jump to navigation

Motor Baru di MotoGP Post-race Test Valencia .. Serba Baru atau??? November 10, 2016

Posted by nugie tmcblog in : motogp , trackback

460x110-indent-now

440x100_tirei

images

TMCBlog.com – Per hari Minggu ini adalah seri terakhir kejuaraan MotoGP musim 2016, dengan semua juara dunia tiap kelas sudah ditentukan di seri-seri sebelumnya praktis kita hanya akan dibuat penasaran atas bagaimana para rider yang akan berpindah team melakukan perpisahan dengan team mereka saat ini. Perpisahan yang manis kah atau perpisahan yang hmmm… . Dan seperti yang sudah TMCBlog share sebelumnya bahwa setelah balapan GP Valencia akan dilaksanakan sesi test motor-motor MotoGP baru (untuk musim kompetisi 2017) pada hari Selasa dan Rabu tanggal 15 & 16 November 2016 bertempat di tempat yang sama yakni Ricardo Tormo Circuit. Menarik untuk coba kita prediksi  siapa saja pembalap dan motor apa saja yang akan masing-masing pembalap akan uji coba selama 2 hari test di Valencia tersebut. Check it out yuk Sob!

cengkareng-shop

MBtech - TMC sep16

aoyama test rider hrc

Kita mulai dari pabrikan Honda. Statement dari HRC yang mengatakan motor mereka tahun ini bukanlah merupakan paket motor yang terbaik, HRC dirumorkan akan membawa senjata baru mereka di Valencia nanti. Berbekal paket mesin dengan karakter yang sangat berbeda ketimbang current RC213V yang mereka katakan ‘lemot’ saat akselerasi keluar tikungan, juga mesin baru Honda yang akan Marquez dan Pedrosa test minggu depan diprediksi akan memiliki firing order baru. Rumornya sih pakai firing order tipe Big Bang, tapi entahlah ya sebelum ada pernyataan resmi semua hanya akan sebatas rumor/prediksi, namun ada cara tercepat yang biasanya para jurnalis Eropa lakukan dengan berdiri stand by penuh kekepoan di pit lane atau paddock demi untuk merekam suara dari RC213V saat start warming-up. Nah berbeda dengan mesin RCV 2017 yang disinyalir berubah cukup drastis, HRC hanya akan melakukan sedikit modifikasi di sektor sasis (main frame dan swing arm termasuk juga paket suspensinya).

Soal team satelit Honda seperti LCR team atau Marc VDS team belum pasti akan pakai motor spesifikasi yang seperti apa. Bila diingat saat sesi post-race test Valencia tahun lalu, hanya Cal Crutchlow lah yang pakai motor spesifikasi yang sama dengan team Repsol Honda.

nakasuga-m1

Yamaha Factory yang tahun depan ditinggal Jorge Lorenzo belum menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka akan menurunkan motor spesifikasi 2017. Motor yang pernah Lin Jarvis bilang sebagai “Revolutionary Bike” itu masih disimpan rapat hingga saat ini. Pindahnya Vinales untuk menemani Valentino akan menjadi saat yang ditunggu-tunggu pecinta GP, menyangkut bagaimana hubungan mereka nanti saat berkerja sebagai satu team dan juga bagaimana performa Vinales di atas YZR-M1. Vinales akan berkerjasama dengan mekanik peninggalan Lorenzo, hanya 1 mekanik Lorenzo yang memilih ikut ke Ducati sedangkan sisanya tetap di Yamaha dan akan bekerja untuk Vinales. Kemungkinan terbesar Yamaha akan mencoba paket  motor 2017 pada sesi private test di Sepang bulan depan, dan akan juga dihadiri oleh kedua rookie dari team satelit Monster Yamaha Tech3, juara Moto2 dua kali back-to-back Johann Zarco dan Jonas Folger. Pembalap Tech3 sudah bisa dipastikan akan menggunakan Yamaha M1 2016 spek paling terakhir (update sampai di GP Valencia tahun ini) selama satu musim ke depan.

img_20161110_104704

Beralih ke pabrikan Bologna yang bakal jadi pusat perhatian nih Sob. Gabungan antara Ducati dengan Lorenzo yang digadang-gadang akan memecah kebuntuan juara dunia Ducati sejak 2007 akan menjadi sebuah debut yang paling dinanti para pecinta MotoGP. Ducati berencana akan membawa Desmosedici GP17 untuk Dovi dan Lorenzo, tapi kabarnya sih Lorenzo akan mencoba GP16 terlebih dahulu untuk adaptasi karakter, sementara Dovizioso sudah siap dengan GP17 dan bukan juga pertemuan yang pertama Dovi dengan GP17. Pirro selaku test rider Ducati team sudah pernah jajal GP17 di Aragon, dan impresi dari Desmo seri terbaru itu adalah sebuah motor yang lebih smooth saat di tikungan ketimbang seri sebelumnya atau Desmo GP16.

Lalu interaksi awal antara Lorenzo dengan chief mechanic barunya, Gabarrini, yang juga ditunggu-tunggu setelah lama bekerjasama dengan Ramon Forcada selama di Yamaha, Lorenzo dituntut harus cepat nyambung lah kalo bahasa gampangnya gitu supaya waktu pengembangan yang terbilang akan cukup singkat dapat berjalan secara efisien namun efektif. ‘Singkat ‘karena Lorenzo dilarang test private dengan Ducati di Jerez akhir bulan nanti karena masih terikat kontrak dengan Yamaha, dan hanya bisa berinteraksi kembali dengan GP17 dan Ducati terhitung dari 1 Januari 2017 sampai menjelang GP Qatar di bulan Maret 2017.

Soal team satelit dari Ducati masih belum benar-benar pasti sampai mereka geber Desmo GP versi yang mana. Pramac Ducati akan memberikan Desmo GP17 kepada salah satu pembalapnya yang memenangkan pertarungan intern team, jika Scott Redding unggul maka ia akan pakai GP17 dan ataubsebaliknya dengan Danilo Petrucci.  Sementara pada team Avintia, Hector Barbera akan geber GP16 sedangkan Loris Baz pakai GP15. Pada Ducati Aspar Team yang memiliki pembalap baru yaitu Alvaro Bautista yang diberikan paket Desmo GP16 dan Karel Abraham Jr. dengan GP15 nya untuk musim depan.

img_20161110_105038

Team Suzuki Ecstar yang telah benar-benar kehilangan fasilitas kategori konsesi (concession team) tahun depan memiliki perubahan line-up pembalap yang baru. Dengan pindahnya Andrea Iannone dan masuknya Alex Rins membawa angin segar apalagi Iannone datang sepaket dengan crew chief sejak dari Ducati dulu yaitu Marco Rigamonti, diharapkan Suzuki akan mendapatkan masukan penting dalam hal pengembangan GSX-RR. Lebih lanjut, GSX-RR memiliki karakter yang halus sehingga Iannone merasa senang karena tidakterlalu menguras fisik, sangat jauh berbeda dengan Desmosedici. Rins yang sebagai rookie daei Moto2 akan beradaptasi penuh dengan motor  kelas MotoGP yang mulai dari tenaga, bobot dan karakter ban, sasis serta kecepatannya melebihi Kalex Moto2.

img_20161110_105247

Selain Suzuki, Aprilia mempinyai line-up pembalap yang smaa sekali baru. Aleix Espargaro ditemani Sam Lowes akan memperkuat squad pabrikanasal Noale Italia ini. Namun yang agak disayangkan adalah Aprilia Gresini dengan blak-blakan belum akan menerjunkan RS-GP spek teranyar di sesi tes Valencia minggu depan. RS-GP untuk musim 2017 baru akan siap saat sesi winter test Januari/Februari tahun depan di Sepang.

Kendala yang dihadapi rookie seperti Lowes dan lainnya adalah karakter ban Michelin, Lowes yang sudah melakukan pengujian RS-GP tengah musim ini mengaku puas dengan performa Aprilia. Soal motor baru, Aprilia mengatakan lebih jauh RS-GP spesifikasi terakhir dengan RS-GP 2017 tidak terlalu berbeda bahkan spek 2017 memiliki keunggulan lebih ketimbang versi sebelumnya dan juga versi 2016 dijadikan sebagai basis dari RS-GP versi 2017 dan Aprilia sudah mendapatkan feedback yang banyak dari perjalanannya dua tahun kebelakang di kancah MotoGP.

Kallio ktm

KTM sebagai pendatang baru sudah resmi memperkenalkan RC16 pada GP Austria yang lalu. Saat itu RC16 belum versi final karena masih banyak ruang untuk mengembangkannya sampai ke tingkat Honda dan Yamaha untuk berkompetisi di MotoGP. Kallio yang saat GP Valencia akan turun sebagai wildcard dengan RC16 spek paling update, setelah itu kedua pembalap reguler KTM, Bradley Smith dan Pol Espargaro akan gantian jajal di hari Selasa dan Rabu.

Menarik untuk disimak adalah masalah adaptasi Smith dan Espargaro. Secara umum, keduanya akan membutuhkan jam terbang yang banyak diatas RC16. Kenapa? Karena selama karir mereka di grand prix, selalu menggunakan motor balap dengan sasis aluminium twin spar, sedangkan RC16 memakai steel trellis frame yang menurut pengakuan Kallio selaku test rider nya, keduabtipe sasis tersebut memiliki perbedaan yang terasa dan membutuhkan banyak putaran untuk mengenal lebih jauh karakter sasis trellis steel.

Penasaran melihat seperti apa sesi tes Valencia nanti, Lorenzo dengan Ducati, Vinales dengan Yamaha dan lainnya. Gak sabar sih, padahal cuma seminggu kedepan kita sudah bisa melihat bagaimana jalannya test akhir musim. Jangan lupa nonton final race Sob, walaupun nama-nama juara dunia sudahpasti di setiap kelas, tapi bagaimana bentuk perpisahan dari pembalap yang pindah manufaktur juga seru untuk ditonton. Mungkin Lorenzo mau pake kaos merah-hitam “BYE BYE BABY!”.

Nugie TMCBlog

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

Comments»

1. mboh - November 10, 2016

y

♡♡ ™MB@H D@RMO™ ♡♡ - November 10, 2016

ekekek…
apakah tahun depan dp#26 masih naik rcv dengan mesin m1 wak ??
secara paceklik gelar beruntun..

😂😂😂

Sontoloyo - November 10, 2016

Udah ga reme tinggal rebutan anfazz.. Marq kebangetan..

Darmo streesss

☆marqovet☆ - November 10, 2016

rame kok.lebih lebih kalau marq dkk nyiumin aspal😂😂😂😂😂

MT_Rider - November 10, 2016

Mm emg edian, pke honda lemot aja bisa jurdun

2. mboh - November 10, 2016

mantab

3. mboh - November 10, 2016

kawasaki kapan ya??

4. permen - November 10, 2016

2 yang bikin penasaran yaitu KTM sama honda.
honda = ini pabrikan bikin penasaran di 2017. apakah penyakit honda yang tahun ini udah ketemu jalan keluarnya tahun depan ? kalo yang sekarang aja penyakitan tp marquez mampu juara dunia dan memberikan perlawanan. kalo tahun depan udah sembuh penyakit honda dan marquez nyaman. kata matteo mah simpulin sendiri aja dah bisa” 2014 bakalan terulang.

ktm = ini pabrikan niat banget dan persiapannya mateng banget. mirip strateginya suzuki ketika mau turun ke motogp lagi mengambil org yg berpengalaman buat ngembangin motor yaitu davide brivio dari yamaha, kalo ktm mike lutcher bekas org kepercayaan pedrosa di honda.

♡♡ ™MB@H D@RMO™ ♡♡ - November 10, 2016

ekekek…
apakah dp#26 melengkapi zonk 12 bersama rcv …
time well ae laahh…

😂😂😂

5. Yookee - November 10, 2016

Asik udh bs liat ktm hr minggu

6. Alex Borneo - November 10, 2016

Bye..bye..baby, bye..bye… She said in the letter….

7. amare - November 10, 2016

kalo wak haji “PEBALAP”
kalo mas nugie “PEMBALAP”
kalo ane PEMBALAP tulen (pemuda berbadan gelap)

8. ardiantoyugo - November 10, 2016

mantap…

9. Bejo - November 10, 2016

Syetdah panjang bener artikelnye.!
Mungkin Lorenzo pake kaos merah-hitam”BYE BYE BABY!” Ngakak ane bacanya Ji!;-) 😉 😉

Bejo - November 10, 2016

Sory Bro Nugie, kirain Wak Haji nyang nulis.
Panjang bener…..! 😉 😉 O:-)

10. haqqin - November 10, 2016

bakalan rame ni keliatannya Seri terahir MotoGP2016

11. M16 - November 10, 2016

wah gimana Tech3 bisa bersaing ya. dikasih spec 2016…:)

12. amlbuton - November 10, 2016

Seruan test kayaknya dibanding balapan nanti

13. Bang Herman - November 10, 2016

Lho
Katanya tech3 pakai 2017

14. Anak Cakep anti Alay - November 10, 2016

Kalo Marc VDS macam Miller masih diberi hal yg sama kaya Cal..

Masa pernah menangin 1x g bisa dapat mesin sekelas factory, apalagi skillnya sudah diatas Rabbat yg lebih senior..

15. gearbalap - November 10, 2016

Semoga sehat teruss wak haji..
btw fokus pembalap sudah mulai bergeser ke musim depan.. motor baru team baru.. seri valaencia..?? tinggal juara konstruktor yang belum fix..
btw nunggu evolusi dari M1 niih..
http://gearbalap.blogspot.com/2016/11/motogp-valencia-2016-banyak-rider-yang.html

16. groomingku - November 10, 2016
17. Boie #48 - November 10, 2016

patut untuk di simak dan bikin penasaran tentunya, pingin tau KTM seprti apa nih

18. Muke Gile - November 10, 2016

Penasaran Liat KTM & Ducati JL99

19. plat titanium - November 10, 2016

sangat menarik, terutama debut ktm dgn rc16 walaupun dgn rider wildcard yg (maaf) kurang
kompeten
saya penasaran sama performa frame trallis yg terakhir dipakai ducati. apa lebih baik atau kurang
plus mesin v4 nya

20. dave - November 10, 2016

Mungkin Lorenzo mau pake kaos merah-hitam “BYE BYE BABY!”.
———————-
nanti plagiat dong om? wkwk..
ya semoga yg terbaik d,,
biar jurdun ke 10,, amin,, hehe..

21. oyong - November 10, 2016

gertak sambal doank biar rival takut. padahal sama saja tidak jauh beda.

22. gazz - November 10, 2016

Sebenarnya untuk tim independen mau pakai mesin dengan tahun yg sama dengan tim pabrikan atau pakai mesin tahun lalu, sama-sama gambling. Jadi bisa aja sukses atau malah jadi bumerang kalo tim pabrikannya sendiri gagal (kayak honda di musim 2015 dan yamaha di musim 2016) 😉

23. nduk - November 10, 2016

Perlu triple point (75) di akhir seri nih buat yg juara 1, biar dikit seru 🙂

trabas - November 10, 2016

sepertinya terinspirasi sering terakhir F1 2014 Yas Marina Abu Dhabi, pemenang dapat 50 poin

24. wawan - November 10, 2016

gk sabar lihat KTM

25. Alat Pemotong Kerupuk - November 10, 2016

wah gimana Tech3 bisa bersaing ya
Alat pemotong kerupuk

26. killbill1 - November 10, 2016

Rider lebih mikir pre-test buat 2017, final race buat happing fun dan farewell game…juga tidak kalah pentingnya persiapan hadir di acara anugrah FIM award 2016.

27. DaJo - November 10, 2016

hmm keren.

28. (penikmat cikopi+gorengulen dipagi hari) - November 11, 2016

honda yang juara dunia dibilang lemot.. ???

apakabar yamaha ??
secara double mleduk taun ini ?? wkwkwkwk

Hilrock M1 - November 11, 2016

Artikelnya dibaca dulu bos sama nyari referensi berita lain,mereka sendiri kan yg bilang kalo keluar tikungan struggle n lemot sama kayak yfr yg mengakui kalo pengembangan mandek setelah
catalunya
Jangan kebakaran jenggot goblok malah ngata ngatain bawa bawa merk lain malah
Kerja nyales didealer mana ente?

29. fnaufala - November 11, 2016

paling penasarn sama duet ianone-suzuki, tahun ini sering dlosor sama ducati karena overpower, coba kalo pake yang jinak kaya suzuki, bisa jadi bahaya nih



%d bloggers like this: