460x110-indent-now

440x100_tirei

img_20161112_124145

TMCBlog.com – Bro sekalian, Marc Marquez pada hari jumat kemarin bilang ke publik bahwa ia tetap memakai sasis RC213V 2016 ini pada musim kompetisi 2017, karena ia dan HRC melakukan pengembangan melalui pendekatan selangkah demi selangkah untuk riset pada sisi teknis motor 2017. Tahun lalu, Marquez tidak menemukan paket motor yang baik, karena ia merasa tidak menemukan kecocokan antara mesin dan sasis. Dan setelah saat itu HRC belum menemukan desain sasis yang tepat untuk paket RC213V sampai saat ini yang mengakibatkan mereka merubah arah rotasi kruk as atau dari forward crankshaft rotation menjadi backward crankshaft rotation di tahun 2016.

MBtech - TMC sep16

img_20161111_163329

“Pada saat ini kami mencoba untuk bekerja selangkah demi selangkah,” kata Marquez di Valencia pada hari Jumat. “Kami tidak mencoba untuk membuat palet motor yang sama sekali baru karena kadang-kadang kita bisa salah paham pada beberapa hal. “Pada saat ini, rencananya adalah mencoba untuk menjaga basis sasis motor yang sama, seperti tahun ini. Kemudian mencoba suatu hal yang lain. Tapi saat ini chassis bukanlah prioritas kami sehingga kami kemungkinan akan tetap memakai sasis yang sama (dengan tahun). “Saya merasa baik di saat memasuki tikungan, ketimbang tahun lalu yang banyak masalah di awal musim. Kami mengubah sasis [kembali ke 2014] dan segala sesuatu menjadi lebih baik, sehingga sudut motor saat memasuki tikungan tersebut tidak prioritas utama kami. Prioritas utama adalah saat keluar dari tikungan (mengurangi gejala wheelie).”

Juara dunia musim ini tersebut mengkonfirmasi: “Pada saat ini kami sedang bekerja keras pada sektor mesin untuk 2017 karena kita masih perlu lebih banyak tenaga pada mesin, mencoba untuk menghindari perbedaan yang cukup besar dari kompetitor saat di trek lurus dan saat berakselerasi. “Tapi untuk akselerasi, oke kita harus meningkatkan tenaga mesin, tapi kami juga harus memperbaiki keseimbangan motor karena wheelie adalah salah satu masalah yang kita miliki sejak dari 2014. Baik, itu adalah salah satu tahun terbaik bagi kita tetapi dalam musim 2014 -2015 kami banyak kehilangan dari sisi akselerasi karena gejala wheelie, bukan karena kurangnya tenaga mesin. Jadi kita harus memperbaiki ini segera.”

Marquez juga menjelaskan bahwa ia merasa RC213V memiliki tenaga yang sangat melimpah, tapi masalah di sisi lain gejala wheelie yang sering terjadi berarti itu (apalagi semenjak pemakaian unified software) mereka dipaksa untuk memotong output dari mesin Honda. ” Tenaga mesin kami memang melimpah, tapi masalahnya adalah bahwa dalam beberapa percepatan kita harus mengurangi banyak power mesin karena masalah wheelie itu. Electronics dapat membantu mengatasi masalah wheelie, tetapi pada akhirnya sektor elektronik hanya mengurangi tenaga mesin. “Jadi bagi saya semua ini harus tentang balance dari motor, atau sesuatu yang masih belum kita temukan di sektor tersebut, itu berarti kita kalah dalam akselerasi dari kompetitor. Tapi kami kehilangan karena wheelie, bukan karena kita tidak memiliki tenaga (pada mesin).” Kata Marquez lanjut menjelaskan.
Seperti yang sempat dibahas pada artikel sebelumnya, HRC besar kemungkinan akan menggunakan firing order yang berbeda pada musim depan. Merubah tipe pengapian dari screamer menjadi big bang seperti mesin inline Yamaha dengan tujuan supaya power delivery dari mesin ke roda bisa menjadi lebih smooth ketimbang mesin RCV sebelum-sebelumnya. Dengan demikian motor akan lebih nyaman dikendarai serta lebih mudah dikuasai saat berada di tikungan juga saat masuk dan keluar tikungan, artinya Honda akan mengkombinasikan mesin yang lebih smooth dengan sasis yang didesain untuk mesin powerful (sasis Honda 2016). Prediksi saya pribadi RC213V spesifikasi tahun depan akan jadi senjata ampuh untuk mempertahankan gelar back to back nih, kecuali ada faktor X terkait perebutan juara dunia. Semoga bermanfaat sob.

Nugie TMCBlog

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

[GTranslate]

25 COMMENTS

  1. Suara khas screamer d honda hilang gitu aja wak ? Padahal honda yng mempopulerkan suara dan mesin screamer ?

    Guest
    • itu kan masih isu bro belom ada buktinya, nanti hari senin baru ada pembuktian pas rcv 2017 keluar. apakah masih screamer atau big bang.
      tunggu aja nanti juga ada beritanya, dimulai dari suara knalpot wkwkwk

      Guest
  2. di saat pabrikan lain ada yang berusaha meningkatkan tenaga motornya, honda malah menurunkannya demi menghindari wheelie pada saat keluar tikungan.

    Guest
  3. Ane bingung nih wak, dari jaman majapahit sampai sekarang ini motor prototipe sekelas moto gp selalu riset dan riset setiap kali ada perubahan regulasi pasti riset lagi dan lagi, coba moto gp udh gak pake mesin konvesional alias dinamo pasti risetnya di batre kali ya wak. Muehehehehe

    Guest
  4. setiap tahun semua motor pasti ada paketan mesin baru. dan masalah sasis, kenapa ya tiap tahun selalu ada update sasis. kenapa sasis lama jadi ga berguna padahal baru satu tahun.
    produksi massal aja major change butuh 5 tahun

    Guest
  5. Mosok marquez wes iso mikir tekan kono tho…lah bocah kuwi edan jaran tenan…lorenzo wae wes ngakoni wak, 2017 bakal banyak drama di level medium! Kalo level alien yo wes mesti iku bocahe dolanan dewe wak…hahahhaha, diar kapok mu kapan?!

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here