jump to navigation

Tanya Motor Listrik Ke Marketing Director AHM Koji Sugita . . akan Hadir 2018 secara Global November 20, 2016

Posted by Taufik in : Honda , trackback

460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

Jpeg

TMCblog.com – Bro sekalian, saat di Honda Biker Day 2016 TMCblog dan rekan rekan Blogger bertemu dan diberikan waktu untuk mewawancarai dua Marketing Director AHM . ., Nah Karena da dua Direktur marketing, maka mau ngak mau jadi ada dua grup Blogger yang melakukan Interview Secara Paralel diantara keduanya. kebetulan Banget TMCblog kedapatan me-wawacarai Langsung Mr Koji Sugita. Sebenarnya ada banyak banget pertanyaan mengenai New Product yang dialamatkan keapda Sugita San, namun untuk kali ini kita akan fokus ke bagaimana Kesiapan Honda ( AHM ) Untuk merilis Motor/ Skutik Listrik . .  dan Begini jawaban Langsung Sugita san sob  . . .

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

Sugita San Bilang Honda Sedang memiliki ” On Going ” Projet mengenai Motor Listrik ini. Dan rencananya akan diproduksi secara Global di tahun 2018. Namun apa yang di ungkapkan Sugita san Masih belum jelas benar karena apakah itu mengartikan bahwa Juga akan masuk Indonesia 2018 atau bahkan Indonesia akan jadi Basis produksi Massal Global dari Produk Motor/ Skuter Listrik tersebut.

ev-cub

Sugita San Juga  sempat Blak blakan menjelaskan apa sebenarnya Permasalahan yang masih belum bisa ditemukan solusi dalam Produksi Motor Listrik Oleh AHM. Sugita san Mengatakan bahwa AHM/ Honda belum menemukan ” The Balance Between Cost and Performance is quite DIfficult ” Yap Honda masih belum menemukan angka Value For The Moneynya Motor listrik Honda . ..  Atau dalam katalain, Untuk sementara Mungkin cost Pembuatan Motor Listrik masih tinggi . . Sehingga bila konsumen membelinya dengan mesin yang terlalu rencah, maka  akan banyak Hal Kontraproduktif seperti  . . Koq harganya sudah kayak Motor 150 cc Full Fairiang namun bentuknya masih sangat Sederhana ? Nahhh

Sugita San mengatakan Bahwa Untuk saat ini, Menurut Honda memang Motor Listrik masih sangat Sulit untuk bisa jadi alternatif dari Motor pembakaran Fosil. Namun mudah Mudahan Di tahun 2018 nanti ada produk Listrik yang lebih terjangkau namun dengan Kualitas kerjaan pabrikan Motor . . .

Taufik of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

Comments»

1. VR46 - November 20, 2016

uhuy

2. VR46 - November 20, 2016

uhuy lageee…

3. pengguna vixion - November 20, 2016

Pertamax

4. VR46 - November 20, 2016

ngoahahaha….sorry bray….1-2 gua embat….

5. igor - November 20, 2016

ya memang namanya teknologi baru merambah pasti mahal dibandingkan yang sudah existing..
tesla sukses? ya, tapu user motor memang berbeda dari mobil.

pemakai sepeda motor adalah ekonomi lemah atau memang bike lovers. ekonomi lemah gak mau beli motor listrik mahal, bike enthusiasts gak mau motor low performance

6. Mo dar - November 20, 2016

Selagi tidak ada proteksi pemerintah terhadap produk lokal. Bakal habis semua di gilas deh.
Harusnya selama 5 tahun.para raksasa otomotif dilarang main di motor listrik. Biar diisi brand lokal, sehingga ntar setelah 5 tahun mampu bersaing dengan para raksasa otomotif.tergantung pemerintahnya sih

7. Anonymous - November 20, 2016

Mudah2an si Gesits gak layu sebelum berkembang… Ayo prioritaskan prodak prodak endonesia

8. Arduino - November 20, 2016

wahhh, bahaya ini, si Gesits produk dalam negeri aja kira kira ya tahun segitu, kayak nya AHM ndak mau masyarakat terlanjur mengenal Gesits sendirian, seperti kasuk Megipret Vs vixion dulu, wahhauduuhhhh

9. binter - November 20, 2016

wahh…ternyata ada udang d balik Bakwan dg pernyataan si aisi ttg motor listrik si gesit dulu.. sekali kompeni tetep kompeni..

10. Adi Nmax Rider - November 20, 2016

Ko baru heboh skrg honda mau masuk sbgai produsen motor listrik kepastian ni produk masuk indonesia udah bukannya udah di jelaskan sama pejabat honda motor co ltd waktu ada seminar di UI coba deh wak ubek” beritanya memang waktu itu jg tahun 2018 honda global confirm bakap produksi motor listrik dan itu beritanya jauh” hari sebelum booming gesit.

11. demungan - November 20, 2016

Di negara maju mobil / motor listrik dapet previlege.
Harganya dimurahin
Belinya digampangin
Pajaknya dikecilin
Tempat parkirnya dibikinin khusus sendiri.

Pokoknya gimana caranya agar orang-orang yang berkendara ramah lingkungan ini jumlahnya terus meningkat.

Bandingkan dengan di Indo.
Coba aja liat berapa harga toyota prius…

vyzex - November 20, 2016

Pemerintah mau bebaskan pajak utk mobil hybrid. Tapi dengan syarat tu mobil diproduksi di indonesia. Nah. Honda dan toyota gak mau. Ya terima nasib sebagai mobil cbu.

12. pengamat - November 20, 2016

jika motor listrik performanya sama dgn mesin bensin 110cc pasti dibandrol harga lbh mahal dari mesin bensin.
Ahm kebanyakan mikirin harus untung besar, ngak bisa apa untung sekedarnya.
ya itu terserah saja Ahm…

13. Wayne wondo - November 20, 2016

Makin modern makin lemmot motor yg diproduksi
2stroke engine vs 4 stroke engine
4 stroke engine vs motor listrik
Teknolgi 2stroke jadul yg paling beringaaaass pd kelas yg sama

khanif - November 20, 2016

dah jumlah piston yang sama

14. pengamat - November 20, 2016

Lupakan Ahm kalo ngak niat bikin motor listrik sih …. Xixixixixixixi

Performa Motor listrik tergantung dynamonya. Berikut yg harus diperhatikan pada mesin dinamo.
1, Jarak antara rotor dan stator sama seperti tingginya kompresi mesin bakar. Luas permukaan rotor yg kontak dgn stator sama seperti luas piston mesin bakar.
Penentu besaran power dynamo dari sini, semakin besar powernya pendinginan harus lbh baik supaya tidak overheat.
2, Tebal dan diameter rotor sama seperti crankshaft, semakin berat semakin besar torsinya.
3, semakin sedikit kutub rotor semakin baik 2kutub >3kutub >4kutub…dst. sama seperti bandul crankshaft RCV-213 yg fokus di satu titik sehingga lbh bertorsi.
4, semakin besar torsinya, semakin berat reduksinya semakin irit pengunaan daya baterai-nya.
5, system kapasitor sama seperti pengapian mesin bakar, bisa dikembangkan menjadi mirip “riding mode comfort, sport, sport+”.
6, jadi lupakan sejenak Ahm, kita siap² tuning mesin masa depan alias dynamo.
Gesits ditunggu lounchingnya…. Xixixixixixixi

15. sucahyo - November 20, 2016

Indonesia lagi krisis listrik nggak cocok implementasi motor listrik

16. jono - November 20, 2016

Gara gara GesITS nih.

17. motor cool - November 20, 2016

klo bandrolnya seharga mbit tk beli wak .. ekekekek …

18. Aku - November 20, 2016

Tiba3 fby jadi fbg… fanboygesit.. ciakkakkakkk

19. yonyon - November 20, 2016

Informasi kontra utk membungkam motor listrik Gesits yg kemarin sudah uji coba 1200km,

2018 ?

Kelamaan,,,,,klo niat, pabrik sekelas Hondut pasti sudah brojolin motor listrik 10 tahun lalu bahkan mungkin 20 tahun lalu.

Sudah kebaca kemana arah dari pemberitaan ini. Nggak kaget lah,,,,,,,

Yg bikin kaget ntu,,, klo Gesits resmi ngaspal dan ternyata,,,,booommmm !!!

Laku, laris manis tanjung kimpul, menangis lah para jepun.

Pesawat komersil dan kapal perang saja mampu bikin sendiri, menyusul tank medium, pesawat tempur, tank boat dan rudal jelajah,

Motor listrik ?? Cincay lahhh,,,

Maju terus ilmu pengetahuan dan teknologi indonesia, bravo !!

20. gh - November 20, 2016

AAmiiin Bro!!!

21. ebiethok - November 20, 2016

Wak, sampean msih orang indonesia kan? Yakin?!
Jgn lg ada penistaan,, tolong..

22. AbsenGan - November 20, 2016

Masak harus belajar ke produsen Gesit siih..??!! Aaah sekelas AHM masak gak bisa kalkulasi agar harga unit sesuai dengan kelas dan pasar motor di Indonesia??!! Hhmmmm.. faktor bisnis nih yg bikin Honda enggan bikin motor listrik.. coba bayangin berapa Supplier yg akan berkurang ordernya karena sparepartnya tdk diorder lagi gara2 berpindah dari motor bakar ke motor listrik.. gitu aja gampangnya..

23. DaJo - November 20, 2016

hmm keren.

24. dave - November 21, 2016

motor listrik terus pembangkit listriknya dari mana?
bukan dari bbm jg ya? cmiiw

yonyon - November 21, 2016

BBM ?

Pembangkit listrik di indonesia mayoritas batubara, pembangkit dg BBM perlahan dikurangi.

Kenafa ?
Karena indonesia bukan lagi eksportir namun sudah impor BBM. Lihat saja, indonesia sdh keluar dari keanggotaan OPEC.

25. Bolanhok - November 21, 2016

harga batere lithiumnya bisa bikin MUNTAH DARAH tuh wkwkwk kecuali pabrikan berani garansi MINIMAL 5 TAHUN deh baterenya.

26. ediser - November 21, 2016

itu jelas untuk menghantam motor listrik buatan dalam negeri….pemerintah harus melindungi dan suport motlis nasional…..kalo nggak selamanya kita jd bangsa konsumtif, dimana rasa nasionalisme hai para pejabat yg berwenang jika hal spt ini selalu dibiarkan atas nama pasar bebas? dulu mobnas mau muncul….dihantam lcgc….



%d bloggers like this: