460x110-indent-now

cengkareng-shop

Rivaldi-Viar

TMCBlog.com – Bro sekalian, karena diangga produk lokal, mungkin banyak calon konsumen Indonesia yang meragukan Kualitas produk, terutama Produk Viar Motor. Dan sudah tentu Viar Moor sebagai produsen Motor alternatif buatan Lokal mau nggak mau harus putar otak untuk menunjukan kepada publik bahwa produk mereka punya kualitas bagus . . . macem macem caranya, mulai dari pengetesan ke Media dan Blogger, lalu ada lagi ekspedisi turing/adventure ke pelosok pelosok Indoensia dan yang terakhir adalah dengan cara menyelengarakan Balap satu merk/ One Make Race . .

440x100_tirei

MBtech - TMC sep16

Rivaldi

Yap, Gelaran Balap One Make Race (OMR) Viar s/d 200cc Yang dilakukan akhir pekan kemarin, Minggu 4 September 2016 digelar langsung oleh PT Triangle Motorindo dan berlangsung di sirkuit Viar BSB Semarang  berbarengan dengan Kejuaraan Grasstrack Indiel seri 3. Gelaran Race OMR ni sejatinya belum masuk gelaran Rutin hanya sebagai eksebisi saja dengan tujuan untuk ajang pembuktian kualitas Viar CrossX oleh para pebalap di Tanah  Air

Ichan-VRT

Di Race Eksebisi OMR yang dilangsungkan Selama empat lap ini di trek panjang 1,4 kilometer, lebar 6 meter dan 13 handycap ini Muncul sebagai pemenang Rivaldi (#92) dari Semarang menggunakan Viar CrossX 200 yang terlihat cukup  sengit mempertahankan posisi pertama bersaing dengan Wobowo Agung (#91) dari tim Raceline Indonesia dan Steven sanjaya (#121) dari tim Rastom Speed disusul Rizky HK (#105) diposisi ke-empat dan Edi Arianto (#94) pada posisi lima . . . sebuah langkah awal bagus buat pembktian kualitas dan durabilitas motor secara umum nih . .

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

[GTranslate]

24 COMMENTS

  1. Sayangnya mindset orang kita masih apa-apa harus merk Jepang wak, padahal kualitas juga China. Harusnya kan dukung merk lokal, toh motor Jepang sekarang kualitas gak bagus2 amat karena kualitasnya udah setara China. Contohnya dikasih KLX BF yang cuma pake upside down dan ban gede seharga 30an lebih padahal teknologi mesin masih sekelas GL Max pada mau beli (harga setara sama CrossX250 yang secara handling, tenaga, bobot, teknologi mesin menang dari KLX kemana-mana malah bisa dibilang X250 ‘hampir’ setara SE MX2)

    Guest
    • Maklum bro 350 th kita makan telo gr2 londo sm nippon…skrg 70th lbh juga msh dijajah ampas nippon…

      Guest
    • sori bero, masalahnya viar itu ya cina bukan lokal, cuman rebranding doang. klo dia desain sendiri dari mesin sampe body dengan bentuk yang bagus saya jamin konsumen indonesia tertarik

      Guest
    • Anak2 trail non mainstream udh byk yg hijrah ke merk satu ini, secara harga klx150 beda tipis Ama Viar 250 yg tampang gagah abis

      Guest
    • ini kayaknya sakit jiwa,tiap komen selalu saja negatif,jangan jangan dikehidupan nyata gak pernah bahagia,susah terus sampai timbul dengki dalam hati dan kebawa sampai ke dunia maya…sungguh kasihan sekali hidupmu

      Guest
    • ngemeng apa tong. gk pernah coba motor trail viar jangan komment. ane udah 2 taun pake gk ada gejala apa apa tuh.

      Guest
  2. Mari budayakan komentar yang membangun, kalo setiap komentar negatif Mulu itu menandakan kwalitas diri Anda sendiri. ?

    Guest
  3. dulu saya pernah lihat skutik viar di pameran. waduh parah finishingnya, plastiknya kasar banget, macam gak niat bikin motor.
    kalau trail nya sih belum pernah lihat.

    Guest
  4. seruuuuuuuu…

    Update tiap hari,blog tentang teknologi,entertainment,misteri,sepak bola,sport,aneh dan unik,dan info lainnya.https://galakxi.wordpress.com/

    Guest
  5. Semoga kedepannya produk Viar bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, mengalahkan Hondul, Yamama, Kawasakit, Suzukgigi.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here