jump to navigation

Ini salah satu Bukti kenapa KTM Duke/ RC 200 dan 250 series bisa murah di Indonesia ? August 27, 2016

Posted by Taufik in : KTM , trackback

460x110-indent-now

KTM-RC200

TMCBlog.com – Bro sekalian, blog memang salah satu cirinya adalah mengupas dan membicarakan satu bahan pembicaraan dari sisi yang anti mainstream, TPT dan NJKB adalah salah satu sudut pandang anti mainstream dalam mengulas seperti apa strategy new product suatu pabrikan . ..  dan kali ini dari salah seorang pengunjung blog ykani bro Indra Fathan ( thks bro) ditemukan kembali satu sudut pandang baru dalam menganalisa bukti strategy dari sebuah pabrikan sepeda motor yakni bukti aktifitas Impor/ expor . . untuk kali ini studi kasusnya adalah Bukti Bahwa PJLM ( Penta Jaya Laju motor / APM KTM Motor Indonesia ) yang memang mengimpor KTM Duke dan RC 200/250 cc dari India dan dari data ini ada beberapa hal menarik yang akan tmcblog ulas yakni berhubungan yakni kemungkinan bukti kenapa KTM Duke/ RC 200 dan 250 series bisa murah di Indonesia . . menarik tho? cekidot deh skrinsot Buktinya di bawah dan mari kita diskusikan . . .

440x100_tirei

cengkareng-shop

MBtech-TMCblog 440x110-agt

Seperti kita ketahui bahwa sebelum nanti akhirnnya PJLM mmengimpor secara terurai ( CKD) 4 Varian motor Yakni KTM Duke 200, KTM RC 200, KTM Duke 250 dan KTM RC 250. Dan uniknya kode yang digunakan bukti impor memang sama dengan kode yang ditampilkan dari situt TPT yakni KTM KD 200 untuk KTM Duke 200, KTM KR200 untuk KTM RC 200, KTM KD250 untuk KTM Duke 250 dan KTM KR250 untuk KTM RC 250.

TPT-KTM-Duke-RC

Lalu setelah itu kita lihat skrinsot bukti impor dari Ke empat produk ini . . .

data-impor-KTM

dari data diatas kita ambil cuplikan KTM Duke 250 dan RC 250 untuk 3 negara berbeda yakni Indoensia, Austria dan Jepang ( silahkan lihat di gambar di atas bro )

harga-impor-duke250

Bro Bisa lihat sepertinya memang ada strategy Khusus KTM yang dialamatkan untuk pasar indonesia dengan barang yang sama persis yakni barang motor ( KTM Duke / RC series) yang dibuat pabrik KTM – Pune India. Strategy Harga  . . . dari Harga dasar untuk pasar Indonesia saja dibedakan jadi lebih kompetitif ( baca = lebih murah 5-7 juta rupiah ) dengan harga dasar yang disiapkan untuk Pasar Austria dan Jepang . . . ini mungkin yang disebut sebut sebagai Sacrifice dari KTM . . .?

Jadi Maunya beli/ Impor KTM duke dari Austria Biar Keren githu karena data impornya dari Austria ? Lha piye bisa murah . . ? Lha KTM Duke 250 yang dijual diaustria didatangkan dari India lalu dari India saja dihargai basicnya udah tinggi . . sampe indonesia ? sampai kapan tahu juga mungkin nggak bisa sampai seharga 44 Juta rupiah kali kalau KTM masih mempertahankan model strategy pricing yang lama

Masih Kurang gamblang ?  . . Mari Kita telisik data nya lebih lanjut  . . . Cekidot skrinsotan berikut ini :

data-impor-KTM-2

Data di atas adalah perbandingan aktifitas ekspor yang dilakukan KTM untuk market Indonesia pada dua kurun waktu yang berbeda yakni yang dilakukan pada Agustus 2015, September 2015, dan akhir akhir ini yakni Agustus 2016  di mana  kalau bisa tmcblog tulis ulang . . .

Dari 3 data diatas dapat dilihat memang strategy pricing dari Duke 250 untuk tahun 2015 dan 2016 ini emmang jauh berbeda, no wonder Harga Jual untuk Motor motor KTM 200 dan 250 series di tahun 2016 ini terasa memang jauh lebih kompetitif ( baca = Murah ) dari saat Tahun 2015 yang lalu . . . Nahhh gimana sob . . . apakah sudah bisa dimengerti? kalo ada yang mau didiskusikan atau memberikan pendapat silahkan share di Kolom komentar dengan bijak . . . Semoga berguna sob

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

Comments»

1. hybrid - August 27, 2016

Pertamax

Jun pemalang - August 27, 2016

Itu alur “kembang” ban nya kok begitu?
Apa memang di India begitu ya, coz punya temen ban bajaj 180 dtsi juga kembang nya kebalik begitu, beda dengan motor lainnya.

Tapi bukannya air malah masuk?
Mohon penjelasan nya…

2. pakne Rahma - August 27, 2016

mau komen ntar mala keliatan thululnya.. mending dijabarkan lebih detail n dengan bahasa yg lebih mudah lagi dong om… no FB

3. Bowie - August 27, 2016

Iwb tambah pinter, two thumbs up

4. detra - August 27, 2016

pertamax

5. detra - August 27, 2016

luar biasa strateginya wak… patut di pantau

6. Bowie - August 27, 2016

Eh sorry Mas Taufiq yg tambah pinter hehehehe,. Sorry tady salah kamar

7. shiro - August 27, 2016

kalo dijual harga pure segitu pasti laku melebihi kacang goreng

8. ardiantoyugo - August 27, 2016

baca ping 2 lagi paham… wkwkwk…

Indent online KTM Duke: http://wp.me/p7LBn5-1Z2

9. katel - August 27, 2016

iya laku bak kacang goreng tp buruhnya kena pecat semua karna gk ada untung buat bayar mereka haha

10. jabrix - August 27, 2016

jadi bener kata juragan rondo bahwa selama ini ktm yng import dari austria adalah produk India….pantesan muahal.dari India export ke Austria terus diimport Indonesia.emang untuk yng cc 250 ke bawah hanya diproduksi di India ya om??

ALEX - August 27, 2016

Benar sekali Mas-Bero,
itulah yg disebut expansi bisnis,

Bajaj-Auto India jg punya saham di KTM sebesar 47%, mangkanya KTM bisa mudah buat motor dibawah 400cc di India lewat pabrik Bajaj,
Jadi KTM Austria gag perlu keluarin modal buat pabrik di India, ibarat orang mau buka usaha di tempat baru gag usah mikirin modal, tinggal ilmu nd resep-nya ditularin, jg kualitas gag boleh dibawah standard,

kalo kmu pengen beli KTM yg asli Made in Austria beli yg Duke/RC690 – RC8 1129 , SuperDuke 1290 atau yg Trail-nya,, Trail- KTM sudah terkenal di seluruh kejuaraan off-road & Free-style dunia Mas-Bero,, dan yang pasti Mahal bongits,,

Semoga Paham Mas-Bero,,

ALEX - August 27, 2016

saran saya Mas-Bero Jabrix,
jangan ambil kesimpulan hanya dari satu sumber, karena dunia ini abu-abu, ikutilah kata hati kamu dan jangan fanatik buta, karena kita belum tahu rasanya, kalo belom mencoba’
Fanatik buta itu gag enak,
Beli / ingin sesuatu harus sesuai kebutuhan dan kemampuan,

hehehehe

11. ALEX - August 27, 2016

heump,,,
Semangat zaza’ buat Mr. Kristanto Gunadi,
Biar rame’ khasanah permotoran di Indonesia,,

Suzuki ayolah bangkit,
Kawasaki keep your passion,
YIMM, gag ada loe’ gag rame”

eeekkkeeekkkeeekkk

arvi - August 27, 2016

Honda : kualitas & kuantitas no.1

User - August 27, 2016

Honda budeg, kasih konsumen barang rongsokan bantar gebang bekasy

From Suzuki Lovers..

12. prex - August 27, 2016

kualitas india berarti..sama yamaha R15! jelas gue….saatnya indo bangkit! bangkit semua pabrikan di mari! biar kompetitip

13. omega alle - August 27, 2016

pilih duke 250 aza…

14. jaya - August 27, 2016

Mantep kang penjelasannya…

“Harga ( basic) Per unit dari KTM DUke 250 Indonesia Agustus 2016 : 117,569 Rupee India ~ 23,22 Juta rupiah”

Gimana harga basic KTM Duke 200ccnya… Pasti lebih murah ya wa haji??

bandit - August 27, 2016

Duke 200 88rupe aja tu ada di atas
Rc 200 99 rupe an

Tau deh berapa rupiah, males konvert ane

Ga beli sih , hehehhehehe

15. mimin - August 27, 2016

Kalau ada yg rc 125 tambah seru kang

16. Aurak - August 27, 2016

Wak mau tanya yang impor 40 unit ktm duke 250 di september 2015 siapa wak?
Pt jss kah? Atau yang lain?

Taufik - August 27, 2016

PJLM menurut saya, karena mulai tahun lalu mereka kan jualan 250 ini

Aurak - August 27, 2016

Oke deh wak berarti kemungkinan masalah dualisme atpm sudah ada dari tahun lalu yah..
PJLM itu dulu yang main minerva kan wak? Apa ada kemungkinan unit ckd bakal di rakit di pabrik punya PJLM yah wak?
Mungkin mau ambil nih motor setelah satria fu laku hehee

Taufik - August 27, 2016

ya bener PJLM yang punya rencana bikin pabrik CKD KTM di jawa timur

17. paman tang - August 27, 2016

kok harga dasar dibedain ya wak? ini yg jadi pertanyaan baru…dgn estimasi barang yg sama,,harga bisa bedaa? sekedar saacrifice,,atau ada komponen yg berbeda?

siapa sajalah - August 27, 2016

Kemungkinan subsidi silang gan, harga di indo lebih murah karena dapet subsidi dari penjualan di austria dan jepang. Atau bisa jadi pikirannya orang ktm gini “mending untung dikit tp laku banyak daripada untung banyak tp laku dikit”

Taufik - August 27, 2016

saya cuma sampaikan apa yang diklaim
mereka bilang gitu
kalo soal partnya beda, masuknya baru sinyalemen/ hipotesis, . . butuh pembuktian secara empiris, biar nanti maket yang bicara

arvi - August 27, 2016

HIPOTESIS & EMPIRIS itu apa wak ?

Taufik - August 27, 2016
arvi - August 27, 2016

Wah di tunjukin jalan menuju jawaban…
Hatur nuhun wak,

Komen d bales sma yg pnya TMCblog,bangganya tuh di sini… 😀

18. mukidi - August 27, 2016

keren kang artikelnya

moga2 jaringan aftersales ktm disini juga dibagusin sehingga bisnisnya long term

19. aldy - August 27, 2016

Harga 2015 dan 2016 turunnya banyak bgt ya wak… benarkah kualitasnya sama ? soalnya agak aneh jg harga dasarnya bisa turun jauh dari sebelumnya 29jtaan jadi 23jtaan… sacrifice? cukup kah bertahan sampe ada pabrik dimari dg jual “sacrifice” ?

sendaljepit - August 27, 2016

Saya kira ga terlalu aneh juga bro, namanya strategi bisnis tidak ada tg tahu. Dengan spek yang sama persis namun harga beda-beda, mungkin mereka juga lihat pasar/negara tujuan export nya. Kalau jepang, german, austria kesejahteraannya dipandang lebih baik daripada Indonesia yang masih negara berkembang seperti halnya di India sendiri jari tidak ambil untung terlalu banyak yang penting kuantitas. Mungkin loh ya hehe

20. biker pct - August 27, 2016

Waaaow…
Judulnya tetap made in india tooo

Taufik - August 27, 2016

kayaknya mayoritas KTM duke 125, 200, 250 semua di prod di Indonesia India memang bro

jbat - August 27, 2016

Walah wak kaji mau nulis india kok jadi indonesia wkwkwk

21. paijo - August 27, 2016

Dg selisih harga sampai 6jt antara yg diberikan ke austria/jepang dg yg diberikan ke indonesia saya berpendapat pasti KUALITAS tdk sama (dibaca lebih JELEK)
Ada kemungkinan kualitas ktm yg diberikan ke Indonesia dibuat sama dg kualitas ktm yg dijual di india (downgrade)
ini hanya opini pribadi dan tdk ada maksud menjelekkan.

bandit - August 27, 2016

Wew….tidak baik berburik sangka gan
Selisih 6juta (diskon) itu bisa jadi ada perjanjian khusus antara India dengan deler baru ini untuk Indonesia, misal perjanjian bikin pabrik di sini dsb…who knows

Saran nya mah kalo buat motor kedua ini menjanjikan, buat motor pertama …wait and see aja sampai akhir taun ini, di lihat seberapa progress bikin pabriknya itu jalan

AkuKamuDia - August 27, 2016

Manteb nih wak haji artikelnya menyehatkan otak2 para FB fanatik merek yg udah mulai somplak…ente bisa bener bisa jg gak berow, bisa jadi perbedaan harga antara yg dikirim kemarih n ke jepun/austria krna adanya perbedaan pajak/ongkir(shipmentnya). Tp tidak menutup kemungkinan yg dikirim kemarih emang udah downgrade khususnya aspek yg tidak terlihat secara langsung misalnya MATERIAL n SPESIFIKASI demi kompetitifnya harga dimarih. Masalah “sacrifice” mah just gimmick marketing aja secara bisnis is bisnis.

Siapa Dia Sebenarnya - August 27, 2016

Manteb nih wak haji artikelnya menyehatkan otak2 para FB fanatik merek yg udah mulai somplak…ente bisa bener bisa jg gak berow, bisa jadi perbedaan harga antara yg dikirim kemarih n ke jepun/austria krna adanya perbedaan pajak/ongkir(shipmentnya). Tp tidak menutup kemungkinan yg dikirim kemarih emang udah downgrade khususnya aspek yg tidak terlihat secara langsung misalnya MATERIAL n SPESIFIKASI demi kompetitifnya harga dimarih. Masalah “sacrifice” mah just gimmick marketing aja secara bisnis is bisnis.

22. terjadigalat - August 27, 2016

beda di ABSnya wak haji ?

Taufik - August 27, 2016

klaim KTM . . no down grade

23. arai - August 27, 2016

intinya KTM berkorban dulu buat narik perhatian konsumen..secara Indonesia adalah pangsa pasar motoe yg besar…untung dikit tapi jual banyak..

24. arai - August 27, 2016

intinya KTM berkorban dulu buat narik perhatian konsumen..secara Indonesia adalah pangsa pasar motoe yg besar…untung dikit tapi jual banyak..

25. agustok - August 27, 2016

Masih sangat garu dgn KTM yg murah meriah ini…merusak pasaran saja

panda plum - August 27, 2016

Pasarannya sapa ya mas yg rusak?

26. agustok - August 27, 2016

Raguu

27. agustok - August 27, 2016

Klo udah bikin pabrik di indonesia baru mantapp..

28. pendekar elus dada - August 27, 2016

gak mungkin sama yang kwalitas india sama austria dan jepang. harga yang mungkin bohong, yang lebih mahal pasti lebih baik, kecuali loenya ditipu.

tapi se-indianya pun pasti masih dalam standarnya KTM. jauhlah dari mocin.

29. anti mainstream - August 27, 2016

Entahlah,,mkrin strategi bisnis isok mumet ndasq.
Pokoke duke/rc lebih value for meney lbih joss dr produk mopang.

30. SuRyA - August 27, 2016
Taufik - August 27, 2016

itu masala nternal mereka dan biar saja mereka yang menyelesaikan, saya hanya melihat data data anounce dari KTM Austria seperti a=di artikel etrdahulu . . . setelah itu saya bahas soal produk dan strategi marketing saja,

31. Ariel - August 27, 2016

1 type produk dari PABRIK YG SAMA dgn 3 HARGA DASAR yg BEDA?
Kalo kita coba berprasangka baik, bisa aja mmg dibedain terkait faktor adaptasi thd iklim daerah pasar yg dituju. Tapi mosok selisihnya bisa mencapai 20%?
Perlu dikaji lebih dalam nih. Mesti dicek kode part apa aja yg beda antar 3 kawasan tadi.
Tapi semoga KTM mmg benar2 bisa merumuskan titik tengah yg plg optimum terkait Mutu vs Price nya dgn expektasi masy. INA. Makin byk pemain kan makin seru. Konsumen nambah alternatif

32. Ariel - August 27, 2016

1 type produk dari PABRIK YG SAMA dgn 3 HARGA DASAR yg BEDA?
Kalo kita coba berprasangka baik, bisa aja mmg dibedain terkait faktor adaptasi thd iklim daerah pasar yg dituju. Tapi mosok selisihnya bisa mencapai 20%?
Perlu dikaji lebih dalam nih. Mesti dicek kode part apa aja yg beda antar 3 kawasan tadi.
Tapi semoga KTM mmg benar2 bisa merumuskan titik tengah yg plg optimum terkait Mutu vs Price nya dgn expektasi masy. INA. Makin byk pemain kan makin seru. Konsumen nambah alternatif

33. Ariel - August 27, 2016

1 type produk dari PABRIK YG SAMA dgn 3 HARGA DASAR yg BEDA?
Kalo kita coba berprasangka baik, bisa aja mmg dibedain terkait faktor adaptasi thd iklim daerah pasar yg dituju. Tapi mosok selisihnya bisa mencapai 20%?
Perlu dikaji lebih dalam nih. Mesti dicek kode part apa aja yg beda antar 3 kawasan tadi.
Tapi semoga KTM mmg benar2 bisa merumuskan titik tengah yg plg optimum terkait Mutu vs Price nya dgn expektasi masy. INA. Makin byk pemain kan makin seru. Konsumen nambah alternatif.
Just saying (NO BC)

34. Ariel - August 27, 2016

Komen nyangkut muluuuukkkk

35. Ariel - August 27, 2016

1 type produk dari PABRIK YG SAMA dgn 3 HARGA DASAR yg BEDA?
Kalo kita coba berprasangka baik, bisa aja mmg dibedain terkait faktor adaptasi thd iklim daerah pasar yg dituju. Tapi mosok selisihnya bisa mencapai 20%?
Perlu dikaji lebih dalam nih. Mesti dicek kode part apa aja yg beda antar 3 kawasan tadi.
Tapi semoga KTM mmg benar2 bisa merumuskan titik tengah yg plg optimum terkait Mutu vs Price nya dgn expektasi masy. INA. Makin byk pemain kan makin seru. Konsumen nambah alternatif
Just IMHO

36. aryon - August 27, 2016

kalo mbandingin kualitasnya .. monggo langsung dateng dilernya . biar ga ada suudzon diantara kamu dan kate em . .

37. Ariel - August 27, 2016

1 type produk dari PABRIK YG SAMA dgn 3 HARGA DASAR yg BEDA?
Kalo kita coba berprasangka baik, bisa aja mmg dibedain terkait faktor adaptasi thd iklim daerah pasar yg dituju. Tapi mosok selisihnya bisa mencapai 20%?
Perlu dikaji lebih dalam nih. Mesti dicek kode part apa aja yg beda antar 3 kawasan tadi.
Tapi semoga KTM mmg benar2 bisa merumuskan titik tengah yg plg optimum terkait Mutu vs Price nya dgn expektasi masy. INA. Makin byk pemain kan makin seru. Konsumen nambah alternatif

38. dpblog - August 27, 2016
39. rdy - August 27, 2016

ekekekeke

lebih bagus KTM akan bangun pabrik Di Indonesia …

Kualitas India gak bisa diremehkan

hayayayayatay

40. Cebret - August 27, 2016

Pertinyiin nyi.. klo ktm tu di india bener2 buat motor (part2 buatan india), atau sekedar ngerakit saja (part2 dr austria) ????

Jun pemalang - August 27, 2016

Gak masuk akal jika part dibuat di Austria, trus di ekspor ke India untuk dirakit, kemudian di impor lagi ke Austria.

41. andre - August 27, 2016

Memangnya kalo buatan india masalahkah? Bukannya sama aja ya sama duo sayap + garpu dimarih?? Lah gimana enggak, dikasih klotok2 sama ngebul masih manut aja kok..

Setidaknya india sudah jauh meninggalkan indonesia bro. Mereka sudah bisa bawa brand asli mereka sendiri sementara kita masih jadi ‘KACUNG’ jepang !!!

Konsumen Biasa - August 27, 2016

sdm india(kalo soal buruh) masih dibawah indonesia masbro…

jadi wajar aja kalo ragu…
ya setidaknya, buatan indonesia kan murah, dan after salesnya ada.

kalo buatan indiahe ini kan pemain baru…ada kekhawatiran soal kualitas(mengingat 3s nya blm mencukupi).

dan lagi yang dijual ini masih kelas 250cc kebawah yg notabene masih kategori motor harian…

semoga paham masbro

andre - August 27, 2016

Coba kasih gue bukti kalo SDM buruh di india masih dibawah indo.. (link atau apa gitu)

zzz - August 27, 2016

Wahaha “konsumen biasa” ga bisa jawab.
Inilah penyakit sebagian besar masyarakat indonesia yg slalu susah jd negara maju. Terlalu meremehkan bahkan merendahkan individu lain hanya berdasarkan ego saja tanpa menyangkut dan membawa bukti.
Ayo bangun mas.. Sadar indonesia makin terpuruk. Apalagi setelah ada MEA.
India itu udh mengakuisi pabrik2 besar(ktm,bmw mottard,royal enfield,etc). Banyak brand buka pabrik disana. Bahkan pabrikan aseli india udh banyak yg menjajah belahan dunia. Trmasuk ikut kejuaran motogp kelas moto3 (mahindra).
Harus nya kita (indonesia) kepecut sama negara2 tetangga bkn nya malah berusaha mencari kelemahan dan memblowup nya untuk tameng stuck(diam di tempat) nya diri kita. Semangat mas.. Sama2 memotivasi generasi muda supaya sibuk memberikan kemajuan yg berarti bukan sibuk nge bc yg ga pasti. #indonesiabisa

zzz - August 27, 2016

Wahaha “konsumen biasa” ga bisa jawab.
Inilah penyakit sebagian besar masyarakat indonesia yg slalu susah jd negara maju. Terlalu meremehkan bahkan merendahkan individu lain hanya berdasarkan ego saja tanpa menyangkut dan membawa bukti.
Ayo bangun mas.. Sadar indonesia makin terpuruk. Apalagi setelah ada MEA.
India itu udh mengakuisi pabrik2 besar(ktm,bmw mottard,royal enfield,etc). Banyak brand buka pabrik disana. Bahkan pabrikan aseli india udh banyak yg menjajah belahan dunia. Trmasuk ikut kejuaran motogp kelas moto3 (mahindra).
Harus nya kita (indonesia) kepecut sama negara2 tetangga bkn nya malah berusaha mencari kelemahan dan memblowup nya untuk tameng stuck(diam di tempat) nya diri kita. Semangat mas.. Sama2 memotivasi generasi muda supaya sibuk memberikan kemajuan yg berarti bukan sibuk nge bc yg ga pasti. #indonesiabisa

Mang EPi - August 27, 2016

Kualitas india jelek?? Blm tentu..
Karena perusahaan punya standarnya sendiri, jadi dimanapun bikinny klo produkny sesuai standar prusahaan ya ga masalah.. Knp di india bisa murah, ya itu tdi biaya produksinya (trmasuk gaji tnaga kerja) bisa lebih murah.

42. Abdul Khafid - August 27, 2016

Kayaknya sih ini emang strategi dari KTM untuk menghantam keras kehadiran CBR 250 RR seperti apa yang sudah dibahas pada artikel kemarin bahwa Honda adalah target utama KTM. Dari semua line up balap dunia yang di kuasai oleh Honda coba di ganggu oleh KTM, dan ini adalah salah satu caranya. Mohon di koreksi jika ada kesalahan.

panda plum - August 27, 2016

Analisa yg menarik

43. FBO - August 27, 2016

Intinya KTM sekarang basic produksinya di India, meski tuh produk mau dijual buat pasar Austria, Jepang, ataupun Indonesia.
Berarti selama ini KTM yg import CBU dari Austria asal produksinya tetep dari India..

Makasih pencerahannya wak haji

Taufik - August 27, 2016

bkan, yang sebelum ini impor juga langsung dari india, kan ada di skrinsot di bawah, namun basic pricenya sudah tinggi

FBO - August 27, 2016

Oh iya ternyata..
Sorry wak tadi gak kebaca jelas screenshootnya soalnya buka artikel pake hp.. Thanks wak haji

44. (penikmat cikopi+gorengulen dipagi hari) - August 27, 2016

wkwkwkwk… bandingin saja sama nilai tukar dollar-rupee-rupiah.. kalo liat rupiah/dollar sih stabil di angka unrealistis 13500 di taon 2015-2016… marginnya gede banget boss… kalo bukan produk lawas jalan pintas… ya pasti ada kualitas yang dikorbankan…

btw mungkin agak samar karena semua produk india…

welldone bajaj… mudah2an kualitas ditingkatkan… kalo gak ya ancur image KTM…

45. Men drow - August 27, 2016

Lah awal nya kan mau ngibul orng indo bahwa ini made in eropa loh, biar jual mahal ttp laku karna embel2 eropa. Padahal orang juga tau pabrik e di india wkwkwk, giliran ga laku baru deh harga jual di murah2in, wwkwkwk.

karpetturki - August 27, 2016

Makanya ikutin artikel nya dr awal bro…ini case beda importir yg 1 mahal karena pengen ambil untung gede yg 1 nya lg harga realistis..faham ente?😃😃

Taufik - August 27, 2016

kalo mengikuti perkembangan otomotif dari awal pasti sudah tahu bahwa untuk CC kecil KTM sudah lama memaksimalkan pabrikannya yang bekerjasama dengan bajaj di Pune

46. DIRMAN banjarnegara - August 27, 2016

Intiya ada harga ada rupa sempet kepingin memiliki rc200 tpi skrng rada ragu…

47. ASD - August 27, 2016

Skrg masalahnya, mau made in Indonesia atau made in India.
Mau uangnya muter 80% di Indonesia atau lari 90% ke India.

Itu aja sih, kalau untuk saya sudah jelas pilih opsi pertama.

48. sinau - August 27, 2016

selisih sekitar 6jt dgn yg diekspor ke jepang, mungkinkah itu subsidi dr bajaj?
bisa jadi,,,,hitungan kasarnya taruhlah target KTM indo jual duke dan RC series sebanyak 10rb unit sampai pabrik baru jadi, dikalikan 6jt maka subsidi sekitar 60M rupiah
Sy rasa itu uang yg gak banyak utk ukuran mereka,,,,hehehehee IMHO

49. Dakocan - August 27, 2016

Komen sales mopang detect ^_^

50. Muke Gile - August 27, 2016

Nyimak dulu..& dicermati.. soalnya masih terus bersambung nih dunia persilatan KTM..

51. kuclak - August 27, 2016

andre – August 27, 2016
Coba kasih gue bukti kalo SDM buruh di india masih dibawah indo.. (link atau apa gitu)
———
1. jumlah penduduk india 1,3 milyar jiwa, bentar lagi nyalip china sebagai yang terpadat di dunia.
2. pendapatan per kapita indonesia di angka 3.600 us dollar, sementara india cuma 1.800 us dollar saza.
dua indikator di atas bisa menjadi acuan.

52. duron - August 27, 2016

wes ngerii.

53. Erik - August 27, 2016

Udah inden pas GIIAS, sampe skrg salesnya blm tau kapan DO unit? Parah!!

Dakocan - August 27, 2016

Dari pada Cbr250r new harga belom keluar udah inden….? Hahahah sales mopang ya ?

54. HAHAHA - August 27, 2016

Bisa juga karena KTM ga perlu bayar ****** ke blogger2 ternakan. Masyarakat udah tau & sadar kualitas motor merek eropa walo udah made in india ato vietnam kayak vespa. Ga kayak merek yang ada dikiri & kanan page ini. Jual barang kualitas china tapi harga lebih mahal dari eropa. Hwehwehwe.

55. King chili - August 27, 2016

Th 2015 industri manufaktur india di peringkat 6 dunia sdg jepang di peringkat 3 dunia, industri otomotif india dg upah buruh murah dan faktor pendukung lainya, perjanjian AIFTA dg asean yg mengurangi hambatang perdagangan, bea masuk dpt ditekan, menyebabkan produk ktm india bisa kompetitif bahkan lebih raisional dari prduk jepang.
Ktm ancaman potensial apa lagi kalau sudah lokal, harganya itu loh yg bisa tambah engak waras !

56. debes - August 27, 2016

Menurut saya wak haji, kenapa harga untuk indonesia lebih rendah dari jepang dan lainnya karena kecenderungan total konsumen yang akan dicapai. Tahu sendirikan konsumen indonesia itu sangat besar. bisa dilihat total penjualan otomotif tiap tahun.

Target 1thn untuk indonesia 10.000 unit. misal nilai kasar 23jt tinggal dikalikan 10.000 ketemu 230m.

target 1thn dijepang 1000unit. misal nilai kasar 28j tinggal dikalikan 1000unit ketemu 28m.

dengan asumsi semakin besar produksi semakin menekan cost produksi.

Taufik - August 27, 2016

bisa jadi begitu sob

57. DaJo - August 27, 2016

hmm.

58. arvi - August 27, 2016

Itu foto dua orang yg lg naik duke/rc siapa ya wak…

(Serius nanya)

Taufik - August 27, 2016

dua pengunjung GIIAS biasa, nothing special 😛

59. racer-x - August 27, 2016

Giliran ada merk eropah made in india murah aja bertanya-tanya palagi impor,yg wajib di tanya tuh merk jepun made in indonesiah kok bisa muahal palagi dah punya pabrik dr jaman jadoel……? monopolikah….? only si jepun yg tahu

60. Ade - August 27, 2016

Harga dasar beda berarti komponen nya di bedain…
Harga dasar= biaya yg dikeluarkan untuk produksi suatu barang

61. 2UL|kibul™· - August 27, 2016

Soal kwalitas material ada diferensiasi gak wak kira kira?

😀

Soalnya selama ini negara lain selalu under estimate terhadap indonesia

62. Darsono - August 27, 2016

Ga yakin kalo udah buka pabrik di sini harga bisa segitu, dengan spek motor sesuai std austria tentunya…ayo ktm bikin pabrik di indonesia…hehe

63. fnaufala - August 27, 2016

kalo melihat dari 3s nya sh sbenere worth to buy buat motor mingguan yg keluarnya cm sabtu-minggu

64. handoyo - August 28, 2016

mending untung dikit tp laku banyak daripada untung banyak tp laku dikit” , ane cuma ngintip komen diatas aja coy, ntar kalau udah banyak baru kita mainkan…. …. …. , ayo kita lihat berdarah darah darah netes tes tes tes , korban nya bangsa kita yang di kadalin bangsa lain, seyem

65. Dyuser - August 28, 2016

Kali harga spareparts dan service berapaan Wak haji

66. Joni - August 28, 2016

Terimakasih wak, makin gamblang indikasi APM lama emang kemaruk dan tukang getok. Harga dasar lama cuma lebih mahal 6juta dari sekarang tapi kok dulu dijualnya bisa tembus 70an juta? Klo itung2an kasar dengan perbandingan sekarang harusnya dulu Duke 250 bisa dijual 50juta. Ane yakin juga masih laku.

Dukung pencerdasan otomotif. Hanya orang kampungan bin norak yg termakan prestis tapi itungan valuenya nol besar.

Salam berantas kartel dan APM tukang getok.

67. YAL - August 28, 2016

Sayang belum ada situs seperti Recode untuk HP yang mempreteli sepeda motor lalu dihitung harganya per komponen sehingga ketemu nilai sebenarnya dari sepeda motor.

68. ndean - August 28, 2016

mungkin kerangka sama tebeng2nya pake KTM ,nah mesin pake bajaj dgn tetep 1 busi.
Nah. . .semua2nya pake bahan diindia dan dirakit diindia

69. Galang - August 28, 2016

Ora mudeng….wis mumet…

70. Agi - August 28, 2016

KTM melihat pasar Indonesia sebagai pasar yg besar, dan di dominasi oleh Honda dan Yamaha . Sulit untuk pemain lain bisa masuk market mereka. dengan strategi pricing seperti itu diharapkan bisa melawan Hondadan Yamaha dengan menjual unit yg lebih banyak di Indonesia. Untung dikit tapi ditutup dengan kuantitas yg bsnysk

71. Saga - August 28, 2016

Mas dihitung modal berapa sih.. setelah bea masuk, pajak dsb… siapa tau harganya masih bisa turun… Hahaha….

Alien - August 28, 2016

Yg dieksport ke indo dg harga lebih murah itu, bukan cbu packed. Kaya kita beli barang di alf* ga pake kantong plastk.hahaha
Trus dg ekspektasi penjualan yg bakalan masive bgt, bajaj pun rela motong harga supaya ktm bisa survive di indo. BBLM (beli banyak lebih murah)

72. No Name - August 29, 2016

beli,,,beli,,ngrasain KTM,,
Gk mungkin klo Downgrade Spek om,,istilah “Sak India indiane tetep wae KTM”,,Gk mgkin korban in merk KTM dengan downgrade kualitas,,

Pling masuk akal bisa murah ya karena Subsidi penjualan dengan Austria n Jepun,,

Coba tanya Dir Penta,,Dia mesti di Target sama Bajaj-KTM sbgai Syaratnya.



%d bloggers like this: