/ alternator ini diturunkan mulai dari skutik Hi-end massal Honda Vario series sampai akhirnya trus menjadi masif sampai ke Produk Di segmen entry Level ( beat series)  . . . so jika 5-6 tahun yang lalu, Teknologi ini  hanya bisa di rasakan oleh Konsumen yang bisa membayar lebih, sekarang menjadi teknologi yang bisa dibeli oleh kebanyakan orang, imho .  . prespektif positifnya sih..meguntungkan konsumen imho

Namun Note dulu ya sob bahwa Penggunaan pertama kali sistem Idling stop / start stop dengan Generator AC bro bisa baca sejarahnya di link wikipedia ini dan ternyata yang pertama memang merk merk mobil/roda empat yang mengaplikasikannya. Jadi ya sah sah saja jika di marekt roda dua Indonesia pabrikan selain Honda menggunakan sistem Generator AC ini dikemudian hari.

Lalu setelah Honda mengaplikasikan ke seluruh lineup Motor matiknya, terdengar sayup sayup giliran merk merk lain juga telah dan akan mengaplikasikan model ini tentu dengan teknologi dan nama yang bisa jadi berbeda beda. Piaggio misalnya menggunakan mesin tipe IGET yang bila kita baca di tulisan Otomotifnet (1), ternyata secara umum sistemnya mirip dengan sistem idling stop pada Mesin ISS nya Honda. Seperti

  • Penggunaan brushless AC Generator sebagai starter dan pengisian kelistrikan ( alternator)  yang langsung ter-mounting menyatu di Crankshaft
  • Memenuhi syarat suhu pendingin cairan sudah mencapai 35º Celcius,
  • Memenuhi syarat kecepatan kendaraan sudah melebih 10 km/jam
  • Memenuhi syarat grip gas telah dibuka penuh setidaknya sekali selama 5 menit pertama setelah mesin dihidupkan
  • Crankshaft akan memposisikan berhenti di langkah dekompresi sehingga akan lebih ringan dan mudah saat menyala kembali

ISS-yamaha-Fig3

Begitu Pula dengan SYM Shark yang terakhir memperkenalkan versi terbaru dengan perubahan mesinnya yang menggunakan sistem bernama smart Idle stop seperti yang diberitakan Otomotifnet . . dan rumor terakhir bahkan Pabrikan besar sekelas Yamaha Disinyalir Kuat Juga siap akan Mangaplikasikan sistem Smart Start stop pada varian varian skutiknya .. . Mengenai sistem start stop Yang akan dipakai Yamaha Indonesia tmcblog belum jelas benar, namun tmcblog pernah ubak ubek file Patent dan sudah tmcblog pernah publish bahwa salah satu patent dari Yamaha Juga menggunakan model Genearator AC.

Yang jadi pertanyaan, apa spesialnya ini sistem sehingga koq terlihat potensi banyak pabrikan hijrah kesistem ini ? Ya kalo soal berhenti trus mesin mati dan tidak ada pembakaran bbm dan membuat motor lebih irit itu sudah jelas, strong pointnya memang disana ..  . trus yang kedua  adalah nyaman karena sistem starternya halus bagai tak bersuara saat start. Namun kan pengguna Motor harus pula paham bahwa sistem ini sangat sangat bergantung pada kondisi dan kualitas aki ( battery) .

ECER40

ECE-R40

Atau jangan jangan karena Test ECER40 Euro II dan Euro II yang di dalam skenario pengetesan ada stu saat yang mengaruskan motor diam/idle . . . sehingga ekstrimnya saat perbedaan konsumsi bahan bakar setiap pabrikan tinggal memiliki perbedaan satu tetes sendok teh . . saat menghadapi test konsumsi bahan bakar dengan satu standar ECER40 Euro II maupun Euro III jelas motor tanpa Idling stop akan punya potensi lebih boros hasil testnya.  just my 2 cents . .  silahkan didiskusikan dan share opini mu sob

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

[GTranslate]

 

 

67 COMMENTS

    • Udah jgn kenceng2 bro

      Entar FBY yg suka jilat ludah sendiri pada kabuurr…

      Jd inget, mau irit kok harus pake ISS.., eh sekarang dicontek juga..

      Upppsss…, keceplosan 😆

      Guest
    • Ane perbaiki ya bro, katha mr. Darmo ” mau irit kok ngemis di lampu merah ” ekekeke

      Guest
    • Jd inget waktu dulu vario dikasih fitur answer back system, Yamaha terang2an bikin brosur Klo fitur itu ga safety

      Karena vario makin merajalela, Yamaha yg ga tau malu akhirnya nyontek juga…

      Guest
    • Emang pengembang pertama di motor yg pake ISS merk apa cung..?

      #yamaho kah..? 😆

      Guest
    • Honda pelopor fitur dan teknologi

      Yamaha pelopor 4 tak ngebul dan recall

      Udah itu aja

      Fakta

      Guest
    • Dari beberapa pengujian menggunakan metode ECE R40 terhadap Teknologi ISS ini, diketahui bahwa jumlah emisi bahan bakar yang berhasil dikurangi dapat mencapai 7% dibandingkan dengan jenis sepeda motor yang tidak menggunakan ISS. Selain itu, konsumsi bahan bakar juga lebih irit hingga 37%. Oleh karenanya, jenis sepeda motor yang menggunakan Teknologi ISS bisa dikatakan sebagai sepeda motor ramah lingkungan.

      Namun tentu saja, semua kembali kepada pengguna sepeda motor sendiri. Terkadang kebiasaan pengendara yang lebih suka tidak mengaktifkan Teknologi ISS ini tentunya tidak akan berdampak apa-apa terhadap lingkungan. Belum lagi sebagian besar sepeda motor saat ini belum menggunakan teknologi ini.

      Guest
  1. yg teknologi semakin didepan dgan inovasi tiada henti mngaplikasikan sistem ini adalah HONDA
    artinya honda sudah jauh mninggalkn kompetitor..

    Guest
  2. Kaya VVa Nya Yamaha ya wak Yang nantinya bakal di ikuti pabrikan lain
    atau kaya Seamles.Girbox nya marcedes yang di ikuti semua team.F1

    Guest
  3. Iklannya Polytron gini deh wak klo ga salah ” someday all tv will be made by this way” terakhirnya baru Polytron

    Guest
  4. Yg jelas kalo di motor yah honda pelopor iss nya,kalo di motor lain berarti follower….”
    Yamaha baru mau gunakan nya di skutik,honda rencana mau gunakan nya di mtor bebek.
    Wkwkwkkwkwk

    Guest
  5. Yg jelas kalo di motor yah honda pelopor iss nya,kalo di motor lain berarti follower….”
    Yamaha baru mau gunakan nya di skutik,honda sdh mau gunakan nya di mtor bebek.
    Wkwkwkkwkwk

    Guest
    • Kalo generasi ngevul gimana cung..? 😆

      Kok g kena recall…? 😆

      #oh ya sih kata ngabidin ngebul itu normal.. 😆

      Guest
  6. idling stop system itu teknologi yg biasa ada di mesin genset portabel atau mesin kompresor tukang tambal ban pinggir jalan.

    Guest
  7. Indikasinya, arah nya kesitu wak taufik.. apa semua merk sudh siap dengan TEKHNOLOGI seperti itu… yamaha baru akan mengadopsi.. bagaimana dgn suzuki? Kawasaki?

    Guest
  8. mau irit kok ngemis di lampu merah? itu kan honbul yg emang tukang ngibul. yamaha ga usah ngemis di lampu merah udah irit, gmana ngemis di lampu merah ya? tambah irit dong..

    Guest
    • Abis jilat ludah ya cung..? 😆

      Rasanya gimana..? Coklat apa vanila..? 😆

      #ngemis ya ngemis, g usah ngaku” irit, kalo tetep g laku ya silahkan dangdutan. 😆
      #sambil lirik tuh yahomo.. 😆

      Guest
  9. Bbm yang hemat oleh fitur ISS , gak sebanding dengan harga yang kita bayar lebih mahal dibanding motor tanpa ISS..

    Begitu lah kata zuragan koplak
    Ekekrkekekekee
    #jluubbhhh
    #Sluurrrppp Zilat zilat :mrgreen:

    Guest
  10. Monggo kalau mau kritik itu yang berbobot , jangan jadi bumerang…

    Dulu ISS dihina , sekarang dipuza

    #Zzeeeettttttt :mrgreen:

    Guest
  11. Klo diaplikasikan di supersport atau superbike nyaman jga ya kyknya?! Panas ke rider bisa dikurangi,konsumsi bbm gak terlalu histeris,tangan kiri gak terlalu cpek narik tuas kopling

    Guest
  12. yg jelas mocin mengklaim ncb dohc 4 v lbh hemat dari sohc 4 v, double noken lbh hemat dripada single noken pd motor darimana ilmiahnya klaim seperti ini……. ?, dgn teknlogi pompa minyak yg hampir sama bisa dia mengklaim spt itu

    Guest
    • Iya udah slsilahkan demo tuh tabloid sama bloger-bloger yg menurutlu g bener.. 😆

      Lagian masih mau dicecokin teknologi jaman megawati, sekarang ini jaman jokowi cung, simpulannya ya move on donk bukan flasback melulu.. 😆

      Guest
  13. saran saya yimm sebaiknya tdk ikut2an dgn teknlgi mocin, buat apa iss tsb sgt jarang digunakan kalo acg stater saya setuju diadopsi olh yimm yg perlu diupgrade pd metic entry lvl.yamaha adlah vvti, acg stater, desain velg brubah, bagasi luas, ergonomi, dah itu aja

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here