460x110-indent-now

 

250-sl-2

TMCblog.com – Bro seklaian, dalam marketing Nama Brand/ merek itu sangat penting karena  didalamnya punya banyak value. Dengan Berkembangnya teknologi digital semua nya serba terasa menjadi satu. OneWORLD  . . . hampir nggak ada batas ruang di dunia digital . . oleh karena itu apa trend yang terjadi diluar juga bisa terlihat di dalam negeri.  Dan ini imbasnya sampai ke Produk konsumsi termasuk sepeda motor. Dapatkan sobat bayangkan bahwa akhir akhir ini secara perlahan mulai hilang pola nama nama ‘lokal’ dari sepeda motor terutama segmen Mid ke atas  . . Lihat Honda Yang terus menamakan Motor sportnya dengan nama CB Series, dan kenapa Nama Tiger nggak kunjung kunjung reborn ? . . kenapa Suzuki Menancapkan nama  GSX-S150 ketimbang nama lama Bandit ? . .  kenapa yamaha pilih nama Aerox dibanding Nouvo untuk GDR150 ? Sepertinya itu sudah cukup menjawab . . Nama Yang sudah eksis imagenya tentu akan punya semacam modal awal untuk marketing. Begitu juga akhirnya Kawasaki sob . .

 MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

kawasaki-z650-21

Menurut tmcblog  . . mulai kedepan pun Kawasaki juga akan menancapkan Strategy Global ini. Sobat bisa lihat kenapa Nama ER6N di bumi hanguskan  dan diganti menjadi Z650 . . karena  memang biar inline semua. Awalnya orang bingung, kenapa di jajaran streetbike Kawasaki seperti punya dua nama ER series sama Z series . . yang mana yang benar ? Sebuah produk baru jika dinamakan dengan nama yang tepat sesuai dengan patern yang berlaku di global tentu akan memperoleh kemudahan awal. ketika ngomongin ER series  . .  ada ER650 kenapa nggak ada ER1000 atau ER250 nya . . . dan Ketika ngomongin Z series . . ada Z250, Z900, Z1000 tapi nggak ada Z650 cuma ada ER6N . . lha ini kayak ada rantai yang terputus ditengah jalan , imho, cmiiw

250-sl-3

250-sl-1

Oleh Karena itu Juga kemungkinan besar mulai market 2017 nanti Nama Kawasaki Ninja RR Mono yang diproduksi lokal di Indonesia akan juga di pensiunkan. Sosok Kawasaki Ninja RR Mono yang dijual di pasar domestik Indonesia mulai tahun depan disinyalir kuat akan berganti nama Menjadi Kawasaki Ninja 250 SL . . sama seperti trend penamaan produk ini di belahan dunia lain. Dan hal ini sudah bukan wacana lagi sob . . Jika sobat sekalian hadir di IMOS 2016 pekan lalu, bisa terlihat jelas persiapan dan woro woro KMI akan hal ini . . . Motor motor Ninja RR Mono yang terpajang di Booth tidak lagi menggunakan stiker dan Nama RR Mono, sudah berganti menjadi Ninja 250SL . . . Semoga berguna

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

[GTranslate]

36 COMMENTS

  1. kasian salesnya, si anigaV, target : BC FU agar atlete bisa naik penjualannya, BC moge TVS agar ninin mono tidak tergerus penjualannya, eh ternyata model mononya pensiun wkwk…semakin ayan deh doi.

    Guest
  2. bikin bubur putih merah, ganti nama
    http://choirilmoto.com/index.php/2016/11/14/review-jaket-hooded-parka-vr46-keren-nich/

    Guest
  3. bukankah memang nama resminya Ninja 250SL (super light)? kalau tidak salah nama Ninja RR Mono adalah nama “pergaulan” (di blog, komunitas dll)

    Guest
    • Kl nama RR mono awalnya biar ada kesan kl ini lah penerus nya ninja RR 2-tak series yg dimatikan (soal branding, image, dsb). Dulu nama resmi nya memang ninja RR Mono utk pasar indonesia

      Guest
  4. memang nama RR Mono itu membuatnya beda, soalnya versi nakednya udah pake nama Z 250 SL 😀

    https://ndesoedisi.com/2016/11/14/dua-unit-cbr250rr-ini-diantar-kemana-ya/

    Guest
  5. Banyak reason wak

    1. Nama mono bawa sial
    2. Nama mono bikin penjualan gak bagus
    3. Mono sendiri advisor pabrikan yang bijin nyungsep,
    4. Nama rr sendiri dipake untuk motor twin kawasaki yang overspeecs
    5. Nama rr dulu buat gantiin ninja 150rr tapi sekarang sudah termausk positif jualanya (walau gak sebanyak n150rr)

    Guest
  6. masuk akal, karena RRmono yang notabene bertugas untuk menggantikan 150RR 2 tak (sama2 pakai nama “RR”) sudah cukup gagal krn pasar masih susah move on dari 150RR.. so penamaan akhir nya sesuai global deh…

    Guest
  7. 1 silinder? cocok dengan komentar orang ini

    Marquez Fans mengatakan:
    23 Juni 2014 pukul 10:11
    250cc 2 silinder? Udah pasti berat, boros bbm dan mahal perawatan tuh. Buat operasional harian kelas 250cc mending pakai HONDA CBR 250 R, aman dan nyaman buat harian, performa juga tidak kalah. Bensin super irit (HONDA gitu loh), perawatan murah dan gak seribet 2 silinder, torsi paling jagoan buat stop n go, tenaga n speed boleh diadu, harga jauh lebih murah, tampang superbike dual keen eyes, handling super ringan bobotnya, teknologi paling canggih (injeksi+dohc murni), bawa nama besar Marquez jawara MotoGP (edisi Repsol), jaringan sales, service n spare part dimana2, masih kurang apa lagi coba?

    Guest
    • Jiahahaha itu komennya kayak isi brosur ya om apa malah itu adalah e-brosur cibier duamapuluh dri ngondah

      Disinyalir itu adalah id jadulbya @marquezz aka soichiro

      Guest
  8. katanya wong tuwo nama sama dengan doa. mungkin disini berperan juga pada penjualan kawasaki. nitip memehan ngeh wak kaji . http://emperananget.blogspot.co.id/2016/11/inilah-dia-honda-pcx-dimodif-harem-aka.html

    Reply

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here