460x110-indent-now

 

TMCBlog.com – Bro seklaian, dalam artikel ini tmcblog tidak akan menulis panjang lebar mengenai Penjelasan Fungsi Catalytic Converter Di sepeda Motor. Seperti yang sobat sekalian tahu Bahwa setiap Motor baru yang diproduksi haruslah lolos Uji emisi gas buang. Nah gas buang Dari mesin bakar itu Punya potensi menghasilkan gas gas berbahaya seperti CO ( Karbon Monoksida ) , NO2, NO dan Hidrokarbon  ( CxHy) yang tidak ikutan terbakar  ..  nah terinspirasi dari Video Engginering Explained jadilah Video ( VLOG) atas dimana tmcblog mencoba menjelaskan dengan upaya gambaran sederhana bagaimana Katalitik Konverter dapat mengurangi dan menghilangkan 4 Zat yang berbahaya bagi tuh manusia itu  . .

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

Catalytic converter
Catalytic converter

Di Video atas dijelaskan bahwa dalam satu Unit Katalitik Konverter terdapat dua step kejadian yakni yang pertama gas hasil pembakaran memasuki katalitik jenis pertama yang lapisannya terbuat dari Campuran Platinum dan Rhodium dan Di Step pertama ini sasaran tembaknya adalah mereduksi NO2 dan NO ( keduanya berbahaya ) menajdi O2 an N2 yang tidak berbahaya bagi tubuh

2NOx → xO2 + N2

Di Step kedua gas gas yang sudah tidak mengandung NO dan NO2 ini masuk kembali ke katalitik Converter berbentuk sarang tawon ( honeycomb ) yang lapisannya terbuat dari campuran Platinum dan paladium. Disinilah terjadi reaksi Oksidasi dari Karbon monoksida dan Hidrokarbon. Oksidasi CO akan menghasilkan CO2 dengan rumus susahnya adalah

2CO + O2 → 2CO2.

Sedangkan Oksidasi Hidrokarbon ( CxHy ) akan menghasilkan CO2 dan H2O yang juga tidak berbahaya bagi tubuh manusia. Rumus susah jangan jadi hambatan, Pokoknya kegunaan Katalitik COnverter adalah Mengurangi dan menghilangkan Gas gas berbahaya seperti CO, NO, NO2 dan Hidrokarbon

Namun harap sobat semua Catat bahwa ada syarat agar Proses Konversi ini efesien dan menghasilkan Gas gas yang tidak berbahaya bagi tubuh yakni HoneyComb Katalitik Konverternya harus sudah mencapai suhu panas sekitar 800 derajad fahrenheit. Satu lagi  yang harus digaris bawahi Katalitik Konverter bermusuhan sama yang namanya Timbal, jadi jangan pakai bensin bertimbal ya untuk motor berkatalitik konverter .  . Semoga berguna

Taufik Of BuitenZorg

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

[GTranslate]

 

42 COMMENTS

    • orang kaya sontoloyo itu gak menghargai apa itu ilmu..apapun itu butuh ilmu..kalo lu kuli bangunan gak pake ilmu kalo kerja paling jg hasil kerja lu kagak bener..yg gak penting buat lu bukan berarti gak penting jg buat orang lain. .kalo otak lu kagak kuat buat diajak mikir mending diam.

      Guest
  1. Joss ni Wak Kaji…
    Sharing ilmu yang sangat bermanfaat..dulu saya gak suka pelajaran kimia tp setelah liat vidio ini saya jadi suka dan jadi tau pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari2 (kimia terapan)…
    Terimakasih Wak Kaji…

    Guest
  2. sangat meng edukasi, teruslah menebar keilmuan wak…. sy silent reader yg slalu baca artikel wak haji n kang iwan…..

    Guest
  3. kalau knalpot ber CC di masukin oli bekas piye wak ???
    kan doktrin orang² masih ada yg gitu katanya biar awet itu knalpot ga keropos ..

    Guest
  4. my brain just melted wkwkkw

    https://bulebiker.wordpress.com/2016/11/25/pengalaman-satu-bulan-full-menggunakan-go-jek-grab-bike-dan-uber-di-jakarta/

    Guest
  5. dapet ilmu baru…tak pikir dulu catalyc converter tuh sama aja ama glass wool knalpot hehe….maap pikiran dangkal masih belajar hehe

    Guest
  6. Knalpot dulu pernah kemasukan air gimana ya ?? Pas nyuci kerendem air sampai masuk di area Catalic Converter tapi air keluar dari lubang kecil di area silincer knalpot apakah ccnya berkarat wak ??

    Terima kasih . mohon pencerahannya

    Guest
  7. Honeycomb bukan dibuat Dr campuran Dr paladium dan platinum tp Dr flat foil stainless steel yg tebalnya 50 micron lalu di gulung dan dimasukan kedalam pipa. Begitu Wak haji

    Guest
  8. Jadi platinum atw paladium yg dicampur dengan rhodium adalah proses treatmet terakhir Wak. Prosesnya lumayan panjang

    Guest
  9. CC ini kadang ada yang dilepas agar pembuangan sisa pembakaran mesin lebih lapang (ngeloss), tapi efeknya terhadap kesehatan dan lingkungan malah jadi lebih bahaya

    Guest
  10. ada kah hasil endapannya?
    kalau catalic konverter yg saya tau kan dari glasswool lama kelamaan jadi mampet.
    untuk perawatannya bagaimana, apakah ada masa penggatian?
    terima kasih atas jawabannya 🙂

    Guest
  11. lama kelamaan bukannya gas tersebut jd mengendap di plat rodium palladium. kalo sudah “kotor” plate tersebut karena endapan, bagaimana perawatannya wak haji??

    Guest
  12. mungkin kotor disini dominan diakibatkan timbal kali ya?
    jadi mungkin kalau pake unleaded, mengendapnya lama (kalau sudah mengendap ya gani knalpot)..
    tapi kalau liat penjelasannya, sepertinya sih terbuang ya kotorannya..

    Guest
  13. Wak mau tanya, kok pertalite kualitasnya semakin jelek ya skrg ini, setara sama kualitas premium ya wak, atau nih pertamina ngibulin konsumen ya wak, itu cuma premium tapi dikasih warna

    Guest
  14. Kang haji mau tanya, reaksi hidrokarbon + 02 itu sama saja reaksi pembakaran? Berarti apakah ada api atau pembakaran di dalam catalytic converter? Terima kasih mohon penjelasannya.
    E-mail saya: fadelprasetya@yahoo.com

    Guest
  15. Di industri petro. Memang betul tuk mengurangi emisi atau gas buang yg berbahaya salah satunya menggunakan katalitik konverter. Memang benar menggunakan platinum dan rhodium sebgai katalisnya. Tapi beroperasi pada temp. 600 C. Yg agak bingung . Platinum 6 kg itu kasarannya seharga 300 rb dolar lebih. Gimana cara nya produsen membuat nya dalam scale kecil yak?

    Guest
  16. Mau beli knalpot arrow cari fungsi nya converter catalyst ekh ktemunya di blog mas tmc. 😁 thank you ilmu nya,banyak banget manfaat nya banget yah tuh benda mungil. Tp kyk nya klo di indonesia tetep di sikat aja yah knalpot racing apa pun mrek nya sama oknum walaupun udah yg pake cc,beda sama di luar negeri sana. Soal nya setau saya yg pake cc baru ada 2 aja,akra sama arrow.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here