jump to navigation

Matematika kans Valentino Rossi dan Marc Marquez Di sisa 5 seri terakhir MotoGP 2016 September 20, 2016

Posted by Taufik in : motogp , trackback

460x110-indent-now

cengkareng-shop

rossi-marq

TMCBlog.com – Bro sekalian, Pasca race MotoGP terakhir di Misano Kita akan menyambut race berikutnya di Aragon akhir pekan ini. Menjelang Aragon – Tanpa mengecilkan peran Lorenzo, Pedrosa dan Vinales- kita akan lihat seperti apa konstelasi Kans antara Marc Marquez dan Valentino Rossi dalam merengkuh Titel Juara Dunia MotoGP 2016. jarak antara keduanya pasca race Misano adalah 43 point dengan kondisi Rossi tertinggal dari Marc Marquez. Dengan sisa 5 race kedepan : Aragon, Motegi, Philip Island, Sepang dan Valencia artinya Rossi minimal harus mengurangi rata rata 9 Point tiap race . . sebagai contoh – tanpa memperhitungkan kemungkinan keduannya dnf – Rossi harus menang ( point 25 ) di sisa 5 race ke depan sedangkan Marc Marquez harus finish maksimal di posisi 3 ( point 16 ) di sisa 5 tersisa. Jika rossi ingin menang

440x100_tirei

MBtech - TMC sep16

marquez-1

Bagi Marc Marquez lebih ringan dari Rossi karena posisinya yang sedang memimpin Race. Ekstrimnya, Jika di sisa 5 race kedepan dengan finish berapapun Rossi, asal Marquez bisa merengkuh secara terus menerus podium 2 maka dipastikan MM93 akan Juara dunia MotoGP 2016.  Tentunya peta kemungkinan / Permutasi lain juga banyak . . Misalnya jika Marquez terus terusan podium satu dan Rossi podium 2 maka Marquez bisa mengunci gelar di GP Australia . . tapi itukan hanya perhitungan di atas kertas. di atas Track Bisa berbeda banget.

rossiCrash2

rossi-blow

Rossi sendiri di Musim ini harus beberapa kali mengakhiri Race Seri dengan tanpa merengkuh point sama sekali, sedangkan Marc Marquez sekali kalinya ia hampir mengakhiri race dengan tanpa point, namun hal itu tidak terjadi karena Marc bisa finish walaupun dengan hanya membawa Point yang minimal. Kayaknya Marquez bener bener ‘ rider calculator ‘ sekarang   . . 1 point pun sangat berarti bagi championship untuknya. Dan hal ini pun bisa terlihat di race race terakhir . . . dalam beberapa press converence dan interview Pasca race, Marquez selalu mendasarkan apa yang ia perbuat di race dengan jarak dan jumlah championship antara ia dan Rossi.

rossi-thropy

Valentino Rossi dalam beberapa press con pasca dan pra Race belakangan beberapa kali mengatakan dan menunjukan mimik bahwa mengejar Marquez mulai setengah musim kedua MotoGP 2016 adalah sebuah Mission Impossible, terdengar Seperti orang yang putus asa . . namun berkebalikan jika melihat beberapa ekspresi Rossi jika berhasil finish di depan Marc Marquez yang sudah seperti juara pertama . .  bagi tmcblog ini mengartikan bahwa sebenarnya deep in Rossi’s Soul  . ..  Rossi ada dalam sebuah misi penting mengejar Marquez, namun tanpa membuat atmosfer media dan Crowd umum merasakan kehangatan semangat yang ada di dalamnya, imho. Dan hasilnya dalam 4 Race terakhir mulai Redbull ring Austria sampai  seri MotoGP Misano 2016, Rossi berhasil memangkas 16 Point perbedaan dengan Marquez atau rata rata 4 Point tiap race seri .

marq-rossi3

Marc Marquez pun sepertinya aware ( cukup awas ) melihat hal ini. Bro Bisa lihat di Race race terakhir, Minus Fightnya dengan Crutchlow di Race seri MotoGP Inggris terlihat memang Marquez lebih berhati hati dan tidak menggadaikan resiko terlalu tinggi dalam race. Ia pun hanya sekali masuk podium dalam 4 race terakhir yakni di  di Brno, itupun di belakang Rossi, bandingkan dengan Rossi yang 3 kali naik podium.

valentino-rossi-marc-marquez-moto-ranch-dirt-track

Namun prediksi dan perkiraan berbasiskan matematika sederhana di atas hanya di hitung dengan perkiraan race kedepan akan berlangsung lancar tanpa ada masalah. Namun kita tahu sendiri MotoGP 2016 boleh dibilang adalah Musim paling kompetitif karena bukan hanya masalah Motor yang di ‘reset’ karena harus menggunakan Unified software , namun juga banyak dipengaruhi ketersediaan kualitas dan karakter dari ban baru Michelin dan satu lagi Force Majeur berupa Cuaca yang berubah ubah tanpa bisa diprediksi, buktinya ada 8 pemenang berbeda sampai Misano 2016  . . . basically, Semua prediksi dan konstelasi masih terbuka lebar sampai race Finale Di Valencia nanti . . . silahkan dikunyah kunyah, share opinimu dan semoga berguna sob

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

Comments»

1. excellerates - September 20, 2016

sepertinya ringan bagi marq dan berat bagi rossi

silent reader - September 20, 2016

di’reset’…
suatu cara melemahkan satu atau dua kubu agar tontonan tambah seru

Marquezz - September 20, 2016

Berat rossi mau jurdun tahun ini,sebab rossi juara 2x,marq dan loren masing2 3x kali tahun ini.dan yg lain miller,ian,crut,vin dan pedro 1x.5 seri kedepan juara race bisa gonta ganti,dan itu akan membuat rossi sulit memangkas gap poin secara signifikan dari marq.terlebih 5 seri terahir faforit marq.lorenzo pasti bantuin marq buat ngalahin rossi,biar perolehan poin rossi g maksimal(perkiraan gue,)pan pada tahu loren dongkol sama kak ros,itung2 balas budi tlah dibantu jurdun 2015.mestinya ros baik2in loren,kayak 2015 ros malah nendang marq(efek ros melambatkan diri,kepala marq nyentuh dengkul ros,ros reflek membuka dengkul akhirnya marq jatuh)marq dongkol,mengacaukan peluang rossi jurdun,dg mengganggu ros,terahir sengaja kawal loren.padahal kalau ros baikin marq kemungkinan bisa jurdun😂😂😂

2. hamstring - September 20, 2016

Silakan siapa yang menang

3. motor cool - September 20, 2016

mbah rosikil gagal pertamax turbo

4. Muke Gile - September 20, 2016

Kalo MM93 bisa balap tanpa beban.. pasti bakal mudah JurDun. Begitupuun VR46 kalo bisa balap tanpa beban.. pasti bakal mungkin JurDun,Kalo MM93 gak JurDun 2016. Hehe

5. kurher - September 20, 2016

cukup ringan buat MM. berat buat VR walaupun hasil akhir tidak bisa diprediksi

6. ardiantoyugo - September 20, 2016

nyantai lagh…

Are wege - September 20, 2016

Seru sampe akhir ,. di Aragon Marc podium 1 Dan Rossi terlempar dari podium , makin SULIT buat Rossi,

Tapi di Aragon , jorge kuat nampaknya

7. The Biker Stig - September 20, 2016

JoLor alias HoHe si tukang mewek?
ke laut aja, wkwkwkw

8. Numpanglewat - September 20, 2016

Mudah mudahan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan pada keduanya. Biar seru sampai akhir musim.
Go MM93
Go VR46

9. M3 - September 20, 2016

markes kan udah pernh blang….
jka rossi hanya ingin finis dblkng lorenzo itu hnya utk menglihkn konsen markes…

10. jurik kebet2 - September 20, 2016
11. Kartelisasi - September 20, 2016

Menurut gue nanti di aragon mm bakal perlebar gap poin lagi dengan vr, secara vr performanya selalu memble di aragon *fakta musim-musim sebelumnya

12. nkong - September 20, 2016

rossi hrs habis2an biar seru ntonya

13. JAFFAR - September 20, 2016

kalo melihat track record wak,kalo ngga ada hal yang mengejutkan rossi hanya bisa berharap poin maksimal di phillp island dan motegi.mengingat di dua sirkuit itu doi lumayan bagus.tinggal lihat apakah di aragon rossi bisa finish di atas marq.kalo tidak berarti setengah titel juara sudah dalam genggaman marq.

permen - September 20, 2016

” rossi hanya bisa berharap poin maksimal di phillp island dan motegi ”

inget tahun lalu rossi marah sama marquez di philip island karena merasa dipermainkan sama marquez. marquez kuat di philip island kalo motegi 50:50 karena honda sama yamaha sering juara bergantian. lorenzo sama pedrosa yg diwaspadain di motegi.

14. JAFFAR - September 20, 2016

melihat performa dani pedrosa yang sudah mulai membaik.sepertinya kans paling besar ada pada marquez.apalagi walaupun berat lorenzo juga berambisi ingin meraih gelar.di sinilah dilema bagi yamaha ingin mendukung siapa jolor apa rossi.

Pengamat komentar - September 20, 2016

Ya rossi toh mas… kan jolor pointnya dibawah rossi..

Marquezz - September 20, 2016

Yamaha dukung rossi,jolor belum tentu mau mengalah atau bantu rossi.masih ada peluang jolor nyalip poin rossi,dan itu setidaknya bisa buktiin kalau jolor mampu lebih baik dari rossi.dalam 5 seri siapapun bisa juara,dan itu bisa mengacaukan strategi rossi nyalip poin marq😂😂😂

15. bakul tiwul - September 20, 2016

Masih serba gelap, belum lagi ini uda itungannya bukan lg musim panas, pmilihan ban jadi faktor krusial.
Ngunci gelar agak awal kayanya engga deh. Ini kan musim yg emang dirancang seru sampe akhir.
Belum lagi kemungkinan local di luar non MM- JL, ada daped dan MV.
Luck nya si cal crutch,
Dan daped catatannya cukup ok utk sirkuit kawasan oceania (asia aussie)

16. wisnu3ds - September 20, 2016

hehehe…yang diatas jangan jumawa…yang dibawah jangan memble….

special banget nih motogp…

apa saturday night special…

wak percaya gak sih sama “saturday night special”….pada motogp?…

17. kurher - September 20, 2016

race kemarin juga pedrosa secara tidak langsung bantu marq.

18. Pam - September 20, 2016

Moga aja..mm ndlosor..biar mkin rame motogp nya…ky dulu hayden vs rossi…ramee..

19. rossiku - September 20, 2016

moga aja rossi ndlosor biar ke kunci juaranya…

20. moto4ride - September 20, 2016
bakul thiwul - September 20, 2016

nah ini juga,.
tapi kayanya uda ga digeber maks.
utk world champ sama2 saling intai nih.,.

21. Jak - September 20, 2016

Ini yang kami suka dari tmcblog, slalu membahas motoGP secara detail dan akurat.
Mkasih n ttp semangat wak.

22. Landro - September 20, 2016

Marquz akan kena Balasan Karma musim lalu… & Rossi Bakal Juara Dunia ke 10.

23. Agostini - September 20, 2016

5 race berikutnya MM93 harus bawa kalkulator……

24. raptor - September 20, 2016

kalkulatornya di tempel di stang motor.

25. Andwi - September 20, 2016

Susah juga chance Rossi untuk juara dunia.Semoga ada keajaiban

—————————————
http://bluesight5.blogspot.co.id/2016/09/nasib-sial-saat-berkendara-beneran-ada.html

26. VR46 - September 20, 2016

di usia tua gini aja gua masih bisa jabanin maennya anak2 kmaren sore…malah sebagian besar anak2 itu bisa gua pecundangi…. gimana seandainya klo gua masih seusia mereka….???? gua yakin semua nya dapat gua pecundangi….wehehehe…

wangi - September 21, 2016

Mimpi mas.buktinya mulsi 7 tahun yg lalu.usia rosi cuma 30 an udah keok lawan yg muda.lagian pembalsp dulu gak sekencang pembalap skarang.lawan rodi tuh dah tua tua .dia sendiri yg muda.

27. zeebdahtukparafbmanteb - September 20, 2016

sip dah ane bebas saja siapa pun yang mau jurdun saat ini asal tiap seri motoGP sampai penutup . disuguhi atraksi menarik. dari pada saling ber sabun ria.

ber-opera sebun maksudnya.

28. adjiest - September 21, 2016

tetap vote rossi buat champion musim ini, gimana dengan pengembangan suzuki yang gak mengkatrol industri roda duanya?

https://mototeach.wordpress.com/2016/09/17/suzuki-riwayatmu-kini/

29. dave - September 21, 2016

semoga rossi bisa jurdun,, amin

30. aden - September 21, 2016

Kalau menurut hemat saya, 5 sirkuit terakhir lebih menguntungkan Honda.
Tapi statistik 3 musim kebelakang mengatakan bahwa Yamaha paling sukses di 5 Seri terakhir yang komposisinya sama, ARA,MOT,PI,SEP,VAL. Dari kemenangan yamaha tersebut hampir semua di raih oleh Jorge Lorenzo. Dimana Rossi cuma sekali menang di Philip Island 2014.
Seandainya mengabaikan kondisi saat ini (ECU sama, Michelin yang kurang konsisten bikin ban, dan kondisi cuaca tak menentu) maka Jolor lah punya peluang paling besar mendikte siapa yang mau dia bikin jadi juara dunia.

Semoga seru sampai akhir dan nggak ada drama seperti tahun lalu.

31. Marquezisasi - September 21, 2016

Saatnya Jorge Lorenzo 99 “membalas budi” ….
Cerdik juga pikiran Marc Marquez tahun lalu ….

32. SuRyA - September 21, 2016
33. Fadli - September 21, 2016

Gak mikirin siapa yang bakal jadi juara dunia. Pokoknya tahun ini adalah musim MotoGP paling spesial yang pernah diselenggarakan. Persaingan merara, coy! 😁



%d bloggers like this: