jump to navigation

[ Know How ] Rem Parkir Buat Motor Ber-rem Cakram itu Tidak sembarangan September 23, 2016

Posted by Taufik in : tech talk , trackback

460x110-indent-now

cengkareng-shop

TMCblog.com – Bro sekalian, pernah tahu Rem Parkir di Skutik Honda vario, Honda Beat, Yamaha Mio dan lain lain? Rem Parkir di skutik skutik ini dibuat dengan mekanisme yang sama yakni mengunci Tuas rem Belakang ( tromol ) yang berada dalam keadaan aktif  .. .  nah yang jadi Pertanyaan, kepada di Yamaha NMAX yang rem belakangnya Cakram nggak bisa dibuat mekanisme serupa ? ternyata Rem Parkir Buat Motor Ber-rem Cakram itu Tidak sembarangan . . Cekidot pembahasan dan Videonya sob

440x100_tirei

MBtech - TMC sep16

Tricity155-t

tricity155-details-008

Jawaban dari Problematika Rem Parkir Untuk Motor/ skutik ber rem cakram belakang bisa dilihat di motor motor seperti Honda NM4 Vultus, Yamaha T-Max dan Honda Forza, Yamaha Tricity 155 ( rem parkir pakai rem tromol ? )   . . . silahkan cek, terlihat disana seperti ada dua  rem yang siap menjepit dalam satu piringan cakram . . . kedua kaliper rem tersebut adalah :

  1. Kaliper pertama adalah kaliper rem biasa yang bekerja secara hidrolis
  2. Kaliper kedua adalah kaliper rem parkir yang bekerja secara mekanis

Kaliper Rem biasa yang bekerja secara Hidrolis memiliki gaya tekan penjepitan cakram yang boleh dibilang lebih besar dari pada kaliper Rem Parkir. Dimana mana seperti juga kita bisa lihat di sistem rem parkir Mobil, rem parkir memiliki performa pengereman yang jauh lebih kecil dari pada rem biasa.

parking-brake-honda-vultus

Ask The Expert, TMCBlog layangkan pertanyaan kepada Mas Imam pemilik blog bengkel sepedda motor akan hal ini. Dan berikut jawaban beliau : Parkir itu biasannya waktu lama, kabel kawat  lebih baik dan tidak memakai brake FluidPressure. Sistem Hidrolis bukan untuk menahan beban dalam Jangka waktu yang lama . Studi literatur lain kebanyakan mengatakan jikapun menggunakan kaliper Hidrolis untuk rem parkir, maka besar tekanan ( pressure ) fluida di sistemnya tidak besar. Nah sekarang jelas ya kenapa biasannya kaliper rem dipisahkan dengan kaliper rem parkir. Silahkan dikunyah kunyah dan semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

Comments»

1. joss - September 23, 2016

josss…pantesan kl di rem tangan mobil masih bisa jalan kl digas…

2. budiman - September 23, 2016

Mantap

3. Oblag - September 23, 2016

kayak rem sepeda model cakram yak

4. joni_hack - September 23, 2016

mencerahkan

5. jam - September 23, 2016

wak coba cek standar samping n max rawan sekali ngloyor saat parkir dilingkungan saya puluhan nmax dah jadi korban tolong sampein ke yimm wak

6. SEN - September 23, 2016

Pengetahuan baru

7. dave - September 23, 2016

penjelasan nya mantep

8. bajahitam - September 23, 2016

Berarti secara teknis Grip lock(gembok tuas rem) yang dijual dipasaran sebenarnya gak bagus buat ketahanan kaliper & selang rem ya wak?

Karena “Sistem Hidrolis bukan untuk menahan beban dalam Jangka waktu yang lama”

Ya ya ya.. masuk akal juga penjelasannya

9. ardiantoyugo - September 23, 2016

o satunya ga pake cairan… apa bisa membuat selang remnya melar ya…

Kenalan sama Vyrus 987 C3 4V: http://wp.me/p7LBn5-1PW

10. Gagas Setya - September 23, 2016

Sistem historis itu memiliki internal leakage yang memberikan kecenderungan melorot saat ditekan secara konstan dalam waktu yang lama. Dan sifat fluida hidrolis yang tidak dapat dikompresi dan di ekspansi membuat sistem hidrolis tidak dapat memberikan “self sustaining pressure” tanpa tekanan mekanis dari master/power pack. Ini juga salah satu alasan kenapa hidrolis tidak cocok untuk parking brake.

11. becks - September 23, 2016

info yang menarik wak

12. ade semarang - September 23, 2016

Yang jelas satu kaliper di buat…dua input itu susah dan butuh boster biaya lagi !….karena sistemnya hidrolik…contoh excavator buat jalan… jalankan bekhu nya …semua hidrolik juga gak.masalah…tinggal biayanya ..!
Untuk nahan ..caduk/ bekhu di excavator di matikan mesinnya aja kuat..! Gak ngempos..
Alasane gak masuk akal brow..

13. rosita dwi jayanti - September 23, 2016

oh jadi begitu to

14. Din syams - September 23, 2016

bisa bro, pake hidrolik, tapi butuh biaya mahal, dan ujungnya ke mekanis juga, dengna sistem ulir (banyak diaplikasi di mobil premium). lagian bekhu itu apa ya? setahu saya namanya back hoe tuh,

15. Speed Man - September 23, 2016

Trs sistem rem CBS Honda gmna klo gitu wak? Klo PBLnya digunakan

mx135lc - September 23, 2016

nah ini cerdas tanyanya.. pbl honda pd cbs gmn ya . kan nekan cakram depan juga … meski ga 199% sih

Paijo - September 23, 2016

Nah.. bener nih.. kalo sistem cbs itu gimana? Kan narik rem depan juga?
Yg tahu, jawab donk.
Thanks

Taufik - September 23, 2016

setahu saya rem depan di CBS tidak 100% pressure, cmiiw

Mas pur - September 23, 2016

Kan rem belakangnya tromol bro

Gagas Setya - September 23, 2016

Kalo CBS untuk skutik honda itu rem belakang yang kabelnya diparalelkan ke handle rem depan. Untuk aktivasi kampasnya, tetap full hidrolis, tapi yang menekan masternya bisa handle rem kanan dan atau kabel tambahan dari handle rem kiri.

Beda lagi untuk yang hidrolis depan belakang CABS pada honda menggunakan distributor khusus yang membagi tekanan hidrolis untuk rem depan dan belakang dari 1 brake lever. (VFR1400, CBR1000F, dll. )

Paijo - September 23, 2016

Bukannya cbs itu distribusinya 70% di rem depan ya? Dan aktifasi cbs itu di handle kiri, dan parking brake juga di handle kiri. Otomatis kalo parking brake, rem depan lebih banyak bekerja.
Cmiiw.
Ane pemakai vario

Taufik - September 23, 2016

70% artinya tidak full pressure ( nggak 100% )ke rem hidrolik depan sob .. dan memang seperti itu, kalau ada kaliper yang untuk rem depan, biasannya juga nggak full pressure
saya pikir mungkin masih nyambung

Sireng - September 23, 2016

Saya pernah bongkar n perhatikan sistem cbs honda…
Ternyata yg ngerem duluan itu rem belakang baru depan..
Perkiraan pembagian distribusi pengereman cbs honda adalah 60% belakang 40% depan. CMIIW…
terbukti saya sering melakukan hard breaking, dan yg ngunci ban belakang aja..
Pengalaman prbadi..

16. -i-w-a-n -b-e-n-e-r-a-n- - September 23, 2016

nais inpoh wak. fitur rem parkir sangat bermanfaat, tiap saat selalu saya gunakan. di lampu merah yang jalannya agak menurun/menanjak selalu saya gunakan, sangat membantu, hemat tenaga gak perlu nekan tuas rem terus-terusan.

17. -i-w-a-n -b-e-n-e-r-a-n- - September 23, 2016

benar juga ya, grip lock gak boleh dipakai, bisa merusak rem.

18. NinjaPSK - September 23, 2016

mungkin pakai sistem hidroponik atau poli ponik lebih aman padasaat parkir

19. Pam - September 23, 2016

Mngkin itu alasan..nvx masih tromol…

20. wongrnglTBN - September 23, 2016

Pantesan nmax gak ada rem parkirnya.

21. ududud - September 23, 2016

kayanya bakal ada yang baru ya wak hahaha

22. Archiee - September 23, 2016

Berarti pemakaian grip lock (semacam gembok tapi di tuas rem) gak dianjurkan dong Wak ? Kan dia fungsi nya ngunci handle rem depan supaya neken terus
Kan dipasang di rem depan yg gak pake kawat..

23. irwin - September 23, 2016

yang dibawah itu mekanis, seperti GL100

24. SuRyA - September 23, 2016
25. Iwan - September 23, 2016

Kenapa rem cakram ga dipake bwt rem parkir, sama kaya knp dongkrak hidrolik ga dipake bwt nahan mobil yg sdg di repair lama, malah pake jack stand. Krn sifat fluida yg tertekan akan menimbulkan stress pd komponen seperti seal. Yg membuat seal berkurang masa pakainya dan cenderung rembes. Makanya rem parkir kebanyakan pake model mekanis. CMIIW

26. are wege - September 24, 2016

Nice info



%d bloggers like this: