jump to navigation

Masalah KTM RC16 salah satunya ada Pada Sasis teralis November 14, 2016

Posted by Taufik in : motogp , trackback

460x110-indent-now

cengkareng-shop

 440x100_tirei
rc16-1

TMCblog.com – Bro sekalian, KTM RC16 melakukan debut di race Weekend Kemarin dengan Menampilkan test Rider Mika Kallio . . . Jika dilihat dari permukaan, Mungkin apa yang dilakukan oleh KTM seperti agak mengecewakan, Digembar gemborkan akan Kompetitif, namun KTM RC16 yang digeber Mika Kallio kalah 2,5 sampai 3,1 detik saat latihan bebas, Lebih lambat 2,6 detik dari Pole Sitter Jorge Lorenzo saat Kualifikasi sampai akhirnnya pembuktian untuk bisa durable dan Finish saat race day pun tidak tercapai. Mika Kallio harus membawa KTM RC16 yang digebernya masuk Pit Box karena masalah elektronik dengan rusaknya dua speed sensor

 MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

rc16-6

Mika Kallio Mengatakan Race bagi RC16 berlangsung baik 6 sampai 7 lap pertama. Namun di lap selanjutnya menurut Mika, Speed sensor pertama rusak yang membuatnya Mulai menurun performanya sampai akhirnnya di Lap ke 15-an Sensor kedua kembali rusak dan menyebabkan banyak hal terjadi di luar Kendali seperti Traction Control dan lain lain. Mungkin sobat sekalian masih ingat kejadian Speed sensor Pedrosa yang kesenggaol secara tidak sengaja oleh marquez di Aragon 2014 yang setelah itu karena kendali traksi tidak berjalan Pedrosa tiba tiba langsung jumpalitan? Nah seperti itulah MotoGP saat speed sensornya rusak.

rc16-2

Bagaimana Manager team KTM facotry racing yang pernah menukangi Pedrosa selama 11 tahun, Mike Lietner menanggapi performa KTM Di race Weekend valencia kemarin? Yang pertama soal Lap time dimana Lietner memberikan gambaran bahwa Rossi saja yang berada di tempat Kualifikasi ketiga berjarak 0,7 detik dari Lorenzo, dan untuk Posisi KTM kemarin Laptime KTM RC16 di Kualiikasi 1 ( 1:32.092) dengan pebalap test saja hanya berjarak 1,1 detik saja dengan pebalap tercepat ke 10 di kualifiasi ( Bradley Smith 1:30,9 ). Sedangkan jika dikomparasaikan dengan sesi pengetesan KTM RC16 sebelumnya, ternyata menurut Lietner RC16 telah mengalami peningkatan 0,9 detik dibanding saat test valencia Oktober 2016

rc16-4

Saat Ditanya evaluasinya mengenai Motor KTM RC16 secara umum dengan gamblang Mike Lietner mengatakan bahwa Mesin V-4 KTM RC16 boleh dibilang cepat dan bagus namun sasis ” super bad ” / Buruk banget ( dalam hal performance ). Sayang Mike Lietner tidak menjelaskan secara terperinci seperti apa keburukan dari sasis baja  teralis dari KTM RC16 ini dan mike lietner untuk pengembangan lanjutannya butuh sinergi pengembangan secara paralel dari elemen Elektronik, suspensi, Sasis, mesin ,aero dinamika dan lain lain.

ktm-rc16-1

Ketika ditanya apakah yang akan diperbaiki/ diganti oleh KTM pasca debut Mika Kalio Di valencia 2016 Mike Lietner menjawab bahwa keputusan arah pengembangan dan perbaikan sepanjang Musim dingin akan sangat bergantung pada hasil Impresi yang dilakukan oleh Pol Espargaro dan Bradley Smith di test parmusim yang tentunya berawal mulai selasa esok sob

Taufik of BuitenZorg

Sumber : speedweek

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

Comments»

1. ( ͡° ͜ʖ ͡°) - November 14, 2016

wah perlu revisi secepatnya ini

semoga 2017 kompetitif

♡♡ ™MB@H D@RMO™ ♡♡ - November 14, 2016

ekekekek…

kandang pitek kek punya ahaem…

😂😂😂

♡♡ ™MB@H D@RMO™ ♡♡ - November 14, 2016

ekekek …

sasis kandang ayam

terbukti jeblok di irs …

cbr gepeng contohnya …

ini malah ditiru ktm …

koplakkk….

😂😂😂😂😂

♡♡ ™MB@H D@RMO™ ♡♡ - November 14, 2016

ekekekek…

delta box lebih juosss !!!

jawara irs buktinya ..

😂😂😂

sisuka - November 14, 2016

Bagemanapun ktm belum terbiasa bermain 4 silinder di kompetisi. Yah, sasis yg jadi kambing hitam. Butuh lebih dari 3taon untuk finish 7 besar mengesampingkan faktor luck, keknya

Xclub - November 14, 2016

Sama kaya R25 dan MT25 ya om?
Pantesan aja jadi kurang laku

marquez joss - November 14, 2016

Piye kabare mbah darmo gmn msh sehat kan 😆 apakabar M1 apa sudah siap taun depan mbah 😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂

AL - November 14, 2016

Ngomongin sasis kandang ayam : cebong series ama R/MT25 ..tau aja dharmo…CBR250RR? ? Sasis kandang gajah..

2. permen - November 14, 2016

penasaran kelanjutan sasis teralis seperti apa.
kalo dari managernya sih bilang ducati gagal pake teralis karena ducati kurang paham, beda dengan ktm yg katanya paham betul dan mempunyai banyak data. nah sekarang sasisnya kurang sesuai harapan kan.
ke depan apakah tetap pake teralis atau bakal melawan pakem dengan pake deltabox ?

Andi - November 14, 2016

Hahaha setuju, kita lihat saja apa ktm tetep kekeuh pake sasis trellis baja dengan pengembangan lanjutan mereka berdasar data dan pengalanan yang mereka miliku atau luluh kaya ducati pake twinspar alumunium

plat titanium - November 14, 2016

kalo ducati pindah haluan dri trellis-carbon-alumunium twinspar krna ada request dr rossi, yg familiar dgn frame tsb (aprilia-honda-yamaha)
kalo nanti pol dan smith jd ujung tombak pengembangan motor bkn gak mungkin ktm pindah haluan juga, krna mrk sdh familiar juga sm twinspar (moto2 dan tech 3)

permen - November 14, 2016

ducati ganti dari tralis ke carbon itu tahun 2009 om karena musim 2008 kalah sama M1 lorenzo makanya ducati melakukan perubahan besar”an. tapi ternyata hasilnya jeblok stoner hanya menang 4x tahun 2009. dan rossi masuk ducati itu tahun 2011 jadi rossi masuk ducati udah pake frame carbon. monggo dicek lg sejarah motogpnya.

kucink kecil - November 14, 2016

sekarang sasis carbon dipake ducati di panigale yg ikut wsbk, masih bisa nempel kaoskaki tuh…

3. binter - November 14, 2016

hail twinspar…

4. Muke Gile - November 14, 2016

Wadaw… hilang jatidiri klo mau cepat ke pace Yamaha,honda.. hehe..

5. user - November 14, 2016

sasisnya baja toh, kirain carbon.

plat titanium - November 14, 2016

gimana lasnya om kalo bahanya carbon?

Ditdot - November 14, 2016

Pake powerglue..biar kuat dilapis lakban..wkwk

6. choirilmoto - November 14, 2016
7. Muke Gile - November 14, 2016

Diluar ekspetasi sy.. .. ..
Suzuki comeback dengan merendah tapi untuk meroket.

miko - November 15, 2016

Betul…

8. Don - November 14, 2016

Ada yg mo debat soal teralis n twinspar?

9. shuk - November 14, 2016

udah cuntek aja rcv..kan mantan d honda!

plat titanium - November 14, 2016

mau contek apanya om? yg jd masalah itu frame nya. kata pak lietner
apa mau bikin twinspar? kalo bikin twinspar, ktm sejauh sy tau motor masspro nya blum ada yg pakai. jd sulit utk dibuat krna kurangnya data2
apa contek data2 hrc punya frame?

10. donat - November 14, 2016

waduh ditumpaki pol ama bradley ya kang…ckckck..ga sido ready to race ikih..padahal KTM bagus juga..

11. firman.anriansyah - November 14, 2016

high tensile steel memiliki kekurangan flaxibilitas dalam menerima gaya/ presure reboundnya gak seempuk alumunium dan magnesium composite…apalagi di motogp pembalap harus rebah 55-60 derajat dengan tekanan longitudinal dan lateral serta harus kembali ke keadaan semula ketika di straight bukan perkara mudah bagi sasis hih tensile steel…

plat titanium - November 14, 2016

menara eifel dibuat dgn menggabungkan potongan baja2, dan diklaim tahan gempa krna flexibel
kalo logikanya frame trellis itu punya flrxibilitas yg bagus, namun belum tentu rigid

harjono - November 14, 2016

Betul! untuk steel liat tapi reboundnya tidak sebagus alumunium atau karbon.

12. dave - November 14, 2016

dulu ducati pas sm rossi jg pake sasis teralis ya? bener ga c?

besok test jm brp mas?

permen - November 14, 2016

ducati itu pindah dari teralis ke sasis carbon tahun 2009 pas masih dipegang stoner jadi pas rossi pindah 2011 ke ducati udah pake sasis carbon bukan pake teralis.

13. yonyon - November 14, 2016

Eh loh, mungkinkah frame All New CBR150 juga sama ada masalah ?

kucing - November 14, 2016

wkwkwkwk dikira cbr 150 mau dibawa rebah sampe kemiringan 50-60 derajat ? dan bakal dipake kaya motogp. tong tong motor harian disamain kaya motogp wkwkwk

plat titanium - November 14, 2016

memangnya brp besar sih tenaga cbr150 om? dan brp gaya yg hrs ditahan sama frame yg dipakai sama cbr150?

♡♡ ™MB@H D@RMO™ ♡♡ - November 14, 2016

hasilnya keok di irs …

dohc tak guna …

😂😂😂

plat titanium - November 14, 2016

jagoanmu di kelas 250 pakai sasis pipa mbah

marques joss - November 14, 2016

Cukup besar lah buat tempeleng rlimabelas standar bulak balik tk berkutik😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂 si mbah msh aj ngomongin IRS 😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂 gk ngefect mbah ke penjualan pun 😂😂😂😂😂😂😂😂😂

14. black vixi - November 14, 2016

Udah ga jaman pakai sasis tralis, ducati aja nyerah..

♡♡ ™MB@H D@RMO™ ♡♡ - November 14, 2016

ekekek….

ahm masih pakai loo …
terbukti keok di irs

😂😂😂

15. bark - November 14, 2016

Jelas Mike Lietner mengatakan SUPER BAD, dia terbiasa menangani sasis stwinspar 😂
ayo buktikan KTM mampu bikin Sasis tralis Kompetitif di motogp.
Jika Tidak?
KTM yg “katanya” jago bikin sasis tralis mending bubar barisan.
Karena sasis twinspar tetap paling HEBAT di ajang balap!

16. wuzz - November 14, 2016

Jauh dari memuaskan, dari gap 2 dtk jd 3..mana pada kaget lg kok bisa gitu..
Tp kok rangka?
interview kallio justru kendala grip roda belakang berkurang saat baru masuk tikungan dan (over) spin saat keluar tikungan..
Pas test” kmrn apa sdh pake ban & ecu yg sama dng official race ya?

17. plat titanium - November 14, 2016

kecewa euy, mana pas balap rc16 jarang kena shot camera, kecuali pas masuk box

knp gak kerjasama sama kalex aja bikin twinspar?

18. anz - November 14, 2016

boleh sasis trellis tpi ada tambahan penahan dari lempengan alumunium sebagai penahan, jadinya trellis tp gak bolong hehe

19. ♡♡ ™MB@H D@RMO™ ♡♡ - November 14, 2016

ekekekek…

dengerrr tu ahm …
jangan diem zaza …
delta box lebih juosss

😂😂😂😂

20. Wong Beneran - November 14, 2016

Kenapa KTM ga pake sasis R15 aja, kan Racy. Slogannya Jadi Racy Racy to Race (logat india).
Ato klu ga pke sasis R25, secara dah terbukti King Of ARRC. Kakakakakakakakakak

telo - November 14, 2016

Wawakaka

protoll - November 15, 2016

Jangan ah nanti protoll

21. menyan - November 14, 2016

Sesumbar duluan prestasi belakangan

22. shiro - November 14, 2016

monokok=gagal
Trellis=akankah gagal juga
Pake double cradle aja kayak rc16,ato diamond kayak GL series

23. Muke Gile - November 14, 2016

KTM harus Pake Sasis R15 diJamin Garansi menguasai,mendominasi (…) isi sendiri lah.. ..heheh

24. Muke Gile - November 14, 2016

Si Darmo.. keak keok.. keak keok.. keak keok.. jebule itu mulu komengnya.. ekekekee.. . .. Gak ada yg bisa dibanggain lagi selain itu m0…??? ekekekek…

25. hmm - November 14, 2016

Gak yakin mereka sesumbar “paling jago” menangani sasis trellis. Perasaan mereka cuma bilang kalo “kami hanya punya pengalaman dengan sasis trellis” deh cmiiw

permen - November 14, 2016

ada bro beritanya cek aja di crash.net. org pas live race motogp trans 7 matteo juga komen ko. katanya ktm gamau disamain kaya ducati yg gagal pake sasis tralis karena ducati kurang paham beda dengan ktm yg paham betul dan punya banyak data tentang sasis tralis.

hmm - November 14, 2016

@permen
Ane udah coba main ke crash tapi gak nemu artikel yang berisi statement bahwa mereka paling master soal trellis. Mungkin ente masih nyimpen linknya?

Mateo? Pffttt setiap statement yang dia lontarkan sifatnya selalu subjektif bro. Ketika dia terang-terangan bilang Honda paling inferior kalo saat wet race, tapi nyatanya beberapa seri wet race resultnya Honda cukup memuaskan. Lagipula Ducati dengan CS27 cukup sukses kok meskipun pakai sasis trellis kala itu..

26. Bang Herman - November 14, 2016

Beli sasis second YAMAHA
Selesai masalah :))

27. Jabrik - November 14, 2016

Kalo motor CC kecil dibawah 300cc, apalagi yg 150cc standart buat harian, mau tralis kek delta box kek gak begitu ngaruh, tenaganya cuma seuprit, beda sama tenaga kelas dewa MotoGP, rangka sangat sensitif. Kalo KTM mampu bikin tralis yg sempurna bisa saja, itu kan butuh proses dan waktu.

28. Bang Herman - November 14, 2016

Wak haji bahas tralis vs deltabox dong

29. marquez joss - November 14, 2016

Hmmmmmm….. semoga bisa bersaing 😆 meskipun dgn aprilia sekalipun😊

30. anigaV - November 14, 2016

produk indie, kualitas indie. yg prototype aj amburadul, apalagi yg massalnya. usernya aja pada nyesel beli.

marquez joss - November 14, 2016

Saya tau kemana arah anda bicara kawan 😂R15,byson,vixion,R25,xabre bener kan😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂…..
India juga oke tuh 😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😉😂😂😂😂😂😂😂😂😂

31. permen - November 14, 2016

ktm ini meniru strateginya suzuki turun ke motogp dengan mengandalkan org yg punya pengalaman di pabrikan motogp.
ketika suzuki mengontrak davide brivio org penting yamaha karena pernah menangani M1 rossi. brivio mengubah gsx secara total dari yg awalnya v engine jadi inline kaya M1 hasilnya memuaskan. sedangkan ktm pake mike leitner dengan harapan bawa data” honda dan jreng” ketika menerapkan v engine jenis screamer mirip honda dia dibuat pusing dengan perbedaan sasis antara rcv dan rc16 wkwkwk

32. Darzono - November 14, 2016

Satu lagi Pabrikan eropa yg beranggapan untuk menguasai motogp itu mudah, dengan dana melimpah semua pasti akan beres dan instan!!! Hahahaha….paling jg nanti bajak pebalap tersohor…bgitu sih gaya gayanya …wakakakak
INSTAN!

33. Kanjeng DOSO - November 14, 2016

mungkin twinspar lebih cocok dengan michelin dan bridge stone

Kalau Dunlop / pirelli Bisa lah pake tralis

sasis tergantung karakter Ban juga sih sama karakter Enggine
kalau karakter KTM atau ducati orientasi speed cocok pake trallis
tapi karakter Mesin yang lebih ke speed Kalau pake twinspar kurang bisa menerima reduksi dari getaran yang bakal kerasa kalau di stang motor dan jadi liar

34. onAld - November 14, 2016

KTM harus belajar dr ducati yg gagal total dgn sasis teralisnya. Pakai sasis twinspar jg napa. Ego pabrikan spti ini tdk bakal menguntungkan. Untuk produksi massal mungkin bisa, untuk balap terbukti kurang bagus.

35. Yookee - November 14, 2016

KTM selama ini pake test rider yg blm punya pengalaman dgn motor spek motogp. Beda sama Suzuki yg wkt riset udh pake rider motogp si Randy DePuniet. Makanya team manager gak mau spekulasi lbh jauh soal sasis. Dia lbh milih nunggu PE sama BS test motornya besok. Selain itu kalo berkaca sama pengalaman Suzuki, mereka sejak awal fokusnya lbh supaya motornya lebih balance dan aerodinamis. Jd sbnrnya power mesin Suzuki udh besar sejak tahun lalu tapi memang dikeluarin nya agak bertahap sampe dapet setingan sasis yg balance. Baru deh mereka fokus naikin power yg sebenarnya. Ibaratnya kya orang baru belajar bawa motor, pelan2 dulu, jangan langsung ngebut, kalo udh bs seimbang baru naikin gasnya pelan2. Nah, kesalahan KTM dsitu. Powernya udh di gembor sejak awal. Padahal lintasan straight di sirkuit itu justru cm sbagian kecil dibanding tikungan. Seharusnya KTM berkaca pada kesuksesan Suzuki dlm hal ini.

Btw, itu yg komen diatas sasis teralis cuman cocok buat mesin kecil mendingan lbh banyak baca artikel otomotif dari pada main game online. Kawasaki H2R sasisnya teralis dul.

hmm - November 14, 2016

Bicara pakai rider test rider yang berpengalaman dengan motor MotoGP, KTM sudah pakai RdP dan Karel Abraham bro . .

Muke Gile - November 15, 2016

Sotoy ni bocah…

dulu waktu Mika Kalio udah Race MotoGp lu masih didorong sama nyokap di sepeda Family.

miko - November 15, 2016

H2R mana bisa selincah YZR di sirkit..

36. FBO - November 14, 2016

Gak salah nih KTM di Moto GP masih pakai teralis? Sasis banyak kelemahan gitu harusnya lupain jauh” kalau untuk kelas Moto GP..
Belajarlah dari Ducati yg udah ganti sasis dari teralis ke twinspar alumunium yg lebih rigid dan hasilnya ada improve cukup signifikan di sisi handling..

37. jarwo - November 14, 2016

Ok lah rangka tralis baja h2/r emg keren tapi apakah ninja h2/r ikut montong gp atau kejuaraan balap atau semacamnya masbro??.ninja yg dipake di wsbk pke rangka twinspar lo

38. Alat Pemotong Kentang - November 14, 2016

Sama kaya R25 dan MT25 ya om?
Alat pemotong kentang

39. Wong Beneran - November 14, 2016

Kalian fansboy2 masih saja pada ribut, udah dibilangin hrusnya KTM pake sasis R15 aja, kan Racy. Slogannya Jadi Racy Racy to Race (logat india).Ato klu ga pke sasis R25, secara dah terbukti King Of ARRC. Kakakakakakakakakak

40. DaJo - November 14, 2016

hmm keren.

41. mirzafawaid - November 14, 2016

Gak sabar liat keputusan si bos dalam hal pemilihan jenis sasis, apakah ego lebih dikedepankan? Secara semua pabrikan pake sasis perimeter/twinspar di motogp CMIIW

42. ryan - November 14, 2016

Kan baru awal2, jelas untuk kompetitif ya masih jauh. gapapa keep fighting KTM mudah2an kedepannya satu per satu problem bisa di atasi dan bisa kompetitif.
Mudah2an motogp ga hanya honda dan yamaha saja. Ducati dan suzuki dah cukup kompetitif. Good luck KTM!
Berharap Gsx-rr 2017 bisa bikin repot rcv dan m1 tahun depan.

43. Kobayogas - November 15, 2016

wkwkwkkw racy racy to race… 😀

Wong Beneran - November 15, 2016

Mang kobay terhibur juga nih sma logat racy racy to race..wkwksk

44. Roy - November 15, 2016

wkwkwkwkwk

para mbek masih keukeuh klo trallis bisa di pake balapan. tong tong… DOHC ama Trellis dah di kepret bolak balik ama SOHC n Twinspar

wkwkwkwkwkwk

miko - November 15, 2016

Wekekek
Begitulah kaum marjinal..

45. miko - November 15, 2016

Sesi test gembar gembor tembus 19000 rpm
Begitu race lsg jadi juru kunci…
Itu si Mika kalo gak troble paling2 di overlap ama YZR Jorge..

Pantesnya KTM buat di jalanan doank buat di kelas Motogp jauuh…minggir sono mesin 3 second slower…!
#HareGenePakekV-Enjin.

46. miko - November 15, 2016

Kayaknya thn 2017 KTM cuma jadi pelengkap penderita…kasian rider yg terlanjur teken kontrak ama KTM.
Alamat sepanjang tahun naik motor V bermasalah…

47. miko - November 15, 2016

Prediksi gak jauh dr kisah Aprillia S Cube…
2 sampe 3 thn bermasalah…
Steelah itu wait n see. Dana kuat lanjuut..gak kuat ya mundur…

48. miko - November 15, 2016

Dr awal penampilan ok..body polos tanpa lekukan2…typikal motor racing abis..
Ee begitu FP…weladalah cuma penampilan tok…lap chartnya sekelas WSB…
Main di alun2 wae lah eM KTM…
#OMRWae

49. bambang - November 15, 2016

masak baru 1 race langsung kesimpulan fatal gini?



%d bloggers like this: