460x110-indent-now

race2-1

TMCblog.com – Bro seklaian akhirnnya keluar statement dari Claudio Domenicalli atau Ducati secara Pabrikan menyikapi hasil Race 2 Finale Seri Losail Qatar akhir pekan yang lalu dimana Jonathan Rea terlihat memang sengaja membiarkan team-Mate nya Tom Sykes melewati dirinya di tikungan terakhir-Lap terakhir. Ducati mengatakan Bahwa Kedua pebalap Kawasaki Nggak Sportif ! . . weh gimana ceritanya tuh ?

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

race2-3

jadi gini sob . ..  Di sekitar lap lap terakhir terlihat Jonathan Rea  yang menggunakan Kawasaki ZX-10R awalnya ngotot ngejar pebalap Ducati Aruba.it yang menggunakan Ducati Panigale R, Chaz Davies di depan dan boleh dibilang Davies yang hampir terkejar. Namun Rea malah terlihat mengendurkan gasnya dan semakin berjarak dari Davies . .. Saat di awal Lap terakhir Posisi Davies pimpinan race, Rea Kedua dan Sykes berada di posisi ke 3 . . . saat itu kondisi Championship adalah :

  1. Jonathan Rea : 502 Point
  2. Chaz Davies : 445 Point
  3. Tom Sykes : 443 Point

race2-4

Namun memang di pertengahan lap terakhir terlihat jelas memang Rea berusaha mengendurkan pacenya lebih lagi, menunggu Sykes mendekati dirinya. Dan di beberapa rekaman video memang terlihat sesekali Rea menengok kebelakang memastikan Sykes mendekati dirinya . .

race2-2

sampai akhirnnya di tikungan etrakhir Rea melebar dan membiarkan Tom Sykes melewati dirinya. Sehingga di Race 2 Losail Qatar WSBK tersebut Chaz Davies memenangkan Race, diikuti Tom Sykes dan Jonathan Rea . . . namun hasil di akhir lap terakhir tersebut merubah cukup signifikan di sisi angka point championship dimana  akhirnnya

  1. Jonathan Rea : 498 Point
  2. Tom Sykes : 447Point
  3. Chaz Davies : 445 Point

Dan melihat hal ini Stefano Cecconi, CEO of Aruba and the Ducati Team Principal WSBK mengatakan bahwa adalah hal yang mengecewakan Chaz turun ke posisi No 3 walaupun Chaz adalah pebalap yang paling bayak menang di Musim ini. Walaupun begitu Stefano mengatakan bahwa ia tak mungkin untuk tidak puas. Menurut Stefano Musim WSBK tahunini telah memberikan hasil yang besar bagi Ducati Aruba, dan Stefano mengatakan bahwa mereka siap untuk merauh hal yang lebih besar lagi

menanggapi hasil race 2 ini Ducati CEO Claudio Domenicali Via GPOne lebih menohok dalam berkomentar. Claudio mengatakan bahwa di akhir musim kita mengetahui Chaz menorehkan 6 kali kemenangan berturut turut, yang membuatnya begitu dekat dengan tempat kedua. Ia kalah 2 point, melalui sebuah tindakan yang patut di pertanyakan dan jelas tidak sportif yang ditunjukan oleh dua rival kawasakinya : Rea dan Sykes di akhir Lap . . .

kalau menurutmu gimana sob ?

Taufik of BuitenZorg

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

[GTranslate]

 

51 COMMENTS

  1. kalo ga ada aturan yg dilanggar , ya sah2 aja.
    juara dunia sudah ditangan selanjutnya bantu supaya dapat 1-2…

    Guest
  2. jadi inget 2014 di tempat yang sama loriz baz marah sama kawasaki. dia disuruh ngalah sama tom sykes biar sykes juara dunia. namun diluar dugaan loriz baz malah ngotot berduel sama sykes dan akhirnya sykes gagal jurdun. yang jurdun malah guintoli dan loriz baz sebelom pindah ke motogp dia berkata tidak suka dengan team order yang diterapkan oleh kawasaki.

    Guest
  3. Balapan ya balapan aja wak.. mau ditikungan akhir ndlosor g jadi juara dunia kek, mau team order kek, mau gimana2 jg ini balapan, siapa yg finish duluan jadi juara 1, 2, 3, dst. Apalagi ada masalah team order, nah wajar aja itu si Rea kasih jalan buat Sykes, lah dia team mate nya wak.. artinya kompakan tuh dalam satu pabrikan, gak kayak di motoGP satu team malah gontok2an ???

    Terlepas dr itu, wajar yg kalah bilang kyk gitu krn merasa di curangi, coba kalo menang, beda cerita lg wak..

    Itu opini saya wak

    Guest
    • mau ikut gimana? bikin mesin aja gabisa, tiap taun ngeluarin body baru, striping baru, pabrikan katrok ya begini gaada inovasi nya :))

      Guest
    • ngapain ikut klau cuma jadi juru kunci mas itu hnya akan menghancurkan image kawasak sbgai motor sport heeee… mending cari aman wsbk aja mgkin daripada malu”in pasukan samurai Jepang macam king honda queen yamaha dan jendrl suzuki

      Guest
    • hahahaha ,,,

      Bisa aja ente’ Mas-Bero,,
      Nanti ada fans Die-Hard yg protes lho’

      Jadi inget nyali seorang Raja di Tahun 1966
      RC166 250 cc 6-silinder 4-Tak Menang 10 race dari 10 race yg diselenggarakan di ajang World GP aka disapu bersih,,
      Dengan mudah gebukin 250cc 2 Tak,,

      4 Tak menang lawan 2 Tak, Honda sudah membuktikan Mas-Bero,,
      Honda is Lord Of Race from East’__

      Fix,_

      Guest
  4. Sepertinya ada unsur politik. Sudah tau ‘kotor’ kenapa penyelenggara tidak menerapkan regulasi yang melarang pembalap untuk melakukan team order (?)

    Guest
  5. Sah2 saja seperti di motogp 2006 dimana hayden diberi jalan oleh pedrosa agar juara musim di seri terakhir toh satu team bukan beda team

    Guest
  6. secara etika mgkn menciderai sportifitas….tp ya klo ga melanggar regulasi yo ra popo…..

    intinya kan ga melanggar aturan…….!!!

    Guest
  7. Kawak Wsbk, sisi positifnya meskipun satu tim mereka setia kawan.

    berkebalikan dengan drama romansa motoGP di 2015 .

    Guest
  8. Mungkin tahun depan yamaha dan honda menjadi penantang serius, oh iya tidak lupa suzuki dengan senjata barunya(kalo ikut)

    Guest
  9. Fix,_ Mas-Bero musim balap 2017 WSBK Stefan_Bradl Sang Juara Moto2 2011 Siap World Champion bersama Honda, CBR1000RR upgrade’ ,,
    Menyudahi Dominasi Kawasaki ZX10R Gembrot,,,
    Kawasaki pabrikan gag nyali di MotoGP,,

    eeeekkkkeeeekkkk

    Guest
  10. itu namanya strategi…. Lha Panigale saja 1200 cc

    Guest
  11. Selama gaada regulasi yang mengatur ya gitu sih sah-sah aja walau dikatain curang dll. Kaya di F1 misalnya sekarang emang udah gaada team order terang-terangan tapi pasti masih ada dengan kode-kode tertentu. Kurang sportif memang, tapi gimana lagi

    Guest
  12. meski terlihat aneh… apa yg dilakukan kawasaki gak ada masalah sich… boleh2 aja…. itulah guna team mate…

    kalau kasus di motogp tahun lalu beda cerita juga… Marc yg dapat fitnah dan tuduhan dr Rossi membalaskan amarahnya saat race.. itu boleh juga… malah lebih keren gitu… biar gak asal tuduh sana sini…
    keren lah…

    Guest
  13. Pengecut ndasmu,itu kebijakan marketing,ada untung rugi yg sdah di perhitungkan,klo kawaks di motogp dpet marqueat,rossi/stoner ya bkal laen crita,… kawasaki juara di wsbk sewot,maunya pabrikan fbh aja ya yg juara yg lain g boleh,kya bocah amat tuch otak,.. ada saatnya nyantai aja.. pasti kembali… fansnya jgn sombong,roda berputar..

    Guest
  14. Benersih wlau di WSBK rodanya sedang berputar,itulah kenyataan yg hrus dterima saat ini… 100 buat km nak… wkwkwkkwkwk…
    Btw,yamahmud patah di wsbk gmna ya.itu juara dunia nya stress apa liat M1 trunan montor gipi,perlu diganti mesin mobil krognigseg kali biar kenceng walau g ikut F1

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here