jump to navigation

Tech-Talk VLOG : Mencoba Menjelaskan Fungsi Catalytic Converter Di sepeda Motor November 25, 2016

Posted by Taufik in : tech talk, VLOG , trackback

460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro seklaian, dalam artikel ini tmcblog tidak akan menulis panjang lebar mengenai Penjelasan Fungsi Catalytic Converter Di sepeda Motor. Seperti yang sobat sekalian tahu Bahwa setiap Motor baru yang diproduksi haruslah lolos Uji emisi gas buang. Nah gas buang Dari mesin bakar itu Punya potensi menghasilkan gas gas berbahaya seperti CO ( Karbon Monoksida ) , NO2, NO dan Hidrokarbon  ( CxHy) yang tidak ikutan terbakar  ..  nah terinspirasi dari Video Engginering Explained jadilah Video ( VLOG) atas dimana tmcblog mencoba menjelaskan dengan upaya gambaran sederhana bagaimana Katalitik Konverter dapat mengurangi dan menghilangkan 4 Zat yang berbahaya bagi tuh manusia itu  . .

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

Catalytic converter

Catalytic converter

Di Video atas dijelaskan bahwa dalam satu Unit Katalitik Konverter terdapat dua step kejadian yakni yang pertama gas hasil pembakaran memasuki katalitik jenis pertama yang lapisannya terbuat dari Campuran Platinum dan Rhodium dan Di Step pertama ini sasaran tembaknya adalah mereduksi NO2 dan NO ( keduanya berbahaya ) menajdi O2 an N2 yang tidak berbahaya bagi tubuh

2NOx → xO2 + N2

Di Step kedua gas gas yang sudah tidak mengandung NO dan NO2 ini masuk kembali ke katalitik Converter berbentuk sarang tawon ( honeycomb ) yang lapisannya terbuat dari campuran Platinum dan paladium. Disinilah terjadi reaksi Oksidasi dari Karbon monoksida dan Hidrokarbon. Oksidasi CO akan menghasilkan CO2 dengan rumus susahnya adalah

2CO + O2 → 2CO2.

Sedangkan Oksidasi Hidrokarbon ( CxHy ) akan menghasilkan CO2 dan H2O yang juga tidak berbahaya bagi tubuh manusia. Rumus susah jangan jadi hambatan, Pokoknya kegunaan Katalitik COnverter adalah Mengurangi dan menghilangkan Gas gas berbahaya seperti CO, NO, NO2 dan Hidrokarbon

Namun harap sobat semua Catat bahwa ada syarat agar Proses Konversi ini efesien dan menghasilkan Gas gas yang tidak berbahaya bagi tubuh yakni HoneyComb Katalitik Konverternya harus sudah mencapai suhu panas sekitar 800 derajad fahrenheit. Satu lagi  yang harus digaris bawahi Katalitik Konverter bermusuhan sama yang namanya Timbal, jadi jangan pakai bensin bertimbal ya untuk motor berkatalitik konverter .  . Semoga berguna

Taufik Of BuitenZorg

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

Comments»

1. rofie - November 25, 2016

Artikel sipp kang, jd makin tau kegunaan nya..
Ditambahin lg artikel macam gini nihh..

Sontoloyo - November 25, 2016

Yaaahh benar pnting bgt..

Sontoloyo - November 25, 2016

Knlpott aj pada jangan diganti recing ko..

Mendadakk.. Insinyurr knalpot jd banyak.. Truss tar pasti mentri kesehatan ikut komentar Gara2 ni artikel.

2. MotoJiPi - November 25, 2016

Mantaappp

star - November 25, 2016

orang kaya sontoloyo itu gak menghargai apa itu ilmu..apapun itu butuh ilmu..kalo lu kuli bangunan gak pake ilmu kalo kerja paling jg hasil kerja lu kagak bener..yg gak penting buat lu bukan berarti gak penting jg buat orang lain. .kalo otak lu kagak kuat buat diajak mikir mending diam.

Sontoloyo - November 25, 2016

Kita org kuli bangunan.. Jd ut detailnyaa kita org serahin sama insinyurr2nya..

Kita jangan cuma cuma make harus ngerti yang beginian

3. diji - November 25, 2016

Efek timbal pd catcon apa wak?

Sontoloyo - November 25, 2016

Kita org kuli bangunan.. Jd ut detailnyaa kita org serahin sama insinyurr2nya..

Kita jngan cuma cuma make.. .. harus ngerti juga

4. Siapa Kamuh??? - November 25, 2016

Joss ni Wak Kaji…
Sharing ilmu yang sangat bermanfaat..dulu saya gak suka pelajaran kimia tp setelah liat vidio ini saya jadi suka dan jadi tau pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari2 (kimia terapan)…
Terimakasih Wak Kaji…

Sontoloyo - November 25, 2016

Besok skalian jelasin berapa tekanan udara yg pas buat roda.. Skalian Rumuss.. Tekananya..

Jangan merasa ribett.. Kita org jangan ngerti tinggal pake doang ..

Sontoloyo - November 25, 2016

Ga sahh bertelele PIGSON KEMEBUUEELLL BUL BUL BULL…

5. Bang Herman - November 25, 2016

Gk ada hasil test privat wak

6. ardiantoyugo - November 25, 2016

oalah… baru tau fungsinya, tapi suhunya dewa banget yo…

Yamaha R15 2017: http://wp.me/p7LBn5-2ez

7. demit sawah - November 25, 2016

klo kendaraan jmn dulu kok nggk pake ya wak??

Taufik - November 25, 2016

mungkin karena belum harus lolos uji emisi seketar euro spect ya bro

8. choirilmoto - November 25, 2016
9. wahyu widodo - November 25, 2016

sangat meng edukasi, teruslah menebar keilmuan wak…. sy silent reader yg slalu baca artikel wak haji n kang iwan…..

10. Nurdin - November 25, 2016

kalau knalpot ber CC di masukin oli bekas piye wak ???
kan doktrin orang² masih ada yg gitu katanya biar awet itu knalpot ga keropos ..

11. Nurdin - November 25, 2016

lapo ga pega noh mesinya ,, tau sendiri sekarang superbike, knalpot udah kaya kentongan pos hansip

12. MazBul - November 25, 2016
13. amlbuton - November 25, 2016

Klo ga salah dulu produk Yamaha 125Z udah pake kan wak haji?

14. Rizal - November 25, 2016

Klo di mobil catcon rusak ngaruh bgt tuh ke performa,mtr jga gtu kah wak haji?!

15. theo - November 25, 2016

kalau knalpot racing aftermarket itu gimana wak?

16. ipman - November 25, 2016

dapet ilmu baru…tak pikir dulu catalyc converter tuh sama aja ama glass wool knalpot hehe….maap pikiran dangkal masih belajar hehe

17. dave - November 25, 2016

blm liat video nya,,
tapi cc ini harus dibersihkan tiap berapa ribu km?
harus di ganti ga?

18. pangeran - November 25, 2016

Knalpot dulu pernah kemasukan air gimana ya ?? Pas nyuci kerendem air sampai masuk di area Catalic Converter tapi air keluar dari lubang kecil di area silincer knalpot apakah ccnya berkarat wak ??

Terima kasih . mohon pencerahannya

19. adhit24 - November 25, 2016

Honeycomb bukan dibuat Dr campuran Dr paladium dan platinum tp Dr flat foil stainless steel yg tebalnya 50 micron lalu di gulung dan dimasukan kedalam pipa. Begitu Wak haji

20. adhit24 - November 25, 2016

Jadi platinum atw paladium yg dicampur dengan rhodium adalah proses treatmet terakhir Wak. Prosesnya lumayan panjang

21. arisanto - November 25, 2016

Terima kasih Wak ilmunya

22. killbill1 - November 25, 2016

CC ini kadang ada yang dilepas agar pembuangan sisa pembakaran mesin lebih lapang (ngeloss), tapi efeknya terhadap kesehatan dan lingkungan malah jadi lebih bahaya

23. saeroji - November 25, 2016

gak berguna untuk orang indonesia, paling juga dicopot

24. syaiful - November 25, 2016

ada kah hasil endapannya?
kalau catalic konverter yg saya tau kan dari glasswool lama kelamaan jadi mampet.
untuk perawatannya bagaimana, apakah ada masa penggatian?
terima kasih atas jawabannya 🙂

25. paijo - November 25, 2016

Pak dosen tmc memang jos

26. unyu2 - November 25, 2016

lama kelamaan bukannya gas tersebut jd mengendap di plat rodium palladium. kalo sudah “kotor” plate tersebut karena endapan, bagaimana perawatannya wak haji??

27. martin - November 25, 2016

mungkin kotor disini dominan diakibatkan timbal kali ya?
jadi mungkin kalau pake unleaded, mengendapnya lama (kalau sudah mengendap ya gani knalpot)..
tapi kalau liat penjelasannya, sepertinya sih terbuang ya kotorannya..

28. DaJo - November 25, 2016

hmm keren.

29. Tomo - November 26, 2016

Pertanyaannya, apakah suhu kerja kenalpot motor harian bisa sampai 800 fahrenheit ? Kalo dikonversi jadi 426celcius

30. NEUTRAL - November 26, 2016

Wak mau tanya, kok pertalite kualitasnya semakin jelek ya skrg ini, setara sama kualitas premium ya wak, atau nih pertamina ngibulin konsumen ya wak, itu cuma premium tapi dikasih warna

31. Fadel - November 27, 2016

Kang haji mau tanya, reaksi hidrokarbon + 02 itu sama saja reaksi pembakaran? Berarti apakah ada api atau pembakaran di dalam catalytic converter? Terima kasih mohon penjelasannya.
E-mail saya: fadelprasetya@yahoo.com

32. Taufik - December 2, 2016

@31. Fadel
maap maksudnya reaksi oksidasi pada senyawa hidrokarbon . . Bkan raksi pembakaran

33. hakimviyan - December 8, 2016

Di industri petro. Memang betul tuk mengurangi emisi atau gas buang yg berbahaya salah satunya menggunakan katalitik konverter. Memang benar menggunakan platinum dan rhodium sebgai katalisnya. Tapi beroperasi pada temp. 600 C. Yg agak bingung . Platinum 6 kg itu kasarannya seharga 300 rb dolar lebih. Gimana cara nya produsen membuat nya dalam scale kecil yak?



%d bloggers like this: