Order GSX-R-S150
jump to navigation

Ini pendapat Honda, Yamaha dan Ducati soal Wacana Melunakkan Regulasi pembekuan Pengembangan Mesin MotoGP 2017 December 29, 2016

Posted by Taufik in : motogp , trackback

460x110-indent-now

cengkareng-shop

  440x100_tirei

TMCBlog.com – Bro sekalian sejatinya regulasi untuk motogp yang sedang dijalani sekarang soal engine development atau pengembangan mesin itu terbagi dua. Team Dengan Konsesi seperti Aprilia dan KTM memperoleh jatah 9 mesin dan dapat melakukan Pengembangan mesin dengan update tak terhingga sepanjang Musim berjalan. Sedangkan team Tanpa Konsesi seperti Honda, Yamaha, Ducati dan Suzuki hanya memperoleh 7 Mesin untuk satu musim dan tidak boleh di kembangkan atau diutak utik. Namun Di akhir Musim 2016 yang lalu hadir wacana mengenai kemungkinan diberikannya satu kali Update pengembangan mesin di pertengahan Musim untuk team Tanpa Konsesi . . nah bagaimana pendapat Honda, Yamaha dan Duati soal Wacana Melunakkan Regulasi pembekuan Pengembangan Mesin MotoGP 2017 ? Cekidot deh pedapat SHuhei Nakamoto dari HRC, Kouichi Tsuji dari YFR dan Gigi Dall Igna dari Ducati Corse  ini  . .

MBtech - TMC sep16

tnt25_tmcblog

HONDA | Shuhei Nakamoto

” Jika Pengembangan mesin dibekukan, kita tidak perlulagi menganggarkan dana pengembangan mesin sepanjang Musim berjalan. Kenapa Kita Harus menganggarkan Dana Lagi untuk itu ? Sudah Cukup Kiranya jika Mesin Mesin baru dikembangkan saat sebelum musim berjalan. Saat Musim berjalan , Pengembangan mesin dapat dibekukan “

YAMAHA | Kouichi Tsuji

” Kita dapat menggunakan 7 Mesin di tahun 2016 dibanding 5 mesin di musim sebelumnya. ( Kenaikan ) ini saja ( dari 5 ke 7 ) Menyebabkan pembengkakan biaya . Jika kita tidak lagi memberikan update pengembangan sepanjang musim berjalan, ini adalah hal yang bagus, sistem yang bijaksana – bukan hanya dari sudut pandang Finansial. Jika Kita menghentikan pembekuan pengembangan mesin lagi maka Biaya akan kembali membengkak. Kemungkinan stabilitas akan terganggu. Yang kita dapatkan sekarang dimana 7 mesin tanpa pengembangan sepanjang musim adalah Kompromi yang bagus. “

DUCATI | Gigi Dall’Igna

” Pembekuan Pengembangan mesin sepanjang Musim berjalan dapat mengarahkan kepada masalah. Sebagai Contoh, Kita melakukan kesalahan saat test Pra-Musim maka kita akan membawa kesalahan ini sepanjang musim berjalan. Untuk Alasan ini lah saya percaya bahwa paling tidak sekali Update mesin bisa diberikan sepanjang musim. Kami sudah berdiskusi banyak di forum MSMA namun yang lainnya tidak berbicara. Pembekuan pengembangan mesin sepertinya sudah merupakan regulasi tetap. jadi nggak ada pointnya didiskusikan lagi “

livio

namun melihat info diatas, kayaknya antara Nakamoto dan Livio Suppo HRC ngak seirama , karena seperti kita ketahui di 2016 yang lalu menurut pemberitaan MCN yang sempat tmcblog sadur ( thks reminding bro novi ) , Malah HRC yang mau mengamandemen Regulasi agar ada kesempatan untuk Update mesin . . saat itu memang RC213V Marquez dirundung masalah  . ..  So Gimana ini ?

Taufik of BuitenZorg

Sumber : http://www.speedweek.com/motogp/news/103662/MotoGP-Motoren-Ducati-wuenscht-sich-Updates.html

MVAI-Banner-1

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

EnglishHindiIndonesianJapaneseSpanishThaiVietnamese

 

Comments»

1. Kancut - December 29, 2016

Ooh gt

Matteo - December 29, 2016

Honda favorit juara moto gp 2017!!
pembekuan mesin g masalah,udah terbukti durabilitas mesin rcv sangat baik.buat race beberapa kali anti ngebul.jos

Sontoloyo - December 29, 2016

Yg pasti Honda terkonsep baik bgt..

Joss HRC.. top markotop… Nyuuss…

#BTW Tolong buktikanlah sndiri Deltaseng Ym PigSon..# tipis kiwir-kiwir.

Buktikan sendiri Hausnya Oli terbakar.. Simple aj pembuktianya…

Silahkan Geber 8000RPM.. psti keluar Asap putih dr Oli terbakar.

#Mf yaa Silahkn buktikan#.

Sinji - December 29, 2016

Tuolol dipelihara, durability motor moto GP disamain durability motor harian!
RC213V buatan Jepang, harga 6 milyar lebih. Nggak waras nyamain kualitas RC213V sama motor mentok 70 juta buatan lokal apalagi sama motor dibawah 20 juta.

2. hgjjj - December 29, 2016

Jos

3. Ex Z250 rider - December 29, 2016

Ducati selalu beda…

Sontoloyo - December 29, 2016

Ayo cerdas tmn2.

Mf Yaa Deltaseng kiwir-kiwir.. Amit2 kualitasnya..

4. dindnin - December 29, 2016

pake aturan lama aja

5. ardiantoyugo - December 29, 2016

mbok ducati juara dunia ngono lo…

6. Sobatmotor.com - December 29, 2016

jadi lebih irit dana :v

7. fery - December 29, 2016

yang kemarin mr suppo ajukan itu amandemen untuk mengubah (upgrade dsb) 1 pada tengah musim kelanjutannya gimana pak taufik dan mas nugie? Kok gak ada kelanjutannya? Padahal artikel ini terkait banget
terus ko shuhei-san malah bicara seperti tdk keberatan ya padahal mr suppo sudah mengajukan amandemen padahal sama2 orang HRC, jd kaya agak terbalik masing2 pendapatnya
Ada yang bisa menjelaskan?

8. ryan - December 29, 2016

ducati lebih duit

9. zeil - December 29, 2016
10. zeil - December 29, 2016
11. udinsastro - December 29, 2016

Setuju wak, mengingat sebaik apapun persiapan mesin kadang keadaan balapan susah diduga. Sekali update merupakan win-win solution

12. Udin - December 29, 2016

Sepertinya salahsatu pabrikan mau ngembangin mesin sohc 10klep

Zlub - December 29, 2016

Komen mu ra mutu, cung.
Mending mingkem wae.

Udin - December 29, 2016

Hehehehehe,,, bebas….

13. Wahyu. H - December 29, 2016

… ‘ di mengerti ! He he … 27 X !!!

14. maruk ochan - December 29, 2016

7. fery – December 29, 2016
terus ko shuhei-san malah bicara seperti tdk keberatan ya padahal mr suppo sudah mengajukan amandemen pdhal sama2 orang HRC, jd kaya agak terbalik masing2 pndapatnya Ada yang bisa menjelaskan?

imho,
shuhei bicara baru dari perspektif cost saving atau cost efficiency,
misalpun regulasi mau update.
dana honda sangat cukup buat melakukan update, jgnkan hanya sekali semusim mau berapa kali juga just name it.

gue tambahin,
itu kalau semua tim mau ngeliat kejadian pd thn 2013-2014 terulang kembali dalam satu dekade terakhir ke depan.
lagipula sesama jajaran manajemen pernah punya pandangan yang berselisih saya kira wajar,
yg terlaksana bisa saja adalah yg instruksinya keluar dari level yg cenderung lebih tinggi.

nah yg sebelah, jajaran manajemen tim factory moto gp nya manyun mulu ngeliat ridernya yg berselisih mulai dari pra race, saat race hingga pasca race,
apa ngga lebih nganu itu namanya.

15. Bang herman - December 29, 2016

Kemar:n kan honda yg ingin pengembangan di tengah musim berjalan.

16. ncex - December 29, 2016

kata fbh honda sumber dayanya gk terbatas ternyata masih mikir tentang pendanaan juga,, piye toh fbh?

plat titanium - December 29, 2016

kl bgtu knp hrs ada repsol nempel di fairing motor? lalu trs menerus perpanjang kontrak?

omongan org jgn ditelen bulet2 lah

17. M16 - December 29, 2016

Ketahuan mah emang Jepun mikir banged di sisi biaya yang berjalan Karena bisa membengkak tiba2 Karena overbudget, dan Eropa seperti biása, selagi untuk mengatasi masalah yg berjalan mah , no issue ttg financial.

18. M16 - December 29, 2016

Ketahuan mah emang Jepun mikir banged di sisi biaya yang berjalan Karena bisa membengkak tiba2 Karena overbudget, dan Eropa seperti biása, selagi untuk mengatasi masalah yg berjalan mah , no issue ttg financial….

shiro - December 29, 2016

tiba-tiba bangkrut gitu aja,kayak Erik Buell yg dibeli Hero india

19. RichardGN - December 29, 2016

bingung sama pendapat tim jepang dah… kalau menolak dengan alasan bakal perlu biaya buat update lagi, ya ntar pas pertengahan musim yo gak usah ikutan update mesinnya aja… susah amat

oklik - December 29, 2016

Ini merupakan kerugian tersendiri mas kalo pwndapat sampeyan kyk gitu, lh yg lain update yg sini diem aaja, itu namanya bunuh diri klo ngiyain..

20. mikirrrr - December 29, 2016

Ducati nih boros amat ya…
Honda & Yamaha lbh bijak kelola keuangan…
Klo persiapan di awal musim sdh mantap, knapa hrs update…
Masalah ditengah musim berjalan, adalah tantangan yg hrs dihadapi, musim kmrn smua pabrikan dah ok, kecuali Aprilia…

21. Rider X Driver - December 29, 2016
22. plat titanium - December 29, 2016

soal biaya yah, yg jd concern
yah ducati istilahnya diatas angin krna dibackup oleh manufaktur mobil dr jerman yg punya induk perusahaan di bidang yg sama, no 2 terbesar
pd nya mbah gigi, apapun bisa dibeli oleh ducati team.
tp tdk sesuai dgn concern dorna yg ingin membuat balapan motogp menjadi kompetitif dlm sisi finansial
baiknya jln sprti musim kemarin sj, ttp dibeku kan
tolak ukurnya 9 juara berbeda berturut2 musim lalu

23. novi - December 29, 2016

klo ga salah regulasi ini kan yang di minta orang HRC tahun lalu….
http://tmcblog.com/2016/05/12/ini-isi-point-amandemen-regulasi-motogp-yang-diinginkan-hrc/

24. dave - December 29, 2016

ducati dana nya banyak ya,,
jd ga takut kalo ada update ditengah2,,

plat titanium - December 29, 2016

yg pegang ducati, ehem audi a.g
yg kasih duit audi ehem volkswagen a.g

dari ttd kontrak lorenzo, sdh kelihatan ambisinya kalo sdh pegang uang banyak

25. Batman - December 29, 2016

Pdhal jelas2 pabrikan eropa bicara kalau yamaha dan honda lah biangbkeladi dari rusaknya finansial cost motogp, skrg kok kebalik yah jadi yamaha dan honda yang concern ama biaya yah…bingung inih…

26. paijo - December 29, 2016

Nah….
Pada tahu kan sekarang…
Ternyata ducati saja yg setuju alias mau NGAKALI dorna lagi. Mulai dr ecu seragam, sirip dan sekarang minta pengembangan mesin bisa dilakukan.
FIX motor eropa memang gak bisa BEJABAN dg motor asia soal handling, durabilitas, keiritan bbm alias KALAH SEGALA GALANYA

27. Hendra - December 29, 2016

Kemarin Shuhei merasa pesimis, makanya ingin ada update mesin ditengah2 musim. Nah sekarang karena sudah jurdu dan motornya terasa mantap, ya udah gak perlu lagi ada update mesin ditengah musim

plat titanium - December 29, 2016

kalo memang mantap, gak hrs susah payah bikin rcv versi big bang
biarkan aja yg ada

28. Thurston Rider - December 29, 2016

lebih seru kalo pengembangan mesin tetep di bekuin sampe akhir musim biar seru and bakalan keliatan tim serta rider mana yang hebat sepanjang musim toh malah bikin musim 2016 seru dr awal sampe akhir seri.
kalo dulu rider di batasin sama keganasan mesin 2tak nah sekarang rider di batasin sama ketatnya regulasi balap, sama2 ngetest kemampuan rider serta timnya well untuk saat ini solusi yang bagus biar kompetisi makin kompetitif.

29. Thurston River - December 29, 2016

lebih seru kalo pengembangan mesin tetep di bekuin sampe akhir musim biar seru and bakalan keliatan tim serta rider mana yang hebat sepanjang musim toh malah bikin musim 2016 seru dr awal sampe akhir seri.
kalo dulu rider di batasin sama keganasan mesin 2tak nah sekarang rider di batasin sama ketatnya regulasi balap, sama2 ngetest kemampuan rider serta timnya well untuk saat ini solusi yang bagus biar kompetisi makin kompetitif.

30. fahroqi - December 29, 2016

Wah wah ribet juga yah

31. Wirautama - December 29, 2016

Kayaknya cuma Ducati yang mendukung ya..

Apapun itu,yang penting MotoGP bisa seru dan adil tentunya. Jangan menang hanya karena banyak duit.

32. raptor - December 30, 2016

semoga ada ducati 250 cc,.katanya mereka mo turun di moto3..



%d bloggers like this: