460x110-indent-now

 

grab-1
pict : Grab

TMCBlog.com – Bro seklaian dua hari yang lalu Grab – platform layanan pemesanan Online / ride sharing kendaraan di Asia Tenggara yang berpusat di Singapura melaporkan bahwa Mereka telah baru saja menyambut hadirnya Honda Sebagai satu lagi pemegang share dari Saham Perusahaan yang kini dipimpin oleh bekas eksekutif Softbank Ming Maa sebagai president. Honda dikabarkan telah menggerojokan dana segar senilai 750 Juta Dolar amerika yang Menaikkan Nilai kapital GRAB menjadi total 3 miliar dollar AS atau hampir Rp 40 triliun saat ini. FYI sementara itu GOJEK sendiri sebagai salah satu kompetitor GRAB di Indonesia kabarnya mulai agustus 2016 yang lalu kapitalnya sudah mencapai 1,6 Milyar dollar dengan jumlah Ojeker online terdaftar dan terlatih sebanyak 200 ribu orang.

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

Nahh, apakah nanti ada tujuan Khusus bagi Perusahaan manufaktur besar seperti Honda terhadap operasional dari GRAB ? Yang bisa tmcblog tangkap untuk sementara adalah bahwa dengan masuknya Honda Sebagai Share Holder GRAB akan bisa mengarahkan kemitraan dalam pengembangan teknologi ride sharing dan menggelar program edukasi untuk pengemudi. ahhh itu mah bahasa politisnya 😀 . . Namun memang ada sinyalemen tujuan bisnis lain . . . dan ini sempat di Iyakan oleh Presiden Grab, Ming Maa saat ia berkata  “Salah satunya mungkin dengan menjual motor Honda.” . . Nahh

grab-2
pict : GRAB

Menarik Juga Nih . . . pemikiran gampangnya gini . . saat ini kan sudah mulai terasa tuh benefit dari kehadiran layanan Ride Sharing seperti GRAB, UBER maupun GOJEK ..  nah beberapa atau mungkin mayoritas orang sudah lebih banyak memilih untuk menggunakan jasa pengemudi Ride Sharing / Ojeg Online ini dibanding membawa Motor sendiri. nah jika kedepan terjadi switching yang masif dimana perkembangan Kapital Layanan Ojek Online makin menggurita . . Maka boleh dimungkinkan Projek Ojeg Online / Ride sharing akan jadi salah satu kunci penjualan Pabrikan di tahun tahun mendatang . . .

Tapi seberapa besar kemungkinan perkembangannya ? Saat ini GRAB di asia tenggara telah hari di 34 kota,  diunduh sekitar 24 juta kali, dan memiliki setidaknya setengah juta Ojeker Online terdaftar dan terlatih. Google dan temasek sudah pernah melaporkan bahwa di Indonesia Tahun 2015-2016 kapital dari Layanan Ride Sharing/ Ojeg Online secara keseluruihan adalah 800 Juta dollar AS . . dan dalam 9 tahun mendatang, atau Tahun 2025 diproyeksikan akan mencapai angka kapital sebesar 5,6 miliar dollar AS  . . . Jujur nih . .. Pabrikan mana sekarang siapa yang nggak memandang angka ini begitu Seksi ? . . heheh malem malem bahasannya serius yah ? silahkan share opini mu sob

Taufik of BuitenZorg

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

[GTranslate]

45 COMMENTS

    • Hanya Ngonda yg bisa..

      FIX tetangga sibuk diroda 2 Zaza kocar kacir..

      Lah wong karyawan Podo Rebutan nazii aking ko.. ngoahahaha… Darmo keluar kau.. hehehe?

      Guest
  1. dengan Sumber daya yang tidak terbatas, apapaun bisa dilakukan Honda.
    Kadang impressi pertama justru dari motor bang ojek yang kita naiki, mana tau ada efek domino.
    mungkin dengan dibelinya saham grab, Honda juga bisa melakukan riset tentang keinginan dan perilaku ojek dan penumpangnya, dari situ diharapkan HOnda bisa menelurkan produk yang sesuai dengan selera masyarakat dan menjauhi stigma followernya, dimana Hons kesannya selalu mengikuti produk kompetitor yang sudah laku sebelumnya…

    Guest
  2. Enak banget ya pengusaha ojek online ngak kena pajak, dibandingkan angkutan umum,….
    Indonesia tergadai sama pihak luar…

    Guest
  3. Kerugian buat rider Yamaha. Karena jangan harap mereka bisa diterima jadi ojeker Grab. Atau diterima dengan syarat motornya tuker tambah dengan motor Honda ! wkwkwkwk …. Modar kowe Yamaha. Alamat makin susah jualan ke depannya !!!

    Guest
  4. pergerakan yang masif, skr sasaran konsumennya sudah mulai merambah ke model lain, selain kerjasama dengan smk baik negeri maupun swasta, scara tidak langsung masyarakat diperkenalkan dengan motor merk honda sejak usia dini dengan iming2 bisa kerja di ahm (bahasa politisya gitu mungkin ya wa).

    Guest
  5. Ayo Yamaha, Suzuki, TVS dan yg lainnya….masuklah anda2 ke sekolah2 kejuruan, terutama sekolah swasta yg masih kekurangam alat peraga dan kelengkapannya. percayalah jika dilakukan merupakan investasi jangka panjang, motor anda akan dikenal calon2 mekanik masa depan, secara tdk langsung mencetak tenaga2 trampil di masyarakat di seluruh Indonesia dan sangat familier dgn produk anda. contoh saja Toyota, hampir semua mekanik pinggir jalanpun tahu dan hafal dengan mesin toyota.dan sampai sekarang toyota menikmati itu krn klo ada masalah pemilik mobil toyota sangat mudah mennemukan teknisi yg paham mobilnya.

    Guest
  6. Lebih dari sekedar survive….lebih tepatnya dominasi pasar dengan ekspansi ke lahan bisnis yang baru yang masih memiliki keterkaitan….sehingga keduanya saling menunjang dan saling menguatkan….

    Guest
  7. analisa super mas.. tapi pastinya ga jauh-jauh dari ntu.. untung dapat dari berbagai lini.. share saham, penjualan motor, rnd gratis dari para rider dkk 😀

    Guest
  8. mungkin lebih cocok disebut sebagai strategi preemptive marketing, sama seperti 20 tahunan yang lalu orang tidak bisa membayangkan kalau sebuah pabrik kendaraan roda dua juga harus mempunyai divisi leasing tersendiri untuk produk produknya.

    hal ini pertama kali dilakukan oleh amerika serikat dengan inisiatif yang namanya Marshall Plan, strategi ini terlihat/terdengar seperti amerika serikat membantu negara negara eropa dan asia (yang hancur lebur setelah perang dunia kedua) dalam konteks kemanusiaan, padahal sesungguhnya tujuan jangka pendek/menengahnya adalah karena motif ekonomi. amerika serikat yang relatif aman aman saja dari kehancuran perang, harus melindungi/mensuport perusahaan perusahaan produsen barang dan jasa dalam negeri, sehingga bagaimana mungkin barang barang amerika serikat bisa terjual kalo tidak ada yang beli? intinya Marshall Plan adalah memberdayakan/meningkatkan taraf hidup/memampukan konsumen potensial agar supaya bisa membeli produk barang barang dan jasa yang dihasilkan amerika serikat.

    Guest
  9. Q : Kalo mau jadi rider Grab tp ngga punya motor?
    A : monggo kami “bantu” cicilan/dp murah untuk unit ini (misal di luar Otr 13jt di sini jadi 11jt), bisa dipotong dr pendapatan per bulan untuk cicilan.

    Guest
  10. Serius nieh 750 milion $ US,,
    Wow’__
    Setara 8 T Rupiah Mas-Bero,,
    kalo dari nilai total’nya saham GRAB berarti 20%,
    GRAB gag hanya motor/ojeker Pak,
    Tapi juga ada GRAB-Car,,
    Dan yg pasti Honda Global yg glontorin kebijakannya,,
    Karena melihat ASEAN itu pasar yg sangat massif, baik bisnis industri dan pariwisata, nantinya GRAB-Bike nd GRAB-Car akan menjadi solusi untuk masalah pengadaan transportasi non Pemerintah yg murah nd aman,
    WOW sharing values benefit dapat,
    Promosi nd subtainable juga dapet,,
    CERDAS memang SDM Honda,,
    Great Job,,

    Guest
  11. ojek kok aman, dimana otaknya bung alex?
    kesenggol dikit dlosor, kalo kelindes modiar.

    cerdas emang, tapi buat dirisendiri.
    buat cust masa bodo….hihihihi

    #hondamotorojek

    Guest
  12. di g*jek daerah serpong juga jualan motor honda wak. sodara saya pengemudi ojek tersebut pas narik udah 3 bulanan malah ditawarin matic” honda sama perusahaannya, ada beat, vario dan scoopy. jadi sistem bayarnya perbulan dipotong dari hasil narik. jatuhnya bisa lebih murah 1-3jt dari dealer hondanya. kebetulan sodara saya tersebut ngambil vario150.

    Guest
  13. Pelan tapi pasti bisnis onda makin mengurita, dan pd ahirnya melangengkan penguasan pasar dg ceruk yg besar di harapkan pundi2 uang terus mengalir. Ingat karena kalah modal perusahan lokal akan suit berkembang dan pd ahirnya jadi penonton.

    Guest
  14. @king chili
    ini yang dikhawatirkan….monopoli yang nantinya berujung kartel industri.

    jongosnya AHM cuman tahunya share sih….hihihihihihi

    Guest
  15. Arahnya ga hanya sekedar penjualan wak.
    Dengan investnya ini honda pengen genjot grab buat ngembangin teknologi self-driving car wak. Pergerakan Honda ini terkadung gerah grgr Toyota yang duluan udh invest ke Uber yg arahnya juga sama, ngambangin self driving.

    Guest
    • Grgr pabrikan old-school ini(toyota honda) panas sama pabrikan mobil Tesla wak, mereka bakal jual mobil yg udh self-driving dan si mobil ini kalu pemiliknya lagi ngantor, bisa ngangkut penumpang sendiri jadi ada duit tambahan buat sipemilik tanpa harus dia yg ngendarain mobilnyaa

      Guest
  16. saya suka konsep artikel artikel di TMC Blog, bahasanya rapi, isinya berkualitas, variatif dan cukup mencerdaskan pembaca.

    Lebih betah baca di warung ini, moga artikelnya semakin banyak yang keluar per harinya.. sukses TMC Blog.

    Guest
  17. Honda takut penjualan menurun akibat orang banyak yg memakai transportasi umum(online) jadinya ya si drivernya (roda 2 maupun 4) yg di promosiin sama Honda dg program khusus/promo2 menarik yg penting laku hehe, this is business man.. maybe yes maybe no.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here