460x110-indent-now

TMCblog.com – Bro sekalian, PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan warna baru Honda PCX  dengan warna Exclusive Poseidon Blue melengkapi warna premium lainnya yaitu Masterpiece Matte Black dan Glamour White Warna baru ini semakin menguatkan desain elegan kelas dunia yang akan semakin diminati konsumen Tanah Air sebagai bagian dari gaya hidup kelas atas yang prestisius. Honda PCX dengan warna baru yang pertama kali diaplikasikan pada skutik premium Honda ini dapat dijumpai di 145 Wing Dealer dan Big Wing Honda di seluruh Indonesia.

MBtech - TMC sep16

Direktur Pemasaran AHM Margono Tanuwijaya mengatakan Honda PCX merupakan pioner skutik premium di Indonesia yang dilengkapi dengan teknologi canggih dan fitur terbaik yang mengutamakan kenyamanan saat berkendara. Warna baru Honda PCX, Exclusive Poseidon Blue, menjadi pilihan baru bagi konsumen premium skutik Tanah Air yang ingin tampil berkelas dengan motornya melalui pilihan warna elegan .

Honda PCX dengan warna baru ini dapat dimilliki konsumen pada Februari 2017 di Wing Dealer dan Big Wing terdekat. Khusus bagi para pecinta Honda PCX, terdapat sales force yang akan memberikan pengalaman layanan premium sekaligus sebagai penasehat terpercaya sesuai gaya hidupnya.  Khusus di jaringan Wing Dealer juga telah tersedia layanan purna jual dan fasilitas yang dihadirkan bagi konsumen PCX.”

Honda PCX dibekali dengan mesin canggih 150cc eSP (Enhance Smart Power) terintegrasi dengan ACG Starter yang mampu menghidupkan mesin lebih halus tanpa suara dan menjadi dasar pengaplikasian fitur canggih Idling Stop System (ISS). Teknologi eSP mampu memaksimalkan pembakaran secara efisien dan meminimasi gesekan untuk mengurangi resiko terbuang percuma, serta mengoptimalkan energi yang keluar. Fitur ISS ini mampu mematikan mesin saat berhenti lebih dari 3 detik dan pengendara hanya perlu menarik tuas gas untuk menghidupkannya lagi.

Model yang diaplikasikan secara global ini mengusung konsep desain mewah dan elegan kelas dunia.  Dilengkapi dengan ragam fitur unggulan tercanggih di kelasnya seperti penerapan sistem lighting LED di semua lampu, lampu Hazard yang pertama diterapkan di sepeda motor Indonesia. Honda PCX dilengkapi dengan Answer Back System yang terintegrasi dengan remote control alarm anti pencurian yang mampu mendeteksi getaran dan gerakan pada saat alarm diaktifkan serta mempermudah mencari posisi motor saat diparkir.

Untuk  menunjang kenyamanan, model ini telah dilengkapi DC socket untuk power charger yang disematkan di konsol box sisi depan dan sistem pengereman combi brake hidrolis dengan 3 caliper yang memberikan kestabilan saat pengereman. Tampilan panel meter mewah dilengkapi indikator digital dengan desain ergonomis yang mudah dibaca terintegrasi dengan jam digital dan informasi yang lengkap.

Dari sisi fitur fungsional, Honda PCX memiliki kapasitas tanki BBM terbesar di kelasnya yaitu 8 liter dan fitur praktis berupa tombol pembuka tangki dan jok yang terintegrasi dengan kunci kontak. Bagasinya berkapasitas 25 liter sehingga mampu menyimpan helm full-face. Model ini juga dilengkapi seat stopper yang menahan menahan posisi jok agar tidak tertutup saat sedang menyimpan atau mengeluarkan barang. Sensasi berkendara sempurna hadir dengan posisi berkendara yang memanjakan ditambah dengan suspensi ganda yang nyaman di bagian belakang.

Honda PCX diterima baik di masyarakat dengan telah dimiliki oleh 23.366 konsumen sejak diluncurkan pada Juni 2010 hingga Desember 2016. Warna baru Exclusive Poseidon Blue dipasarkan sama dengan warna lainnya Rp40.050.000,– OTR DKI Jakarta (On The Road DKI Jakarta). Honda PCX ditarget terjual 500 unit per bulan

based On AHM Press release

Silahkan bersilaturahmi dengan TMCBlog melalui

[GTranslate]

 

48 COMMENTS

  1. ” mengatakan Honda PCX merupakan pioner skutik premium di Indonesia yang dilengkapi dengan teknologi canggih”

    #Hmmmmm ?

    Guest
  2. matik ini sebetulnya mewah banget, seandainya di lokalkan bulat – bulat, tanpa merubah desain, nmax bakal kalah gengsi, seperti kakak kelas, karena realitanya pcx lebih bongsor ketimbang nmax, sesuai aturan mainnya, yang lebih besar lebih terpandang,

    Guest
    • Stuju bro, skrang cuma masalh price nya saja, klw mau lbih di bkin lbih laris lagi, tp bagi yg banyak duit tetap beli tu, gk masalh, kesan premiumnya itu lohhh…

      Guest
  3. Birunya buluk, tipis lagi..gaya2an mo nyontek warna yamaha, yg ada justru mkin mnunjukkan buruknya cat khas hontha

    Guest
  4. 40 jeti dapet.
    -2 kleps
    -Rear drumbrake (Rem teromol)
    -ban cacing
    -desain Lele Dumbo ngap ngap
    -Mesin konvensional letoy. Sama2 150 sama Nmax tapi PCX kalah 2 dk. PcX 13,1 dk nmax 14,8 dk. Torai juga kalah.
    -berat isi lebih berat 3 kg dibanding nmax.
    – Rem nylonongan khas honda
    Kekekekek..kga ada bener2nya kalo dihargain segitu..pantesnya 12 juta si PCX.

    Guest
  5. Kang taufik jangan bahas motor yg gak ada nimbul dijalan raya apalagi dengan warna baru makin jago petak umpet ni motor

    Guest
  6. Dulu fbh banyak nyela brake lamp nmax…padahal kalo dibandingin PCX sembahanya walaaah. Itu brake lamp apa buntut ikan sapu2 jelek amat..kakakka
    Dari depan PCX kayak lele dumbo ngap ngap…dr belakang tambah ancur…

    Guest
  7. Terus dikasih embel embel “limited edition” nggak wak ? Secara yang kemarin ganti ban aja limited edition.. hahahaha

    Guest
  8. Harga tetap
    tetapi tetap tak terjangkau masyarakat. Hahaha….

    Saya akui, dalam berbagai poin, Honda memang unggul & pionir teknologi. Produknya selalu jadi idola bagi konsumen dan jadi target untuk dikalahkan oleh kompetitor nya.
    Tetapi Sayang, harganya terlalu overpriced, Dan kualitas, pelayanan, service, spare part, pengetahuan minim para sales tentang produk yg dijualnya, untuk beberapa produk buatan lokal yang tidak sebanding dengan nama besar dan jaringan 3S.
    Memang tulisan ini mungkin bagi para sales maupun FBH terasa memojokkan atau BC. Namun, hanya orang berpikiran sempit Dan sombong yang tidak mau mengakui Dan memperbaiki kelemahannya. Penjual yang baik adalah penjual yang mau mengikuti kritik Dan saran positif dari para konsumen nya.
    Pada akhirnya para konsumen akan sedikit Demi sedikit tersadar dan meninggalkan Honda.
    It just a matter of time until it happens.
    Gak percaya? terus kan saja kondisi yang sekarang terjadi.
    sebagai contoh, produk laris macam Vario 125 FI esp, saya pesan handle rem yg patah di PHP in dari awal 2015 s/d pertengahan tahun kemaren saya menyerah untuk menunggu karena tidak kunjung datang kecuali janji palsu.
    Juga keluhan motor saat service yang gak beres-beres, dan justru menimbulkan masalah baru. Yang justru penyelesaian masalah tersebut bisa solved oleh Mekanik bengkel non beres.
    Saya punya 2 motor Honda, Dan adik saya juga punya Honda. Tetapi kini mungkin kami sudah lelah, mungkin saatnya kami melirik merk-merk sebelah yang sudah kami coba dan walau saya akui memang dalam segi irit BBM atau desain kalah dari Honda.

    Guest
    • Silahkan pindah lain hati saja mas, toh sama saja dan kembali ke pilihan masing2.
      Dan gk bisa dipungkiri, yg dicari orang itu iritnya. Dan kalo ditmpt ane (jatim), honda harga jual kembali jauh lbh stabil drpd merk sebelah. Disinilah yg jd kebimbangan mayoritas pembeli (gk semua buyer ya).

      Guest
    • Semakin kesini honda semakin seenaknya bikin produk broo.. mungkin karena merasa sudah laku jadi gitu.. saya merasakan keluhan yang sama.. satu hal yang bikin saya pake honda yaitu harga jual kembali yang masih bagus, karena saya sering gonta ganti motor.. tapi saya pikir pikir itu nggak ada artinya kalo motornya dipake aja nggak enak.. sparepart non fast moving susah banget, penyakit ngorok nggak sembuh sembuh.. kalo masalah irit, menurut saya nggak begitu irit juga.. sama dengan produk lain.. mio m3 dan suzuki adress temen saya juga irit kok kalo dibanding vario..

      Guest
    • Selama jadi silent reader di tmcblog, rasanya baru kali ini saya membaca komentar yang sangat berbobot kayak gini. Ya memang, Honda saya akui sangat laris di tempat saya tinggal, Aceh. Sparepart banyak dan tersebar, resale value juga sangat terjaga. Dari masa SMP, saya pakai Supra, lanjut Vario dan terakhir Honda BeAT semasa jadi mahasiswa baru. Cukup puas krn Sparepart gampang dicari dan murah (mungkin SP kw makanya murah, lagipula bengkel resmi disini sedikit).

      Krn pengen nyoba2 merk baru, akhirnya pindah ke produk Y yg sering dibully krn masih ngandalin SOHC dan USD yg bikin harga overpriced. Saya rasa ini bukan masalah, krn DOHC juga punya kekurangan. Bahkan Honda Mobilio masih SOHC (nah lho, saingan papanja). Next, dari segi pelayanan, keramahan mekanik, harga sparepart ori, indent part (krn udah pernah jatoh) membuat saya takjub dan ga pengen kembali ke merk Honda.

      Masukan buat Honda, tolong pelayanannya ditingkatkan. Masa iya motor all new beat inreyen bapak saya gabisa ganti oli gratis di bengkel resmi? Kan di buku servis jelas2 punya kupon. Bukan pelit atau enggaknya kami ini sebagai konsumen. Tapi setidaknya Honda harus memenuhi kewajiban dalam menuntaskan hak konsumen. Kata yg punya beres kagak ada kerjasama. Jadi kenapa di kota saya masih di cap sebagai bengkel resmi? Aneh coy, udah 2017 lho, katanya penguasa market share.

      Dan terakhir, sebagai pembaca setia tmcblog, saya rasa artikel ini bukan murni bikinan wak haji sbg pengamat otomotif. Maaf kalau suudzon. Setidaknya kekurangan dari produk pasti harus diulas juga biar gak terlalu memihak sebuah pabrikan. Terima kasih.

      Guest
  9. Wa waktu itu saya liat pcx yg lewat warna putih di bandung itu udah pake keyless, apa bener yg sekarang udah pake keyless juga ?

    Guest
  10. harga gak ngebohong.
    yang ngebohong ya sales nya
    40jt senilai mbit 16jt
    untuk kali ini produk sebelah lebih valueable

    Guest
  11. Males mo komentarin nih motor, model, teknologi & harga gada bagus2nya, ahm gak ngurusin nih motor, yg penting beat laku byk yg lain gak laku jg gak peduli.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here