jump to navigation

Jangan Diintip . . Data telemetri Crash Luis Salom July 23, 2016

Posted by Taufik in : motogp , trackback

440x100_supragtr150

telemetri-luis-salom3

TMCBLog.com – Bro sekalian, The Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) telah menerima laporan teknis tentang Hasil investigasi Crash dari Luis Salom di GrandPrix Catalunya beberapa bulan yang lalu. Laprannya berupa laporan mengenai foto foto dari Detail Motor Luis Salom Yang Crash dan Juga Data telemetri sob .  .Dan kali ini tmcblog akan coba untuk mendiskusikan hasil investigasi terhadap data telemetrinya sob . . Cekidot deh

 440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech TMCBlog (22 Juni - 31 Juli '16)

technical-report

technical-report2

Nah dari dua data diatas dilaporan menunjukan bahwa disposisi dari handlebar kanan dan penyoknya ban lebih merupakan akibat dari Crash dan Bukan penyebab dari Crash . . . Bagaimana soal Data telemetri ? . . . oke sob

telemetri-luis-salom2

Data telemetri di atas terbagi menjadi dua Bagian yakni bagian atas yang merupakan data 1 lap sebelum Crash terjadi di T12

Bagian bawah merupakan data telemetri saat Crash terjadi di temat Yang sama Yakni T12

Pada bagian atas, Grafik Data throtel / gas ( kuning muda ) memperlihatkan proses umum/ normal penutupan gas

Pada bagian bawah terjadi keanehan dimana Grafik Throtel/Gas tidak langsung nutup, namun di bagian tengah ada sekitar 0,3 detik throtel terbuka 45 derajat

Baik Pada Grafik atas maupun bawah, setelah Throtel Gas tertutup kita bisa lihat Grafik pink/ungu hadir yang merupakan data tekanan pengereman ( Brake Pressure )

Pada Grafik Bawah, Data Pergerakan suspensi depan dan belakang ( Grafik merah- Hijau ) saat terjadi pengereman terlihat lebih besar dari pada data Pergerakan suspensi depan dan belakang pada Grafik atas ( lap sebelumnya) . Ini mengisyaratkan ke-tidak stabilan suspensi sebelum speed ban depan (font Speed)  menurun secara cepat yang menandakan bagian depan tidak terkendalikan dan menjadi penyebab dari Crash

Menurut Pakar Telemetri Lluis Lleonart Gomez saat kejadian Crash, Motor Luis berada pada speed yang 4 km/jam lebih rendah dari fastest lap. Namun pengereman dilakukan 7-8 meter lebih dahulu.

Melihat fenomena ada saat dimana gas dibuka sebagian selama 0,3 detik, Mr Gomez memperkirakan bahwa Luis Salom bisa jadi sempat menegok kebelakang. Ketika balik melihat ked epan ia sadar telah keluar Line dan kesalahan ini yang disinyalir membuat penekanan terhadap rem lebih besar dari pada biasanya. Muaranya adalah hilangnya Traksi ban depan yang menyebabkan Crash

Dari Data telemetri di atas Mr Gomez tidak melihat adanya tanda tanda bahwa ada variable Track yang menjadi penyebab Crash Luis Salom ( seperti Bagian yang Bumpy )


OPINI Pengunjung TMCBlog

[ARIEL] Speed cuma selisih 4kpj dari saat nyetak fastest lap. Artinya rider dlm kondisi normal. Dia tau posisi jelang tikungan. Buktinya udah ngerem duluan. Bahkan lebih awal 7-8m dari lap sebelumnya. Nah, NGAPAIN nengok2/ berbuat yg ga perlu di saat2 krusial seperti itu?

Asumsi saya sih, posisi throttle yg kebuka separuh 45 derajat/ ngegantung selama 0,3 s itu emang murni sengaja dilakuin sbg kompensasi dari pengereman yg lebih awal dilakuin/ top speed yg lebih rendah dibanding saat nyetak fastest lap sebelumnya. Artinya rider emang msh pingin perbarui laptime. Cuma sayang, akibatnya malah overrun, dan atau ban ilang traksi (rider kelewat nge-push motor). Dan saat itulah brake pressure ngalamin “anomali”.

[Rifz] penyebab crash adalah suspensi yang naik turun tajam, kalau dalam bahasa umum mantul2. emang bener gak mungkin nengok, karena T12 adalah speed corner dan speed luis ga jauh beda dengan lap sebelumnya yang berarti dia masih pada pace nya. namun perlu diingat juga T12 tidak butuh hardbrake, cukup sentil rem dikit untuk penyesuaian kecepatan
analisanya, karena gantung gas jadi overspeed, trus luis mengerem lebih dalam, hal ini menyebabkan suspensi terganggu dan mantul2

akhirnya crash low speed. saat front speed turun tiba2 itu motor dah menabrak pagar, buktinya sepersekian detik berikutnya suspensi naik tajam yang berarti motor membentur pagar dengan ban terlebih dahulu
waktu crash adalah pada saat suspensi turun tajam yang berarti ban sudah tidak menginjak aspal, berikutnya front speed turun gradual yang berarti motor terseret di aspal. gak banyak yang bisa diambil, karena ini crash low speed biasa

Semoga Berguna

sumber

Taufik of  BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

Comments»

1. rider - July 23, 2016

1

Mr. Analisator - July 23, 2016

Kesalahan motor tdk diperkirakan jg y min ?
Kasus sdh bnyk mulai dr casey stoner , simonceli , dajiro kato semua mmkai mtor merk anu

2. kingHD - July 23, 2016

kok bisa memperkirakan menengok sebelum crash, data kok kira kira.kan gakda bukti data tengok menengok.

yang jelas ada yang ganjil tuh wak didata yang kedua,angka 45° bukaan gas itu gak wajar.mungkin lagi nyoba limit grip ban yang berujung petaka.

3. djazmad - July 23, 2016

Pertalite eh pertamax

4. Sidosa Al-fharisi - July 23, 2016

1

5. Cieee - July 23, 2016

Agak membingungkan yah

6. recal 25 - July 23, 2016

wihh ruwet ud kaya metatrader :v

7. ninja owner - July 23, 2016

kurang paham

8. misba - July 23, 2016

Negh Negh paham teko meneng wae brow.. malah ketogh Bodoh e negh koment ngunu kuwi… ekekeke koyok mbah darmo gagal paham teros… r25 kletek kletek jare fairingnya kena tetesan ujan.. dianggap e g opo.. lah kok rompal ekekek

9. Mr. Analisator - July 23, 2016

Kok bisa memperkirakan menengok kebelakang sejenak pdhl tdk ada data grafik utk menengok .
Bisajadi motorny yg bermasalah

10. RGV 120r - July 23, 2016

murni kesalahan pembalap

11. imaginer - July 23, 2016

intinye sih,crash bukan karena track yg high speed corner,jd perubahan lay out kemarin itu tidak tepat ya,dan para pembalab juga menginginkan lay out yg lama untuk musim 2017

Taufik - July 23, 2016

silogismenya dapet

12. siEG - July 23, 2016

Ada kamera dari t11 yang ngesyut sampai crash gak ya biar jelas tengok gaknya

Taufik - July 23, 2016

sampai saat ini belum ada sob

13. komang - July 23, 2016

Mungkin saja ada kesalahan pmbalap krna pembalap juga manusia
Tpi apa iya klo salah dikit nyawa melayang ??
Kalau bisa daerah yg rawan diberi pengamanan ekstra seperti gravel yg aga luas atau ga terlalu dekat dgn tembok dll

14. Ariel - July 23, 2016

Rada janggal jg emang wak, kalo faktanya macam yg disebutin di atas:
Speed cuma selisih 4kpj dari saat nyetak fastest lap. Artinya rider dlm kondisi normal.
Dia tau posisi jelang tikungan. Buktinya udah ngerem duluan. Bahkan lebih awal 7-8m dari lap sebelumnya. Nah, NGAPAIN nengok2/ berbuat yg ga perlu di saat2 krusial seperti itu?
Asumsi saya sih, posisi throttle yg kebuka separuh 45 derajat/ ngegantung selama 0,3 s itu emang murni sengaja dilakuin sbg kompensasi dari pengereman yg lebih awal dilakuin/ top speed yg lebih rendah dibanding saat nyetak fastest lap sebelumnya. Artinya rider emang msh pingin perbarui laptime.
Cuma sayang, akibatnya malah overrun, dan atau ban ilang traksi (rider kelewat nge-push motor). Dan saat itulah brake pressure ngalamin “anomali”.
Ya iyalah dalam posisi nikung, overrun, ngelakuin hardbrake justru terkadang bisa blunder. Apatah lagi saat kontrol/kestabilan udah 50-50 (motor shake, bahkan hi-side).
Ya mungkin seperti itu sih wak. Sayang ga ada rekaman yg jernih saat kejadian. IMHO

Mujib karangmalang semarang - July 23, 2016

B’arti race2 selanjutnya harus dikasih kamera disekitar tikungan tersebut..

Taufik - July 23, 2016

Logis banget opini mas bro . . . yang mengenai gantung gas 0,3 detik karena pengereman lebih awal .. topp

Ariel - July 23, 2016

Wah opini ane di”quote” sama empunya blog. Jadi tersanjung season 12 ane.
Ini ibarat Jack Miller ga diunggulin podium ujug2 malah Juara. Ngoahahahahaaa 😂
Kapan nih ngadain Halal Bil Halal wak?

Taufik - July 23, 2016

Oalaaahhh, ayooh HalBil 😀

15. nurdin - July 23, 2016

emang ga di kasih kamera on board kaya sembalap moto gp ya wak , kok kita dapet view gambar yang ga jelas waktu crash …
kamera yang di buntut motor itu sinyal wifi jerene d@rmo 😂

Taufik - July 23, 2016

nah ini dia yang juga saya bingung, saat kejadian minim data video on board

16. bantut hitut - July 23, 2016

Itu data telemetri bisa ngejljmet gitu begimana ngambil nya yak??
Pake pemancar sesuai nama nya TELE apa model blackbok gitu lupa namanya yg ada di motor??

bantut hitut - July 23, 2016
Taufik - July 23, 2016

setahu saya, realtime, jadi ada tranceiver ( atau hanya receiver) di teamnya sob, cmiiw

17. anyone - July 23, 2016

Jadi inget kasus marc vs vr
Begini kali ya bntuknya telemetri yg g bleh dirilis dorna

Taufik - July 23, 2016

bener, jika data telemetri HRC boleh dirilis oleh Dorna saat itu, maka data telemetri tsb akan bisa ketahuan khususnya mengenai data pengereman ban depan yang akan menjawab perkiraan apa yang terjadi pada rem depan Marquez . .. tapi itu jelas hanya sebatas perkiraan

18. BangBros - July 23, 2016

Harus di kasih lampu merah, kuning, ijo,,
Kalo ud ijo baru boleh lanjut nikung,,,
Patuhilah rambu2 lalu lalang,,biar slamet sampai di tujuan

19. Billy de Fretes - July 23, 2016

wah kalo di perkirakan nengok belakang, kamera di depan yang menghadap rider kan ada…
ga perlu data telemetri begini kl “diperkirakan menengok ke belakang”

20. goozir - July 23, 2016

nek masalah teknis ngene iki saya angkat tangn pak… ora mudeng

10 sepeda motor Yamaha paling irit >>goozir.com

21. terjadi galat - July 23, 2016

yg saya bingung adalah kenapa… judulnya jgn diintip wak ? he he

Taufik - July 23, 2016

bhahahaha jangan diintip, kalo diintip susah bacannya soale, harus di pelototin 😀

22. motor cool - July 23, 2016

bannya banyak bermasalah wak dari pendahulunya ..

23. Aku - July 23, 2016

Cres terjadi pada lorenzo…rossi….markues…dan banyak lagi…itulah perlombaan….kalo gak mau coba duduk aja di rumah…..

24. Aku - July 23, 2016

Cres normal lah….kalo mleduk itu sesuatu… 🙂

25. hary_gepenk - July 23, 2016

PRAY for “LUIS SALOM”

26. wangi - July 23, 2016

Bahaya banget klo konsentrasi gak fokus.tpi kok rosi minta pembalap bisa kordinasi dengan tim saat berlangsung race.koplak.

27. lisyanto - July 23, 2016

kehilangan grip roda depan karena hard braking gara2 keluar racing line. mungkin seperti itu versi sederhananya wak

28. rifz - July 23, 2016

penyebab crash adalah suspensi yang naik turun tajam, kalau dalam bahasa umum mantul2.
emang bener gak mungkin nengok, karena T12 adalah speed corner dan speed luis ga jauh beda dengan lap sebelumnya yang berarti dia masih pada pace nya
namun perlu diingat juga T12 tidak butuh hardbrake, cukup sentil rem dikit untuk penyesuaian kecepatan
analisanya, karena gantung gas jadi overspeed, trus luis mengerem lebih dalam, hal ini menyebabkan suspensi terganggu dan mantul2
akhirnya crash low speed
saat front speed turun tiba2 itu motor dah menabrak pagar, buktinya sepersekian detik berikutnya suspensi naik tajam yang berarti motor membentur pagar dengan ban terlebih dahulu
waktu crash adalah pada saat suspensi turun tajam yang berarti ban sudah tidak menginjak aspal, berikutnya front speed turun gradual yang berarti motor terseret di aspal

gak banyak yang bisa diambil, karena ini crash low speed biasa

jbat - July 23, 2016

akhirnya crash low speed?
Low side kali maksudnya.

29. rifz - July 23, 2016

rim belakang yang pecah, kemungkinan itulah posisi helm luis menabrak motornya.

30. Bro Edu - July 23, 2016

Seperti biasa, ini artikel berkelas dari blogger independen.
Banyak pengetahuan yg kita dapatkan lho so kalau kita rajin mengikuti blog ini.
Kalau hanya mau “catwalk brand mode”, silahkan ke blog sebelah..

31. Are wege - July 23, 2016

Nyimak wak

32. orongorong - July 23, 2016
33. muss - July 24, 2016

misi om, cuman mau tanya
aku baca di MCNews (http://www.motorcyclenews.com/sport/motogp/2016/july/moto2-technical-report-confirms-rider-error-as-cause-of-salom-crash/)
di situ ditulis

“… the bike was four kilometres per hour slower than its fastest lap but at the time of braking the rider was seven or eight metres closer to the curve than on his fastest lap.”

dr quote di atas aku kok nangkepnya Luis Salom memang lebih lambat 4 km/j tp dianya terlambat ngerem soalnya saat dia mengerem, Luis Salom lebih dekat 7-8m di tingkungan (curve) dari fastest lapnya dia

gimana om?

Taufik - July 24, 2016

lah sama ama yang saya tulis diatas kan ?

34. dave - July 25, 2016

hebat jg ada yg analisa dr komentator,,

35. suro - July 25, 2016

seven or eight metres closer to the curve than on his fastest lap.

Namun pengereman dilakukan 7-8 meter lebih dahulu.

kayaknya kebalik wak, justru 7-8 meter lebih lambat/lebih dekat ke T12.
bukankah begitu?
CMIIW.



%d bloggers like this: